STSI4408 — E Bisnis
1. E-bisnis didefinisikan sebagai penggunaan teknologi internet untuk menjalankan dan menghubungkan berbagai proses bisnis, termasuk perdagangan, komunikasi, dan kolaborasi. Istilah e-bisnis pertama kali dipopulerkan oleh perusahaan…
- A. Microsoft
- B. IBM
- C. Google
- D. Amazon
2. Perbedaan mendasar antara e-bisnis dan e-commerce terletak pada cakupannya. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan tersebut adalah…
- A. E-bisnis mencakup seluruh proses bisnis berbasis internet, sedangkan e-commerce hanya mencakup transaksi jual beli secara elektronik
- B. E-commerce mencakup seluruh proses bisnis berbasis internet, sedangkan e-bisnis hanya mencakup transaksi jual beli secara elektronik
- C. E-bisnis dan e-commerce memiliki cakupan yang sama karena keduanya menggunakan teknologi internet
- D. E-bisnis hanya digunakan oleh perusahaan besar, sedangkan e-commerce dapat digunakan oleh semua kalangan
3. Model e-commerce yang melibatkan transaksi antara perusahaan dengan perusahaan lain, bukan dengan konsumen akhir, disebut model…
- A. B2C (Business to Consumer)
- B. C2C (Consumer to Consumer)
- C. B2B (Business to Business)
- D. G2C (Government to Consumer)
4. Infrastruktur teknologi informasi yang menjadi tulang punggung e-bisnis dan memungkinkan pertukaran data antar sistem secara real-time adalah…
- A. Intranet perusahaan yang bersifat tertutup
- B. Sistem pencadangan data berbasis pita magnetik
- C. Perangkat lunak pengolah kata berbasis cloud
- D. Internet, intranet, dan ekstranet yang terintegrasi
5. Sistem informasi yang menghubungkan perusahaan dengan mitra bisnis eksternalnya seperti pemasok dan distributor melalui jaringan privat berbasis internet disebut…
- A. Intranet
- B. Ekstranet
- C. Internet publik
- D. LAN (Local Area Network)
6. Dalam konteks sistem informasi e-bisnis, XML (Extensible Markup Language) banyak digunakan karena kemampuannya dalam…
- A. Menampilkan grafik dan animasi pada halaman web secara interaktif
- B. Mengamankan data transaksi dari ancaman peretas secara otomatis
- C. Mendefinisikan dan bertukar data terstruktur antar sistem yang berbeda
- D. Mengelola basis data relasional pada server perusahaan
7. Fungsi utama manajemen dalam e-bisnis yang berkaitan dengan penetapan arah dan sasaran perusahaan secara jangka panjang adalah fungsi…
- A. Perencanaan (planning)
- B. Pengorganisasian (organizing)
- C. Pengendalian (controlling)
- D. Kepemimpinan (leading)
8. Struktur organisasi yang paling umum diterapkan dalam perusahaan e-bisnis karena memungkinkan fleksibilitas dan respons cepat terhadap perubahan pasar adalah struktur…
- A. Hierarkis piramidal dengan banyak lapisan manajemen
- B. Fungsional yang kaku dan terpusat pada satu departemen
- C. Birokratis dengan rantai komando yang sangat panjang
- D. Datar (flat) dengan sedikit lapisan manajemen dan desentralisasi keputusan
9. Implikasi ekonomi dari e-bisnis yang menyebabkan biaya per unit produk digital turun secara signifikan seiring meningkatnya volume produksi disebut…
- A. Efek jaringan (network effect)
- B. Skala ekonomis (economies of scale)
- C. Disintermediasi (disintermediation)
- D. Segmentasi pasar (market segmentation)
10. Fenomena di mana e-bisnis menghilangkan peran perantara dalam rantai distribusi sehingga produsen dapat langsung berhubungan dengan konsumen disebut…
- A. Reintermediasi
- B. Mediasi digital
- C. Disintermediasi
- D. Intermediasi virtual
11. Analisis SWOT dalam konteks e-bisnis digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal perusahaan. Faktor internal yang mencerminkan kelemahan perusahaan e-bisnis adalah…
- A. Keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknologi digital
- B. Meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan konsumen
- C. Munculnya pesaing baru dari luar negeri yang masuk ke pasar domestik
- D. Kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital
12. Sebuah perusahaan e-bisnis merumuskan strategi dengan cara memanfaatkan kekuatan internalnya untuk menangkap peluang pasar yang ada. Dalam matriks TOWS, strategi ini dikenal sebagai strategi…
- A. WT (Weakness-Threat)
- B. ST (Strength-Threat)
- C. WO (Weakness-Opportunity)
- D. SO (Strength-Opportunity)
13. Tahapan dalam formulasi strategi e-bisnis yang melibatkan penentuan visi, misi, dan tujuan jangka panjang perusahaan merupakan bagian dari proses…
- A. Implementasi strategi operasional
- B. Perencanaan strategis tingkat korporat
- C. Evaluasi kinerja berbasis balanced scorecard
- D. Pengendalian manajemen berbasis anggaran
14. Implementasi strategis e-bisnis mencakup berbagai aktivitas agar strategi yang telah dirumuskan dapat berjalan secara efektif. Salah satu faktor kritis keberhasilan implementasi adalah…
- A. Mengabaikan perubahan budaya organisasi agar tidak mengganggu proses bisnis
- B. Menyerahkan seluruh tanggung jawab implementasi kepada divisi teknologi informasi
- C. Memastikan keselarasan antara strategi, struktur organisasi, dan teknologi yang digunakan
- D. Meminimalkan anggaran untuk pelatihan karyawan guna menekan biaya operasional
15. Balanced Scorecard (BSC) digunakan dalam evaluasi strategi e-bisnis karena mampu mengukur kinerja dari empat perspektif secara seimbang. Keempat perspektif tersebut adalah…
- A. Keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan
- B. Keuangan, teknologi, sumber daya manusia, serta pemasaran dan penjualan
- C. Pelanggan, pesaing, pemasok, serta regulator dan pemerintah
- D. Produksi, distribusi, pemasaran, serta layanan purna jual
16. Manajemen perubahan dalam e-bisnis diperlukan karena transformasi digital menimbulkan berbagai resistensi. Pendekatan yang paling tepat untuk mengatasi resistensi karyawan terhadap perubahan sistem e-bisnis adalah…
- A. Memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang menolak perubahan
- B. Mengganti seluruh karyawan lama dengan tenaga baru yang melek teknologi
- C. Menunda implementasi sistem hingga semua karyawan setuju
- D. Melibatkan karyawan dalam proses perencanaan perubahan dan memberikan pelatihan yang memadai
17. Supply Chain Management (SCM) dalam e-bisnis didefinisikan sebagai pengelolaan aliran barang, informasi, dan keuangan dari pemasok hingga konsumen akhir. Tujuan utama SCM adalah…
- A. Meningkatkan jumlah pemasok untuk memperluas pilihan bahan baku
- B. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas aliran produk serta informasi sepanjang rantai pasok
- C. Mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap teknologi informasi dalam proses distribusi
- D. Memperpanjang siklus hidup produk dengan menambah variasi kemasan
18. Komponen utama dalam Supply Chain Management yang mencakup perencanaan permintaan, perencanaan persediaan, dan penjadwalan produksi secara terintegrasi disebut…
- A. Manajemen hubungan pemasok (Supplier Relationship Management)
- B. Manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management)
- C. Perencanaan rantai pasok (Supply Chain Planning)
- D. Eksekusi rantai pasok (Supply Chain Execution)
19. Electronic Supply Chain Management (e-SCM) merupakan penerapan teknologi internet dalam SCM. Keunggulan utama e-SCM dibandingkan SCM tradisional adalah…
- A. Visibilitas informasi real-time yang memungkinkan koordinasi lebih cepat di seluruh rantai pasok
- B. Pengurangan jumlah mitra rantai pasok sehingga lebih mudah dikelola
- C. Eliminasi kebutuhan infrastruktur teknologi informasi di gudang dan pabrik
- D. Peningkatan biaya per transaksi karena sistem yang lebih canggih
20. Efek bullwhip (bullwhip effect) dalam rantai pasok terjadi ketika fluktuasi permintaan konsumen akhir mengalami amplifikasi yang semakin besar ke arah hulu rantai pasok. Teknologi e-bisnis yang paling efektif untuk meredam efek ini adalah…
- A. Penambahan jumlah gudang penyimpanan di setiap wilayah distribusi
- B. Peningkatan stok pengaman di setiap titik rantai pasok secara independen
- C. Penggunaan sistem pemesanan berbasis kertas yang lebih terstruktur
- D. Berbagi informasi permintaan secara real-time melalui sistem informasi terintegrasi
21. Manajemen pengadaan (procurement) elektronik atau e-procurement memungkinkan perusahaan melakukan pembelian barang dan jasa secara online. Manfaat utama e-procurement bagi perusahaan adalah…
- A. Meningkatkan ketergantungan pada pemasok tunggal untuk mempermudah negosiasi
- B. Mereduksi biaya pengadaan, mempercepat proses, dan meningkatkan transparansi
- C. Menghilangkan kebutuhan kontrak tertulis dengan pemasok secara permanen
- D. Memindahkan seluruh tanggung jawab pengadaan kepada pihak ketiga
22. Sistem e-procurement yang memungkinkan perusahaan pembeli mengundang beberapa pemasok untuk bersaing memberikan penawaran harga terbaik secara online disebut…
- A. Katalog elektronik (e-catalog)
- B. Pertukaran data elektronik (EDI)
- C. Lelang terbalik elektronik (reverse e-auction)
- D. Pemesanan pembelian elektronik (electronic purchase order)
23. Manajemen logistik dalam e-bisnis mencakup pengelolaan aliran fisik barang dari titik asal hingga titik tujuan. Aktivitas yang termasuk dalam manajemen logistik adalah…
- A. Transportasi, pergudangan, pengemasan, dan manajemen inventaris
- B. Perencanaan produksi, pengendalian kualitas, dan riset pasar
- C. Pengembangan produk baru, branding, dan strategi penetapan harga
- D. Rekrutmen karyawan, pelatihan, dan manajemen kinerja
24. Sebuah perusahaan e-commerce memutuskan untuk menyerahkan seluruh kegiatan logistik kepada perusahaan jasa logistik pihak ketiga. Strategi logistik ini dikenal sebagai…
- A. Logistik internal (in-house logistics)
- B. Logistik terpusat (centralized logistics)
- C. Logistik lintas batas (cross-border logistics)
- D. Alih daya logistik pihak ketiga (third-party logistics, 3PL)
25. e-Marketing didefinisikan sebagai penerapan teknologi digital untuk mencapai tujuan pemasaran. Salah satu keunggulan e-marketing dibandingkan pemasaran tradisional adalah…
- A. Biaya yang lebih tinggi karena infrastruktur teknologi yang dibutuhkan sangat mahal
- B. Kemampuan untuk mengukur efektivitas kampanye secara real-time dan lebih presisi
- C. Jangkauan yang terbatas hanya pada segmen konsumen yang melek teknologi
- D. Ketergantungan yang lebih rendah pada data konsumen untuk pengambilan keputusan
26. Strategi e-marketing yang berfokus pada optimasi posisi website perusahaan di hasil pencarian mesin pencari secara organik tanpa membayar iklan disebut…
- A. Pay-per-click (PPC) advertising
- B. Pemasaran afiliasi (affiliate marketing)
- C. Search Engine Optimization (SEO)
- D. Display advertising berbasis banner
27. Customer Relationship Management (CRM) dalam e-bisnis adalah pendekatan strategis untuk mengelola interaksi perusahaan dengan pelanggan. Tujuan utama CRM adalah…
- A. Meningkatkan retensi pelanggan dan memaksimalkan nilai seumur hidup pelanggan
- B. Meminimalkan biaya akuisisi pelanggan baru melalui program loyalitas
- C. Mengurangi jumlah saluran komunikasi dengan pelanggan untuk efisiensi biaya
- D. Meningkatkan jumlah produk yang ditawarkan kepada semua segmen pelanggan
28. Komponen CRM yang berfokus pada analisis data pelanggan untuk memahami perilaku, kebutuhan, dan preferensi pelanggan secara mendalam disebut CRM…
- A. Operasional (operational CRM)
- B. Kolaboratif (collaborative CRM)
- C. Sosial (social CRM)
- D. Analitis (analytical CRM)
29. Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sistem informasi terintegrasi yang mengelola seluruh proses bisnis utama perusahaan. Karakteristik utama sistem ERP adalah…
- A. Terdiri dari modul-modul yang berdiri sendiri dan tidak saling terhubung
- B. Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu basis data terpusat
- C. Hanya digunakan untuk fungsi keuangan dan akuntansi perusahaan
- D. Dirancang khusus untuk perusahaan e-commerce skala kecil dan menengah
30. Modul ERP yang mengelola proses perencanaan produksi, penjadwalan, dan pengendalian kualitas manufaktur disebut modul…
- A. Manajemen sumber daya manusia (HRM)
- B. Manajemen keuangan dan akuntansi (FI/CO)
- C. Manajemen produksi (Production Planning, PP)
- D. Manajemen penjualan dan distribusi (SD)
31. Business Intelligence (BI) dalam e-bisnis didefinisikan sebagai seperangkat teknologi dan proses yang mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna untuk pengambilan keputusan. Komponen utama BI yang digunakan untuk menyimpan data historis dalam jumlah besar dari berbagai sumber disebut…
- A. Data warehouse
- B. Database transaksional (OLTP)
- C. Sistem manajemen konten (CMS)
- D. Middleware integrasi aplikasi
32. Teknik analisis data dalam Business Intelligence yang memungkinkan pengguna menganalisis data dari berbagai dimensi secara interaktif, seperti berdasarkan waktu, lokasi, dan produk secara bersamaan, disebut…
- A. Data mining berbasis algoritma kluster
- B. Extract, Transform, Load (ETL)
- C. Pemrosesan transaksi online (OLTP)
- D. Pemrosesan analitis online (OLAP)
33. Seorang manajer menggunakan dashboard BI untuk memonitor key performance indicators (KPI) perusahaan secara harian. Apabila data pada dashboard menunjukkan tingkat pengembalian produk meningkat tajam dalam dua minggu terakhir, langkah analitis yang tepat berikutnya adalah…
- A. Langsung meningkatkan anggaran promosi untuk menutup kerugian penjualan
- B. Melakukan drill-down pada data untuk mengidentifikasi produk, wilayah, atau periode yang paling banyak mengalami pengembalian
- C. Menghapus data pengembalian dari laporan agar tidak memengaruhi metrik kinerja keseluruhan
- D. Segera menghentikan seluruh lini produk yang ada tanpa analisis lebih lanjut
34. Manajemen perubahan dalam e-bisnis mengacu pada pendekatan terstruktur untuk membantu organisasi beralih dari kondisi saat ini ke kondisi yang diinginkan. Model manajemen perubahan yang paling banyak digunakan yang terdiri dari tahapan unfreeze, change, dan refreeze dikemukakan oleh…
- A. Peter Drucker
- B. Michael Porter
- C. Kurt Lewin
- D. Philip Kotler
35. Dalam manajemen risiko e-bisnis, risiko yang berkaitan dengan kemungkinan kegagalan sistem teknologi informasi, seperti downtime server atau kerusakan data, dikategorikan sebagai risiko…
- A. Operasional
- B. Strategis
- C. Finansial
- D. Reputasi
36. Proses manajemen risiko e-bisnis yang melibatkan penentuan potensi dampak dan kemungkinan terjadinya suatu risiko disebut…
- A. Mitigasi risiko (risk mitigation)
- B. Pemantauan risiko (risk monitoring)
- C. Pengendalian risiko (risk control)
- D. Penilaian risiko (risk assessment)
37. Dalam model rantai nilai (value chain) Porter, aktivitas yang secara langsung berkontribusi pada penciptaan produk atau layanan dan pengirimannya kepada pelanggan disebut aktivitas…
- A. Pendukung (support activities)
- B. Utama (primary activities)
- C. Strategis (strategic activities)
- D. Infrastruktur (infrastructure activities)
38. Kerangka kerja Five Forces Porter digunakan untuk menganalisis tingkat persaingan dalam industri e-bisnis. Kekuatan yang menganalisis kemudahan masuknya pesaing baru ke dalam industri disebut…
- A. Daya tawar pemasok (bargaining power of suppliers)
- B. Ancaman produk pengganti (threat of substitute products)
- C. Ancaman pendatang baru (threat of new entrants)
- D. Tingkat persaingan antar pesaing (rivalry among existing competitors)
39. Strategi generik Porter yang memungkinkan perusahaan e-bisnis bersaing dengan menawarkan produk atau layanan dengan harga terendah di pasar disebut strategi…
- A. Kepemimpinan biaya (cost leadership)
- B. Diferensiasi (differentiation)
- C. Fokus berbasis biaya (cost focus)
- D. Fokus berbasis diferensiasi (differentiation focus)
40. Dalam konteks e-SCM, konsep Vendor Managed Inventory (VMI) berarti…
- A. Pembeli mengelola persediaan di gudang pemasok secara langsung
- B. Persediaan dikelola secara bersama antara pemasok dan distributor dengan porsi yang sama
- C. Pihak ketiga independen mengelola persediaan atas nama pembeli dan pemasok
- D. Pemasok bertanggung jawab mengelola persediaan di lokasi pembeli berdasarkan data penjualan real-time
41. Risiko keamanan informasi dalam e-bisnis yang berupa upaya pihak tidak sah untuk mendapatkan akses ke sistem dengan menyamar sebagai pihak yang berwenang melalui komunikasi elektronik palsu disebut…
- A. Serangan denial of service (DoS)
- B. Phishing
- C. Serangan man-in-the-middle
- D. SQL injection
42. Evaluasi strategi e-bisnis yang dilakukan dengan membandingkan kinerja aktual perusahaan dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya merupakan bagian dari proses…
- A. Formulasi strategi kompetitif
- B. Perencanaan sumber daya manusia
- C. Pengendalian strategis (strategic control)
- D. Analisis lingkungan internal
43. Konsep efek jaringan (network effect) dalam e-bisnis menyatakan bahwa nilai suatu platform atau produk meningkat seiring bertambahnya pengguna. Contoh paling tepat dari efek jaringan dalam e-bisnis adalah…
- A. Semakin banyak pengguna bergabung di platform media sosial, semakin tinggi nilai platform tersebut bagi pengguna lainnya
- B. Semakin banyak produk yang dijual di toko online, semakin rendah harga rata-rata yang ditawarkan
- C. Semakin lama sebuah perusahaan beroperasi, semakin rendah biaya produksi per unitnya
- D. Semakin besar modal awal perusahaan, semakin cepat perusahaan mencapai titik impas
44. Teknologi enkripsi yang digunakan untuk mengamankan transaksi e-commerce dengan cara mengacak data sehingga hanya pihak yang berwenang yang dapat membacanya disebut…
- A. Firewall berbasis jaringan
- B. Digital watermarking
- C. Sistem deteksi intrusi (IDS)
- D. Secure Socket Layer / Transport Layer Security (SSL/TLS)
45. Dalam manajemen hubungan pelanggan (CRM), strategi yang bertujuan mendorong pelanggan yang sudah ada untuk membeli produk atau layanan tambahan yang berbeda dari yang sudah mereka miliki disebut strategi…
- A. Upselling
- B. Cross-selling
- C. Bundling produk
- D. Churn reduction
46. Perusahaan A mengintegrasikan sistem ERP-nya dengan sistem SCM pemasok melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API). Manfaat utama integrasi ini bagi perusahaan A adalah…
- A. Perusahaan A dapat mengambil alih kontrol penuh atas sistem internal pemasok
- B. Perusahaan A tidak perlu lagi melakukan pembaruan pada sistem ERP-nya sendiri
- C. Data pesanan dan persediaan dapat dipertukarkan secara otomatis dan real-time antara kedua sistem
- D. Perusahaan A dapat mengurangi jumlah modul dalam sistem ERP untuk menghemat biaya lisensi
47. Model bisnis e-commerce yang memungkinkan konsumen menjual barang kepada konsumen lain secara langsung melalui platform online, seperti pada platform lelang atau marketplace perorangan, disebut model…
- A. C2C (Consumer to Consumer)
- B. B2C (Business to Consumer)
- C. B2B (Business to Business)
- D. G2B (Government to Business)
48. Sebuah perusahaan ritel ingin menganalisis pola pembelian pelanggan dari database transaksi untuk menemukan kombinasi produk yang sering dibeli bersamaan. Teknik data mining yang paling tepat digunakan adalah…
- A. Analisis regresi (regression analysis)
- B. Analisis kluster (cluster analysis)
- C. Analisis deret waktu (time series analysis)
- D. Analisis asosiasi (association rule mining)
49. Strategi mitigasi risiko dalam e-bisnis yang dilakukan dengan cara mengalihkan risiko kepada pihak ketiga, misalnya melalui asuransi keamanan siber, disebut strategi…
- A. Penghindaran risiko (risk avoidance)
- B. Transfer risiko (risk transfer)
- C. Penerimaan risiko (risk acceptance)
- D. Pengurangan risiko (risk reduction)
50. Perusahaan X bergerak di bidang e-bisnis dan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan sistem ERP baru. Tantangan terbesar yang umumnya dihadapi perusahaan dalam implementasi sistem ERP adalah…
- A. Ketidaktersediaan vendor sistem ERP di pasar global
- B. Kesulitan dalam mengakses jaringan internet berkecepatan tinggi
- C. Biaya implementasi yang tinggi, resistensi pengguna, dan kompleksitas integrasi dengan sistem lama
- D. Kurangnya modul yang tersedia dalam sistem ERP untuk kebutuhan industri e-bisnis
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.