STPL4106 — Ekonomi Wilayah Dan Kota
1. Ilmu ekonomi mempelajari perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang langka. Pernyataan ini merupakan definisi dari ilmu ekonomi menurut aliran…
- A. Klasik
- B. Modern
- C. Neoklasik
- D. Sosialis
2. Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga produsen berperan sebagai…
- A. Penyedia faktor produksi
- B. Konsumen barang dan jasa
- C. Pengatur kebijakan ekonomi
- D. Penghasil barang dan jasa
3. Hukum permintaan menyatakan bahwa apabila harga suatu barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan…
- A. Turun
- B. Tetap
- C. Tidak menentu
- D. Naik
4. Keseimbangan pasar terjadi pada saat…
- A. Jumlah permintaan lebih besar dari jumlah penawaran
- B. Jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran
- C. Jumlah permintaan lebih kecil dari jumlah penawaran
- D. Harga barang sangat tinggi
5. Konsep ruang dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota merujuk pada…
- A. Luas permukaan bumi yang ditempati
- B. Jarak fisik antara satu lokasi dengan lokasi lain
- C. Batas administratif suatu daerah
- D. Tempat di mana aktivitas ekonomi berlangsung dan saling berinteraksi
6. Lokasi absolut suatu tempat ditentukan oleh…
- A. Kondisi sosial ekonomi sekitarnya
- B. Jarak dari pusat kota
- C. Garis lintang dan garis bujur
- D. Ketersediaan sumber daya alam
7. Pembagian wilayah formal didasarkan pada…
- A. Interaksi fungsional antar daerah
- B. Aliran barang dan jasa
- C. Keseragaman karakteristik tertentu seperti iklim atau budaya
- D. Jaringan transportasi
8. Dalam ilmu ekonomi wilayah dan kota, yang dimaksud dengan wilayah nodal adalah…
- A. Wilayah yang memiliki satu pusat pertumbuhan dan daerah sekitarnya yang terikat
- B. Wilayah yang tidak memiliki pusat kegiatan
- C. Wilayah dengan batas administratif yang jelas
- D. Wilayah yang homogen secara ekonomi
9. Urgensi mempelajari ilmu ekonomi wilayah dan kota antara lain untuk…
- A. Meningkatkan persaingan antar daerah
- B. Mengurangi interaksi antarwilayah
- C. Memperkuat dominasi pusat kota
- D. Mengatasi masalah kesenjangan pembangunan antarwilayah
10. Ruang lingkup ilmu ekonomi wilayah dan kota mencakup analisis tentang…
- A. Perilaku individu dalam pasar modal
- B. Kebijakan moneter nasional
- C. Teori perdagangan internasional
- D. Alokasi sumber daya dan aktivitas ekonomi dalam ruang geografis
11. Salah satu manfaat mempelajari ekonomi wilayah dan kota adalah membantu pemerintah dalam…
- A. Menentukan harga barang ekspor
- B. Mengendalikan inflasi nasional
- C. Merencanakan tata ruang dan pembangunan daerah
- D. Menetapkan suku bunga bank
12. Pendekatan ekonomi wilayah dan kota sangat relevan dalam kebijakan otonomi daerah karena…
- A. Daerah dapat mengelola potensi ekonominya secara mandiri
- B. Pemerintah pusat masih dominan dalam pengambilan keputusan
- C. Setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi yang seragam
- D. Perdagangan antar daerah tidak diperlukan
13. Teori lokasi Von Thünen terutama membahas tentang…
- A. Lokasi industri manufaktur
- B. Pola penggunaan lahan pertanian di sekitar pasar
- C. Persaingan antar perusahaan dalam satu kawasan
- D. Pemilihan lokasi pelayanan publik
14. Dalam teori lokasi Weber, faktor utama yang menentukan lokasi industri adalah…
- A. Ketersediaan tenaga kerja terampil
- B. Kebijakan pemerintah daerah
- C. Biaya transportasi bahan baku dan produk jadi
- D. Kedekatan dengan pasar konsumen
15. Menurut teori lokasi Christaller, pusat-pusat pelayanan membentuk pola…
- A. Heksagonal
- B. Persegi
- C. Segitiga
- D. Lingkaran konsentris
16. Variabel penentu lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku dan pasar disebut…
- A. Faktor transportasi
- B. Faktor aglomerasi
- C. Faktor tenaga kerja
- D. Faktor modal
17. Salah satu perkembangan teori lokasi adalah munculnya konsep ekonomi aglomerasi, yang berarti…
- A. Penyebaran industri secara merata
- B. Pemusatan kegiatan ekonomi di suatu kawasan
- C. Pengurangan biaya produksi karena kebijakan pemerintah
- D. Peningkatan mobilitas tenaga kerja
18. Teori lokasi yang dikemukakan oleh Johann Heinrich von Thunen pada awal abad ke-19 dikenal sebagai teori lokasi pertanian. Dalam teori tersebut, von Thunen menjelaskan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar bergantung pada faktor utama, yaitu…
- A. biaya transportasi dan harga komoditas
- B. biaya tenaga kerja dan upah minimum
- C. ketersediaan air dan irigasi
- D. kesuburan tanah dan iklim
19. Alfred Weber mengembangkan teori lokasi industri yang menyatakan bahwa lokasi optimal suatu pabrik ditentukan oleh biaya transportasi, biaya tenaga kerja, dan faktor aglomerasi. Weber menggunakan konsep isotim untuk menggambarkan…
- A. garis yang menghubungkan titik dengan biaya transportasi sama
- B. garis yang menghubungkan titik dengan biaya tenaga kerja sama
- C. garis yang menghubungkan titik dengan keuntungan maksimal
- D. garis yang menghubungkan titik dengan permintaan pasar tertinggi
20. Teori lokasi sentral (central place theory) yang dikemukakan oleh Walter Christaller menjelaskan tentang hierarki pusat-pusat pelayanan. Christaller menggunakan konsep "threshold" yang berarti…
- A. jarak maksimum yang ditempuh konsumen untuk membeli barang
- B. luas wilayah yang dilayani oleh satu pusat perdagangan
- C. jumlah penduduk minimum yang diperlukan untuk mendukung suatu pelayanan
- D. biaya pembangunan infrastruktur di pusat kota
21. Variabel penentu dalam pemilihan lokasi kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan kemudahan akses terhadap bahan baku, energi, dan pasar adalah faktor…
- A. transportasi
- B. modal
- C. sumber daya alam
- D. tenaga kerja
22. Dalam memilih lokasi industri, ketersediaan tenaga kerja yang terampil dan murah sering menjadi pertimbangan utama. Faktor ini termasuk dalam variabel penentu lokasi yang disebut…
- A. faktor tenaga kerja
- B. faktor sumber daya alam
- C. faktor aglomerasi
- D. faktor kebijakan pemerintah
23. Kebijakan pemerintah seperti insentif pajak, kawasan industri, dan peraturan lingkungan dapat mempengaruhi keputusan lokasi suatu perusahaan. Variabel ini termasuk dalam kategori…
- A. faktor ekonomi regional
- B. faktor pasar
- C. faktor infrastruktur
- D. faktor kelembagaan dan regulasi
24. Suatu perusahaan memilih lokasi di dekat pelabuhan untuk memudahkan ekspor produk. Faktor utama yang mendasari keputusan tersebut adalah…
- A. ketersediaan bahan baku lokal
- B. akses ke pasar global
- C. biaya tenaga kerja rendah
- D. ketersediaan lahan murah
25. Distribusi spasial aktivitas ekonomi yang terkonsentrasi di satu wilayah disebut dengan istilah…
- A. regionalisasi
- B. dispersi
- C. urbanisasi
- D. aglomerasi
26. Faktor yang paling mendorong terjadinya konsentrasi industri di suatu kawasan adalah…
- A. tingginya upah tenaga kerja
- B. keterbatasan infrastruktur
- C. adanya efek aglomerasi
- D. harga lahan yang sangat mahal
27. Dalam distribusi spasial, kegiatan ekonomi cenderung menyebar ke pinggiran kota karena…
- A. biaya lahan lebih rendah
- B. lebih dekat ke pusat pemerintahan
- C. kualitas udara lebih baik
- D. tingkat kejahatan lebih rendah
28. Berdasarkan teori lokasi optimum, suatu perusahaan akan memilih lokasi yang meminimalkan…
- A. keuntungan
- B. pendapatan
- C. biaya total produksi dan distribusi
- D. jumlah tenaga kerja
29. Dalam menentukan lokasi optimum untuk kegiatan perdagangan, faktor yang paling penting adalah…
- A. tingkat pendidikan penduduk
- B. jarak ke pemasok dan konsumen
- C. jumlah pesaing terdekat
- D. jenis tanah dan kondisi geologi
30. Teori penggunaan lahan yang dikaitkan dengan jarak dari pusat kota menghasilkan pola konsentris, yaitu…
- A. semakin jauh dari pusat, harga lahan semakin naik
- B. semakin dekat ke pusat, intensitas penggunaan lahan semakin rendah
- C. penggunaan lahan tidak dipengaruhi jarak ke pusat kota
- D. semakin dekat ke pusat, harga lahan semakin tinggi dan digunakan untuk kegiatan dengan daya saing tinggi
31. Lokasi optimum untuk suatu pabrik menurut teori Weber adalah titik di mana total biaya transportasi bahan baku dan produk jadi adalah…
- A. maksimal
- B. tidak relevan
- C. sama dengan keuntungan
- D. minimum
32. Konsep sewa lahan dalam model von Thunen menunjukkan bahwa lahan di dekat pasar akan digunakan untuk komoditas yang memiliki karakteristik…
- A. tahan lama dan biaya transportasi rendah
- B. mudah rusak dan biaya transportasi tinggi
- C. nilai jual rendah
- D. produksi massal
33. Model penggunaan lahan menurut teori sewa lahan (bid-rent theory) menyatakan bahwa penggunaan lahan pertanian akan berada di luar kota karena…
- A. lahan pertanian membutuhkan banyak air
- B. tingkat sewa pertanian lebih rendah sehingga tidak mampu bersaing dengan sewa perkotaan di pusat
- C. petani lebih suka tinggal di desa
- D. pemerintah melarang pertanian di kota
34. Dalam teori land rent, penggunaan lahan untuk rumah sakit dan kantor pemerintah cenderung berada di pusat kota karena…
- A. membutuhkan lahan yang luas
- B. biaya sewa murah
- C. aksesibilitas tinggi dan pelayanan publik yang merata
- D. jauh dari pemukiman
35. Dalam teori sewa lahan, konsep yang menjelaskan bahwa sewa lahan tertinggi terjadi di lokasi yang paling dekat dengan pusat kota disebut sebagai…
- A. Sewa absolut
- B. Sewa lokasi
- C. Sewa diferensial
- D. Sewa marjinal
36. Model penggunaan lahan yang dikembangkan oleh von Thünen menekankan bahwa pola penggunaan lahan di sekitar pasar ditentukan oleh…
- A. Ketersediaan tenaga kerja dan modal
- B. Biaya transportasi dan harga komoditas
- C. Kebijakan pemerintah dan infrastruktur
- D. Kepadatan penduduk dan teknologi
37. Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi penawaran menekankan pada faktor-faktor yang meningkatkan kapasitas produksi, seperti…
- A. Permintaan konsumen dan ekspor
- B. Investasi modal dan teknologi
- C. Kebijakan fiskal dan moneter
- D. Distribusi pendapatan dan kemiskinan
38. Dalam konteks daya saing daerah, konsep keunggulan komparatif merujuk pada kemampuan suatu daerah untuk…
- A. Menghasilkan barang dengan biaya lebih rendah dibanding daerah lain
- B. Memiliki teknologi paling canggih di semua sektor
- C. Mengimpor barang langka dari luar daerah
- D. Menarik investasi asing sebanyak mungkin
39. Faktor yang paling memengaruhi daya saing daerah menurut teori Porter adalah…
- A. Tingkat upah tenaga kerja yang rendah
- B. Jumlah penduduk dan luas wilayah
- C. Ketersediaan sumber daya alam saja
- D. Kondisi faktor, permintaan, industri terkait, dan strategi perusahaan
40. Teori pertumbuhan ekonomi wilayah sisi permintaan berfokus pada…
- A. Peningkatan konsumsi dan investasi lokal
- B. Pengembangan infrastruktur publik
- C. Peningkatan ekspor sebagai motor pertumbuhan
- D. Reformasi kebijakan pajak
41. Model basis ekspor dalam pertumbuhan ekonomi wilayah menyatakan bahwa pertumbuhan suatu daerah ditentukan oleh…
- A. Volume ekspor barang dan jasa ke luar daerah
- B. Jumlah penduduk dan angkatan kerja
- C. Tingkat tabungan dan investasi
- D. Kebijakan pemerintah pusat
42. Salah satu kelemahan teori pertumbuhan ekonomi sisi permintaan adalah…
- A. Mengabaikan peran inovasi teknologi
- B. Terlalu fokus pada keseimbangan internal
- C. Tidak mempertimbangkan faktor penawaran
- D. Mengandalkan data impor yang tidak akurat
43. Dalam analisis permintaan agregat wilayah, komponen yang paling penting adalah…
- A. Ekspor neto
- B. Konsumsi rumah tangga
- C. Investasi pemerintah
- D. Belanja negara
44. Tabel input-output dalam analisis ekonomi wilayah digunakan untuk…
- A. Menunjukkan keterkaitan antar sektor ekonomi
- B. Menghitung pendapatan per kapita
- C. Mengukur tingkat pengangguran
- D. Memprediksi inflasi
45. Dalam tabel input-output, koefisien input langsung menunjukkan…
- A. Jumlah output yang dihasilkan oleh suatu sektor
- B. Total nilai tambah suatu sektor
- C. Input dari sektor i yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit output sektor j
- D. Ekspor bersih suatu sektor
46. Salah satu manfaat utama tabel input-output adalah…
- A. Menghitung laju inflasi
- B. Mengidentifikasi sektor kunci dalam perekonomian
- C. Mengukur kepadatan penduduk
- D. Menentukan kebijakan moneter
47. Jika suatu daerah memiliki ekspor bersih positif, maka dalam analisis input-output hal ini menunjukkan…
- A. Daerah tersebut mengalami defisit perdagangan
- B. Daerah tersebut memiliki permintaan internal tinggi
- C. Daerah tersebut bergantung pada impor
- D. Daerah tersebut surplus perdagangan dengan luar daerah
48. Keterkaitan antardaerah dalam pergerakan barang dan jasa dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi karena…
- A. Menghilangkan perbedaan harga antar daerah
- B. Mengurangi ketergantungan pada perdagangan luar negeri
- C. Memperkuat kebijakan proteksionisme
- D. Meningkatkan spesialisasi dan efisiensi produksi
49. Faktor utama yang mendorong mobilitas tenaga kerja antarwilayah adalah…
- A. Perbedaan upah dan kesempatan kerja
- B. Ketersediaan perumahan yang murah
- C. Kebijakan pemerintah yang seragam
- D. Kepadatan penduduk yang rendah
50. Dampak positif dari mobilitas tenaga kerja antarwilayah bagi daerah tujuan adalah…
- A. Mengurangi tekanan upah di daerah asal
- B. Mengurangi investasi asing
- C. Menurunkan permintaan barang lokal
- D. Meningkatkan ketersediaan tenaga kerja terampil
51. Keterkaitan antardaerah juga dapat terjadi melalui pergerakan modal. Salah satu bentuknya adalah…
- A. Migrasi tenaga kerja antar provinsi
- B. Investasi langsung dari satu daerah ke daerah lain
- C. Perdagangan barang konsumsi antar kota
- D. Transfer teknologi melalui media sosial
52. Konsep keterkaitan antardaerah dalam perekonomian wilayah dan kota menekankan bahwa pergerakan barang dan jasa antarwilayah dapat terjadi karena adanya perbedaan …
- A. struktur pemerintahan dan kebijakan fiskal daerah
- B. jumlah penduduk dan tingkat urbanisasi
- C. potensi sumber daya dan spesialisasi produksi
- D. penggunaan teknologi dan sistem transportasi
53. Dalam analisis mobilitas tenaga kerja antarwilayah, faktor utama yang mendorong seorang pekerja untuk berpindah dari satu daerah ke daerah lain adalah …
- A. perbedaan upah riil dan kesempatan kerja antar daerah
- B. tingkat pendidikan yang lebih rendah di daerah asal
- C. ketersediaan fasilitas kesehatan yang lebih baik di daerah tujuan
- D. kebijakan pemerintah yang membatasi perpindahan penduduk
54. Salah satu dampak negatif mobilitas tenaga kerja dari daerah perdesaan ke perkotaan adalah …
- A. peningkatan investasi di daerah asal
- B. berkurangnya pengangguran di daerah tujuan
- C. meratanya distribusi pendapatan nasional
- D. terjadinya brain drain di daerah perdesaan
55. Teori migrasi Todaro menjelaskan bahwa keputusan seseorang untuk bermigrasi sangat dipengaruhi oleh …
- A. perbedaan upah riil yang disesuaikan dengan probabilitas mendapatkan pekerjaan
- B. perbedaan upah nominal yang diharapkan di perkotaan
- C. jarak fisik antara daerah asal dan tujuan
- D. tingkat inflasi yang rendah di daerah tujuan
56. Mobilitas tenaga kerja antarwilayah dapat meningkatkan efisiensi ekonomi secara keseluruhan karena …
- A. menurunkan biaya produksi di semua daerah
- B. meningkatkan jumlah tenaga kerja di sektor pertanian
- C. mengurangi kesenjangan upah antarsektor secara instan
- D. menyebabkan tenaga kerja mengalir ke sektor yang produktivitasnya lebih tinggi
57. Dalam analisis mobilitas modal antarwilayah, modal cenderung mengalir dari daerah yang memiliki …
- A. tingkat bunga tinggi ke daerah dengan tingkat bunga rendah
- B. risiko investasi tinggi ke daerah dengan risiko rendah
- C. tingkat bunga rendah ke daerah dengan tingkat bunga tinggi
- D. pertumbuhan ekonomi lambat ke daerah yang cepat
58. Investasi langsung asing (FDI) ke suatu daerah dipengaruhi oleh faktor berikut, kecuali …
- A. tingkat bunga lokal yang sangat rendah
- B. ketersediaan infrastruktur yang memadai
- C. stabilitas politik dan keamanan daerah
- D. kebijakan fiskal yang tidak konsisten
59. Hambatan mobilitas modal antarwilayah seringkali disebabkan oleh …
- A. perbedaan selera konsumen antar daerah
- B. kebijakan pemerintah yang seragam di semua daerah
- C. tingkat inflasi yang sama antarwilayah
- D. adanya informasi yang tidak sempurna tentang peluang investasi
60. Mobilitas modal portofolio (investasi dalam bentuk saham dan obligasi) lebih volatil dibandingkan investasi langsung karena …
- A. diatur ketat oleh pemerintah daerah
- B. memiliki risiko yang lebih rendah
- C. terkait erat dengan sektor riil ekonomi
- D. lebih mudah dicairkan dan dipindahkan antar daerah
61. Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam konteks ekonomi wilayah dan kota mengacu pada …
- A. penurunan biaya produksi rata-rata seiring peningkatan output perusahaan
- B. peningkatan biaya produksi karena perluasan wilayah usaha
- C. batasan produksi yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya
- D. efisiensi yang menurun karena semakin banyaknya pesaing
62. Pertumbuhan ekonomi wilayah dan kota dapat ditingkatkan melalui skala ekonomi yang terjadi akibat …
- A. spesialisasi tenaga kerja dan penggunaan mesin berkapasitas besar
- B. persaingan ketat antar perusahaan kecil
- C. pembatasan impor barang dari daerah lain
- D. peningkatan jumlah UMKM secara merata
63. Faktor yang menyebabkan perusahaan memilih lokasi di daerah dengan skala ekonomi tinggi adalah …
- A. upah tenaga kerja yang murah
- B. kemudahan memperoleh bahan baku lokal
- C. biaya produksi lebih rendah akibat aglomerasi
- D. pajak daerah yang tinggi
64. Salah satu dampak negatif dari skala ekonomi yang terlalu besar dalam suatu wilayah adalah …
- A. peningkatan inovasi teknologi
- B. terjadinya kemacetan lalu lintas dan polusi
- C. penurunan harga barang secara signifikan
- D. peningkatan investasi asing
65. Aglomerasi ekonomi mengacu pada …
- A. penyebaran aktivitas ekonomi secara merata antarwilayah
- B. pembatasan produksi di daerah perkotaan
- C. konsentrasi spasial aktivitas ekonomi di suatu lokasi tertentu
- D. penurunan interaksi antarperusahaan dalam satu kawasan
66. Jenis aglomerasi yang terjadi ketika perusahaan dalam industri yang sama berkumpul di suatu lokasi disebut …
- A. aglomerasi urbanisasi
- B. aglomerasi lokalisasi
- C. aglomerasi diversifikasi
- D. aglomerasi jaringan
67. Faktor mikro yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi adalah …
- A. kebijakan pemerintah yang sentralistik
- B. adanya pasar tenaga kerja bersama (labor pooling)
- C. perbedaan iklim antarwilayah
- D. tingkat suku bunga yang seragam
68. Dalam aspek mikro aglomerasi, spillover pengetahuan (knowledge spillover) terjadi ketika …
- A. perusahaan merahasiakan inovasi dari pesaing
- B. ide dan teknologi menyebar antarpelaku ekonomi yang berdekatan
- C. pemerintah membatasi pertukaran informasi
- D. perusahaan hanya berfokus pada produksi massal
69. Dalam konteks aglomerasi ekonomi, economies of scale internal terjadi ketika…
- A. biaya produksi per unit menurun karena perusahaan memperluas skala produksinya
- B. perusahaan dapat memanfaatkan tenaga kerja spesialis dari luar
- C. biaya transportasi antarperusahaan dalam satu kawasan menjadi lebih murah
- D. adanya spillover pengetahuan antar perusahaan yang berlokasi berdekatan
70. Faktor utama yang mendorong terjadinya aglomerasi ekonomi dari sisi permintaan adalah…
- A. ketersediaan sumber daya alam yang melimpah
- B. kemudahan akses terhadap pasar yang besar
- C. kebijakan insentif pajak dari pemerintah daerah
- D. ketersediaan infrastruktur transportasi yang memadai
71. Aspek mikro yang mendorong perusahaan memilih lokasi di pusat aglomerasi adalah…
- A. persaingan harga yang lebih tinggi
- B. tingkat upah tenaga kerja yang lebih rendah
- C. penurunan biaya pencarian input dan tenaga kerja
- D. biaya sewa lahan yang lebih murah
72. Dalam teori lokasi, aglomerasi dapat menyebabkan terbentuknya…
- A. poligon Thunen
- B. efek spread dan backwash
- C. pusat pertumbuhan (growth pole)
- D. kurva indiferen spasial
73. Urbanisasi yang tidak terkendali di negara berkembang seringkali menimbulkan…
- A. peningkatan produktivitas pertanian
- B. pertumbuhan ekonomi yang merata
- C. kemacetan lalu lintas dan permukiman kumuh
- D. penurunan angka kriminalitas
74. Salah satu dampak negatif urbanisasi terhadap daerah asal (rural) adalah…
- A. peningkatan investasi di desa
- B. terjadinya brain drain atau hilangnya tenaga kerja terdidik
- C. pertumbuhan sektor informal yang pesat
- D. meningkatnya pendapatan per kapita desa
75. Faktor pendorong urbanisasi dari sisi daerah tujuan (pull factor) adalah…
- A. terbatasnya lahan pertanian di desa
- B. tingkat upah yang lebih tinggi di kota
- C. bencana alam di pedesaan
- D. menurunnya harga hasil pertanian
76. Masalah permukiman kumuh (slum) di perkotaan erat kaitannya dengan…
- A. ketersediaan perumahan formal yang terjangkau
- B. tingginya tingkat kriminalitas
- C. kebijakan segregasi sosial
- D. lemahnya penegakan hukum pertanahan
77. Dalam analisis penyediaan perumahan perkotaan, segregasi sosial dapat menyebabkan…
- A. peningkatan interaksi antarkelompok sosial
- B. pemerataan akses terhadap fasilitas umum
- C. terbentuknya daerah kantong miskin yang terisolasi
- D. penurunan harga rumah di pusat kota
78. Kebijakan yang dapat mengurangi segregasi sosial di perkotaan adalah…
- A. pembangunan perumahan eksklusif di pinggiran kota
- B. program perumahan campuran (mixed-income housing)
- C. pemberian subsidi hanya untuk rumah mewah
- D. pembatasan migrasi penduduk ke kota
79. Salah satu penyebab utama kriminalitas di daerah perkotaan adalah…
- A. tingginya tingkat pendidikan masyarakat
- B. kesenjangan ekonomi yang lebar
- C. banyaknya ruang terbuka hijau
- D. rendahnya kepadatan penduduk
80. Pembangunan daerah perkotaan yang baik dapat menurunkan angka kriminalitas melalui…
- A. pengawasan partisipatif dari masyarakat
- B. pembangunan gedung pencakar langit
- C. penghapusan semua sektor informal
- D. pemusatan pusat perbelanjaan di satu titik
81. Hubungan antara kriminalitas dan tata ruang kota menunjukkan bahwa…
- A. semakin terang pencahayaan jalan, semakin tinggi kriminalitas
- B. daerah dengan kepadatan tinggi cenderung memiliki angka kejahatan lebih rendah
- C. kawasan kumuh seringkali menjadi pusat aktivitas kriminal
- D. kriminalitas tidak dipengaruhi oleh desain perkotaan
82. Ketimpangan antarwilayah diukur dengan indikator seperti…
- A. Indeks Gini atau rasio PDRB per kapita antar daerah
- B. tingkat inflasi nasional
- C. jumlah penduduk total
- D. luas wilayah masing-masing daerah
83. Teori polarisasi ekonomi menjelaskan bahwa ketimpangan antarwilayah terjadi karena…
- A. pemerataan investasi di semua daerah
- B. arus modal dan tenaga kerja terkonsentrasi ke daerah maju
- C. kebijakan desentralisasi yang sempurna
- D. perdagangan antardaerah yang seimbang
84. Salah satu dampak negatif dari ketimpangan antarwilayah yang parah adalah…
- A. peningkatan stabilitas sosial politik
- B. migrasi massal ke daerah tertinggal
- C. potensi konflik sosial dan separatisme daerah
- D. pemerataan pembangunan infrastruktur
85. Indeks Williamson digunakan untuk mengukur…
- A. tingkat kemiskinan absolut
- B. ketimpangan antarwilayah
- C. mobilitas modal
- D. daya saing daerah
86. Menurut teori ketimpangan antarwilayah, salah satu faktor penyebab ketimpangan adalah…
- A. pemerataan investasi
- B. kebijakan fiskal seragam
- C. perbedaan sumber daya alam
- D. mobilitas tenaga kerja sempurna
87. Kemiskinan absolut didefinisikan sebagai kondisi…
- A. ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar minimum
- B. ketimpangan pendapatan relatif
- C. kurangnya akses pendidikan
- D. rendahnya partisipasi politik
88. Indikator yang umum digunakan untuk mengukur kemiskinan adalah…
- A. Indeks Gini
- B. Indeks Williamson
- C. Garis Kemiskinan
- D. PDRB per kapita
89. Dimensi kemiskinan menurut pandangan Amartya Sen mencakup…
- A. hanya kekurangan pendapatan
- B. keterbatasan kapabilitas
- C. kurangnya aset fisik
- D. rendahnya konsumsi
90. Salah satu dimensi kemiskinan adalah kerentanan, yang berarti…
- A. risiko jatuh miskin akibat guncangan
- B. ketidakmampuan bersuara
- C. ketidakberdayaan hukum
- D. isolasi geografis
91. Kemiskinan struktural disebabkan oleh…
- A. kemalasan individu
- B. keterbatasan fisik
- C. sistem sosial yang tidak adil
- D. bencana alam temporer
92. Peran pemerintah dalam pembangunan wilayah dan kota yang paling mendasar adalah…
- A. menyediakan barang publik
- B. mengatur harga pasar
- C. memiliki semua perusahaan
- D. menentukan lokasi industri
93. Kegagalan pasar seperti eksternalitas negatif dapat diatasi pemerintah melalui…
- A. subsidi
- B. regulasi
- C. privatisasi
- D. deregulasi
94. Intervensi pemerintah dalam pembangunan wilayah bertujuan untuk…
- A. meningkatkan efisiensi pasar semata
- B. mengurangi disparitas regional
- C. memaksimalkan laba BUMN
- D. menarik investor asing
95. Kelembagaan pembangunan wilayah dan kota yang berfungsi sebagai koordinator adalah…
- A. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
- B. Dinas Pendidikan
- C. Kamar Dagang
- D. Lembaga Swadaya Masyarakat
96. Salah satu prinsip kelembagaan pembangunan yang efektif adalah…
- A. sentralisasi kewenangan
- B. partisipasi masyarakat
- C. dominasi sektor swasta
- D. birokrasi kaku
97. Kelembagaan pembangunan yang lemah dapat menyebabkan…
- A. pertumbuhan ekonomi cepat
- B. pemerataan pendapatan
- C. inefisiensi alokasi sumber daya
- D. peningkatan investasi
98. Dalam perspektif spasial, tata kelola pemerintah yang baik memerlukan…
- A. pengabaian batas administratif
- B. koordinasi lintas daerah
- C. sentralisasi penuh
- D. penghapusan otonomi daerah
99. Desentralisasi dalam tata kelola spasial bertujuan untuk…
- A. mempercepat pengambilan keputusan lokal
- B. memusatkan kekuasaan di pusat
- C. mengurangi partisipasi publik
- D. menyeragamkan kebijakan nasional
100. Kolaborasi antarwilayah dalam tata kelola spasial penting untuk mengatasi…
- A. masalah yang melintasi batas daerah
- B. persaingan investasi
- C. isolasi budaya
- D. monopoli perdagangan
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.