STIK4471 — Statistika Pengawasan Kualitas
1. Apa yang dimaksud dengan jaminan kualitas dalam konteks produktivitas?
- A. Proses mengurangi biaya produksi
- B. Metode untuk meningkatkan kecepatan produksi
- C. Sistem untuk memastikan produk memenuhi standar yang ditetapkan
- D. Teknik untuk mengurangi jumlah pekerja
2. Biaya kualitas yang terkait dengan kegagalan internal, seperti cacat produk sebelum dikirim, termasuk dalam kategori?
- A. Biaya pencegahan
- B. Biaya penilaian
- C. Biaya kegagalan internal
- D. Biaya kegagalan eksternal
3. Hubungan antara jaminan kualitas dan produktivitas dapat digambarkan sebagai?
- A. Jaminan kualitas meningkatkan produktivitas dengan mengurangi ulang kerja
- B. Jaminan kualitas menurunkan produktivitas
- C. Keduanya tidak saling terkait
- D. Produktivitas meningkatkan biaya kualitas
4. Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat disebut?
- A. Biaya pencegahan
- B. Biaya penilaian
- C. Biaya kegagalan
- D. Biaya operasional
5. Jika suatu perusahaan mengeluarkan biaya untuk inspeksi produk jadi, biaya tersebut termasuk dalam?
- A. Biaya pencegahan
- B. Biaya kegagalan internal
- C. Biaya kegagalan eksternal
- D. Biaya penilaian
6. Dampak dari biaya kegagalan eksternal yang tinggi terhadap perusahaan adalah?
- A. Menurunkan reputasi perusahaan
- B. Meningkatkan kepercayaan pelanggan
- C. Mengurangi biaya produksi
- D. Mempercepat waktu pengiriman
7. Metode jaminan kualitas yang berfokus pada pencegahan cacat melalui desain dan perencanaan disebut?
- A. Jaminan kualitas off-line
- B. Pengendalian kualitas
- C. Jaminan kualitas on-line
- D. Inspeksi akhir
8. Dalam metode jaminan kualitas, diagram sebab-akibat (Ishikawa) digunakan untuk?
- A. Menentukan batas kendali
- B. Menghitung rata-rata proses
- C. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas
- D. Menguji hipotesis
9. Salah satu alat jaminan kualitas yang digunakan untuk memprioritaskan masalah adalah?
- A. Histogram
- B. Lembar periksa
- C. Diagram sebar
- D. Diagram Pareto
10. Metode jaminan kualitas yang melibatkan pengukuran dan analisis variasi dalam proses disebut?
- A. Audit kualitas
- B. Pengendalian proses statistik
- C. Sampling penerimaan
- D. Sertifikasi kualitas
11. Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam jaminan kualitas diterapkan untuk?
- A. Mengurangi biaya produksi
- B. Perbaikan berkelanjutan
- C. Mendokumentasikan prosedur
- D. Melatih karyawan
12. Dalam jaminan kualitas, tujuan dari diagram alir (flowchart) adalah?
- A. Menentukan akar penyebab masalah
- B. Menganalisis hubungan dua variabel
- C. Memvisualisasikan langkah-langkah dalam suatu proses
- D. Mengumpulkan data inspeksi
13. Apa yang dimaksud dengan pengendalian proses statistik?
- A. Teknik memeriksa produk akhir
- B. Metode menggunakan statistik untuk memantau dan mengendalikan proses
- C. Proses menghitung biaya kualist
- D. Cara mengurangi variasi secara manual
14. Tujuan utama dari pengendalian proses statistik adalah?
- A. Menurunkan biaya produksi
- B. Mengeliminasi semua variasi
- C. Meningkatkan kecepatan produksi
- D. Mendeteksi dan mengurangi variasi yang tidak wajar
15. Variasi dalam proses yang disebabkan oleh faktor acak atau alami disebut?
- A. Variasi umum
- B. Variasi sebab khusus
- C. Variasi sistematis
- D. Variasi terkendali
16. Batas kendali pada grafik pengendali biasanya ditetapkan pada?
- A. Rata-rata plus minus satu simpangan baku
- B. Rata-rata plus minus dua simpangan baku
- C. Rata-rata plus minus empat simpangan baku
- D. Rata-rata plus minus tiga simpangan baku
17. Jika suatu titik pada grafik pengendali berada di luar batas kendali, ini menunjukkan?
- A. Proses dalam kendali
- B. Adanya penyebab khusus yang perlu diselidiki
- C. Variasi umum yang normal
- D. Proses harus dihentikan segera
18. Dalam pengendalian proses statistik, apa tujuan utama dari penggunaan grafik pengendali?
- A. Mengganti inspeksi manual dengan otomatis
- B. Menghilangkan semua variasi dalam proses
- C. Meningkatkan produktivitas tanpa memperhatikan kualitas
- D. Mengidentifikasi penyebab khusus variasi
19. Jika suatu proses berada dalam kendali statistik, apa yang dapat disimpulkan tentang titik-titik pada grafik pengendali?
- A. Semua titik berada di luar batas kendali
- B. Titik-titik selalu berfluktuasi dalam batas spesifikasi
- C. Titik-titik membentuk tren naik
- D. Titik-titik tidak menunjukkan pola non-acak
20. Batas kendali atas (UCL) pada grafik pengendali biasanya ditetapkan pada jarak berapa standar deviasi dari rata-rata?
- A. 1 sigma
- B. 2 sigma
- C. 3 sigma
- D. 4 sigma
21. Apa yang dimaksud dengan variasi penyebab umum dalam konteks grafik pengendali?
- A. Variasi yang terjadi karena faktor acak dan melekat pada proses
- B. Variasi yang tidak dapat diprediksi
- C. Variasi yang disebabkan oleh kesalahan operator
- D. Variasi yang mengindikasikan kecacatan produk
22. Jika suatu titik pada grafik pengendali jatuh di luar batas kendali, tindakan apa yang tepat?
- A. Mengabaikan titik tersebut sebagai outlier
- B. Menyelidiki penyebab khusus dan melakukan koreksi
- C. Menyesuaikan batas kendali untuk mencakup titik
- D. Mengubah spesifikasi produk
23. Grafik pengendali jenis apa yang paling tepat digunakan untuk memantau proporsi item cacat dalam suatu sampel?
- A. Grafik x̄
- B. Grafik p
- C. Grafik R
- D. Grafik c
24. Pada grafik p, jika ukuran sampel bervariasi, bagaimana cara menghitung batas kendali?
- A. Menggunakan ukuran sampel maksimum
- B. Menggunakan ukuran sampel minimum
- C. Menggunakan ukuran sampel rata-rata
- D. Batas kendali tetap konstan
25. Rumus yang benar untuk menghitung garis tengah (CL) pada grafik p adalah:
- A. CL = jumlah sampel / jumlah cacat
- B. CL = jumlah cacat / jumlah sampel
- C. CL = rata-rata jumlah cacat per unit
- D. CL = proporsi cacat keseluruhan
26. Dalam grafik p, jika proporsi cacat sampel lebih kecil dari LCL, apa interpretasinya?
- A. Batas kendali salah dihitung
- B. Proses menunjukkan perbaikan yang signifikan
- C. Proses tidak stabil dan perlu diselidiki
- D. Sampel tidak mewakili proses
27. Apa perbedaan utama antara grafik p dan grafik np?
- A. Grafik p lebih sensitif dibanding grafik np
- B. Grafik p untuk variabel, grafik np untuk atribut
- C. Grafik p memerlukan sampel konstan, grafik np tidak
- D. Grafik p menggunakan proporsi, grafik np menggunakan jumlah cacat
28. Dalam grafik c, apa yang dimaksud dengan 'c'?
- A. Rata-rata ketaksesuaian per unit
- B. Jumlah sampel
- C. Proporsi cacat
- D. Jumlah unit yang diperiksa
29. Rumus untuk menghitung batas kendali atas (UCL) pada grafik c adalah:
- A. UCL = c̄ + 2c̄
- B. UCL = c̄ + 2√c̄
- C. UCL = c̄ + 3c̄
- D. UCL = c̄ + 3√c̄
30. Jika dalam suatu inspeksi ditemukan rata-rata ketaksesuaian 4 per unit, berapa batas kendali bawah (LCL) untuk grafik c?
- A. 4 + 3√4 = 10
- B. 4 – 3√4 = -2, sehingga LCL = -2
- C. 4 – 3√4 = -2, sehingga LCL = 0
- D. 4 – 2√4 = 0
31. Grafik c paling tepat digunakan ketika:
- A. Setiap unit hanya diklasifikasikan cacat atau tidak
- B. Setiap unit dapat memiliki lebih dari satu ketaksesuaian
- C. Ukuran sampel bervariasi
- D. Data bersifat kontinu
32. Dalam grafik pengendali x̄ dan R, batas kendali untuk grafik R dihitung menggunakan:
- A. Faktor D3 dan D4
- B. Faktor A2
- C. Faktor B3 dan B4
- D. Faktor C4
33. Apa yang dimaksud dengan 'bobot' atau 'weight' dalam konteks grafik CUSUM?
- A. Besarnya pergeseran yang ingin dideteksi
- B. Jumlah sampel dalam subgrup
- C. Pembobotan data berdasarkan waktu
- D. Jumlah titik yang diplot
35. Dalam grafik pengendali c, apabila nilai c rata-rata adalah 4, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik c adalah…
- A. 4 + 3akar(4)
- B. 4 + 3akar(4)
- C. 4 – 3akar(4)
- D. 4
36. Pada grafik pengendali x̄ dan R, jika rata-rata sampel adalah 10 dan rentang rata-rata adalah 2, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik x̄ dengan ukuran sampel n=5 adalah… (diketahui A2=0,577)
- A. 10 + 0,577 x 2/akar(5)
- B. 10 – 0,577 x 2
- C. 10 + 0,577 x 2
- D. 10
37. Dalam pembuatan grafik R, jika rata-rata rentang sampel adalah 5 dan ukuran sampel n=4, maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik R adalah… (diketahui D3=0, D4=2,282)
- A. 5 x 0,577
- B. 5 x 2,282
- C. 5
- D. 5 x 0
38. Jika data sampel menunjukkan rata-rata x̄ = 12,5 dan rentang rata-rata R = 3,2, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik x̄ dengan n=5 adalah… (A2=0,577)
- A. 12,5
- B. 12,5 – 0,577 x 3,2
- C. 12,5 + 3,2/akar(5)
- D. 12,5 + 0,577 x 3,2
39. Grafik pengendali x̄ dan R digunakan untuk memantau…
- A. hanya variabilitas proses
- B. hanya harga rata-rata proses
- C. harga rata-rata dan variabilitas proses
- D. proporsi cacat
40. Jika ukuran sampel n=10 dan rentang sampel untuk 20 sampel adalah 4,5 maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik R dengan n=10 adalah… (D3=0,223, D4=1,777)
- A. 4,5 x 0,223
- B. 4,5 x 1,777
- C. 4,5
- D. 4,5 x 0,577
41. Dalam grafik pengendali x̄ dan R, apabila titik pada grafik x̄ berada di luar batas kendali, maka langkah pertama yang tepat adalah…
- A. mengabaikan data tersebut
- B. mengganti sampel baru
- C. menyesuaikan batas kendali
- D. menyelidiki penyebab khusus
42. Untuk grafik pengendali lainnya untuk variabel, grafik yang digunakan untuk memantau variabilitas proses ketika ukuran sampel kecil adalah…
- A. grafik s
- B. grafik x̄ dan R
- C. grafik p
- D. grafik c
43. Grafik pengendali x̄ dan s lebih tepat digunakan dibanding grafik x̄ dan R jika…
- A. ukuran sampel kecil (n<5)
- B. ukuran sampel besar (n>10)
- C. data berupa atribut
- D. proses stabil
44. Jika rata-rata sampel x̄ = 15,2 dan simpangan baku sampel s = 0,8, maka batas kendali bawah (BKB) untuk grafik s dengan n=5 adalah… (B3=0, B4=2,089)
- A. 15,2
- B. 0,8 x 2,089
- C. 0,8 x 0
- D. 0,8
45. Grafik pengendali moving range (MR) digunakan ketika…
- A. ukuran sampel besar
- B. data bersifat atribut
- C. data diambil secara individual
- D. hanya ada satu sampel
46. Dalam grafik pengendali x̄ dan s, jika s rata-rata = 1,5, maka batas kendali atas (BKA) untuk grafik s dengan n=5 adalah… (B3=0, B4=2,089)
- A. 1,5 x 2,089
- B. 1,5 x 0
- C. 1,5
- D. 1,5 x 0,577
47. Analisis sistem pengukuran (MSA) bertujuan untuk…
- A. mengukur ukuran sampel
- B. mengevaluasi variasi dari sistem pengukuran
- C. menentukan biaya kualitas
- D. mengontrol proses produksi
48. Studi repeatability dalam MSA mengukur variasi yang disebabkan oleh…
- A. operator yang berbeda
- B. alat ukur yang sama pada kondisi yang sama
- C. sampel yang berbeda
- D. lingkungan berubah
49. Studi reproducibility dalam MSA mengukur variasi yang disebabkan oleh…
- A. operator yang berbeda
- B. alat ukur yang sama
- C. sampel yang sama
- D. waktu pengukuran
50. Gage R&R adalah metode dalam MSA untuk mengukur…
- A. repeatability dan reproducibility
- B. kemampuan proses
- C. biaya kualitas
- D. kontrol atribut
51. Analisis kemampuan proses (capability analysis) bertujuan untuk…
- A. mengevaluasi operator
- B. membuat grafik pengendali
- C. menghitung biaya produksi
- D. menentukan apakah proses mampu memenuhi spesifikasi
52. Dalam analisis kemampuan proses, indeks Cp mengukur apa?
- A. Jumlah sampel yang diperlukan untuk inspeksi
- B. Tingkat kerusakan produk dalam suatu lot
- C. Rata-rata proses terhadap target spesifikasi
- D. Perbandingan antara penyebaran proses dengan spesifikasi yang ditetapkan
53. Jika nilai Cpk lebih kecil dari 1, apa interpretasinya?
- A. Proses sangat baik dan memenuhi spesifikasi
- B. Proses tidak mampu memenuhi spesifikasi secara konsisten
- C. Proses memiliki variabilitas yang sangat kecil
- D. Tidak ada hubungan dengan spesifikasi
54. Rumus untuk menghitung indeks Cp adalah?
- A. (Batas Spesifikasi Atas – Batas Spesifikasi Bawah) / (6 x Simpangan Baku)
- B. (Rata-rata Proses – Target) / Simpangan Baku
- C. Jumlah Unit Cacat / Jumlah Total Unit
- D. Simpangan Baku / Rata-rata Proses
55. Jika batas spesifikasi suatu produk adalah 50 ± 5 dan simpangan baku proses adalah 2, berapa nilai Cp?
- A. 1,00
- B. 0,83
- C. 0,67
- D. 1,25
56. Apa tujuan utama grafik CUSUM dalam pemantauan proses?
- A. Mendeteksi perubahan kecil dalam rata-rata proses secara akumulatif
- B. Membandingkan variabilitas antara dua sampel
- C. Menghitung jumlah unit cacat dalam suatu periode
- D. Menentukan batas spesifikasi produk
57. Pada grafik CUSUM, jika nilai kumulatif melebihi nilai H, apa yang terjadi?
- A. Proses dianggap stabil dan terkendali
- B. Proses dianggap tidak terkendali dan perlu investigasi
- C. Tidak ada tindakan yang diperlukan
- D. Batas spesifikasi diperlebar
58. Parameter k pada grafik CUSUM biasanya ditentukan sebagai?
- A. Jumlah sampel dalam subgroup
- B. Sama dengan batas spesifikasi
- C. Setengah dari pergeseran yang ingin dideteksi
- D. Rata-rata bergerak dari data
59. Apa kelebihan grafik CUSUM dibandingkan grafik pengendali Shewhart?
- A. Tidak memerlukan data historis
- B. Lebih mudah diinterpretasikan oleh operator
- C. Lebih sensitif terhadap perubahan kecil dalam proses
- D. Hanya dapat digunakan untuk data atribut
60. Jika rata-rata proses bergeser sebesar 1 sigma, grafik CUSUM dengan parameter k=0,5 dan H=5 akan mendeteksi pergeseran dalam waktu?
- A. Sama dengan grafik Shewhart
- B. Lebih cepat dibandingkan dengan grafik Shewhart
- C. Lebih lambat dari grafik Shewhart
- D. Tidak dapat mendeteksi pergeseran tersebut
61. Apa yang dimaksud dengan grafik pengendali rata-rata bergerak?
- A. Grafik yang memplot data asli tanpa transformasi
- B. Grafik yang menggunakan median dari setiap subgroup
- C. Grafik yang menampilkan jumlah kumulatif cacat
- D. Grafik yang menghitung rata-rata dari data terbaru dengan bobot yang menurun secara eksponensial
62. Dalam grafik rata-rata bergerak tertimbang eksponensial (EWMA), parameter λ (lambda) mengontrol?
- A. Batas spesifikasi produk
- B. Jumlah data dalam moving average
- C. Bobot yang diberikan pada data terbaru
- D. Ukuran sampel yang digunakan
63. Keuntungan utama grafik EWMA adalah?
- A. Dapat digunakan untuk data non-numerik
- B. Hanya memerlukan satu titik data
- C. Tidak memerlukan perhitungan varians
- D. Mampu mendeteksi perubahan kecil dengan cepat
64. Jika λ=0,2 pada grafik EWMA, berapa bobot data dua periode sebelumnya?
- A. 0,8
- B. 0,2
- C. 0,16
- D. 0,64
65. Grafik rata-rata bergerak sederhana (SMA) menggunakan jumlah titik data (n) tertentu. Apa pengaruh nilai n yang besar?
- A. Tidak ada pengaruh pada responsivitas
- B. Grafik menjadi lebih sensitif terhadap perubahan
- C. Batas pengendali menjadi lebih lebar
- D. Grafik menjadi lebih halus tetapi kurang responsif
66. Apa yang dimaksud dengan grafik pengendali terubah (adaptive control chart)?
- A. Grafik yang parameternya dapat disesuaikan berdasarkan data terkini
- B. Grafik yang hanya digunakan untuk data atribut
- C. Grafik yang tidak memiliki batas pengendali
- D. Grafik yang memplot data dalam urutan waktu
67. Salah satu keunggulan grafik pengendali terubah adalah?
- A. Mengurangi biaya inspeksi tanpa mengorbankan sensitivitas
- B. Menambah jumlah sampel secara konstan
- C. Membuat batas pengendali tetap
- D. Hanya cocok untuk proses yang sangat stabil
68. Dalam grafik pengendali terubah, parameter yang sering diubah adalah?
- A. Ukuran sampel dan interval sampling
- B. Batas spesifikasi produk
- C. Jenis data yang digunakan
- D. Rumus rata-rata proses
69. Dalam grafik pengendali terubah (adaptive control chart), parameter yang dapat diubah secara adaptif adalah:
- A. Jumlah sampel, jarak sampling, dan batas kendali
- B. Hanya jumlah sampel
- C. Hanya jarak sampling
- D. Hanya batas kendali
70. Keuntungan utama grafik pengendali terubah dibandingkan grafik pengendali tradisional adalah:
- A. Lebih sederhana dalam perhitungan
- B. Batas kendali tetap konstan
- C. Tidak memerlukan data historis
- D. Lebih sensitif terhadap perubahan kecil pada proses
71. Pada grafik pengendali T^2 Hotelling untuk proses multivariat, statistik yang dihitung adalah:
- A. Jarak kuadrat Mahalanobis antara vektor rata-rata sampel dan vektor target
- B. Rata-rata sampel dikurangi rata-rata proses
- C. Simpangan baku gabungan
- D. Korelasi antar variabel
72. Jika grafik T^2 Hotelling menunjukkan titik di luar batas kendali, langkah selanjutnya yang tepat adalah:
- A. Mengabaikan titik tersebut
- B. Memperlebar batas kendali
- C. Mengurangi jumlah sampel
- D. Menyelidiki variabel penyebab dengan melihat kontribusi masing-masing variabel
73. Matriks yang digunakan dalam grafik pengendali generalized variance adalah:
- A. Matriks kovarian sampel
- B. Matriks korelasi
- C. Matriks rata-rata
- D. Matriks identitas
74. Batas kendali atas untuk grafik generalized variance dengan ukuran sampel n dan jumlah variabel p adalah:
- A. Rata-rata S ditambah 3 kali simpangan baku S
- B. Rata-rata S dikurangi 3 kali simpangan baku S
- C. Nilai chi-kuadrat dengan derajat bebas p
- D. Nilai F dengan derajat bebas tertentu
75. Interpretasi dari generalized variance yang semakin besar pada grafik pengendali menunjukkan:
- A. Proses semakin stabil
- B. Hubungan antar variabel semakin kuat
- C. Variabilitas proses multivariat meningkat
- D. Tidak ada perubahan
76. Jika grafik T^2 Hotelling dan generalized variance digunakan bersama-sama, fungsi masing-masing adalah:
- A. Keduanya mengukur rata-rata proses
- B. T^2 untuk rata-rata, generalized variance untuk variabilitas
- C. T^2 untuk variabilitas, generalized variance untuk rata-rata
- D. Keduanya mengukur variabilitas
77. Grafik MEWMA (Multivariate Exponentially Weighted Moving Average) lebih sensitif daripada grafik T^2 Hotelling dalam mendeteksi:
- A. Pergeseran besar pada rata-rata proses
- B. Pergeseran kecil hingga sedang pada rata-rata proses
- C. Perubahan variabilitas saja
- D. Hanya outlier pada data
78. Parameter pembobot (lambda) pada grafik MEWMA biasanya dipilih dalam rentang:
- A. 0 < lambda <= 1
- B. lambda > 1
- C. lambda = 0,5 selalu
- D. 0 < lambda <= 1, dengan nilai kecil untuk pergeseran kecil
79. Pada analisis kemampuan proses multivariat, indeks Cp multivariat dihitung dengan mempertimbangkan:
- A. Rata-rata setiap variabel
- B. Wilayah spesifikasi dan wilayah proses
- C. Korelasi antar variabel
- D. Jumlah sampel
80. Jika indeks Cpk multivariat lebih kecil dari 1, maka:
- A. Proses mampu memenuhi spesifikasi
- B. Tidak ada kesimpulan
- C. Proses tidak mampu memenuhi spesifikasi
- D. Spesifikasi terlalu longgar
81. Dalam sampling penerimaan tunggal untuk atribut, keputusan penerimaan lot didasarkan pada:
- A. Rata-rata sampel
- B. Proporsi item cacat dalam populasi
- C. Jumlah item cacat dalam sampel dibandingkan dengan angka penerimaan
- D. Biaya sampling
82. Risiko produsen (alpha) dalam sampling penerimaan adalah:
- A. Probabilitas lot cacat
- B. Probabilitas menerima lot yang buruk
- C. Probabilitas mengambil sampel yang salah
- D. Probabilitas menolak lot yang baik
83. Risiko konsumen (beta) dalam sampling penerimaan adalah:
- A. Probabilitas menolak lot yang baik
- B. Probabilitas menerima lot yang buruk
- C. Probabilitas mengambil sampel yang salah
- D. Probabilitas lot baik
84. Jika ukuran sampel diperbesar dalam sampling penerimaan tunggal, maka:
- A. Tidak ada perubahan
- B. Kurva OC menjadi lebih landai
- C. Kurva OC menjadi lebih curam
- D. Risiko produsen menjadi lebih besar
85. Dalam sampling penerimaan tunggal untuk atribut, suatu lot berukuran 2000 diperiksa dengan rencana sampling n=50 dan c=2. Jika ditemukan 3 unit cacat dalam sampel, keputusan yang tepat adalah…
- A. Menerima lot karena jumlah cacat kurang dari 5
- B. Menolak lot karena jumlah cacat melebihi c=2
- C. Melakukan inspeksi 100% pada lot
- D. Mengambil sampel tambahan
86. Sampling penerimaan ganda untuk atribut melibatkan dua tahap pengambilan sampel. Keuntungan utama dari metode ini dibandingkan sampling tunggal adalah…
- A. Biaya inspeksi selalu lebih rendah
- B. Tidak memerlukan angka penerimaan
- C. Lebih efisien secara psikologis dan dapat mengurangi rata-rata jumlah inspeksi
- D. Dapat digunakan untuk lot berukuran kecil
87. Dalam rencana sampling ganda, parameter pertama biasanya dinyatakan sebagai n1, c1, r1 dan n2, c2, r2. Jika pada sampel pertama ditemukan cacat antara c1 dan r1 (c1 < d1 < r1), maka tindakan yang diambil adalah…
- A. Menolak lot segera
- B. Menerima lot segera
- C. Mengambil sampel kedua dengan ukuran n2
- D. Melakukan inspeksi 100%
88. Suatu rencana sampling ganda ditetapkan sebagai berikut: n1=50, c1=1, r1=4; n2=50, c2=4, r2=5. Jika pada sampel pertama ditemukan 2 cacat, maka…
- A. Lot diterima karena 2 < r1
- B. Lot ditolak karena 2 > c1
- C. Diperlukan sampel kedua karena c1 < 2 < r1
- D. Lot diterima karena 2 < 4
89. Dalam sampling ganda, jika pada sampel pertama ditemukan 0 cacat (d1=0) dan pada sampel kedua ditemukan 2 cacat (d2=2), dengan parameter n1=50, c1=1, r1=4; n2=50, c2=4, r2=5, maka keputusan akhir adalah…
- A. Menerima lot karena total cacat (0+2)=2 kurang dari 4
- B. Menolak lot karena total cacat (0+2)=2 lebih dari 0
- C. Memerlukan sampel ketiga
- D. Menolak lot karena d2=2 melebihi c1
90. Rencana sampling Dodge-Romig terutama dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap kualitas lot dengan…
- A. Average Outgoing Quality Limit (AOQL) dan Lot Tolerance Percent Defective (LTPD)
- B. Hanya menggunakan ukuran sampel tetap
- C. Menggunakan grafik pengendali p
- D. Mengandalkan inspeksi 100%
91. Standar MIL-STD-105E digunakan untuk sampling penerimaan atribut. Dalam standar ini, tingkat inspeksi yang paling umum digunakan dalam kondisi normal adalah…
- A. Tingkat I
- B. Tingkat II
- C. Tingkat III
- D. Tingkat S-1
92. Dalam MIL-STD-105E, jika riwayat kualitas pemasok konsisten baik, inspeksi dapat diperketat atau diperlonggar. Peralihan dari inspeksi normal ke inspeksi diperketat terjadi jika…
- A. Dari 5 lot berturut-turut, 2 lot ditolak
- B. Dari 5 lot berturut-turut, 3 lot ditolak
- C. Dari 10 lot berturut-turut, 2 lot ditolak
- D. Dari 10 lot berturut-turut, 5 lot diterima
93. Rencana sampling Dodge-Romig sering menggunakan konsep AOQL. AOQL adalah…
- A. Rata-rata kualitas keluar terburuk yang mungkin terjadi setelah lot-lot yang ditolak diperbaiki
- B. Tingkat cacat maksimum yang diizinkan dalam sampel
- C. Jumlah sampel minimum yang diperlukan
- D. Probabilitas menerima lot buruk
94. Dalam Dodge-Romig, tabel rencana sampling disusun berdasarkan dua parameter. Parameter yang menunjukkan tingkat cacat yang dapat ditoleransi dalam lot adalah…
- A. Ukuran sampel n
- B. AOQL
- C. LTPD
- D. Angka penerimaan c
95. Sampling penerimaan variabel menggunakan ukuran variabel kontinu. Kelebihan utama sampling variabel dibandingkan sampling atribut adalah…
- A. Tidak memerlukan asumsi distribusi
- B. Ukuran sampel yang lebih kecil untuk tingkat perlindungan yang sama
- C. Lebih mudah dihitung tanpa tabel
- D. Dapat digunakan untuk produk non-homogen
96. Standar MIL-STD-414 digunakan untuk sampling penerimaan variabel. Metode dalam standar ini yang menggunakan nilai rata-rata dan simpangan baku untuk menentukan penerimaan adalah metode…
- A. Metode s (simpangan baku)
- B. Metode R (range)
- C. Metode np
- D. Metode c
97. Dalam MIL-STD-414, jika spesifikasi memiliki batas atas dan bawah, maka indeks kemampuan proses yang sering digunakan adalah…
- A. Cp
- B. Cpk
- C. Z
- D. Cpm
98. Suatu produk memiliki spesifikasi kekuatan tarik minimal 50 MPa. Dalam sampling variabel dengan standar MIL-STD-414, jika rata-rata sampel adalah 55 MPa dan simpangan baku sampel 2 MPa, maka statistik Q (untuk batas bawah) adalah…
- A. (55-50)/2 = 2.5
- B. (50-55)/2 = -2.5
- C. (55-0)/2 = 27.5
- D. (50-0)/2 = 25
99. Dalam standar MIL-STD-414, jika nilai Q yang diperoleh lebih besar dari konstanta penerimaan k, maka keputusan yang diambil adalah…
- A. Menolak lot
- B. Menerima lot
- C. Melakukan inspeksi 100%
- D. Mengambil sampel tambahan
100. Perbedaan utama antara sampling penerimaan variabel (MIL-STD-414) dan sampling atribut (MIL-STD-105E) adalah…
- A. Sampling variabel tidak memerlukan spesifikasi
- B. Sampling variabel mengukur karakteristik kualitas secara kontinu, sedangkan atribut hanya mengklasifikasikan cacat/tidak cacat
- C. Sampling atribut selalu menggunakan ukuran sampel lebih kecil
- D. Sampling variabel hanya bisa digunakan untuk produk elektronik
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.