STBI4312 — Etnobiologi
1. Etnobiologi sebagai disiplin ilmu pengetahuan mengalami perkembangan kesejarahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Manakah dari berikut ini yang merupakan inti gagasan awal munculnya etnobiologi?
- A. Studi tentang klasifikasi makhluk hidup berdasarkan morfologi
- B. Pemahaman interaksi manusia dengan lingkungan biotik dalam konteks budaya
- C. Penelitian tentang evolusi spesies tumbuhan dan hewan
- D. Analisis genetik populasi manusia dan hewan
2. Kolaborasi etnobiologi dengan disiplin ilmu lain memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif. Disiplin ilmu apa yang paling erat berkaitan dengan etnobiologi dalam memahami sistem pengetahuan lokal tentang alam?
- A. Astronomi
- B. Antropologi
- C. Fisika
- D. Kimia
3. Dalam tipologi penelitian etnobiologi, terdapat pendekatan yang berfokus pada bagaimana suatu masyarakat mengklasifikasikan organisme. Pendekatan ini dikenal sebagai:
- A. Etnosains
- B. Etnoarkeologi
- C. Etnokonservasi
- D. Etnoekologi
4. Etnobotani sebagai bagian dari etnobiologi memiliki ide dan gagasan yang terkait dengan keanekaragaman hayati Indonesia. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan fokus utama etnobotani?
- A. Studi tentang pemanfaatan tumbuhan oleh suatu etnis dalam kehidupan sehari-hari
- B. Penelitian tentang ekologi hutan tropis
- C. Analisis kandungan kimia tumbuhan obat
- D. Kajian tentang distribusi geografis tumbuhan langka
5. Etnozoologi berkembang dengan ide gagasan yang melibatkan interaksi manusia dan satwa. Contoh penerapan etnozoologi dalam masyarakat Indonesia adalah:
- A. Penggunaan kerbau dalam upacara adat Rambu Solo di Toraja
- B. Penangkaran buaya untuk diambil kulitnya
- C. Budidaya ikan lele di kolam terpal
- D. Pemuliaan sapi perah untuk produksi susu
6. Etnoekologi mengkaji hubungan antara manusia dan lingkungan dalam perspektif ekologi. Konsep utama dalam etnoekologi adalah:
- A. Adaptasi genetik spesies terhadap perubahan iklim
- B. Pengetahuan ekologi tradisional masyarakat lokal
- C. Siklus nutrisi dalam ekosistem hutan
- D. Dinamika populasi predator dan mangsa
7. Etnobiologi dapat ditafsirkan sebagai ilmu interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin. Perbedaan utama antara pendekatan interdisiplin dan transdisiplin dalam etnobiologi adalah:
- A. Interdisiplin menggabungkan dua disiplin, sedangkan transdisiplin melibatkan lebih dari dua
- B. Interdisiplin mengintegrasikan perspektif disiplin untuk memecahkan masalah, sedangkan transdisiplin melampaui batas disiplin dengan melibatkan non-akademisi
- C. Transdisiplin hanya berfokus pada teori, sedangkan interdisiplin pada praktik
- D. Tidak ada perbedaan, keduanya sama
8. Penerapan interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin dalam sains etnobiologi dan etnoekologi sangat penting dalam konteks:
- A. Pengembangan teknologi rekayasa genetika
- B. Konservasi keanekaragaman hayati berbasis masyarakat
- C. Peningkatan produksi pangan global
- D. Eksplorasi sumber daya alam baru
9. Fenomena 'rubbish-heap' dalam teori adaptasi etnobiologi merujuk pada:
- A. Tumpukan sampah yang menjadi habitat organisme tertentu
- B. Akumulasi pengetahuan yang dianggap tidak berguna namun berpotensi untuk adaptasi
- C. Lahan kritis yang ditinggalkan karena erosi
- D. Metode pengelolaan limbah tradisional
10. Teori determinisme lingkungan menyatakan bahwa lingkungan fisik menentukan budaya manusia. Sebaliknya, posibilisme lingkungan berargumen bahwa:
- A. Lingkungan membatasi, tetapi manusia memiliki pilihan untuk mengatasinya
- B. Lingkungan tidak berpengaruh terhadap budaya
- C. Budaya sepenuhnya ditentukan oleh faktor genetik
- D. Manusia selalu mampu mengubah lingkungan tanpa batas
11. Konsep 'Stop and Go Determinism' dalam etnobiologi merupakan penengah antara determinisme dan posibilisme. Konsep ini menekankan bahwa:
- A. Perubahan lingkungan selalu menghentikan perkembangan budaya
- B. Budaya bergerak maju dan berhenti tergantung pada kondisi lingkungan dan pilihan manusia
- C. Determinisme lingkungan berlaku penuh tanpa pengecualian
- D. Manusia tidak dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan
12. Geografi dan geologi Indonesia mempengaruhi keanekaragaman hayati dan budaya. Salah satu ciri geologi Indonesia yang mendukung keanekaragaman hayati tinggi adalah:
- A. Letaknya di zona pertemuan dua lempeng tektonik
- B. Memiliki iklim subtropis
- C. Wilayahnya seluruhnya berupa daratan
- D. Tidak memiliki gunung berapi aktif
13. Etnobiologi dan biogeografi Indonesia saling terkait dalam memahami distribusi keanekaragaman hayati. Garis Wallace dan Weber digunakan untuk:
- A. Memisahkan flora dan fauna Indonesia menjadi dua kelompok besar
- B. Menentukan batas wilayah administratif Indonesia
- C. Mengukur tingkat endemisme tumbuhan
- D. Mengidentifikasi daerah aliran sungai utama
14. Etnoekologi lanskap mempelajari hubungan antara manusia dan pola spasial ekosistem. Konsep lanskap dalam etnoekologi ini lebih menekankan pada:
- A. Bentang alam fisik tanpa campur tangan manusia
- B. Persepsi dan pengelolaan ruang oleh masyarakat lokal
- C. Analisis satelit untuk pemetaan vegetasi
- D. Perubahan iklim global
15. Etika dan tanggung jawab dalam pemeliharaan lingkungan merupakan aspek penting etnobiologi. Prinsip 'Akses dan Pembagian Keuntungan' (Access and Benefit Sharing) dalam pemanfaatan sumber daya genetik bertujuan untuk:
- A. Memberikan akses terbuka tanpa batas kepada semua pihak
- B. Memastikan keuntungan dari pemanfaatan SDA dibagi secara adil dengan masyarakat lokal
- C. Melarang pemanfaatan sumber daya genetik oleh pihak asing
- D. Memusatkan kontrol pemerintah pada semua sumber daya genetik
16. Dalam merencanakan desain penelitian etnobiologi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
- A. Mengumpulkan data lapangan
- B. Merumuskan pertanyaan penelitian berdasarkan masalah
- C. Analisis statistik data
- D. Penyusunan laporan hasil
17. Etnobiologi pedesaan berperan dalam program pembangunan berkelanjutan. Salah satu kontribusi utama etnobiologi pedesaan adalah:
- A. Menggantikan pengetahuan lokal dengan teknologi modern
- B. Mendokumentasikan dan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya
- C. Mempromosikan monokultur untuk meningkatkan produksi
- D. Mengabaikan peran masyarakat dalam konservasi
18. Teori 'Stop and Go Determinism' dalam etnobiologi berfungsi sebagai penengah konflik antara dua teori utama, yaitu…
- A. Determinisme lingkungan dan Posibilisme lingkungan
- B. Adaptasi dan Seleksi alam
- C. Rubbish-heap dan Neo-determinisme
- D. Interdisiplin dan Transdisiplin
19. Konsep 'Rubbish-Heap' dalam refleksi teoretis etnobiologi merujuk pada…
- A. Tumpukan sampah yang menjadi indikator aktivitas manusia purba
- B. Akumulasi pengetahuan tradisional yang tidak terpakai
- C. Fenomena di mana lingkungan menjadi 'keranjang sampah' bagi spesies invasif
- D. Teori yang menjelaskan adaptasi budaya terhadap degradasi lingkungan
20. Kolaborasi etnobiologi dengan disiplin ilmu lain menghasilkan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin. Yang dimaksud dengan pendekatan transdisiplin adalah…
- A. Setiap disiplin bekerja sendiri-sendiri pada topik yang sama
- B. Integrasi konsep dari satu disiplin ke disiplin lain secara linier
- C. Kerangka kerja yang melampaui batas disiplin, melibatkan pemangku kepentingan non-akademis untuk memecahkan masalah kompleks
- D. Penggunaan satu disiplin ilmu untuk menjelaskan fenomena etnobiologi
21. Etnobotani sebagai bagian dari etnobiologi mempelajari hubungan antara manusia dan tumbuhan. Ide dan gagasan utamanya terkait dengan keanekaragaman hayati Indonesia adalah bahwa…
- A. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang rendah tetapi unik
- B. Pengetahuan lokal tentang tumbuhan hanya bersifat mitologis
- C. Masyarakat tradisional Indonesia memiliki sistem pengetahuan yang kompleks tentang pemanfaatan tumbuhan untuk pangan, obat, dan budaya
- D. Etnobotani hanya fokus pada tumbuhan liar
22. Dalam kajian etnoekologi, konsep 'ekologi lanskap' digunakan untuk merepresentasikan…
- A. Pola spasial ekosistem yang beragam dan interaksinya dengan aktivitas manusia
- B. Hanya aspek fisik bentang alam tanpa pengaruh budaya
- C. Persebaran spesies tumbuhan secara acak
- D. Perubahan iklim global
23. Biogeografi Indonesia sangat dipengaruhi oleh garis Wallace dan Weber. Garis Wallace memisahkan wilayah…
- A. Paparan Sunda dan Paparan Sahul
- B. Sumatera dan Jawa
- C. Kalimantan dan Sulawesi
- D. Papua dan Australia
24. Dalam konteks domestikasi tumbuhan dan satwa, asal-usul domestikasi di Indonesia sering dikaitkan dengan sistem pertanian…
- A. Ladang berpindah
- B. Sawah irigasi
- C. Hutan rakyat
- D. Pertanian vertikal
25. Etika dan tanggung jawab dalam akses sumber daya genetik materi biologi diatur melalui mekanisme…
- A. Protokol Kyoto
- B. Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) dan Protokol Nagoya
- C. Perjanjian Paris
- D. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia
26. Pendekatan 'interdisiplin' dalam etnobiologi berarti bahwa…
- A. Dua atau lebih disiplin ilmu bekerja bersama secara terintegrasi untuk memecahkan masalah
- B. Satu disiplin ilmu mendominasi disiplin lainnya
- C. Masalah dilihat dari satu sudut pandang saja
- D. Tidak ada interaksi antar disiplin ilmu
27. Dalam merencanakan desain penelitian etnobiologi, langkah pertama yang paling krusial adalah…
- A. Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya
- B. Merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas berdasarkan isu etnobiologi
- C. Menentukan teknik analisis statistik
- D. Menyusun laporan akhir
28. Sistematisasi data etnobiologi meliputi kegiatan…
- A. Membuang data yang tidak diperlukan
- B. Mengklasifikasi dan mengkategorikan data berdasarkan taksonomi lokal dan ilmiah
- C. Hanya menyalin data mentah
- D. Menganalisis data tanpa pengelompokan
29. Konservasi dalam konteks etnobiologi dan pembangunan berkelanjutan menekankan pada…
- A. Pelestarian spesies tanpa melibatkan manusia
- B. Pemanfaatan sumber daya alam secara eksploitatif
- C. Keseimbangan antara pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal
- D. Pengembangan industri tanpa memperhatikan lingkungan
30. Kearifan lokal dalam pemanfaatan sumber daya alam untuk pembangunan berkelanjutan di antaranya tercermin dalam praktik…
- A. Penebangan hutan secara besar-besaran
- B. Sistem sasi di Maluku (larangan panen sementara)
- C. Penggunaan pestisida kimia berlebihan
- D. Monokultur skala besar
31. Etnoekologi sebagai cabang etnobiologi secara spesifik mengkaji…
- A. Hubungan antara manusia dan hewan
- B. Persepsi dan pengelolaan lingkungan oleh masyarakat adat
- C. Klasifikasi tumbuhan obat
- D. Sejarah domestikasi
32. Peraturan mengenai perdagangan materi biologi tumbuhan dan binatang yang dilindungi undang-undang di Indonesia antara lain diatur oleh…
- A. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
- B. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik
- C. Undang-Undang Perikanan
- D. Undang-Undang Kesehatan
33. Dalam tipologi penelitian etnobiologi, penelitian yang fokus pada rekonstruksi sejarah pemanfaatan sumber daya hayati masa lalu termasuk dalam jenis…
- A. Etnobiologi deskriptif
- B. Etnobiologi historis (etnobiologi arkeologi)
- C. Etnobiologi kognitif
- D. Etnobiologi terapan
34. Teori determinisme lingkungan menyatakan bahwa…
- A. Lingkungan fisik menentukan budaya dan perilaku manusia secara langsung
- B. Manusia sepenuhnya bebas memilih cara beradaptasi
- C. Lingkungan hanya memberikan kemungkinan tanpa batasan
- D. Interaksi sosial lebih penting daripada lingkungan
35. Etnobiologi sebagai disiplin ilmu pengetahuan mulai berkembang pesat pada abad ke-20. Salah satu tonggak penting dalam perkembangan sejarah etnobiologi adalah publikasi pemikiran yang membedakan antara sistem pengetahuan tradisional (etnosains) dengan sistem pengetahuan ilmiah Barat. Pemikiran tersebut pertama kali dipopulerkan oleh tokoh antropologi yang juga memengaruhi perkembangan etnobiologi, yaitu…
- A. Claude Lévi-Strauss
- B. Harold C. Conklin
- C. Brent Berlin
- D. Roy A. Rappaport
36. Kolaborasi antara etnobiologi dan disiplin ilmu lain sangat penting dalam memahami hubungan manusia dengan alam. Pendekatan yang secara khusus menggabungkan perspektif ekologi, sejarah, dan antropologi untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan sumber daya alam oleh masyarakat lokal dalam kurun waktu panjang disebut sebagai…
- A. Arkeobotani
- B. Etnoekologi sejarah
- C. Biogeografi budaya
- D. Antropologi lingkungan
37. Dalam tipologi penelitian etnobiologi, dikenal suatu jenis penelitian yang berfokus pada bagaimana masyarakat mengklasifikasikan organisme dalam lingkungannya berdasarkan sistem kognitif dan linguistik mereka. Tipe penelitian ini secara spesifik disebut sebagai…
- A. Etnobiologi kognitif
- B. Etnobiologi utilitarian
- C. Ekologi budaya
- D. Etnoekologi
38. Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Konsep yang menjelaskan bahwa pemanfaatan tumbuhan oleh suatu kelompok etnis tidak hanya didasarkan pada ketersediaan hayati, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sejarah, migrasi, dan preferensi budaya, merupakan inti dari studi etnobotani yang menekankan pada aspek…
- A. Ekologi tumbuhan
- B. Antropologi botani
- C. Biogeografi budaya
- D. Farmakognosi
39. Konsep 'etnozoologi' tidak hanya mempelajari pengetahuan lokal tentang satwa, tetapi juga mencakup kajian tentang hubungan simbolis antara manusia dan hewan. Dalam perkembangannya, etnozoologi modern sering menggunakan pendekatan yang disebut 'etnozoologi kognitif' yang bertujuan untuk…
- A. Mengukur populasi satwa liar di suatu wilayah
- B. Memahami sistem klasifikasi dan kategorisasi hewan oleh masyarakat lokal
- C. Menilai nilai gizi protein hewani dari berbagai spesies
- D. Mendokumentasikan teknik berburu tradisional
40. Pendekatan dalam etnoekologi yang memandang bahwa pengetahuan ekologi tradisional (Traditional Ecological Knowledge/TEK) harus dipelajari sebagai suatu sistem yang dinamis, adaptif, dan terintegrasi dengan praktik pengelolaan sumber daya alam, merupakan inti dari perspektif…
- A. Determinisme lingkungan
- B. Posibilisme lingkungan
- C. Etnoekologi terapan
- D. Ekologi budaya
41. Dalam konteks keilmuan, etnobiologi dapat dipandang sebagai bidang yang bersifat interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin. Perbedaan mendasar antara pendekatan multidisiplin dan interdisiplin dalam etnobiologi adalah bahwa pendekatan interdisiplin…
- A. Melibatkan banyak disiplin ilmu yang bekerja sendiri-sendiri pada satu topik
- B. Mengintegrasikan konsep dan metode dari berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan pemahaman baru yang terpadu
- C. Hanya menggunakan satu disiplin ilmu inti yaitu biologi
- D. Berfokus pada penerapan praktis di lapangan tanpa teori
42. Konsep 'rubbish-heap' dalam etnoekologi dan etnobiologi merujuk pada fenomena di mana…
- A. Limbah rumah tangga masyarakat tradisional menjadi sumber nutrisi bagi tanaman liar
- B. Pengetahuan lokal tentang lingkungan dianggap sebagai 'sampah' oleh ilmu pengetahuan modern
- C. Situs arkeologi berupa tumpukan sampah dapur (midden) digunakan untuk merekonstruksi pola konsumsi masa lalu
- D. Spesies tumbuhan yang tidak berguna dibuang dan menjadi sampah ekologis
43. Teori determinisme lingkungan menyatakan bahwa lingkungan alam secara langsung menentukan kebudayaan manusia. Sebaliknya, teori posibilisme lingkungan berargumen bahwa lingkungan hanya menyediakan kemungkinan-kemungkinan (possibilities) yang dapat dipilih oleh manusia. Dalam konteks etnobiologi, perdebatan antara kedua teori ini paling relevan ketika menjelaskan…
- A. Persebaran bahasa-bahasa di Nusantara
- B. Variasi sistem pertanian dan domestikasi tumbuhan antar kelompok etnis di Indonesia
- C. Perbedaan warna kulit antar suku bangsa
- D. Perkembangan teknologi militer modern
44. Konsep 'Stop and Go Determinism' atau Neo-determinisme merupakan sintesis yang menyatakan bahwa lingkungan dapat membatasi (stop) sekaligus memfasilitasi (go) pilihan budaya. Dalam konteks Indonesia, konsep ini paling tepat menjelaskan bagaimana masyarakat di kepulauan Maluku mengelola sumber daya laut melalui sistem 'sasi' yang…
- A. Sepenuhnya bebas dari pengaruh kondisi ekologis
- B. Hanya ditentukan oleh aturan adat tanpa pertimbangan lingkungan
- C. Merupakan adaptasi budaya terhadap keterbatasan dan potensi sumber daya laut yang dimediasi oleh aturan adat
- D. Merupakan paksaan langsung dari kondisi lingkungan yang keras
45. Biogeografi Indonesia sangat dipengaruhi oleh sejarah geologi, terutama garis Wallace dan Weber. Garis Wallace memisahkan wilayah zoogeografi Indonesia bagian barat (Sunda) yang didominasi fauna Asia dari bagian timur (Sahul) yang didominasi fauna Australis. Kawasan di antara kedua garis tersebut, yang memiliki fauna campuran unik dan sering disebut sebagai zona transisi, dikenal sebagai…
- A. Paparan Sunda
- B. Paparan Sahul
- C. Wallacea
- D. Nusantara Tengah
46. Konsep lanskap dalam etnoekologi tidak hanya dipandang sebagai bentang alam fisik, tetapi juga sebagai representasi spasial yang sarat makna budaya. Salah satu pendekatan teoretis dalam studi etnoekologi lanskap adalah 'lanskap sebagai text' (landscape as text) yang berarti bahwa…
- A. Lanskap hanya dapat dipahami melalui peta topografi
- B. Lanskap mengandung simbol-simbol dan narasi budaya yang dapat 'dibaca' oleh masyarakat setempat
- C. Lanskap adalah objek estetika yang murni visual
- D. Lanskap harus dilindungi dari campur tangan manusia
47. Etika dalam akses dan pemanfaatan sumber daya genetik tumbuhan dan satwa diatur dalam kerangka internasional yang dikenal dengan 'Access and Benefit-Sharing' (ABS). Prinsip utama dari ABS adalah bahwa…
- A. Semua sumber daya genetik dapat diakses secara bebas tanpa aturan
- B. Negara penyedia sumber daya genetik berhak mendapatkan manfaat yang adil dari pemanfaatannya
- C. Hanya negara maju yang boleh meneliti keanekaragaman hayati
- D. Manfaat hanya diberikan kepada peneliti, bukan kepada masyarakat lokal
48. Dalam merencanakan desain penelitian etnobiologi, salah satu langkah krusial adalah menentukan unit analisis. Jika seorang peneliti ingin membandingkan pengetahuan etnobotani antara dua kelompok etnis yang berbeda di dua lokasi yang berbeda, maka unit analisis yang paling tepat adalah…
- A. Individu informan
- B. Spesies tumbuhan
- C. Kelompok etnis
- D. Plot sampel vegetasi
49. Sistematisasi dan pengolahan data dalam penelitian etnobiologi seringkali melibatkan teknik 'pile sort' atau 'pengurutan bertumpuk'. Tujuan utama dari teknik ini adalah untuk…
- A. Menghitung jumlah spesies yang disebutkan informan
- B. Mengetahui hubungan hierarkis dan jarak kognitif antar kategori atau spesies dalam pengetahuan masyarakat
- C. Mengukur biomassa suatu spesies
- D. Membuat peta distribusi spesies
50. Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) seringkali bertentangan dengan praktik lokal. Namun, konsep 'etnobiologi pedesaan' (rural ethnobiology) menawarkan perspektif bahwa…
- A. Masyarakat pedesaan harus meninggalkan kearifan lokalnya demi modernisasi
- B. Pengetahuan lokal dan praktik tradisional dapat menjadi landasan penting untuk pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan
- C. Pembangunan hanya bisa dilakukan oleh pihak eksternal
- D. Sumber daya alam pedesaan harus dieksploitasi semaksimal mungkin
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.