SPFI4310 — Mekanika Lanjut
1. Dalam analisis vektor, besaran yang memiliki nilai dan arah disebut…
- A. Skalar
- B. Vektor
- C. Tensor
- D. Matriks
2. Dalam sistem koordinat kartesian, vektor posisi suatu partikel dinyatakan sebagai r = xi + yj + zk. Turunan vektor posisi terhadap waktu menghasilkan…
- A. Kecepatan
- B. Percepatan
- C. Momentum
- D. Energi
3. Sebuah partikel bergerak dalam satu dimensi dengan gaya F = -kx. Gerak yang dihasilkan adalah…
- A. Gerak lurus beraturan
- B. Gerak lurus berubah beraturan
- C. Gerak harmonik sederhana
- D. Gerak parabola
4. Dalam dinamika partikel dua dimensi, hukum kedua Newton F = m a dapat diuraikan menjadi komponen…
- A. Fx = m ax dan Fy = m ay
- B. Fx = m ay dan Fy = m ax
- C. F = m v
- D. F = m dv/dt
5. Getaran harmonik teredam memiliki persamaan gerak mx'' + bx' + kx = 0. Jika b^2 < 4mk, maka sistem berada dalam kondisi…
- A. Teredam kritis
- B. Teredam berlebih
- C. Teredam kurang
- D. Tanpa redaman
6. Dalam getaran harmonik dalam bidang, superposisi dua getaran harmonik tegak lurus dengan frekuensi sama menghasilkan lintasan berbentuk…
- A. Garis lurus
- B. Lingkaran
- C. Elips
- D. Lissajous
7. Gaya konservatif memiliki sifat bahwa usaha yang dilakukan tidak bergantung pada…
- A. Besar gaya
- B. Massa benda
- C. Lintasan yang ditempuh
- D. Waktu tempuh
8. Dalam gaya sentral, momentum sudut partikel terhadap pusat gaya bersifat…
- A. Berubah terhadap waktu
- B. Konstan
- C. Nol
- D. Bergantung massa
9. Medan gravitasi di sekitar bumi memiliki potensial V(r) = -GM/r. Gaya gravitasi yang bekerja pada partikel bermassa m adalah…
- A. F = -GMm/r^2
- B. F = -GMm/r
- C. F = GMm/r^2
- D. F = GMm/r
10. Gaya nonkonservatif seperti gesekan memiliki sifat…
- A. Usahanya bergantung lintasan
- B. Energi mekanik kekal
- C. Potensial dapat didefinisikan
- D. Gaya selalu berlawanan arah gerak
11. Pusat massa sistem partikel bergerak seolah-olah seluruh massa terkonsentrasi di titik tersebut dan dikenai…
- A. Gaya total dari dalam sistem
- B. Gaya total dari luar sistem
- C. Gaya nol
- D. Gaya gravitasi
12. Massa tereduksi untuk dua partikel bermassa m1 dan m2 didefinisikan sebagai…
- A. μ = m1m2/(m1+m2)
- B. μ = m1+m2
- C. μ = m1m2
- D. μ = (m1+m2)/m1m2
13. Pusat massa suatu benda tegar homogen berbentuk batang seragam terletak di…
- A. Ujung batang
- B. Tengah batang
- C. Sepertiga batang
- D. Seperempat batang
14. Momentum sudut benda tegar yang berotasi dengan kecepatan sudut ω terhadap sumbu tetap dinyatakan sebagai L = Iω, dengan I adalah…
- A. Massa benda
- B. Momen inersia
- C. Kecepatan linear
- D. Energi kinetik
15. Energi kinetik rotasi benda tegar dinyatakan sebagai…
- A. (1/2)mv^2
- B. (1/2)Iω^2
- C. Iω
- D. mgh
16. Persamaan Euler untuk benda tegar dalam kerangka acuan yang berputar bersama benda digunakan untuk menganalisis…
- A. Gerak translasi
- B. Gerak rotasi dengan sumbu utama
- C. Gerak harmonik
- D. Gerak parabola
17. Dalam persamaan Lagrange, fungsi Lagrangian L didefinisikan sebagai…
- A. L = T – V
- B. L = T + V
- C. L = T
- D. L = V
18. Dalam analisis vektor, hasil perkalian silang antara dua vektor A dan B akan menghasilkan vektor yang memiliki sifat tertentu. Jika A = (1, 2, 3) dan B = (4, 5, 6), maka besar perkalian silang A × B adalah…
- A. (-3, 6, -3)
- B. (3, -6, 3)
- C. (-3, 6, 3)
- D. (3, 6, -3)
19. Sebuah partikel bergerak dalam bidang dengan vektor posisi r(t) = (3t² + 2t) i + (4t – 1) j. Kecepatan partikel pada saat t = 2 detik adalah…
- A. (14 i + 4 j) m/s
- B. (12 i + 4 j) m/s
- C. (14 i + 8 j) m/s
- D. (12 i + 8 j) m/s
20. Sebuah partikel bergerak dalam satu dimensi di bawah pengaruh gaya F(x) = -2x N. Jika massa partikel 1 kg, dan partikel mulai dari x = 5 m dengan kecepatan 4 m/s, maka kecepatan partikel saat x = 3 m adalah…
- A. 2 m/s
- B. 4 m/s
- C. 6 m/s
- D. 8 m/s
21. Dalam dinamika partikel dua dimensi, sebuah partikel bermassa 2 kg dilempar dengan kecepatan awal 10 m/s pada sudut 30° terhadap horizontal. Gaya gesek udara diabaikan, dan percepatan gravitasi g = 10 m/s². Komponen kecepatan horizontal partikel pada titik tertinggi adalah…
- A. 5√3 m/s
- B. 5 m/s
- C. 10 m/s
- D. 0 m/s
22. Getaran harmonik sederhana terjadi ketika gaya pemulih sebanding dengan simpangan. Sebuah pegas memiliki konstanta 100 N/m dan massa beban 0.5 kg. Jika amplitudo getaran 0.1 m, maka kecepatan maksimum osilasi adalah…
- A. √2 m/s
- B. √20 m/s
- C. √10 m/s
- D. 2 m/s
23. Dalam getaran harmonik dalam bidang, sebuah partikel bergerak dalam lintasan elips yang dinyatakan oleh x = 3 cos(ωt) dan y = 4 sin(ωt). Lintasan partikel tersebut berbentuk…
- A. Lingkaran dengan jari-jari 5
- B. Elips dengan sumbu panjang 4 dan sumbu pendek 3
- C. Elips dengan sumbu panjang 3 dan sumbu pendek 4
- D. Garis lurus dengan kemiringan 4/3
24. Medan gaya konservatif memiliki sifat bahwa usaha yang dilakukan tidak bergantung pada lintasan. Jika gaya F(x, y) = (2xy, x²), maka pernyataan berikut yang benar adalah…
- A. Gaya tersebut konservatif karena curl F = 0
- B. Gaya tersebut nonkonservatif karena curl F ≠ 0
- C. Gaya tersebut konservatif karena divergensi F = 0
- D. Gaya tersebut nonkonservatif karena divergensi F ≠ 0
25. Gaya sentral adalah gaya yang selalu mengarah ke atau menjauhi titik pusat tetap. Contoh gaya sentral adalah gaya gravitasi. Jika sebuah partikel bergerak di bawah gaya sentral, besaran yang kekal adalah…
- A. Momentum linear
- B. Energi kinetik
- C. Momentum sudut
- D. Kecepatan
26. Medan gravitasi di sekitar Bumi dapat dianggap sebagai medan gaya konservatif. Potensial gravitasi pada jarak r dari pusat Bumi (dengan asumsi M = massa Bumi dan G = konstanta gravitasi) adalah…
- A. -GM/r
- B. GM/r
- C. -GM/r²
- D. GM/r²
27. Sebuah pegas dengan konstanta k = 200 N/m dikenai gaya nonkonservatif yang menyebabkan redaman. Persamaan gerak untuk sistem pegas-massa dengan redaman adalah m x'' + b x' + k x = 0. Jika m = 2 kg dan b = 10 Ns/m, maka jenis redaman yang terjadi adalah…
- A. Kurang redam
- B. Redaman kritis
- C. Lebih redam
- D. Tanpa redaman
28. Dalam sistem partikel, pusat massa beberapa partikel dengan massa m1 = 2 kg di (0,0), m2 = 3 kg di (4,0), dan m3 = 5 kg di (0,6) adalah…
- A. (1.2, 3)
- B. (1.2, 2.4)
- C. (0.8, 2.4)
- D. (0.8, 3)
29. Dalam sistem dua partikel yang berinteraksi melalui gaya internal, massa tereduksi didefinisikan sebagai μ = m1 m2/(m1+m2). Jika m1 = 2 kg dan m2 = 8 kg, maka massa tereduksi adalah…
- A. 1.6 kg
- B. 2.0 kg
- C. 3.2 kg
- D. 4.0 kg
30. Pusat massa benda tegar berbentuk batang homogen dengan panjang L dan massa M, jika batang diletakkan pada sumbu x dari x=0 hingga x=L, terletak di…
- A. x = L/2
- B. x = L/4
- C. x = 0
- D. x = L/3
31. Momentum sudut benda tegar yang berotasi terhadap sumbu tetap diberikan oleh L = Iω. Jika momen inersia suatu benda sebesar 4 kg m² dan kecepatan sudut 3 rad/s, maka besar momentum sudut adalah…
- A. 7 kg m²/s
- B. 12 kg m²/s
- C. 1.33 kg m²/s
- D. 48 kg m²/s
32. Momen inersia silinder pejal homogen bermassa M dan jari-jari R terhadap sumbu yang melalui pusat massa dan sejajar sumbu silinder adalah…
- A. ½ MR²
- B. MR²
- C. ⅖ MR²
- D. ⅓ MR²
33. Energi kinetik rotasi benda tegar yang berotasi dengan kecepatan sudut ω dan momen inersia I adalah…
- A. ½ I ω²
- B. I ω²
- C. ½ I² ω
- D. I ω
34. Persamaan Lagrange untuk suatu sistem dinyatakan sebagai d/dt(∂L/∂q̇) – ∂L/∂q = 0. Jika Lagrangian L = ½ m ẋ² – ½ k x², maka persamaan gerak yang diperoleh adalah…
- A. m x'' + k x = 0
- B. m x'' – k x = 0
- C. m x' + k x = 0
- D. m x'' + k x' = 0
35. Dalam kinematika partikel, vektor posisi r(t) = x(t)i + y(t)j. Jika kelajuan partikel konstan, maka pernyataan yang benar tentang percepatan partikel adalah…
- A. percepatan selalu nol
- B. percepatan dapat tidak nol jika lintasan melengkung
- C. percepatan selalu searah dengan kecepatan
- D. percepatan selalu tegak lurus dengan kecepatan
36. Sistem koordinat polar dinyatakan dalam (r, θ). Komponen kecepatan dalam arah radial adalah…
- A. r θ̇
- B. ṙ
- C. ṙθ̇
- D. θ̇
37. Sebuah partikel bergerak dalam satu dimensi di bawah pengaruh gaya F(x) = -kx. Jika massa partikel m, persamaan gerak partikel adalah…
- A. m ẍ = -kx
- B. m ẍ = kx
- C. m ẋ = -kx
- D. m ẋ = kx
38. Dalam dinamika partikel dua dimensi, sebuah partikel bergerak di bawah gaya F = -kr (vektor posisi). Gerak partikel tersebut termasuk…
- A. gerak lurus beraturan
- B. gerak harmonik sederhana
- C. gerak melingkar beraturan
- D. gerak parabola
39. Getaran harmonik teredam kritis terjadi jika koefisien redaman b memenuhi…
- A. b = 2√(km)
- B. b = 0
- C. b > 2√(km)
- D. b < 2√(km)
40. Dua getaran harmonik searah dengan frekuensi sama dan beda fase φ menghasilkan amplitudo resultan maksimum jika φ bernilai…
- A. 0
- B. π/2
- C. π
- D. 3π/2
41. Gaya konservatif memiliki ciri bahwa usaha yang dilakukannya pada lintasan tertutup adalah…
- A. positif
- B. negatif
- C. nol
- D. bergantung pada lintasan
42. Partikel bergerak dalam medan gaya sentral. Besaran yang selalu kekal adalah…
- A. momentum linear
- B. momentum sudut
- C. energi potensial
- D. kecepatan
43. Medan gravitasi oleh bola homogen bermassa M dan jari-jari R pada jarak r > R dari pusatnya, besar medan gravitasi g adalah…
- A. g = GM/r²
- B. g = 0
- C. g = GM/r
- D. g = GMr/R³
44. Sebuah pegas dengan konstanta k ditarik sejauh x dari posisi setimbang. Energi potensial pegas adalah…
- A. ½ k x²
- B. k x²
- C. ½ k x
- D. k x
45. Contoh gaya nonkonservatif adalah…
- A. gaya gravitasi
- B. gaya pegas
- C. gaya gesek
- D. gaya listrik statis
46. Pusat massa sistem dua partikel dengan massa m1 dan m2 terletak pada posisi…
- A. r_cm = (m1 r1 + m2 r2)/(m1 + m2)
- B. r_cm = (m1 r1 – m2 r2)/(m1 + m2)
- C. r_cm = (r1 + r2)/2
- D. r_cm = (m1 r2 + m2 r1)/(m1 + m2)
47. Untuk sistem dua partikel tanpa gaya eksternal, momentum sudut total terhadap pusat massa dapat dinyatakan sebagai…
- A. momentum sudut masing-masing partikel
- B. massa tereduksi dikali kecepatan relatif
- C. massa tereduksi dikali jari-jari dikali kecepatan sudut relatif
- D. nol
48. Momen inersia bola pejal homogen bermassa M dan jari-jari R terhadap sumbu yang melalui pusatnya adalah…
- A. ⅖ M R²
- B. ⅓ M R²
- C. ⅔ M R²
- D. M R²
49. Persamaan Lagrange untuk sistem dengan koordinat umum q dan Lagrangian L = T – V adalah…
- A. d/dt(∂L/∂q̇) – ∂L/∂q = 0
- B. d/dt(∂L/∂q) – ∂L/∂q̇ = 0
- C. ∂L/∂q – d/dt(∂L/∂q̇) = 0
- D. d/dt(∂L/∂q̇) + ∂L/∂q = 0
50. Dalam mekanika Hamilton, fungsi Hamilton H didefinisikan sebagai…
- A. H = T + V
- B. H = T – V
- C. H = p q̇ – L
- D. H = L – p q̇
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.