SPBI4405 — Second Language Acquisition
1. Istilah “first language” (L1) merujuk pada bahasa yang diperoleh seseorang secara…
- A. Formal melalui instruksi di sekolah sejak usia dini
- B. Alamiah sejak masa kanak-kanak tanpa instruksi formal
- C. Terstruktur dengan metode tata bahasa yang sistematis
- D. Sadar melalui paparan media dan lingkungan sosial
2. Cakupan Second Language Acquisition (SLA) sebagai disiplin ilmu mencakup studi tentang…
- A. Bagaimana manusia memperoleh bahasa selain bahasa pertamanya
- B. Metode pengajaran bahasa asing di tingkat perguruan tinggi
- C. Perbandingan sistem fonologi antara dua bahasa berbeda
- D. Kebijakan pemerintah dalam penggunaan bahasa nasional
3. Perbedaan utama antara “second language” dan “foreign language” terletak pada…
- A. Tingkat kesulitan bahasa yang dipelajari oleh penutur
- B. Usia pelajar pada saat memulai proses pembelajaran
- C. Konteks lingkungan di mana bahasa tersebut digunakan
- D. Jumlah kosakata yang harus dikuasai oleh pelajar
4. Perkembangan SLA sebagai bidang studi ilmiah yang mandiri mulai diakui secara luas pada dekade…
- A. 1940-an
- B. 1950-an
- C. 1980-an
- D. 1960-an hingga 1970-an
5. Pandangan teoritis Behaviourisme menjelaskan pemerolehan bahasa pertama (L1) sebagai hasil dari…
- A. Kemampuan bawaan yang sudah ada sejak lahir pada manusia
- B. Proses pembiasaan melalui stimulus, respons, dan penguatan
- C. Perkembangan kognitif umum yang berjalan seiring pertumbuhan
- D. Interaksi sosial yang bermakna antara anak dan lingkungannya
6. Pandangan Nativist tentang pemerolehan L1, terutama yang dikemukakan Chomsky, berpusat pada konsep…
- A. Language Acquisition Device (LAD) sebagai kapasitas bawaan manusia
- B. Keunggulan metode imitasi dalam pemerolehan kosakata
- C. Peran orang tua dalam membentuk kompetensi bahasa anak
- D. Pentingnya paparan bahasa formal sejak usia sangat dini
7. Pandangan Interaksionisme dalam pemerolehan L1 menekankan bahwa bahasa diperoleh melalui…
- A. Pengulangan pola kalimat secara mekanis dan sistematis
- B. Kapasitas bawaan yang sudah terprogram secara genetis
- C. Kombinasi kapasitas bawaan dan interaksi dengan lingkungan sosial
- D. Penguasaan kosakata sebagai fondasi tata bahasa yang lengkap
8. Acculturation Theory yang dikemukakan oleh Schumann menjelaskan keberhasilan SLA terutama ditentukan oleh…
- A. Tingkat kecerdasan dan kemampuan memori pelajar bahasa
- B. Frekuensi latihan tata bahasa secara formal di kelas
- C. Kemampuan pelajar dalam menghafal kosakata target
- D. Seberapa jauh pelajar berakulturasi ke dalam komunitas target
9. Konsep “Comprehensible Input” dalam SLA pertama kali diperkenalkan oleh…
- A. Vygotsky
- B. Krashen
- C. Schumann
- D. Chomsky
10. Dalam Krashen’s Input Hypothesis, notasi “i+1” berarti bahwa input yang ideal bagi pelajar adalah…
- A. Input yang sedikit di atas level kemampuan pelajar saat ini
- B. Input yang sesuai persis dengan kemampuan pelajar saat ini
- C. Input yang jauh lebih sulit agar pelajar tertantang maksimal
- D. Input yang diulang sebanyak satu kali tambahan dari biasanya
11. Universal Grammar (UG) dalam konteks SLA mengacu pada…
- A. Buku tata bahasa yang berlaku untuk semua bahasa di dunia
- B. Metode pengajaran tata bahasa yang diterima secara internasional
- C. Seperangkat prinsip dan parameter bahasa yang bersifat bawaan
- D. Kemampuan pelajar dalam menguasai tata bahasa secara mandiri
12. Output Hypothesis yang dikemukakan oleh Swain menyatakan bahwa produksi bahasa pelajar berfungsi untuk…
- A. Menggantikan input sehingga pelajar tidak perlu banyak mendengar
- B. Mengukur seberapa banyak kosakata yang telah dikuasai pelajar
- C. Membuktikan bahwa pelajar telah berhasil memahami materi ajar
- D. Mendorong kesadaran pelajar terhadap kesenjangan kompetensi bahasanya
13. Interaction Hypothesis yang dikemukakan oleh Long menekankan peran penting dari…
- A. Penguasaan tata bahasa eksplisit sebelum berkomunikasi secara lisan
- B. Negosiasi makna dalam percakapan untuk memperlancar pemerolehan
- C. Banyaknya kosakata yang dipaparkan kepada pelajar setiap hari
- D. Koreksi kesalahan secara langsung dan konsisten oleh pengajar
14. Socio-Cultural Theory dalam SLA yang bersumber dari pemikiran Vygotsky menekankan bahwa pemerolehan bahasa terjadi melalui…
- A. Mediasi sosial dan interaksi dengan individu yang lebih kompeten
- B. Kemampuan bawaan yang berkembang tanpa pengaruh lingkungan
- C. Penguatan positif dari pengajar dalam setiap sesi latihan bahasa
- D. Pemrosesan informasi secara individual yang terpisah dari konteks sosial
15. Connectionism sebagai teori dalam SLA memandang pemerolehan bahasa sebagai proses…
- A. Aktivasi tata bahasa universal yang sudah tersimpan secara genetis
- B. Pembentukan kebiasaan melalui penguatan stimulus dan respons
- C. Penguatan koneksi neural berdasarkan frekuensi paparan bahasa
- D. Penghafalan pola kalimat yang diulang secara sistematis
16. Natural/Informal Exposure dalam konteks SLA mengacu pada…
- A. Program immersion yang dirancang secara formal oleh institusi pendidikan
- B. Kegiatan mendengarkan siaran radio berbahasa asing secara terprogram
- C. Latihan percakapan terpandu yang dilakukan di laboratorium bahasa
- D. Paparan bahasa target yang terjadi secara alami dalam kehidupan sehari-hari
17. Acculturation Attitudes dalam pembelajaran bahasa kedua mencerminkan…
- A. Kemampuan kognitif pelajar dalam memproses aturan tata bahasa
- B. Sikap pelajar terhadap komunitas dan budaya bahasa target
- C. Preferensi metodologi pengajaran yang dipilih oleh pengajar
- D. Tingkat penguasaan kosakata akademik yang dicapai pelajar
18. Seorang pelajar bahasa Inggris memperhatikan bahwa ia sering salah dalam penggunaan artikel “a” dan “the” padahal sudah lama belajar. Berdasarkan Output Hypothesis Swain, pengamatan pelajar ini berfungsi sebagai…
- A. Noticing the gap, yaitu kesadaran terhadap kesenjangan kompetensinya
- B. Bukti bahwa pelajar kurang mendapatkan input yang memadai
- C. Tanda bahwa pelajar perlu mengganti metode belajarnya secara total
- D. Indikasi pelajar perlu kembali ke level pembelajaran yang lebih dasar
19. Negotiated Interaction for Meaning dalam SLA merujuk pada proses komunikasi di mana…
- A. Pengajar menentukan topik percakapan yang relevan bagi pelajar
- B. Pelajar menerjemahkan makna dari L1 ke dalam L2 secara harfiah
- C. Penutur bekerja sama untuk mengatasi hambatan komunikasi dan menyamakan pemahaman
- D. Pengajar memberikan definisi eksplisit untuk setiap kosakata baru
20. Dalam konteks SLA, “Concrete Reference and Frequency” berkaitan dengan pentingnya…
- A. Menggunakan kamus untuk mencari makna kata yang tidak diketahui
- B. Menetapkan target jumlah kata yang dipelajari setiap minggunya
- C. Memilih bahan ajar yang sesuai dengan minat dan profesi pelajar
- D. Paparan berulang terhadap kata dalam konteks yang nyata dan konkret
21. Faktor usia dalam SLA, khususnya konsep “Age of Acquisition,” berkaitan erat dengan hipotesis…
- A. Input Hypothesis yang menekankan pentingnya kualitas materi ajar
- B. Critical Period Hypothesis yang menyatakan adanya periode sensitif pemerolehan
- C. Output Hypothesis yang menekankan produksi bahasa oleh pelajar
- D. Acculturation Theory yang berfokus pada adaptasi sosial pelajar
22. Penelitian tentang pengaruh usia terhadap SLA umumnya menunjukkan bahwa pelajar anak-anak lebih unggul dibandingkan orang dewasa dalam aspek…
- A. Pencapaian aksen dan pelafalan yang mendekati penutur asli
- B. Kecepatan mempelajari kosakata akademik dan teknis
- C. Penguasaan tata bahasa eksplisit dalam waktu yang singkat
- D. Kemampuan memahami teks tertulis yang kompleks dan panjang
23. Motivasi Integratif dalam SLA, menurut Gardner dan Lambert, adalah motivasi yang didorong oleh keinginan untuk…
- A. Mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi dengan menggunakan bahasa target
- B. Memenuhi persyaratan akademik di universitas atau lembaga pendidikan
- C. Bergabung dan berintegrasi dengan komunitas penutur bahasa target
- D. Menyelesaikan ujian sertifikasi bahasa dengan nilai yang memuaskan
24. Perbedaan antara Motivasi Integratif dan Motivasi Instrumental dalam SLA terletak pada…
- A. Intensitas usaha yang dicurahkan pelajar dalam belajar bahasa
- B. Tingkat kesulitan bahasa target yang ingin dikuasai pelajar
- C. Jenis strategi belajar yang digunakan oleh pelajar bahasa
- D. Tujuan yang mendasari keinginan pelajar untuk menguasai bahasa
25. Dalam SLA, “Learning Style” pelajar merujuk pada…
- A. Strategi khusus yang digunakan pelajar untuk mengingat kosakata
- B. Cara pelajar cenderung memproses dan memahami informasi baru
- C. Tingkat kemampuan kognitif pelajar dalam memecahkan masalah
- D. Preferensi pelajar dalam memilih topik percakapan tertentu
26. Personality dalam konteks SLA paling sering dikaitkan dengan variabel afektif seperti…
- A. Tingkat kecemasan berbahasa dan kesediaan berkomunikasi
- B. Kemampuan memori jangka pendek dan jangka panjang
- C. Kecepatan membaca teks bahasa target secara mandiri
- D. Kapasitas otak dalam memproses bunyi bahasa asing
27. Sociocultural Aspects dalam SLA mencakup pengaruh faktor seperti…
- A. Kemampuan fonologi dan morfologi pelajar dalam L1-nya
- B. Frekuensi penggunaan kamus saat membaca teks bahasa target
- C. Identitas budaya, kelas sosial, dan hubungan kekuasaan dalam masyarakat
- D. Jumlah jam pelajaran bahasa yang diterima pelajar per minggu
28. Seorang pelajar dewasa yang baru pindah ke negara berbahasa Inggris merasa takut berbicara karena khawatir membuat kesalahan. Faktor individual apakah yang paling dominan dalam kasus ini?
- A. Learning Style yang tidak sesuai dengan metode pengajaran
- B. Motivasi Instrumental yang rendah terhadap bahasa target
- C. Kurangnya paparan input yang komprehensif di lingkungan baru
- D. Kecemasan berbahasa yang berkaitan dengan faktor kepribadian
29. Istilah “Interlanguage” dalam SLA pertama kali diperkenalkan oleh…
- A. Krashen
- B. Selinker
- C. Chomsky
- D. Vygotsky
30. Interlanguage didefinisikan sebagai sistem linguistik yang…
- A. Bersifat dinamis dan berkembang, berada di antara L1 dan L2 target
- B. Merupakan campuran acak antara L1 dan bahasa target pelajar
- C. Hanya ditemukan pada pelajar yang belajar bahasa tanpa instruksi formal
- D. Merupakan versi rusak dari bahasa target yang tidak dapat diperbaiki
31. Linguistic Transfer dalam konteks interlanguage terjadi ketika pelajar…
- A. Mempelajari kosakata baru dengan cara menghubungkannya pada gambar
- B. Menghindari penggunaan struktur bahasa yang dianggap terlalu sulit
- C. Menerapkan aturan atau pola dari L1 ke dalam produksi L2-nya
- D. Menggunakan kode bahasa yang beralih antara L1 dan L2 secara bergantian
32. Transfer negatif atau interferensi dalam SLA adalah kondisi di mana fitur L1 pelajar…
- A. Membantu pelajar memahami tata bahasa bahasa target dengan lebih cepat
- B. Membuat pelajar lebih mudah mengingat kosakata bahasa target
- C. Meningkatkan kelancaran pelajar dalam berbicara menggunakan L2
- D. Menghambat atau menghasilkan kesalahan dalam produksi L2 pelajar
33. Overuse dalam interlanguage terjadi ketika pelajar…
- A. Sama sekali tidak menggunakan struktur tertentu dalam L2
- B. Menggunakan struktur atau bentuk tertentu secara berlebihan melampaui batasnya
- C. Menggabungkan dua bahasa dalam satu kalimat secara bergantian
- D. Menerjemahkan kalimat dari L1 secara harfiah ke dalam L2
34. Avoidance sebagai strategi dalam interlanguage terjadi ketika pelajar…
- A. Secara sengaja menghindari penggunaan bentuk bahasa yang dianggap sulit
- B. Terlalu sering menggunakan bentuk tertentu di luar konteks yang sesuai
- C. Mencampur unsur L1 dan L2 dalam satu tuturan tanpa sadar
- D. Mengulang kesalahan yang sama meskipun sudah mendapat koreksi
35. Interlanguage Fossilization merujuk pada fenomena di mana…
- A. Pelajar mencapai tingkat kefasihan yang setara dengan penutur asli
- B. Pelajar secara cepat beralih dari satu bahasa ke bahasa lain
- C. Kesalahan bahasa tertentu menjadi permanen dan tidak berkembang lagi
- D. Pelajar kehilangan kemampuan bahasa pertamanya karena terlalu lama di luar negeri
36. Seorang pelajar bahasa Jepang yang berbahasa ibu Indonesia selalu menghilangkan subjek dalam kalimat bahasa Jepang karena dalam bahasa Indonesia subjek juga sering dihilangkan. Fenomena ini paling tepat disebut sebagai…
- A. Fossilization, karena kesalahan ini sudah tidak dapat diperbaiki
- B. Avoidance, karena pelajar menghindari penggunaan subjek dalam kalimat
- C. Overuse, karena pelajar terlalu sering menggunakan kalimat tanpa subjek
- D. Transfer positif dari L1, karena fitur yang sama membantu produksi L2
37. Code-Switching dalam konteks bilingual dan interlanguage didefinisikan sebagai…
- A. Proses menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lainnya secara formal
- B. Peralihan penggunaan dua bahasa atau lebih dalam satu konteks tuturan
- C. Kemampuan memahami dua bahasa tanpa harus berbicara menggunakannya
- D. Kesalahan pelajar yang mencampur kosakata dari dua bahasa berbeda
38. Bilingualism dalam SLA secara umum merujuk pada kemampuan seseorang untuk…
- A. Menggunakan dua bahasa dengan tingkat kompetensi tertentu
- B. Menerjemahkan teks antara dua bahasa secara profesional
- C. Mengajarkan dua bahasa kepada kelompok pelajar yang berbeda
- D. Memahami teks tertulis dalam dua bahasa tanpa berbicara
39. Seorang pelajar bahasa Prancis yang berbahasa ibu Inggris selalu mengucapkan bunyi /r/ dengan cara yang khas bahasa Inggris meskipun sudah bertahun-tahun belajar. Fenomena ini dalam SLA paling tepat disebut…
- A. Code-Switching, karena pelajar bergantian menggunakan dua sistem bunyi
- B. Avoidance, karena pelajar menghindari pengucapan bunyi yang sulit
- C. Fossilization, karena kesalahan fonologis tersebut sudah menetap
- D. Overuse, karena pelajar terlalu sering menggunakan bunyi dari L1
40. Karakteristik utama pelajar SLA yang membedakannya dari penutur asli adalah…
- A. Pelajar SLA tidak pernah dapat mencapai kompetensi komunikatif
- B. Pelajar SLA hanya dapat memahami bahasa target secara reseptif
- C. Pelajar SLA tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan strategi komunikasi
- D. Pelajar SLA memiliki pengetahuan L1 yang memengaruhi proses belajar L2
41. Karakteristik Pembelajaran SLA yang membedakan pelajar dewasa dari pelajar anak dalam hal strategi kognitif adalah…
- A. Pelajar dewasa lebih bergantung pada imitasi dibanding analisis
- B. Pelajar dewasa lebih mampu menggunakan strategi metalinguistik secara sadar
- C. Pelajar dewasa memperoleh pelafalan yang lebih akurat dari pelajar anak
- D. Pelajar dewasa lebih termotivasi secara integratif daripada pelajar anak
42. Pendekatan Komunikatif (Communicative Language Teaching) dalam pembelajaran L2 mengutamakan…
- A. Kemampuan berkomunikasi secara bermakna dalam konteks nyata
- B. Penguasaan aturan tata bahasa secara eksplisit dan sistematis
- C. Penghafalan pola kalimat melalui drill dan pengulangan mekanis
- D. Penerjemahan teks sastra untuk memahami struktur bahasa target
43. Metode Grammar-Translation dalam pembelajaran L2 ditandai oleh ciri utama berupa…
- A. Penekanan pada komunikasi lisan dan interaksi bermakna di kelas
- B. Penggunaan tugas komunikatif sebagai inti kegiatan pembelajaran
- C. Penjelasan aturan tata bahasa dan latihan penerjemahan teks
- D. Paparan bahasa target melalui lagu dan cerita interaktif
44. Metode Audio-Lingual dalam pembelajaran L2 dikembangkan atas dasar pandangan teoritis…
- A. Nativisme yang menekankan kapasitas bawaan manusia dalam berbahasa
- B. Konstruktivisme yang menekankan peran aktif pelajar dalam pembelajaran
- C. Interaksionisme yang menekankan negosiasi makna dalam percakapan
- D. Behaviourisme yang menekankan pembiasaan melalui drill dan penguatan
45. Task-Based Language Teaching (TBLT) sebagai pendekatan pembelajaran L2 menempatkan “tugas” (task) sebagai…
- A. Latihan tata bahasa tambahan setelah penjelasan materi utama
- B. Unit utama pembelajaran yang mendorong penggunaan bahasa bermakna
- C. Alat penilaian untuk mengukur kemampuan tata bahasa pelajar
- D. Kegiatan opsional yang dilakukan setelah penjelasan kosakata selesai
46. Jika seorang pelajar bahasa Arab yang berbahasa ibu Indonesia menambahkan bunyi vokal setelah konsonan akhir karena dalam bahasa Indonesia tidak ada konsonan akhir tanpa vokal, fenomena ini merupakan contoh…
- A. Transfer negatif dari L1 yang mengakibatkan interferensi fonologis
- B. Transfer positif yang membantu pelajar menguasai bunyi bahasa Arab
- C. Fossilization karena kesalahan pelafalan sudah menjadi permanen
- D. Avoidance karena pelajar menghindari penggunaan konsonan akhir
47. Apabila dua orang pelajar dari latar belakang L1 yang berbeda menunjukkan kesalahan yang sama dalam L2, kesalahan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh…
- A. Transfer negatif dari masing-masing bahasa pertama mereka
- B. Kurangnya motivasi instrinsik dalam mempelajari bahasa target
- C. Proses perkembangan interlanguage yang bersifat universal
- D. Fossilization yang terjadi pada tahap yang sama dalam pembelajaran
48. Pendekatan Natural dalam pembelajaran bahasa yang dikaitkan dengan Krashen berpendapat bahwa tata bahasa sebaiknya…
- A. Diajarkan secara eksplisit dan sistematis sebelum pelajar berkomunikasi
- B. Dihafal melalui drill dan pengulangan dalam situasi kelas yang terstruktur
- C. Diuji secara berkala melalui tes tertulis untuk mengukur kemajuan pelajar
- D. Diperoleh secara alami melalui paparan input yang bermakna, bukan diajarkan
49. Dibandingkan Behaviourisme, teori Connectionism lebih mampu menjelaskan SLA karena…
- A. Connectionism menekankan pentingnya penguatan dalam pembentukan kebiasaan
- B. Connectionism memperhitungkan peran frekuensi dan distribusi input secara lebih rinci
- C. Connectionism menolak peran lingkungan dalam proses pemerolehan bahasa
- D. Connectionism hanya berfokus pada kemampuan produksi oral pelajar
50. Implikasi utama Socio-Cultural Theory Vygotsky terhadap pembelajaran L2 di kelas adalah pentingnya…
- A. Scaffolding dan kolaborasi antara pelajar dan pihak yang lebih kompeten
- B. Penghafalan kosakata secara mandiri tanpa bergantung pada orang lain
- C. Instruksi tata bahasa eksplisit sebelum pelajar melakukan percakapan
- D. Pembatasan penggunaan L1 agar pelajar memaksimalkan paparan L2
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.