PWKL4308 — Teori Perencanaan
1. Dalam teori perencanaan, esensi perencanaan berkaitan erat dengan upaya untuk mencapai tujuan tertentu. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi perencanaan?
- A. Perencanaan adalah proses pengambilan keputusan yang sistematis dan rasional untuk mencapai tujuan masa depan
- B. Perencanaan merupakan proses yang bersifat reaktif terhadap perubahan lingkungan
- C. Perencanaan adalah aktivitas yang hanya dilakukan oleh pemerintah pusat
- D. Perencanaan hanya berfokus pada aspek fisik dan tata ruang
2. Salah satu karakteristik penting dalam perencanaan adalah adanya keterkaitan antara masa kini dan masa depan. Pernyataan yang tepat mengenai hal ini adalah bahwa perencanaan bertujuan untuk…
- A. Mengabaikan kondisi masa lalu demi fokus pada masa depan
- B. Memastikan semua sumber daya digunakan secara optimal untuk kebutuhan saat ini
- C. Menghubungkan tindakan saat ini dengan tujuan yang ingin dicapai di masa mendatang
- D. Menunda semua keputusan hingga informasi masa depan tersedia
3. Dalam konteks esensi perencanaan, mana dari pernyataan berikut yang benar mengenai peran data dan informasi?
- A. Data dan informasi merupakan dasar untuk analisis dan pengambilan keputusan dalam perencanaan
- B. Data hanya digunakan untuk memvalidasi rencana yang sudah jadi
- C. Data dan informasi tidak diperlukan karena perencanaan didasarkan pada intuisi
- D. Data hanya diperlukan pada tahap akhir perencanaan
4. Esensi perencanaan menekankan pada pengelolaan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan. Manakah pernyataan yang paling sesuai dengan prinsip ini?
- A. Perencanaan mengabaikan keterbatasan sumber daya karena fokus pada tujuan
- B. Sumber daya harus digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai hasil yang diinginkan
- C. Pengelolaan sumber daya hanya dilakukan oleh pihak swasta
- D. Perencanaan hanya membutuhkan sumber daya yang tidak terbatas
5. Fungsi perencanaan dalam organisasi publik antara lain sebagai alat koordinasi. Manakah contoh penerapan fungsi koordinasi ini?
- A. Menyusun anggaran tahunan tanpa melibatkan unit lain
- B. Mendelegasikan semua keputusan kepada pimpinan tertinggi
- C. Menetapkan target individu tanpa komunikasi antar bagian
- D. Mengintegrasikan berbagai kegiatan dari departemen berbeda agar selaras dengan tujuan bersama
6. Kedudukan perencanaan dalam siklus manajemen sering dikaitkan dengan fungsi awal. Pernyataan yang tepat tentang kedudukan tersebut adalah bahwa perencanaan berada pada…
- A. Tahap awal yang mendasari fungsi pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian
- B. Tahap akhir setelah evaluasi dilakukan
- C. Tahap tengah saat implementasi berjalan
- D. Tahap yang hanya muncul jika terjadi masalah
7. Salah satu fungsi perencanaan adalah sebagai alat untuk mengurangi ketidakpastian. Bagaimana perencanaan menjalankan fungsi ini?
- A. Dengan mengabaikan risiko yang mungkin terjadi
- B. Dengan meramalkan kondisi masa depan dan menyusun strategi antisipasi
- C. Dengan menunggu informasi lengkap sebelum bertindak
- D. Dengan menyerahkan keputusan pada kebetulan
8. Dalam organisasi, kedudukan perencanaan sering berkaitan dengan visi dan misi. Manakah pernyataan yang benar mengenai hubungan ini?
- A. Perencanaan merupakan penjabaran dari visi dan misi menjadi langkah-langkah yang terukur
- B. Visi dan misi tidak terkait dengan perencanaan operasional
- C. Visi dan misi hanya bersifat dekoratif
- D. Perencanaan menentukan visi dan misi secara sepihak
9. Konsep 'public domain' dalam perencanaan berarti bahwa perencanaan merupakan ranah publik. Implikasi dari konsep ini adalah bahwa perencanaan harus…
- A. Hanya melibatkan ahli perencana tanpa partisipasi masyarakat
- B. Dilakukan secara tertutup untuk menjaga kerahasiaan
- C. Berfokus pada keuntungan finansial semata
- D. Mengutamakan kepentingan publik dan melibatkan partisipasi masyarakat
10. Perencanaan sebagai public domain menuntut akuntabilitas. Manakah contoh tindakan yang mencerminkan akuntabilitas dalam perencanaan?
- A. Membuka proses perencanaan kepada publik dan memberikan laporan pertanggungjawaban
- B. Menyembunyikan data dari publik untuk menghindari kritik
- C. Menolak masukan masyarakat karena dianggap tidak relevan
- D. Membuat rencana tanpa dokumentasi
11. Dalam konteks perencanaan sebagai public domain, peran perencana adalah sebagai fasilitator. Pernyataan yang tepat mengenai peran ini adalah bahwa perencana harus…
- A. Memaksakan pendapatnya kepada masyarakat
- B. Menjadi pengambil keputusan tunggal
- C. Memfasilitasi dialog dan musyawarah antar pemangku kepentingan
- D. Hanya bekerja untuk kepentingan pribadi
12. Salah satu tantangan perencanaan sebagai public domain adalah konflik kepentingan. Bagaimana sebaiknya perencana menyikapi konflik kepentingan?
- A. Mengabaikan konflik dan melanjutkan rencana
- B. Memihak salah satu kelompok yang paling kuat
- C. Menunda perencanaan hingga konflik selesai
- D. Mengelola konflik melalui negosiasi dan mediasi untuk mencapai konsensus
13. Kemunculan teori perencanaan modern dipengaruhi oleh pemikiran rasionalisme. Manakah tokoh yang dikenal sebagai pelopor rasionalisme dalam teori perencanaan?
- A. Friedrich Hayek
- B. John Rawls
- C. Jane Jacobs
- D. Max Weber
14. Teori perencanaan modern berkembang pada abad ke-20. Manakah faktor yang mendorong kemunculan teori perencanaan modern?
- A. Penemuan teknologi yang lambat
- B. Revolusi industri dan urbanisasi yang cepat
- C. Stabilitas sosial yang tinggi
- D. Tidak adanya perubahan demografi
15. Pendekatan perencanaan rasional-komprehensif merupakan salah satu model awal dalam teori perencanaan modern. Karakteristik utama dari model ini adalah…
- A. Fokus pada aspek komunikasi antar pemangku kepentingan
- B. Partisipasi masyarakat yang dominan
- C. Langkah-langkah yang sistematis dan logis mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi
- D. Penggunaan strategi jangka pendek
16. Perkembangan teori perencanaan modern tidak lepas dari kritik terhadap model rasional. Manakah kritik utama terhadap perencanaan rasional-komprehensif?
- A. Terlalu fleksibel dan tidak terstruktur
- B. Menganggap perencana memiliki informasi yang sempurna, padahal kenyataannya terbatas
- C. Menyederhanakan masalah yang kompleks
- D. Mengabaikan aspek politik dalam perencanaan
17. Perdebatan mutakhir dalam teori perencanaan menyoroti pentingnya aspek komunikatif. Model perencanaan yang menekankan komunikasi dan konsensus disebut…
- A. Perencanaan strategik
- B. Perencanaan advokasi
- C. Perencanaan komunikatif
- D. Perencanaan rasional
18. Perdebatan teoritis dalam perencanaan pada perkembangan mutakhir seringkali berfokus pada isu…
- A. efisiensi biaya pembangunan
- B. penggunaan teknologi tinggi
- C. partisipasi publik dan demokrasi
- D. stabilitas politik nasional
19. Salah satu aliran pemikiran dalam perdebatan teoritis perencanaan modern adalah…
- A. perencanaan otoriter
- B. perencanaan birokratis
- C. perencanaan tradisional
- D. perencanaan komunikatif
20. Teori perencanaan yang menekankan peran wacana dan komunikasi dalam pengambilan keputusan termasuk dalam kategori…
- A. perencanaan rasional
- B. perencanaan advokasi
- C. perencanaan transaktif
- D. perencanaan strategis
21. Praktik perencanaan di Indonesia pada masa awal kemerdekaan lebih banyak dipengaruhi oleh…
- A. sistem perencanaan kolonial
- B. nilai-nilai tradisional
- C. teori perencanaan modern barat
- D. partisipasi masyarakat lokal
22. Sejarah perencanaan di Indonesia menunjukkan bahwa era Orde Baru identik dengan…
- A. perencanaan sentralistik
- B. perencanaan desentralisasi
- C. perencanaan partisipatif
- D. perencanaan berbasis komunitas
23. Dokumen perencanaan awal yang menjadi landasan pembangunan di Indonesia pasca kemerdekaan adalah…
- A. Repelita
- B. RPJP
- C. GBHN
- D. Propenas
24. Perubahan orientasi perencanaan di Indonesia dari sentralistik ke desentralistik terjadi setelah…
- A. kemerdekaan 1945
- B. reformasi 1998
- C. orde lama
- D. era globalisasi
25. Paradigma dalam perencanaan berfungsi sebagai…
- A. alat pengumpul data
- B. kerangka berpikir dasar
- C. teknik evaluasi
- D. metode partisipasi
26. Pentingnya paradigma dalam perencanaan terletak pada kemampuannya untuk…
- A. mempercepat proses perencanaan
- B. meningkatkan partisipasi
- C. mengurangi biaya perencanaan
- D. mengarahkan tujuan dan nilai
27. Perubahan paradigma dalam perencanaan sering terjadi akibat…
- A. kritik terhadap paradigma lama
- B. kemajuan teknologi
- C. peningkatan anggaran
- D. tekanan internasional
28. Paradigma perencanaan yang menekankan rasionalitas dan efisiensi disebut…
- A. paradigma positivistik
- B. paradigma tradisional
- C. paradigma partisipatif
- D. paradigma kritis
29. Aliran pemikiran dalam perencanaan yang menekankan peran nilai dan kepentingan kelompok adalah…
- A. perencanaan rasional
- B. perencanaan incremental
- C. perencanaan teknokratis
- D. perencanaan advokasi
30. Perencanaan rasional-komprehensif merupakan aliran pemikiran yang menganggap perencanaan sebagai…
- A. proses politik
- B. proses adaptif
- C. proses partisipatif
- D. proses teknis linier
31. Aliran pemikiran yang menekankan perubahan kecil dan bertahap adalah…
- A. perencanaan komprehensif
- B. perencanaan advokasi
- C. perencanaan incremental
- D. perencanaan transaktif
32. Perencanaan yang berfokus pada konsensus dan dialog antar pemangku kepentingan termasuk dalam aliran…
- A. perencanaan teknokratis
- B. perencanaan komunikatif
- C. perencanaan otoriter
- D. perencanaan sentralistik
33. Perkembangan mutakhir paradigma perencanaan menunjukkan pergeseran dari…
- A. rasional ke partisipatif
- B. sentralistik ke otoriter
- C. teknokratis ke tradisional
- D. partisipatif ke rasional
34. Paradigma perencanaan yang muncul sebagai respons terhadap keterbatasan perencanaan rasional adalah…
- A. paradigma normatif
- B. paradigma komunikatif
- C. paradigma otoriter
- D. paradigma tradisional
35. Perkembangan mutakhir paradigma perencanaan ditandai dengan semakin diterimanya pendekatan yang lebih partisipatif dan komunikatif. Konsep yang menekankan dialog antara perencana dan masyarakat untuk mencapai kesepakatan bersama disebut sebagai…
- A. Perencanaan Posmodern
- B. Perencanaan Rasional
- C. Perencanaan Strategis
- D. Perencanaan Komunikatif
36. Dalam perkembangan mutakhir paradigma perencanaan, muncul kritik terhadap model perencanaan yang terlalu teknokratis dan top-down. Paradigma baru ini lebih menekankan pentingnya…
- A. Keputusan berbasis data dan analisis biaya-manfaat
- B. Keterlibatan pemangku kepentingan dan keadilan prosedural
- C. Penerapan standar teknis yang baku
- D. Penyusunan rencana jangka panjang yang detail
37. Dalam logika perencanaan, langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menentukan tujuan adalah…
- A. Menetapkan indikator keberhasilan
- B. Menyusun rencana aksi
- C. Mengidentifikasi masalah atau isu
- D. Mengevaluasi hasil masa lalu
38. Logika perencanaan sering disamakan dengan proses berpikir deduktif. Dalam konteks ini, pernyataan umum atau asumsi dasar berperan sebagai…
- A. Tujuan antara
- B. Kesimpulan sementara
- C. Premis mayor
- D. Hipotesis kerja
39. Salah satu prinsip logika perencanaan adalah hubungan sebab-akibat yang jelas. Apabila suatu rencana tidak mencapai tujuannya, maka berdasarkan logika perencanaan kemungkinan penyebabnya adalah…
- A. Kurangnya dana dan sumber daya
- B. Ketidaksesuaian antara asumsi dan realitas
- C. Rencana yang terlalu sederhana
- D. Partisipasi masyarakat yang rendah
40. Logika perencanaan mengharuskan perencana untuk merumuskan tujuan yang spesifik dan terukur. Hal ini bertujuan agar…
- A. Rencana mudah disosialisasikan
- B. Dana dapat dialokasikan dengan tepat
- C. Kinerja rencana dapat dievaluasi secara objektif
- D. Masyarakat memahami manfaat rencana
41. Dalam siklus perencanaan, tahap setelah perumusan tujuan dan sasaran adalah…
- A. Implementasi rencana
- B. Penyusunan strategi dan alternatif
- C. Identifikasi masalah
- D. Pengumpulan data
42. Siklus perencanaan yang ideal bersifat iteratif, artinya…
- A. Setiap tahap dilakukan satu kali secara berurutan
- B. Rencana bersifat statis dan tidak berubah
- C. Tahap evaluasi dilakukan hanya di akhir siklus
- D. Terdapat umpan balik yang memungkinkan revisi antar tahap
43. Dalam siklus perencanaan, evaluasi terhadap implementasi rencana berfungsi untuk…
- A. Mengukur pencapaian dan mengidentifikasi hambatan
- B. Menyusun visi dan misi
- C. Menentukan anggaran yang diperlukan
- D. Menetapkan prioritas pembangunan
44. Siklus perencanaan sering digambarkan sebagai lingkaran yang terdiri dari beberapa tahap. Tahap yang menjadi titik awal dan akhir siklus adalah…
- A. Perumusan masalah
- B. Penetapan tujuan
- C. Implementasi
- D. Evaluasi
45. Pendekatan multiplisme dalam perencanaan menekankan bahwa…
- A. Berbagai perspektif dan kepentingan harus diakomodasi
- B. Perencana harus mengabaikan perbedaan kepentingan
- C. Hanya satu metode perencanaan yang benar
- D. Perencanaan bersifat netral dan bebas nilai
46. Dalam pendekatan multiplisme, konflik antar pemangku kepentingan dipandang sebagai…
- A. Hambatan yang harus dieliminasi
- B. Tanda kegagalan perencanaan
- C. Suatu keniscayaan yang perlu dikelola
- D. Hal yang tidak relevan
47. Salah satu teknik yang sering digunakan dalam pendekatan multiplisme untuk menjaring berbagai pandangan adalah…
- A. Analisis biaya-manfaat tunggal
- B. Musyawarah publik dan forum partisipatif
- C. Peramalan kuantitatif
- D. Studi kelayakan finansial
48. Pendekatan multiplisme mengkritik model perencanaan rasional-komprehensif yang dianggap terlalu menyederhanakan realitas. Kritik utama multiplisme adalah…
- A. Mengabaikan aspek teknis perencanaan
- B. Terlalu fokus pada efisiensi ekonomi
- C. Kurang memperhatikan aspek lingkungan
- D. Tidak mengakui keberagaman nilai dan kepentingan
49. Dalam perencanaan rasional-komprehensif, langkah awal yang diasumsikan selalu ada adalah…
- A. Identifikasi masalah yang jelas
- B. Partisipasi aktif masyarakat
- C. Negosiasi antar pemangku kepentingan
- D. Evaluasi terus-menerus
50. Perencanaan rasional-komprehensif memiliki kelemahan utama dalam menghadapi situasi yang kompleks dan dinamis. Hal ini disebabkan karena model tersebut mengasumsikan bahwa…
- A. Informasi yang tersedia sempurna dan lengkap
- B. Masyarakat memiliki preferensi yang seragam
- C. Perencana bersifat netral
- D. Lingkungan bersifat stabil
51. Perbedaan mendasar antara perencanaan rasional-komprehensif dan perencanaan strategis terletak pada…
- A. Cakupan waktu dan fokus pada isu kunci
- B. Penekanan pada partisipasi masyarakat
- C. Penggunaan analisis kuantitatif
- D. Keterlibatan sektor swasta
52. Model perencanaan yang menekankan pada pengambilan keputusan melalui proses analisis sistematis, langkah demi langkah, dan komprehensif disebut sebagai perencanaan apa?
- A. Perencanaan Advokasi
- B. Perencanaan Stratejik
- C. Perencanaan Transaktif
- D. Perencanaan Rasional-Komprehensif
53. Dalam perencanaan advokasi, perencana berperan sebagai apa?
- A. Pembela kepentingan kelompok tertentu
- B. Fasilitator netral
- C. Pengambil keputusan tertinggi
- D. Ahli teknis yang independen
54. Salah satu kritik utama terhadap perencanaan rasional-komprehensif adalah bahwa model tersebut mengabaikan aspek apa?
- A. Efisiensi biaya
- B. Teknologi modern
- C. Kekuasaan dan konflik
- D. Data statistik
55. Perencanaan advokasi muncul sebagai respons terhadap keterbatasan model perencanaan mana?
- A. Perencanaan Rasional-Komprehensif
- B. Perencanaan Stratejik
- C. Perencanaan Transaktif
- D. Perencanaan Posmodern
56. Dalam konteks perencanaan advokasi, perencana sering kali bekerja untuk kelompok yang kurang berdaya. Tujuan utamanya adalah apa?
- A. Meningkatkan efisiensi proyek
- B. Menekan biaya pembangunan
- C. Memperkuat posisi tawar kelompok tersebut
- D. Mempercepat proses perencanaan
57. Model perencanaan yang menekankan pada dialog, negosiasi, dan partisipasi aktif antar pemangku kepentingan disebut perencanaan apa?
- A. Perencanaan Advokasi
- B. Perencanaan Rasional
- C. Perencanaan Transaktif-Komunikatif
- D. Perencanaan Stratejik
58. Dalam perencanaan transaktif-komunikatif, peran perencana lebih sebagai apa?
- A. Penguasa tunggal
- B. Pembela kelompok
- C. Analis data
- D. Fasilitator dan mediator
59. Salah satu prinsip kunci dari perencanaan transaktif-komunikatif adalah?
- A. Kesetaraan dalam berpartisipasi
- B. Komunikasi satu arah
- C. Pengambilan keputusan sepihak
- D. Fokus pada efisiensi teknis
60. Perencanaan transaktif-komunikatif sering dikaitkan dengan teori dari tokoh siapa?
- A. John Rawls
- B. Karl Marx
- C. Max Weber
- D. Jurgen Habermas
61. Perencanaan stratejik memiliki ciri utama berupa fokus pada apa?
- A. Detail teknis jangka pendek
- B. Visi jangka panjang dan analisis lingkungan
- C. Partisipasi masyarakat luas
- D. Pembelaan kelompok minoritas
62. Langkah pertama dalam proses perencanaan stratejik biasanya adalah?
- A. Implementasi program
- B. Evaluasi hasil
- C. Perumusan misi dan tujuan
- D. Penyusunan anggaran
63. Salah satu alat yang sering digunakan dalam perencanaan stratejik untuk menganalisis lingkungan adalah?
- A. Grafik batang
- B. Diagram alir
- C. Peta konsep
- D. Analisis SWOT
64. Perencanaan stratejik membedakan antara strategi dan taktik. Dalam konteks ini, taktik merujuk pada apa?
- A. Tujuan jangka panjang
- B. Tindakan spesifik jangka pendek
- C. Visi organisasi
- D. Analisis eksternal
65. Ciri utama pola kehidupan posmodernitas dalam perencanaan adalah?
- A. Keseragaman budaya
- B. Fragmentasi dan keberagaman
- C. Pusat kekuasaan tunggal
- D. Stabilitas ekonomi
66. Dalam konteks perencanaan, posmodernitas menolak keyakinan akan?
- A. Nilai-nilai universal
- B. Partisipasi publik
- C. Keberlanjutan
- D. Analisis data
67. Salah satu dampak posmodernitas terhadap perencanaan adalah meningkatnya perhatian pada?
- A. Perencanaan terpusat
- B. Lokalitas dan konteks spesifik
- C. Standar internasional
- D. Teknologi tunggal
68. Kebutuhan perencanaan posmodern menekankan pada pentingnya?
- A. Fleksibilitas dan adaptasi
- B. Pendekatan tunggal
- C. Rencana jangka panjang kaku
- D. Kontrol birokrasi
69. Dalam perencanaan posmodern, konsep 'ketidakpastian' menjadi salah satu karakteristik utama karena…
- A. perencanaan mengabaikan partisipasi masyarakat
- B. perencanaan harus bersifat pasti dan terukur secara kuantitatif
- C. perencanaan hanya berfokus pada aspek fisik dan geometris
- D. perencanaan harus mampu mengakomodasi perubahan yang cepat dan tidak linier
70. Kebutuhan perencanaan posmodern muncul sebagai respons terhadap…
- A. stagnasi teori perencanaan klasik
- B. keberhasilan perencanaan modern dalam menyelesaikan semua masalah kota
- C. kegagalan perencanaan modern yang terlalu linear dan reduksionis
- D. dominasi perencanaan partisipatif di era sebelumnya
71. Ciri utama perencanaan posmodern adalah penekanan pada…
- A. hierarki otoritas yang ketat
- B. standarisasi seragam dalam semua aspek
- C. keterbukaan terhadap perbedaan dan narasi lokal
- D. pendekatan tunggal yang universal
72. Dalam perencanaan posmodern, proses perencanaan lebih bersifat…
- A. inkremental dan iteratif
- B. linear dan top-down
- C. terpusat dan tertutup
- D. statis dan permanen
73. Salah satu ciri perencanaan posmodern adalah penggunaan 'storytelling' dalam perencanaan, yang bertujuan untuk…
- A. menyederhanakan data statistik
- B. memperkuat dominasi perencana
- C. menggali nilai-nilai dan aspirasi masyarakat secara partisipatif
- D. menghindari konflik
74. Perencanaan sebagai proses politik berarti bahwa perencanaan…
- A. dipengaruhi oleh distribusi kekuasaan dan kepentingan
- B. hanya bersifat teknis dan netral
- C. terbebas dari nilai-nilai subjektif
- D. selalu menghasilkan keputusan yang adil
75. Dalam perencanaan sebagai proses politik, konflik antar pemangku kepentingan…
- A. adalah hal yang wajar dan perlu dikelola
- B. harus dihindari sepenuhnya
- C. menunjukkan kegagalan perencanaan
- D. hanya terjadi di negara berkembang
76. Pengaruh politik dalam perencanaan dapat terlihat pada…
- A. penggunaan metode kuantitatif murni
- B. pengambilan keputusan yang melibatkan lobi dan negosiasi
- C. pengabaian partisipasi publik
- D. fokus pada efisiensi teknis semata
77. Ideologi dalam perencanaan berfungsi sebagai…
- A. alat untuk menghilangkan perbedaan pendapat
- B. kerangka nilai yang mendasari tujuan dan metode perencanaan
- C. himpunan data teknis
- D. panduan yang bersifat universal dan tetap
78. Perbedaan ideologi dalam perencanaan dapat menghasilkan…
- A. konflik yang tidak dapat diselesaikan
- B. satu model perencanaan yang baku
- C. beragam model dan pendekatan perencanaan yang berbeda
- D. pengabaian kepentingan masyarakat
79. Ideologi neoliberal dalam perencanaan cenderung menekankan pada…
- A. perencanaan komprehensif terpusat
- B. intervensi negara yang kuat
- C. partisipasi masyarakat secara langsung
- D. efisiensi pasar dan privatisasi
80. Dinamika politik di Indonesia pasca-Orde Baru menyebabkan pergeseran orientasi perencanaan dari…
- A. swasta menuju negara
- B. partisipatif menuju otoriter
- C. desentralistik menuju sentralistik
- D. sentralistik menuju desentralistik dan partisipatif
81. Pergeseran orientasi perencanaan di Indonesia juga dipengaruhi oleh…
- A. perubahan kebijakan dan tuntutan global
- B. stabilitas politik yang konstan
- C. pengabaian terhadap isu lingkungan
- D. dominasi perencana asing
82. Salah satu dampak desentralisasi terhadap perencanaan di Indonesia adalah…
- A. sentimentalitas kedaerahan yang berlebihan
- B. peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi lokal
- C. melemahnya koordinasi antar daerah
- D. penyeragaman kebijakan nasional
83. Peran etika perencana mencakup tanggung jawab untuk…
- A. mengutamakan kepentingan pribadi
- B. bertindak jujur, adil, dan transparan dalam proses perencanaan
- C. menyembunyikan informasi dari publik
- D. memihak pada satu kelompok tertentu
84. Sistem nilai yang dianut perencana dapat memengaruhi…
- A. teknik pengumpulan data
- B. kecepatan proses perencanaan saja
- C. biaya perencanaan
- D. prioritas dan keputusan dalam perencanaan
85. Seorang perencana dihadapkan pada situasi dimana kepentingan publik dan kepentingan swasta saling bertentangan. Dalam menjalankan perannya, etika perencana menuntut agar ia bersikap netral dan objektif. Prinsip etika apakah yang paling utama diterapkan dalam situasi tersebut?
- A. Mengutamakan hasil akhir yang efisien
- B. Menghindari konflik kepentingan
- C. Mempertahankan loyalitas kepada atasan
- D. Mengikuti opini publik mayoritas
86. Dalam sistem nilai perencanaan, partisipasi masyarakat dianggap sebagai elemen penting. Namun, terdapat kendala berupa rendahnya tingkat pendidikan masyarakat di suatu daerah. Upaya yang paling tepat untuk mengatasi kendala tersebut agar partisipasi tetap berjalan efektif adalah…
- A. Menunda proses perencanaan sampai tingkat pendidikan meningkat
- B. Melibatkan tokoh masyarakat sebagai perwakilan tunggal
- C. Menyediakan fasilitas dan edukasi yang memadai bagi masyarakat
- D. Menggunakan data sekunder sebagai pengganti aspirasi masyarakat
87. Sebuah proyek pembangunan jalan tol direncanakan melewati permukiman padat penduduk. Warga setempat menolak karena khawatir kehilangan tempat tinggal. Dalam konteks sistem nilai, konflik ini mencerminkan pertentangan antara…
- A. Nilai budaya dan nilai teknologi
- B. Nilai agama dan nilai politik
- C. Nilai ekonomi dan nilai sosial
- D. Nilai estetika dan nilai hukum
88. Peran serta masyarakat dalam perencanaan seringkali diwujudkan melalui forum musyawarah. Agar musyawarah berjalan efektif dan menghasilkan keputusan yang adil, prinsip sistem nilai yang harus dijunjung tinggi adalah…
- A. Efisiensi waktu agar keputusan cepat tercapai
- B. Pencatatan hasil tanpa debat
- C. Prioritas pada pendapat tokoh formal
- D. Kesetaraan hak bicara antar peserta
89. Dalam komunikasi perencanaan, perencana menggunakan peta dan gambar teknis untuk menyampaikan rencana tata ruang kepada masyarakat. Namun, masyarakat awam kesulitan memahami informasi tersebut. Hambatan komunikasi yang terjadi adalah…
- A. Hambatan semantik
- B. Hambatan teknis
- C. Hambatan psikologis
- D. Hambatan budaya
90. Seorang perencana ingin membangun kepercayaan masyarakat terhadap rencana yang diusulkan. Strategi komunikasi yang paling efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah…
- A. Menyebarkan brosur secara massal
- B. Mempublikasikan hasil studi dampak lingkungan
- C. Memasang iklan di media sosial
- D. Mengadakan dialog tatap muka secara intensif
91. Dalam proses sosialisasi rencana pembangunan, terjadi miskomunikasi antara perencana dan kelompok masyarakat adat karena perbedaan bahasa. Tindakan yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah…
- A. Mengganti rencana dengan yang lebih sederhana
- B. Menyerahkan sosialisasi kepada pihak ketiga
- C. Meminta masyarakat adat belajar bahasa Indonesia
- D. Menggunakan penerjemah yang menguasai bahasa setempat
92. Prinsip evaluasi perencanaan menekankan pentingnya menilai kesesuaian antara rencana dan implementasi. Indikator yang paling tepat untuk mengukur kesesuaian tersebut adalah…
- A. Capaian output terhadap target rencana
- B. Tingkat partisipasi masyarakat
- C. Anggaran yang tersedia
- D. Durasi waktu pelaksanaan
93. Dalam melakukan evaluasi dampak suatu program pembangunan, seorang evaluator menemukan bahwa dampak positif yang dihasilkan justru dirasakan oleh kelompok yang bukan sasaran. Kondisi ini menunjukkan adanya…
- A. Efek halo
- B. Efek displacement
- C. Efek multiplier
- D. Efek rebound
94. Suatu program perencanaan dinilai berhasil secara output tetapi gagal mencapai tujuan jangka panjang. Kelemahan dalam evaluasi yang mungkin terjadi adalah kurangnya fokus pada…
- A. Outcome dan dampak
- B. Akurasi data
- C. Efisiensi biaya
- D. Kesesuaian prosedur
95. Dalam pengendalian perencanaan, ditemukan penyimpangan antara rencana dan realisasi di lapangan. Langkah pertama yang harus dilakukan oleh perencana adalah…
- A. Menghentikan seluruh kegiatan proyek
- B. Menyesuaikan rencana agar sesuai realisasi
- C. Mengidentifikasi sumber dan penyebab penyimpangan
- D. Melaporkan ke pihak berwenang
96. Sistem pengendalian perencanaan menggunakan indikator kinerja untuk memantau kemajuan. Jika indikator menunjukkan capaian 120% dari target, interpretasi yang tepat adalah…
- A. Program mengalami pemborosan sumber daya
- B. Program berjalan di atas target yang direncanakan
- C. Program tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat
- D. Program memerlukan revisi target ke bawah
97. Dalam pengendalian perencanaan, umpan balik (feedback) digunakan untuk memperbaiki proses. Fungsi utama umpan balik adalah…
- A. Menghukum pelaksana yang lalai
- B. Meningkatkan anggaran proyek
- C. Menyederhanakan dokumen perencanaan
- D. Memberikan informasi untuk penyesuaian
98. Penilaian terhadap praktik perencanaan dilakukan dengan melihat aspek partisipatif. Suatu rencana dianggap buruk dari segi proses jika…
- A. Menggunakan data yang akurat
- B. Melibatkan hanya kelompok elit
- C. Memiliki tujuan yang jelas
- D. Dilaksanakan tepat waktu
99. Dalam mengevaluasi praktik perencanaan di Indonesia, ditemukan bahwa banyak rencana tidak diimplementasikan secara konsisten. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah…
- A. Perubahan politik dan kepemimpinan
- B. Kurangnya data pendukung
- C. Teknologi yang tidak memadai
- D. Partisipasi masyarakat yang tinggi
100. Suatu praktik perencanaan dinilai berhasil jika mampu mengakomodasi kepentingan berbagai pemangku kepentingan. Indikator keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa perencanaan berfungsi sebagai…
- A. Media rekonsiliasi konflik
- B. Alat kontrol pemerintah
- C. Dokumen legal formal
- D. Instrumen investasi
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.