PUST4210 — Preservasi Dan Konservasi Media Informasi

Kearsipan 50 soal

1. Tujuan utama dari kegiatan preservasi media informasi di perpustakaan adalah…

  • A. Menambah koleksi baru setiap tahun
  • B. Mempercantik tampilan fisik bahan pustaka
  • C. Menjaga ketersediaan informasi untuk generasi mendatang
  • D. Meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan
Jawaban: C.

2. Perbedaan mendasar antara preservasi dan konservasi media informasi adalah…

  • A. Konservasi bersifat preventif, sedangkan preservasi bersifat kuratif
  • B. Preservasi mencakup upaya menyeluruh menjaga koleksi, sedangkan konservasi fokus pada perbaikan fisik bahan yang rusak
  • C. Preservasi hanya berlaku untuk bahan digital, konservasi untuk bahan cetak
  • D. Keduanya identik dan tidak ada perbedaan
Jawaban: B.

3. Media rekam informasi yang menggunakan pita magnetik sebagai tempat penyimpanan data termasuk dalam kategori…

  • A. Media optik
  • B. Media kertas
  • C. Media magnetik
  • D. Media mikro
Jawaban: C.

4. Salah satu karakteristik utama media informasi yang membedakannya dari benda biasa adalah…

  • A. Memiliki warna yang menarik
  • B. Mengandung kandungan informasi yang dapat direproduksi
  • C. Berukuran kecil dan mudah dibawa
  • D. Terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar
Jawaban: B.

5. Proses pembuatan media informasi jenis mikrofis dimulai dari tahap…

  • A. Scanning dokumen ke format digital
  • B. Pemotretan dokumen dengan kamera khusus berukuran kecil
  • C. Pencetakan ulang dokumen asli
  • D. Laminasi dokumen original
Jawaban: B.

6. Faktor biologis yang paling umum menyebabkan kerusakan bahan pustaka di perpustakaan tropis seperti Indonesia adalah…

  • A. Sinar ultraviolet dari matahari
  • B. Jamur dan serangga seperti rayap serta kutu buku
  • C. Fluktuasi suhu yang ekstrem
  • D. Kandungan asam dalam kertas
Jawaban: B.

7. Tingkat kelembaban udara ideal untuk penyimpanan bahan pustaka kertas adalah…

  • A. 20–30%
  • B. 70–80%
  • C. 45–60%
  • D. 85–95%
Jawaban: C.

8. Upaya pencegahan kerusakan bahan pustaka yang bersifat preventif meliputi…

  • A. Perbaikan jilid buku yang rusak
  • B. Penggantian halaman yang sobek
  • C. Pengaturan suhu dan kelembaban ruang penyimpanan
  • D. Digitalisasi bahan yang telah rusak
Jawaban: C.

9. Fumigasi pada bahan pustaka bertujuan untuk…

  • A. Membersihkan debu dari permukaan buku
  • B. Membasmi hama biologis seperti serangga dan jamur
  • C. Menghilangkan noda minyak pada kertas
  • D. Memperkuat struktur kertas yang rapuh
Jawaban: B.

10. Bahan kimia yang umum digunakan dalam fumigasi bahan pustaka harus memenuhi syarat berikut, kecuali…

  • A. Efektif membasmi hama
  • B. Tidak merusak bahan pustaka
  • C. Berbau harum agar koleksi wangi
  • D. Aman bagi petugas setelah proses selesai
Jawaban: C.

11. Disaster Preparedness Plan di perpustakaan adalah…

  • A. Rencana pembelian koleksi baru pasca bencana
  • B. Dokumen perencanaan untuk mencegah, merespons, dan memulihkan dampak bencana terhadap koleksi
  • C. Prosedur evakuasi khusus untuk pustakawan
  • D. Daftar koleksi yang perlu diprioritaskan untuk digitalisasi
Jawaban: B.

12. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menyusun Disaster Preparedness Plan adalah…

  • A. Melatih staf melakukan fumigasi
  • B. Membeli peralatan pemadam kebakaran
  • C. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko bencana
  • D. Mendaftarkan koleksi ke asuransi
Jawaban: C.

13. Pemeliharaan fisik media informasi mencakup kegiatan berikut, kecuali…

  • A. Pembersihan rutin debu dari rak dan koleksi
  • B. Pengecekan kondisi fisik bahan secara berkala
  • C. Penambahan anggaran perpustakaan setiap tahun
  • D. Penggantian kotak atau wadah pelindung yang rusak
Jawaban: C.

14. Teknik perawatan fisik media yang tepat untuk rekaman audio visual adalah…

  • A. Menyimpannya dalam posisi mendatar di tempat lembab
  • B. Membersihkan dengan air dan sabun cair
  • C. Menyimpan pada suhu dan kelembaban terkontrol dalam wadah tertutup
  • D. Mendekatkan pada sumber panas agar cepat kering
Jawaban: C.

15. Penjilidan ulang bahan pustaka dilakukan dengan tujuan utama untuk…

  • A. Mengubah penampilan buku agar lebih modern
  • B. Memperpanjang usia pakai bahan pustaka yang jilidannya rusak
  • C. Meningkatkan nilai jual koleksi langka
  • D. Menyeragamkan warna sampul koleksi
Jawaban: B.

16. Dalam konteks alih media, istilah “reproduksi” berarti…

  • A. Penghancuran bahan asli setelah didigitalisasi
  • B. Pembuatan salinan informasi dalam format atau media yang berbeda
  • C. Peminjaman koleksi antar perpustakaan
  • D. Penggandaan katalog perpustakaan
Jawaban: B.

17. Alih media ke bentuk mikro memiliki keunggulan dibandingkan format asli, yaitu…

  • A. Kualitas gambar yang jauh lebih tajam dari aslinya
  • B. Dapat dibaca tanpa alat bantu apapun
  • C. Menghemat ruang penyimpanan secara signifikan
  • D. Tidak memerlukan biaya produksi
Jawaban: C.

18. Format mikro yang berbentuk lembaran transparan berisi banyak halaman dokumen disebut…

  • A. Mikrofilm
  • B. Mikrofis
  • C. Mikrokard
  • D. Mikrodisk
Jawaban: B.

19. Alih media bahan audio visual ke format digital memerlukan perangkat utama berupa…

  • A. Mesin fotokopi resolusi tinggi
  • B. Kamera analog
  • C. Perangkat capture/konverter dan software editing
  • D. Printer laser warna
Jawaban: C.

20. Pelestarian bentuk mikro di Modul 07 menekankan pentingnya…

  • A. Mencetak ulang seluruh konten mikro ke kertas
  • B. Penyimpanan pada kondisi lingkungan yang tepat dan pemeriksaan berkala
  • C. Mengganti semua koleksi mikro dengan versi digital
  • D. Memindahkan koleksi mikro ke gudang tertutup
Jawaban: B.

21. Tantangan utama dalam pelestarian media audio visual adalah…

  • A. Ukurannya yang terlalu besar untuk disimpan
  • B. Biaya katalogisasi yang sangat tinggi
  • C. Kerentanan terhadap kerusakan magnetik, kimia, dan obsolescence teknologi
  • D. Sulitnya mendapatkan hak cipta untuk direproduksi
Jawaban: C.

22. Konsep “digital preservation” dalam digitalisasi bahan pustaka mencakup…

  • A. Hanya proses scanning dokumen ke format PDF
  • B. Upaya menjaga keberlangsungan akses terhadap objek digital dalam jangka panjang
  • C. Penghapusan file yang sudah tidak relevan
  • D. Pencetakan ulang file digital ke format cetak
Jawaban: B.

23. Standar resolusi minimum yang dianjurkan untuk digitalisasi dokumen teks agar hasilnya dapat dibaca dengan baik adalah…

  • A. 72 dpi
  • B. 150 dpi
  • C. 300 dpi
  • D. 600 dpi
Jawaban: C.

24. Perpustakaan digital berbeda dari perpustakaan konvensional terutama karena…

  • A. Perpustakaan digital tidak memerlukan pustakawan
  • B. Koleksinya disimpan dan diakses dalam format digital melalui jaringan
  • C. Perpustakaan digital tidak memerlukan anggaran
  • D. Hanya melayani pengguna dari luar negeri
Jawaban: B.

25. Metadata dalam konteks digitalisasi bahan pustaka berfungsi sebagai…

  • A. Nama file yang diberikan secara acak
  • B. Informasi deskriptif yang memudahkan temu kembali objek digital
  • C. Password untuk mengakses file digital
  • D. Format kompresi data digital
Jawaban: B.

26. Kebijakan pelestarian bahan pustaka di tingkat nasional di Indonesia secara umum dilandasi oleh…

  • A. Keputusan direktur perpustakaan masing-masing
  • B. Undang-Undang Perpustakaan dan peraturan terkait pelestarian warisan budaya
  • C. Standar dari perusahaan swasta penyedia jasa digitalisasi
  • D. Rekomendasi komunitas pustakawan internasional saja
Jawaban: B.

27. Keamanan gedung perpustakaan merupakan bagian dari kebijakan pelestarian karena…

  • A. Gedung yang aman meningkatkan gaji pustakawan
  • B. Lingkungan fisik yang terlindungi mencegah kerusakan dan kehilangan koleksi
  • C. Gedung mewah menarik lebih banyak donasi
  • D. Keamanan gedung tidak berkaitan dengan pelestarian
Jawaban: B.

28. Sejarah perkembangan media rekam informasi menunjukkan bahwa media paling awal yang digunakan manusia adalah…

  • A. Kertas berbahan selulosa
  • B. Pita magnetik
  • C. Batu, tanah liat, dan kulit hewan
  • D. Cakram optik
Jawaban: C.

29. Kerusakan kimiawi pada kertas yang menyebabkan kertas menjadi rapuh dan berwarna kekuningan disebabkan oleh…

  • A. Terlalu seringnya buku dipinjam
  • B. Kandungan asam (acidic content) dalam kertas itu sendiri
  • C. Paparan sinar lampu neon yang berlebihan
  • D. Kesalahan teknik penjilidan
Jawaban: B.

30. Metode deasidifikasi pada bahan pustaka bertujuan untuk…

  • A. Membasmi serangga dalam koleksi
  • B. Menetralkan kandungan asam dalam kertas untuk memperlambat degradasi
  • C. Melapisi permukaan buku dengan bahan anti-air
  • D. Memulihkan warna asli kertas yang menguning
Jawaban: B.

31. Kondisi penyimpanan yang ideal untuk koleksi media audio visual (kaset, VHS, film) meliputi…

  • A. Suhu tinggi dan kelembaban tinggi
  • B. Suhu rendah terkontrol dan kelembaban rendah sekitar 30–40%
  • C. Disimpan di ruang terbuka agar mudah diakses
  • D. Digantung vertikal di rak terbuka
Jawaban: B.

32. Teknik enkapsulasi dalam konservasi bahan pustaka adalah…

  • A. Proses memasukkan buku ke dalam kapsul waktu
  • B. Metode melapisi dokumen rapuh dengan plastik polyester untuk melindunginya tanpa menempel langsung
  • C. Teknik injeksi bahan kimia ke dalam kertas
  • D. Proses pengeringan bahan yang terkena banjir
Jawaban: B.

33. Istilah “obsolescence” dalam konteks media informasi digital merujuk pada…

  • A. Kerusakan fisik pada cakram penyimpanan
  • B. Kondisi di mana teknologi atau format media tidak dapat lagi dibaca karena perangkat pembacanya sudah tidak tersedia
  • C. Proses penghapusan data yang tidak terpakai
  • D. Biaya operasional yang meningkat
Jawaban: B.

34. Prinsip dasar konservasi yang menyatakan bahwa setiap tindakan perbaikan harus dapat dikembalikan ke kondisi semula disebut…

  • A. Prinsip originalitas
  • B. Prinsip reversibilitas
  • C. Prinsip minimalitas
  • D. Prinsip autentisitas
Jawaban: B.

35. Salah satu kelemahan utama mikrofilm dibandingkan format digital adalah…

  • A. Mikrofilm tidak bisa menyimpan gambar berwarna
  • B. Kecepatan akses yang jauh lebih lambat dan membutuhkan alat baca khusus
  • C. Usia simpan mikrofilm yang lebih pendek dari kertas
  • D. Biaya produksi mikrofilm lebih murah dari digitalisasi
Jawaban: B.

36. Dalam manajemen bencana perpustakaan, fase “response” atau respons berlangsung saat…

  • A. Sebelum bencana terjadi, saat menyusun rencana
  • B. Bencana sedang atau baru saja terjadi dan tim bergerak menanggulangi dampaknya
  • C. Beberapa tahun setelah bencana untuk evaluasi
  • D. Saat membeli peralatan baru pasca bencana
Jawaban: B.

37. Format file digital yang direkomendasikan untuk pelestarian jangka panjang dokumen teks adalah…

  • A. DOCX
  • B. PDF/A
  • C. TXT biasa
  • D. HTML dinamis
Jawaban: B.

38. Pemilihan bahan kotak pelindung (box) untuk penyimpanan bahan pustaka langka harus memperhatikan…

  • A. Warna kotak yang serasi dengan interior ruangan
  • B. Sifat bebas asam (acid-free) agar tidak merusak koleksi di dalamnya
  • C. Harga yang paling murah di pasaran
  • D. Kemudahan dalam proses pembuatan kotak
Jawaban: B.

39. Peran pustakawan dalam program preservasi dan konservasi adalah…

  • A. Hanya sebatas melayani peminjaman buku
  • B. Sebagai koordinator aktif yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pelestarian
  • C. Menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada teknisi konservasi
  • D. Fokus pada pengembangan koleksi baru saja
Jawaban: B.

40. Kegiatan “stock opname” dalam perpustakaan berkaitan dengan preservasi karena…

  • A. Merupakan kegiatan wajib yang diperintahkan pemerintah
  • B. Membantu mengidentifikasi koleksi yang rusak, hilang, atau membutuhkan perawatan
  • C. Meningkatkan statistik kunjungan perpustakaan
  • D. Digunakan untuk menghitung anggaran tahunan perpustakaan
Jawaban: B.

41. Teknologi OCR (Optical Character Recognition) dalam digitalisasi bahan pustaka digunakan untuk…

  • A. Mengubah file audio menjadi teks
  • B. Mengubah gambar hasil scan menjadi teks yang dapat dicari dan diedit
  • C. Mengkompresi ukuran file gambar
  • D. Mencetak dokumen digital ke format mikro
Jawaban: B.

42. Aspek hukum yang perlu diperhatikan dalam kegiatan alih media bahan pustaka berkaitan dengan…

  • A. Izin mendirikan bangunan perpustakaan
  • B. Hak cipta atas karya yang dialihkan medianya
  • C. Peraturan kepegawaian pustakawan
  • D. Standar akreditasi perpustakaan nasional
Jawaban: B.

43. Kerusakan pada bahan pustaka akibat cahaya terjadi karena…

  • A. Cahaya membuat kertas menjadi terlalu dingin
  • B. Radiasi ultraviolet dari cahaya mempercepat proses oksidasi dan degradasi kertas serta tinta
  • C. Cahaya menarik serangga ke dalam koleksi
  • D. Pencahayaan yang terang mengubah warna sampul buku
Jawaban: B.

44. Penyimpanan bahan pustaka dengan sistem “cold storage” terutama diterapkan untuk…

  • A. Buku teks pelajaran kurikulum nasional
  • B. Media film seluloid, foto, dan rekaman magnetik yang sangat sensitif terhadap degradasi
  • C. Dokumen yang sering dipinjam oleh pengguna
  • D. Majalah dan koran terbaru
Jawaban: B.

45. Dalam hierarki prioritas penyelamatan koleksi saat bencana, koleksi yang didahulukan adalah…

  • A. Koleksi terbaru yang baru diterima perpustakaan
  • B. Koleksi paling populer berdasarkan statistik peminjaman
  • C. Koleksi yang paling bernilai, langka, dan tidak tergantikan
  • D. Koleksi yang paling mudah dijangkau secara fisik
Jawaban: C.

46. Istilah “emulation” dalam pelestarian digital berarti…

  • A. Mencetak ulang dokumen digital ke format cetak
  • B. Penggunaan software yang meniru lingkungan komputasi lama sehingga file kuno tetap dapat dibaca
  • C. Proses backup data ke server cloud
  • D. Konversi format file ke versi terbaru
Jawaban: B.

47. Manfaat utama memiliki kebijakan pelestarian tertulis di perpustakaan adalah…

  • A. Menjadi syarat akreditasi perpustakaan nasional
  • B. Memberikan panduan sistematis dan konsisten dalam pengambilan keputusan terkait pelestarian koleksi
  • C. Meningkatkan gaji staf perpustakaan
  • D. Mempermudah proses pengadaan koleksi baru
Jawaban: B.

48. Apa yang dimaksud dengan “migrasi” dalam pelestarian digital?

  • A. Pemindahan fisik server ke lokasi baru
  • B. Proses perpindahan data dari satu format atau platform ke format/platform yang lebih baru agar tetap dapat diakses
  • C. Penghapusan data yang sudah kadaluarsa
  • D. Pengiriman koleksi digital ke perpustakaan lain
Jawaban: B.

49. Indikator utama keberhasilan program preservasi dan konservasi di perpustakaan dapat diukur dari…

  • A. Jumlah buku baru yang dibeli setiap tahunnya
  • B. Tingkat kehadiran pengunjung harian
  • C. Persentase koleksi dalam kondisi baik dan tingkat ketercapaian akses jangka panjang terhadap informasi
  • D. Besarnya anggaran yang telah dihabiskan untuk kegiatan preservasi
Jawaban: C.

50. Kolaborasi antarperpustakaan dalam program pelestarian media informasi bertujuan untuk…

  • A. Mengurangi persaingan antarperpustakaan dalam pengadaan koleksi
  • B. Berbagi sumber daya, keahlian, dan tanggung jawab dalam menjaga warisan informasi kolektif
  • C. Menyamakan sistem klasifikasi yang digunakan
  • D. Mengurangi jumlah pustakawan yang dibutuhkan
Jawaban: B.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah PUST4210 Preservasi Dan Konservasi Media Informasi untuk mahasiswa program studi Kearsipan Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: bahan, media, pustaka, perpustakaan, informasi, pelestarian, utama, digital, preservasi, konservasi. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).