PDGK4504 — Materi Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Sd
1. Bahasa didefinisikan sebagai sistem lambang bunyi yang bersifat arbitrer dan digunakan oleh masyarakat untuk berkomunikasi. Sifat arbitrer pada bahasa berarti…
- A. Bunyi bahasa selalu meniru bunyi alam di sekitar manusia
- B. Tidak ada hubungan wajib antara lambang dengan yang dilambangkan
- C. Setiap kata dalam bahasa memiliki makna yang tetap dan tidak berubah
- D. Lambang bahasa dibentuk berdasarkan kesepakatan ilmuwan linguistik
2. Salah satu fungsi bahasa yang paling mendasar adalah fungsi komunikatif. Fungsi ini merujuk pada peran bahasa sebagai…
- A. Alat untuk menyampaikan pikiran dan perasaan kepada orang lain
- B. Sarana untuk melestarikan kebudayaan suatu bangsa dari generasi ke generasi
- C. Media untuk mengidentifikasi identitas kelompok sosial tertentu
- D. Instrumen untuk mengekspresikan kreativitas estetika penuturnya
3. Belajar bahasa pertama berbeda dengan belajar bahasa kedua. Ciri khas pemerolehan bahasa pertama pada anak adalah…
- A. Berlangsung secara formal melalui instruksi guru di sekolah
- B. Memerlukan buku teks dan latihan terstruktur secara sistematis
- C. Berlangsung secara alamiah tanpa instruksi formal dalam lingkungan keluarga
- D. Didahului oleh penguasaan sistem tata bahasa secara sadar dan eksplisit
4. Teori behaviorisme memandang pemerolehan bahasa pada anak sebagai proses yang ditentukan oleh…
- A. Kemampuan bawaan yang telah dimiliki anak sejak lahir secara genetis
- B. Perkembangan kognitif anak yang berjalan secara bertahap sesuai usia
- C. Interaksi sosial antara anak dengan orang dewasa di lingkungannya
- D. Stimulus dari lingkungan dan penguatan terhadap respons yang diberikan anak
5. Dalam kajian fonologi bahasa Indonesia, fonem didefinisikan sebagai…
- A. Satuan terkecil bahasa yang mengandung makna leksikal
- B. Satuan bunyi terkecil yang dapat membedakan makna kata
- C. Kombinasi bunyi vokal dan konsonan yang membentuk suku kata
- D. Satuan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia tanpa mempertimbangkan makna
6. Perhatikan pasangan kata berikut: “tahu” dan “dahu”. Pasangan kata ini digunakan untuk membuktikan bahwa /t/ dan /d/ adalah fonem yang berbeda dalam bahasa Indonesia. Prosedur ini disebut…
- A. Analisis distribusi fonem
- B. Identifikasi alofon bunyi
- C. Pasangan minimal
- D. Uji komplementer fonetik
7. Morfologi adalah cabang linguistik yang secara khusus mengkaji…
- A. Struktur internal kata dan proses pembentukan kata
- B. Sistem bunyi bahasa dan cara bunyi dihasilkan
- C. Hubungan antarkata dalam kalimat dan fungsi gramatikalnya
- D. Makna kata dan perubahan makna dalam pemakaian bahasa
8. Morfem bebas dalam bahasa Indonesia adalah morfem yang…
- A. Selalu muncul bersama morfem lain dan tidak dapat berdiri sendiri
- B. Hanya muncul dalam bentuk imbuhan di awal atau akhir kata
- C. Merupakan gabungan dua kata dasar yang membentuk kata majemuk
- D. Dapat berdiri sendiri sebagai kata dan bermakna tanpa harus bergabung dengan morfem lain
9. Proses pembentukan kata “berlari-lari” merupakan contoh dari proses morfologi yang disebut…
- A. Komposisi atau pemajemukan
- B. Reduplikasi atau pengulangan
- C. Afiksasi atau pengimbuhan
- D. Konversi atau perubahan kategori kata
10. Dalam sintaksis, frasa didefinisikan sebagai…
- A. Satuan bahasa yang terdiri atas subjek dan predikat serta mengandung pikiran lengkap
- B. Rangkaian kalimat yang saling berhubungan membentuk paragraf
- C. Satuan gramatikal yang terdiri atas dua kata atau lebih yang tidak membentuk klausa
- D. Kelompok kata yang memiliki unsur subjek dan predikat secara implisit
11. Frasa “rumah besar” dalam bahasa Indonesia termasuk jenis frasa…
- A. Frasa nominal yang berpusat pada nomina
- B. Frasa verbal yang berpusat pada verba
- C. Frasa adjektival yang berpusat pada adjektiva
- D. Frasa preposisional yang diawali dengan preposisi
12. Perbedaan mendasar antara klausa dan kalimat adalah bahwa kalimat…
- A. Hanya terdiri atas satu subjek dan satu predikat tanpa unsur tambahan
- B. Tidak memiliki unsur predikat, sedangkan klausa memiliki predikat
- C. Selalu menggunakan konjungsi untuk menghubungkan unsur-unsurnya
- D. Merupakan satuan bahasa terlengkap yang diawali huruf kapital dan diakhiri tanda baca
13. Kalimat majemuk setara dalam bahasa Indonesia ditandai oleh…
- A. Keberadaan anak kalimat yang bergantung pada induk kalimat
- B. Penggabungan dua klausa atau lebih yang masing-masing setara kedudukannya
- C. Penggunaan konjungsi subordinatif seperti “karena”, “meskipun”, atau “ketika”
- D. Adanya satu klausa utama yang disertai beberapa klausa bawahan sekaligus
14. Wacana sebagai satuan bahasa terlengkap dan tertinggi memiliki ciri yang membedakannya dari kalimat, yaitu…
- A. Wacana selalu berbentuk tulisan dan tidak mencakup ujaran lisan
- B. Wacana hanya terdiri atas satu paragraf yang mengandung satu gagasan
- C. Wacana merupakan satuan yang memiliki keterpaduan makna dan bentuk secara menyeluruh
- D. Wacana selalu diakhiri dengan kesimpulan yang merangkum semua gagasan pokok
15. Alat wacana yang berfungsi menghubungkan bagian wacana dengan menggunakan kata atau frasa penghubung disebut…
- A. Konjungsi antarkalimat
- B. Referensi pronominal
- C. Elipsis struktural
- D. Substitusi leksikal
16. Kohesi wacana mengacu pada keterkaitan yang bersifat…
- A. Semantis, yaitu keterkaitan makna antargagasan dalam wacana
- B. Pragmatis, yaitu keterkaitan fungsi komunikasi dengan konteks situasi
- C. Tematik, yaitu keterkaitan topik utama dengan subtopik pendukung
- D. Gramatikal dan leksikal, yaitu keterkaitan bentuk antarsatuan dalam wacana
17. Pendekatan whole language dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD menekankan bahwa bahasa harus diajarkan…
- A. Secara terpisah berdasarkan komponen keterampilan yang berbeda-beda
- B. Secara terpadu dan bermakna dalam konteks yang otentik
- C. Dimulai dari unit terkecil seperti huruf, suku kata, kemudian kata
- D. Melalui latihan drill dan repetisi untuk membentuk kebiasaan berbahasa
18. Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD bertujuan utama untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam…
- A. Menguasai kaidah tata bahasa Indonesia secara eksplisit dan terstruktur
- B. Menghafalkan kosakata sebanyak mungkin untuk keperluan ujian
- C. Menggunakan bahasa secara nyata dan efektif dalam situasi komunikasi
- D. Menganalisis struktur kalimat dan mengidentifikasi unsur sintaksis
19. Dalam pendekatan kontekstual (CTL), pembelajaran bahasa dikatakan bermakna jika…
- A. Siswa mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata mereka
- B. Guru menyampaikan materi dengan metode ceramah yang sistematis dan lengkap
- C. Siswa mampu mengerjakan soal latihan dengan nilai di atas rata-rata kelas
- D. Guru memberikan contoh konkret dari buku teks yang diakui secara resmi
20. Seorang guru SD menggunakan pendekatan whole language dengan meminta siswa membaca cerita anak secara utuh, kemudian mendiskusikan isi cerita dan menggunakannya sebagai bahan menulis. Tindakan guru ini mencerminkan prinsip…
- A. Pembelajaran berbasis drill untuk melatih keterampilan dasar membaca
- B. Analisis komponen bahasa secara terpisah sesuai tingkat kesulitan
- C. Pendekatan fonik yang menekankan hubungan antara huruf dan bunyi
- D. Keterpaduan keterampilan berbahasa dalam konteks yang bermakna
21. Hakikat media pembelajaran adalah…
- A. Alat peraga fisik yang hanya berbentuk benda konkret tiga dimensi
- B. Perangkat teknologi mutakhir yang digunakan untuk menyajikan materi
- C. Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan pembelajaran
- D. Buku teks resmi yang digunakan guru sebagai pedoman mengajar di kelas
22. Salah satu manfaat media pembelajaran dalam pembelajaran keterampilan berbahasa lisan di SD adalah…
- A. Menggantikan peran guru sepenuhnya dalam proses penyampaian materi
- B. Menyediakan rangsangan dan model yang dapat memotivasi siswa berbicara
- C. Memastikan seluruh siswa mendapat nilai yang seragam dalam ujian lisan
- D. Menyederhanakan materi agar dapat dikuasai siswa tanpa latihan tambahan
23. Guru kelas III SD menggunakan gambar berseri sebagai media untuk melatih keterampilan bercerita. Penggunaan media ini paling tepat digolongkan sebagai media untuk pembelajaran keterampilan…
- A. Berbahasa lisan produktif, yaitu berbicara
- B. Berbahasa lisan reseptif, yaitu menyimak
- C. Berbahasa tulis reseptif, yaitu membaca
- D. Berbahasa tulis produktif, yaitu menulis
24. Media pembelajaran untuk keterampilan berbahasa tulis di SD mencakup berbagai jenis. Contoh media yang paling tepat untuk melatih keterampilan menulis kreatif siswa kelas IV SD adalah…
- A. Rekaman audio percakapan antara dua orang dalam situasi formal
- B. Video demonstrasi cara membaca puisi dengan intonasi yang benar
- C. Papan tulis interaktif yang menampilkan teks bacaan berparagraf
- D. Foto atau ilustrasi menarik yang menjadi pemantik ide tulisan siswa
25. Dalam penilaian pembelajaran bahasa Indonesia di SD, istilah “penilaian autentik” mengacu pada penilaian yang…
- A. Hanya menggunakan tes tertulis pilihan ganda yang telah divalidasi secara empiris
- B. Dilakukan oleh penilai eksternal yang tidak mengenal siswa secara personal
- C. Menilai kemampuan nyata siswa melalui kinerja dan produk dalam konteks nyata
- D. Menggunakan instrumen yang sudah terstandarisasi secara nasional oleh pemerintah
26. Jenis penilaian yang dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung untuk memantau perkembangan belajar siswa disebut penilaian…
- A. Sumatif
- B. Formatif
- C. Diagnostik
- D. Penempatan
27. Dalam penilaian keterampilan berbahasa lisan, guru menggunakan pedoman pengamatan dengan skala penilaian. Instrumen ini dikenal sebagai…
- A. Rubrik penilaian
- B. Portofolio siswa
- C. Tes isian singkat
- D. Jurnal refleksi
28. Aspek yang dinilai dalam penilaian keterampilan berbahasa lisan mencakup kelancaran, ketepatan struktur, dan kosakata. Aspek kelancaran dalam berbicara mengacu pada…
- A. Kemampuan menggunakan kosakata yang bervariasi dan tepat sasaran
- B. Kesesuaian struktur kalimat dengan kaidah tata bahasa baku
- C. Kemampuan menggunakan lafal dan intonasi yang sesuai dengan standar
- D. Kemampuan berbicara tanpa jeda yang tidak wajar atau hambatan yang berarti
29. Dalam penilaian keterampilan menulis di SD, guru mengumpulkan berbagai karya tulis siswa dari waktu ke waktu untuk menilai perkembangan kemampuan menulis mereka. Teknik penilaian ini disebut…
- A. Observasi proses menulis
- B. Penilaian produk tunggal
- C. Penilaian portofolio
- D. Penilaian diagnostik tertulis
30. Model pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia lisan yang bersifat reseptif di SD mencakup kegiatan…
- A. Berpidato, bermain peran, dan berdiskusi kelompok
- B. Menyimak berita, menyimak cerita, dan mendengarkan petunjuk
- C. Membaca nyaring, membaca intensif, dan membaca ekstensif
- D. Menulis karangan, menulis surat, dan menulis laporan
31. Dalam model pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia lisan produktif di SD, kegiatan yang paling tepat untuk melatih kemampuan berbicara siswa kelas II adalah…
- A. Bercerita tentang pengalaman pribadi dengan menggunakan gambar sebagai panduan
- B. Menyimak teks naratif yang dibacakan guru kemudian menjawab pertanyaan lisan
- C. Membaca senyap teks pendek dan menuliskan kembali isi bacaan secara ringkas
- D. Mendengarkan rekaman lagu anak dan mengikuti gerakan yang ditunjukkan guru
32. Model pembelajaran keterampilan berbahasa tulis reseptif yang paling utama di SD adalah…
- A. Menyalin teks dari papan tulis ke dalam buku catatan siswa
- B. Menulis karangan berdasarkan topik yang ditentukan guru
- C. Mendiktekan kata-kata kepada siswa untuk dieja dengan benar
- D. Membaca teks untuk memahami dan menginterpretasi pesan tertulis
33. Pembelajaran apresiasi sastra di kelas rendah SD (kelas I-III) sebaiknya difokuskan pada…
- A. Analisis unsur intrinsik karya sastra secara mendalam dan sistematis
- B. Penguasaan teori sastra dan aliran-aliran sastra Indonesia modern
- C. Pengalaman menikmati karya sastra melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna
- D. Penulisan karya sastra yang memenuhi kaidah estetika dan struktur yang baku
34. Kegiatan mendongeng di kelas rendah SD bermanfaat untuk mengembangkan apresiasi sastra karena…
- A. Melatih siswa menghafal isi cerita secara verbatim untuk ujian
- B. Memberikan pengalaman estetis dan menstimulasi imajinasi serta kreativitas siswa
- C. Meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca teks sastra secara mandiri
- D. Mengajarkan kaidah tata bahasa melalui contoh kalimat yang terdapat dalam dongeng
35. Pembelajaran apresiasi sastra di kelas tinggi SD (kelas IV-VI) berbeda dari kelas rendah karena di kelas tinggi siswa sudah dapat…
- A. Mengidentifikasi unsur-unsur cerita seperti tokoh, latar, alur, dan amanat secara lebih sistematis
- B. Menikmati dongeng dan nyanyian anak sebagai hiburan semata
- C. Menulis kritik sastra berdasarkan teori sastra yang komprehensif
- D. Menghafal nama-nama sastrawan Indonesia beserta karyanya secara kronologis
36. Seorang guru membagi siswa kelas V menjadi beberapa kelompok, kemudian setiap kelompok diminta mementaskan penggalan drama anak. Kegiatan ini termasuk model pembelajaran apresiasi sastra berupa…
- A. Apresiasi sastra reseptif melalui membaca pemahaman
- B. Apresiasi sastra melalui kajian teori dan kritik sastra
- C. Apresiasi sastra melalui analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik
- D. Apresiasi sastra produktif melalui penampilan atau pementasan karya
37. Proses belajar bahasa yang berlangsung secara sadar melalui pengajaran formal di sekolah disebut…
- A. Pemerolehan bahasa pertama
- B. Pemerolehan bahasa alamiah
- C. Pembelajaran bahasa
- D. Internalisasi bahasa
38. Teori nativisme yang dikemukakan oleh Chomsky menyatakan bahwa kemampuan berbahasa anak merupakan hasil dari…
- A. Proses imitasi dan penguatan yang diterima anak dari lingkungan sosialnya
- B. Kemampuan bawaan berupa perangkat pemerolehan bahasa yang dibawa sejak lahir
- C. Perkembangan struktur kognitif anak yang semakin kompleks seiring bertambahnya usia
- D. Interaksi aktif antara anak dengan lingkungan sosial dalam berbagai konteks komunikasi
39. Bunyi vokal /a/, /i/, /u/, /e/, /o/ dalam bahasa Indonesia diklasifikasikan berdasarkan tiga kriteria, yaitu posisi lidah, bentuk bibir, dan…
- A. Cara pengucapan dan hambatan arus udara
- B. Posisi pita suara saat bunyi dihasilkan
- C. Frekuensi getaran yang dihasilkan alat ucap
- D. Tinggi rendah posisi lidah dalam rongga mulut
40. Seorang guru bahasa Indonesia mengamati bahwa beberapa siswa kelas IV sering mencampurkan unsur bahasa daerah saat berbicara dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks pembelajaran bahasa, fenomena ini disebut…
- A. Interferensi bahasa pertama terhadap bahasa kedua
- B. Transfer positif dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia
- C. Kreativitas berbahasa yang menunjukkan perkembangan kognitif siswa
- D. Bilingualisme produktif yang memperkaya kosakata bahasa Indonesia siswa
41. Dalam analisis wacana, koherensi mengacu pada…
- A. Keterkaitan gramatikal antarkalimat yang dimarkahi secara eksplisit
- B. Penggunaan kata ganti untuk menghindari pengulangan kata yang sama
- C. Keterpaduan makna dan logika yang menjadikan wacana masuk akal secara keseluruhan
- D. Penggunaan penanda wacana untuk menghubungkan paragraf satu dengan lainnya
42. Jenis wacana yang bertujuan meyakinkan pembaca atau pendengar untuk menerima pendapat penulis atau pembicara disebut wacana…
- A. Deskriptif
- B. Argumentatif
- C. Naratif
- D. Ekspositoris
43. Guru kelas VI SD ingin menilai kemampuan siswa dalam memahami teks yang dibaca. Guru meminta siswa membuat peta pikiran berdasarkan isi bacaan. Teknik penilaian ini mengukur keterampilan…
- A. Membaca nyaring dengan lafal dan intonasi yang benar
- B. Menulis kreatif berdasarkan interpretasi pribadi terhadap teks
- C. Berbicara untuk menyampaikan rangkuman isi bacaan secara lisan
- D. Membaca pemahaman pada tingkat analisis dan sintesis informasi
44. Dalam pendekatan komunikatif, kompetensi komunikatif mencakup beberapa subkompetensi. Subkompetensi yang berkaitan dengan kemampuan menggunakan bahasa sesuai dengan norma sosial dan situasi disebut kompetensi…
- A. Sosiolinguistik
- B. Gramatikal
- C. Wacana
- D. Strategis
45. Seorang guru menggunakan teknik Role Play dalam pembelajaran berbicara. Teknik ini paling relevan dengan pendekatan…
- A. Struktural, karena melatih pola kalimat melalui pengulangan
- B. Whole language, karena mengintegrasikan semua komponen bahasa sekaligus
- C. Komunikatif, karena menempatkan siswa dalam situasi komunikasi yang autentik
- D. Kontekstual, karena mengaitkan materi dengan pengetahuan awal siswa
46. Perhatikan dua kalimat berikut: (1) “Ibu memasak nasi goreng.” (2) “Nasi goreng dimasak oleh ibu.” Kedua kalimat ini memiliki makna yang setara tetapi berbeda dalam konstruksi sintaksisnya karena perbedaan…
- A. Jenis kalimat, yaitu kalimat tunggal dan kalimat majemuk
- B. Kalimat aktif dan kalimat pasif yang memengaruhi posisi subjek dan objek
- C. Kalimat verbal dan kalimat nominal berdasarkan jenis predikatnya
- D. Intonasi kalimat tanya dan kalimat berita yang berbeda secara prosodik
47. Dalam proses afiksasi bahasa Indonesia, bentuk “me-” yang melekat pada kata dasar “baca” sehingga menjadi “membaca” mengalami proses yang disebut…
- A. Sufiksasi, yaitu penambahan imbuhan di akhir kata dasar
- B. Infiksasi, yaitu penambahan imbuhan di tengah kata dasar
- C. Konfiksasi, yaitu penambahan imbuhan sekaligus di awal dan akhir kata dasar
- D. Prefiksasi, yaitu penambahan imbuhan di awal kata dasar
48. Dalam sistem penilaian pembelajaran bahasa Indonesia di SD, tes yang diberikan sebelum pembelajaran dimulai untuk mengetahui kemampuan awal siswa disebut tes…
- A. Pretes atau prates
- B. Postes atau pascates
- C. Tes sumatif akhir semester
- D. Tes formatif tengah pembelajaran
49. Jika seorang guru SD kelas III ingin mengetahui apakah kesulitan membaca yang dialami siswa disebabkan oleh kelemahan pada pengenalan huruf, pemahaman suku kata, atau pemahaman kata, jenis penilaian yang paling tepat digunakan adalah penilaian…
- A. Sumatif untuk mengukur ketercapaian kompetensi akhir semester
- B. Formatif untuk memantau perkembangan belajar secara berkelanjutan
- C. Diagnostik untuk mengidentifikasi letak dan jenis kesulitan belajar
- D. Penempatan untuk menentukan kelompok belajar yang sesuai bagi siswa
50. Dalam pembelajaran keterampilan menulis di kelas tinggi SD, guru meminta siswa merevisi draf karangan mereka berdasarkan umpan balik dari teman sekelas. Proses ini mencerminkan prinsip pembelajaran menulis melalui pendekatan…
- A. Struktural, karena menitikberatkan pada perbaikan kaidah tata bahasa
- B. Proses, karena menekankan tahapan menulis termasuk revisi berbasis umpan balik
- C. Produk, karena berfokus pada hasil akhir tulisan yang dinilai oleh teman sebaya
- D. Behavioristik, karena menggunakan penguatan sosial dari teman sebaya
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.