PBIS4403 — Tefl 2
1. Communicative competence dalam konteks pengajaran bahasa mengacu pada kemampuan…
- A. Menghafal kaidah tata bahasa secara sistematis
- B. Menggunakan bahasa secara tepat dan efektif dalam konteks komunikasi nyata
- C. Menguasai kosakata dalam jumlah yang sangat banyak
- D. Memahami struktur kalimat secara formal dan akademis
2. Komponen grammatical competence dalam communicative competence mencakup pengetahuan tentang…
- A. Tata bahasa, kosakata, morfologi, dan fonologi
- B. Cara memilih topik yang sesuai dalam percakapan
- C. Strategi komunikasi saat terjadi kesulitan berbahasa
- D. Norma sosial dan budaya dalam penggunaan bahasa
3. Sociolinguistic competence dalam kerangka communicative competence berkaitan dengan kemampuan…
- A. Menggunakan kaidah tata bahasa dengan benar
- B. Memperbaiki ujaran saat komunikasi terhambat
- C. Menggunakan bahasa sesuai konteks sosial dan budaya
- D. Menyusun teks yang kohesif dan koheren
4. Seorang guru menyadari bahwa siswanya kesulitan menyusun teks yang padu dan logis meskipun tata bahasanya sudah benar. Komponen communicative competence manakah yang perlu ditingkatkan?
- A. Grammatical competence
- B. Strategic competence
- C. Sociolinguistic competence
- D. Discourse competence
5. Model communicative competence di dalam kelas menurut Canale dan Swain terdiri atas empat komponen. Komponen yang berfungsi mengatasi hambatan komunikasi disebut…
- A. Discourse competence
- B. Strategic competence
- C. Sociolinguistic competence
- D. Grammatical competence
6. Dalam classroom model of communicative competence, peran guru yang utama adalah sebagai…
- A. Satu-satunya sumber informasi linguistik bagi siswa
- B. Penilai yang mengoreksi setiap kesalahan siswa secara langsung
- C. Fasilitator yang menciptakan kesempatan komunikasi autentik bagi siswa
- D. Pemberi instruksi tata bahasa secara eksplisit dan sistematis
7. Istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengetahuan tentang kata beserta segala aspek penggunaannya dalam konteks TEFL adalah…
- A. Vocabulary knowledge
- B. Lexical competence
- C. Semantic awareness
- D. Word recognition
8. Pada tahap perencanaan pengajaran kosakata, hal pertama yang harus dilakukan guru adalah…
- A. Memilih teknik pengajaran yang paling menarik
- B. Menyiapkan media visual yang relevan
- C. Menentukan jumlah kosakata yang akan diajarkan
- D. Mengidentifikasi tujuan pembelajaran kosakata yang ingin dicapai
9. Teknik pengajaran kosakata yang menggunakan gambar atau benda nyata untuk menjelaskan makna kata disebut…
- A. Semantic mapping
- B. Realia and visuals
- C. Contextual guessing
- D. Word association
10. Guru meminta siswa menebak makna kata asing berdasarkan kalimat di sekitarnya dalam sebuah teks. Teknik ini dikenal sebagai…
- A. Word formation
- B. Semantic mapping
- C. Guessing from context
- D. Translation technique
11. Perbedaan utama antara teknik pengajaran kosakata melalui semantic mapping dengan word association adalah…
- A. Semantic mapping memetakan hubungan konseptual antar kata secara visual, sedangkan word association mengandalkan kaitan bebas antar kata
- B. Semantic mapping hanya digunakan untuk kosakata konkret, sedangkan word association untuk kosakata abstrak
- C. Word association menggunakan gambar, sedangkan semantic mapping menggunakan teks tertulis
- D. Semantic mapping cocok untuk pemula, sedangkan word association hanya untuk tingkat lanjut
12. Dalam perencanaan pengajaran tata bahasa, pendekatan yang menyajikan aturan tata bahasa secara eksplisit sebelum praktik disebut…
- A. Inductive approach
- B. Task-based approach
- C. Communicative approach
- D. Deductive approach
13. Guru memperlihatkan sejumlah kalimat contoh kepada siswa, lalu meminta mereka menemukan pola tata bahasa sendiri. Pendekatan ini termasuk…
- A. Deductive approach
- B. Inductive approach
- C. Direct method
- D. Grammar-translation method
14. Teknik drill dalam pengajaran tata bahasa terutama bertujuan untuk…
- A. Mengembangkan kemampuan komunikasi spontan siswa
- B. Mendorong siswa menemukan aturan tata bahasa secara mandiri
- C. Melatih penguasaan pola tata bahasa melalui pengulangan terstruktur
- D. Membangun pemahaman makna dalam konteks wacana
15. Ketika guru merancang kegiatan yang mengintegrasikan tata bahasa dalam konteks komunikatif, hal ini mencerminkan prinsip bahwa tata bahasa sebaiknya diajarkan…
- A. Secara fungsional dan bermakna dalam konteks penggunaan nyata
- B. Secara terisolasi agar siswa tidak terganggu oleh konteks
- C. Melalui hafalan paradigma konjugasi secara intensif
- D. Dengan meminimalkan latihan agar siswa tidak bosan
16. Dalam tahap perencanaan pengajaran listening, guru perlu menentukan jenis teks lisan yang akan digunakan. Jenis teks lisan yang bersifat interaktif dan melibatkan dua pihak atau lebih disebut…
- A. Monologue text
- B. Broadcast text
- C. Narrative text
- D. Dialogue text
17. Kegiatan pre-listening dalam pengajaran listening berfungsi untuk…
- A. Menguji pemahaman siswa setelah mendengarkan audio
- B. Mengaktifkan pengetahuan awal dan mempersiapkan siswa sebelum mendengarkan
- C. Memberikan latihan kosakata baru setelah mendengarkan
- D. Mendiskusikan topik teks lisan secara mendalam bersama guru
18. Kemampuan mendengarkan untuk menangkap informasi spesifik tanpa memahami keseluruhan isi teks disebut…
- A. Extensive listening
- B. Global listening
- C. Listening for specific information
- D. Intensive listening
19. Dalam pemilihan materi listening, guru disarankan menggunakan authentic materials karena…
- A. Mencerminkan penggunaan bahasa nyata dan variasi tuturan penutur asli
- B. Lebih mudah dipahami karena dirancang khusus untuk pembelajaran
- C. Selalu lebih pendek sehingga menghemat waktu pelajaran
- D. Bebas dari aksen dan dialek yang membingungkan siswa
20. Teknik post-listening yang menuntut siswa merespons teks lisan melalui kegiatan produktif seperti menulis ringkasan disebut…
- A. Predicting content
- B. Note-taking
- C. True or false activity
- D. Extended response activity
21. Dalam pengajaran reading, istilah “bottom-up processing” mengacu pada proses pembaca yang…
- A. Menggunakan pengetahuan sebelumnya untuk memprediksi isi teks
- B. Mengolah teks dari unit bahasa terkecil menuju makna yang lebih besar
- C. Membaca teks secara cepat untuk mendapatkan gambaran umum
- D. Mengintegrasikan pengetahuan dunia dengan teks yang dibaca
22. Teknik membaca cepat untuk menemukan informasi spesifik tanpa membaca keseluruhan teks dikenal sebagai…
- A. Skimming
- B. Intensive reading
- C. Scanning
- D. Extensive reading
23. Tahap perencanaan pengajaran reading yang mempertimbangkan tingkat kesulitan teks berdasarkan kemampuan siswa berkaitan dengan konsep…
- A. Readability
- B. Text coherence
- C. Genre analysis
- D. Schema activation
24. Kegiatan while-reading yang meminta siswa mengisi bagian yang hilang dalam teks berdasarkan bacaan disebut…
- A. Predicting
- B. Skimming exercise
- C. Sequencing activity
- D. Gap-fill activity
25. Dalam pengajaran reading, pendekatan top-down berbeda dengan pendekatan bottom-up karena top-down…
- A. Memulai dari pengenalan huruf menuju kata dan kalimat
- B. Mengandalkan pengetahuan dan prediksi pembaca sebagai titik awal memahami teks
- C. Menekankan kecepatan membaca tanpa memperhatikan makna
- D. Fokus pada analisis struktur kalimat secara gramatikal
26. Tujuan utama tahap planning dalam pengajaran speaking adalah…
- A. Memilih buku teks yang sesuai untuk kegiatan berbicara
- B. Menentukan cara menilai kemampuan berbicara siswa
- C. Menetapkan tujuan, materi, dan teknik pengajaran speaking secara sistematis
- D. Memilih topik yang paling disukai oleh siswa di kelas
27. Teknik pengajaran speaking yang melibatkan siswa dalam percakapan terbuka dengan pasangan atau kelompok kecil untuk bertukar informasi dikenal sebagai…
- A. Information gap activity
- B. Choral drilling
- C. Controlled dialogue
- D. Substitution drill
28. Role-play sebagai teknik pengajaran speaking memiliki keunggulan karena…
- A. Memungkinkan guru menilai pelafalan siswa secara akurat
- B. Mengurangi kebutuhan siswa untuk mempersiapkan materi berbicara
- C. Membatasi topik agar siswa fokus pada satu fungsi bahasa saja
- D. Memberikan konteks situasional yang autentik dan mendorong penggunaan bahasa secara bermakna
29. Dalam pengajaran speaking, accuracy mengacu pada kemampuan siswa untuk…
- A. Berbicara dengan lancar tanpa berhenti terlalu lama
- B. Menggunakan struktur bahasa dan pelafalan yang benar
- C. Menyampaikan pesan dengan cara yang mudah dipahami pendengar
- D. Menggunakan kosakata yang beragam dalam percakapan
30. Seorang guru ingin melatih kemampuan speaking siswa pada tingkat yang lebih bebas dan spontan. Teknik yang paling tepat digunakan adalah…
- A. Substitution drill
- B. Choral repetition
- C. Discussion atau debate
- D. Dialogue memorization
31. Dalam pengajaran writing, tahap pre-writing memiliki fungsi utama untuk…
- A. Menggali dan mengorganisasi ide sebelum proses penulisan dimulai
- B. Merevisi draft tulisan yang telah dibuat siswa
- C. Mempresentasikan hasil tulisan kepada teman sekelas
- D. Mengedit kesalahan tata bahasa dalam tulisan siswa
32. Pendekatan process writing dalam pengajaran writing menekankan bahwa menulis adalah…
- A. Kegiatan satu kali yang berfokus pada produk akhir yang sempurna
- B. Kemampuan menghafal model teks yang sudah ada
- C. Latihan mentranskrip teks yang didiktekan guru
- D. Proses yang berulang dan melibatkan drafting, revising, dan editing
33. Teknik pengajaran writing yang meminta siswa menulis tanpa henti selama waktu tertentu untuk memunculkan ide disebut…
- A. Outlining
- B. Freewriting
- C. Guided writing
- D. Collaborative writing
34. Dalam pengajaran writing, perbedaan antara tahap revising dan editing terletak pada…
- A. Revising dilakukan guru, sedangkan editing dilakukan siswa
- B. Revising berfokus pada ejaan, sementara editing berfokus pada organisasi tulisan
- C. Revising memperbaiki isi dan organisasi gagasan, sedangkan editing memperbaiki mekanik bahasa
- D. Revising hanya dilakukan sekali, sedangkan editing dapat dilakukan berkali-kali
35. Teknik peer feedback dalam pengajaran writing memberikan manfaat bagi penulis karena…
- A. Membantu penulis melihat tulisannya dari perspektif pembaca lain dan mendapatkan masukan yang beragam
- B. Menggantikan peran guru sebagai penilai utama tulisan siswa
- C. Mengurangi beban guru dalam mengoreksi tugas writing siswa
- D. Memastikan setiap siswa menghasilkan tulisan dengan tata bahasa yang sempurna
36. Dalam konteks Teaching English Through Literature, manfaat utama penggunaan karya sastra sebagai bahan ajar bahasa adalah…
- A. Memudahkan guru dalam menilai kemampuan tata bahasa siswa
- B. Menyederhanakan kosakata sehingga mudah dipahami semua tingkat
- C. Mengurangi kebutuhan materi autentik dari dunia nyata
- D. Menyediakan konteks bahasa yang kaya, autentik, dan sarat nilai budaya
37. Tahap perencanaan pengajaran literature melibatkan pemilihan teks sastra yang tepat. Faktor yang paling perlu dipertimbangkan dalam pemilihan teks tersebut adalah…
- A. Panjangnya teks agar mengisi seluruh jam pelajaran
- B. Kesesuaian teks dengan usia, minat, dan kemampuan bahasa siswa
- C. Popularitas teks di kalangan penutur asli bahasa Inggris
- D. Ketersediaan buku teks di perpustakaan sekolah
38. Teknik pengajaran literature yang mendorong siswa merespons teks secara personal dan emosional dikenal sebagai…
- A. Close reading
- B. Structural analysis
- C. Reader-response approach
- D. Stylistic analysis
39. Kegiatan language-based approach dalam pengajaran literature berfokus pada…
- A. Analisis pilihan bahasa, gaya, dan fitur linguistik dalam teks sastra
- B. Respons personal dan emosional siswa terhadap karakter dan alur cerita
- C. Perbandingan nilai budaya antara teks sastra dan kehidupan siswa
- D. Penghafalan kutipan penting dari teks sastra yang dipelajari
40. Seorang guru menggunakan puisi untuk mengajarkan penggunaan kata sifat kepada siswanya. Pendekatan yang digunakan guru tersebut paling tepat disebut sebagai…
- A. Cultural model approach
- B. Personal growth approach
- C. Reader-response approach
- D. Language-based approach
41. Teaching integrated skills berarti mengajarkan kemampuan berbahasa dengan cara…
- A. Menggabungkan materi dari beberapa mata pelajaran yang berbeda
- B. Mengombinasikan dua atau lebih keterampilan bahasa secara bersamaan dalam satu kegiatan
- C. Memisahkan setiap keterampilan bahasa agar siswa lebih fokus
- D. Mengajarkan keterampilan bahasa secara berurutan satu per satu
42. Alasan utama pengajaran integrated skills lebih mencerminkan komunikasi nyata dibandingkan pengajaran keterampilan secara terpisah adalah karena…
- A. Lebih mudah dinilai karena hanya satu rubrik penilaian yang dibutuhkan
- B. Menghemat waktu persiapan guru dalam merancang pembelajaran
- C. Dalam kehidupan nyata, orang menggunakan beberapa keterampilan bahasa sekaligus secara simultan
- D. Siswa lebih mudah belajar ketika semua keterampilan diajarkan dalam satu sesi
43. Kegiatan yang mengintegrasikan keterampilan listening dan speaking secara bersamaan dapat diwujudkan melalui…
- A. Kegiatan diskusi kelompok di mana siswa mendengarkan dan merespons pendapat teman
- B. Menulis paragraf berdasarkan gambar yang ditampilkan guru
- C. Membaca teks kemudian menjawab pertanyaan pilihan ganda
- D. Menyalin teks dari papan tulis ke dalam buku catatan
44. Dalam pengajaran integrated skills, task-based learning (TBL) dianggap efektif karena…
- A. Memisahkan setiap keterampilan bahasa dalam tugas yang berbeda-beda
- B. Memungkinkan guru mengendalikan setiap aspek bahasa yang dipraktikkan
- C. Mengurangi kecemasan siswa dengan menghilangkan semua bentuk penilaian
- D. Mendorong penggunaan berbagai keterampilan bahasa secara alami dalam menyelesaikan tugas bermakna
45. Guru meminta siswa membaca artikel, kemudian mendiskusikan isinya secara lisan, dan akhirnya menulis ringkasannya. Kegiatan ini mencerminkan integrasi keterampilan…
- A. Listening, speaking, dan reading
- B. Reading, speaking, dan writing
- C. Listening, writing, dan reading
- D. Speaking, listening, dan writing
46. Komponen yang paling membedakan fluency dari accuracy dalam keterampilan berbicara adalah…
- A. Ketepatan penggunaan tanda baca dalam tulisan
- B. Penguasaan kaidah tata bahasa yang tepat
- C. Kelancaran dalam menyampaikan ide tanpa hambatan berlebihan
- D. Ketepatan pelafalan setiap kata yang diucapkan
47. Dalam pemilihan teknik pengajaran keterampilan terpadu, guru perlu mempertimbangkan…
- A. Tujuan pembelajaran, tingkat kemampuan siswa, dan ketersediaan sumber daya
- B. Jumlah halaman buku teks yang harus diselesaikan dalam satu semester
- C. Preferensi pribadi guru terhadap metode pengajaran tertentu
- D. Kemampuan guru dalam mengoperasikan perangkat teknologi terkini
48. Konsep “content-based instruction” dalam konteks integrated skills teaching berarti pengajaran bahasa dilakukan melalui…
- A. Pengulangan pola bahasa secara mekanis dalam latihan terstruktur
- B. Penyajian kaidah tata bahasa secara eksplisit sebelum praktik
- C. Penggunaan latihan drill yang terfokus pada satu keterampilan
- D. Penyampaian konten akademis atau tematik sebagai kendaraan untuk belajar bahasa
49. Guru yang menggunakan pendekatan thematic unit dalam integrated skills teaching memilih tema tertentu karena…
- A. Tema mempermudah guru membuat soal ujian yang terstandarisasi
- B. Tema memberikan benang merah yang menyatukan berbagai kegiatan keterampilan bahasa
- C. Tema mengurangi kebutuhan guru untuk menyiapkan materi tambahan
- D. Tema membantu siswa menghafal kosakata dengan lebih cepat
50. Tantangan utama yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan integrated skills teaching di kelas yang memiliki kemampuan siswa beragam adalah…
- A. Sulitnya menemukan buku teks yang mencakup semua keterampilan bahasa
- B. Keterbatasan waktu guru untuk membuat media pembelajaran yang menarik
- C. Menyesuaikan tingkat kesulitan tugas agar sesuai dengan semua level siswa sekaligus
- D. Minimnya dukungan kepala sekolah terhadap pendekatan pembelajaran terpadu
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.