PBIS4302 — Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris
1. Pengertian evaluasi dalam konteks pembelajaran merujuk pada proses yang bertujuan untuk…
- A. Mengumpulkan data hasil belajar siswa secara numerik
- B. Membuat pertimbangan dan keputusan berdasarkan informasi yang diperoleh dari pengukuran
- C. Memberikan angka atau skor pada hasil pekerjaan siswa
- D. Menyusun instrumen tes untuk mengukur kemampuan siswa
2. Istilah “pengukuran” dalam evaluasi pembelajaran mengacu pada kegiatan…
- A. Pemberian angka atau kuantifikasi terhadap suatu atribut berdasarkan aturan tertentu
- B. Pemberian nilai akhir kepada siswa berdasarkan pertimbangan guru
- C. Pengambilan keputusan tentang kualitas suatu program pembelajaran
- D. Penyusunan instrumen untuk menilai kompetensi berbahasa siswa
3. Perbedaan mendasar antara tes dan penilaian (assessment) dalam evaluasi pembelajaran bahasa Inggris terletak pada…
- A. Tes hanya digunakan di akhir semester, sedangkan penilaian dilakukan setiap hari
- B. Tes bersifat lisan, sedangkan penilaian bersifat tertulis
- C. Tes merupakan salah satu alat pengumpul data, sedangkan penilaian merupakan proses yang lebih luas mencakup berbagai prosedur
- D. Tes digunakan untuk siswa SD, sedangkan penilaian digunakan untuk siswa SMA
4. Alat ukur yang tergolong dalam kelompok tes berbeda dari alat ukur non-tes karena…
- A. Tes selalu menggunakan lembar kerja tertulis, sedangkan non-tes tidak menggunakan lembar apapun
- B. Tes hanya mengukur aspek kognitif, sedangkan non-tes hanya mengukur aspek afektif
- C. Tes membutuhkan biaya lebih mahal daripada non-tes dalam pelaksanaannya
- D. Tes memiliki jawaban benar atau salah yang jelas, sedangkan non-tes tidak selalu memiliki jawaban benar atau salah
5. Seorang guru bahasa Inggris ingin mengetahui kemampuan awal siswa sebelum memulai unit pembelajaran baru. Jenis penilaian yang paling tepat digunakan adalah…
- A. Penilaian sumatif
- B. Penilaian diagnostik
- C. Penilaian formatif
- D. Penilaian portofolio
6. Tes uraian (essay test) memiliki keunggulan dibandingkan tes objektif terutama dalam hal kemampuannya untuk…
- A. Mencakup materi yang lebih luas dalam satu kali ujian
- B. Meminimalkan unsur subjektivitas dalam penilaian
- C. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi dan mengorganisasikan gagasan
- D. Mempermudah proses penskoran secara cepat dan objektif
7. Kelemahan utama tes uraian yang paling sering dikritisi dalam konteks evaluasi pembelajaran adalah…
- A. Tingginya unsur subjektivitas dalam penskoran
- B. Ketidakmampuannya mengukur kemampuan berpikir analitis
- C. Sulitnya menyusun pertanyaan yang relevan dengan materi
- D. Terbatasnya waktu yang dibutuhkan untuk menjawab setiap soal
8. Langkah pertama yang harus dilakukan guru dalam merencanakan tes uraian yang berkualitas adalah…
- A. Menetapkan pedoman penskoran untuk setiap butir soal
- B. Menentukan jumlah soal yang akan ditampilkan dalam tes
- C. Memilih format soal uraian terbatas atau uraian bebas
- D. Merumuskan tujuan pembelajaran yang akan diukur dan menyusun kisi-kisi
9. Tes uraian terbatas (restricted response essay) berbeda dari tes uraian bebas (extended response essay) karena…
- A. Tes uraian terbatas hanya digunakan untuk mata pelajaran sains, bukan bahasa
- B. Tes uraian terbatas membatasi cakupan isi dan format jawaban yang diharapkan
- C. Tes uraian terbatas selalu memiliki satu jawaban yang benar secara mutlak
- D. Tes uraian terbatas tidak memerlukan pedoman penskoran khusus
10. Pedoman penskoran analitik pada tes uraian lebih direkomendasikan dibandingkan penskoran holistik karena…
- A. Penskoran analitik lebih cepat dan mudah dilakukan oleh guru
- B. Penskoran analitik tidak memerlukan deskripsi kriteria yang rinci
- C. Penskoran analitik memberikan informasi diagnostik yang lebih rinci tentang kekuatan dan kelemahan jawaban siswa
- D. Penskoran analitik menghasilkan reliabilitas yang lebih rendah sehingga lebih fleksibel
11. Dalam pengembangan tes uraian, kisi-kisi soal (test blueprint) berfungsi untuk…
- A. Memastikan distribusi soal proporsional sesuai tujuan pembelajaran dan cakupan materi
- B. Menentukan tingkat kesulitan setiap soal secara otomatis
- C. Menjamin bahwa semua soal memiliki tingkat kesulitan yang sama
- D. Menyediakan kunci jawaban yang dapat digunakan langsung oleh siswa
12. Tes objektif dianggap lebih reliabel daripada tes uraian karena…
- A. Tes objektif mengukur aspek pembelajaran yang lebih penting dan mendalam
- B. Tes objektif lebih mudah dibuat oleh guru yang belum berpengalaman
- C. Tes objektif dapat mencakup seluruh kompetensi yang akan diuji
- D. Proses penskoran tes objektif tidak dipengaruhi oleh penilaian subjektif penilai
13. Salah satu alasan utama mengapa guru bahasa Inggris memilih menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda adalah…
- A. Tes pilihan ganda lebih mampu mengukur kemampuan menulis siswa secara autentik
- B. Tes pilihan ganda dapat mencakup sampel materi yang luas dalam satu kali ujian
- C. Tes pilihan ganda tidak memerlukan kunci jawaban yang terstandar
- D. Tes pilihan ganda lebih murah dari segi biaya percetakan dibandingkan jenis tes lain
14. Dalam penulisan butir soal pilihan ganda, pengecoh (distraktor) yang baik harus memenuhi kriteria…
- A. Terlihat jelas berbeda dari kunci jawaban agar tidak membingungkan siswa
- B. Menggunakan kata-kata yang jarang dijumpai dalam materi pembelajaran
- C. Masuk akal dan menarik bagi siswa yang kurang menguasai materi, namun salah secara konsep
- D. Selalu lebih panjang dari kunci jawaban yang benar agar mudah dibedakan
15. Dalam merencanakan tes objektif yang baik, langkah penyusunan kisi-kisi dilakukan dengan tujuan utama untuk…
- A. Menjamin bahwa tes mengukur tujuan dan cakupan materi secara seimbang dan representatif
- B. Mempercepat proses penulisan soal sehingga lebih efisien dari segi waktu
- C. Menentukan media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar
- D. Memudahkan siswa memperkirakan soal yang akan keluar dalam ujian
16. Pedoman observasi sebagai alat penilaian non-tes dalam pembelajaran bahasa Inggris paling tepat digunakan untuk mengukur…
- A. Kemampuan siswa dalam menghafalkan kosakata bahasa Inggris
- B. Penguasaan tata bahasa (grammar) siswa secara tertulis
- C. Pemahaman bacaan (reading comprehension) siswa secara individual
- D. Perilaku dan proses berbahasa siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung
17. Skala sikap (attitude scale) dalam penilaian non-tes digunakan untuk mengukur…
- A. Tingkat penguasaan kompetensi linguistik siswa secara terukur
- B. Kecenderungan dan perasaan siswa terhadap sesuatu, seperti sikap terhadap belajar bahasa Inggris
- C. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas proyek berbasis bahasa
- D. Kecepatan siswa dalam membaca teks berbahasa Inggris
18. Portofolio sebagai alat penilaian non-tes dianggap autentik karena…
- A. Portofolio menggunakan skala penilaian yang telah distandarisasi secara nasional
- B. Portofolio memiliki jawaban yang jelas benar atau salah seperti tes objektif
- C. Portofolio memperlihatkan perkembangan nyata kemampuan siswa dari waktu ke waktu melalui karya aktual
- D. Portofolio dapat diselesaikan dalam satu sesi ujian yang terstruktur
19. Wawancara sebagai alat penilaian non-tes dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris memiliki keunggulan utama berupa…
- A. Kemampuan menggali informasi mendalam tentang kemampuan berbahasa lisan siswa secara langsung
- B. Efisiensi waktu karena dapat menilai banyak siswa secara bersamaan
- C. Objektivitas yang tinggi karena menggunakan sistem penskoran otomatis
- D. Kemampuan mengukur aspek membaca dan menulis siswa secara simultan
20. Angket (questionnaire) yang digunakan dalam penilaian pembelajaran bahasa Inggris bertujuan untuk…
- A. Mengukur penguasaan struktur kalimat dan kosakata siswa
- B. Menentukan peringkat siswa berdasarkan prestasi akademik
- C. Mengidentifikasi kemampuan membaca cepat siswa dalam bahasa Inggris
- D. Mengumpulkan data tentang pendapat, persepsi, atau kebiasaan belajar dari sejumlah responden
21. Validitas suatu alat penilaian merujuk pada…
- A. Konsistensi hasil pengukuran jika tes diulang pada kondisi yang sama
- B. Ketepatan suatu instrumen dalam mengukur apa yang seharusnya diukur
- C. Kemudahan instrumen dalam dilaksanakan dan dinilai hasilnya
- D. Kesamaan hasil pengukuran yang dilakukan oleh dua penilai berbeda
22. Reliabilitas suatu instrumen penilaian didefinisikan sebagai…
- A. Kemampuan instrumen untuk mengukur seluruh aspek kompetensi yang diajarkan
- B. Ketepatan instrumen dalam mengukur apa yang menjadi tujuan pengukuran
- C. Konsistensi atau keajegan hasil pengukuran apabila tes digunakan berulang kali pada kondisi yang sama
- D. Kemampuan instrumen membedakan siswa berkemampuan tinggi dari yang berkemampuan rendah
23. Hubungan antara validitas dan reliabilitas suatu instrumen penilaian yang paling tepat adalah…
- A. Instrumen yang valid pasti reliabel, namun instrumen yang reliabel belum tentu valid
- B. Instrumen yang reliabel pasti valid, namun instrumen yang valid belum tentu reliabel
- C. Validitas dan reliabilitas adalah dua konsep yang sepenuhnya independen dan tidak saling memengaruhi
- D. Instrumen yang tidak valid dan tidak reliabel tetap dapat digunakan jika memiliki keterbacaan tinggi
24. Analisis butir soal dilakukan setelah ujian dilaksanakan dengan tujuan utama untuk…
- A. Menentukan nilai akhir yang akan diberikan kepada setiap siswa
- B. Menggolongkan siswa ke dalam kelompok lulus dan tidak lulus
- C. Membandingkan hasil ujian antarkelas dalam satu sekolah
- D. Mengevaluasi kualitas setiap butir soal dari segi tingkat kesukaran, daya beda, dan fungsi distraktor
25. Tingkat kesukaran (difficulty index) sebuah butir soal dihitung berdasarkan…
- A. Penilaian subjektif guru tentang seberapa sulit soal tersebut bagi siswa rata-rata
- B. Proporsi peserta tes yang menjawab soal tersebut dengan benar
- C. Jumlah kata dan kompleksitas kalimat yang digunakan dalam soal
- D. Waktu rata-rata yang dibutuhkan siswa untuk menjawab soal tersebut
26. Daya beda (discriminating power) suatu butir soal yang baik harus mampu…
- A. Dijawab benar oleh semua siswa tanpa memandang kemampuannya
- B. Memiliki tingkat kesukaran yang sangat tinggi sehingga hanya sedikit yang bisa menjawab
- C. Membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dan siswa yang berkemampuan rendah
- D. Menghasilkan skor yang sama untuk seluruh siswa dalam kelas
27. Sebuah butir soal pilihan ganda memiliki indeks daya beda negatif. Hal ini menandakan bahwa…
- A. Siswa berkemampuan rendah lebih banyak menjawab benar dibandingkan siswa berkemampuan tinggi, sehingga soal perlu diperbaiki atau dibuang
- B. Soal tersebut sangat sulit sehingga tidak ada siswa yang bisa menjawab dengan benar
- C. Soal tersebut terlalu mudah sehingga semua siswa dapat menjawab dengan benar
- D. Distraktor yang digunakan dalam soal tersebut tidak berfungsi sama sekali
28. Dalam analisis butir soal, distraktor dinyatakan berfungsi dengan baik apabila…
- A. Dipilih oleh sebagian besar siswa berkemampuan tinggi dalam tes
- B. Tidak dipilih oleh satu pun siswa yang mengikuti tes
- C. Dipilih oleh jumlah siswa yang sama persis dengan kunci jawaban
- D. Dipilih oleh paling tidak 5% peserta tes dan lebih banyak dipilih oleh siswa berkemampuan rendah
29. Dalam proses pengolahan hasil pengukuran, langkah pemeriksaan data (data cleaning) dilakukan untuk…
- A. Menghitung rata-rata kelas dan standar deviasi hasil tes
- B. Memastikan data yang terkumpul lengkap, akurat, dan siap untuk dianalisis lebih lanjut
- C. Menentukan passing grade atau batas kelulusan siswa
- D. Mengkonversi skor mentah menjadi nilai huruf (A, B, C, D, E)
30. Mean (rata-rata) dalam statistika deskriptif pengolahan hasil pengukuran dihitung dengan cara…
- A. Mengurangi skor tertinggi dengan skor terendah dalam distribusi data
- B. Mencari nilai yang paling sering muncul dalam kumpulan data
- C. Menjumlahkan seluruh skor kemudian dibagi dengan jumlah total peserta
- D. Mencari nilai tengah dari kumpulan data yang telah diurutkan
31. Standar deviasi dalam statistika pengolahan hasil pengukuran berfungsi untuk menggambarkan…
- A. Seberapa jauh skor-skor individu menyimpang dari nilai rata-rata kelompok
- B. Nilai tertinggi yang dicapai oleh peserta tes dalam suatu kelompok
- C. Frekuensi kemunculan skor tertentu dalam distribusi hasil tes
- D. Persentase siswa yang mencapai nilai di atas batas kelulusan
32. Teori evaluasi pembelajaran bahasa Inggris berkembang dipengaruhi oleh perubahan paradigma pengajaran bahasa, khususnya pergeseran dari pendekatan…
- A. Komunikatif menuju struktural yang menekankan ketepatan bentuk gramatikal
- B. Berbasis tugas menuju berbasis teks yang menekankan genre teks
- C. Kognitif menuju behaviorisme yang menekankan penguatan kebiasaan bahasa
- D. Struktural yang berfokus pada bentuk bahasa menuju komunikatif yang menekankan penggunaan bahasa secara nyata
33. Prinsip “washback” atau dampak balik dalam evaluasi pembelajaran bahasa Inggris mengacu pada…
- A. Proses pengembalian lembar jawaban siswa setelah dikoreksi guru
- B. Pengaruh tes terhadap pengajaran dan pembelajaran, baik positif maupun negatif
- C. Metode pemberian umpan balik tertulis pada hasil karya siswa
- D. Prosedur pengulangan tes bagi siswa yang gagal mencapai batas kelulusan
34. Jenis evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang bertujuan untuk memantau perkembangan belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung disebut…
- A. Evaluasi sumatif
- B. Evaluasi penempatan
- C. Evaluasi formatif
- D. Evaluasi diagnostik
35. Salah satu prinsip utama evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang efektif adalah bahwa evaluasi harus bersifat “authentic”. Maksud dari prinsip ini adalah…
- A. Tugas penilaian mencerminkan penggunaan bahasa dalam situasi komunikasi yang nyata dan bermakna
- B. Soal ujian harus asli buatan guru sendiri dan tidak boleh mengambil dari sumber lain
- C. Hasil penilaian harus dilaporkan secara jujur kepada orang tua siswa
- D. Setiap siswa dinilai secara individual tanpa dipengaruhi oleh kinerja siswa lain
36. Model tes berbahasa Inggris yang dikategorikan berdasarkan kompetensi keterampilan berbahasa lisan mencakup pengujian terhadap…
- A. Kemampuan membaca nyaring dan menulis dikte secara bersamaan
- B. Penguasaan kosakata dan tata bahasa dalam konteks tertulis
- C. Kemampuan mentranslasi teks dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris
- D. Kemampuan menyimak dan berbicara sebagai bentuk keterampilan berbahasa lisan
37. Kompetensi pragmatik dalam tes berbahasa Inggris berkaitan dengan kemampuan siswa untuk…
- A. Memahami dan menghasilkan kalimat yang secara gramatikal benar
- B. Menggunakan bahasa secara tepat sesuai konteks sosial dan situasi komunikasi
- C. Menguasai sistem bunyi dan pola intonasi dalam bahasa Inggris
- D. Memahami makna literal kata-kata dalam teks bahasa Inggris
38. Tes berbahasa Inggris yang mengukur kompetensi berdasarkan perbuatan atau tindakan (performance-based) menilai siswa melalui…
- A. Pengerjaan soal pilihan ganda tentang kaidah tata bahasa secara tertulis
- B. Jawaban uraian pendek tentang teori linguistik bahasa Inggris
- C. Demonstrasi langsung kemampuan bahasa dalam tugas atau aktivitas nyata yang dapat diamati
- D. Pengisian angket tentang kebiasaan belajar bahasa Inggris sehari-hari
39. Model tes berbahasa Inggris berdasarkan kompetensi keterampilan berbahasa tulisan (written language skills) mencakup penilaian terhadap…
- A. Kemampuan membaca (reading) dan menulis (writing) sebagai dua keterampilan reseptif dan produktif tertulis
- B. Kemampuan berbicara dan menyimak dalam konteks akademis formal
- C. Penguasaan lafal dan intonasi dalam pengucapan bahasa Inggris
- D. Kemampuan translasi dan interpretasi teks lintas budaya
40. Kisi-kisi tes pembelajaran bahasa Inggris (test blueprint) yang baik harus memuat informasi tentang…
- A. Nama dan latar belakang pendidikan guru yang menyusun soal
- B. Jadwal ujian dan ruang kelas tempat ujian dilaksanakan
- C. Anggaran biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan ujian
- D. Kompetensi dasar, indikator, jenjang kognitif, bentuk soal, dan jumlah butir soal per topik
41. Dalam mengembangkan kisi-kisi tes bahasa Inggris, indikator soal harus dirumuskan secara operasional agar…
- A. Siswa dapat membaca dan memahami tujuan ujian sebelum mengerjakan soal
- B. Perilaku yang akan diukur dapat diamati dan dinilai secara konkret dan terukur
- C. Guru dapat menyelesaikan proses penilaian dalam waktu yang lebih singkat
- D. Soal dapat digunakan untuk berbagai jenjang pendidikan tanpa perubahan
42. Dalam pengembangan soal-soal tes pembelajaran bahasa Inggris, stem atau pokok soal yang baik harus memenuhi kriteria…
- A. Menggunakan kalimat yang sangat panjang agar informasinya lengkap dan rinci
- B. Mengandung petunjuk mengenai jawaban yang benar agar memandu siswa
- C. Merumuskan masalah atau pertanyaan dengan jelas, singkat, dan tidak mengandung petunjuk jawaban
- D. Menggunakan kata-kata asing atau teknis agar soal terkesan akademis dan ilmiah
43. Penyelenggaraan evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang baik harus mempertimbangkan aspek etika penilaian, antara lain dengan…
- A. Menjaga kerahasiaan soal, objektivitas penilaian, dan tidak mendiskriminasi peserta berdasarkan latar belakang tertentu
- B. Memberikan soal yang sama persis kepada semua kelas tanpa memperhatikan perbedaan kemampuan
- C. Mengumumkan nilai siswa secara terbuka di depan seluruh kelas sebagai motivasi
- D. Mengizinkan siswa menggunakan semua sumber daya selama ujian berlangsung
44. Cara penyelenggaraan evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang berkaitan dengan aspek administrasi tes mencakup hal-hal berikut, kecuali…
- A. Persiapan ruang ujian dan pengaturan tempat duduk peserta
- B. Pendistribusian soal dan lembar jawaban kepada peserta
- C. Pengawasan selama ujian berlangsung untuk mencegah kecurangan
- D. Penentuan metode pengajaran bahasa yang akan digunakan di semester berikutnya
45. Tes pilihan ganda yang mengukur kemampuan membaca bahasa Inggris biasanya menggunakan teks otentik dengan tujuan untuk…
- A. Mempermudah penskoran karena teks otentik memiliki kunci jawaban yang sudah tersedia
- B. Mengukur kemampuan membaca siswa dalam konteks yang menyerupai penggunaan bahasa di kehidupan nyata
- C. Mengurangi waktu yang dibutuhkan guru dalam menyusun bahan soal ujian
- D. Memastikan bahwa semua siswa familiar dengan teks yang diujikan sebelumnya
46. Dalam evaluasi kemampuan berbicara (speaking) bahasa Inggris, rubrik penilaian analitik yang baik biasanya mencakup komponen…
- A. Penampilan fisik, kerapian pakaian, dan kontak mata dengan audiens
- B. Ketepatan ejaan dan kemampuan membaca teks bahasa Inggris tanpa kesalahan
- C. Kelancaran, ketepatan tata bahasa, kosakata, pengucapan, dan isi komunikasi
- D. Kecepatan berbicara dan panjang pendeknya giliran bicara dalam diskusi
47. Cara penyelenggaraan evaluasi pembelajaran bahasa Inggris yang mengacu pada prinsip “fairness” berarti bahwa…
- A. Semua peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendemonstrasikan kemampuan mereka tanpa bias
- B. Semua peserta mendapatkan soal yang identik dan waktu pengerjaan yang sama persis
- C. Guru harus memberikan nilai yang sama kepada semua siswa agar tidak terjadi kesenjangan
- D. Ujian dilaksanakan di luar jam pelajaran agar tidak mengganggu proses belajar mengajar
48. Seorang guru bahasa Inggris menggunakan hasil tes sumatif untuk membuat keputusan tentang kenaikan kelas siswa. Fungsi evaluasi yang diterapkan adalah fungsi…
- A. Diagnostik untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa secara individual
- B. Formatif untuk memperbaiki proses pembelajaran yang sedang berlangsung
- C. Penempatan untuk mengelompokkan siswa ke dalam kelas yang sesuai kemampuannya
- D. Sumatif untuk membuat keputusan administratif tentang kemajuan belajar siswa
49. Analisis seorang guru menemukan bahwa butir soal nomor 10 pada tes mid-semester memiliki indeks kesukaran 0,90. Interpretasi yang tepat terhadap data tersebut adalah…
- A. Soal tersebut sangat sulit karena hanya 10% siswa yang mampu menjawab dengan benar
- B. Soal tersebut terlalu mudah karena 90% siswa berhasil menjawab dengan benar
- C. Soal tersebut memiliki tingkat kesukaran ideal karena berada di kisaran 0,50
- D. Soal tersebut memiliki daya beda tinggi sehingga baik digunakan untuk seleksi
50. Evaluasi program pembelajaran bahasa Inggris secara menyeluruh (program evaluation) berbeda dari evaluasi hasil belajar siswa karena evaluasi program bertujuan untuk…
- A. Menentukan nilai akhir masing-masing siswa di akhir semester
- B. Mengidentifikasi siswa yang perlu mendapatkan remedial atau pengayaan
- C. Menilai efektivitas keseluruhan program, kurikulum, dan praktik pengajaran untuk keperluan perbaikan
- D. Membandingkan prestasi siswa antara satu kelas dengan kelas lain dalam sekolah
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.