PBIN4212 — Pragmatik
1. Istilah 'pragmatik' dalam linguistik pertama kali diperkenalkan oleh seorang filsuf bernama Charles Morris pada tahun 1938. Dalam pembagian semiotika, Morris menempatkan pragmatik sebagai cabang yang mengkaji hubungan antara…
- A. tanda dengan tanda lainnya
- B. tanda dengan objek yang diacunya
- C. tanda dengan pengguna atau penafsirnya
- D. tanda dengan makna harfiahnya
2. Dalam historisitas perkembangan pragmatik, aliran filsafat bahasa yang sangat berpengaruh dan menekankan bahwa makna bahasa tidak dapat dipisahkan dari penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari adalah aliran…
- A. Strukturalisme Saussure
- B. Transformasi Generatif Chomsky
- C. Filsafat Bahasa Biasa (Ordinary Language Philosophy)
- D. Formalisme Bloomfield
3. Pragmatik berbeda dari semantik dalam hal kajian makna. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan mendasar antara semantik dan pragmatik adalah…
- A. Semantik mengkaji makna dalam konteks, sedangkan pragmatik mengkaji makna di luar konteks
- B. Semantik mengkaji makna literal yang terikat pada sistem bahasa, sedangkan pragmatik mengkaji makna yang terikat pada konteks penggunaan
- C. Semantik hanya mengkaji kata, sedangkan pragmatik hanya mengkaji kalimat
- D. Semantik dan pragmatik mengkaji objek yang sama persis tanpa perbedaan
4. Salah satu prinsip dasar dalam pragmatik menyatakan bahwa penutur dan mitra tutur berusaha untuk bekerja sama dalam komunikasi sehingga tuturan dapat dipahami dengan baik. Prinsip tersebut dikenal sebagai…
- A. Prinsip Relevansi
- B. Prinsip Kesantunan
- C. Prinsip Kerja Sama (Cooperative Principle)
- D. Prinsip Ekonomi Bahasa
5. Dalam kajian pragmatik, fenomena linguistik yang menjadi objek kajiannya mencakup deiksis. Deiksis adalah fenomena bahasa yang menunjukkan…
- A. Makna kias yang terkandung dalam suatu tuturan
- B. Rujukan yang bergantung pada konteks situasi tuturan seperti waktu, tempat, dan persona
- C. Hubungan logis antarkalimat dalam sebuah teks
- D. Pola intonasi yang membedakan makna kalimat
6. Konsep 'ko-teks' dalam studi pragmatik merujuk pada…
- A. Situasi fisik dan sosial di luar bahasa yang melingkupi sebuah tuturan
- B. Latar belakang budaya penutur dan mitra tutur
- C. Teks atau ujaran verbal yang hadir sebelum dan sesudah suatu tuturan tertentu
- D. Hubungan antara penutur dengan lawan tutur
7. Implikatur percakapan adalah konsep yang dikemukakan oleh Grice untuk menjelaskan makna tersirat dalam tuturan. Contoh berikut yang paling tepat menggambarkan implikatur percakapan adalah…
- A. 'Kucing' berarti hewan berkaki empat yang mengeong
- B. A bertanya 'Apakah kamu lapar?' dan B menjawab 'Sudah jam dua belas siang.' yang mengimplikasikan bahwa B memang lapar
- C. Kata 'berlari' secara semantis mengandung makna pergerakan cepat
- D. Kalimat 'Pintu itu terbuka' memiliki subjek dan predikat
8. Dalam kajian mikropragmatik, referensi (reference) berkaitan dengan…
- A. Hubungan antara bunyi bahasa dengan makna
- B. Tindakan penutur menggunakan bahasa untuk menunjuk entitas tertentu di dunia nyata atau wacana
- C. Cara penutur mengekspresikan emosi melalui intonasi
- D. Proses pembentukan kata baru dalam bahasa
9. John L. Austin membagi tindak tutur menjadi tiga jenis. Tindak tutur yang berkaitan dengan efek atau pengaruh yang ditimbulkan tuturan terhadap mitra tutur disebut…
- A. Tindak Lokusi
- B. Tindak Ilokusi
- C. Tindak Perlokusi
- D. Tindak Konstatatif
10. Grice mengemukakan empat maksim dalam Prinsip Kerja Sama. Maksim yang menyatakan bahwa penutur hendaknya memberikan kontribusi yang cukup, tidak lebih dan tidak kurang dari yang diperlukan disebut maksim…
- A. Maksim Kualitas
- B. Maksim Kuantitas
- C. Maksim Relevansi
- D. Maksim Cara
11. Prinsip Kesantunan yang dikemukakan oleh Leech mencakup beberapa maksim. Maksim yang mendorong penutur untuk meminimalkan kerugian orang lain dan memaksimalkan keuntungan orang lain adalah…
- A. Maksim Pujian (Approbation Maxim)
- B. Maksim Kedermawanan (Generosity Maxim)
- C. Maksim Kearifan (Tact Maxim)
- D. Maksim Kesepakatan (Agreement Maxim)
12. Dalam analisis percakapan, konsep 'pasangan berdekatan' (adjacency pair) merujuk pada…
- A. Dua kalimat yang memiliki struktur gramatikal yang identik
- B. Sepasang tuturan yang saling berdekatan dan memiliki hubungan fungsional, seperti pertanyaan-jawaban atau salam-balasan salam
- C. Dua topik pembicaraan yang saling berkaitan dalam satu percakapan
- D. Pasangan kata yang sering muncul bersama dalam sebuah teks
13. Analisis wacana dalam kajian makropragmatik berupaya memahami bahasa di atas tataran kalimat. Salah satu konsep penting dalam analisis wacana adalah kohesi. Kohesi dalam wacana mengacu pada…
- A. Kesatuan makna atau topik yang menghubungkan bagian-bagian wacana secara logis
- B. Keterkaitan formal atau gramatikal antarbagian dalam teks yang diwujudkan melalui perangkat kebahasaan
- C. Kesesuaian isi wacana dengan norma budaya penuturnya
- D. Kemampuan penutur untuk memahami maksud implisit dalam wacana
14. Kompetensi pragmatik sebagai bagian dari keterampilan berbahasa mencakup dua aspek utama, yaitu kompetensi pragmalinguistik dan kompetensi sosiopragmatik. Kompetensi sosiopragmatik berkaitan dengan…
- A. Pengetahuan tentang bentuk-bentuk linguistik yang digunakan untuk melakukan tindak tutur tertentu
- B. Kemampuan memahami struktur gramatikal suatu bahasa
- C. Pengetahuan tentang norma sosial dan budaya yang mengatur penggunaan bahasa dalam konteks sosial tertentu
- D. Kemampuan menganalisis bunyi-bunyi bahasa secara fonetis
15. Keterampilan pragmatik erat kaitannya dengan keterampilan berbahasa. Hubungan antara keterampilan pragmatik dan keterampilan membaca dapat dilihat dari kemampuan pembaca untuk…
- A. Melafalkan teks dengan intonasi yang tepat
- B. Mengidentifikasi makna tersurat dan tersirat serta tujuan komunikatif penulis berdasarkan konteks
- C. Menghitung jumlah kata dalam sebuah teks bacaan
- D. Menyalin teks secara akurat tanpa kesalahan ejaan
16. Pragmatik sebagai pendekatan pembelajaran bahasa menekankan pentingnya pengajaran bahasa yang berfokus pada…
- A. Hafalan kaidah tata bahasa secara eksplisit dan terpisah dari konteks
- B. Penggunaan bahasa yang tepat sesuai konteks sosial dan komunikatif, bukan hanya ketepatan gramatikal
- C. Penguasaan kosakata sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan cara penggunaannya
- D. Kemampuan menterjemahkan teks dari bahasa sumber ke bahasa sasaran secara harfiah
17. Dalam merancang pembelajaran pragmatik, seorang guru perlu mempertimbangkan integrasi aspek pragmatik ke dalam silabus. Pendekatan yang paling efektif untuk mengintegrasikan pragmatik dalam pembelajaran bahasa adalah…
- A. Mengajarkan pragmatik sebagai mata pelajaran tersendiri yang terpisah dari keterampilan bahasa lainnya
- B. Mengintegrasikan kesadaran pragmatik melalui kegiatan komunikatif autentik yang mencerminkan penggunaan bahasa nyata dalam berbagai konteks sosial
- C. Hanya mengajarkan teori-teori pragmatik secara metalinguistik tanpa praktik
- D. Membatasi pengajaran pragmatik hanya pada tingkat pendidikan tinggi saja
18. Siapakah tokoh yang dianggap sebagai pelopor utama dalam perkembangan pragmatik sebagai cabang linguistik modern?
- A. Ferdinand de Saussure
- B. Noam Chomsky
- C. Charles Morris
- D. Leonard Bloomfield
19. Dalam historisitas pragmatik, istilah 'pragmatik' pertama kali diperkenalkan dalam konteks ilmu tanda (semiotika) yang membedakan tiga dimensi kajian bahasa. Ketiga dimensi tersebut adalah…
- A. Fonologi, morfologi, dan sintaksis
- B. Sintaksis, semantik, dan pragmatik
- C. Leksikologi, semantik, dan pragmatik
- D. Fonetik, fonologi, dan morfologi
20. Hubungan pragmatik dengan semantik dapat dijelaskan melalui pernyataan berikut, yaitu…
- A. Pragmatik mengkaji makna di luar konteks, sedangkan semantik mengkaji makna dalam konteks
- B. Pragmatik mengkaji makna dalam konteks penggunaan, sedangkan semantik mengkaji makna harfiah/literal
- C. Pragmatik dan semantik mengkaji objek yang sama tanpa perbedaan apapun
- D. Semantik merupakan bagian dari kajian pragmatik
21. Prinsip pragmatik yang menyatakan bahwa penutur dan mitra tutur harus bekerja sama untuk mencapai tujuan komunikasi disebut…
- A. Prinsip kesantunan
- B. Prinsip relevansi
- C. Prinsip kerja sama
- D. Prinsip implikatur
22. Fenomena linguistik yang menjadi objek kajian pragmatik antara lain meliputi…
- A. Struktur kalimat, morfem, dan fonem
- B. Deiksis, implikatur, dan tindak tutur
- C. Prefiks, sufiks, dan infiks
- D. Vokal, konsonan, dan diftong
23. Dalam kajian pragmatik, yang dimaksud dengan 'ko-teks' adalah…
- A. Situasi sosial yang melatarbelakangi sebuah tuturan
- B. Hubungan bahasa dengan budaya penuturnya
- C. Unsur linguistik yang mengitari sebuah unit bahasa dalam teks yang sama
- D. Latar belakang pengetahuan penutur dan mitra tutur
24. Implikatur adalah konsep penting dalam pragmatik yang mengacu pada…
- A. Makna yang secara eksplisit dinyatakan dalam tuturan
- B. Makna yang tersirat atau dikomunikasikan secara tidak langsung dalam sebuah tuturan
- C. Struktur gramatikal dari sebuah kalimat
- D. Bunyi-bunyi bahasa yang dihasilkan penutur
25. Dalam kajian mikropragmatik, referensi mengacu pada…
- A. Makna yang diperoleh melalui proses inferensi logis
- B. Hubungan antara ekspresi linguistik dengan entitas di dunia nyata yang dirujuknya
- C. Tindakan yang dilakukan penutur melalui tuturannya
- D. Pelanggaran maksim dalam percakapan
26. Menurut J.L. Austin, tindak tutur yang berkaitan dengan efek atau dampak yang ditimbulkan pada mitra tutur disebut tindak tutur…
- A. Lokusi
- B. Ilokusi
- C. Perlokusi
- D. Direktif
27. Prinsip kesantunan yang dikemukakan oleh Leech terdiri dari beberapa maksim. Maksim yang mengharuskan penutur untuk memaksimalkan keuntungan orang lain dan meminimalkan kerugian orang lain disebut…
- A. Maksim kesederhanaan
- B. Maksim kedermawanan
- C. Maksim kebijaksanaan
- D. Maksim kecocokan
28. Dalam analisis percakapan, struktur giliran bicara (turn-taking) mengacu pada…
- A. Cara penutur memilih topik percakapan
- B. Mekanisme yang mengatur pergantian pembicara dalam percakapan
- C. Cara penutur mengakhiri percakapan
- D. Penggunaan kata sapaan dalam percakapan
29. Analisis wacana dalam kajian makropragmatik berfokus pada…
- A. Kajian bunyi bahasa dalam arus ujaran
- B. Kajian satuan bahasa di atas kalimat serta penggunaannya dalam konteks
- C. Kajian morfem sebagai satuan terkecil bermakna
- D. Kajian bunyi-bunyi distingtif dalam bahasa
30. Kompetensi pragmatik dalam keterampilan berbahasa mencakup kemampuan…
- A. Melafalkan bunyi bahasa dengan tepat sesuai kaidah fonetik
- B. Menggunakan bahasa secara tepat sesuai konteks sosial dan situasi komunikasi
- C. Mengidentifikasi morfem-morfem dalam sebuah kata
- D. Memahami struktur kalimat secara gramatikal
31. Aspek keterampilan pragmatik yang berkaitan dengan kemampuan seseorang memahami dan menghasilkan tindak tutur secara tepat disebut…
- A. Kompetensi gramatikal
- B. Kompetensi pragmalinguistik
- C. Kompetensi fonetik
- D. Kompetensi leksikal
32. Hubungan keterampilan pragmatik dengan keterampilan berbicara tercermin dalam kemampuan…
- A. Memahami simbol-simbol tulisan
- B. Menyesuaikan gaya dan isi tuturan dengan konteks dan lawan bicara
- C. Mengeja kata-kata dengan benar
- D. Memahami intonasi dalam bahasa tulis
33. Pragmatik sebagai pendekatan pembelajaran bahasa menekankan pentingnya…
- A. Penguasaan tata bahasa secara formal dan hafalan kosakata
- B. Penggunaan bahasa dalam konteks komunikatif yang nyata dan bermakna
- C. Latihan penerjemahan kata per kata antarbahasa
- D. Penghafalan struktur kalimat baku
34. Dalam merancang pembelajaran berbasis pragmatik, guru perlu memperhatikan hal berikut, yaitu…
- A. Hanya menyajikan teks tertulis tanpa melibatkan konteks sosial
- B. Menyiapkan situasi dan konteks autentik agar siswa dapat berlatih menggunakan bahasa secara tepat
- C. Memfokuskan seluruh pembelajaran pada penghafalan kaidah tata bahasa
- D. Menghindari penggunaan contoh percakapan nyata dalam pembelajaran
35. Pragmatik sebagai cabang linguistik mulai berkembang pesat setelah adanya kontribusi dari filsuf bahasa pada abad ke-20. Siapakah tokoh yang dianggap sebagai pelopor utama dalam perkembangan historis pragmatik melalui teori tindak tutur?
- A. Noam Chomsky
- B. Ferdinand de Saussure
- C. John L. Austin
- D. Leonard Bloomfield
36. Dalam sejarah perkembangan pragmatik, Charles Morris membagi semiotika menjadi tiga cabang. Cabang yang paling berkaitan langsung dengan pragmatik adalah…
- A. Sintaksis, yang mengkaji hubungan antartanda
- B. Semantik, yang mengkaji hubungan tanda dengan makna
- C. Pragmatik, yang mengkaji hubungan tanda dengan pengguna/penafsir
- D. Fonologi, yang mengkaji sistem bunyi bahasa
37. Perbedaan mendasar antara pragmatik dan semantik terletak pada fokus kajiannya. Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan tersebut?
- A. Semantik mengkaji makna dalam konteks penggunaan, sedangkan pragmatik mengkaji struktur kalimat
- B. Pragmatik mengkaji makna berdasarkan konteks penggunaan bahasa, sedangkan semantik mengkaji makna secara lepas dari konteks
- C. Pragmatik hanya mengkaji bahasa lisan, sedangkan semantik mengkaji bahasa tulis
- D. Semantik dan pragmatik memiliki objek kajian yang sama persis tanpa perbedaan
38. Prinsip pragmatik yang menyatakan bahwa penutur dan mitra tutur dalam komunikasi harus memiliki latar belakang pengetahuan bersama agar komunikasi berjalan lancar disebut…
- A. Prinsip kerja sama
- B. Prinsip kesantunan
- C. Prinsip relevansi
- D. Prinsip pengetahuan bersama (common ground)
39. Fenomena linguistik berupa penggunaan kata 'sana' atau 'sini' yang maknanya bergantung pada posisi penutur dan mitra tutur merupakan contoh dari…
- A. Metafora
- B. Deiksis
- C. Implikatur
- D. Presuposisi
40. Perhatikan tuturan berikut: 'Bisa tolong tutup pintunya?' Secara literal ini adalah pertanyaan tentang kemampuan, tetapi secara pragmatis merupakan permintaan. Fenomena ini merupakan contoh dari…
- A. Tindak tutur langsung
- B. Tindak tutur tidak langsung
- C. Implikatur konvensional
- D. Presuposisi eksistensial
41. Dalam kajian teks, ko-teks, dan konteks, yang dimaksud dengan 'ko-teks' adalah…
- A. Situasi sosial dan budaya yang melingkupi tuturan
- B. Pengetahuan dunia yang dimiliki penutur
- C. Elemen linguistik yang mengelilingi suatu tuturan dalam teks yang sama
- D. Identitas penutur dan mitra tutur
42. Implikatur percakapan yang tidak bergantung pada prinsip kerja sama dan muncul dari makna konvensional kata-kata disebut…
- A. Implikatur percakapan umum
- B. Implikatur percakapan khusus
- C. Implikatur konvensional
- D. Implikatur skalaran
43. Grice mengajukan empat maksim dalam Prinsip Kerja Sama percakapan. Maksim yang mengharuskan penutur memberikan informasi yang benar dan didukung bukti yang cukup adalah…
- A. Maksim kuantitas
- B. Maksim kualitas
- C. Maksim relevansi
- D. Maksim cara
44. Leech mengajukan Prinsip Kesantunan yang terdiri dari beberapa maksim. Maksim yang menyatakan bahwa penutur harus meminimalkan keuntungan bagi diri sendiri dan memaksimalkan keuntungan bagi orang lain adalah…
- A. Maksim kebijaksanaan (tact maxim)
- B. Maksim kedermawanan (generosity maxim)
- C. Maksim pujian (approbation maxim)
- D. Maksim kerendahhatian (modesty maxim)
45. Dalam analisis percakapan, pasangan berdekatan (adjacency pairs) adalah konsep penting. Manakah contoh yang paling tepat menggambarkan pasangan berdekatan?
- A. Dua kalimat berurutan dalam sebuah paragraf esai
- B. Salam dan balasan salam dalam percakapan
- C. Dua paragraf yang membahas topik yang sama
- D. Kalimat pertanyaan retoris yang tidak memerlukan jawaban
46. Analisis wacana dalam kajian makropragmatik memperhatikan struktur teks di atas kalimat. Kohesi dan koherensi merupakan dua unsur penting wacana. Manakah yang merupakan contoh kohesi gramatikal?
- A. Keterkaitan makna antarparagraf secara logis
- B. Penggunaan kata ganti (pronomina) untuk merujuk unsur yang telah disebutkan sebelumnya
- C. Relevansi topik dalam keseluruhan wacana
- D. Pengetahuan budaya yang mendukung pemahaman teks
47. Kompetensi pragmatik sebagai keterampilan berbahasa mencakup kemampuan untuk menggunakan bahasa secara tepat sesuai konteks sosial dan budaya. Kemampuan ini merupakan bagian dari kompetensi yang lebih luas yang disebut…
- A. Kompetensi gramatikal
- B. Kompetensi komunikatif
- C. Kompetensi linguistik
- D. Kompetensi fonologis
48. Aspek keterampilan pragmatik yang berkaitan dengan kemampuan penutur untuk menyesuaikan gaya bahasa dan register sesuai dengan situasi dan lawan bicara disebut…
- A. Keterampilan sosiolinguistik
- B. Keterampilan gramatikal
- C. Keterampilan wacana
- D. Keterampilan strategis
49. Dalam pembelajaran bahasa, pendekatan pragmatik menekankan pentingnya pembelajaran bahasa dalam konteks penggunaan nyata. Hal ini berkaitan erat dengan pandangan bahwa bahasa harus dipelajari sebagai…
- A. Sistem aturan gramatikal yang harus dihafal
- B. Alat komunikasi yang digunakan dalam konteks sosial dan budaya nyata
- C. Kumpulan kosakata yang perlu dikuasai sebanyak mungkin
- D. Struktur fonologis yang perlu dilatih secara berulang
50. Dalam merancang pembelajaran pragmatik, seorang pendidik sebaiknya mengintegrasikan unsur-unsur berikut, KECUALI…
- A. Situasi komunikatif yang autentik dan kontekstual
- B. Pengenalan norma sosial dan budaya dalam penggunaan bahasa
- C. Penghafalan daftar aturan tata bahasa secara terpisah dari konteks
- D. Kegiatan role-play atau simulasi percakapan nyata
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.