PAJA3210 — Pengantar Ilmu Administrasi

Administrasi Bisnis 50 soal

1. Administrasi dalam arti sempit merujuk pada kegiatan yang bersifat…

  • A. Pengambilan keputusan strategis organisasi
  • B. Ketatausahaan seperti pencatatan, surat-menyurat, dan penyimpanan dokumen
  • C. Pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi
  • D. Perencanaan dan pengendalian program kerja
Jawaban: B. Administrasi dalam arti sempit identik dengan kegiatan ketatausahaan yang meliputi pencatatan, surat-menyurat, pembukuan, dan pengarsipan dokumen sebagai kegiatan teknis pendukung organisasi.

2. Menurut Leonard D. White, administrasi adalah seluruh proses yang bertujuan untuk…

  • A. Melaksanakan atau mengimplementasikan kebijakan publik
  • B. Membuat peraturan perundang-undangan bagi warga negara
  • C. Mengumpulkan dan mendistribusikan sumber daya keuangan negara
  • D. Menyelesaikan konflik antarpejabat pemerintahan
Jawaban: A. Leonard D. White mendefinisikan administrasi sebagai seluruh proses yang bertujuan untuk melaksanakan kebijakan publik, yang menjadi salah satu definisi klasik dalam ilmu administrasi negara.

3. Salah satu unsur pokok administrasi yang membedakannya dari kegiatan biasa adalah adanya…

  • A. Kepemilikan aset yang jelas oleh organisasi
  • B. Anggaran yang bersumber dari pemerintah
  • C. Kerja sama antara dua orang atau lebih
  • D. Pembagian tugas berdasarkan jabatan formal
Jawaban: C. Unsur mendasar administrasi adalah adanya kerja sama antar manusia (dua orang atau lebih), tanpa kerja sama maka kegiatan tersebut tidak dapat disebut sebagai administrasi.

4. Suatu kegiatan dapat disebut administrasi apabila memenuhi kriteria tertentu. Kriteria yang paling mendasar adalah kegiatan tersebut dilakukan oleh…

  • A. Lembaga yang memiliki badan hukum resmi
  • B. Individu yang memiliki jabatan struktural
  • C. Aparatur negara yang diangkat secara formal
  • D. Sekelompok orang dalam kerangka kerja sama untuk mencapai tujuan bersama
Jawaban: D. Kriteria administrasi mensyaratkan adanya sekelompok orang yang bekerja sama secara terorganisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

5. Perkembangan administrasi sebagai praktik ditandai dengan lahirnya organisasi-organisasi besar pada era…

  • A. Revolusi Prancis abad ke-18
  • B. Revolusi Industri abad ke-19
  • C. Perang Dunia I pada awal abad ke-20
  • D. Perang Dingin pertengahan abad ke-20
Jawaban: B. Revolusi Industri mendorong terbentuknya organisasi-organisasi besar yang kompleks sehingga menuntut adanya pengelolaan administrasi yang lebih sistematis dan terencana.

6. Tokoh yang dianggap sebagai pelopor ilmu administrasi dan mengembangkan konsep “scientific management” adalah…

  • A. Frederick Winslow Taylor
  • B. Henri Fayol
  • C. Max Weber
  • D. Woodrow Wilson
Jawaban: A. Frederick Winslow Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah yang mengembangkan prinsip scientific management untuk meningkatkan efisiensi kerja dalam organisasi industri.

7. Administrasi dikatakan sebagai seni karena dalam pelaksanaannya sangat bergantung pada…

  • A. Teori-teori formal yang telah diuji secara ilmiah
  • B. Regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • C. Kemampuan, intuisi, dan pengalaman individu pelaksananya
  • D. Ketersediaan sumber daya finansial yang memadai
Jawaban: C. Dimensi seni administrasi tercermin dari kenyataan bahwa keberhasilan pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh kemampuan pribadi, intuisi, dan pengalaman praktis sang administrator.

8. Ilmu administrasi termasuk dalam rumpun ilmu sosial karena objek kajiannya adalah…

  • A. Hukum alam yang bersifat tetap dan universal
  • B. Gejala-gejala fisik yang dapat diukur secara kuantitatif
  • C. Struktur birokrasi pemerintahan yang formal
  • D. Perilaku manusia dalam kegiatan kerja sama yang terorganisasi
Jawaban: D. Ilmu administrasi termasuk ilmu sosial karena mengkaji perilaku manusia dalam konteks kerja sama yang terorganisasi untuk mencapai tujuan, bukan fenomena alam atau fisik.

9. Pengelompokan ilmu administrasi berdasarkan sektor pelaksanaannya menghasilkan dua cabang utama, yaitu…

  • A. Administrasi formal dan administrasi informal
  • B. Administrasi negara dan administrasi niaga
  • C. Administrasi mikro dan administrasi makro
  • D. Administrasi struktural dan administrasi fungsional
Jawaban: B. Pengelompokan utama ilmu administrasi berdasarkan sektor pelaksanaannya menghasilkan administrasi negara (publik) yang bergerak di sektor pemerintahan, dan administrasi niaga (bisnis) yang bergerak di sektor swasta.

10. Hubungan antara ilmu administrasi dan ilmu politik sangat erat karena kebijakan yang dihasilkan proses politik kemudian…

  • A. Dilaksanakan dan diimplementasikan melalui aparatur administrasi negara
  • B. Dievaluasi oleh lembaga administratif yang independen
  • C. Dirumuskan kembali oleh para administrator profesional
  • D. Diserahkan kepada masyarakat untuk dilaksanakan secara mandiri
Jawaban: A. Kebijakan yang lahir dari proses politik kemudian diimplementasikan oleh aparat administrasi negara, sehingga administrasi berfungsi sebagai instrumen pelaksanaan kehendak politik.

11. Paradigma ilmu administrasi yang menekankan pemisahan tegas antara politik dan administrasi dikenal dengan nama paradigma…

  • A. Administrasi sebagai ilmu manajemen
  • B. New Public Management
  • C. Dikotomi politik dan administrasi
  • D. Administrasi pembangunan
Jawaban: C. Paradigma dikotomi politik dan administrasi, yang dipopulerkan oleh Woodrow Wilson, menegaskan bahwa urusan politik harus dipisahkan dari urusan administrasi agar pemerintahan berjalan efisien dan profesional.

12. Paradigma New Public Administration (NPA) yang muncul pada tahun 1960-an menekankan nilai…

  • A. Efisiensi dan produktivitas birokrasi pemerintah
  • B. Kepatuhan pada aturan hierarki organisasi
  • C. Pemisahan fungsi eksekutif dan legislatif
  • D. Keadilan sosial dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat
Jawaban: D. New Public Administration yang berkembang akhir 1960-an merespons ketidakpuasan terhadap paradigma efisiensi dengan mengutamakan nilai keadilan sosial dan keberpihakan administrasi pada kebutuhan masyarakat yang terpinggirkan.

13. Teori administrasi klasik Henri Fayol mengemukakan fungsi-fungsi manajemen yang salah satunya adalah “commanding”. Dalam bahasa Indonesia, fungsi ini berarti…

  • A. Merencanakan kegiatan organisasi ke depan
  • B. Memberi perintah kepada bawahan agar melaksanakan tugas
  • C. Mengawasi dan mengevaluasi hasil pekerjaan
  • D. Mengorganisasikan sumber daya yang tersedia
Jawaban: B. Fungsi “commanding” dalam teori Fayol merujuk pada tindakan memberikan perintah dan arahan kepada bawahan agar tugas-tugas organisasi dilaksanakan sesuai rencana.

14. Prinsip birokrasi ideal Max Weber mensyaratkan bahwa pengangkatan pejabat harus didasarkan pada…

  • A. Kompetensi dan kualifikasi teknis yang terukur
  • B. Hubungan kekerabatan dengan pimpinan organisasi
  • C. Loyalitas politik kepada partai yang berkuasa
  • D. Senioritas dan lamanya masa pengabdian
Jawaban: A. Model birokrasi ideal Weber menekankan bahwa rekrutmen dan pengangkatan pejabat harus berdasarkan kompetensi dan kualifikasi teknis yang dapat diverifikasi, bukan faktor nepotisme atau loyalitas politik.

15. Pendekatan teori administrasi neo-klasik berbeda dari teori klasik karena neo-klasik lebih memperhatikan aspek…

  • A. Struktur hierarki dan rentang kendali yang tepat
  • B. Spesialisasi kerja dan standarisasi prosedur
  • C. Perilaku manusia, motivasi, dan dinamika kelompok dalam organisasi
  • D. Efisiensi produksi melalui analisis gerak dan waktu
Jawaban: C. Teori neo-klasik merupakan koreksi terhadap teori klasik yang mengabaikan dimensi manusia, dengan memusatkan perhatian pada perilaku, motivasi, hubungan informal, dan dinamika kelompok dalam organisasi.

16. Studi Hawthorne yang dilakukan Elton Mayo menghasilkan temuan penting bahwa produktivitas pekerja sangat dipengaruhi oleh…

  • A. Besarnya upah yang diterima setiap bulan
  • B. Kenyamanan fisik lingkungan kerja seperti pencahayaan
  • C. Kejelasan prosedur dan standar operasional kerja
  • D. Faktor sosial dan perhatian dari pimpinan terhadap pekerja
Jawaban: D. Studi Hawthorne menemukan bahwa produktivitas meningkat bukan karena perubahan kondisi fisik, melainkan karena pekerja merasa diperhatikan oleh manajemen, yang kemudian dikenal sebagai “Hawthorne Effect”.

17. Dalam teori organisasi, konsep “span of control” atau rentang kendali mengacu pada…

  • A. Jarak hierarki antara pimpinan puncak dan pelaksana terbawah
  • B. Jumlah bawahan yang dapat diawasi secara efektif oleh seorang atasan
  • C. Luas wilayah geografis yang dikendalikan suatu organisasi
  • D. Tingkat kewenangan yang dimiliki manajer dalam mengambil keputusan
Jawaban: B. Rentang kendali (span of control) adalah jumlah bawahan langsung yang dapat dikelola dan diawasi secara efektif oleh seorang manajer atau pimpinan dalam organisasi.

18. Bentuk organisasi lini (line organization) memiliki ciri khas berupa…

  • A. Wewenang mengalir langsung dari pimpinan tertinggi ke bawahan secara vertikal
  • B. Adanya staf ahli yang memiliki wewenang fungsional terhadap unit lini
  • C. Pembagian unit berdasarkan fungsi-fungsi khusus yang sejajar
  • D. Wewenang dibagi secara horizontal kepada semua unit yang setara
Jawaban: A. Organisasi lini ditandai oleh alur wewenang yang bersifat vertikal dan langsung dari atasan ke bawahan tanpa perantara, menjadikannya bentuk organisasi yang paling sederhana dan tegas dalam rantai komando.

19. Sebuah instansi pemerintah membentuk tim staf ahli yang bertugas memberikan saran kepada kepala dinas, tetapi tidak memiliki wewenang langsung terhadap unit pelaksana. Bentuk organisasi ini termasuk jenis…

  • A. Organisasi fungsional
  • B. Organisasi lini murni
  • C. Organisasi lini dan staf
  • D. Organisasi matriks
Jawaban: C. Organisasi lini dan staf mengombinasikan wewenang lini yang vertikal dengan keberadaan unit staf yang berfungsi memberikan saran dan dukungan teknis tanpa wewenang komando terhadap unit pelaksana.

20. Perencanaan yang baik harus memenuhi syarat tertentu. Syarat yang menyatakan bahwa rencana harus dapat disesuaikan dengan perubahan kondisi yang terjadi disebut…

  • A. Komprehensif
  • B. Ekonomis
  • C. Pragmatis
  • D. Fleksibel
Jawaban: D. Syarat fleksibilitas mengharuskan suatu rencana memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan situasi dan kondisi yang tidak terduga agar tetap relevan dan dapat dilaksanakan.

21. Proses perencanaan dalam administrasi dimulai dengan langkah…

  • A. Menetapkan anggaran yang tersedia untuk program
  • B. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah atau kebutuhan
  • C. Membentuk tim pelaksana dari berbagai unit kerja
  • D. Menentukan alternatif tindakan yang mungkin diambil
Jawaban: B. Langkah pertama dalam proses perencanaan adalah mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan atau kebutuhan yang dihadapi, sebagai dasar untuk menentukan tujuan dan langkah-langkah selanjutnya.

22. Perencanaan jangka panjang dalam suatu organisasi pemerintah umumnya memiliki horizon waktu…

  • A. Lebih dari lima tahun
  • B. Antara satu sampai dua tahun
  • C. Kurang dari satu tahun anggaran
  • D. Antara dua sampai tiga tahun
Jawaban: A. Perencanaan jangka panjang umumnya mencakup periode lebih dari lima tahun, berbeda dari perencanaan jangka menengah (1-5 tahun) dan jangka pendek yang kurang dari satu tahun.

23. Kepemimpinan dalam administrasi dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk…

  • A. Mengelola anggaran organisasi secara efisien dan transparan
  • B. Membuat peraturan internal yang mengikat seluruh anggota
  • C. Mempengaruhi dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama
  • D. Mendelegasikan tugas kepada bawahan secara proporsional
Jawaban: C. Kepemimpinan secara esensial adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar mau bekerja sama dan bergerak ke arah pencapaian tujuan yang telah ditetapkan bersama.

24. Teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa pemimpin lahir dari bakat alami yang dibawa sejak lahir disebut teori…

  • A. Teori situasional
  • B. Teori perilaku kepemimpinan
  • C. Teori kontingensi
  • D. Teori sifat atau bakat kepemimpinan
Jawaban: D. Teori sifat (trait theory) atau teori bakat berpendapat bahwa kepemimpinan ditentukan oleh karakteristik dan sifat bawaan sejak lahir, bukan sesuatu yang dapat dipelajari melalui pengalaman.

25. Gaya kepemimpinan yang memberikan kebebasan penuh kepada bawahan untuk mengambil keputusan tanpa banyak campur tangan pemimpin disebut gaya kepemimpinan…

  • A. Demokratis
  • B. Laissez-faire
  • C. Karismatik
  • D. Transaksional
Jawaban: B. Gaya kepemimpinan laissez-faire memberikan kebebasan penuh kepada anggota kelompok untuk membuat keputusan sendiri, dengan keterlibatan pemimpin yang sangat minim dalam proses kerja sehari-hari.

26. Seorang kepala dinas selalu mengikutsertakan stafnya dalam rapat pengambilan keputusan dan menghargai masukan dari semua pihak sebelum memutuskan kebijakan. Gaya kepemimpinan yang diterapkan adalah…

  • A. Demokratis
  • B. Otoriter
  • C. Laissez-faire
  • D. Birokratis
Jawaban: A. Gaya kepemimpinan demokratis ditandai oleh keterlibatan aktif bawahan dalam proses pengambilan keputusan, menghargai pendapat semua pihak, dan membangun konsensus sebelum menetapkan kebijakan.

27. Koordinasi dalam administrasi didefinisikan sebagai upaya untuk…

  • A. Membagi habis pekerjaan kepada seluruh unit kerja yang ada
  • B. Menentukan hierarki wewenang antara pimpinan dan bawahan
  • C. Menyerasikan dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan dari berbagai unit agar tujuan tercapai secara terpadu
  • D. Mengawasi pelaksanaan tugas agar sesuai dengan standar yang ditetapkan
Jawaban: C. Koordinasi adalah proses menyelaraskan berbagai kegiatan dari unit yang berbeda sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau kesenjangan, dan seluruh upaya bergerak secara terpadu menuju tujuan yang sama.

28. Koordinasi yang dilakukan antara unit-unit yang memiliki tingkatan hierarki yang sama dalam suatu organisasi disebut koordinasi…

  • A. Vertikal
  • B. Diagonal
  • C. Fungsional
  • D. Horizontal
Jawaban: D. Koordinasi horizontal adalah koordinasi yang terjadi antara unit-unit atau satuan kerja yang berada pada level hierarki yang setara dalam suatu organisasi, berbeda dengan koordinasi vertikal yang melibatkan level yang berbeda.

29. Komunikasi dalam organisasi yang mengalir dari pimpinan kepada bawahan disebut komunikasi…

  • A. Horizontal
  • B. Vertikal ke bawah
  • C. Diagonal
  • D. Informal
Jawaban: B. Komunikasi vertikal ke bawah (downward communication) adalah arus informasi yang mengalir dari tingkat hierarki yang lebih tinggi ke tingkat yang lebih rendah, misalnya perintah, kebijakan, dan instruksi dari pimpinan kepada bawahan.

30. Hambatan komunikasi yang terjadi karena perbedaan latar belakang budaya, bahasa, dan nilai antara pengirim dan penerima pesan disebut hambatan…

  • A. Semantik dan sosiobudaya
  • B. Fisik dan teknis
  • C. Psikologis dan emosional
  • D. Struktural dan hierarkis
Jawaban: A. Hambatan semantik dan sosiobudaya muncul dari perbedaan pemahaman terhadap makna kata (semantik) serta perbedaan latar belakang budaya, bahasa, dan nilai yang dianut oleh pengirim dan penerima pesan.

31. Pengawasan dalam administrasi pada dasarnya bertujuan untuk…

  • A. Menghukum pegawai yang tidak disiplin dalam bekerja
  • B. Membuktikan bahwa pimpinan memiliki kekuasaan penuh
  • C. Memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana dan standar yang telah ditetapkan
  • D. Membatasi kebebasan pegawai dalam menjalankan tugasnya
Jawaban: C. Fungsi pengawasan bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan organisasi berlangsung sesuai dengan rencana, standar, dan prosedur yang ditetapkan, serta melakukan koreksi jika terdapat penyimpangan.

32. Pengawasan yang dilakukan oleh unit atau lembaga yang berada di luar organisasi yang diawasi disebut pengawasan…

  • A. Melekat
  • B. Internal
  • C. Fungsional
  • D. Eksternal
Jawaban: D. Pengawasan eksternal adalah pengawasan yang dilakukan oleh pihak atau lembaga yang berada di luar organisasi yang bersangkutan, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap instansi pemerintah.

33. Proses pengawasan diawali dengan langkah menetapkan standar kinerja. Tujuan penetapan standar ini adalah agar…

  • A. Pegawai mengetahui siapa yang akan mengawasi mereka
  • B. Terdapat tolok ukur yang jelas untuk mengukur kinerja aktual
  • C. Pimpinan dapat menentukan besaran sanksi yang tepat
  • D. Anggaran pengawasan dapat dialokasikan secara proporsional
Jawaban: B. Penetapan standar kinerja berfungsi sebagai tolok ukur yang digunakan untuk membandingkan kinerja aktual dengan yang diharapkan, sehingga penyimpangan dapat diidentifikasi dengan tepat.

34. Reformasi administrasi pada dasarnya merupakan upaya yang dilakukan secara sengaja untuk…

  • A. Mengubah struktur, prosedur, dan perilaku birokrasi agar lebih efektif dan responsif
  • B. Mengganti pejabat lama dengan pejabat baru yang lebih muda
  • C. Memperbesar anggaran belanja pemerintah untuk program sosial
  • D. Memindahkan kewenangan dari pemerintah pusat ke daerah
Jawaban: A. Reformasi administrasi adalah perubahan yang direncanakan dan dilaksanakan secara sengaja terhadap struktur organisasi, prosedur kerja, dan perilaku aparatur agar birokrasi menjadi lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

35. Dalam konteks reformasi birokrasi Indonesia, grand strategi reformasi birokrasi mencakup tiga area perubahan utama yang meliputi perubahan mental aparatur, penguatan kelembagaan, dan…

  • A. Peningkatan anggaran belanja pegawai negeri sipil
  • B. Pembentukan partai politik berbasis aparatur sipil negara
  • C. Penataan sistem manajemen sumber daya manusia aparatur
  • D. Pengurangan jumlah kementerian dan lembaga negara
Jawaban: C. Grand strategi reformasi birokrasi Indonesia mencakup tiga area utama, yaitu perubahan mental aparatur, penguatan kelembagaan, dan penataan sistem manajemen SDM aparatur, yang bertujuan menghasilkan birokrasi yang bersih dan melayani.

36. Salah satu patologi birokrasi yang menjadi pendorong utama reformasi administrasi di negara berkembang adalah…

  • A. Terlalu sedikitnya jumlah pegawai negeri yang tersedia
  • B. Kurangnya program pelatihan teknis bagi aparatur pemerintah
  • C. Rendahnya anggaran yang dialokasikan untuk operasional birokrasi
  • D. Korupsi, kolusi, nepotisme, dan rendahnya akuntabilitas birokrasi
Jawaban: D. Patologi birokrasi berupa korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta rendahnya akuntabilitas merupakan pendorong utama tuntutan reformasi administrasi di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia.

37. Konsep governance yang berkembang sejak 1990-an memiliki perbedaan mendasar dengan konsep government karena governance menekankan…

  • A. Peran tunggal pemerintah sebagai satu-satunya aktor pembangunan
  • B. Keterlibatan multipihak yaitu pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil
  • C. Dominasi lembaga internasional dalam menentukan kebijakan nasional
  • D. Penguatan wewenang eksekutif atas legislatif dan yudikatif
Jawaban: B. Governance berbeda dari government karena menekankan proses pengambilan keputusan yang melibatkan banyak aktor secara setara, meliputi pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil dalam tata kelola urusan publik.

38. Salah satu prinsip good governance yang mengharuskan proses pengambilan keputusan terbuka dan dapat diakses oleh publik adalah prinsip…

  • A. Transparansi
  • B. Efektivitas
  • C. Partisipasi
  • D. Konsensus
Jawaban: A. Prinsip transparansi dalam good governance mengharuskan setiap proses pengambilan keputusan dan informasi yang relevan dapat diakses secara terbuka oleh seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat umum.

39. Akuntabilitas dalam administrasi publik berarti bahwa pejabat pemerintah berkewajiban untuk…

  • A. Mengikuti setiap perintah atasan tanpa pengecualian
  • B. Menjaga kerahasiaan informasi anggaran dari publik
  • C. Mempertanggungjawabkan tindakan dan keputusannya kepada publik dan lembaga yang berwenang
  • D. Mendelegasikan semua tugas kepada bawahan agar tidak disalahkan
Jawaban: C. Akuntabilitas mensyaratkan setiap pejabat publik untuk bertanggung jawab atas tindakan, keputusan, dan penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepadanya, baik kepada atasan maupun kepada masyarakat yang dilayani.

40. Akuntabilitas vertikal dalam pemerintahan merujuk pada pertanggungjawaban…

  • A. Pemerintah daerah kepada sesama pemerintah daerah yang setingkat
  • B. Lembaga legislatif kepada lembaga eksekutif dalam sistem pemerintahan
  • C. Organisasi swasta kepada asosiasi bisnis di bidang yang sama
  • D. Pejabat bawahan kepada atasannya dalam hierarki organisasi pemerintahan
Jawaban: D. Akuntabilitas vertikal adalah pertanggungjawaban yang mengalir secara hierarkis dari bawah ke atas, yaitu dari pejabat bawahan kepada atasan dalam struktur organisasi pemerintahan.

41. Hubungan antara ilmu administrasi dan ilmu ekonomi tercermin dalam kenyataan bahwa administrasi harus memperhatikan prinsip…

  • A. Demokrasi dan keterwakilan dalam setiap pengambilan keputusan
  • B. Efisiensi dalam penggunaan sumber daya yang terbatas untuk mencapai hasil optimal
  • C. Keadilan dalam distribusi kewenangan antarlembaga negara
  • D. Sosialisasi nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan program pemerintah
Jawaban: B. Hubungan ilmu administrasi dengan ekonomi terletak pada prinsip efisiensi, yaitu bagaimana mengelola sumber daya yang selalu terbatas seoptimal mungkin untuk mencapai tujuan organisasi.

42. Ilmu sosiologi memberikan kontribusi bagi ilmu administrasi terutama dalam memahami…

  • A. Dinamika kelompok, struktur sosial, dan hubungan antarmanusia dalam organisasi
  • B. Mekanisme hukum dan peraturan yang mengikat aparatur negara
  • C. Prinsip-prinsip alokasi sumber daya yang langka secara rasional
  • D. Proses pengambilan keputusan dalam sistem pemerintahan demokratis
Jawaban: A. Sosiologi menyumbangkan pemahaman tentang dinamika kelompok, hierarki sosial, norma, dan pola hubungan antarmanusia yang sangat relevan dalam menganalisis perilaku organisasi dan administrasi.

43. Paradigma New Public Management (NPM) mendorong pemerintah untuk mengadopsi pendekatan sektor swasta. Salah satu ciri NPM adalah penerapan…

  • A. Sistem hierarki birokrasi yang lebih ketat dan berlapis
  • B. Kontrol politik yang lebih besar atas aparatur administrasi
  • C. Manajemen berbasis kinerja dan orientasi pada hasil yang terukur
  • D. Sentralisasi pengambilan keputusan di tingkat pusat
Jawaban: C. NPM meminjam prinsip-prinsip bisnis ke dalam sektor publik, termasuk manajemen berbasis kinerja (performance-based management) yang mengutamakan hasil nyata dan terukur sebagai indikator keberhasilan pemerintahan.

44. Suatu daerah menerapkan sistem e-government dalam pelayanan perizinan usaha sehingga masyarakat dapat mengurus izin secara daring tanpa perlu datang ke kantor. Penerapan ini merupakan contoh reformasi administrasi yang bertujuan meningkatkan…

  • A. Jumlah pegawai yang menangani perizinan
  • B. Pendapatan asli daerah dari sektor retribusi
  • C. Kekuasaan pemerintah daerah atas kegiatan bisnis
  • D. Kualitas pelayanan publik melalui efisiensi dan kemudahan akses
Jawaban: D. Penerapan e-government dalam perizinan merupakan bentuk reformasi administrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan proses yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.

45. Dalam teori motivasi Maslow, kebutuhan yang berada pada tingkatan paling dasar dan harus dipenuhi terlebih dahulu adalah kebutuhan…

  • A. Rasa aman dan perlindungan dari ancaman
  • B. Fisiologis seperti makan, minum, dan tempat tinggal
  • C. Penghargaan dan pengakuan dari orang lain
  • D. Aktualisasi diri dan pengembangan potensi maksimal
Jawaban: B. Dalam hierarki kebutuhan Maslow, kebutuhan fisiologis merupakan tingkatan paling dasar yang harus dipenuhi sebelum individu dapat termotivasi untuk memenuhi kebutuhan pada tingkatan yang lebih tinggi.

46. Jika dibandingkan antara administrasi negara dan administrasi niaga, perbedaan yang paling mendasar terletak pada…

  • A. Tujuan akhir, yaitu pelayanan publik versus pencapaian keuntungan finansial
  • B. Jumlah personel yang terlibat dalam proses administrasi
  • C. Tingkat kompleksitas struktur organisasi yang dimiliki
  • D. Penggunaan teknologi informasi dalam proses pelayanan
Jawaban: A. Perbedaan fundamental antara administrasi negara dan niaga terletak pada orientasi tujuannya. Administrasi negara berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan umum, sementara administrasi niaga berorientasi pada perolehan keuntungan bagi pemilik atau pemegang saham.

47. Teori kontingensi dalam kepemimpinan menyatakan bahwa efektivitas gaya kepemimpinan seseorang bergantung pada…

  • A. Tingkat pendidikan formal yang dimiliki pemimpin tersebut
  • B. Besarnya kekuasaan formal yang melekat pada jabatannya
  • C. Kesesuaian antara gaya kepemimpinan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi
  • D. Jumlah pengikut atau bawahan yang dipimpin secara langsung
Jawaban: C. Teori kontingensi berpendapat bahwa tidak ada satu gaya kepemimpinan yang terbaik dalam segala situasi. Efektivitas kepemimpinan ditentukan oleh kecocokan antara gaya pemimpin dengan karakteristik situasi yang dihadapinya.

48. Dua buah dinas di suatu kabupaten memiliki program yang saling tumpang tindih karena tidak ada koordinasi yang memadai. Kondisi ini menunjukkan lemahnya fungsi…

  • A. Pengawasan dari inspektorat daerah
  • B. Perencanaan anggaran tahunan
  • C. Komunikasi vertikal antara dinas dengan bupati
  • D. Koordinasi horizontal antarlembaga yang sejajar
Jawaban: D. Tumpang tindih program antara dua dinas yang setingkat merupakan indikasi lemahnya koordinasi horizontal, yaitu koordinasi yang seharusnya dilakukan antara unit-unit yang berada pada level hierarki yang sama.

49. Prinsip good governance yang menekankan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepentingan masyarakat luas dan bukan kepentingan kelompok tertentu disebut prinsip…

  • A. Transparansi
  • B. Kesetaraan dan inklusivitas
  • C. Efektivitas dan efisiensi
  • D. Rule of law
Jawaban: B. Prinsip kesetaraan dan inklusivitas dalam good governance mengharuskan pemerintah memastikan bahwa semua kelompok masyarakat, termasuk yang rentan dan terpinggirkan, mendapat kesempatan yang sama dalam proses pembangunan dan kebijakan publik.

50. Analisis perbandingan antara paradigma dikotomi politik-administrasi dengan paradigma New Public Administration menunjukkan bahwa perbedaan mendasar keduanya terletak pada…

  • A. Pandangan terhadap nilai dalam administrasi, di mana dikotomi menghendaki netralitas nilai sedangkan NPA menekankan komitmen pada nilai keadilan sosial
  • B. Jumlah prinsip manajemen yang dianut oleh masing-masing paradigma tersebut
  • C. Jenis organisasi yang menjadi objek kajian dari masing-masing paradigma
  • D. Metode penelitian yang digunakan para ilmuwan pendukung setiap paradigma
Jawaban: A. Paradigma dikotomi berupaya menjadikan administrasi bebas nilai (value-free) seperti ilmu alam, sedangkan NPA justru menolak netralitas tersebut dan menegaskan bahwa administrasi harus secara aktif berpihak pada nilai keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang kurang beruntung.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah PAJA3210 Pengantar Ilmu Administrasi untuk mahasiswa program studi Administrasi Bisnis Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: administrasi, ilmu, disebut, organisasi, teori, kepemimpinan, paradigma, prinsip, harus, memiliki. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).