MATA4443 — Analisis Jaringan
1. Dalam konteks pemecahan masalah, jaringan sebagai model digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antar elemen. Manakah pernyataan yang PALING TEPAT mengenai peran jaringan sebagai model…
- A. Jaringan dapat merepresentasikan entitas sebagai simpul dan hubungan antar entitas sebagai busur.
- B. Jaringan hanya cocok untuk masalah yang melibatkan data numerik saja.
- C. Jaringan tidak dapat digunakan untuk memodelkan masalah aliran.
- D. Jaringan hanya digunakan pada masalah transportasi.
2. Dalam pemodelan jaringan, simpul (vertex) biasanya digunakan untuk mewakili apa?
- A. Hubungan atau interaksi antar elemen.
- B. Entitas atau titik dalam suatu sistem.
- C. Arah pergerakan dalam jaringan.
- D. Bobot dari suatu jalur.
3. Contoh penerapan jaringan sebagai model pemecahan masalah adalah dalam masalah lintasan terpendek. Apa yang direpresentasikan oleh busur pada model tersebut?
- A. Titik awal dan titik akhir perjalanan.
- B. Jarak, waktu, atau biaya antar dua titik.
- C. Jumlah kendaraan yang melintas.
- D. Kapasitas maksimal suatu jalur.
4. Manakah pernyataan yang BENAR mengenai kelebihan penggunaan jaringan sebagai model?
- A. Jaringan dapat menyederhanakan masalah kompleks menjadi lebih mudah dipahami.
- B. Jaringan hanya dapat menyelesaikan masalah sederhana.
- C. Jaringan tidak memerlukan data numerik.
- D. Jaringan selalu menghasilkan solusi optimal tanpa iterasi.
5. Dalam pemodelan jaringan, istilah ‘jalur’ (path) berarti:
- A. Kumpulan busur yang hanya menghubungkan dua simpul.
- B. Kumpulan simpul yang saling terhubung tanpa busur berulang.
- C. Kumpulan simpul yang terhubung dengan busur yang memungkinkan simpul berulang.
- D. Kumpulan busur tanpa simpul awal dan akhir.
6. Suatu perusahaan ingin memodelkan jalur distribusi dari gudang ke toko. Jika gudang dan toko direpresentasikan sebagai simpul, maka jalan yang menghubungkannya adalah:
- A. Busur tak berarah.
- B. Simpul tambahan.
- C. Busur berarah.
- D. Jaringan tanpa bobot.
7. Metode enumerasi dalam pemecahan masalah jaringan digunakan untuk:
- A. Mengurangi jumlah simpul dalam jaringan.
- B. Mencari solusi optimal dengan pendekatan heuristik.
- C. Menentukan lintasan terpendek tanpa pemeriksaan semua jalur.
- D. Menyelesaikan masalah dengan memeriksa semua kemungkinan solusi secara sistematis.
8. Dalam metode enumerasi, jika terdapat 5 simpul dalam jaringan, jumlah kemungkinan jalur yang harus diperiksa dapat menjadi sangat besar. Hal ini menunjukkan kelemahan metode enumerasi yaitu:
- A. Memerlukan data yang lengkap.
- B. Selalu menghasilkan solusi yang tidak optimal.
- C. Hanya bekerja untuk jaringan berarah.
- D. Tidak dapat digunakan untuk masalah dengan banyak simpul karena kompleksitas waktu tinggi.
9. Contoh penerapan metode enumerasi dalam masalah jaringan adalah pada masalah:
- A. Menentukan lintasan terpendek yang melibatkan semua simpul tepat satu kali.
- B. Menentukan pohon rentangan minimal.
- C. Menentukan aliran maksimal dalam jaringan.
- D. Menentukan jadwal aktivitas proyek.
10. Dalam metode enumerasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:
- A. Mengurutkan semua busur berdasarkan bobot.
- B. Menentukan simpul awal dan akhir.
- C. Mengidentifikasi semua kemungkinan solusi yang memenuhi kendala.
- D. Menghitung kapasitas setiap busur.
11. Jika terdapat 3 simpul dalam suatu jaringan lengkap, berapa banyak kemungkinan pohon rentangan yang dapat dihasilkan jika metode enumerasi digunakan? (dengan asumsi tidak ada bobot)
- A. 3
- B. 1
- C. 2
- D. 4
12. Keuntungan utama metode enumerasi dibandingkan metode heuristik adalah:
- A. Lebih cepat dalam menyelesaikan masalah besar.
- B. Hanya memeriksa sebagian solusi.
- C. Tidak memerlukan data numerik.
- D. Menjamin solusi optimal ditemukan.
13. Dalam pengertian dasar jaringan, istilah ‘graf’ merujuk pada:
- A. Kumpulan simpul dan busur yang menghubungkannya.
- B. Himpunan busur tanpa simpul.
- C. Kumpulan simpul tanpa hubungan.
- D. Jalur yang melalui semua simpul.
14. Suatu graf disebut ‘graf berarah’ jika:
- A. Graf tersebut merupakan pohon.
- B. Setiap busur tidak memiliki arah.
- C. Semua simpul terhubung langsung.
- D. Setiap busur memiliki arah tertentu dari satu simpul ke simpul lain.
15. Dalam jaringan, derajat (degree) suatu simpul dihitung berdasarkan:
- A. Bobot total dari semua busur yang terhubung.
- B. Jumlah simpul lain yang terhubung melalui jalur.
- C. Banyaknya busur yang terhubung ke simpul tersebut.
- D. Panjang lintasan terpendek ke simpul lain.
16. Penyajian matriks dari suatu jaringan yang sering digunakan untuk merepresentasikan keberadaan busur antar simpul disebut matriks:
- A. Matriks bobot (weight matrix).
- B. Matriks inciden (incidence matrix).
- C. Matriks ketetanggaan (adjacency matrix).
- D. Matriks jarak (distance matrix).
17. Jika suatu jaringan memiliki 4 simpul dan 5 busur tak berarah, ukuran matriks ketetanggaan yang sesuai adalah:
- A. 4 x 5
- B. 4 x 4
- C. 5 x 4
- D. 5 x 5
18. Dalam teori jaringan, simpul yang tidak memiliki busur yang masuk disebut sebagai …
- A. Simpul sumber
- B. Simpul tujuan
- C. Simpul perantara
- D. Simpul ujung
19. Diketahui suatu jaringan dengan 4 simpul dan matriks hubung sebagai berikut: baris 1: 0 1 0 1, baris 2: 1 0 1 0, baris 3: 0 1 0 1, baris 4: 1 0 1 0. Berapa jumlah busur pada jaringan tersebut?
- A. 8
- B. 6
- C. 4
- D. 12
20. Matriks keterhubungan langsung dari suatu jaringan dengan 3 simpul adalah: baris 1: 0 1 1, baris 2: 1 0 1, baris 3: 1 1 0. Jaringan tersebut bersifat …
- A. Tidak terhubung
- B. Tidak berarah
- C. Terhubung sebagian
- D. Terhubung penuh
21. Matriks hubung suatu jaringan berarah dinyatakan dengan baris 1: 0 1 0, baris 2: 0 0 1, baris 3: 0 0 0. Jumlah busur yang keluar dari simpul 2 adalah …
- A. 0
- B. 3
- C. 2
- D. 1
22. Suatu jaringan memiliki matriks bobot sebagai berikut: baris 1: 0 5 2, baris 2: 5 0 3, baris 3: 2 3 0. Bobot busur antara simpul 1 dan simpul 3 adalah …
- A. 5
- B. 3
- C. 2
- D. 0
23. Diketahui matriks hubung suatu jaringan: baris 1: 0 1 1, baris 2: 1 0 0, baris 3: 1 0 0. Derajat simpul 1 adalah …
- A. 1
- B. 2
- C. 3
- D. 4
24. Matriks keterhubungan langsung suatu jaringan adalah: baris 1: 0 4 0, baris 2: 4 0 6, baris 3: 0 6 0. Jaringan tersebut memiliki jumlah busur sebanyak …
- A. 3
- B. 2
- C. 4
- D. 6
25. Untuk mencari pohon rentangan minimal dengan metode Kruskal, langkah pertama adalah …
- A. Memilih simpul awal
- B. Membentuk sirkuit
- C. Mengurutkan busur berdasarkan bobot dari terkecil ke terbesar
- D. Menambahkan semua busur ke dalam himpunan
26. Diberikan busur-busur dengan bobot: (1,2)=5, (1,3)=3, (2,3)=4, (2,4)=2, (3,4)=6. Dengan metode Kruskal, busur pertama yang dipilih adalah …
- A. (1,2)
- B. (1,3)
- C. (2,4)
- D. (2,3)
27. Setelah memilih busur (2,4) bobot 2, busur selanjutnya yang dipilih dalam metode Kruskal dari busur (1,2)=5, (1,3)=3, (2,3)=4, (3,4)=6 adalah …
- A. (1,2)
- B. (3,4)
- C. (2,3)
- D. (1,3)
28. Dalam metode Kruskal, jika busur (2,3) bobot 4 akan ditambahkan setelah busur (2,4) dan (1,3) sudah dipilih, maka terjadi …
- A. Pohon rentangan sempurna
- B. Sirkuit
- C. Busur baru
- D. Bobot minimum
29. Metode Kruskal menghasilkan pohon rentangan minimal dengan total bobot terkecil. Jika busur-busur yang dipilih adalah (1,2)=4, (1,3)=2, (3,4)=1, maka total bobot pohon adalah …
- A. 7
- B. 6
- C. 8
- D. 9
30. Metode PRIM memulai proses dari …
- A. Simpul awal tertentu
- B. Busur dengan bobot terbesar
- C. Busur dengan bobot terkecil
- D. Semua simpul sekaligus
31. Diberikan bobot busur: (1,2)=4, (1,3)=7, (2,3)=2, (2,4)=5, (3,4)=1. Dengan metode PRIM dimulai dari simpul 1, busur pertama yang dipilih adalah …
- A. (2,4)
- B. (1,3)
- C. (2,3)
- D. (1,2)
32. Setelah memilih busur (1,2) dari simpul awal 1, dalam metode PRIM, busur selanjutnya yang dipilih adalah …
- A. (2,3)
- B. (1,3)
- C. (2,4)
- D. (3,4)
33. Dalam metode PRIM, setelah pohon memiliki simpul 1, 2, 3 dengan busur (1,2) dan (2,3), busur selanjutnya yang dipilih adalah (3,4) bobot 1. Total bobot pohon rentangan minimal adalah …
- A. 7
- B. 8
- C. 9
- D. 10
34. Perbedaan utama metode Kruskal dan PRIM adalah …
- A. Kruskal membutuhkan matriks bobot, PRIM tidak
- B. Kruskal memilih busur terkecil tanpa memperhatikan sirkuit, PRIM memilih simpul awal
- C. PRIM selalu menghasilkan pohon yang berbeda dengan Kruskal
- D. Kruskal hanya untuk jaringan tak berarah
35. Dalam metode PRIM, langkah awal yang dilakukan adalah memilih sembarang simpul. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah memilih busur dengan bobot terkecil yang menghubungkan simpul yang telah terpilih dengan simpul yang belum terpilih. Jika terdapat dua busur dengan bobot yang sama, maka yang dipilih adalah salah satu secara bebas. Suatu graf memiliki simpul A, B, C, D, E, F dengan bobot sebagai berikut: A-B=4, A-C=2, B-D=5, B-E=3, C-D=1, C-F=6, D-E=2, E-F=7. Jika dimulai dari simpul A, urutan penambahan simpul yang paling tepat adalah?
- A. A, B, C, D, E, F
- B. A, C, D, E, B, F
- C. A, C, D, B, E, F
- D. A, C, B, D, E, F
36. Pada penerapan metode PRIM, setelah memilih simpul awal, busur terpilih adalah busur berbobot terkecil yang menghubungkan simpul yang sudah terpilih dengan simpul yang belum terpilih. Diberikan graf dengan simpul P, Q, R, S, T dengan bobot: P-Q=3, P-R=5, Q-R=2, Q-S=6, R-S=1, R-T=4, S-T=7. Jika titik awal adalah P, busur pertama yang dipilih adalah?
- A. P-Q dengan bobot 3
- B. P-R dengan bobot 5
- C. Q-R dengan bobot 2
- D. R-S dengan bobot 1
37. Dalam metode Dijkstra, labeling dilakukan untuk menentukan jarak terpendek dari simpul awal ke setiap simpul. Jika label permanen sudah diberikan pada suatu simpul, maka label tersebut tidak akan berubah lagi. Suatu jaringan memiliki simpul A, B, C, D, E. Jarak antar simpul: A-B=10, A-C=3, B-C=1, B-D=2, C-D=8, C-E=2, D-E=4. Dimulai dari simpul A, label permanen pertama diberikan ke simpul C karena jarak A-C=3 adalah yang terkecil. Berapakah jarak terpendek dari A ke B setelah iterasi selanjutnya?
- A. 5
- B. 10
- C. 11
- D. 4
38. Metode Dijkstra digunakan untuk mencari lintasan terpendek dari satu simpul asal ke semua simpul lain. Dalam iterasi, label sementara diperbarui jika ditemukan jarak yang lebih kecil. Diberikan graf dengan simpul X, Y, Z, W. Jarak: X-Y=5, X-Z=2, Y-Z=1, Y-W=3, Z-W=6. Dimulai dari X, simpul mana yang mendapat label permanen pada iterasi kedua?
- A. Y
- B. Z
- C. W
- D. X
39. Dalam metode Dijkstra, simpul yang memiliki label sementara terkecil akan dipilih sebagai simpul yang diberi label permanen. Misalkan label sementara untuk simpul-simpul yang belum permanen adalah: A=7, B=4, C=9, D=12. Simpul manakah yang akan mendapatkan label permanen selanjutnya?
- A. A
- B. B
- C. C
- D. D
40. Diketahui jaringan dengan simpul asal S dan simpul tujuan T. Jarak antar simpul: S-A=6, S-B=2, A-C=1, B-A=3, B-C=8, B-D=4, C-D=2, C-T=7, D-T=5. Dengan metode Dijkstra, berapakah jarak terpendek dari S ke C, jika S adalah simpul awal?
- A. 8
- B. 9
- C. 5
- D. 10
41. Pada metode Dijkstra, label permanen disimbolkan dengan lingkaran penuh. Simpul yang telah mendapat label permanen tidak akan berubah lagi. Jika dari simpul awal S, jarak ke A=4, ke B=2, ke C=7, dan ke D=9, dan simpul B dipilih sebagai permanen pertama, maka proses selanjutnya adalah memperbarui label sementara simpul yang bertetangga dengan B. Simpul yang bertetangga dengan B adalah A, C, dan D dengan jarak dari B masing-masing 1, 5, dan 3. Berapakah label sementara baru untuk simpul A?
- A. 4
- B. 3
- C. 5
- D. 6
42. Metode Ford digunakan untuk mencari lintasan terpendek dari satu simpul ke semua simpul lain dengan melakukan iterasi perbaikan label. Prinsipnya adalah memperbarui jarak secara berulang hingga tidak ada lagi perbaikan. Diberikan jaringan dengan simpul 1, 2, 3, 4. Jarak: 1-2=4, 1-3=1, 2-3=2, 2-4=5, 3-4=3. Dengan metode Ford, berapakah jarak terpendek dari simpul 1 ke simpul 4 setelah iterasi kedua?
- A. 6
- B. 5
- C. 4
- D. 7
43. Dalam metode Ford, proses iterasi dilakukan sebanyak n-1 kali untuk graf dengan n simpul, namun dapat berhenti lebih awal jika tidak ada perubahan. Suatu jaringan memiliki 5 simpul. Jika setelah iterasi ke-3 tidak ada perubahan label, maka jumlah iterasi yang dilakukan adalah?
- A. 3
- B. 4
- C. 5
- D. 2
44. Metode Ford dapat mendeteksi adanya sirkuit negatif dalam jaringan. Jika dalam suatu iterasi masih terjadi perbaikan setelah n-1 iterasi, maka terdapat sirkuit negatif. Diberikan jaringan dengan 4 simpul. Setelah iterasi ke-3, masih ada perbaikan pada label. Kesimpulan yang tepat adalah?
- A. Jaringan tidak memiliki lintasan
- B. Terdapat sirkuit negatif
- C. Jarak terpendek tidak terdefinisi
- D. Iterasi harus dihentikan
45. Pada metode Ford, inisialisasi label untuk simpul awal adalah 0, dan untuk simpul lainnya adalah tak hingga. Suatu graf memiliki simpul A, B, C, D dengan jarak A-B=2, A-C=5, B-C=1, B-D=3, C-D=2. Berapakah label untuk simpul C setelah iterasi pertama?
- A. 2
- B. 1
- C. 5
- D. 3
46. Metode Ford melakukan perbaikan label berdasarkan busur. Jika dari simpul i ke j dengan jarak cij, maka label baru dj = min(dj, di + cij). Diberikan di=3 untuk simpul i, dan busur i-j=4, maka nilai baru dj jika sebelumnya dj=8 adalah?
- A. 4
- B. 8
- C. 12
- D. 7
47. Dalam jaringan aktivitas, pengertian dasar meliputi aktivitas dan kejadian. Aktivitas adalah pekerjaan yang memerlukan waktu dan sumber daya, sedangkan kejadian adalah titik awal atau akhir dari suatu aktivitas. Jika suatu aktivitas memerlukan waktu 5 hari, maka aktivitas tersebut digambarkan sebagai?
- A. Busur berarah dengan bobot 5
- B. Simpul dengan label 5
- C. Garis lurus tanpa bobot
- D. Lingkaran berangka 5
48. Diketahui suatu jaringan aktivitas dengan tiga kejadian: 1, 2, 3. Aktivitas A antara kejadian 1 dan 2 dengan durasi 3, aktivitas B antara kejadian 1 dan 3 dengan durasi 4, aktivitas C antara kejadian 2 dan 3 dengan durasi 2. Waktu paling awal kejadian 3 adalah?
- A. 3
- B. 4
- C. 5
- D. 6
49. Dalam jaringan aktivitas, waktu paling awal (EET) dan waktu paling lambat (LET) diperlukan untuk menentukan lintasan kritis. Jika EET suatu kejadian adalah 10 dan LET adalah 10, maka kejadian tersebut termasuk dalam?
- A. Aktivitas dummy
- B. Lintasan non-kritis
- C. Lintasan kritis
- D. Kejadian maya
50. Dalam jaringan aktivitas, aktivitas dummy digunakan untuk menunjukkan ketergantungan logis tanpa memerlukan waktu atau sumber daya. Penggunaan aktivitas dummy diperlukan ketika?
- A. Hanya ada satu aktivitas
- B. Semua aktivitas memiliki durasi nol
- C. Jaringan tidak memiliki simpul awal
- D. Ada dua aktivitas yang memiliki kejadian awal dan akhir yang sama
51. Suatu proyek memiliki jaringan aktivitas dengan kejadian 1, 2, 3, 4. Aktivitas: 1-2 durasi 4, 1-3 durasi 2, 2-4 durasi 5, 3-4 durasi 3. Berapakah waktu total proyek?
- A. 8
- B. 7
- C. 10
- D. 9
52. Dalam jaringan aktivitas, simpul (node) biasanya merepresentasikan apa?
- A. Aktivitas
- B. Biaya proyek
- C. Kejadian atau peristiwa
- D. Waktu proyek
53. Apa yang dimaksud dengan aktivitas dalam jaringan aktivitas?
- A. Suatu proses atau pekerjaan yang memerlukan waktu dan sumber daya
- B. Suatu titik yang tidak memerlukan waktu
- C. Suatu hubungan antara dua proyek
- D. Suatu kejadian yang tidak dapat diukur
54. Dalam jaringan aktivitas, panah (arrow) biasanya melambangkan apa?
- A. Simpul
- B. Kejadian
- C. Aktivitas
- D. Lintasan
55. Apa yang dimaksud dengan lintasan kritis dalam jaringan aktivitas?
- A. Lintasan dengan waktu penyelesaian terpendek
- B. Lintasan dengan biaya terendah
- C. Lintasan dengan waktu penyelesaian terlama
- D. Lintasan yang memiliki banyak aktivitas
56. Jika suatu aktivitas memiliki waktu mulai paling awal 5 hari dan waktu selesai paling awal 10 hari, maka durasi aktivitas tersebut adalah?
- A. 2 hari
- B. 10 hari
- C. 15 hari
- D. 5 hari
57. Waktu luang total suatu aktivitas adalah selisih antara?
- A. Waktu selesai paling lambat dan waktu mulai paling awal dikurangi durasi
- B. Waktu mulai paling awal dan waktu selesai paling awal
- C. Waktu selesai paling lambat dan waktu mulai paling lambat
- D. Waktu mulai paling lambat dan waktu selesai paling awal
58. Aktivitas yang berada pada lintasan kritis memiliki waktu luang total sebesar?
- A. Nol
- B. Negatif
- C. Positif
- D. Tidak terdefinisi
59. Diketahui suatu proyek memiliki aktivitas A dengan durasi 3 hari, aktivitas B dengan durasi 5 hari, dan aktivitas C dengan durasi 2 hari. Aktivitas A dan B dimulai bersamaan, dan C hanya bisa dimulai setelah A selesai. Jika waktu mulai proyek adalah 0, maka waktu selesai paling awal untuk aktivitas C adalah?
- A. 3 hari
- B. 5 hari
- C. 8 hari
- D. 10 hari
60. Suatu aktivitas memiliki ES = 4, EF = 9, LS = 6, LF = 11. Berapa durasi aktivitas tersebut?
- A. 2 hari
- B. 4 hari
- C. 7 hari
- D. 5 hari
61. Dalam analisis biaya proyek, apa yang dimaksud dengan biaya langsung?
- A. Biaya yang tidak tergantung pada durasi aktivitas
- B. Biaya yang dikeluarkan untuk tenaga kerja, material, dan peralatan secara langsung
- C. Biaya overhead tetap
- D. Biaya manajemen proyek
62. Jika suatu aktivitas dipercepat, umumnya biaya langsung akan?
- A. Meningkat
- B. Tetap
- C. Menurun
- D. Tidak berubah
63. Apa yang dimaksud dengan biaya tidak langsung dalam proyek?
- A. Biaya yang dikeluarkan untuk administrasi, sewa, dan utilitas
- B. Biaya yang tidak tergantung pada durasi proyek
- C. Biaya yang terkait langsung dengan aktivitas
- D. Biaya material
64. Dalam optimasi biaya proyek, tujuan utama adalah?
- A. Mempercepat semua aktivitas
- B. Menekan biaya total seminimal mungkin
- C. Menambah jumlah tenaga kerja
- D. Memperpanjang durasi proyek
65. Suatu aktivitas memiliki durasi normal 6 hari dengan biaya Rp100.000. Jika dipercepat menjadi 4 hari, biaya menjadi Rp140.000. Berapa biaya percepatan per hari?
- A. Rp10.000
- B. Rp50.000
- C. Rp40.000
- D. Rp20.000
66. Apa yang dimaksud dengan PERT dalam manajemen proyek?
- A. Suatu metode untuk menentukan biaya proyek
- B. Suatu teknik untuk mempercepat proyek
- C. Suatu metode untuk menggambar jaringan
- D. Suatu teknik yang menggunakan tiga estimasi waktu untuk setiap aktivitas
67. Dalam PERT, waktu yang diharapkan (expected time) untuk suatu aktivitas dengan waktu optimis 2 hari, waktu pesimis 8 hari, dan waktu paling mungkin 5 hari adalah?
- A. 4 hari
- B. 6 hari
- C. 5 hari
- D. 7 hari
68. Dalam penyajian busur-aktivitas, apa kelebihan utama dibandingkan simpul-aktivitas?
- A. Lebih mudah dipahami
- B. Dapat menunjukkan hubungan ketergantungan secara lebih jelas
- C. Tidak memerlukan simpul
- D. Mengurangi jumlah aktivitas
69. Dalam PERT, waktu penyelesaian suatu aktivitas bersifat probabilistik. Untuk menghitung waktu aktivitas ekspektasi (te), digunakan tiga estimasi waktu. Manakah dari berikut yang BUKAN merupakan estimasi waktu dalam PERT?
- A. Waktu optimis (a)
- B. Waktu paling mungkin (m)
- C. Waktu rata-rata (r)
- D. Waktu pesimis (b)
70. Dalam penyajian busur-aktivitas (activity-on-arc), setiap aktivitas digambarkan sebagai busur yang menghubungkan dua simpul. Fungsi dari simpul dalam representasi ini adalah untuk menyatakan?
- A. Waktu mulai dan selesai aktivitas
- B. Biaya aktivitas
- C. Durasi aktivitas
- D. Kejadian atau event
71. Suatu jaringan dengan kapasitas busur tertentu memiliki aliran maksimal dari sumber ke tujuan. Jika ditemukan suatu lintasan augmentasi, maka langkah selanjutnya yang tepat adalah?
- A. Mengalirkan aliran sebanyak kapasitas minimum pada lintasan tersebut
- B. Menambah kapasitas busur pada lintasan tersebut
- C. Menghilangkan busur yang jenuh
- D. Menghentikan proses karena aliran telah maksimal
72. Dalam masalah aliran maksimal, konsep potongan (cut) digunakan untuk menentukan batas atas aliran. Potongan (S,T) memisahkan simpul sumber dan tujuan. Nilai kapasitas potongan adalah?
- A. Jumlah kapasitas busur yang menghubungkan simpul dalam S
- B. Jumlah kapasitas busur dari T ke S
- C. Jumlah kapasitas semua busur dalam jaringan
- D. Jumlah kapasitas busur dari S ke T
73. Algoritma Ford-Fulkerson untuk aliran maksimal menggunakan prinsip?
- A. Menambahkan aliran pada busur dengan kapasitas terkecil
- B. Mencari lintasan augmentasi secara berulang dan memperbarui aliran
- C. Menentukan pohon rentangan minimal
- D. Mengurutkan simpul berdasarkan jarak terdekat
74. Diberikan suatu jaringan dengan kapasitas busur sebagai berikut: busur (1,2)=10, (1,3)=5, (2,4)=8, (3,4)=7, (2,3)=3. Sumber di simpul 1 dan tujuan di simpul 4. Jika aliran saat ini adalah f(1,2)=5, f(1,3)=5, f(2,4)=5, f(3,4)=5, f(2,3)=0, maka aliran total dari sumber ke tujuan adalah?
- A. 10
- B. 5
- C. 15
- D. 20
75. Dalam metode penyelesaian masalah aliran maksimal, istilah ‘lintasan augmentasi’ merujuk pada?
- A. Lintasan dari sumber ke tujuan dengan semua busur memiliki kapasitas penuh
- B. Lintasan dari sumber ke tujuan di mana setiap busur masih memiliki sisa kapasitas positif
- C. Lintasan yang memotong semua busur dalam potongan minimal
- D. Lintasan dengan jarak terpendek antara sumber dan tujuan
76. Teorema Aliran Maksimal – Potongan Minimal (Max-Flow Min-Cut Theorem) menyatakan bahwa?
- A. Aliran maksimal selalu lebih besar dari kapasitas potongan terkecil
- B. Aliran maksimal selalu lebih kecil dari kapasitas potongan terkecil
- C. Aliran maksimal sama dengan kapasitas potongan terkecil
- D. Aliran maksimal tidak terkait dengan potongan
77. Dalam jaringan dengan kapasitas busur bilangan bulat, jika aliran maksimal adalah 12, maka banyaknya busur dalam potongan minimal dapat saja?
- A. Semua jawaban mungkin
- B. Dua busur dengan total kapasitas 12
- C. Tiga busur dengan total kapasitas 12
- D. Satu busur dengan kapasitas 12
78. Suatu jaringan memiliki aliran maksimal 15. Jika terdapat potongan dengan kapasitas 15, maka potongan tersebut adalah?
- A. Potongan maksimal
- B. Potongan minimal
- C. Potongan sembarang
- D. Potongan tidak valid
79. Dalam teorema dasar aliran maksimal, salah satu syarat penting adalah bahwa aliran pada setiap busur tidak boleh melebihi?
- A. Kapasitas potongan
- B. Jumlah simpul dalam jaringan
- C. Aliran total dari sumber
- D. Kapasitas busur
80. Diberikan suatu jaringan dengan kapasitas busur: (s,1)=4, (s,2)=3, (1,3)=2, (2,3)=5, (3,t)=7. Sumber s, tujuan t. Jika aliran maksimal adalah 7, maka potongan minimal yang mungkin adalah?
- A. Potongan {s} dan {1,2,3,t} dengan kapasitas 7
- B. Potongan {s,1,2} dan {3,t} dengan kapasitas 7
- C. Potongan {s,1,2,3} dan {t} dengan kapasitas 7
- D. Semua jawaban di atas benar
81. Lintasan Euler dalam suatu graf adalah lintasan yang?
- A. Melalui setiap sisi tepat satu kali
- B. Melalui setiap simpul tepat satu kali
- C. Melalui setiap sisi paling sedikit satu kali
- D. Kembali ke simpul awal
82. Suatu graf dikatakan memiliki sirkuit Euler jika dan hanya jika?
- A. Semua simpul memiliki derajat genap
- B. Tepat dua simpul memiliki derajat ganjil
- C. Graf terhubung dan semua simpul berderajat genap
- D. Graf terhubung dan semua simpul berderajat ganjil
83. Graf berikut memiliki derajat simpul: A=3, B=4, C=3, D=2, E=2. Graf ini terhubung. Graf tersebut memiliki?
- A. Sirkuit Euler
- B. Lintasan Euler
- C. Tidak memiliki lintasan maupun sirkuit Euler
- D. Lintasan Euler dan sirkuit Euler
84. Dalam perjalanan keliling pengantar pos, tujuannya adalah menemukan rute terpendek yang melalui setiap sisi minimal satu kali dan kembali ke titik awal. Metode yang digunakan untuk mengubah graf menjadi graf Euler adalah?
- A. Menambahkan simpul baru
- B. Menghapus sisi-sisi yang tidak perlu
- C. Menambahkan sisi duplikat pada sisi-sisi tertentu
- D. Menggabungkan simpul-simpul yang berderajat ganjil
85. Dalam konteks perjalanan keliling Euler, syarat apakah yang harus dipenuhi oleh suatu graf agar memiliki sirkuit Euler?
- A. Semua simpul memiliki derajat genap
- B. Semua simpul memiliki derajat ganjil
- C. Graf terhubung dan semua simpul memiliki derajat genap
- D. Tepat dua simpul memiliki derajat ganjil
86. Masalah perjalanan keliling pengantar pos (Chinese Postman Problem) bertujuan untuk menentukan rute terpendek yang memungkinkan pengantar pos melewati setiap sisi dari suatu graf setidaknya sekali. Jika graf yang dihadapi memiliki tepat dua simpul berderajat ganjil, bagaimana cara penyelesaiannya?
- A. Menambahkan sisi buatan yang menghubungkan kedua simpul ganjil tersebut
- B. Mencari sirkuit Euler langsung karena sudah memenuhi syarat
- C. Memasangkan semua simpul ganjil dengan sisi terpendek
- D. Mengubah semua simpul menjadi genap dengan menambahkan sisi
87. Dalam Chinese Postman Problem, jika suatu graf memiliki 4 simpul berderajat ganjil, berapa pasang sisi tambahan minimal yang diperlukan untuk membuat semua simpul berderajat genap?
- A. 2 pasang
- B. 1 pasang
- C. 3 pasang
- D. 4 pasang
88. Algoritma yang digunakan untuk menyelesaikan Chinese Postman Problem pada graf tidak berarah adalah dengan mencari pasangan simpul ganjil yang meminimalkan total jarak. Metode ini dikenal sebagai?
- A. Algoritma Dijkstra
- B. Algoritma Prim
- C. Pencocokan minimum (minimum matching)
- D. Algoritma Kruskal
89. Dalam Chinese Postman Problem, jika suatu graf memiliki semua simpul berderajat genap, maka solusi optimalnya adalah?
- A. Menambahkan sisi acak
- B. Menggandakan semua sisi
- C. Mengubah graf menjadi berarah
- D. Mencari sirkuit Euler
90. Diberikan suatu graf dengan simpul A, B, C, D yang masing-masing berderajat ganjil. Jarak antara simpul: AB=5, AC=6, AD=7, BC=4, BD=8, CD=3. Berapakah jarak total minimum yang harus ditambahkan untuk menyelesaikan Chinese Postman Problem?
- A. 9
- B. 8
- C. 10
- D. 11
91. Metode pertukaran 2-2 (2-opt) dalam perjalanan keliling wiraniaga (TSP) bertujuan untuk?
- A. Memperbaiki rute dengan menukar dua sisi yang tidak berpotongan
- B. Mengganti dua sisi dengan dua sisi baru sehingga rute menjadi lebih pendek
- C. Menambahkan dua kota baru ke dalam rute
- D. Menghapus dua kota dari rute
92. Dalam TSP, algoritma 2-opt termasuk dalam kategori metode?
- A. Metode eksak
- B. Metode heuristik
- C. Metode enumerasi
- D. Metode cabang dan batas
93. Jika dalam suatu rute TSP terdapat perpotongan (crossing), maka metode 2-opt akan?
- A. Mempertahankan perpotongan
- B. Mengubah urutan kota secara acak
- C. Menambah kota baru
- D. Menghilangkan perpotongan dengan menukar sisi
94. Diberikan rute TSP: A-B-C-D-E-A. Jika dilakukan pertukaran 2-opt pada sisi AB dan CD, maka rute baru yang mungkin adalah?
- A. A-D-C-B-E-A
- B. A-B-D-C-E-A
- C. A-C-B-D-E-A
- D. A-E-D-C-B-A
95. Metode cabang dan batas (branch and bound) pada TSP menggunakan prinsip?
- A. Memecah masalah menjadi submasalah dan menghitung batas bawah untuk memangkas cabang
- B. Mencari solusi dengan mencoba semua kemungkinan tanpa batas
- C. Menukar sisi secara acak
- D. Menggunakan algoritma genetika
96. Dalam branch and bound untuk TSP, batas bawah biasanya dihitung menggunakan?
- A. Jarak total minimum dari semua sisi
- B. Reduced cost matrix
- C. Panjang rute saat ini
- D. Jumlah kota
97. Jika suatu simpul dalam pohon branch and bound memiliki batas bawah yang lebih besar dari solusi terbaik yang sudah ditemukan, maka simpul tersebut?
- A. Dieksplorasi lebih lanjut
- B. Digunakan sebagai solusi baru
- C. Dipangkas (pruned)
- D. Diabaikan
98. Dalam TSP dengan 4 kota, metode branch and bound akan menghasilkan pohon keputusan dengan jumlah simpul maksimal sebanyak?
- A. 10
- B. 6
- C. 8
- D. 4
99. Algoritma nearest neighbor dalam TSP termasuk dalam kategori?
- A. Metode eksak
- B. Metode perbaikan
- C. Metode heuristik konstruktif
- D. Metode cabang dan batas
100. Dalam branch and bound, jika dua simpul memiliki batas bawah yang sama, simpul mana yang dipilih untuk dieksplorasi terlebih dahulu?
- A. Simpul dengan indeks lebih kecil
- B. Simpul dengan kedalaman lebih besar
- C. Simpul dengan kedalaman lebih kecil
- D. Tidak ada aturan baku, bisa dipilih sembarang
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.