MATA4324 — Pemodelan Matematis
1. Dalam konsep umum pemodelan, model adalah representasi dari suatu sistem. Pernyataan yang paling tepat mengenai model adalah…
- A. Model selalu bersifat matematis dan kuantitatif
- B. Model hanya dapat digunakan untuk memprediksi kejadian masa lalu
- C. Model adalah penyederhanaan dari sistem nyata yang kompleks
- D. Model tidak memerlukan validasi karena sudah mewakili sistem nyata
2. Dalam proses pemodelan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…
- A. Membuat asumsi untuk menyederhanakan masalah
- B. Mengidentifikasi masalah dan tujuan pemodelan
- C. Menentukan variabel-variabel yang relevan
- D. Menyusun persamaan matematis
3. Model yang menggunakan simbol-simbol dan persamaan matematis untuk merepresentasikan sistem disebut…
- A. Model fisika
- B. Model konseptual
- C. Model simulasi
- D. Model matematis
4. Dalam pemodelan, asumsi dibuat untuk…
- A. Memastikan model sesuai dengan semua kondisi nyata
- B. Menghilangkan semua variabel yang tidak penting
- C. Menambah kompleksitas model agar lebih akurat
- D. Menyederhanakan masalah tanpa mengubah esensi sistem
5. Validasi model dilakukan untuk…
- A. Menguji kesesuaian model dengan data atau sistem nyata
- B. Memastikan model dapat digunakan untuk semua situasi
- C. Mengubah model menjadi lebih kompleks
- D. Menentukan asumsi yang digunakan
6. Salah satu keuntungan menggunakan model dalam ilmu pengetahuan adalah…
- A. Model menghilangkan semua ketidakpastian dalam sistem
- B. Model memungkinkan eksperimen yang sulit dilakukan pada sistem nyata
- C. Model selalu menghasilkan prediksi yang tepat
- D. Model tidak memerlukan data untuk digunakan
7. Suatu fungsi f(x) = 3x + 2 digunakan untuk memodelkan hubungan antara dua variabel. Jika nilai x = 4, maka nilai f(x) adalah…
- A. 14
- B. 12
- C. 10
- D. 16
8. Dalam pemodelan matematis, variabel yang nilainya ditentukan oleh model disebut…
- A. Variabel bebas
- B. Variabel terikat
- C. Parameter
- D. Konstanta
9. Model matematis yang dinyatakan dalam bentuk persamaan y = ax + b termasuk dalam jenis model…
- A. Model nonlinier
- B. Model eksponensial
- C. Model linier
- D. Model logistik
10. Jika suatu model dinyatakan dengan fungsi y = 2x^2 + 3x – 1, maka turunan pertama dari fungsi tersebut terhadap x adalah…
- A. 2x + 3
- B. 4x + 3
- C. 4x – 1
- D. 2x^2 + 3
11. Dalam pemodelan matematis, jika suatu masalah menghasilkan sistem persamaan linier, maka metode yang tepat untuk mencari solusinya adalah…
- A. Metode substitusi atau eliminasi
- B. Metode Newton-Raphson
- C. Metode Euler
- D. Metode Runge-Kutta
12. Fungsi yang dapat digunakan untuk memodelkan pertumbuhan populasi dengan laju konstan adalah…
- A. y = a x + b
- B. y = a log(x) + b
- C. y = a e^(kx)
- D. y = a / (1 + b e^(-kx))
13. Dalam konsep dasar pemodelan matematis, langkah pertama yang dilakukan setelah masalah diidentifikasi adalah…
- A. Menyusun persamaan matematis
- B. Melakukan validasi model
- C. Menentukan variabel-variabel yang relevan
- D. Menginterpretasikan hasil
14. Suatu masalah pemodelan menghasilkan persamaan 2x + 3y = 12 dan 4x – y = 10. Solusi dari sistem persamaan tersebut adalah…
- A. x = 3, y = 2
- B. x = 2, y = 3
- C. x = 4, y = 1
- D. x = 1, y = 4
15. Jika daerah penyelesaian dari suatu sistem pertidaksamaan linier adalah himpunan titik-titik yang memenuhi semua pertidaksamaan, maka daerah tersebut disebut…
- A. Daerah layak
- B. Daerah hasil
- C. Daerah asal
- D. Daerah kritis
16. Suatu model matematis memuat kendala x + 2y >= 4 dan 3x + y <= 9, dengan x >= 0, y >= 0. Titik (2,1) berada di daerah …
- A. Tidak layak karena melanggar x+2y>=4
- B. Layak hanya jika x>=0 dan y>=0
- C. Tidak layak karena melanggar 3x+y<=9
- D. Layak karena memenuhi semua kendala
17. Dalam pemodelan matematis, jika suatu fungsi tujuan adalah Z = 5x + 3y, dan daerah layak memiliki titik-titik (0,0), (0,5), (4,0), (3,2), maka nilai maksimum Z adalah…
- A. 15
- B. 20
- C. 25
- D. 21
18. Dalam pemodelan matematis, konsep dasar yang pertama kali harus dipahami adalah identifikasi elemen penting dari sistem nyata. Langkah awal dalam proses pemodelan matematis adalah …
- A. mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah
- B. memvalidasi hasil model dengan data
- C. menyelesaikan persamaan yang diperoleh
- D. menentukan parameter model
19. Daerah penyelesaian dari suatu sistem pertidaksamaan linear ditentukan oleh titik-titik yang memenuhi semua kendala. Jika terdapat kendala x >= 0, y >= 0, dan 2x + 3y <= 6, maka titik berikut yang terletak di daerah penyelesaian adalah …
- A. (2,2)
- B. (3,0)
- C. (1,2)
- D. (0,3)
20. Suatu daerah penyelesaian masalah program linear adalah himpunan titik-titik yang memenuhi semua kendala. Diberikan kendala: x >= 0, y >= 0, x + y <= 4, dan x + 2y <= 6. Titik potong antara garis x + y = 4 dan x + 2y = 6 adalah …
- A. (4,0)
- B. (3,1)
- C. (2,2)
- D. (0,4)
21. Daerah penyelesaian dari pertidaksamaan linear 3x + 4y >= 12 dengan x >= 0 dan y >= 0 berada di …
- A. di atas garis 3x+4y=12
- B. sebelah kanan garis 3x+4y=12
- C. sebelah kiri garis 3x+4y=12
- D. di bawah garis 3x+4y=12
22. Diketahui sistem kendala: 2x + y <= 10, x + 3y <= 12, x >= 0, y >= 0. Jumlah titik sudut daerah penyelesaian adalah …
- A. 2
- B. 4
- C. 3
- D. 5
23. Daerah penyelesaian suatu masalah program linear ditentukan oleh kendala: x + y <= 5, x >= 1, y >= 0. Nilai maksimum fungsi tujuan f(x,y)=3x+2y pada daerah penyelesaian adalah …
- A. 10
- B. 12
- C. 18
- D. 15
24. Suatu daerah penyelesaian didefinisikan oleh x >= 0, y >= 0, x + 2y <= 8, dan 2x + y <= 10. Nilai minimum fungsi f(x,y)=x+y pada daerah penyelesaian adalah …
- A. 6
- B. 2
- C. 4
- D. 0
25. Dalam model benda jatuh pendekatan Galileo, jarak tempuh benda dalam waktu t dirumuskan sebagai s = 1/2 g t^2. Jika g=10 m/s^2, jarak yang ditempuh benda setelah 3 detik adalah …
- A. 30 m
- B. 45 m
- C. 60 m
- D. 90 m
26. Berdasarkan model Galileo, hubungan antara kecepatan (v) dan waktu (t) untuk benda jatuh bebas adalah v = g t. Jika batu dijatuhkan dari ketinggian 80 m dan g=10 m/s^2, waktu yang diperlukan untuk mencapai tanah adalah …
- A. 2 detik
- B. 3 detik
- C. 5 detik
- D. 4 detik
27. Dalam model Galileo, percepatan benda jatuh bebas dianggap konstan. Jika sebuah bola dilempar ke atas dengan kecepatan awal 20 m/s dan g=10 m/s^2, ketinggian maksimum yang dicapai adalah …
- A. 10 m
- B. 15 m
- C. 25 m
- D. 20 m
28. Pada model Galileo, benda dijatuhkan dari ketinggian 45 m. Jika g=10 m/s^2, kecepatan saat menyentuh tanah adalah …
- A. 20 m/s
- B. 30 m/s
- C. 25 m/s
- D. 35 m/s
29. Model Galileo untuk benda jatuh bebas mengabaikan …
- A. percepatan gravitasi
- B. kecepatan awal
- C. hambatan udara
- D. massa benda
30. Jika waktu tempuh benda jatuh bebas berdasarkan model Galileo adalah t, dan diketahui jarak tempuh berbanding dengan t^2, maka jarak yang ditempuh pada detik ke-2 adalah … (benda mulai dari diam, g=10 m/s^2)
- A. 20 m
- B. 15 m
- C. 10 m
- D. 25 m
31. Dalam pendekatan Newton, model benda jatuh mempertimbangkan gaya hambatan udara yang sebanding dengan kecepatan. Hukum II Newton menyatakan bahwa resultan gaya sama dengan massa kali percepatan. Jika m massa benda, g percepatan gravitasi, k konstanta hambatan, dan v kecepatan, maka persamaan gerak yang benar adalah …
- A. m dv/dt = mg – kv
- B. m dv/dt = mg + kv
- C. m dv/dt = mg + k v^2
- D. m dv/dt = mg – k v^2
32. Pada model Newton dengan hambatan udara linier (m dv/dt = mg – kv), kecepatan terminal adalah kecepatan saat percepatan nol. Nilai kecepatan terminal v_term adalah …
- A. v_term = k/mg
- B. v_term = mg/k^2
- C. v_term = mg/k
- D. v_term = (mg)^2/k
33. Dalam model Newton dengan hambatan sebanding kecepatan, jika m=2 kg, g=10 m/s^2, k=0.5 kg/s, kecepatan terminal adalah …
- A. 40 m/s
- B. 30 m/s
- C. 20 m/s
- D. 50 m/s
34. Pada model benda jatuh Newton, solusi persamaan diferensial m dv/dt = mg – kv untuk kecepatan sebagai fungsi waktu dengan v(0)=0 adalah …
- A. v(t) = mg/k (e^(k t/m) – 1)
- B. v(t) = mg/k (1 – e^(-k t/m))
- C. v(t) = mg/k (1 – e^(k t/m))
- D. v(t) = mg/k (e^(-k t/m) – 1)
35. Pada model benda jatuh pendekatan Newton, gaya gesek udara sering dimodelkan sebanding dengan …
- A. massa benda
- B. kecepatan benda
- C. kuadrat kecepatan benda
- D. percepatan benda
36. Jika laju pertumbuhan populasi sebanding dengan ukuran populasi saat itu, maka model matematis yang tepat adalah …
- A. dP/dt = kP^2
- B. dP/dt = k/P
- C. dP/dt = k
- D. dP/dt = kP
37. Penyelesaian umum persamaan diferensial dP/dt = kP dengan k > 0 adalah …
- A. P(t) = P0 k^t
- B. P(t) = P0 e^{-kt}
- C. P(t) = P0 + kt
- D. P(t) = P0 e^{kt}
38. Dalam model pertumbuhan populasi eksponensial, parameter k disebut sebagai …
- A. laju pertumbuhan intrinsik
- B. kapasitas dukung
- C. laju kematian
- D. laju imigrasi
39. Model pertumbuhan eksponensial mengasumsikan bahwa sumber daya …
- A. terbatas
- B. menurun
- C. tidak terbatas
- D. tidak berpengaruh
40. Jika populasi awal 100 individu dan laju pertumbuhan 0,02 per tahun, maka populasi setelah 10 tahun dengan model eksponensial adalah …
- A. e^{2}
- B. 100 e^{2}
- C. 100 e^{0,02}
- D. 100 e^{0,2}
41. Dalam pertumbuhan bakteri, jika waktu generasi konstan, maka laju pertumbuhan populasinya bersifat …
- A. linear
- B. eksponensial
- C. logistik
- D. konstan
42. Model investasi dengan bunga majemuk kontinu setara dengan model pertumbuhan …
- A. eksponensial
- B. linear
- C. logistik
- D. peluruhan
43. Jika modal awal Rp10 juta dengan bunga 5% per tahun, maka nilai investasi setelah 2 tahun dengan bunga majemuk kontinu adalah …
- A. 10 e^{0,1} juta
- B. 10 e^{0,05} juta
- C. 10 e^{2} juta
- D. 10 + 0,1 juta
44. Waktu penggandaan populasi bakteri dengan laju pertumbuhan 0,1 per jam adalah …
- A. 0,1 ln 2 jam
- B. 0,1 / ln 2 jam
- C. ln 2 jam
- D. ln 2 / 0,1 jam
45. Pertumbuhan investasi dengan bunga majemuk kontinu dimodelkan oleh persamaan diferensial …
- A. dA/dt = A
- B. dA/dt = r
- C. dA/dt = rA
- D. dA/dt = r t
46. Model matematis peluruhan eksponensial memiliki bentuk persamaan diferensial …
- A. dN/dt = -kN
- B. dN/dt = kN
- C. dN/dt = -k
- D. dN/dt = k
47. Waktu paruh suatu zat radioaktif adalah waktu yang diperlukan agar zat tersebut menjadi …
- A. nol
- B. dua kali jumlah awal
- C. setengah dari jumlah awal
- D. sepertiga jumlah awal
48. Jika suatu zat meluruh dengan laju 0,01 per hari, maka waktu paruhnya adalah …
- A. 0,01 / ln 2 hari
- B. ln 2 / 0,01 hari
- C. ln 2 hari
- D. 1 / 0,01 hari
49. Dalam model peluruhan eksponensial, parameter positif k disebut …
- A. konstanta pertumbuhan
- B. konstanta peluruhan
- C. laju reaksi
- D. waktu paruh
50. Grafik peluruhan eksponensial memiliki bentuk …
- A. menurun secara cepat kemudian landai
- B. naik secara cepat
- C. linear menurun
- D. konstan
51. Model pertumbuhan eksponensial terbatas sering menggunakan fungsi …
- A. linear
- B. eksponensial murni
- C. logistik
- D. trigonometri
52. Dalam model pertumbuhan eksponensial terbatas, jika kapasitas lingkungan adalah K dan laju pertumbuhan intrinsik adalah r, maka persamaan diferensial yang mewakili model tersebut adalah…
- A. dN/dt = r N
- B. dN/dt = r N (N/K – 1)
- C. dN/dt = r N (K – N)
- D. dN/dt = r N (1 – N/K)
53. Jika populasi awal suatu spesies adalah 100 individu dengan kapasitas lingkungan 500 dan laju pertumbuhan intrinsik 0,2 per tahun, berapakah populasi saat t mendekati tak hingga dalam model pertumbuhan eksponensial terbatas?
- A. 500
- B. 200
- C. 100
- D. 0
54. Faktor apa yang membedakan model pertumbuhan eksponensial terbatas dari model pertumbuhan eksponensial murni?
- A. Adanya faktor laju pertumbuhan konstan
- B. Tidak adanya faktor kematian
- C. Adanya faktor daya dukung lingkungan yang membatasi pertumbuhan
- D. Populasi selalu meningkat tanpa batas
55. Dalam model pertumbuhan eksponensial terbatas, pada saat populasi N = K/2, laju pertumbuhan dN/dt akan mencapai…
- A. Nol
- B. Maksimum
- C. Minimum
- D. Konstan
56. Dalam model pertumbuhan sigmoid, fase pertumbuhan paling cepat terjadi pada…
- A. Awal pertumbuhan
- B. Menjelang kapasitas lingkungan
- C. Sekitar titik tengah kapasitas lingkungan
- D. Setelah populasi melebihi kapasitas lingkungan
57. Kurva pertumbuhan sigmoid dicirikan oleh bentuk…
- A. Berbentuk S
- B. Eksponensial murni
- C. Linear
- D. Berbentuk U
58. Parameter apa yang menentukan titik belok pada kurva pertumbuhan sigmoid?
- A. Kapasitas lingkungan dan laju pertumbuhan
- B. Laju pertumbuhan intrinsik
- C. Populasi awal saja
- D. Hanya waktu
59. Jika suatu populasi mengikuti model sigmoid, apa yang terjadi pada populasi saat mendekati kapasitas lingkungan?
- A. Pertumbuhan semakin cepat
- B. Populasi berfluktuasi
- C. Populasi menurun drastis
- D. Pertumbuhan melambat hingga stabil
60. Persamaan diferensial umum untuk model pertumbuhan sigmoid adalah…
- A. dN/dt = r N (1 – N/K)
- B. dN/dt = r N
- C. dN/dt = r (K – N)
- D. dN/dt = r / N
61. Dalam model pertumbuhan sigmoid 2, jika kapasitas lingkungan K = 1000 dan populasi awal N0 = 100, berapa populasi saat t besar?
- A. 100
- B. 500
- C. 2000
- D. 1000
62. Perbedaan utama model sigmoid 2 dari model sigmoid 1 terletak pada…
- A. Bentuk persamaan diferensial yang berbeda
- B. Semua benar
- C. Parameter yang digunakan lebih kompleks
- D. Adanya faktor penundaan waktu
63. Dalam model sigmoid 2, jika laju pertumbuhan intrinsik diperbesar, maka kurva pertumbuhan akan…
- A. Lebih landai
- B. Lebih curam
- C. Tetap sama
- D. Menurun
64. Faktor apa yang dapat menyebabkan kurva sigmoid 2 tidak simetris?
- A. Populasi awal nol
- B. Kapasitas lingkungan konstan
- C. Adanya parameter asimetri
- D. Laju pertumbuhan konstan
65. Dalam model Bertalanffy, pertumbuhan panjang ikan dimodelkan dengan persamaan…
- A. dL/dt = k (L – L_inf)
- B. dL/dt = k L
- C. dL/dt = k / L
- D. dL/dt = k (L_inf – L)
66. Parameter L_inf dalam model Bertalanffy memiliki arti…
- A. Panjang maksimum yang dapat dicapai ikan
- B. Panjang awal ikan
- C. Laju pertumbuhan intrinsik
- D. Umur ikan
67. Jika konstanta k dalam model Bertalanffy semakin besar, maka ikan akan mencapai panjang asimtotik lebih…
- A. Lambat
- B. Cepat
- C. Tidak berubah
- D. Bergantung pada spesies
68. Dalam model Bertalanffy, jika panjang awal ikan L0 = 10 cm dan L_inf = 50 cm, maka saat t mendekati tak hingga panjang ikan adalah…
- A. 10 cm
- B. 30 cm
- C. 50 cm
- D. 60 cm
69. Model pertumbuhan ikan von Bertalanffy didasarkan pada asumsi bahwa laju pertumbuhan panjang ikan berkurang seiring bertambahnya panjang ikan. Jika L(t) menyatakan panjang ikan pada waktu t, maka bentuk diferensial dari model tersebut adalah…
- A. dL/dt = kL
- B. dL/dt = k(L_infinity – L)
- C. dL/dt = k L (L_infinity – L)
- D. dL/dt = k (L – L_infinity)
70. Dalam model von Bertalanffy, parameter k memiliki arti sebagai…
- A. panjang maksimum ikan
- B. laju pertumbuhan intrinsik
- C. konstanta laju pertumbuhan
- D. waktu awal pertumbuhan
71. Model Vidale-Wolfe digunakan untuk menggambarkan hubungan antara penjualan dan promosi. Dalam model tersebut, perubahan penjualan terhadap waktu dipengaruhi oleh…
- A. hanya efek periklanan
- B. hanya efek kejenuhan pasar
- C. efek periklanan dan efek kejenuhan pasar
- D. efek harga dan efek distribusi
72. Jika S(t) menyatakan tingkat penjualan pada waktu t dan A(t) adalah pengeluaran iklan, maka bentuk umum model Vidale-Wolfe adalah…
- A. dS/dt = r A(t) (1 – S(t)/M) – lambda S(t)
- B. dS/dt = r A(t) S(t) – lambda S(t)
- C. dS/dt = r A(t) – lambda S(t)^2
- D. dS/dt = r A(t) (M – S(t)) + lambda S(t)
73. Dalam model Vidale-Wolfe, konstanta M menyatakan…
- A. tingkat penjualan awal
- B. konstanta laju penurunan penjualan
- C. potensi pasar maksimum
- D. efektivitas iklan
74. Jika pengeluaran iklan A(t) konstan, maka solusi steady state dari model Vidale-Wolfe adalah…
- A. S = M
- B. S = (r A)/(lambda + r A/M)
- C. S = (r A)/(lambda)
- D. S = r A M
75. Parameter lambda dalam model Vidale-Wolfe menggambarkan…
- A. laju peningkatan penjualan akibat iklan
- B. laju penurunan penjualan karena kejenuhan
- C. potensi pasar
- D. efektivitas promosi
76. Model interaksi dua spesies yang bekerja sama (mutualisme) dapat dinyatakan dengan sistem persamaan diferensial. Jika x(t) dan y(t) adalah populasi spesies pertama dan kedua, maka bentuk umum model kerja sama adalah…
- A. dx/dt = r1 x (1 – x/K1) + alpha xy, dy/dt = r2 y (1 – y/K2) + beta xy
- B. dx/dt = r1 x – alpha xy, dy/dt = r2 y – beta xy
- C. dx/dt = r1 x (K1 – x) – alpha xy, dy/dt = r2 y (K2 – y) – beta xy
- D. dx/dt = r1 x + alpha xy, dy/dt = r2 y + beta xy
77. Dalam model kerja sama dua spesies, parameter alpha dan beta bernilai…
- A. positif
- B. negatif
- C. nol
- D. bergantung pada jenis spesies
78. Jika dalam model mutualisme, populasi spesies pertama sangat besar sehingga x mendekati K1, maka pengaruh suku interaksi alpha xy terhadap pertumbuhan…
- A. meningkatkan pertumbuhan y
- B. menurunkan pertumbuhan y
- C. tidak berpengaruh pada y
- D. membuat y menuju nol
79. Dalam model predator-prey (pemangsa-mangsa) klasik Lotka-Volterra, jika x adalah populasi mangsa dan y adalah populasi pemangsa, maka persamaan untuk mangsa adalah…
- A. dx/dt = a x – b xy
- B. dx/dt = -c y + d xy
- C. dx/dt = a x + b xy
- D. dx/dt = -c y – d xy
80. Dalam model predator-prey, titik kesetimbangan di mana kedua populasi tidak nol terjadi ketika…
- A. x = a/b dan y = c/d
- B. x = c/d dan y = a/b
- C. x = 0 dan y = 0
- D. x = a dan y = c
81. Jika populasi mangsa meningkat, maka dalam model predator-prey Lotka-Volterra, populasi pemangsa akan…
- A. menurun segera
- B. meningkat setelah beberapa waktu
- C. tetap konstan
- D. tidak terpengaruh
82. Dalam model predator-prey, parameter d menyatakan…
- A. laju kelahiran mangsa
- B. laju kematian pemangsa
- C. efisiensi konversi mangsa menjadi pemangsa
- D. laju interaksi antar pemangsa
83. Solusi model predator-prey Lotka-Volterra cenderung menunjukkan perilaku…
- A. konvergen ke titik kesetimbangan
- B. osilasi periodik
- C. pertumbuhan eksponensial
- D. kepunahan salah satu spesies
84. Titik kesetimbangan trivial dalam model predator-prey terjadi ketika…
- A. x = a/b dan y = c/d
- B. x = c/d dan y = a/b
- C. x = 0 dan y = 0
- D. x = a dan y = c
85. Model pemangsa-mangsa klasik yang menggambarkan interaksi antara dua spesies, yaitu pemangsa dan mangsa, dikenal sebagai model …
- A. Logistik
- B. Bertalanffy
- C. Lotka-Volterra
- D. Vidale-Wolfe
86. Persamaan diferensi adalah model diskret yang digunakan untuk menggambarkan masalah laju perubahan. Dalam konteks ini, persamaan diferensi menyatakan hubungan antara …
- A. nilai fungsi pada waktu yang sama
- B. nilai fungsi pada dua atau lebih waktu yang berbeda
- C. turunan fungsi pada satu titik
- D. integral fungsi pada interval tertentu
87. Suatu populasi bakteri berkembang biak setiap jam dengan laju pertumbuhan 10% per jam. Jika populasi awal adalah 100 bakteri, maka model diskret yang tepat untuk populasi setelah n jam adalah …
- A. P_n = 100 (0,1)^n
- B. P_n = 100 (0,9)^n
- C. P_n = 100 + 10n
- D. P_n = 100 (1,1)^n
88. Dalam model diskret, notasi y_{n+1} sering digunakan untuk menyatakan …
- A. nilai variabel pada waktu ke-n+1
- B. nilai variabel pada waktu ke-n
- C. turunan variabel terhadap waktu
- D. rata-rata nilai variabel
89. Persamaan diferensi y_{n+1} = y_n + 5 merupakan contoh persamaan diferensi linear orde satu dengan …
- A. koefisien konstan
- B. suku nonhomogen konstan
- C. koefisien variabel
- D. suku nonhomogen linear
90. Dalam persamaan diferensi linear orde satu, bentuk umumnya adalah y_{n+1} = a y_n + b. Jika a=1 dan b=0, maka solusinya adalah …
- A. y_n = y_0 n
- B. y_n = y_0 + n
- C. y_n = y_0
- D. y_n = y_0^n
91. Suatu investasi awal sebesar Rp1.000.000 tumbuh dengan bunga majemuk 5% per tahun. Model diskret untuk nilai investasi setelah n tahun adalah V_n = …
- A. 1.000.000 (1,05)^n
- B. 1.000.000 (0,05)^n
- C. 1.000.000 + 50.000 n
- D. 1.000.000 (1,5)^n
92. Persamaan diferensi linear orde satu y_{n+1} = 3 y_n – 2 dengan y_0=1 memiliki solusi …
- A. y_n = 2^n + 1
- B. y_n = 3^n
- C. y_n = 2(3^n) – 1
- D. y_n = 3^n + 1
93. Jika persamaan diferensi y_{n+1} = 0,5 y_n + 10 memiliki solusi umum y_n = C(0,5)^n + 20, maka nilai C ditentukan oleh …
- A. y_n untuk n kecil
- B. y_1
- C. y_n untuk n besar
- D. y_0
94. Dalam persamaan diferensi linear orde satu y_{n+1} = a y_n + b, solusi khusus konstan ada jika a tidak sama dengan …
- A. 1
- B. 0
- C. -1
- D. 2
95. Suatu bahan radioaktif meluruh dengan laju 20% per hari. Jika massa awal 50 gram, maka model diskret untuk massa setelah n hari adalah M_n = …
- A. 50 (0,2)^n
- B. 50 (0,8)^n
- C. 50 (1,2)^n
- D. 50 (0,5)^n
96. Persamaan diferensi linear orde dua memiliki bentuk umum a y_{n+2} + b y_{n+1} + c y_n = f(n). Orde persamaan ini ditentukan oleh …
- A. jumlah suku dalam persamaan
- B. nilai koefisien a
- C. bentuk fungsi f(n)
- D. selisih terbesar antara indeks
97. Selesaikan persamaan diferensi linear orde dua homogen y_{n+2} – 5 y_{n+1} + 6 y_n = 0. Persamaan karakteristiknya adalah …
- A. r^2 + 5r + 6 = 0
- B. r^2 – 5r + 6 = 0
- C. r^2 – 5r – 6 = 0
- D. r^2 + 5r – 6 = 0
98. Akar-akar persamaan karakteristik dari y_{n+2} – 5 y_{n+1} + 6 y_n = 0 adalah …
- A. 1 dan 6
- B. -2 dan -3
- C. 2 dan 3
- D. -1 dan -6
99. Jika persamaan diferensi linear orde dua homogen memiliki akar karakteristik r1 dan r2 yang berbeda, maka solusi umumnya adalah y_n = …
- A. C1 n r1^n + C2 n r2^n
- B. C1 r1^n + C2 n r1^n
- C. C1 r1^n + C2 n
- D. C1 r1^n + C2 r2^n
100. Diberikan persamaan diferensi y_{n+2} – y_{n+1} – 6 y_n = 0 dengan y_0=1 dan y_1=2. Nilai y_2 adalah …
- A. 8
- B. -8
- C. 4
- D. -4
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.