MATA4323 — Persamaan Diferensial Biasa
1. PD orde satu berikut yang termasuk PD variabel terpisah adalah …
- A. dy/dx = x + y
- B. dy/dx = x^2 y + xy
- C. dy/dx = (x+1)/(y-2)
- D. dy/dx = x^2 + y^2
2. Persamaan diferensial xy dx + (y+1) dy = 0 dapat diselesaikan dengan metode …
- A. PD homogen
- B. PD eksak
- C. PD variabel terpisah
- D. PD linear
3. Diketahui PD: (3x^2 + 4xy) dx + (2x^2 + 2y) dy = 0. Agar PD tersebut eksak, syarat yang harus dipenuhi adalah …
- A. ∂M/∂y = ∂N/∂x
- B. ∂M/∂x = ∂N/∂y
- C. M ∂y = N ∂x
- D. M = N
4. Solusi umum PD linear orde satu dy/dx + 2xy = x adalah …
- A. y = 1/2 + Ce^{-x^2}
- B. y = 1/2 + Ce^{x^2}
- C. y = 1/2 + C e^{-x}
- D. y = 1/2 + Ce^{x}
5. Jika y1 dan y2 adalah solusi PD linear orde dua homogen, maka kombinasi linear c1 y1 + c2 y2 juga merupakan solusi. Pernyataan ini dikenal sebagai prinsip …
- A. Superposisi
- B. Variasi parameter
- C. Reduksi orde
- D. Koefisien tak tentu
6. Untuk PD orde dua homogen y'' + 2y' + y = 0, persamaan karakteristiknya adalah …
- A. r^2 + 2r + 1 = 0
- B. r^2 – 2r + 1 = 0
- C. r^2 + 2r – 1 = 0
- D. r^2 – 2r – 1 = 0
7. Jika akar-akar persamaan karakteristik PD orde dua homogen adalah r1 = r2 = 3, maka solusi umumnya adalah …
- A. y = (c1 + c2 x) e^{3x}
- B. y = c1 e^{3x} + c2 e^{-3x}
- C. y = c1 e^{3x} + c2 x e^{3x}
- D. y = c1 e^{3x} + c2 e^{3x}
8. Bentuk PD Cauchy-Euler: x^2 y'' – 2xy' + 2y = 0. Persamaan karakteristiknya adalah …
- A. r^2 – 3r + 2 = 0
- B. r^2 + 3r + 2 = 0
- C. r^2 – 2r + 2 = 0
- D. r^2 + 2r + 2 = 0
9. Metode koefisien tak tentu digunakan untuk menyelesaikan PD tak homogen. Untuk fungsi ruas kanan f(x) = e^{2x}, tebakan khusus y_p yang tepat adalah …
- A. A e^{2x}
- B. A x e^{2x}
- C. A x^2 e^{2x}
- D. A e^{2x} + B
10. PD y'' + y = sec x dapat diselesaikan dengan metode …
- A. Koefisien tak tentu
- B. Variasi parameter
- C. Reduksi orde
- D. Euler
11. Aplikasi PD linear orde dua pada fisika sering digunakan untuk model …
- A. Pertumbuhan populasi
- B. Gerak harmonik sederhana
- C. Peluruhan radioaktif
- D. Hukum Ohm
12. Solusi deret pangkat dari PD y'' – xy = 0 di sekitar x0=0 dengan asumsi y = Σ a_n x^n, maka hubungan rekursi untuk koefisien adalah …
- A. a_{n+2} = a_{n-1} / ((n+2)(n+1))
- B. a_{n+2} = a_n / ((n+2)(n+1))
- C. a_{n+2} = a_{n-1} / (n+1)
- D. a_{n+2} = a_n / (n+1)
13. Titik x=0 pada PD x^2 y'' + x y' + (x^2 – v^2) y = 0 merupakan titik singular …
- A. Reguler
- B. Ireguler
- C. Biasa
- D. Analitik
14. Persamaan penunjuk (indicial equation) diperoleh dari solusi deret di sekitar …
- A. Titik biasa
- B. Titik singular reguler
- C. Titik singular ireguler
- D. Titik tak hingga
15. Sistem PD linear homogen dx/dt = A x dengan A matriks 2×2. Solusi umumnya memuat fungsi eksponensial dari …
- A. A
- B. tA
- C. e^{At}
- D. A e^{t}
16. Untuk sistem PD dua dimensi, titik kritis (0,0) dikatakan stabil jika semua nilai eigen matriks A memiliki bagian real …
- A. Positif
- B. Negatif
- C. Nol
- D. Tak terdefinisi
17. Pada sistem PD dua dimensi, jika nilai eigen matriks A adalah pasangan bilangan kompleks dengan bagian real positif, maka titik kritis (0,0) bersifat …
- A. Spiral stabil
- B. Spiral tak stabil
- C. Node stabil
- D. Sadel
18. Persamaan diferensial orde satu berikut yang termasuk PD eksak adalah…
- A. (x+y) dx + (x-y) dy = 0
- B. y dx – x dy = 0
- C. dy/dx = y/x
- D. dy/dx = x^2 + y^2
19. Solusi umum dari PD (frac{dy}{dx} = frac{y}{x}) dengan metode PD variabel terpisah adalah…
- A. y = Cx
- B. y = C/x
- C. y = x + C
- D. y = Cx^2
20. Faktor integrasi yang tepat untuk PD (frac{dy}{dx} + 2y = e^{x}) adalah…
- A. e^{2x}
- B. e^{-2x}
- C. e^{x}
- D. e^{-x}
21. Dua solusi bebas linear dari PD (y'' – 3y' + 2y = 0) adalah…
- A. e^x dan e^{2x}
- B. e^{-x} dan e^{-2x}
- C. e^x dan xe^x
- D. sin x dan cos x
22. Persamaan Cauchy-Euler (x^2 y'' – 2xy' + 2y = 0) memiliki solusi umum…
- A. y = C1 x + C2 x^2
- B. y = C1 x + C2 x^{-1}
- C. y = C1 e^x + C2 e^{2x}
- D. y = C1 sin(ln x) + C2 cos(ln x)
23. Metode koefisien tak tentu digunakan untuk PD (y'' + y = sin x). Bentuk tebakan partikulir yang tepat adalah…
- A. Ax cos x + Bx sin x
- B. A sin x
- C. A cos x + B sin x
- D. A e^x
24. Solusi partikulir dari (y'' + 4y = 8) menggunakan metode variasi parameter adalah…
- A. 2
- B. 4
- C. 8
- D. 1
25. PD linear homogen orde tinggi (y^{(4)} – 16y = 0) memiliki persamaan karakteristik…
- A. r^4 – 16 = 0
- B. r^4 + 16 = 0
- C. r^4 = 16
- D. r – 16 = 0
26. Solusi deret pangkat untuk (y'' + xy = 0) di sekitar titik x=0 menghasilkan hubungan rekursi…
- A. a_{n+2} = -a_{n-1} / ((n+2)(n+1))
- B. a_{n+2} = a_n / (n+2)(n+1)
- C. a_{n+2} = -a_n / (n+2)(n+1)
- D. a_{n+2} = 0
27. Titik x=0 termasuk titik singular reguler untuk PD (x^2 y'' + x y' + (x^2 – nu^2)y = 0) karena…
- A. P(x) = x dan Q(x) = x^2 – ν^2 analitik
- B. P(x) singular, Q(x) regular
- C. x=0 singular esensial
- D. P(x) dan Q(x) tidak terdefinisi
28. Sistem PD linear (begin{cases} x' = x \ y' = x – y end{cases}) memiliki solusi…
- A. x = C1 e^t, y = (C1/2) e^t + C2 e^{-t}
- B. x = C1 e^t, y = C1 e^t + C2 e^{-t}
- C. x = C1, y = C2
- D. x = C1 e^{-t}, y = C2 e^t
29. Solusi umum sistem PD (mathbf{x}' = begin{pmatrix} 1 & 0 \ 2 & -1 end{pmatrix} mathbf{x}) dengan nilai eigen λ=1 dan λ=-1 adalah…
- A. x = C1 e^t (1,1)^T + C2 e^{-t} (0,1)^T
- B. x = C1 e^t (1,0)^T + C2 e^{-t} (0,1)^T
- C. x = C1 e^{-t} (1,0)^T + C2 e^t (0,1)^T
- D. x = C1 e^t (0,1)^T + C2 e^{-t} (1,0)^T
30. Eksistensi solusi PD (y' = y^{1/2}, y(0)=0)…
- A. Jaminan ketunggalan tidak terpenuhi karena f tidak Lipschitz
- B. Solusi tidak ada
- C. Solusi hanya satu
- D. Eksistensi dijamin oleh Teorema Peano
31. Jika Φ(t) adalah matriks fundamental untuk sistem (mathbf{x}' = Amathbf{x}), maka solusi umum sistem homogen adalah…
- A. Φ(t) c, dengan c vektor konstan
- B. Φ(t) + c
- C. Φ(t) * c
- D. Φ(t) * c, dengan c matriks
32. Untuk matriks A = begin{pmatrix} 0 & 1 \ -1 & 0 end{pmatrix}, nilai (e^{tA}) adalah…
- A. begin{pmatrix} cos t & sin t \ -sin t & cos t end{pmatrix}
- B. begin{pmatrix} e^t & 0 \ 0 & e^{-t} end{pmatrix}
- C. begin{pmatrix} 1 & t \ -t & 1 end{pmatrix}
- D. begin{pmatrix} cosh t & sinh t \ sinh t & cosh t end{pmatrix}
33. Titik kritis (0,0) dari sistem (x' = -x, y' = -2y) bersifat…
- A. Simpul stabil
- B. Simpul tak stabil
- C. Pusat
- D. Pelana
34. Sistem PD (x' = y, y' = -x) memiliki titik kritis (0,0) yang bersifat…
- A. Pusat (center)
- B. Spiral stabil
- C. Simpul stabil
- D. titik sadddle
35. Persamaan diferensial atau PD berikut ini yang merupakan PD linear orde satu adalah …
- A. (dy/dx) + y^2 = 0
- B. (dy/dx) + xy = sin x
- C. (dy/dx) + y = y^3
- D. (dy/dx) + x dy = y dx
36. Solusi umum dari PD variabel terpisah dy/dx = (x+1)/y adalah …
- A. y^2 = x^2 + 2x + C
- B. y = x^2 + 2x + C
- C. y^2 = x + C
- D. y^2 = 2x + C
37. Jika PD M dx + N dy = 0 eksak dan ∂M/∂y = ∂N/∂x, maka solusi umum PD tersebut diperoleh dengan mengintegralkan …
- A. M terhadap x dan N terhadap y
- B. M terhadap y dan N terhadap x
- C. M dx + N dy = 0 langsung
- D. Hanya M terhadap x dengan menganggap y konstan
38. Faktor integrasi untuk PD linear orde satu dy/dx + 2y = 4e^x adalah …
- A. e^(2x)
- B. e^(-2x)
- C. e^(2y)
- D. e^(4x)
39. Persamaan diferensial linear orde dua homogen dengan koefisien konstanta y'' – 3y' + 2y = 0 memiliki akar karakteristik …
- A. 1 dan 2
- B. -1 dan -2
- C. 1 dan -2
- D. -1 dan 2
40. Solusi khusus dari PD tak homogen y'' + y = sin x menggunakan metode koefisien tak tentu adalah …
- A. -(1/2)x cos x
- B. (1/2)x sin x
- C. -x cos x
- D. (1/2) cos x
41. Dalam metode variasi parameter untuk PD y'' + y = sec x, nilai Wronskian dari solusi homogen cos x dan sin x adalah …
- A. 1
- B. -1
- C. sec x
- D. cos x
42. Aplikasi PD orde dua pada sistem massa-pegas dengan redaman, jika redaman kritis, maka solusinya berupa …
- A. Getaran teredam kritis dengan dua akar real sama
- B. Getaran teredam dengan akar kompleks
- C. Getaran bebas tak teredam
- D. Akar real berbeda
43. Solusi umum PD Euler x^2 y'' – 2x y' + 2y = 0, x>0 adalah …
- A. C1 x + C2 x^2
- B. C1 x + C2 x ln x
- C. C1 x^2 + C2 x^3
- D. C1 e^x + C2 e^(2x)
44. Dalam solusi deret PD y'' – xy' + 2y = 0, jika solusi deret pangkat di sekitar x=0, indeks sumasi awal adalah n=0. Relasi rekurensi yang diperoleh untuk n≥2 adalah …
- A. a_{n+2} = (n-2)/( (n+2)(n+1) ) a_n
- B. a_{n+2} = (n+2)/(n+1) a_n
- C. a_{n} = a_{n-2}/n
- D. a_{n+2} = 0
45. Titik x=0 adalah titik singular reguler dari PD x^2 y'' + x y' + (x^2 – 1)y = 0 karena …
- A. Limit x→0 x p(x) dan x^2 q(x) ada dan hingga
- B. p(x) dan q(x) analitik di x=0
- C. Limit x→0 p(x) tak hingga tetapi q(x) hingga
- D. PD memiliki koefisien konstan
46. Sistem PD dimensi dua dx/dt = x + 2y, dy/dt = 3x + 2y memiliki nilai eigen …
- A. 4 dan -1
- B. 2 dan 1
- C. 3 dan -2
- D. -1 dan 0
47. Diketahui sistem PD linear dx/dt = Ax dengan matriks A berdimensi 2×2 memiliki dua nilai eigen kompleks α ± iβ dengan α<0, maka titik kritis (0,0) bersifat …
- A. Pusat stabil
- B. Spiral stabil
- C. Spiral tidak stabil
- D. Node stabil
48. Matriks fundamental untuk sistem PD linear homogen x' = Ax dengan A = [[0,1],[-1,0]] adalah …
- A. [[cos t, sin t],[-sin t, cos t]]
- B. [[e^t, 0],[0, e^t]]
- C. [[cos t, -sin t],[sin t, cos t]]
- D. [[1, t],[0, 1]]
49. Titik kritis (0,0) dari sistem PD x' = -x + y, y' = -x – y bersifat …
- A. Node stabil
- B. Sadel
- C. Pusat
- D. Spiral tidak stabil
50. Kestabilan titik kritis sistem PD linear dua dimensi dapat ditentukan dari nilai eigen matriks koefisien. Jika kedua nilai eigen real positif, maka titik kritis bersifat …
- A. Node tidak stabil
- B. Node stabil
- C. Sadel
- D. Pusat
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.