MATA4302 — Pengantar Teori Grup
1. Himpunan bilangan bulat Z terhadap operasi penjumlahan biasa merupakan suatu grup. Sifat apakah yang dipenuhi oleh operasi tersebut sehingga Z disebut grup?
- A. Tertutup, asosiatif, memiliki elemen identitas 1, dan setiap elemen memiliki invers berupa lawannya
- B. Tertutup, komutatif, memiliki elemen identitas 1, dan setiap elemen memiliki invers berupa kebalikannya
- C. Tertutup, asosiatif, memiliki elemen identitas 0, dan setiap elemen memiliki invers berupa lawannya
- D. Tertutup, komutatif, memiliki elemen identitas 0, dan setiap elemen memiliki invers berupa kebalikannya
2. Diberikan himpunan G = {1, -1} terhadap operasi perkalian biasa. Pernyataan berikut yang benar adalah:
- A. G bukan grup karena tidak tertutup
- B. G adalah grup karena tertutup, asosiatif, identitas 1, dan setiap elemen memiliki invers
- C. G adalah grup karena bersifat komutatif
- D. G bukan grup karena tidak memiliki elemen identitas
3. Suatu himpunan G dengan operasi biner * disebut grup apabila memenuhi empat aksioma. Di bawah ini yang bukan merupakan aksioma grup adalah:
- A. Operasi * bersifat asosiatif
- B. Terdapat elemen identitas e di G
- C. Operasi * bersifat komutatif
- D. Setiap elemen di G memiliki invers di G
4. Misalkan G = {a, b, c, d} dengan operasi * yang didefinisikan dalam tabel Cayley. Agar G menjadi grup, syarat yang harus dipenuhi adalah:
- A. Operasi * bersifat tertutup, asosiatif, ada elemen identitas, dan setiap elemen memiliki invers
- B. Operasi * bersifat tertutup dan komutatif
- C. Operasi * bersifat asosiatif dan komutatif
- D. Setiap elemen memiliki invers dan operasi bersifat komutatif
5. Diketahui G = {0, 2, 4} terhadap penjumlahan modulo 6. Apakah G merupakan grup?
- A. Ya, karena G memenuhi sifat komutatif
- B. Tidak, karena G tidak tertutup terhadap penjumlahan modulo 6
- C. Ya, karena G tertutup, asosiatif, identitas 0, dan invers setiap elemen ada
- D. Tidak, karena tidak memiliki elemen identitas
6. Dalam suatu grup G, jika a dan b adalah anggota G, maka invers dari (a * b) adalah:
- A. a⁻¹ * b⁻¹
- B. b⁻¹ * a⁻¹
- C. a * b
- D. b * a
7. Diberikan grup G dengan elemen identitas e. Pernyataan yang benar mengenai sifat kanselasi kiri adalah:
- A. Jika a * b = a * c maka b = c
- B. Jika a * b = c * a maka b = c
- C. Jika a * b = c * a maka a = c
- D. Jika a * b = a * c maka a = c
8. Dalam grup G, persamaan a * x = b mempunyai penyelesaian tunggal. Bentuk penyelesaiannya adalah:
- A. x = b⁻¹ * a
- B. x = b * a⁻¹
- C. x = a * b⁻¹
- D. x = a⁻¹ * b
9. Jika G adalah suatu grup dan a, b, c ∈ G, maka pernyataan berikut yang selalu benar adalah:
- A. (a * b)² = a² * b²
- B. Jika a * b = a * c maka b = c
- C. Invers dari a * b adalah a⁻¹ * b⁻¹
- D. a * b = b * a
10. Misalkan G adalah grup dengan elemen identitas e. Jika a² = e untuk setiap a ∈ G, maka:
- A. G adalah grup hingga
- B. G adalah grup siklik
- C. G memiliki tepat dua elemen
- D. G adalah grup abelian
11. Himpunan H yang merupakan himpunan bagian dari grup G disebut subgrup jika dan hanya jika:
- A. H tertutup terhadap operasi di G
- B. H tertutup terhadap operasi dan memuat invers setiap anggotanya
- C. H memuat elemen identitas dan tertutup terhadap operasi
- D. H memuat elemen identitas, tertutup terhadap operasi, dan tertutup terhadap invers
12. Diberikan grup G = Z terhadap penjumlahan. Himpunan di bawah ini yang merupakan subgrup dari Z adalah:
- A. H = {bilangan genap}
- B. H = {bilangan ganjil}
- C. H = {bilangan prima}
- D. H = {bilangan bulat positif}
13. Diketahui grup G = {1, -1, i, -i} terhadap perkalian biasa. Himpunan manakah yang merupakan subgrup dari G?
- A. {1, -1}
- B. {1, i}
- C. {-1, i}
- D. {i, -i}
14. Uji subgrup satu langkah menyatakan bahwa himpunan bagian H yang tidak kosong dari grup G merupakan subgrup jika:
- A. Untuk setiap a, b ∈ H berlaku a⁻¹ * b ∈ H
- B. Untuk setiap a, b ∈ H berlaku a * b⁻¹ ∈ H
- C. Untuk setiap a, b ∈ H berlaku a * b ∈ H
- D. Untuk setiap a, b ∈ H berlaku a⁻¹ * b⁻¹ ∈ H
15. Diberikan grup G = Z₁₂ terhadap penjumlahan modulo 12. Subgrup yang dibangun oleh elemen 3 adalah:
- A. {0, 3}
- B. {0, 3, 6}
- C. {0, 3, 6, 9}
- D. {3, 6, 9}
16. Dalam grup siklik G = dengan orde n, subgrup dari G adalah:
- A. Semua himpunan bagian dari G
- B. Hanya subgrup trivial {e}
- C. Subgrup yang dibangun oleh a^k untuk setiap k
- D. Subgrup yang dibangun oleh a^k dengan k pembagi n
17. Diberikan grup G = Z₈ terhadap penjumlahan modulo 8. Hasil perkalian subgrup H = {0, 4} dan K = {0, 2, 4, 6} adalah:
- A. {0, 2, 4, 6}
- B. {0, 4}
- C. {0, 2, 4}
- D. {0, 2, 6}
18. Diketahui grup G = Z_6 dan subset H = {0, 2, 4}. H membentuk subgrup siklik dari G. Generator dari H adalah …
- A. 0
- B. 2
- C. 3
- D. 1
19. Dalam grup Z_12, subgrup siklik yang dibangun oleh 8 memiliki orde …
- A. 3
- B. 4
- C. 6
- D. 12
20. Perkalian subgrup-subgrup dari suatu grup G belum tentu menghasilkan subgrup. Hal ini terjadi jika subgrup H dan K tidak memenuhi sifat …
- A. H ∪ K = G
- B. HK = {e}
- C. H ∩ K = {e}
- D. HK = KH
21. Grup permutasi S_3 beranggotakan … elemen.
- A. 9
- B. 3
- C. 6
- D. 12
22. Pada grup S_4, permutasi (1 2 3 4) termasuk jenis sikel …
- A. 2-sikel
- B. 3-sikel
- C. 4-sikel
- D. 1-sikel
23. Diketahui σ = (1 3)(2 4 5) ∈ S_5. Orde dari σ adalah …
- A. 5
- B. 6
- C. 4
- D. 7
24. Suatu grup permutasi disebut grup simetri jika …
- A. berorder terbatas
- B. hanya berisi permutasi genap
- C. merupakan grup dari semua permutasi pada suatu himpunan
- D. mempunyai elemen identitas
25. Grup selang-seling A_3 terdiri dari …
- A. permutasi identitas saja
- B. permutasi identitas dan (1 2)
- C. semua permutasi di S_3
- D. permutasi identitas dan (1 2 3), (1 3 2)
26. Banyaknya elemen dari grup selang-seling A_4 adalah …
- A. 12
- B. 4
- C. 24
- D. 8
27. Permutasi (1 3)(2 4) termasuk dalam grup selang-seling A_4 karena …
- A. merupakan permutasi ganjil
- B. merupakan permutasi genap dengan 2 transposisi
- C. hanya memiliki satu sikel
- D. merupakan 3-sikel
28. Diketahui A_5. Orde dari A_5 adalah …
- A. 60
- B. 120
- C. 30
- D. 20
29. Diketahui grup G dan subgrup H. Koset kiri dari H dalam G adalah himpunan …
- A. Hg = {hg | h ∈ H} untuk suatu g ∈ G
- B. gH = {gh | h ∈ H} untuk suatu g ∈ G
- C. H = {h | h ∈ H}
- D. G = {g | g ∈ G}
30. Diketahui grup Z_6 dan subgrup H = {0, 3}. Koset kiri 1+H adalah …
- A. {2, 5}
- B. {0, 3}
- C. {1, 4}
- D. {1, 2}
31. Jika H adalah subgrup dari G dan a, b ∈ G, maka aH = bH jika dan hanya jika …
- A. a = b
- B. ab⁻¹ ∈ H
- C. ab ∈ H
- D. a⁻¹b ∈ H
32. Banyaknya koset kanan berbeda dari subgrup H dalam grup G disebut …
- A. indeks dari H di G
- B. orde dari H
- C. orde dari G
- D. generator dari H
33. Subgrup N dari grup G dikatakan subgrup normal jika untuk setiap g ∈ G, berlaku …
- A. gN = Ng
- B. gNg⁻¹ ⊆ N
- C. N ⊆ G
- D. gN = {g}
34. Diketahui grup G = S_3 dan subgrup N = {e, (1 2 3), (1 3 2)}. Subgrup N bersifat normal di G karena …
- A. N merupakan subgrup siklik
- B. N merupakan grup permutasi genap
- C. N berorder 3 dan G berorder 6
- D. indeks N di G adalah 2
35. Misalkan G suatu grup dan N subgrup dari G. N disebut subgrup normal dari G jika untuk setiap g∈G dan n∈N berlaku…
- A. gn ∈ N
- B. ng ∈ N
- C. gng⁻¹ ∈ N
- D. g⁻¹ng = n
36. Diketahui G grup dan N subgrup normal dari G. Jika a∈G dan b∈G, maka (aN)(bN) = …
- A. abN
- B. aNbN
- C. (ab)N
- D. Nab
37. Teorema Lagrange menyatakan bahwa jika G grup hingga dan H subgrup dari G, maka…
- A. |H| = |G|
- B. |H| membagi |G|
- C. |G| membagi |H|
- D. |H| sama dengan |G| dibagi 2
38. Diketahui grup G berorder 15. Menurut teorema Lagrange, subgrup yang mungkin ada di G berorder…
- A. 2
- B. 3
- C. 6
- D. 10
39. Jika G grup dengan |G| = 24 dan H subgrup dari G dengan |H| = 6, maka indeks H di G adalah…
- A. 3
- B. 4
- C. 6
- D. 8
40. Grup berorder prima p memiliki subgrup sejati berorder…
- A. 1
- B. 2
- C. p-1
- D. p
41. Jika G grup hingga dan H subgrup dari G, maka banyaknya koset kiri berbeda dari H di G adalah…
- A. |G|
- B. |H|
- C. |G|/|H|
- D. |H|/|G|
42. Diketahui grup G berorder 20. Manakah pernyataan yang benar?
- A. G memiliki subgrup berorder 6
- B. Setiap subgrup dari G berorder genap
- C. Subgrup dari G mungkin berorder 4
- D. Semua subgrup dari G berorder prima
43. Jika G grup dan N subgrup normal dari G, maka himpunan koset-koset {aN | a∈G} membentuk grup terhadap operasi (aN)(bN) = abN. Grup ini disebut…
- A. Grup faktor
- B. Grup simetri
- C. Grup permutasi
- D. Grup siklik
44. Diketahui Z grup bilangan bulat dan nZ = {nk | k∈Z} untuk n bilangan bulat positif. Grup faktor Z/nZ isomorfis dengan…
- A. Grup bilangan riil
- B. Grup bilangan bulat
- C. Grup siklik berorder n
- D. Grup berhingga tak terbatas
45. Jika G = Z₆ (grup bilangan bulat modulo 6) dan N = {0,3}, maka grup faktor G/N berorder…
- A. 2
- B. 3
- C. 4
- D. 6
46. Diketahui G grup dan N subgrup normal dari G. Jika G/N siklik dan N subgrup trivial, maka G…
- A. siklik
- B. abelian
- C. tak hingga
- D. prima
47. Pada grup faktor G/N, unsur identitasnya adalah…
- A. N
- B. G
- C. aN dengan a∈N
- D. aN dengan a∈G
48. Jika G grup hingga dan N subgrup normal dari G, maka orde grup faktor G/N adalah…
- A. |G|
- B. |N|
- C. |G| – |N|
- D. |G|/|N|
49. Grup faktor G/N dikatakan abelian jika untuk setiap a,b∈G berlaku…
- A. aN = bN
- B. (aN)(bN) = (bN)(aN)
- C. abN = N
- D. aNb = baN
50. Jika G grup dan N subgrup normal dari G, maka pemetaan π: G → G/N yang didefinisikan π(g) = gN merupakan…
- A. homomorfisma grup
- B. isomorfisma grup
- C. endomorfisma
- D. automorfisma
51. Diketahui G grup, N subgrup normal dari G. Jika G/N siklik, maka pernyataan yang benar adalah…
- A. G pasti siklik
- B. G mungkin saja tidak siklik
- C. G pasti abelian
- D. G bebas
52. Diketahui grup faktor G/N dengan G grup dan N subgrup normal dari G. Jika G/N adalah grup abelian, maka pernyataan yang benar adalah…
- A. G/N tidak memiliki elemen identitas
- B. G/N memenuhi sifat komutatif untuk setiap elemennya
- C. Setiap subgrup dari G/N pasti siklik
- D. G/N selalu berorde tak hingga
53. Diberikan grup G dan H grup. Pemetaan f: G → H disebut homomorfisma grup jika untuk setiap a,b ∈ G berlaku…
- A. f(a + b) = f(a) + f(b)
- B. f(ab) = f(a) f(b)
- C. f(a) f(b) = f(ba)
- D. f(a) = f(b) untuk semua a,b
54. Diketahui f: G → H adalah homomorfisma grup. Jika e_G adalah elemen identitas di G dan e_H adalah elemen identitas di H, maka pernyataan yang benar adalah…
- A. f(e_H) = e_H
- B. f(e_G) = e_G
- C. f(e_H) = e_G
- D. f(e_G) = e_H
55. Diberikan homomorfisma grup f: Z → Z dengan f(n) = 2n untuk setiap n ∈ Z. Sifat f yang benar adalah…
- A. f adalah homomorfisma karena f(m+n) = 2(m+n) = 2m + 2n = f(m) + f(n)
- B. f bukan homomorfisma karena f(0) ≠ 0
- C. f adalah homomorfisma karena f(mn) = f(m)f(n)
- D. f bukan homomorfisma karena operasi di Z adalah perkalian
56. Misalkan f: G → H adalah homomorfisma grup. Sifat berikut yang selalu benar adalah…
- A. f(a⁻¹) = f(a)⁻¹ hanya jika G abelian
- B. f(a⁻¹) = f(a) untuk setiap a ∈ G
- C. f(a⁻¹) = a⁻¹ untuk setiap a ∈ G
- D. f(a⁻¹) = (f(a))⁻¹ untuk setiap a ∈ G
57. Diberikan dua homomorfisma grup f: G → H dan g: H → K. Maka komposisi g∘f: G → K adalah…
- A. homomorfisma grup
- B. belum tentu homomorfisma grup
- C. isomorfisma grup
- D. monomorfisma grup
58. Jika f: G → H adalah homomorfisma grup dan G adalah grup abelian, maka…
- A. f(G) pasti abelian
- B. H pasti abelian
- C. f(G) belum tentu abelian
- D. H pasti siklik
59. Diketahui homomorfisma grup f: G → H. Sifat berikut yang merupakan sifat homomorfisma grup adalah…
- A. f(ab) = f(a) + f(b)
- B. f(a⁻¹) = f(a)⁻¹
- C. f(ab) = f(b)f(a)
- D. f(e_G) = e_H hanya jika G siklik
60. Misalkan f: G → H adalah homomorfisma grup. Kernel dari f didefinisikan sebagai…
- A. Ker(f) = {a ∈ G | f(a) = e_H}
- B. Ker(f) = {a ∈ G | f(a) = a}
- C. Ker(f) = {a ∈ H | f(a) = e_G}
- D. Ker(f) = {a ∈ G | f(a) = e_G}
61. Diketahui homomorfisma grup f: Z → Z₆ dengan f(n) = n mod 6. Kernel dari f adalah…
- A. {0}
- B. Z
- C. 6Z
- D. Z₆
62. Jika f: G → H homomorfisma grup, maka kernel dari f merupakan…
- A. subgrup dari H
- B. subgrup siklik dari G
- C. subgrup normal dari G
- D. subgrup abelian dari H
63. Diberikan homomorfisma grup f: G → H. Jika Ker(f) = {e_G}, maka f bersifat…
- A. surjektif
- B. bijektif
- C. homomorfisma trivial
- D. injektif
64. Bayangan dari homomorfisma grup f: G → H didefinisikan sebagai…
- A. Im(f) = {a ∈ G | f(a) = e_H}
- B. Im(f) = {h ∈ H | h = a untuk suatu a ∈ G}
- C. Im(f) = {f(a) | a ∈ G}
- D. Im(f) = {e_H}
65. Diketahui homomorfisma grup f: Z → Z₄ dengan f(n) = n mod 4. Bayangan dari f adalah…
- A. Z
- B. Z₄
- C. {0, 1, 2, 3}
- D. {0, 2}
66. Jika f: G → H adalah homomorfisma grup, maka bayangan f merupakan…
- A. subgrup dari H
- B. subgrup dari G
- C. subgrup normal dari G
- D. subgrup normal dari H
67. Diberikan homomorfisma grup f: G → H. Sifat berikut yang benar tentang kernel dan bayangan adalah…
- A. Ker(f) adalah subgrup dari H
- B. Im(f) adalah subgrup dari G
- C. Im(f) adalah subgrup normal dari G
- D. Ker(f) adalah subgrup normal dari G
68. Jika f: G → H adalah homomorfisma grup dan Im(f) = H, maka f disebut…
- A. injektif
- B. surjektif
- C. bijektif
- D. endonorfisma
69. Diketahui homomorfisma grup f: Z -> Z dengan f(x) = 2x. Sifat apakah yang dimiliki f?
- A. Bukan homomorfisma
- B. Surjektif
- C. Bijektif
- D. Injektif
70. Misalkan f: G -> H adalah homomorfisma grup. Sifat apakah yang menyebabkan f dikatakan injektif?
- A. f(a) = e_H untuk semua a
- B. f(a) = f(b) untuk setiap a dan b
- C. f(a) = f(b) mengakibatkan a = b
- D. f(a) = f(b) mengakibatkan a = b = e_G
71. Diketahui homomorfisma grup f: R* -> R* dengan f(x) = |x|. Manakah pernyataan yang benar tentang f?
- A. f injektif
- B. f tidak injektif karena f(2)=f(-2)
- C. f bukan homomorfisma
- D. f surjektif
72. Jika kernel dari homomorfisma grup f: G -> H hanya berisi elemen identitas, maka f bersifat …
- A. surjektif
- B. homomorfisma trivial
- C. bijektif
- D. injektif
73. Homomorfisma grup f: Z -> Z_2 dengan f(x) = x mod 2 bersifat apakah?
- A. Surjektif
- B. Injektif
- C. Bijektif
- D. Bukan homomorfisma
74. Misalkan f: G -> H adalah homomorfisma grup. Jika untuk setiap h di H terdapat g di G sehingga f(g)=h, maka f disebut …
- A. injektif
- B. trivial
- C. surjektif
- D. kernel trivial
75. Diketahui homomorfisma f: Z_6 -> Z_3 dengan f(x) = 2x mod 3. Sifat apakah yang dimiliki f?
- A. Injektif
- B. Surjektif
- C. Bijektif
- D. Bukan homomorfisma
76. Homomorfisma grup f: R -> R dengan f(x) = e^x bersifat …
- A. surjektif
- B. injektif
- C. bijektif
- D. bukan homomorfisma
77. Dua grup G dan H dikatakan isomorfis jika terdapat homomorfisma f: G -> H yang bersifat …
- A. injektif
- B. surjektif
- C. bijektif
- D. trivial
78. Manakah dari berikut yang merupakan isomorfisma grup?
- A. f: Z -> 2Z dengan f(x)=2x
- B. f: Z -> Z dengan f(x)=x+1
- C. f: Z -> Z dengan f(x)=2x
- D. f: Z -> Z dengan f(x)=0
79. Diketahui grup G dan H isomorfis. Jika G siklik, maka H …
- A. pasti siklik
- B. belum tentu siklik
- C. pasti abelian
- D. pasti berhingga
80. Pemetaan f: Z_4 -> Z_4 dengan f(x) = 2x mod 4. Apakah f merupakan isomorfisma?
- A. Ya, karena bijektif
- B. Ya, karena homomorfisma
- C. Tidak, karena tidak injektif
- D. Tidak, karena tidak mempertahankan operasi
81. Automorfisma pada grup G adalah isomorfisma dari G ke …
- A. subgrup sejati G
- B. Grup lain H
- C. Grup trivial
- D. G sendiri
82. Diketahui grup G dan Aut(G) adalah himpunan semua automorfisma pada G. Operasi pada Aut(G) adalah …
- A. penjumlahan
- B. pengurangan
- C. perkalian biasa
- D. komposisi fungsi
83. Fungsi f: Z -> Z dengan f(x) = -x. Pernyataan yang benar adalah …
- A. f bukan homomorfisma
- B. f adalah automorfisma
- C. f bukan isomorfisma
- D. f hanya injektif
84. Himpunan semua homomorfisma dari grup G ke grup H dinotasikan dengan …
- A. Hom(G,H)
- B. Aut(G)
- C. Iso(G,H)
- D. End(G)
85. Teorema Utama Homomorfisma Grup menyatakan bahwa jika φ: G → H adalah homomorfisma grup dengan kernel K, maka grup faktor G/K isomorfis dengan …
- A. H
- B. Im(φ)
- C. Ker(φ)
- D. G
86. Diketahui homomorfisma φ: Z → Z6 dengan φ(x)=x mod 6. Kernel dari φ adalah …
- A. {0}
- B. 6Z
- C. Z
- D. {0,6}
87. Jika φ: G → H adalah homomorfisma grup dengan kernel K, maka menurut Teorema Utama Homomorfisma Grup, grup faktor G/K isomorfis dengan …
- A. Im(φ)
- B. H
- C. K
- D. G
88. Misalkan φ: G → H adalah homomorfisma grup dengan kernel K. Berdasarkan Teorema Utama Homomorfisma Grup, pemetaan ψ: G/K → Im(φ) yang didefinisikan dengan ψ(gK)=φ(g) bersifat …
- A. monomorfisma
- B. homomorfisma
- C. isomorfisma
- D. epimorfisma
89. Dalam Teorema Korespondensi, jika N adalah subgrup normal dari G, maka terdapat korespondensi satu-satu antara subgrup dari G yang memuat N dengan …
- A. subgrup dari G
- B. subgrup dari N
- C. subgrup dari G/N
- D. subgrup normal dari G
90. Diketahui N subgrup normal dari grup G. Jika H adalah subgrup dari G yang memuat N, maka dalam Teorema Korespondensi, H/N adalah …
- A. subgrup dari N
- B. subgrup dari G
- C. subgrup normal dari G
- D. subgrup dari G/N
91. Menurut Teorema Korespondensi, jika N adalah subgrup normal dari G dan H adalah subgrup dari G yang memuat N, maka H normal di G jika dan hanya jika …
- A. H subgrup di G
- B. H/N subgrup di G/N
- C. H/N normal di G/N
- D. N subgrup di H
92. Misalkan G adalah grup dan N subgrup normal dari G. Teorema Korespondensi menyatakan bahwa setiap subgrup dari G/N dapat dinyatakan sebagai … untuk suatu subgrup H dari G yang memuat N.
- A. H/N
- B. H
- C. N/H
- D. G/H
93. Teorema Homomorfisma Grup Kedua menyatakan bahwa jika H dan N adalah subgrup dari grup G dengan N normal di G, maka H∩N normal di H dan …
- A. H/(H∩N) ≅ H/N
- B. H/(H∩N) ≅ HN/N
- C. H/(H∩N) ≅ G/N
- D. H/(H∩N) ≅ G/H
94. Diketahui grup G dan subgrup H,N dengan N normal di G. Berdasarkan Teorema Homomorfisma Grup Kedua, maka HN adalah …
- A. subgrup normal dari G
- B. subgrup dari N
- C. subgrup dari H
- D. subgrup dari G
95. Dalam Teorema Homomorfisma Grup Kedua, jika H dan N subgrup dari G dengan N normal di G, maka H∩N adalah …
- A. subgrup normal di N
- B. subgrup normal di H
- C. subgrup normal di G
- D. subgrup normal di HN
96. Misalkan G grup, H subgrup dari G, dan N subgrup normal dari G. Menurut Teorema Homomorfisma Grup Kedua, sifat HN/N adalah …
- A. isomorfis dengan N
- B. isomorfis dengan G/N
- C. isomorfis dengan H
- D. isomorfis dengan H/(H∩N)
97. Teorema Homomorfisma Grup Ketiga menyatakan bahwa jika N dan M adalah subgrup normal dari G dengan N ⊆ M, maka …
- A. (G/N)/(M/N) ≅ G/M
- B. M/N normal di G/N
- C. G/N ≅ G/M
- D. M/N ≅ G/N
98. Diketahui N dan M subgrup normal dari grup G dengan N ⊆ M. Berdasarkan Teorema Homomorfisma Grup Ketiga, maka M/N adalah …
- A. subgrup dari M
- B. subgrup dari G
- C. subgrup normal dari G
- D. subgrup normal dari G/N
99. Dalam Teorema Homomorfisma Grup Ketiga, jika N dan M subgrup normal dari G dengan N ⊆ M, maka grup (G/N)/(M/N) isomorfis dengan …
- A. M/N
- B. G/N
- C. G/M
- D. G
100. Misalkan G grup, N dan M subgrup normal dari G dengan N ⊆ M. Teorema Homomorfisma Grup Ketiga memberikan hubungan isomorfisma antara (G/N)/(M/N) dan …
- A. G/M
- B. G/N
- C. M/N
- D. N/M
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.