MATA4101 — Pengantar Matematika
1. Himpunan bilangan asli yang kurang dari 5 dinyatakan dengan notasi …
- A. {1,2,3,4}
- B. {1,2,3,4,5}
- C. {0,1,2,3,4}
- D. {0,1,2,3,4,5}
2. Jika A = {x | x bilangan bulat genap positif}, maka anggota A adalah …
- A. {-2,-4,-6,…}
- B. {1,2,3,4,…}
- C. {0,2,4,6,…}
- D. {2,4,6,8,…}
3. Himpunan kosong dilambangkan dengan …
- A. {}
- B. {0}
- C. {∅}
- D. { }
4. Jika A = {2,4,6} dan B = {2,4,6,8}, maka pernyataan yang benar adalah …
- A. A ⊆ B
- B. B ⊆ A
- C. A = B
- D. A ⊂ A
5. Himpunan kuasa dari himpunan {a,b} adalah …
- A. {{a,b}}
- B. {{a},{b}}
- C. {{},{a},{b},{a,b}}
- D. {{},{a,b}}
6. Jika himpunan A memiliki 4 anggota, maka banyaknya anggota himpunan kuasa dari A adalah …
- A. 2
- B. 8
- C. 4
- D. 16
7. Jika A = {1,2,3} dan B = {2,3,4}, maka A ∩ B adalah …
- A. {2,3}
- B. {1,2,3,4}
- C. {1,4}
- D. {1}
8. Jika A = {1,2,3} dan B = {2,3,4}, maka A ∪ B adalah …
- A. {1,2,3}
- B. {1,2,3,4}
- C. {2,3,4}
- D. {2,3}
9. Jika A = {1,2,3,4} dan B = {3,4,5}, maka A – B adalah …
- A. {1,2}
- B. {3,4}
- C. {5}
- D. {1,2,5}
10. Jika A = {1,2,3}, B = {2,3,4}, dan C = {3,4,5}, maka (A ∩ B) ∪ C adalah …
- A. {2,3}
- B. {2,3,4,5}
- C. {1,2,3,4,5}
- D. {3,4,5}
11. Sifat komutatif pada operasi irisan himpunan dinyatakan dengan …
- A. A ∩ ∅ = A
- B. A ∩ (B ∩ C) = (A ∩ B) ∩ C
- C. A ∩ B = A ∪ B
- D. A ∩ B = B ∩ A
12. Hukum De Morgan untuk dua himpunan A dan B pada semesta S menyatakan bahwa (A ∪ B)^c = …
- A. (A ∩ B)^c
- B. A^c ∪ B^c
- C. A^c ∩ B^c
- D. A ∪ B
13. Himpunan bilangan rasional dilambangkan dengan …
- A. R
- B. N
- C. Q
- D. Z
14. Bilangan yang dapat dinyatakan sebagai a/b dengan a dan b bilangan bulat dan b ≠ 0 disebut …
- A. bilangan irasional
- B. bilangan rasional
- C. bilangan bulat
- D. bilangan prima
15. Himpunan bilangan real merupakan gabungan dari …
- A. bilangan asli dan cacah
- B. bilangan bulat dan pecahan
- C. bilangan rasional dan irasional
- D. bilangan positif dan negatif
16. Jika x = 3/4, maka x termasuk dalam himpunan …
- A. bilangan irasional
- B. bilangan rasional
- C. bilangan bulat
- D. bilangan asli
17. Bilangan kompleks dinyatakan dalam bentuk a + bi dengan i = …
- A. 1
- B. akar(1)
- C. -1
- D. akar(-1)
18. Himpunan bilangan bulat (Z) merupakan himpunan bilangan yang memiliki sifat operasi tertentu. Di bawah ini yang BUKAN merupakan operasi biner pada himpunan bilangan bulat adalah…
- A. pembagian
- B. pengurangan
- C. penjumlahan
- D. perkalian
19. Bilangan 1 + i, di mana i = akar(-1), termasuk dalam himpunan…
- A. bilangan kompleks
- B. bilangan bulat
- C. bilangan rasional
- D. bilangan real
20. Jika z = 3 + 4i, maka nilai modulus dari z adalah…
- A. 7
- B. 5
- C. akar(25)
- D. akar(7)
21. Diberikan bilangan kompleks z1 = 2 + 3i dan z2 = 1 – 2i. Hasil penjumlahan z1 + z2 adalah…
- A. 3 + 5i
- B. 3 + i
- C. 1 + i
- D. 1 + 5i
22. Bilangan kompleks 5 – 2i memiliki konjugat yang ditulis sebagai…
- A. -5 – 2i
- B. -5 + 2i
- C. 5 + 2i
- D. 5 – 2i
23. Hasil perkalian (2 + i)(1 – i) adalah…
- A. 1 + 3i
- B. 3 – i
- C. 3 + i
- D. 1 – 3i
24. Bilangan real adalah subset dari bilangan kompleks dengan syarat bagian imajinernya sama dengan…
- A. 1
- B. tak hingga
- C. -1
- D. 0
25. Suatu proposisi adalah pernyataan yang memiliki nilai kebenaran. Manakah dari berikut ini yang merupakan proposisi?
- A. Tolong tutup pintu.
- B. x + y = 10.
- C. Apakah kamu sehat?
- D. Hari ini cuaca cerah.
26. Dua proposisi p dan q disebut ekuivalen logis jika…
- A. nilai kebenaran keduanya sama untuk semua kemungkinan
- B. keduanya selalu bernilai salah
- C. keduanya selalu bernilai benar
- D. nilai kebenaran keduanya berbeda untuk semua kemungkinan
27. Pernyataan 'Jika p maka q' secara logis ekuivalen dengan…
- A. -p dan q
- B. -p atau q
- C. p atau -q
- D. -p dan -q
28. Nilai kebenaran dari pernyataan (p dan -p) adalah…
- A. salah
- B. benar
- C. tergantung nilai p
- D. tidak dapat ditentukan
29. Diketahui p benar dan q salah. Nilai kebenaran dari (p atau q) adalah…
- A. tidak dapat ditentukan
- B. salah
- C. benar
- D. tergantung konteks
30. Pernyataan 'p dan q' akan bernilai benar jika…
- A. p salah dan q benar
- B. p benar dan q salah
- C. p benar dan q benar
- D. p salah dan q salah
31. Dalam penarikan kesimpulan, modus ponens memiliki bentuk: Jika p maka q, dan p benar, maka kesimpulannya adalah…
- A. p benar
- B. q salah
- C. p salah
- D. q benar
32. Bentuk silogisme dalam penarikan kesimpulan adalah: Jika p maka q, jika q maka r, maka kesimpulannya adalah…
- A. p dan r
- B. jika r maka p
- C. jika p maka r
- D. p atau r
33. Jika diketahui premis: 'Jika hari hujan, maka jalan basah' dan 'Hari tidak hujan', maka kesimpulan yang sah adalah…
- A. tidak ada kesimpulan yang sah
- B. jalan tidak basah
- C. jalan basah
- D. hari hujan
34. Dalam penalaran, aturan yang menyatakan bahwa dari premis (p atau q) dan -p dapat disimpulkan q disebut…
- A. modus ponens
- B. modus tollens
- C. silogisme
- D. modus tollendo ponens
35. Diketahui premis: Jika hari hujan, maka tanah basah. Hari hujan. Maka kesimpulan yang sah adalah…
- A. Tanah tidak basah
- B. Tanah basah
- C. Hari tidak hujan
- D. Hujan reda
36. Diketahui premis: Jika Rani belajar, maka ia lulus ujian. Rani tidak lulus ujian. Maka kesimpulan yang sah adalah…
- A. Rani lulus ujian
- B. Rani belajar
- C. Rani tidak belajar
- D. Ujian mudah
37. Bilangan real a memenuhi a + 0 = a. Sifat ini menunjukkan bahwa 0 adalah elemen…
- A. Invers
- B. Identitas penjumlahan
- C. Identitas perkalian
- D. Negatif
38. Sifat urutan bilangan real menyatakan bahwa jika a < b dan b < c, maka…
- A. a > c
- B. a = c
- C. a < c
- D. a > b
39. Dalam bilangan real, hasil dari 2 + (3 + 4) sama dengan (2 + 3) + 4. Ini disebut sifat…
- A. Komutatif
- B. Distributif
- C. Asosiatif
- D. Identitas
40. Bilangan real yang merupakan lawan dari 5 adalah…
- A. 5
- B. 1/5
- C. 0
- D. -5
41. Jika a dan b bilangan real dengan a * b = 0, maka dapat disimpulkan bahwa…
- A. a dan b keduanya nol
- B. a = 0 atau b = 0
- C. a = b
- D. a dan b positif
42. Sifat Archimedes pada bilangan real menyatakan bahwa untuk setiap bilangan real x, terdapat bilangan bulat n sehingga…
- A. n < x
- B. n = x
- C. n > x
- D. n <= x
43. Bilangan real a disebut positif jika a > 0. Jika a > 0 dan b > 0, maka…
- A. a + b < 0
- B. a + b = 0
- C. a + b > 0
- D. a + b < a
44. Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan pada bilangan real adalah…
- A. a * (b + c) = a * b + a * c
- B. a + (b * c) = (a + b) * (a + c)
- C. a * (b * c) = (a * b) * c
- D. a + b = b + a
45. Bilangan real yang memenuhi a * 1 = a untuk semua a disebut…
- A. Elemen nol
- B. Elemen identitas perkalian
- C. Elemen invers
- D. Elemen negatif
46. Jika a bilangan real bukan nol, maka invers perkaliannya adalah…
- A. -a
- B. 1/a
- C. 0
- D. a^2
47. Relasi R pada himpunan A disebut refleksif jika untuk setiap a di A, berlaku…
- A. a R a
- B. a R b untuk b != a
- C. tidak ada a R a
- D. a R b dan b R a
48. Relasi R disebut simetris jika untuk setiap a, b di A, jika a R b maka…
- A. b R a
- B. a tidak R b
- C. b tidak R a
- D. a = b
49. Relasi R disebut transitif jika untuk setiap a, b, c di A, jika a R b dan b R c maka…
- A. a R c
- B. c R a
- C. a tidak R c
- D. b R a
50. Relasi ekuivalen adalah relasi yang memenuhi sifat…
- A. Refleksif, simetris, dan transitif
- B. Refleksif dan simetris
- C. Simetris dan transitif
- D. Refleksif dan transitif
51. Contoh relasi yang refleksif pada himpunan bilangan real adalah…
- A. a > b
- B. a = b
- C. a < b
- D. a != b
52. Misalkan A = {1, 2, 3} dan B = {a, b}. Relasi R dari A ke B didefinisikan sebagai himpunan pasangan (1, a), (2, b). Sifat apakah yang dimiliki oleh relasi R?
- A. Refleksif
- B. Simetris
- C. Anti simetris
- D. Transitif
53. Diberikan himpunan A = {1, 2, 3}. Relasi R pada A didefinisikan sebagai R = {(1,1), (2,2), (3,3), (1,2)}. Sifat apakah yang dimiliki relasi R?
- A. Refleksif dan simetris
- B. Refleksif dan anti simetris
- C. Simetris dan transitif
- D. Antisimetris dan transitif
54. Jika R adalah relasi pada himpunan bilangan real dengan x R y jika x = y^2. Sifat apakah yang dimiliki relasi R?
- A. Refleksif
- B. Simetris
- C. Anti simetris
- D. Tidak ada
55. Relasi R pada himpunan A = {1, 2, 3} didefinisikan sebagai R = {(1,1), (2,2), (3,3), (1,2), (2,1)}. Relasi R termasuk relasi apa?
- A. Relasi ekuivalen
- B. Relasi urutan parsial
- C. Relasi fungsi
- D. Relasi invers
56. Dalam relasi ekuivalen, kelas ekuivalen dari suatu elemen a adalah himpunan semua elemen yang berelasi dengan a. Jika R adalah relasi ekuivalen pada himpunan A = {1,2,3,4} dengan kelas ekuivalen [1] = {1,2} dan [3] = {3,4}, berapakah jumlah kelas ekuivalen?
- A. 1
- B. 2
- C. 3
- D. 4
57. Suatu relasi R pada himpunan A disebut relasi ekuivalen jika memenuhi tiga sifat, yaitu…
- A. Refleksif, simetris, transitif
- B. Refleksif, anti simetris, transitif
- C. Simetris, anti simetris, transitif
- D. Refleksif, simetris, anti simetris
58. Diketahui R adalah relasi ekuivalen pada himpunan A. Jika a R b, maka pernyataan yang benar adalah…
- A. [a] = [b]
- B. [a] dan [b] saling lepas
- C. [a] subset dari [b]
- D. [a] dan [b] beririsan
59. Relasi R pada himpunan A = {1,2,3} didefinisikan sebagai R = {(1,1), (2,2), (3,3), (1,2), (2,3)}. Apakah R relasi ekuivalen?
- A. Ya, karena refleksif
- B. Ya, karena simetris
- C. Tidak, karena tidak transitif
- D. Tidak, karena tidak simetris
60. Graf dari relasi R pada himpunan A = {a,b,c} memiliki simpul a,b,c dan sisi berarah dari a ke b, b ke c, dan c ke a. Relasi R bersifat…
- A. Refleksif
- B. Simetris
- C. Transitif
- D. Tidak ada yang benar
61. Diberikan relasi R pada himpunan A = {1,2,3} dengan graf yang memiliki sisi dari 1 ke 2, 2 ke 3, dan 1 ke 3. Sifat apakah yang dimiliki R?
- A. Refleksif
- B. Simetris
- C. Transitif
- D. Anti simetris
62. Relasi R dari himpunan A ke himpunan B dikatakan fungsi jika…
- A. Setiap elemen A memiliki tepat satu pasangan di B
- B. Setiap elemen B memiliki tepat satu pasangan di A
- C. Setiap elemen A memiliki paling sedikit satu pasangan di B
- D. Setiap elemen B memiliki paling banyak satu pasangan di A
63. Diketahui f: A -> B dengan A = {1,2,3} dan B = {a,b,c}. Jika f(1)=a, f(2)=b, f(3)=c, maka f disebut fungsi…
- A. Injektif
- B. Surjektif
- C. Bijektif
- D. Konstan
64. Manakah dari berikut ini yang merupakan fungsi dari himpunan A = {1,2} ke B = {x,y}?
- A. {(1,x), (1,y)}
- B. {(1,x), (2,x)}
- C. {(1,x)}
- D. {(1,x), (2,y), (1,y)}
65. Jika f: R -> R dengan f(x)=x^2, apakah f merupakan fungsi pada?
- A. Ya, karena setiap bilangan real memiliki prapeta
- B. Tidak, karena bilangan negatif tidak memiliki prapeta
- C. Ya, karena f adalah fungsi kuadrat
- D. Tidak, karena f tidak satu-satu
66. Diberikan fungsi f: Z -> Z dengan f(x)=x+1. Sifat apakah yang dimiliki f?
- A. Injektif saja
- B. Surjektif saja
- C. Bijektif
- D. Bukan fungsi
67. Grafik fungsi f(x)=x^2 merupakan parabola yang terbuka ke atas. Pernyataan yang benar adalah…
- A. Grafik simetris terhadap sumbu y
- B. Grafik simetris terhadap sumbu x
- C. Grafik simetris terhadap titik asal
- D. Grafik tidak simetris
68. Diketahui grafik fungsi f(x)=akar(x) untuk x>=0. Daerah hasil fungsi tersebut adalah…
- A. Semua bilangan real
- B. Semua bilangan real positif
- C. Semua bilangan real non-negatif
- D. Semua bilangan real negatif
69. Diketahui fungsi f(x)=x^2+1. Grafik fungsi f(x) adalah kurva yang berbentuk…
- A. garis lurus
- B. parabola terbuka ke bawah
- C. parabola terbuka ke atas
- D. lingkaran
70. Grafik fungsi linear g(x)=2x-3 memotong sumbu y pada titik…
- A. (0,-3)
- B. (0,3)
- C. (0,2)
- D. (0,-2)
71. Fungsi f: A -> B dikatakan fungsi satu-satu jika untuk setiap x1 dan x2 di A, jika f(x1)=f(x2) maka…
- A. x1 = x2
- B. x1 ≠ x2
- C. x1 > x2
- D. x1 < x2
72. Diketahui fungsi f: R -> R dengan f(x)=2x+1. Fungsi f termasuk fungsi…
- A. satu-satu saja
- B. pada saja
- C. satu-satu dan pada
- D. bukan satu-satu dan bukan pada
73. Fungsi f: Z -> Z dengan f(x)=x^2 merupakan fungsi…
- A. bukan satu-satu
- B. pada
- C. satu-satu dan pada
- D. satu-satu
74. Jika fungsi f: R -> R didefinisikan sebagai f(x)=x^3, maka sifat fungsi f adalah…
- A. satu-satu saja
- B. pada saja
- C. satu-satu dan pada
- D. bukan satu-satu
75. Suatu fungsi f dari A ke B dikatakan fungsi pada atau surjektif jika…
- A. setiap anggota A memiliki peta di B
- B. setiap anggota B memiliki prapeta di A
- C. setiap anggota A memiliki peta tunggal di B
- D. setiap anggota B memiliki peta di A
76. Diketahui fungsi f(x)=2x dan g(x)=x+1. Nilai (f o g)(x) adalah…
- A. 2x+1
- B. 2x+3
- C. 2x+2
- D. 2x+4
77. Diketahui fungsi f(x)=x^2 dan g(x)=3x. Nilai (g o f)(2) adalah…
- A. 6
- B. 12
- C. 18
- D. 24
78. Fungsi invers dari f(x)=3x-5 adalah…
- A. f^(-1)(x)=(x+5)/3
- B. f^(-1)(x)=(x-5)/3
- C. f^(-1)(x)=3x+5
- D. f^(-1)(x)=x/3-5
79. Diketahui fungsi f(x)=x+2 dan g(x)=4x. Nilai (f o g)^(-1)(x) adalah…
- A. x/4+2
- B. (x+2)/4
- C. x/4-2
- D. (x-2)/4
80. Jika f(x)=akar(x) untuk x>=0 dan g(x)=x^2, maka (g o f)(x)=…
- A. x^4
- B. x^2
- C. akar(x)
- D. x
81. Dua himpunan A dan B dikatakan sama jika…
- A. A ⊆ B saja
- B. A ⊆ B dan B ⊆ A
- C. B ⊆ A saja
- D. A dan B memiliki jumlah anggota yang sama
82. Himpunan A={1,2,3} dan B={3,2,1} adalah…
- A. himpunan ekuivalen
- B. himpunan saling lepas
- C. himpunan hampir sama
- D. himpunan sama
83. Dua himpunan A dan B dikatakan ekuivalen jika…
- A. A dan B memiliki anggota yang sama
- B. ada korespondensi satu-satu antara A dan B
- C. A ⊆ B dan B ⊆ A
- D. A dan B memiliki kardinalitas berbeda
84. Himpunan A={a,b,c} dan B={1,2,3} adalah contoh himpunan…
- A. sama
- B. saling lepas
- C. hampir sama
- D. ekuivalen
85. Dua himpunan A dan B dikatakan ekuivalen jika…
- A. A dan B memiliki jumlah anggota yang sama
- B. A dan B identik, yaitu semua anggota A sama dengan anggota B
- C. A subset dari B dan B subset dari A
- D. Ada korespondensi satu-satu antara anggota A dan anggota B
86. Himpunan A disebut terbilang jika…
- A. A memiliki anggota yang sangat banyak
- B. A dapat dipasangkan satu-satu dengan himpunan bilangan asli
- C. A adalah himpunan bilangan real
- D. A memiliki anggota yang terbatas
87. Bilangan kardinal dari himpunan kosong adalah…
- A. infinit
- B. 1
- C. tidak terdefinisi
- D. 0
88. Jika himpunan A ekuivalen dengan himpunan bilangan asli, maka A disebut…
- A. himpunan terhitung
- B. himpunan berhingga
- C. himpunan tak terhitung
- D. himpunan terbatas
89. Himpunan bilangan bulat adalah contoh himpunan yang…
- A. terhingga
- B. kosong
- C. tak terhitung
- D. terhitung
90. Jika A adalah himpunan tak terhingga dan B subset dari A, maka…
- A. B bisa berhingga atau tak terhingga
- B. A dan B selalu memiliki bilangan kardinal sama
- C. B pasti tak terhingga
- D. B selalu berhingga
91. Metode pembuktian yang menggunakan implikasi kontrapositif adalah…
- A. pembuktian langsung
- B. pembuktian dengan contoh
- C. pembuktian tidak langsung
- D. pembuktian induktif
92. Dalam pembuktian kontradiksi, kita mengasumsikan…
- A. kesimpulan benar
- B. premis salah
- C. kesimpulan salah dan premis benar
- D. semua pernyataan benar
93. Jika kita ingin membuktikan pernyataan untuk setiap bilangan bulat n >= 1, metode yang tepat adalah…
- A. induksi matematika
- B. kontradiksi
- C. pembuktian langsung
- D. pembuktian dengan contoh
94. Pembuktian langsung dari pernyataan 'jika P maka Q' dilakukan dengan…
- A. mengasumsikan Q benar dan membuktikan P benar
- B. mengasumsikan P salah dan Q salah
- C. mengasumsikan P benar dan menunjukkan Q benar
- D. menggunakan contoh untuk P
95. Langkah dasar dalam induksi matematika membuktikan pernyataan untuk…
- A. n = 2
- B. n = k+1
- C. n tak terhingga
- D. n = 1
96. Rekursi dalam matematika didefinisikan sebagai…
- A. proses membuktikan pernyataan
- B. definisi yang mengacu pada dirinya sendiri
- C. metode pembuktian kontradiksi
- D. himpunan bilangan kompleks
97. Dalam induksi matematika, langkah induksi mengasumsikan pernyataan benar untuk n = k dan membuktikannya untuk…
- A. n = k – 1
- B. n = k + 1
- C. n = 2k
- D. n = k^2
98. Metode pembuktian yang paling tepat untuk menunjukkan bahwa suatu fungsi adalah satu-satu adalah…
- A. pembuktian dengan contoh
- B. induksi
- C. pembuktian langsung
- D. pembuktian tidak langsung
99. Recursive definition dari bilangan faktorial n! adalah…
- A. n! = n * (n-1)! untuk n > 0, dengan 0! = 1
- B. n! = n^2
- C. n! = 1
- D. n! = n + 1
100. Dalam pembuktian kontrapositif, jika ingin membuktikan 'jika P maka Q', kita buktikan…
- A. jika Q maka P
- B. jika tidak Q maka tidak P
- C. jika P maka tidak Q
- D. jika tidak P maka Q
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.