IPEM4320 — Sistem Pemerintahan Indonesia
1. Dalam ilmu pemerintahan, konsep “sistem” diartikan sebagai sekumpulan unsur yang saling berinteraksi dan membentuk suatu kesatuan. Unsur utama yang HARUS ada agar sebuah sistem dapat berfungsi adalah…
- A. Tujuan tunggal yang disepakati oleh seluruh unsur sistem
- B. Komponen yang saling bergantung, proses interaksi, dan tujuan bersama
- C. Hierarki kekuasaan yang jelas di antara setiap komponen
- D. Keseragaman fungsi pada setiap komponen pembentuk sistem
2. Istilah “pemerintahan” dalam arti luas mencakup seluruh fungsi negara, sedangkan dalam arti sempit hanya mencakup fungsi eksekutif. Perbedaan pemaknaan ini dalam kajian ilmu pemerintahan disebut sebagai…
- A. Dikotomi konsep pemerintahan
- B. Dualisme kekuasaan negara
- C. Pembagian wewenang fungsional
- D. Klasifikasi tata negara modern
3. Teori sistem yang dikembangkan oleh David Easton menempatkan pemerintahan sebagai suatu sistem yang menerima input dari lingkungan dan menghasilkan output berupa kebijakan. Dalam model ini, “tuntutan masyarakat” merupakan contoh dari…
- A. Output sistem pemerintahan
- B. Umpan balik sistem pemerintahan
- C. Proses konversi pemerintahan
- D. Input sistem pemerintahan
4. Pemerintahan sebagai sistem memiliki ciri khas berupa kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Kemampuan ini dalam teori sistem disebut sebagai…
- A. Ekuilibrium statis
- B. Konvergensi fungsional
- C. Adaptasi sistem
- D. Integrasi struktural
5. Negara merupakan organisasi kekuasaan yang memiliki beberapa unsur mutlak. Salah satu unsur yang membedakan negara dari organisasi lainnya adalah memiliki hak monopoli penggunaan kekerasan secara sah. Konsep ini dikemukakan oleh…
- A. John Locke
- B. Max Weber
- C. Jean Bodin
- D. Thomas Hobbes
6. Kekuasaan negara yang bersifat tertinggi dan tidak dapat dibagi-bagi disebut sebagai kedaulatan. Teori yang menyatakan bahwa kedaulatan bersumber dari rakyat dikemukakan oleh…
- A. Jean-Jacques Rousseau
- B. Niccolo Machiavelli
- C. Hugo Grotius
- D. Montesquieu
7. Suatu negara dikategorikan sebagai negara kesatuan apabila…
- A. Pemerintah pusat dan daerah memiliki kedaulatan yang setara
- B. Setiap daerah memiliki konstitusi tersendiri yang diakui pusat
- C. Kekuasaan legislatif dibagi antara pusat dan negara bagian
- D. Kedaulatan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat
8. Sistem pemerintahan parlementer memiliki ciri utama berupa adanya hubungan yang erat antara eksekutif dan legislatif. Konsekuensi dari ciri ini adalah…
- A. Kepala negara sekaligus menjabat sebagai kepala pemerintahan
- B. Presiden tidak dapat dibubarkan oleh parlemen dalam kondisi apapun
- C. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat dijatuhkan melalui mosi tidak percaya
- D. Pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif dan legislatif
9. Indonesia pernah menerapkan sistem pemerintahan parlementer secara penuh pada periode 1950-195 Sistem ini berjalan berdasarkan konstitusi yang berlaku saat itu, yaitu…
- A. UUD 1945 hasil amandemen pertama
- B. Undang-Undang Dasar Sementara 1950
- C. Konstitusi Republik Indonesia Serikat 1949
- D. UUD 1945 naskah asli sebelum amandemen
10. Perubahan konstitusi Indonesia dari UUD 1945 ke Konstitusi RIS 1949 merupakan cerminan dinamika sistem pemerintahan. Faktor utama yang mendorong perubahan tersebut adalah…
- A. Hasil perundingan Konferensi Meja Bundar yang menetapkan Indonesia menjadi negara federasi
- B. Desakan partai politik agar sistem pemerintahan diubah menjadi parlementer
- C. Keputusan Presiden Sukarno untuk membubarkan Konstituante
- D. Tekanan militer agar kekuasaan eksekutif diperkuat dalam konstitusi baru
11. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan tonggak penting dalam dinamika tata laksana pemerintahan RI. Dampak langsung dari dekrit tersebut terhadap sistem pemerintahan Indonesia adalah…
- A. Penghapusan lembaga legislatif dan pembentukan Dewan Nasional
- B. Penerapan sistem multipartai yang lebih terbuka
- C. Berlakunya kembali UUD 1945 dan dibubarkannya Konstituante
- D. Pembentukan kabinet parlementer yang baru
12. Landasan konstitusional penyelenggaraan pemerintahan Republik Indonesia adalah UUD 1945. Setelah reformasi, UUD 1945 telah mengalami amandemen sebanyak…
- A. Dua kali
- B. Tiga kali
- C. Lima kali
- D. Empat kali
13. Asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) merupakan pedoman bagi penyelenggara pemerintahan. Asas yang mewajibkan pejabat pemerintah untuk bertindak berdasarkan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan disebut asas…
- A. Asas persamaan
- B. Asas motivasi
- C. Asas kepastian hukum
- D. Asas kecermatan
14. Tujuan penyelenggaraan pemerintahan Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 mencakup empat hal. Tujuan yang berkaitan dengan hubungan antarbangsa adalah…
- A. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial
- B. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
- C. Memajukan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia
- D. Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang merata
15. Landasan idiil penyelenggaraan pemerintahan Indonesia adalah Pancasila. Fungsi Pancasila sebagai landasan idiil berarti Pancasila berperan sebagai…
- A. Norma hukum tertinggi yang mengikat semua peraturan perundang-undangan
- B. Pedoman teknis pelaksanaan administrasi pemerintahan sehari-hari
- C. Cita-cita dan nilai dasar yang menjadi arah dan tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara
- D. Sumber kewenangan formal bagi lembaga-lembaga negara
16. Asas kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan menuntut adanya konsistensi antara peraturan dan pelaksanaannya. Apabila seorang pejabat menerbitkan keputusan yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku, maka tindakan tersebut melanggar asas…
- A. Asas proporsionalitas
- B. Asas ketidakberpihakan
- C. Asas kecermatan
- D. Asas kepastian hukum
17. Lembaga Tinggi Negara yang berfungsi sebagai lembaga perwakilan rakyat dan memiliki fungsi legislasi, anggaran, serta pengawasan terhadap pemerintah adalah…
- A. Majelis Permusyawaratan Rakyat
- B. Dewan Perwakilan Rakyat
- C. Dewan Perwakilan Daerah
- D. Mahkamah Konstitusi
18. Pasca amandemen UUD 1945, MPR tidak lagi berkedudukan sebagai lembaga tertinggi negara. Kewenangan MPR yang masih tersisa dan diatur dalam UUD 1945 hasil amandemen adalah…
- A. Mengubah dan menetapkan UUD, melantik presiden dan wakil presiden, serta memberhentikan presiden
- B. Menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara sebagai pedoman pemerintahan
- C. Memilih presiden dan wakil presiden secara langsung dalam sidang MPR
- D. Mengawasi pelaksanaan undang-undang dan kebijakan pemerintah pusat
19. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dibentuk sebagai representasi daerah di tingkat nasional. Kewenangan DPD yang membedakannya dari DPR dalam hal legislasi adalah…
- A. DPD memiliki hak veto terhadap seluruh rancangan undang-undang yang diusulkan DPR
- B. DPD dapat menetapkan undang-undang secara mandiri tanpa persetujuan DPR
- C. DPD hanya dapat mengajukan dan memberikan pertimbangan atas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah
- D. DPD berwenang penuh menetapkan APBN bersama presiden tanpa melibatkan DPR
20. Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan yang bersifat khusus dan final. Salah satu kewenangan MK yang tidak dimiliki oleh Mahkamah Agung adalah…
- A. Mengadili perkara kasasi dari seluruh lingkungan peradilan
- B. Melakukan pengujian peraturan pemerintah terhadap undang-undang
- C. Mengadili sengketa kewenangan lembaga daerah
- D. Menguji undang-undang terhadap UUD 1945
21. Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, hubungan antara DPR dan BPK bersifat fungsional. Hasil pemeriksaan BPK diserahkan kepada DPR untuk digunakan dalam rangka…
- A. Menyusun rancangan APBN tahun berikutnya
- B. Melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara
- C. Menetapkan kebijakan fiskal dan moneter nasional
- D. Membentuk panitia khusus untuk mengaudit kementerian tertentu
22. Pengorganisasian penyelenggaraan pemerintahan di pusat mengacu pada prinsip pembagian kerja dan koordinasi. Prinsip yang menjadi dasar pembentukan kementerian negara berdasarkan bidang urusan tertentu adalah prinsip…
- A. Departementalisasi berdasarkan fungsi
- B. Sentralisasi kewenangan eksekutif
- C. Dekonsentrasi administratif
- D. Koordinasi lintas sektor
23. Dalam struktur pemerintahan Indonesia, kementerian negara dapat dibedakan berdasarkan nomenklaturnya. Kementerian yang menangani urusan pemerintahan yang nomenklaturnya tidak harus sesuai dengan naskah UUD 1945 diatur dalam…
- A. Ketetapan MPR
- B. Peraturan Pemerintah
- C. Undang-undang tentang Kementerian Negara
- D. Peraturan Presiden tentang Kabinet
24. Kementerian koordinator dalam susunan kabinet Indonesia bertugas untuk melakukan sinkronisasi dan koordinasi antarmenteri. Kementerian koordinator TIDAK memiliki kewenangan untuk…
- A. Mengkoordinasikan penyusunan kebijakan lintas sektor
- B. Menyelesaikan permasalahan yang timbul antarmenteri yang dikoordinasikannya
- C. Mensinkronisasikan program dan kegiatan kementerian yang berada di bawah koordinasinya
- D. Menggantikan tugas dan fungsi kementerian teknis yang berada di bawah koordinasinya
25. Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dibentuk untuk melaksanakan tugas pemerintahan tertentu dari presiden. Ciri utama yang membedakan LPNK dari kementerian negara adalah…
- A. LPNK dipimpin oleh seorang menteri yang bertanggung jawab kepada DPR
- B. LPNK tidak dipimpin oleh menteri dan bertanggung jawab langsung kepada presiden
- C. LPNK memiliki kewenangan membuat peraturan perundang-undangan yang mengikat umum
- D. LPNK merupakan lembaga independen yang tidak berada di bawah presiden
26. Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan salah satu contoh LPNK di Indonesia. Tugas utama BPS dalam sistem pemerintahan Indonesia adalah…
- A. Menyelenggarakan kegiatan statistik dasar dan menyediakan data bagi keperluan pemerintah dan masyarakat
- B. Melaksanakan pengawasan internal atas pengelolaan keuangan lembaga pemerintah
- C. Menyusun dan melaksanakan kebijakan perencanaan pembangunan nasional
- D. Mengkoordinasikan penyelenggaraan pemilihan umum di seluruh Indonesia
27. Kedudukan, tugas, dan fungsi LPNK diatur secara rinci melalui peraturan presiden. Tujuan pengaturan ini adalah untuk memastikan bahwa LPNK…
- A. Memiliki kebebasan penuh dalam menetapkan kebijakan tanpa intervensi presiden
- B. Dapat menjadi lembaga negara independen yang terpisah dari struktur eksekutif
- C. Memiliki kejelasan mandat, batas kewenangan, dan akuntabilitas dalam sistem pemerintahan
- D. Dapat memiliki sumber pendanaan mandiri dari luar APBN
28. Konsep desentralisasi dalam sistem pemerintahan Indonesia diartikan sebagai penyerahan urusan pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom. Tujuan utama desentralisasi adalah…
- A. Mengurangi beban keuangan pemerintah pusat dalam pembiayaan pembangunan
- B. Memperkuat posisi partai politik di tingkat daerah
- C. Menyeragamkan pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia
- D. Mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan meningkatkan partisipasi daerah
29. Perbedaan antara desentralisasi dan dekonsentrasi dalam sistem pemerintahan daerah Indonesia terletak pada…
- A. Dekonsentrasi menyerahkan urusan pemerintahan kepada daerah otonom, sedangkan desentralisasi hanya melimpahkan wewenang kepada pejabat pusat di daerah
- B. Desentralisasi menyerahkan urusan kepada daerah otonom, sedangkan dekonsentrasi melimpahkan wewenang kepada instansi vertikal di daerah
- C. Desentralisasi hanya berlaku untuk pemerintah provinsi, sedangkan dekonsentrasi berlaku untuk pemerintah kabupaten dan kota
- D. Keduanya memiliki makna yang sama karena sama-sama dilakukan kepada pemerintah daerah
30. Dalam kerangka otonomi daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan mengelola urusan pemerintahan yang bersifat konkuren. Urusan yang tetap menjadi kewenangan mutlak pemerintah pusat dan tidak dapat diserahkan kepada daerah adalah…
- A. Politik luar negeri, pertahanan, keamanan, yustisi, moneter dan fiskal nasional, serta agama
- B. Pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, dan perumahan rakyat
- C. Ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan administrasi kependudukan
- D. Perhubungan, komunikasi dan informatika, serta koperasi dan usaha kecil
31. Pemerintah daerah terdiri atas kepala daerah dan DPRD. Fungsi DPRD yang berkaitan dengan pengawasan terhadap kepala daerah diwujudkan melalui mekanisme…
- A. Penunjukan langsung kepala dinas oleh DPRD
- B. Penetapan visi dan misi kepala daerah terpilih oleh DPRD
- C. Pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD
- D. Pembubaran kabinet daerah apabila kepala daerah dianggap tidak kompeten
32. Hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam sistem pemerintahan Indonesia bersifat hierarkis. Konsekuensi dari sifat hierarkis ini dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah…
- A. Pemerintah daerah dapat menolak peraturan pemerintah pusat yang dianggap merugikan daerahnya
- B. Peraturan daerah memiliki kedudukan yang setara dengan undang-undang nasional
- C. Kepala daerah dapat membatalkan kebijakan pemerintah pusat yang bertentangan dengan kepentingan daerah
- D. Peraturan daerah tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi
33. Desa sebagai unit pemerintahan terkecil memiliki asal-usul yang beragam di Indonesia. Pengakuan terhadap keberagaman asal-usul dan adat istiadat desa didasarkan pada asas…
- A. Asas tugas pembantuan
- B. Asas rekognisi dan subsidiaritas
- C. Asas dekonsentrasi
- D. Asas desentralisasi fiskal
34. Tujuan pengaturan desa dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 mencakup beberapa aspek. Tujuan yang berkaitan dengan kemandirian desa adalah…
- A. Mendorong prakarsa dan kreativitas masyarakat desa untuk mengembangkan potensi lokal
- B. Memperluas jaringan birokrasi pemerintah pusat hingga ke tingkat desa
- C. Menyelaraskan program desa dengan kebijakan pembangunan nasional
- D. Menjadikan desa sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten
35. Pada masa penjajahan Belanda, pemerintahan desa diatur melalui kebijakan yang memberikan otonomi terbatas. Kebijakan kolonial yang mengakui keberadaan persekutuan hukum adat di tingkat desa adalah…
- A. Tanam Paksa atau Cultuurstelsel
- B. Politik Etis atau Ethische Politiek
- C. Inlandsche Gemeente Ordonnantie
- D. Decentralisatie Wet 1903
36. Pada masa pendudukan Jepang, struktur pemerintahan desa mengalami perubahan signifikan. Kebijakan Jepang terhadap pemerintahan desa yang paling menonjol adalah…
- A. Memberikan otonomi penuh kepada desa untuk mengelola sendiri urusan administrasinya
- B. Menghapus seluruh struktur pemerintahan desa yang ada dan menggantinya dengan sistem militer
- C. Mengembalikan kewenangan desa kepada tokoh adat tanpa campur tangan pemerintah
- D. Menjadikan desa sebagai alat mobilisasi sumber daya dan tenaga manusia untuk kepentingan perang
37. Konsep “Makna” dalam kajian ilmu pemerintahan merujuk pada kandungan nilai yang terdapat dalam setiap konsep. Pentingnya memahami makna konsep pemerintahan secara mendalam adalah untuk…
- A. Mempermudah hafalan definisi formal untuk keperluan ujian akademis
- B. Menghindari salah tafsir dalam penerapan konsep pada konteks pemerintahan yang nyata
- C. Membantu menyusun anggaran pemerintahan secara lebih efisien
- D. Menyederhanakan struktur birokrasi pemerintahan yang kompleks
38. Teori yang memandang negara sebagai suatu organisasi yang terbentuk berdasarkan perjanjian antara individu-individu yang menyerahkan sebagian hak-hak alaminya disebut teori…
- A. Teori kekuasaan
- B. Teori kedaulatan hukum
- C. Teori perjanjian masyarakat
- D. Teori organis
39. Dalam analisis sistem pemerintahan, umpan balik (feedback) memiliki peran penting. Fungsi umpan balik dalam model sistem pemerintahan Easton adalah untuk…
- A. Memberikan informasi kepada sistem tentang hasil kebijakan agar sistem dapat melakukan penyesuaian
- B. Menghalangi tuntutan masyarakat yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem
- C. Mempercepat proses konversi input menjadi output kebijakan
- D. Menambah jumlah dukungan yang masuk ke dalam sistem pemerintahan
40. Asas proporsionalitas dalam penyelenggaraan pemerintahan menuntut adanya keseimbangan antara tujuan dan cara yang digunakan. Pelanggaran asas proporsionalitas terjadi apabila…
- A. Pejabat pemerintah menerbitkan kebijakan tanpa konsultasi dengan DPR
- B. Anggaran daerah tidak disusun secara transparan kepada publik
- C. Pemerintah lambat merespons aspirasi masyarakat dalam penyusunan kebijakan
- D. Pemerintah menggunakan cara yang berlebihan atau tidak sebanding untuk mencapai tujuan kebijakan
41. Perbandingan antara sistem pemerintahan presidensial dan parlementer menunjukkan perbedaan mendasar dalam hal pertanggungjawaban eksekutif. Dalam sistem presidensial Indonesia, presiden bertanggung jawab kepada…
- A. DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat
- B. MPR sebagai lembaga tertinggi negara
- C. Rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi
- D. Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi
42. Komisi Yudisial (KY) merupakan lembaga negara yang bersifat mandiri. Fungsi utama KY dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah…
- A. Memutus perkara sengketa kewenangan antar lembaga negara
- B. Menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim
- C. Melakukan pengujian undang-undang terhadap UUD 1945
- D. Mengawasi pengelolaan keuangan lembaga peradilan
43. Konsep “negara federasi” berbeda dari “negara kesatuan” dalam hal distribusi kekuasaan. Dalam negara federasi, urusan yang biasanya menjadi kewenangan negara bagian adalah…
- A. Kebijakan pertahanan dan hubungan luar negeri
- B. Pencetakan mata uang dan kebijakan moneter
- C. Pengaturan perdagangan antarnegara bagian
- D. Pendidikan, hukum perdata, dan urusan pemerintahan lokal
44. Pengorganisasian penyelenggaraan pemerintahan di pusat mengikuti prinsip-prinsip organisasi modern. Prinsip yang menjamin bahwa setiap pegawai hanya menerima perintah dari satu atasan langsung disebut prinsip…
- A. Kesatuan komando
- B. Rentang kendali
- C. Pembagian kerja
- D. Koordinasi lintas fungsi
45. Perbandingan sistem pemerintahan Indonesia sebelum dan sesudah reformasi menunjukkan perubahan mendasar. Perubahan yang paling signifikan dalam hubungan antara eksekutif dan legislatif pascareformasi adalah…
- A. Presiden memiliki kewenangan penuh untuk membubarkan DPR apabila DPR tidak produktif
- B. DPR dapat mencopot presiden melalui mekanisme interpelasi tanpa melalui MPR
- C. Penguatan checks and balances melalui pembatasan kekuasaan presiden dan penguatan peran DPR
- D. Presiden dan DPR sama-sama dipilih oleh MPR sehingga kedudukannya setara
46. Dalam konteks pemerintahan daerah, otonomi daerah tidak bersifat mutlak karena masih terikat pada prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini berarti…
- A. Daerah tidak memiliki kewenangan apapun dalam mengelola urusannya sendiri
- B. Kewenangan daerah sepenuhnya ditentukan oleh kebijakan gubernur provinsi
- C. Pemerintah pusat dapat mencabut seluruh kewenangan daerah sewaktu-waktu tanpa dasar hukum
- D. Kewenangan daerah merupakan urusan yang diserahkan pusat dan tetap dalam bingkai NKRI
47. Salah satu prinsip good governance yang menuntut pemerintah membuka akses informasi kepada publik tentang penyelenggaraan pemerintahan adalah prinsip…
- A. Efisiensi dan efektivitas
- B. Transparansi
- C. Konsensus
- D. Akuntabilitas
48. Analisis terhadap sistem pemerintahan Indonesia menunjukkan bahwa pemisahan kekuasaan tidak bersifat mutlak karena terdapat kerja sama antarfungsi. Contoh kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam proses legislasi adalah…
- A. Pembahasan dan persetujuan bersama RUU antara presiden dan DPR sebelum disahkan menjadi UU
- B. Presiden menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang tanpa persetujuan DPR
- C. DPR membatalkan undang-undang yang dianggap bertentangan dengan kepentingan rakyat
- D. Presiden mengajukan calon hakim agung kepada DPR untuk mendapat persetujuan
49. Dalam sistem pemerintahan daerah, “tugas pembantuan” (medebewind) merupakan salah satu asas penyelenggaraan pemerintahan. Perbedaan tugas pembantuan dengan desentralisasi adalah…
- A. Tugas pembantuan menyerahkan urusan secara permanen kepada daerah, sedangkan desentralisasi bersifat sementara
- B. Tugas pembantuan dilakukan oleh pemerintah provinsi, sedangkan desentralisasi hanya untuk kabupaten
- C. Dalam tugas pembantuan, pembiayaan dan pertanggungjawaban tetap pada pemberi tugas, bukan penerima tugas
- D. Tugas pembantuan tidak melibatkan penyerahan dana dari pemerintah pusat kepada daerah
50. Kajian sistem pemerintahan Indonesia secara komprehensif menunjukkan bahwa efektivitas pemerintahan ditentukan oleh kesesuaian antara struktur kelembagaan, proses, dan lingkungan. Faktor yang paling menentukan keberhasilan implementasi kebijakan pemerintah adalah…
- A. Jumlah peraturan perundang-undangan yang diterbitkan dalam satu periode pemerintahan
- B. Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk setiap program pemerintah
- C. Jumlah pegawai negeri sipil yang tersedia di setiap kementerian dan lembaga
- D. Koordinasi yang efektif antarlembaga, kapasitas aparatur, dan dukungan masyarakat
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.