FSIH4210 — Panduan Praktik Peradilan Pidana

Ilmu Hukum 50 soal

1. Praktik peradilan pidana dalam konteks pendidikan hukum bertujuan utama untuk…

  • A. Menghasilkan lulusan yang mampu beracara di pengadilan secara nyata
  • B. Memperkenalkan mahasiswa pada teori hukum pidana materiil saja
  • C. Menggantikan pendidikan teori dengan praktik lapangan penuh
  • D. Menyiapkan mahasiswa menjadi hakim karir
Jawaban: A.

2. Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, lembaga yang berwenang melakukan penuntutan adalah…

  • A. Kepolisian Negara Republik Indonesia
  • B. Mahkamah Agung
  • C. Kejaksaan Republik Indonesia
  • D. Komisi Yudisial
Jawaban: C.

3. Tahap pertama dalam proses peradilan pidana setelah terjadi tindak pidana adalah…

  • A. Persidangan
  • B. Penyidikan
  • C. Penuntutan
  • D. Eksekusi putusan
Jawaban: B.

4. Asas yang menyatakan bahwa seseorang dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap disebut…

  • A. Asas legalitas
  • B. Asas oportunitas
  • C. Asas praduga tak bersalah
  • D. Asas ne bis in idem
Jawaban: C.

5. Dalam simulasi praktik peradilan pidana, peran yang bertugas mempertahankan dakwaan di persidangan adalah…

  • A. Penasihat hukum
  • B. Jaksa penuntut umum
  • C. Hakim ketua
  • D. Panitera
Jawaban: B.

6. Ruang lingkup praktik peradilan pidana dalam modul pembelajaran umumnya meliputi…

  • A. Hanya proses penyusunan berkas perkara
  • B. Seluruh tahapan dari penyelidikan hingga eksekusi putusan
  • C. Proses persidangan di tingkat banding saja
  • D. Pembuatan kontrak hukum pidana
Jawaban: B.

7. Surat dakwaan yang disusun oleh jaksa penuntut umum harus memenuhi syarat formil, yaitu…

  • A. Memuat nama lengkap, tempat lahir, umur, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal, agama, dan pekerjaan tersangka
  • B. Memuat uraian kronologis kejahatan secara bebas
  • C. Ditandatangani oleh hakim dan jaksa
  • D. Memuat daftar saksi yang akan dihadirkan
Jawaban: A.

8. Istilah “strafbaar feit” dalam hukum pidana berasal dari bahasa…

  • A. Latin
  • B. Jerman
  • C. Belanda
  • D. Prancis
Jawaban: C.

9. Dalam pedoman umum praktik peradilan pidana, mahasiswa yang berperan sebagai terdakwa harus memahami…

  • A. Hak-hak terdakwa selama proses persidangan
  • B. Cara menyusun surat dakwaan
  • C. Prosedur pengajuan kasasi
  • D. Teknik pemeriksaan saksi ahli
Jawaban: A.

10. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dibuat oleh…

  • A. Jaksa penuntut umum
  • B. Hakim ketua sidang
  • C. Penyidik
  • D. Penasihat hukum
Jawaban: C.

11. Dalam rencana pembelajaran praktik peradilan pidana, metode pembelajaran yang paling sering digunakan adalah…

  • A. Ceramah dan presentasi dosen
  • B. Simulasi persidangan (moot court)
  • C. Studi kasus tertulis tanpa peragaan
  • D. Kunjungan lapangan ke lembaga pemasyarakatan saja
Jawaban: B.

12. Perbedaan antara penyelidikan dan penyidikan dalam hukum acara pidana Indonesia adalah…

  • A. Penyelidikan bertujuan menemukan tersangka, penyidikan bertujuan mencari bukti
  • B. Penyelidikan dilakukan jaksa, penyidikan dilakukan polisi
  • C. Penyelidikan untuk menentukan ada tidaknya tindak pidana, penyidikan untuk mengumpulkan bukti guna menemukan tersangka
  • D. Keduanya memiliki fungsi yang sama dan dapat dipertukarkan
Jawaban: C.

13. Latar belakang dimasukkannya praktik peradilan pidana dalam kurikulum pendidikan hukum adalah…

  • A. Memenuhi standar akreditasi internasional semata
  • B. Karena tuntutan pasar kerja di bidang hukum perdata
  • C. Menjembatani kesenjangan antara teori hukum dan praktik beracara nyata
  • D. Mengurangi beban teori dalam perkuliahan
Jawaban: C.

14. Dakwaan kumulatif dalam hukum acara pidana digunakan apabila…

  • A. Terdakwa melakukan satu tindak pidana dengan satu korban
  • B. Terdakwa didakwa melakukan beberapa tindak pidana sekaligus
  • C. Terdakwa belum diketahui identitasnya
  • D. Jaksa ragu dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa
Jawaban: B.

15. Dalam simulasi persidangan pidana, giliran pertama untuk mengajukan pertanyaan kepada saksi setelah hakim adalah…

  • A. Penasihat hukum terdakwa
  • B. Jaksa penuntut umum
  • C. Terdakwa sendiri
  • D. Panitera sidang
Jawaban: B.

16. Pedoman penilaian praktik peradilan pidana umumnya mencakup aspek…

  • A. Kehadiran dan kepatuhan administratif saja
  • B. Penguasaan materi, kemampuan beracara, dan kelengkapan berkas
  • C. Nilai ujian tertulis akhir semester
  • D. Keaktifan di media sosial hukum
Jawaban: B.

17. Eksepsi dalam persidangan pidana diajukan oleh…

  • A. Jaksa setelah pembacaan putusan
  • B. Hakim sebelum pemeriksaan pokok perkara
  • C. Penasihat hukum setelah dakwaan dibacakan
  • D. Panitera sebelum sidang dimulai
Jawaban: C.

18. Yang dimaksud dengan “requisitoir” dalam persidangan pidana adalah…

  • A. Nota pembelaan dari penasihat hukum
  • B. Tuntutan pidana yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum
  • C. Putusan akhir hakim
  • D. Surat panggilan terdakwa
Jawaban: B.

19. Tujuan deskripsi istilah dalam modul panduan praktik peradilan pidana adalah…

  • A. Menggantikan kamus hukum yang beredar di pasaran
  • B. Memberikan pemahaman seragam atas terminologi yang digunakan dalam modul
  • C. Memperkenalkan istilah hukum asing kepada mahasiswa
  • D. Menjadi bahan ujian hafalan istilah hukum
Jawaban: B.

20. Asas “ne bis in idem” dalam hukum pidana berarti…

  • A. Seseorang tidak dapat diadili dua kali untuk perkara yang sama
  • B. Hakim harus selalu memutus perkara berdasarkan undang-undang
  • C. Tidak ada hukuman tanpa kesalahan
  • D. Jaksa wajib menuntut setiap perkara pidana
Jawaban: A.

21. Dalam praktik beracara, dokumen yang memuat seluruh catatan jalannya persidangan disebut…

  • A. Surat dakwaan
  • B. Nota pembelaan
  • C. Berita acara sidang
  • D. Surat tuntutan
Jawaban: C.

22. Rencana pembelajaran praktik peradilan pidana disusun dengan mempertimbangkan…

  • A. Capaian pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum
  • B. Selera mahasiswa terhadap jenis perkara
  • C. Ketersediaan gedung pengadilan untuk kunjungan
  • D. Jadwal sidang nyata di pengadilan negeri setempat
Jawaban: A.

23. Upaya hukum yang dapat ditempuh terdakwa apabila tidak puas dengan putusan pengadilan negeri adalah…

  • A. Praperadilan
  • B. Banding
  • C. Grasi
  • D. Rehabilitasi
Jawaban: B.

24. Dalam simulasi praktik peradilan pidana, yang bertugas mencatat jalannya persidangan adalah…

  • A. Hakim anggota
  • B. Jaksa penuntut umum
  • C. Panitera
  • D. Penasihat hukum
Jawaban: C.

25. Pembuktian dalam hukum acara pidana Indonesia menggunakan sistem…

  • A. Pembuktian bebas sepenuhnya
  • B. Pembuktian berdasarkan keyakinan hakim semata
  • C. Pembuktian negatif wettelijk (negatief wettelijk bewijs theorie)
  • D. Pembuktian positif wettelijk tanpa diskresi hakim
Jawaban: C.

26. Alat bukti yang sah menurut KUHAP Pasal 184 meliputi…

  • A. Keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa
  • B. Keterangan saksi, rekaman CCTV, surat, dan pengakuan terdakwa
  • C. Keterangan ahli, bukti digital, petunjuk, dan konfesi
  • D. Surat, saksi, dan keterangan hakim
Jawaban: A.

27. Dalam pedoman penilaian praktik peradilan pidana, kemampuan mahasiswa menyusun surat dakwaan dinilai berdasarkan…

  • A. Panjang pendeknya dakwaan yang dibuat
  • B. Kesesuaian syarat formil dan materiil dakwaan dengan fakta perkara
  • C. Kreativitas bahasa yang digunakan dalam dakwaan
  • D. Kecepatan mahasiswa dalam menyelesaikan penulisan dakwaan
Jawaban: B.

28. Apa yang dimaksud dengan “pledoi” dalam proses persidangan pidana?

  • A. Surat dakwaan jaksa
  • B. Nota pembelaan yang dibacakan penasihat hukum atau terdakwa
  • C. Putusan sela hakim
  • D. Replik jaksa atas jawaban terdakwa
Jawaban: B.

29. Tujuan ruang lingkup yang ditetapkan dalam modul praktik peradilan pidana adalah…

  • A. Membatasi mahasiswa agar tidak mempelajari hal di luar modul
  • B. Menentukan batasan materi dan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa
  • C. Menyesuaikan isi modul dengan peraturan Kemendikbud terbaru
  • D. Menghindari duplikasi materi dengan mata kuliah lain
Jawaban: B.

30. Dalam tahap penuntutan, dokumen utama yang diserahkan jaksa ke pengadilan adalah…

  • A. Berkas penyidikan
  • B. Surat perintah penangkapan
  • C. Surat dakwaan
  • D. Surat ketetapan penghentian penuntutan
Jawaban: C.

31. Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi berwenang memeriksa perkara pada tingkat…

  • A. Pertama
  • B. Banding
  • C. Kasasi
  • D. Praperadilan
Jawaban: C.

32. Dalam simulasi praktik peradilan pidana, kelengkapan berkas yang harus disiapkan mahasiswa sebelum sidang meliputi…

  • A. Hanya surat dakwaan dan daftar saksi
  • B. Surat dakwaan, daftar bukti, daftar saksi, dan berkas penyidikan
  • C. Nota pembelaan dan tuntutan pidana saja
  • D. Putusan sela dan replik duplik
Jawaban: B.

33. Praperadilan berwenang memeriksa dan memutus tentang…

  • A. Pokok perkara pidana yang disidangkan
  • B. Sah tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan, atau penuntutan
  • C. Grasi dan rehabilitasi terpidana
  • D. Upaya banding terhadap putusan pengadilan negeri
Jawaban: B.

34. Dalam konteks pembelajaran praktik peradilan pidana, “moot court” adalah…

  • A. Kunjungan ke pengadilan yang sedang bersidang
  • B. Simulasi persidangan yang dilakukan oleh mahasiswa
  • C. Magang di kantor jaksa atau pengacara
  • D. Lomba debat hukum antarmahasiswa
Jawaban: B.

35. Penilaian terhadap kemampuan mahasiswa dalam peran jaksa penuntut umum terutama dilihat dari…

  • A. Penampilan fisik dan kepercayaan diri saat sidang
  • B. Kemampuan menyusun dakwaan, menghadirkan bukti, dan menyampaikan tuntutan secara tepat
  • C. Kecepatan membaca dakwaan di depan majelis hakim
  • D. Hubungan baik dengan penasihat hukum lawan
Jawaban: B.

36. Tahapan dalam persidangan pidana yang benar secara urut adalah…

  • A. Pembacaan dakwaan → eksepsi → pembuktian → tuntutan → pledoi → putusan
  • B. Eksepsi → dakwaan → pembuktian → pledoi → tuntutan → putusan
  • C. Pembacaan dakwaan → pembuktian → tuntutan → pledoi → putusan → eksekusi
  • D. Dakwaan → tuntutan → eksepsi → pembuktian → pledoi → putusan
Jawaban: A.

37. Dalam pedoman umum praktik peradilan pidana, peran hakim ketua bertanggung jawab untuk…

  • A. Menyusun surat dakwaan dan menentukan tuntutan
  • B. Memimpin jalannya persidangan dan memastikan hak-hak para pihak terpenuhi
  • C. Menghadirkan saksi-saksi ke persidangan
  • D. Mencatat seluruh jalannya sidang dalam berita acara
Jawaban: B.

38. Hak terdakwa untuk didampingi penasihat hukum dalam proses peradilan pidana dijamin oleh…

  • A. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
  • B. Undang-Undang Dasar 1945 dan KUHAP
  • C. Peraturan Mahkamah Agung
  • D. Surat Edaran Kejaksaan Agung
Jawaban: B.

39. Dakwaan alternatif digunakan jaksa apabila…

  • A. Terdakwa melakukan dua tindak pidana secara bersamaan
  • B. Jaksa belum memiliki cukup bukti untuk mendakwa
  • C. Jaksa tidak yakin kualifikasi hukum mana yang paling tepat untuk perbuatan terdakwa
  • D. Terdakwa memiliki lebih dari satu kewarganegaraan
Jawaban: C.

40. Dalam rencana pembelajaran, skenario perkara yang diberikan kepada mahasiswa berfungsi sebagai…

  • A. Bahan ujian tertulis akhir semester
  • B. Bahan simulasi yang mensimulasikan kondisi persidangan nyata
  • C. Pengganti kunjungan lapangan ke pengadilan
  • D. Tugas mandiri yang tidak perlu dipresentasikan
Jawaban: B.

41. Replik dalam persidangan pidana adalah…

  • A. Jawaban terdakwa atas dakwaan jaksa
  • B. Tanggapan jaksa atas nota pembelaan penasihat hukum
  • C. Putusan tambahan hakim setelah pledoi
  • D. Keterangan saksi yang diulangi di persidangan
Jawaban: B.

42. Tugas mahasiswa dalam praktik peradilan pidana yang berkaitan dengan penyusunan berkas mencakup…

  • A. Hanya menyusun nota pembelaan
  • B. Membuat surat dakwaan, daftar bukti, tuntutan pidana, atau nota pembelaan sesuai peran yang ditentukan
  • C. Mencari putusan hakim yang relevan dari SIPP pengadilan
  • D. Menyusun laporan kunjungan ke kantor kejaksaan
Jawaban: B.

43. Yang membedakan tindak pidana kejahatan (misdrijven) dengan pelanggaran (overtredingen) dalam KUHP adalah…

  • A. Tempat terjadinya perbuatan
  • B. Ancaman pidana dan sifat kesalahannya
  • C. Jumlah korban yang ditimbulkan
  • D. Jenis alat bukti yang digunakan
Jawaban: B.

44. Dalam praktik persidangan pidana, duplik adalah…

  • A. Salinan berkas perkara yang dibuat jaksa
  • B. Tanggapan penasihat hukum atas replik jaksa
  • C. Putusan kedua yang dijatuhkan hakim
  • D. Catatan panitera tentang duplikasi berkas
Jawaban: B.

45. Pedoman penilaian dalam praktik peradilan pidana menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa diukur terutama melalui…

  • A. Nilai keindahan penampilan fisik saat beracara
  • B. Penguasaan prosedur beracara, ketepatan argumentasi hukum, dan kelengkapan dokumen
  • C. Tingkat kehadiran di perkuliahan tatap muka
  • D. Kemampuan menghafal pasal-pasal KUHP
Jawaban: B.

46. Unsur subjektif dalam tindak pidana merujuk pada…

  • A. Perbuatan fisik yang dilakukan pelaku
  • B. Kesalahan (dolus atau culpa) pada diri pelaku
  • C. Akibat yang ditimbulkan dari perbuatan pidana
  • D. Identitas korban tindak pidana
Jawaban: B.

47. Dalam konteks modul panduan praktik peradilan pidana, Daftar Pustaka berfungsi sebagai…

  • A. Daftar hakim yang menjadi narasumber modul
  • B. Sumber rujukan ilmiah yang digunakan dalam penyusunan modul
  • C. Lampiran berkas perkara simulasi
  • D. Daftar peraturan perundang-undangan yang berlaku
Jawaban: B.

48. Pemidanaan dalam sistem hukum pidana Indonesia bertujuan antara lain untuk…

  • A. Membalas dendam kepada pelaku kejahatan
  • B. Memberikan efek jera, rehabilitasi, dan perlindungan masyarakat
  • C. Memperkaya kas negara melalui pidana denda
  • D. Menghilangkan hak-hak sipil terpidana selamanya
Jawaban: B.

49. Lampiran dalam modul panduan praktik peradilan pidana umumnya berisi…

  • A. Biografi tim penulis modul
  • B. Contoh format dokumen persidangan, skenario perkara, atau formulir penilaian
  • C. Jadwal sidang pengadilan negeri setempat
  • D. Daftar mahasiswa yang mengikuti praktik
Jawaban: B.

50. Penelaah dalam modul panduan praktik peradilan pidana berperan untuk…

  • A. Menjadi hakim dalam simulasi persidangan mahasiswa
  • B. Melakukan review dan memastikan kualitas akademik serta kebenaran isi modul
  • C. Memberikan penilaian akhir kepada mahasiswa
  • D. Menyusun soal ujian praktik peradilan pidana
Jawaban: B.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah FSIH4210 Panduan Praktik Peradilan Pidana untuk mahasiswa program studi Ilmu Hukum Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: pidana, peradilan, praktik, hukum, persidangan, mahasiswa, modul, pembelajaran, dakwaan, pedoman. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).