FSAP4404 — Birokrasi Dan Governansi Publik
1. Max Weber mendefinisikan birokrasi sebagai organisasi yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu. Salah satu ciri utama birokrasi menurut Weber adalah adanya…
- A. Pengambilan keputusan berdasarkan hubungan personal antarpejabat
- B. Pembagian kerja yang jelas berdasarkan kompetensi dan spesialisasi
- C. Struktur organisasi yang bersifat horizontal tanpa hierarki formal
- D. Kewenangan pejabat yang bersumber dari tradisi dan kebiasaan
2. Dalam konsep birokrasi Weber, tipe otoritas yang berlandaskan pada aturan hukum dan prosedur formal disebut otoritas…
- A. Rasional-legal
- B. Tradisional
- C. Karismatik
- D. Patrimonial
3. Pengertian birokrasi yang menekankan pada sistem administrasi pemerintahan yang dilaksanakan secara profesional oleh pegawai negeri sipil paling tepat mencerminkan konsep birokrasi dalam konteks…
- A. Organisasi swasta berorientasi laba
- B. Lembaga sosial kemasyarakatan nirlaba
- C. Administrasi negara dan pemerintahan publik
- D. Organisasi militer bersifat paramiliter
4. Lingkungan birokrasi dapat dibedakan menjadi lingkungan internal dan eksternal. Yang termasuk dalam lingkungan eksternal birokrasi adalah…
- A. Budaya organisasi dan nilai-nilai internal pegawai
- B. Struktur hierarki dan rantai komando dalam instansi
- C. Prosedur operasional standar yang berlaku di dalam lembaga
- D. Tekanan dari kelompok kepentingan dan opini masyarakat
5. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat memengaruhi birokrasi melalui berbagai cara. Hubungan antara perubahan sosial dan birokrasi yang paling tepat adalah…
- A. Birokrasi selalu menjadi pemicu utama perubahan sosial tanpa dipengaruhi balik
- B. Birokrasi dan perubahan sosial saling memengaruhi secara timbal balik
- C. Perubahan sosial tidak memiliki dampak langsung terhadap struktur birokrasi
- D. Birokrasi bersifat statis dan tidak responsif terhadap perubahan sosial
6. Ketika sebuah instansi pemerintah menghadapi tekanan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, maka respons birokrasi yang paling tepat adalah…
- A. Melakukan adaptasi dan inovasi layanan sesuai tuntutan lingkungan baru
- B. Mempertahankan prosedur lama agar tidak terjadi kekacauan organisasi
- C. Menyerahkan seluruh tanggung jawab layanan kepada sektor swasta
- D. Mengurangi jumlah pegawai sebagai satu-satunya respons efisiensi
7. Patologi birokrasi merujuk pada kondisi disfungsional dalam organisasi pemerintahan. Pengertian patologi birokrasi yang paling tepat adalah…
- A. Proses penyederhanaan struktur birokrasi agar lebih efisien dan transparan
- B. Upaya reformasi yang dilakukan untuk memperbaiki kinerja aparatur negara
- C. Penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi dan kinerja birokrasi secara negatif
- D. Kajian ilmiah tentang struktur hierarki dalam organisasi pemerintahan
8. Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam birokrasi merupakan salah satu bentuk patologi birokrasi. Faktor internal organisasi yang paling sering menjadi penyebab munculnya KKN adalah…
- A. Tingginya tekanan dari masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik
- B. Perkembangan teknologi informasi yang mempercepat proses administrasi
- C. Tingginya ekspektasi publik terhadap transparansi pemerintahan
- D. Lemahnya sistem pengawasan dan rendahnya integritas pejabat birokrasi
9. Pencegahan patologi birokrasi dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan. Pendekatan yang berfokus pada pembangunan nilai, norma, dan karakter pegawai disebut pendekatan…
- A. Struktural
- B. Kultural
- C. Legalistik
- D. Teknikal
10. Dalam kepemimpinan birokrasi, perbedaan utama antara leader dan manager terletak pada…
- A. Tingkatan jabatan dalam struktur hierarki pemerintahan
- B. Jumlah bawahan yang berada di bawah koordinasi langsung
- C. Orientasi pada visi dan perubahan versus pengelolaan sistem yang ada
- D. Latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang dimiliki
11. Komunikasi yang efektif dalam birokrasi sangat penting untuk kelancaran organisasi. Hambatan komunikasi dalam birokrasi yang bersifat semantik adalah…
- A. Perbedaan persepsi dalam memahami makna istilah teknis antara pengirim dan penerima pesan
- B. Gangguan jaringan komunikasi akibat kerusakan infrastruktur teknologi
- C. Perbedaan tingkat hierarki yang membuat informasi tidak mengalir lancar
- D. Ketidakhadiran pejabat dalam rapat koordinasi lintas unit kerja
12. Tantangan kepemimpinan birokrasi di era reformasi salah satunya adalah tuntutan akuntabilitas publik. Pimpinan birokrasi yang akuntabel dicirikan oleh kemampuannya untuk…
- A. Mempertahankan dominasi birokrasi dalam seluruh proses pengambilan kebijakan
- B. Menghindari kritik publik melalui pengelolaan informasi yang ketat
- C. Memprioritaskan kepentingan internal organisasi di atas kepentingan publik
- D. Mempertanggungjawabkan setiap keputusan dan tindakan kepada publik secara terbuka
13. Etika birokrasi merupakan landasan moral dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pengertian etika birokrasi yang paling tepat adalah…
- A. Seperangkat peraturan disiplin pegawai negeri yang bersifat hukum positif
- B. Nilai-nilai dan norma moral yang menjadi pedoman perilaku aparatur dalam menjalankan tugas publik
- C. Prosedur administrasi yang mengatur teknis pelaksanaan tugas pemerintahan
- D. Kode tata cara berpakaian dan bersikap yang berlaku di lingkungan kantor pemerintah
14. Kultur birokrasi yang kuat dan positif berkontribusi pada peningkatan kinerja organisasi pemerintahan. Kultur birokrasi yang disfungsional ditandai oleh…
- A. Tingginya semangat inovasi dan kreativitas para pegawai dalam pelayanan
- B. Orientasi pelayanan publik yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat
- C. Sikap paternalistik, feodal, dan berorientasi kekuasaan daripada pelayanan
- D. Komitmen tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan
15. Seorang pegawai pemerintah menolak perintah atasannya untuk memalsukan dokumen karena bertentangan dengan hati nuraninya. Tindakan pegawai tersebut mencerminkan penerapan etika…
- A. Personal yang berbasis integritas dan kejujuran dalam tugas jabatan
- B. Organisasional yang mematuhi semua perintah atasan tanpa pengecualian
- C. Profesional yang mengutamakan efisiensi di atas segalanya
- D. Prosedural yang berfokus pada kepatuhan terhadap aturan teknis administrasi
16. Kepercayaan publik terhadap birokrasi merupakan modal sosial yang penting dalam tata kelola pemerintahan. Pengertian kepercayaan publik (public trust) terhadap birokrasi adalah…
- A. Dukungan finansial masyarakat kepada pemerintah melalui pembayaran pajak yang patuh
- B. Kepuasan masyarakat terhadap fasilitas publik yang disediakan oleh pemerintah daerah
- C. Tingkat kehadiran masyarakat dalam pemilihan umum sebagai bentuk partisipasi politik
- D. Keyakinan masyarakat bahwa birokrasi akan bertindak sesuai harapan, jujur, dan kompeten dalam menjalankan mandat publik
17. Partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan birokrasi dianggap penting karena dapat…
- A. Memperlambat proses administrasi dan menambah beban kerja birokrasi
- B. Meningkatkan legitimasi kebijakan dan akuntabilitas penyelenggara pemerintahan
- C. Mengurangi peran profesional birokrat dalam proses formulasi kebijakan
- D. Mengalihkan tanggung jawab kebijakan dari pemerintah kepada masyarakat sipil
18. Sebuah pemerintah daerah membuka forum konsultasi publik sebelum menetapkan peraturan daerah tentang tata ruang. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip…
- A. Efisiensi anggaran dalam proses penyusunan regulasi daerah
- B. Desentralisasi kewenangan dari pusat ke daerah dalam bidang legislasi
- C. Partisipasi publik dalam proses pembuatan kebijakan pemerintahan
- D. Efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi aparatur daerah
19. Pengawasan birokrasi bertujuan untuk memastikan bahwa organisasi pemerintahan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Fungsi utama pengawasan birokrasi adalah…
- A. Menambah lapisan hierarki baru dalam struktur organisasi birokrasi
- B. Memperbanyak regulasi dan prosedur yang harus dipatuhi oleh pegawai
- C. Meningkatkan jumlah laporan administratif yang wajib disusun setiap unit
- D. Mencegah penyimpangan, mendeteksi kesalahan, dan memastikan kinerja sesuai standar
20. Pengawasan yang dilakukan oleh lembaga legislatif terhadap pelaksanaan anggaran oleh lembaga eksekutif merupakan bentuk pengawasan…
- A. Eksternal yang bersifat politis melalui mekanisme checks and balances
- B. Internal yang dilakukan oleh inspektorat dalam lingkungan pemerintahan
- C. Masyarakat yang difasilitasi oleh lembaga swadaya masyarakat independen
- D. Fungsional yang dijalankan oleh Badan Pemeriksa Keuangan secara mandiri
21. Konsep governansi publik berbeda dengan konsep pemerintahan (government) konvensional. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada…
- A. Governansi publik hanya melibatkan lembaga negara formal tanpa partisipasi swasta
- B. Pemerintahan konvensional mengutamakan kolaborasi lintas sektor secara aktif
- C. Governansi publik menekankan proses interaksi jaringan multi-aktor dalam pengelolaan urusan publik
- D. Pemerintahan konvensional lebih fleksibel dalam merespons kebutuhan masyarakat
22. Prinsip good governance yang mensyaratkan bahwa pengambilan keputusan harus didasarkan pada aturan hukum yang berlaku dan diterapkan secara adil tanpa diskriminasi disebut prinsip…
- A. Transparansi
- B. Rule of law
- C. Partisipasi
- D. Efektivitas
23. Lembaga internasional seperti UNDP merumuskan sejumlah karakteristik good governance. Karakteristik yang mengharuskan institusi dan proses pemerintahan berfungsi untuk melayani semua pemangku kepentingan adalah…
- A. Akuntabilitas
- B. Konsensus
- C. Efisiensi
- D. Responsivitas
24. Reformasi birokrasi di Indonesia secara resmi digaungkan melalui berbagai regulasi dan program pemerintah. Tujuan utama reformasi birokrasi di Indonesia adalah…
- A. Mewujudkan birokrasi yang bersih, kompeten, dan melayani untuk mendukung pembangunan nasional
- B. Mengurangi jumlah pegawai negeri sipil secara besar-besaran demi penghematan anggaran negara
- C. Memindahkan seluruh fungsi pelayanan publik dari pemerintah kepada sektor swasta
- D. Menggantikan sistem pemerintahan sentralistik dengan sistem yang sepenuhnya terdesentralisasi
25. Implementasi reformasi birokrasi menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Hambatan utama yang paling sering diidentifikasi dalam implementasi reformasi birokrasi adalah…
- A. Kurangnya dukungan anggaran dari lembaga keuangan internasional
- B. Tingginya tuntutan masyarakat yang terlalu idealistis dan tidak realistis
- C. Resistensi perubahan dari dalam birokrasi dan kuatnya budaya lama yang tidak produktif
- D. Keterbatasan akses teknologi informasi di daerah terpencil dan perbatasan
26. Weber menyebut birokrasi sebagai “mesin yang paling rasional” karena bekerja berdasarkan logika efisiensi. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan pandangan Weber tentang keunggulan birokrasi adalah…
- A. Birokrasi unggul karena memberikan kebebasan penuh kepada pegawai untuk berinovasi
- B. Birokrasi unggul karena mengandalkan aturan, hierarki, dan kompetensi teknis yang terstandar
- C. Birokrasi unggul karena mengandalkan karisma pemimpin yang kuat dan inspiratif
- D. Birokrasi unggul karena fleksibel dalam menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah cepat
27. Dalam model birokrasi ideal Weber, jabatan dalam birokrasi harus diisi melalui proses seleksi berdasarkan…
- A. Hubungan kekeluargaan dan jaringan sosial pejabat yang berwenang
- B. Senioritas dan lamanya masa kerja dalam instansi yang bersangkutan
- C. Kedudukan sosial dan latar belakang keluarga yang terhormat
- D. Kualifikasi teknis dan kompetensi yang dapat diuji secara objektif
28. Globalisasi memberikan tekanan bagi birokrasi untuk berubah. Dampak globalisasi yang paling signifikan terhadap birokrasi adalah tuntutan untuk…
- A. Meningkatkan efisiensi, transparansi, dan daya saing layanan publik di tingkat internasional
- B. Memperkuat batas-batas teritorial negara dan membatasi arus informasi lintas batas
- C. Mengurangi ketergantungan pada teknologi informasi dalam proses administrasi negara
- D. Mempertahankan prosedur birokrasi tradisional yang telah terbukti selama puluhan tahun
29. Perubahan sosial di masyarakat dapat bersifat terencana maupun tidak terencana. Perubahan sosial yang bersifat terencana dan diinisiasi oleh pemerintah melalui kebijakan publik disebut…
- A. Perubahan alamiah yang terjadi secara spontan dalam masyarakat
- B. Perubahan revolusioner yang bersifat mendadak dan tidak terkontrol
- C. Perubahan rekayasa sosial yang diarahkan sesuai dengan tujuan pembangunan
- D. Perubahan evolusioner yang berlangsung lambat tanpa intervensi pemerintah
30. Red tape merupakan salah satu bentuk patologi birokrasi yang terkenal. Yang dimaksud dengan red tape dalam konteks birokrasi adalah…
- A. Praktik korupsi yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh pejabat birokrasi
- B. Prosedur administratif yang berlebihan dan membebani sehingga menghambat pelayanan publik
- C. Penggunaan wewenang jabatan untuk kepentingan pribadi secara ilegal
- D. Konflik kepentingan antara pejabat birokrasi dengan kelompok kepentingan tertentu
31. Seorang kepala dinas menghadapi konflik antara tuntutan efisiensi dan kebutuhan melibatkan banyak pihak dalam pengambilan keputusan. Kondisi ini mencerminkan tantangan kepemimpinan birokrasi yang berkaitan dengan…
- A. Lemahnya kompetensi teknis dalam bidang administrasi pemerintahan
- B. Ketidakmampuan memimpin rapat koordinasi secara efektif dan efisien
- C. Rendahnya motivasi bawahan dalam melaksanakan tugas organisasi
- D. Dilema antara nilai efisiensi dan nilai demokrasi dalam manajemen publik
32. Dalam konteks kepemimpinan birokrasi, gaya kepemimpinan transformasional lebih cocok diterapkan ketika organisasi membutuhkan…
- A. Perubahan mendasar dalam visi, budaya, dan cara kerja organisasi secara menyeluruh
- B. Pengelolaan rutinitas operasional yang stabil dan terprediksi setiap harinya
- C. Penegakan disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur yang sudah baku
- D. Pengendalian anggaran dan pengurangan pengeluaran dalam kondisi krisis fiskal
33. Kode etik pegawai negeri sipil berfungsi sebagai pedoman perilaku yang mengikat. Manfaat utama penerapan kode etik dalam birokrasi adalah…
- A. Membatasi kreativitas pegawai dalam mengembangkan inovasi pelayanan
- B. Menambah beban administratif yang harus ditanggung oleh setiap pegawai
- C. Memberikan standar perilaku yang jelas dan meningkatkan kepercayaan publik
- D. Menjamin karier pegawai yang patuh akan selalu meningkat lebih cepat
34. Kultur organisasi yang mendukung birokrasi berkinerja tinggi dicirikan oleh nilai-nilai tertentu. Nilai yang paling mencerminkan kultur birokrasi yang berorientasi pelayanan publik adalah…
- A. Kesetiaan mutlak kepada pimpinan di atas segalanya
- B. Komitmen terhadap kepentingan publik, integritas, dan profesionalisme
- C. Prioritas terhadap kepentingan golongan dan kelompok internal birokrasi
- D. Kepatuhan formal terhadap prosedur tanpa mempertimbangkan substansi pelayanan
35. Rendahnya kepercayaan publik terhadap birokrasi di Indonesia sering dikaitkan dengan berbagai faktor. Faktor yang paling berkontribusi pada rendahnya kepercayaan publik adalah…
- A. Tingginya standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah bagi masyarakat
- B. Kurangnya minat masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan pemerintahan
- C. Rendahnya tingkat pendidikan formal masyarakat dalam mengakses layanan publik
- D. Maraknya korupsi, pelayanan berbelit-belit, dan kurangnya transparansi birokrasi
36. Ombudsman merupakan salah satu lembaga pengawasan birokrasi yang penting. Fungsi utama Ombudsman dalam sistem pengawasan birokrasi adalah…
- A. Menerima dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas maladministrasi birokrasi
- B. Memeriksa laporan keuangan dan penggunaan anggaran lembaga pemerintahan
- C. Menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pejabat negara secara mendalam
- D. Memberikan sanksi pidana kepada aparatur yang terbukti melanggar hukum
37. Pengawasan internal birokrasi dilaksanakan oleh aparat pengawas intern pemerintah (APIP). Yang termasuk APIP di tingkat kementerian atau lembaga pemerintah pusat adalah…
- A. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang bersifat independen dari eksekutif
- B. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memiliki kewenangan penyidikan khusus
- C. Inspektorat Jenderal yang berada di bawah kementerian yang bersangkutan
- D. Dewan Perwakilan Rakyat yang menjalankan fungsi legislasi dan anggaran
38. Konsep governansi publik yang dikembangkan sejak dekade 1990-an lahir sebagai respons terhadap keterbatasan model administrasi publik klasik. Dorongan utama munculnya konsep governansi publik adalah…
- A. Keberhasilan model administrasi publik klasik dalam mengelola layanan sosial
- B. Ketidakmampuan negara sendirian dalam mengelola persoalan publik yang semakin kompleks
- C. Meningkatnya anggaran pemerintah yang tersedia untuk pembiayaan pembangunan
- D. Berkurangnya peran organisasi internasional dalam urusan tata kelola negara
39. Good governance mengharuskan adanya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Transparansi dalam good governance berarti…
- A. Seluruh informasi pemerintahan harus dipublikasikan tanpa pengecualian apapun
- B. Pemerintah berhak menyembunyikan informasi yang dianggap sensitif secara politis
- C. Hanya pejabat tertentu yang berhak mengakses informasi pengelolaan pemerintahan
- D. Informasi tentang kebijakan, anggaran, dan kinerja pemerintah tersedia dan dapat diakses publik
40. Reformasi birokrasi di Indonesia dilaksanakan melalui beberapa area perubahan. Area perubahan yang berfokus pada perbaikan sistem rekrutmen, promosi, dan pengembangan kompetensi aparatur adalah area…
- A. Penataan tatalaksana
- B. Penguatan akuntabilitas
- C. Penataan sistem manajemen sumber daya manusia aparatur
- D. Penguatan pengawasan internal
41. Analisis terhadap birokrasi di negara berkembang menunjukkan bahwa birokrasi warisan kolonial cenderung memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik birokrasi warisan kolonial yang paling menonjol adalah…
- A. Berorientasi pada pengendalian dan pengawasan rakyat, bukan pelayanan kepada publik
- B. Sangat responsif terhadap aspirasi rakyat dan kebutuhan masyarakat lokal
- C. Mengutamakan efisiensi dan profesionalisme dalam setiap aspek pelayanan
- D. Bersifat terbuka terhadap partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan
42. Dalam konteks perubahan sosial, birokrasi dapat berperan sebagai agen perubahan (agent of change). Peran birokrasi sebagai agen perubahan diwujudkan melalui…
- A. Mempertahankan status quo agar stabilitas sosial tetap terjaga sepenuhnya
- B. Menolak segala bentuk inovasi yang berpotensi mengganggu rutinitas organisasi
- C. Membatasi akses masyarakat terhadap informasi pembangunan yang sensitif
- D. Merumuskan dan melaksanakan kebijakan pembangunan yang mendorong kemajuan masyarakat
43. Prinsip akuntabilitas dalam good governance mengharuskan bahwa para pengambil keputusan harus bertanggung jawab kepada publik. Mekanisme akuntabilitas yang paling langsung dalam sistem demokrasi representatif adalah…
- A. Laporan kinerja tahunan yang disiapkan oleh unit internal birokrasi
- B. Pemilihan umum yang memberikan rakyat hak mengganti pemimpin yang tidak amanah
- C. Audit keuangan rutin yang dilakukan oleh kantor akuntan publik swasta
- D. Penilaian mandiri oleh komite etik yang dibentuk oleh lembaga itu sendiri
44. Implementasi e-government sebagai bagian dari reformasi birokrasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Manfaat utama penerapan e-government bagi masyarakat adalah…
- A. Meningkatkan pendapatan pegawai negeri sipil melalui sistem remunerasi berbasis digital
- B. Memperkuat kewenangan pejabat birokrasi dalam pengelolaan data masyarakat
- C. Memberikan kemudahan akses layanan, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan transparansi
- D. Mengurangi jumlah layanan publik yang perlu disediakan oleh pemerintah kepada warga
45. Konsep “birokrasi perwakilan” (representative bureaucracy) menyatakan bahwa komposisi pegawai birokrasi idealnya harus mencerminkan komposisi demografis masyarakat. Argumen utama yang mendukung konsep ini adalah…
- A. Birokrasi yang representatif akan lebih responsif terhadap kebutuhan seluruh kelompok masyarakat
- B. Birokrasi yang homogen lebih mudah dikoordinasikan dan lebih efisien dalam bekerja
- C. Komposisi demografis aparatur tidak berpengaruh terhadap kualitas kebijakan publik
- D. Keberagaman dalam birokrasi justru menimbulkan konflik yang menghambat produktivitas
46. Perbandingan antara birokrasi Weberian dengan birokrasi post-Weberian menunjukkan perbedaan dalam orientasi nilai. Birokrasi post-Weberian lebih menekankan pada…
- A. Kepatuhan ketat terhadap prosedur formal dan hierarki yang kaku
- B. Sentralisasi kewenangan dan pengambilan keputusan di tingkat puncak organisasi
- C. Peningkatan jumlah peraturan tertulis untuk setiap aspek pekerjaan birokrasi
- D. Fleksibilitas, orientasi hasil, dan responsivitas terhadap kebutuhan pelanggan layanan
47. Konsep trias politika dalam sistem pemerintahan demokratis memiliki relevansi dengan pengawasan birokrasi. Relevansi trias politika terhadap pengawasan birokrasi adalah…
- A. Trias politika menghilangkan kebutuhan akan lembaga pengawas independen dalam birokrasi
- B. Pemisahan kekuasaan menciptakan mekanisme saling mengawasi antarcabang pemerintahan
- C. Trias politika membatasi kewenangan birokrasi hanya pada fungsi teknis administratif
- D. Pemisahan kekuasaan menjamin bahwa birokrasi tidak perlu diawasi oleh publik
48. Sebuah kabupaten berhasil meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan dari 65 menjadi 88 dalam dua tahun. Keberhasilan ini paling tepat dikaitkan dengan implementasi prinsip good governance yaitu…
- A. Efisiensi anggaran yang berhasil memotong pengeluaran operasional secara signifikan
- B. Konsensus yang dicapai antara pemerintah daerah dengan kelompok kepentingan lokal
- C. Efektivitas dan responsivitas dalam memberikan layanan sesuai harapan masyarakat
- D. Kesetaraan dalam distribusi pejabat aparatur di seluruh kecamatan di kabupaten tersebut
49. Dalam kajian birokrasi dan governansi publik, konsep “whole-of-government” merujuk pada pendekatan yang menekankan…
- A. Koordinasi dan integrasi lintas kementerian serta lembaga pemerintah dalam menyelesaikan masalah publik
- B. Dominasi satu kementerian koordinator dalam mengendalikan seluruh kebijakan pemerintah
- C. Privatisasi seluruh layanan pemerintah kepada konsorsium perusahaan swasta nasional
- D. Pemisahan fungsi antar lembaga pemerintah agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan
50. Penilaian terhadap keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga dari dampaknya bagi masyarakat. Indikator yang paling tepat untuk mengukur keberhasilan reformasi birokrasi dari perspektif masyarakat adalah…
- A. Jumlah peraturan baru yang berhasil diterbitkan dalam satu periode pemerintahan
- B. Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program reformasi birokrasi nasional
- C. Jumlah pegawai negeri sipil yang mendapatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi
- D. Meningkatnya kepuasan, kepercayaan masyarakat, dan kemudahan akses layanan publik
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.