FSAB4104 — Corporate Governance
1. Hukum korporasi pada dasarnya mengatur hubungan antara berbagai pihak yang terlibat dalam suatu korporasi. Pihak yang TIDAK termasuk dalam ruang lingkup pengaturan hukum korporasi adalah…
- A. Pemegang saham dan manajemen perusahaan
- B. Konsumen akhir produk perusahaan secara individual
- C. Direksi dan dewan komisaris perusahaan
- D. Kreditor dan pemangku kepentingan internal
2. Korporasi diakui sebagai entitas hukum yang terpisah dari pemiliknya. Konsekuensi utama dari prinsip pemisahan ini bagi pemegang saham adalah…
- A. Pemegang saham hanya bertanggung jawab sebatas modal yang disetor
- B. Pemegang saham bertanggung jawab penuh atas seluruh utang korporasi
- C. Pemegang saham memiliki hak langsung atas aset korporasi
- D. Pemegang saham dapat mengelola operasional korporasi secara langsung
3. Peran sosial korporasi dalam masyarakat tercermin melalui hubungan korporasi dengan para pemangku kepentingannya. Yang dimaksud dengan pemangku kepentingan eksternal korporasi adalah…
- A. Dewan direksi dan manajemen puncak perusahaan
- B. Karyawan tetap dan karyawan kontrak perusahaan
- C. Masyarakat sekitar, pemerintah, dan lingkungan hidup
- D. Pemegang saham mayoritas dan minoritas perusahaan
4. Dalam teori keagenan (agency theory), hubungan keagenan muncul ketika satu pihak mendelegasikan wewenang kepada pihak lain. Dalam konteks korporasi, yang berperan sebagai prinsipal adalah…
- A. Direksi yang mengelola operasional perusahaan sehari-hari
- B. Manajer yang menerima wewenang dari dewan komisaris
- C. Auditor eksternal yang mengawasi laporan keuangan
- D. Pemegang saham yang mendelegasikan pengelolaan kepada manajemen
5. Agency problem atau masalah keagenan timbul karena adanya perbedaan kepentingan antara prinsipal dan agen. Salah satu bentuk konkret masalah keagenan dalam korporasi adalah…
- A. Pemegang saham menerima dividen yang lebih besar dari yang diharapkan
- B. Manajemen mengambil keputusan yang menguntungkan diri sendiri daripada pemegang saham
- C. Dewan komisaris menjalankan fungsi pengawasan secara efektif
- D. Korporasi membagikan laba secara transparan kepada seluruh pemegang saham
6. Kewajiban fiduciary dalam korporasi mengikat pihak tertentu untuk bertindak demi kepentingan terbaik korporasi. Pihak yang secara hukum memikul kewajiban fiduciary kepada korporasi adalah…
- A. Direksi dan komisaris korporasi
- B. Kreditur dan investor obligasi korporasi
- C. Auditor eksternal dan konsultan hukum independen
- D. Pemegang saham publik dan investor institusional
7. Teori kemitraan (stakeholder theory) berbeda dari teori keagenan dalam hal orientasi tanggung jawab korporasi. Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada…
- A. Teori keagenan menekankan kepentingan semua pemangku kepentingan, sedangkan teori kemitraan hanya pada pemegang saham
- B. Teori kemitraan mengabaikan peran pemegang saham dalam pengambilan keputusan korporasi
- C. Teori keagenan berfokus pada hubungan prinsipal-agen, sedangkan teori kemitraan memperluas tanggung jawab ke semua pemangku kepentingan
- D. Teori kemitraan hanya berlaku untuk perusahaan nirlaba dan koperasi
8. Tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance) bertumpu pada prinsip-prinsip dasar yang diakui secara internasional. Prinsip yang mewajibkan korporasi untuk mengungkapkan informasi material secara tepat waktu dan akurat kepada publik disebut prinsip…
- A. Akuntabilitas
- B. Responsibilitas
- C. Kemandirian
- D. Transparansi
9. Prinsip akuntabilitas dalam tata kelola korporasi mengharuskan adanya kejelasan fungsi, hak, kewajiban, dan wewenang setiap organ korporasi. Tujuan utama penerapan prinsip akuntabilitas ini adalah…
- A. Meningkatkan nilai saham korporasi di pasar modal dalam jangka pendek
- B. Menciptakan pengelolaan korporasi yang efektif dan dapat dipertanggungjawabkan
- C. Mempercepat proses pengambilan keputusan oleh dewan direksi
- D. Mengurangi jumlah pemangku kepentingan yang terlibat dalam korporasi
10. Implementasi tata kelola korporasi yang baik pada organisasi nirlaba memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan organisasi profit. Perbedaan utama implementasi GCG pada organisasi nirlaba terletak pada…
- A. Organisasi nirlaba tidak memerlukan mekanisme pengawasan internal
- B. Prinsip transparansi tidak berlaku bagi organisasi nirlaba
- C. Ukuran keberhasilan bukan profit finansial, melainkan pencapaian misi sosial
- D. Organisasi nirlaba tidak perlu mempertanggungjawabkan penggunaan dana kepada donatur
11. Fungsi tata kelola korporasi yang baik salah satunya adalah melindungi hak pemegang saham. Hak dasar pemegang saham yang dijamin oleh prinsip GCG menurut pedoman OECD adalah…
- A. Hak untuk mendapatkan informasi dan berpartisipasi dalam keputusan korporasi yang fundamental
- B. Hak untuk mengelola operasional perusahaan secara langsung tanpa perantara manajemen
- C. Hak untuk menetapkan besaran kompensasi bagi seluruh karyawan perusahaan
- D. Hak untuk mengakses seluruh dokumen rahasia dan strategi bisnis perusahaan
12. Kegagalan tata kelola korporasi sering kali disebabkan oleh lemahnya pengawasan dewan. Kasus kegagalan tata kelola yang ditandai dengan manipulasi laporan keuangan dan penipuan akuntansi mencerminkan kegagalan dalam dimensi…
- A. Perencanaan strategi jangka panjang perusahaan
- B. Pengelolaan sumber daya manusia korporasi
- C. Penentuan struktur modal dan kebijakan dividen
- D. Pengawasan integritas pelaporan keuangan korporasi
13. Etika bisnis dalam organisasi merupakan landasan penting tata kelola yang baik. Perilaku etis dalam bisnis pada dasarnya mensyaratkan bahwa keputusan bisnis harus…
- A. Semata-mata memaksimalkan keuntungan finansial pemegang saham
- B. Mempertimbangkan dampak terhadap seluruh pemangku kepentingan secara berimbang
- C. Mengikuti instruksi pemegang saham mayoritas tanpa pertimbangan lain
- D. Didelegasikan sepenuhnya kepada auditor eksternal sebagai pihak independen
14. Sebuah perusahaan besar menghadapi dilema ketika mengetahui bahwa produknya berpotensi merugikan konsumen meskipun masih legal secara hukum. Berdasarkan etika bisnis, tindakan yang paling tepat dilakukan manajemen adalah…
- A. Melanjutkan penjualan selama belum ada regulasi yang melarang produk tersebut
- B. Menunggu pesaing bertindak terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan
- C. Menarik atau memperbaiki produk demi melindungi konsumen sesuai tanggung jawab etis
- D. Mengalihkan tanggung jawab kepada distributor yang memasarkan produk tersebut
15. Evolusi struktur kepemilikan korporasi menunjukkan adanya pergeseran dari perusahaan tertutup ke perusahaan terbuka. Karakteristik utama perusahaan tertutup (closely held company) adalah…
- A. Saham dimiliki oleh sejumlah kecil pemegang saham dan tidak diperdagangkan di bursa
- B. Saham perusahaan telah terdaftar dan diperdagangkan secara bebas di bursa efek
- C. Perusahaan dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah dan tidak dapat diprivatisasi
- D. Kepemilikan saham tersebar merata di antara ribuan investor publik
16. Dispersi kepemilikan saham pada korporasi publik memiliki implikasi terhadap tata kelola perusahaan. Implikasi tata kelola yang paling signifikan dari kepemilikan saham yang tersebar luas adalah…
- A. Berkurangnya kebutuhan akan dewan komisaris sebagai organ pengawas
- B. Meningkatnya kemampuan pemegang saham untuk mempengaruhi keputusan manajemen
- C. Terkonsentrasinya kekuasaan pengambilan keputusan pada pemegang saham terbesar
- D. Meningkatnya potensi masalah keagenan antara pemegang saham dan manajemen
17. Kepemilikan saham oleh investor institusional seperti dana pensiun dan reksa dana memiliki pengaruh tertentu terhadap tata kelola korporasi. Pengaruh positif kepemilikan institusional terhadap GCG adalah…
- A. Mendorong manajemen untuk fokus pada keuntungan jangka pendek semata
- B. Mengurangi keterlibatan pemegang saham dalam RUPS tahunan perusahaan
- C. Meningkatkan pengawasan terhadap manajemen karena investor institusional memiliki sumber daya dan insentif untuk memantau kinerja
- D. Memperlemah posisi tawar dewan direksi dalam menghadapi tekanan eksternal
18. Dewan komisaris dalam sistem tata kelola korporasi Indonesia menjalankan fungsi pengawasan terhadap direksi. Salah satu tugas utama dewan komisaris berdasarkan ketentuan yang berlaku adalah…
- A. Mengelola operasional perusahaan sehari-hari secara langsung
- B. Mengawasi kebijakan pengurusan dan jalannya pengurusan perseroan oleh direksi
- C. Menetapkan harga jual produk dan strategi pemasaran perusahaan
- D. Melaksanakan audit keuangan perusahaan secara periodik dan independen
19. Komisaris independen merupakan salah satu pilar penting dalam tata kelola korporasi yang baik. Syarat utama seseorang dapat dikategorikan sebagai komisaris independen adalah…
- A. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham pengendali, direksi, atau komisaris lainnya
- B. Merupakan mantan direktur utama perusahaan yang berpengalaman minimal 10 tahun
- C. Dimiliki sahamnya di perusahaan minimal 5% dari total saham yang beredar
- D. Ditunjuk langsung oleh otoritas regulator pasar modal tanpa persetujuan RUPS
20. Dalam sistem two-tier board yang diterapkan di Indonesia, terdapat pemisahan yang tegas antara dua organ korporasi. Perbedaan utama antara sistem two-tier board dan one-tier board adalah…
- A. Sistem one-tier board memisahkan fungsi pengawasan dan pengelolaan ke dalam dua dewan terpisah
- B. Sistem two-tier board menggabungkan fungsi direksi dan komisaris dalam satu dewan tunggal
- C. Sistem one-tier board hanya digunakan di negara-negara berkembang dengan pasar modal kecil
- D. Sistem two-tier board memisahkan fungsi pengelolaan (direksi) dan pengawasan (komisaris) ke dalam dua dewan yang berbeda
21. Kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada satu pemegang saham pengendali dapat menimbulkan konflik kepentingan tertentu. Konflik yang paling umum terjadi dalam struktur kepemilikan terkonsentrasi adalah konflik antara…
- A. Direksi dengan auditor eksternal perusahaan
- B. Manajemen dengan dewan komisaris perusahaan
- C. Pemegang saham pengendali dengan pemegang saham minoritas
- D. Kreditur dengan pemegang saham mayoritas perusahaan
22. Tata kelola permodalan korporasi mencakup keputusan-keputusan penting yang diambil oleh dewan direksi. Keputusan permodalan yang secara langsung mempengaruhi komposisi kepemilikan saham perusahaan adalah…
- A. Keputusan untuk menetapkan batas kredit dari perbankan
- B. Keputusan untuk menerbitkan saham baru atau melakukan buyback saham
- C. Keputusan untuk meningkatkan anggaran operasional tahunan perusahaan
- D. Keputusan untuk mengubah nama dan identitas merek perusahaan
23. Pemegang saham memiliki peran penting dalam tata kelola permodalan korporasi melalui forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Persetujuan RUPS mutlak diperlukan untuk keputusan permodalan berupa…
- A. Keputusan operasional rutin yang dilakukan manajemen dalam batas anggaran
- B. Perubahan kebijakan pemasaran dan penetapan harga produk perusahaan
- C. Penunjukan auditor eksternal untuk keperluan audit laporan keuangan tahunan
- D. Perubahan modal dasar dan pengesahan laporan keuangan tahunan perusahaan
24. Keputusan dewan direksi dalam permodalan korporasi dipengaruhi oleh pertimbangan struktur modal optimal. Teori struktur modal yang menyatakan bahwa nilai perusahaan meningkat seiring penggunaan utang karena adanya manfaat pajak adalah…
- A. Trade-off theory
- B. Pecking order theory
- C. Market timing theory
- D. Signaling theory
25. Standar tata kelola korporasi yang baik mengacu pada pedoman yang ditetapkan oleh berbagai lembaga internasional. Pedoman GCG yang paling banyak dijadikan acuan oleh negara-negara di dunia dalam menyusun regulasi tata kelola korporasi adalah pedoman yang diterbitkan oleh…
- A. International Monetary Fund (IMF)
- B. World Economic Forum (WEF)
- C. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD)
- D. United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD)
26. Implementasi tata kelola korporasi di tingkat internasional memerlukan penyesuaian dengan standar global. Lembaga yang menetapkan standar akuntansi internasional yang digunakan sebagai bagian dari implementasi GCG global adalah…
- A. Financial Stability Board (FSB)
- B. International Accounting Standards Board (IASB)
- C. Basel Committee on Banking Supervision (BCBS)
- D. International Organization of Securities Commissions (IOSCO)
27. Standar tata kelola korporasi di Indonesia mengacu pada pedoman yang diterbitkan oleh lembaga berwenang. Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) bertugas untuk…
- A. Mengelola investasi pemerintah di perusahaan BUMN secara langsung
- B. Menetapkan suku bunga acuan untuk pasar modal Indonesia
- C. Mengaudit laporan keuangan seluruh perusahaan publik di Indonesia
- D. Merumuskan dan menyempurnakan pedoman GCG nasional serta mendorong penerapannya
28. Good Corporate Governance (GCG) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Penelitian empiris secara konsisten menunjukkan bahwa perusahaan dengan penerapan GCG yang baik cenderung memiliki…
- A. Biaya modal yang lebih rendah dan valuasi perusahaan yang lebih tinggi
- B. Tingkat utang yang lebih tinggi karena kepercayaan kreditur meningkat
- C. Jumlah karyawan yang lebih sedikit karena efisiensi operasional meningkat
- D. Dividen yang lebih rendah karena laba ditahan untuk reinvestasi internal
29. Manajemen risiko merupakan komponen integral dari tata kelola korporasi yang baik. Tahap pertama dalam proses manajemen risiko korporasi yang sistematis adalah…
- A. Mitigasi risiko melalui penerapan kontrol internal
- B. Pemantauan dan pelaporan risiko kepada dewan komisaris
- C. Identifikasi dan penilaian risiko yang dihadapi korporasi
- D. Penentuan toleransi risiko yang dapat diterima manajemen
30. Evaluasi kinerja korporasi dalam kerangka GCG tidak hanya menggunakan indikator keuangan. Pendekatan balanced scorecard dalam evaluasi kinerja korporasi melengkapi perspektif keuangan dengan perspektif…
- A. Perspektif hukum, regulasi, etika, dan kepatuhan
- B. Perspektif pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan
- C. Perspektif lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)
- D. Perspektif pemegang saham, kreditur, dan karyawan secara terpisah
31. Kegagalan tata kelola pada korporasi besar dapat menimbulkan dampak sistemik. Faktor internal utama yang paling sering menjadi penyebab kegagalan tata kelola korporasi adalah…
- A. Perubahan regulasi pemerintah yang tidak terduga dan mendadak
- B. Persaingan pasar yang semakin ketat dari kompetitor asing
- C. Fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak dapat dikendalikan manajemen
- D. Lemahnya pengawasan dewan dan konflik kepentingan yang tidak terkelola
32. Whistleblowing system merupakan salah satu mekanisme penting dalam mencegah dan mendeteksi kegagalan tata kelola. Fungsi utama whistleblowing system dalam konteks GCG adalah…
- A. Menggantikan fungsi audit internal dalam pemeriksaan laporan keuangan
- B. Memberikan insentif finansial kepada karyawan yang melaporkan pelanggaran
- C. Memberikan saluran aman bagi pihak internal untuk melaporkan pelanggaran tanpa takut pembalasan
- D. Menggantikan peran komite audit dalam pengawasan pelaporan keuangan
33. Peran dan fungsi tata kelola korporasi yang baik sangat penting dalam menciptakan nilai jangka panjang. Salah satu fungsi utama GCG yang berkaitan dengan perlindungan investor adalah…
- A. Mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan melindungi hak pemegang saham minoritas
- B. Memastikan korporasi selalu membagikan dividen tunai kepada seluruh pemegang saham
- C. Menjamin korporasi tidak pernah mengalami kerugian finansial dalam jangka pendek
- D. Memberikan hak kepada pemegang saham untuk mengelola operasional harian perusahaan
34. Komite audit merupakan organ pendukung dewan komisaris yang penting dalam tata kelola korporasi. Fungsi utama komite audit dalam kerangka GCG adalah…
- A. Menetapkan strategi bisnis perusahaan untuk periode 5 tahun ke depan
- B. Membantu dewan komisaris dalam mengawasi integritas pelaporan keuangan dan pengendalian internal
- C. Mengelola portofolio investasi keuangan perusahaan secara langsung
- D. Mewakili kepentingan pemegang saham dalam setiap rapat direksi perusahaan
35. Prinsip kesetaraan (fairness) dalam GCG mewajibkan perlakuan yang adil terhadap semua pemegang saham. Pelanggaran terhadap prinsip kesetaraan yang paling sering terjadi dalam praktik adalah…
- A. Pembayaran dividen yang sama nominalnya kepada seluruh pemegang saham
- B. Pelaksanaan RUPS yang dihadiri oleh seluruh pemegang saham secara proporsional
- C. Pengungkapan informasi material kepada regulator secara berkala dan tepat waktu
- D. Insider trading dan pemberian informasi eksklusif kepada pihak tertentu sebelum diumumkan ke publik
36. Kode etik (code of conduct) perusahaan merupakan instrumen penting dalam membangun budaya tata kelola yang baik. Karakteristik kode etik perusahaan yang efektif adalah…
- A. Hanya berlaku bagi manajemen puncak dan tidak mengikat karyawan operasional
- B. Disusun secara sepihak oleh dewan direksi tanpa konsultasi dengan pemangku kepentingan
- C. Berlaku universal bagi seluruh insan korporasi dan disertai mekanisme penegakan yang jelas
- D. Bersifat aspirasional tanpa sanksi untuk menjaga suasana kerja yang kondusif
37. Suatu perusahaan manufaktur besar baru saja go public. Setelah IPO, diketahui bahwa terdapat 40% saham dipegang oleh pendiri, 35% oleh investor institusional, dan 25% oleh publik. Berdasarkan struktur kepemilikan ini, risiko tata kelola yang paling relevan adalah…
- A. Potensi pemegang saham pendiri menggunakan kendalinya untuk mengambil keputusan yang tidak sejalan dengan kepentingan pemegang saham publik
- B. Risiko bahwa investor institusional akan menjual seluruh sahamnya dalam waktu singkat
- C. Risiko bahwa pemegang saham publik akan mengambil alih kendali dari pendiri perusahaan
- D. Potensi kelebihan likuiditas yang menyebabkan manajemen terlalu agresif dalam ekspansi
38. Prinsip responsibilitas dalam GCG mewajibkan korporasi untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Bentuk nyata penerapan prinsip responsibilitas dalam operasional korporasi adalah…
- A. Melaporkan kinerja keuangan secara kuartalan kepada otoritas pasar modal
- B. Mempertahankan posisi pasar dominan melalui strategi penetapan harga yang kompetitif
- C. Memaksimalkan efisiensi produksi untuk meningkatkan margin keuntungan perusahaan
- D. Menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan dan mematuhi regulasi lingkungan hidup
39. Sebuah perusahaan publik mengangkat mantan direktur keuangannya sebagai komisaris independen segera setelah masa jabatan direktur tersebut berakhir. Tindakan ini bermasalah dari perspektif GCG karena…
- A. Mantan direktur tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi komisaris independen
- B. Independensi komisaris tersebut diragukan karena hubungan sebelumnya dengan manajemen
- C. Jabatan rangkap antara direksi dan komisaris tidak diizinkan oleh hukum perseroan
- D. Mantan direksi tidak dapat menjadi bagian dari dewan komisaris berdasarkan ketentuan OECD
40. Dalam evaluasi kinerja korporasi berbasis GCG, indikator kinerja kunci (KPI) yang mencerminkan dimensi tata kelola (governance) adalah…
- A. Tingkat pertumbuhan penjualan dan pangsa pasar perusahaan
- B. Return on equity dan earnings per share perusahaan
- C. Tingkat kehadiran komisaris independen dalam rapat dewan dan skor penilaian GCG
- D. Tingkat kepuasan pelanggan dan net promoter score perusahaan
41. Analisis perbandingan kasus kegagalan korporasi seperti Enron dan WorldCom mengungkapkan pola kegagalan tata kelola yang serupa. Persamaan utama dari kedua kasus tersebut dalam perspektif GCG adalah…
- A. Kegagalan fungsi pengawasan dewan dan keterlibatan auditor dalam manipulasi informasi keuangan
- B. Kegagalan yang disebabkan oleh faktor eksternal seperti krisis ekonomi global
- C. Keduanya merupakan perusahaan di sektor keuangan yang mengalami risiko kredit sistemik
- D. Kegagalan yang semata-mata disebabkan oleh persaingan bisnis yang tidak sehat
42. Tata kelola korporasi pada perusahaan keluarga menghadapi tantangan unik dibandingkan perusahaan publik. Tantangan tata kelola yang paling khas pada perusahaan keluarga adalah…
- A. Kesulitan dalam memperoleh pendanaan dari pasar modal publik
- B. Keharusan untuk melaporkan kinerja keuangan kepada regulator setiap kuartal
- C. Tingginya biaya keagenan akibat kepemilikan yang tersebar luas
- D. Pencampuran kepentingan keluarga dengan kepentingan bisnis yang berpotensi merugikan pemegang saham lain
43. Konsep stewardship theory menawarkan pandangan yang berbeda dari teori keagenan mengenai motivasi manajemen korporasi. Asumsi inti stewardship theory tentang perilaku manajer adalah…
- A. Manajer pada dasarnya selalu oportunistik dan mengutamakan kepentingan pribadi
- B. Manajer bertindak sebagai pelindung aset korporasi dan secara intrinsik termotivasi untuk mencapai kinerja terbaik
- C. Manajer hanya akan bekerja optimal jika diberi insentif finansial yang kompetitif
- D. Manajer tidak perlu diawasi karena mekanisme pasar sudah cukup efisien
44. Penerapan GCG yang baik memberikan manfaat bagi berbagai pemangku kepentingan. Manfaat penerapan GCG yang paling dirasakan oleh investor asing adalah…
- A. Jaminan bahwa perusahaan selalu menghasilkan return di atas rata-rata pasar
- B. Kemudahan dalam mengakuisisi saham pengendali perusahaan target
- C. Kepastian bahwa investasi mereka dikelola secara transparan dan terlindungi dari penyalahgunaan
- D. Hak untuk menunjuk direksi perusahaan secara langsung tanpa melalui RUPS
45. Korporasi sebagai entitas bisnis memiliki tanggung jawab ganda, yaitu sebagai entitas ekonomi sekaligus entitas sosial. Tanggung jawab korporasi sebagai entitas sosial tercermin dalam…
- A. Kewajiban korporasi untuk memperhatikan dampak operasinya terhadap masyarakat dan lingkungan
- B. Kewajiban korporasi untuk memaksimalkan nilai pemegang saham dalam setiap kuartal
- C. Kewajiban korporasi untuk mempekerjakan hanya tenaga ahli bersertifikasi internasional
- D. Kewajiban korporasi untuk terdaftar di bursa efek internasional
46. Dewan direksi memiliki tanggung jawab strategis dalam tata kelola permodalan korporasi. Keputusan dewan direksi yang paling berpengaruh terhadap nilai perusahaan dari perspektif permodalan adalah…
- A. Keputusan mengenai desain logo dan identitas merek perusahaan
- B. Keputusan mengenai lokasi pendirian kantor cabang baru di daerah
- C. Keputusan mengenai sistem teknologi informasi yang digunakan perusahaan
- D. Keputusan mengenai kebijakan dividen dan perubahan struktur modal perusahaan
47. Transparansi informasi merupakan pondasi kepercayaan antara korporasi dan pemangku kepentingannya. Pengungkapan yang tidak memadai atas transaksi pihak berelasi (related party transactions) merupakan pelanggaran terhadap prinsip GCG berupa…
- A. Pelanggaran prinsip responsibilitas terhadap regulasi perburuhan
- B. Pelanggaran prinsip kemandirian dalam pengambilan keputusan dewan
- C. Pelanggaran prinsip transparansi dan kesetaraan informasi antar pemegang saham
- D. Pelanggaran prinsip akuntabilitas dalam pelaporan kinerja operasional
48. Dalam kerangka GCG, struktur dewan yang efektif memerlukan keberagaman komposisi anggotanya. Keberagaman dewan (board diversity) yang paling terbukti berkontribusi pada kualitas pengawasan adalah keberagaman dalam hal…
- A. Kesamaan latar belakang pendidikan dan universitas asal anggota dewan
- B. Kompetensi, pengalaman industri, dan independensi anggota dewan
- C. Kedekatan relasi antara anggota dewan dengan manajemen perusahaan
- D. Keseragaman pandangan strategis anggota dewan untuk mempercepat pengambilan keputusan
49. Implementasi GCG yang komprehensif memerlukan dukungan dari seluruh lapisan organisasi. Peran manajemen menengah dalam mendukung implementasi GCG perusahaan adalah…
- A. Merancang dan menetapkan kebijakan GCG tingkat korporat secara mandiri
- B. Mengevaluasi dan menilai kinerja dewan komisaris secara berkala
- C. Mengawasi kepatuhan auditor eksternal terhadap standar profesi
- D. Menerjemahkan kebijakan GCG ke dalam prosedur operasional dan memastikan kepatuhannya di tingkat unit kerja
50. Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) merupakan perkembangan terkini dalam kerangka tata kelola korporasi. Hubungan antara ESG dan GCG yang paling tepat adalah…
- A. ESG merupakan perluasan GCG yang mengintegrasikan dimensi lingkungan dan sosial sebagai bagian dari tata kelola yang bertanggung jawab
- B. ESG dan GCG adalah dua kerangka yang sepenuhnya berbeda dan tidak saling berkaitan
- C. GCG merupakan bagian kecil dari kerangka ESG yang lebih komprehensif dan menggantikannya
- D. ESG hanya relevan bagi perusahaan di sektor industri berat dan tidak berlaku untuk sektor jasa
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.