ESPA4110 — Pengantar Ekonomi Makro

Manajemen 100 soal

1. Seorang mahasiswa memiliki uang Rp500.000 dan harus memilih antara membeli buku teks ekonomi atau berlangganan platform belajar online. Ia memutuskan membeli buku teks. Konsep ekonomi yang paling tepat menggambarkan nilai dari platform belajar online yang tidak jadi dipilih adalah…

  • A. Biaya eksplisit
  • B. Biaya akuntansi
  • C. Biaya peluang
  • D. Biaya marjinal
Jawaban: C. Biaya peluang adalah nilai alternatif terbaik yang dikorbankan ketika membuat suatu pilihan. Dalam kasus ini, platform belajar online merupakan alternatif yang dikorbankan sehingga nilainya menjadi biaya peluang.

2. Kelangkaan dalam ilmu ekonomi terjadi karena…

  • A. Sumber daya terbatas sedangkan kebutuhan manusia tidak terbatas
  • B. Sumber daya tidak terbatas sedangkan kebutuhan manusia terbatas
  • C. Distribusi sumber daya yang tidak merata antar wilayah
  • D. Ketidakmampuan manusia mengelola sumber daya secara efisien
Jawaban: A. Kelangkaan adalah kondisi fundamental dalam ekonomi di mana sumber daya bersifat terbatas sementara kebutuhan manusia tidak terbatas, sehingga memaksa individu dan masyarakat membuat pilihan.

3. Prinsip ekonomi mendorong pengambilan keputusan yang rasional dengan cara…

  • A. Memaksimalkan manfaat tanpa memperhitungkan biaya
  • B. Membandingkan manfaat marjinal dan biaya marjinal
  • C. Meminimalkan biaya tanpa memperhitungkan manfaat
  • D. Memilih alternatif dengan biaya total paling rendah
Jawaban: B. Prinsip ekonomi merupakan kerangka berpikir yang membandingkan manfaat marjinal tambahan yang diperoleh terhadap biaya marjinal yang dikeluarkan untuk mencapai keputusan optimal.

4. PT Maju Jaya mengeluarkan biaya sebesar Rp50 juta untuk membayar gaji karyawan bulan ini. Dalam konteks pengambilan keputusan, biaya tersebut termasuk…

  • A. Biaya peluang karena terkait pengorbanan alternatif
  • B. Biaya marjinal karena hanya mencakup satu bulan
  • C. Biaya akuntansi yang tercatat dalam laporan keuangan
  • D. Biaya peluang yang tidak tercatat secara eksplisit
Jawaban: C. Biaya akuntansi adalah pengeluaran aktual yang tercatat dalam pembukuan perusahaan, seperti gaji karyawan, sewa, dan pembelian bahan baku. Berbeda dengan biaya peluang yang tidak selalu tercatat secara eksplisit.

5. Seorang pengusaha menghadapi pilihan melanjutkan usaha dengan laba Rp100 juta per tahun atau bekerja di perusahaan lain dengan gaji Rp120 juta per tahun. Biaya peluang jika ia tetap melanjutkan usahanya sendiri adalah…

  • A. Rp120 juta per tahun
  • B. Rp100 juta per tahun
  • C. Rp20 juta per tahun
  • D. Rp220 juta per tahun
Jawaban: A. Biaya peluang adalah nilai alternatif terbaik yang dikorbankan. Jika pengusaha tetap menjalankan usahanya, ia mengorbankan gaji Rp120 juta yang bisa diperoleh dari bekerja di perusahaan lain.

6. Seorang ekonom menyatakan bahwa "kenaikan upah minimum akan meningkatkan tingkat pengangguran di kalangan pekerja muda". Pernyataan ini tergolong sebagai…

  • A. Pernyataan normatif karena melibatkan nilai keadilan
  • B. Pernyataan positif karena dapat diuji kebenarannya
  • C. Pernyataan normatif karena bersifat preskriptif
  • D. Pernyataan positif karena menggunakan data historis
Jawaban: B. Pernyataan positif bersifat deskriptif dan dapat diuji kebenarannya melalui data empiris. Pernyataan tentang hubungan kenaikan upah minimum dan pengangguran dapat diverifikasi atau difalsifikasi dengan penelitian.

7. Perhatikan kutipan berikut: "Pemerintah seharusnya menurunkan tarif pajak penghasilan agar masyarakat memiliki daya beli lebih tinggi." Kutipan ini merupakan contoh…

  • A. Pernyataan normatif yang mengandung penilaian nilai
  • B. Model ekonomi yang menyederhanakan realitas
  • C. Pernyataan positif yang dapat diuji secara statistik
  • D. Hipotesis ekonomi yang memerlukan pembuktian
Jawaban: A. Pernyataan normatif mengandung kata "seharusnya" yang menunjukkan penilaian subjektif tentang bagaimana dunia seharusnya. Pernyataan ini tidak dapat diuji benar atau salah secara objektif.

8. Model ekonomi digunakan oleh para ekonom untuk…

  • A. Menggantikan realitas ekonomi yang terlalu kompleks
  • B. Menyederhanakan realitas untuk memahami fenomena ekonomi
  • C. Menetapkan kebijakan pemerintah secara langsung
  • D. Menghilangkan asumsi-asumsi dalam analisis ekonomi
Jawaban: B. Model ekonomi adalah penyederhanaan realitas yang membantu ekonom fokus pada variabel-variabel penting untuk memahami dan memprediksi fenomena ekonomi tanpa harus menghadapi kompleksitas penuh dunia nyata.

9. Seorang peneliti mengamati bahwa "setiap kenaikan harga BBM selalu diikuti oleh penurunan jumlah kendaraan pribadi di jalan raya". Ini merupakan contoh…

  • A. Pernyataan normatif yang menyarankan kebijakan
  • B. Model ekonomi yang memprediksi perilaku konsumen
  • C. Pernyataan positif yang mendeskripsikan hubungan sebab-akibat
  • D. Teori ekonomi yang telah terbukti kebenarannya
Jawaban: C. Pernyataan tersebut mendeskripsikan hubungan sebab-akibat yang diamati secara empiris tanpa memberikan penilaian baik atau buruk, sehingga termasuk pernyataan positif yang dapat diuji.

10. Perbedaan utama antara ekonomi mikro dan ekonomi makro terletak pada…

  • A. Jenis data yang digunakan dalam analisis
  • B. Metodologi penelitian yang diterapkan
  • C. Periode waktu yang menjadi fokus kajian
  • D. Tingkat agregasi atau cakupan unit analisisnya
Jawaban: D. Ekonomi mikro menganalisis perilaku unit ekonomi individual seperti rumah tangga dan perusahaan, sedangkan ekonomi makro menganalisis perekonomian secara agregat atau keseluruhan.

11. Dalam menghitung PDB dengan pendekatan pengeluaran, seorang analis menjumlahkan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar Rp500 triliun, investasi Rp300 triliun, belanja pemerintah Rp200 triliun, ekspor Rp150 triliun, dan impor Rp100 triliun. Nilai PDB berdasarkan pendekatan tersebut adalah…

  • A. Rp950 triliun
  • B. Rp1.150 triliun
  • C. Rp1.250 triliun
  • D. Rp1.050 triliun
Jawaban: D. Pendekatan pengeluaran menghitung PDB = C + I + G + X – M = 500 + 300 + 200 + 150 – 100 = Rp1.050 triliun. Komponen ekspor neto adalah ekspor dikurangi impor.

12. Sebuah pabrik tekstil membeli benang senilai Rp20 miliar untuk memproduksi kain yang dijual seharga Rp50 miliar. Dalam perhitungan PDB, nilai yang dicatat adalah…

  • A. Rp20 miliar sebagai nilai barang antara
  • B. Rp50 miliar sebagai nilai barang jadi
  • C. Rp70 miliar sebagai total nilai produksi
  • D. Rp30 miliar sebagai nilai tambah
Jawaban: B. PDB hanya menghitung nilai barang dan jasa akhir untuk menghindari penghitungan ganda. Kain senilai Rp50 miliar adalah barang akhir, sedangkan benang merupakan barang antara yang nilainya sudah tercakup dalam harga kain.

13. Pendekatan pendapatan dalam menghitung PDB menjumlahkan seluruh…

  • A. Pengeluaran konsumsi, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor neto
  • B. Harga pasar dari seluruh barang dan jasa akhir
  • C. Nilai tambah yang dihasilkan oleh setiap sektor produksi
  • D. Upah tenaga kerja, sewa, bunga modal, dan laba pengusaha
Jawaban: D. Pendekatan pendapatan menghitung PDB dengan menjumlahkan seluruh balas jasa faktor produksi yaitu upah untuk tenaga kerja, sewa untuk tanah, bunga untuk modal, dan laba untuk kewirausahaan.

14. Perhatikan data ekonomi Negara X (dalam triliun rupiah): konsumsi rumah tangga 850, investasi 420, belanja pemerintah 310, ekspor 280, impor 195, pendapatan warga negara di luar negeri 65, dan pendapatan warga asing di dalam negeri 40. Berdasarkan pendekatan pengeluaran, PDB Negara X adalah…

  • A. Rp1.640 triliun
  • B. Rp1.690 triliun
  • C. Rp1.715 triliun
  • D. Rp1.665 triliun
Jawaban: D. PDB pendekatan pengeluaran = C + I + G + (X – M) = 850 + 420 + 310 + (280 – 195) = 1.665. Pendapatan warga di luar negeri dan warga asing di dalam negeri tidak mempengaruhi PDB melainkan PNB.

15. Yang membedakan barang antara dengan barang akhir dalam konteks PDB adalah…

  • A. Jenis bahan baku yang digunakan dalam produksi
  • B. Nilai nominal barang tersebut di pasar
  • C. Tujuan penggunaan barang dalam proses produksi
  • D. Sektor industri yang menghasilkan barang tersebut
Jawaban: C. Barang antara digunakan sebagai input untuk memproduksi barang lain dan nilainya belum final, sedangkan barang akhir langsung digunakan oleh konsumen akhir tanpa diproses lebih lanjut. Perbedaan ini mencegah penghitungan ganda.

16. Jika PDB nominal suatu negara pada tahun 2023 adalah Rp3.000 triliun dan PDB riil tahun yang sama dengan tahun dasar 2018 adalah Rp2.500 triliun, maka deflator PDB tahun 2023 adalah…

  • A. 120
  • B. 100
  • C. 80
  • D. 150
Jawaban: A. Deflator PDB = (PDB Nominal / PDB Riil) x 100 = (3.000 / 2.500) x 100 = 120. Angka ini menunjukkan tingkat harga agregat tahun 2023 naik 20% dibandingkan tahun dasar 2018.

17. Suatu negara mencatat PDB nominal tahun 2022 sebesar Rp4.500 triliun dan tahun 2023 sebesar Rp5.100 triliun. Jika deflator PDB tahun 2022 adalah 100 dan tahun 2023 adalah 108, maka PDB riil tahun 2023 adalah…

  • A. Rp4.722,22 triliun
  • B. Rp4.200,00 triliun
  • C. Rp5.508,00 triliun
  • D. Rp4.500,00 triliun
Jawaban: A. PDB riil tahun 2023 = (PDB nominal 2023 / Deflator 2023) x 100 = (5.100 / 108) x 100 = Rp4.722,22 triliun. PDB riil mengeliminasi pengaruh inflasi sehingga mencerminkan perubahan kuantitas produksi sebenarnya.

18. Seorang ekonom ingin membandingkan output riil antarwaktu tanpa dipengaruhi perubahan harga. Indikator yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. PDB riil dengan harga tahun dasar tertentu
  • B. PDB nominal yang disesuaikan dengan inflasi
  • C. deflator PDB dibagi seratus
  • D. selisih PDB nominal dan penyusutan
Jawaban: A. PDB riil mengukur output menggunakan harga konstan tahun dasar sehingga perubahan nilainya murni mencerminkan perubahan kuantitas produksi, bukan perubahan harga.

19. Seorang analis membandingkan PDB nominal dua tahun berturut-turut dan menemukan kenaikan 8%, namun setelah memperhitungkan perubahan harga, kenaikan output riil hanya 2%…

  • A. Deflator PDB pada periode tersebut meningkat sekitar 6%
  • B. Deflator PDB pada periode tersebut menurun sekitar 6%
  • C. Deflator PDB pada periode tersebut meningkat sekitar 10%
  • D. Deflator PDB pada periode tersebut menurun sekitar 10%
Jawaban: A. Deflator PDB menghubungkan PDB nominal dan riil melalui rumus PDB Nominal = PDB Riil × (Deflator PDB / 100). Perubahan persentase PDB nominal kira-kira sama dengan perubahan persentase PDB riil ditambah perubahan persentase deflator PDB. Dengan kenaikan PDB nominal 8% dan kenaikan PDB riil 2%, maka deflator PDB meningkat sekitar 6% (8% – 2%), yang menunjukkan tingkat inflasi yang terjadi.

20. Suatu negara mencatat PDB nominal yang tumbuh 10% sementara deflator PDB naik 6% pada periode yang sama. Pertumbuhan PDB riil negara tersebut kira-kira sebesar…

  • A. 16%
  • B. 6%
  • C. 10%
  • D. 4%
Jawaban: D. Pertumbuhan PDB riil mendekati selisih antara pertumbuhan PDB nominal dan kenaikan deflator, yaitu 10% – 6% = 4%.

21. Produk Nasional Bruto berbeda dengan Produk Domestik Bruto karena PNB memperhitungkan…

  • A. hanya barang dan jasa akhir yang diproduksi di dalam negeri
  • B. pendapatan warga negara di luar negeri dan mengurangi pendapatan asing di dalam negeri
  • C. nilai tambah seluruh sektor industri tanpa pengecualian
  • D. seluruh transaksi barang antara yang terjadi dalam rantai produksi domestik
Jawaban: B. PNB menghitung nilai produksi berdasarkan kewarganegaraan, yaitu mencakup pendapatan warga negara di luar negeri dan mengurangkan pendapatan warga asing di dalam negeri.

22. Setelah menghitung Pendapatan Nasional Neto, seorang analis menyadari bahwa indikator ini diperoleh dengan mengurangkan komponen tertentu dari PNB. Komponen yang dikurangkan tersebut adalah…

  • A. penyusutan barang modal
  • B. pembayaran transfer pemerintah
  • C. pajak tidak langsung neto
  • D. pendapatan bunga neto dari luar negeri
Jawaban: A. Pendapatan Nasional Neto dihitung dari PNB dikurangi penyusutan, sehingga mencerminkan pendapatan yang tersedia tanpa mengurangi stok kapital produktif.

23. Negara X memiliki PNB sebesar Rp6.000 triliun dan jumlah penduduk 250 juta jiwa. Angka pendapatan per kapita yang dihasilkan lebih tepat ditafsirkan sebagai…

  • A. tingkat kesejahteraan absolut setiap individu di negara tersebut
  • B. ukuran pasti pemerataan distribusi pendapatan nasional
  • C. indikator kasar rata-rata pendapatan yang tersedia per penduduk
  • D. total konsumsi dan tabungan rumah tangga secara agregat
Jawaban: C. Pendapatan per kapita hanya menunjukkan rata-rata aritmetik tanpa mencerminkan distribusi sehingga bersifat indikator kasar, bukan ukuran kesejahteraan sebenarnya.

24. Seorang peneliti ingin mengetahui seberapa besar kemampuan ekonomi suatu negara yang benar-benar berasal dari warga negaranya sendiri. Data yang paling sesuai adalah…

  • A. PNB dengan memperhitungkan pendapatan neto dari luar negeri
  • B. PNB setelah dikurangi penyusutan barang modal
  • C. PDB nominal dikurangi pendapatan asing di dalam negeri
  • D. PDB riil ditambah ekspor neto
Jawaban: A. PNB menangkap nilai produksi yang dihasilkan warga negara baik di dalam maupun luar negeri setelah dikurangi pendapatan asing di dalam negeri, tepat menggambarkan kapasitas warga negara.

25. Ibu Siti menerima bonus tahunan sebesar Rp24 juta dan memutuskan menambah konsumsi bulanannya sebesar Rp1,2 juta per bulan. Kecenderungan mengkonsumsi marjinal Ibu Siti dari bonus tersebut adalah…

  • A. 0,05
  • B. 0,60
  • C. 0,50
  • D. 0,15
Jawaban: B. Total tambahan konsumsi setahun = 1,2 juta x 12 = 14,4 juta. MPC = 14,4 juta / 24 juta = 0,60, artinya 60% tambahan pendapatan dibelanjakan.

26. Fungsi konsumsi dalam pemikiran Keynes menekankan bahwa determinan utama pengeluaran konsumsi rumah tangga adalah…

  • A. tingkat suku bunga riil dan ekspektasi inflasi
  • B. kekayaan bersih dan nilai aset properti
  • C. distribusi pendapatan dan tingkat pajak
  • D. pendapatan disposabel saat ini
Jawaban: D. Keynes menempatkan pendapatan disposabel sebagai faktor dominan yang menentukan besarnya konsumsi rumah tangga dalam jangka pendek.

27. Ketika pendapatan disposabel suatu negara meningkat, bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi akan membentuk…

  • A. investasi perusahaan dalam negeri
  • B. defisit anggaran pemerintah
  • C. impor barang konsumsi
  • D. tabungan nasional
Jawaban: D. Dalam identitas makro, selisih antara pendapatan disposabel dan konsumsi merupakan tabungan nasional.

28. Bapak Budi memiliki pendapatan disposabel Rp15 juta per bulan dengan konsumsi Rp12 juta. Ketika pendapatannya naik menjadi Rp20 juta, konsumsinya menjadi Rp15,5 juta. Kecenderungan mengkonsumsi rata-rata pada tingkat pendapatan baru adalah…

  • A. 0,700
  • B. 0,800
  • C. 0,775
  • D. 0,825
Jawaban: C. Kecenderungan mengkonsumsi rata-rata = total konsumsi / total pendapatan disposabel = 15,5 juta / 20 juta = 0,775.

29. PT Karya Nusantara mengeluarkan dana untuk membeli mesin produksi baru dan membangun pabrik tambahan. Dalam perhitungan pendapatan nasional, pengeluaran ini dikategorikan sebagai…

  • A. investasi karena menambah stok barang modal produktif
  • B. tabungan perusahaan yang dicadangkan untuk ekspansi
  • C. konsumsi pemerintah karena berkontribusi pada output nasional
  • D. ekspor neto karena mesin dibeli dari produsen domestik
Jawaban: A. Investasi mencakup pengeluaran untuk barang modal baru seperti mesin dan bangunan pabrik yang digunakan dalam proses produksi masa depan.

30. Peran utama intermediasi keuangan dalam perekonomian adalah…

  • A. menentukan suku bunga acuan untuk seluruh sektor perbankan
  • B. mengawasi investasi asing langsung yang masuk ke pasar modal
  • C. menerbitkan obligasi pemerintah untuk membiayai defisit anggaran
  • D. mengumpulkan dana dari pihak surplus dan menyalurkannya ke pihak defisit
Jawaban: D. Lembaga intermediasi keuangan, seperti bank, menjembatani penabung dan peminjam dengan menghimpun simpanan dan menyalurkannya sebagai kredit.

31. Efisiensi marjinal kapital dalam teori Keynes menggambarkan hubungan antara…

  • A. jumlah uang beredar dan tingkat inflasi
  • B. konsumsi agregat dan pendapatan nasional
  • C. tingkat pengembalian yang diharapkan dari investasi dan suku bunga
  • D. tabungan pemerintah dan defisit fiskal
Jawaban: C. Konsep ini membandingkan ekspektasi imbal hasil suatu proyek investasi dengan biaya pinjaman sehingga menjadi acuan keputusan investasi oleh pengusaha.

32. Seorang investor mempertimbangkan membangun pabrik baru yang diperkirakan menghasilkan tingkat pengembalian internal 8% per tahun. Jika suku bunga riil di pasar adalah 9%, keputusan rasional yang sebaiknya diambil investor tersebut adalah…

  • A. tetap membangun karena ekspektasi inflasi akan menurunkan suku bunga
  • B. menunda investasi hingga efisiensi marjinal kapital melampaui suku bunga
  • C. mencari dana dari luar negeri dengan suku bunga lebih rendah
  • D. membangun dengan skala lebih kecil agar pengembalian meningkat
Jawaban: B. Investasi layak jika tingkat pengembalian melebihi biaya dana. Karena 8% < 9%, proyek belum menguntungkan sehingga lebih baik ditunda sampai kondisinya membaik.

33. Di pasar dana pinjaman, pihak yang menawarkan dana terutama berasal dari…

  • A. pemerintah yang menjalankan kebijakan fiskal ekspansif
  • B. rumah tangga yang menabung sebagian pendapatannya
  • C. bank sentral melalui operasi pasar terbuka
  • D. perusahaan yang menerbitkan obligasi korporasi
Jawaban: B. Tabungan rumah tangga merupakan sumber utama penawaran dana pinjaman karena mereka menyisihkan pendapatan yang tidak dikonsumsi untuk disalurkan ke pihak yang membutuhkan dana.

34. Pemerintah meningkatkan belanja infrastruktur yang dibiayai melalui penerbitan obligasi negara. Di pasar dana pinjaman, kebijakan ini akan mendorong…

  • A. penurunan permintaan dana pinjaman dan kenaikan suku bunga
  • B. peningkatan penawaran dana pinjaman dan penurunan suku bunga
  • C. peningkatan permintaan dana pinjaman dan kenaikan suku bunga
  • D. penurunan baik permintaan maupun penawaran dana pinjaman
Jawaban: C. Penerbitan obligasi negara menambah permintaan dana pinjaman oleh pemerintah. Dengan penawaran dana tetap, kelebihan permintaan mendorong kenaikan suku bunga ekuilibrium.

35. Di pasar dana pinjaman, kurva penawaran dana pinjaman memiliki kemiringan positif karena…

  • A. semakin rendah suku bunga riil, semakin kecil permintaan pemerintah
  • B. semakin tinggi suku bunga riil, semakin banyak permintaan investasi
  • C. semakin rendah suku bunga riil, semakin besar dana yang tersedia
  • D. semakin tinggi suku bunga riil, semakin besar insentif untuk menabung
Jawaban: D. Kurva penawaran dana pinjaman berslope positif karena suku bunga riil yang lebih tinggi menarik lebih banyak tabungan dari rumah tangga, sehingga dana yang ditawarkan meningkat.

36. Ketika pemerintah memberlakukan insentif pajak untuk tabungan, kurva penawaran dana pinjaman bergeser ke kanan. Dampak pada ekuilibrium pasar dana pinjaman adalah…

  • A. suku bunga riil naik dan jumlah dana pinjaman menurun
  • B. suku bunga riil tetap dan jumlah dana pinjaman tetap
  • C. suku bunga riil turun dan jumlah dana pinjaman meningkat
  • D. suku bunga riil naik dan jumlah dana pinjaman tetap
Jawaban: C. Pergeseran penawaran ke kanan menciptakan surplus dana pada suku bunga lama, mendorong suku bunga riil turun. Dengan suku bunga lebih rendah, kuantitas dana yang dipinjam justru meningkat karena permintaan bergerak sepanjang kurva.

37. Permintaan agregat merepresentasikan total pengeluaran yang direncanakan dalam perekonomian pada berbagai tingkat harga. Komponen yang termasuk dalam perhitungan permintaan agregat adalah…

  • A. konsumsi, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor neto
  • B. konsumsi, investasi, transfer pemerintah, dan ekspor neto
  • C. konsumsi, tabungan, belanja pemerintah, dan ekspor neto
  • D. konsumsi, tabungan, investasi, dan impor
Jawaban: A. Permintaan agregat dihitung dengan menjumlahkan konsumsi rumah tangga, investasi perusahaan, belanja pemerintah, dan ekspor neto (ekspor dikurangi impor). Tabungan dan transfer bukan komponen langsung permintaan agregat.

38. Efek kekayaan dalam konteks kurva permintaan agregat menjelaskan bahwa ketika tingkat harga umum turun…

  • A. suku bunga naik sehingga tabungan bertambah
  • B. nilai nominal aset finansial meningkat sehingga investasi bertambah
  • C. daya beli riil aset finansial meningkat sehingga konsumsi bertambah
  • D. pendapatan nominal meningkat sehingga ekspor neto bertambah
Jawaban: C. Efek kekayaan atau Pigou menyatakan bahwa penurunan tingkat harga meningkatkan nilai riil kekayaan yang dipegang masyarakat, sehingga mereka merasa lebih kaya dan meningkatkan pengeluaran konsumsi.

39. Bank sentral menaikkan jumlah uang beredar secara signifikan. Dalam kerangka analisis permintaan agregat, kebijakan ini akan menggeser kurva permintaan agregat ke kanan terutama melalui…

  • A. efek suku bunga karena suku bunga turun dan mendorong investasi
  • B. efek kekayaan karena nilai aset riil meningkat
  • C. efek nilai tukar karena mata uang terapresiasi
  • D. efek substitusi karena konsumen beralih ke barang domestik
Jawaban: A. Penambahan jumlah uang beredar menurunkan suku bunga, yang selanjutnya mendorong pengeluaran investasi dan konsumsi barang tahan lama. Inilah mekanisme efek suku bunga Keynes yang menggeser kurva AD.

40. PT Sentosa Makmur memiliki portofolio obligasi senilai Rp5 miliar. Ketika tingkat harga umum naik 10%, nilai riil obligasi tersebut turun. Akibatnya perusahaan mengurangi pembelian mesin baru. Fenomena ini paling tepat dijelaskan oleh…

  • A. efek substitusi internasional
  • B. efek kekayaan
  • C. efek suku bunga
  • D. efek ekspektasi inflasi
Jawaban: B. Kenaikan tingkat harga menurunkan daya beli riil aset finansial perusahaan. Akibat penurunan kekayaan riil ini, perusahaan mengurangi pengeluaran investasi. Ini merupakan ilustrasi efek kekayaan pada kurva AD.

41. Jika kecenderungan mengkonsumsi marjinal suatu negara adalah 0,75, maka angka pengganda pengeluaran pemerintah adalah…

  • A. 2
  • B. 0,75
  • C. 1,33
  • D. 4
Jawaban: D. Angka pengganda dihitung dengan rumus 1/(1-MPC). Dengan MPC = 0,75, maka pengganda = 1/(1-0,75) = 1/0,25 = 4. Ini berarti setiap kenaikan Rp1 pengeluaran otonom meningkatkan output ekuilibrium sebesar Rp4.

42. Pemerintah meningkatkan belanja infrastruktur sebesar Rp200 triliun. Jika kecenderungan mengkonsumsi marjinal adalah 0,8 dan tidak ada pajak maupun perdagangan luar negeri, total peningkatan pendapatan nasional yang terjadi melalui efek pengganda adalah…

  • A. Rp200 triliun
  • B. Rp500 triliun
  • C. Rp1.600 triliun
  • D. Rp1.000 triliun
Jawaban: D. Pengganda = 1/(1-0,8) = 5. Total peningkatan pendapatan = pengganda × kenaikan pengeluaran otonom = 5 × Rp200 triliun = Rp1.000 triliun.

43. Pengeluaran otonom merupakan komponen pengeluaran yang tidak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan nasional. Contoh pengeluaran otonom dalam perekonomian adalah…

  • A. konsumsi rumah tangga yang bergantung pada pendapatan
  • B. tabungan masyarakat yang meningkat saat pendapatan naik
  • C. investasi yang dipengaruhi oleh suku bunga dan ekspektasi
  • D. impor barang konsumsi yang naik seiring pertumbuhan ekonomi
Jawaban: C. Investasi tergolong pengeluaran otonom karena besarannya ditentukan oleh ekspektasi dan suku bunga, bukan oleh pendapatan nasional saat ini. Sebaliknya, konsumsi dan impor bersifat terinduksi karena bergantung pada pendapatan.

44. Dalam model angka pengganda, kebocoran yang memperkecil efek pengganda mencakup…

  • A. tabungan, pajak, dan impor
  • B. konsumsi dan investasi
  • C. ekspor dan belanja pemerintah
  • D. transfer pemerintah dan subsidi
Jawaban: A. Tabungan, pajak, dan impor adalah kebocoran dari aliran sirkuler pendapatan. Setiap tambahan pendapatan yang bocor ke tabungan, pajak, atau impor tidak dibelanjakan kembali di pasar domestik, sehingga memperkecil efek pengganda.

45. Uang berfungsi sebagai satuan hitung ketika…

  • A. seseorang menyimpan uangnya di bank untuk keperluan masa depan
  • B. sebuah toko menetapkan harga sepatu sebesar Rp350.000 per pasang
  • C. seorang pembeli menggunakan uang tunai untuk membayar makanan
  • D. bank sentral mencetak uang kertas baru untuk menggantikan uang lama
Jawaban: B. Fungsi satuan hitung adalah ketika uang digunakan sebagai standar ukuran nilai untuk menetapkan harga barang. Menetapkan harga sepatu Rp350.000 menunjukkan uang sebagai satuan hitung, bukan sebagai alat tukar atau penyimpan nilai.

46. Sepanjang sejarah, berbagai benda pernah digunakan sebagai uang. Kerang, garam, dan emas termasuk kategori uang komoditas karena…

  • A. diterbitkan oleh pemerintah dan tidak memiliki nilai intrinsik
  • B. hanya berlaku sebagai alat pembayaran yang sah berdasarkan undang-undang
  • C. memiliki nilai intrinsik dan dapat digunakan untuk keperluan lain selain sebagai alat tukar
  • D. berupa simpanan di bank yang dapat ditarik setiap saat
Jawaban: C. Uang komoditas memiliki nilai intrinsik di luar fungsinya sebagai alat tukar. Emas dapat dijadikan perhiasan, garam untuk pengawet makanan, dan kerang untuk dekorasi. Ini membedakannya dari uang fiat yang nilainya berasal dari ketetapan pemerintah.

47. Ibu Rina menyimpan Rp100 juta dalam bentuk deposito berjangka 12 bulan meskipun suku bunga deposito lebih rendah dibandingkan obligasi. Tindakan Ibu Rina mencerminkan fungsi uang sebagai…

  • A. penyimpan nilai
  • B. satuan hitung
  • C. alat tukar
  • D. standar pembayaran tunda
Jawaban: A. Dengan menyimpan uang di deposito, Ibu Rina mentransfer daya belinya dari masa kini ke masa depan. Ini merupakan fungsi penyimpan nilai, di mana uang menjadi sarana untuk menunda konsumsi.

48. Menurut teori preferensi likuiditas Keynes, seseorang memegang uang tunai untuk berjaga-jaga menghadapi pengeluaran tak terduga seperti biaya rumah sakit. Motif ini disebut…

  • A. motif transaksi
  • B. motif berjaga-jaga
  • C. motif spekulasi
  • D. motif pendapatan
Jawaban: B. Motif berjaga-jaga muncul karena adanya ketidakpastian pengeluaran masa depan. Uang tunai dipegang sebagai cadangan untuk menghadapi kebutuhan mendadak, berbeda dengan motif transaksi yang untuk pengeluaran rutin dan motif spekulasi yang untuk mencari keuntungan dari perubahan suku bunga.

49. Ketika suku bunga obligasi pemerintah naik dari 5% menjadi 7%, permintaan uang untuk motif spekulasi diperkirakan akan…

  • A. meningkat karena masyarakat menjual obligasi untuk memegang uang tunai
  • B. menurun karena masyarakat membeli obligasi untuk memperoleh imbal hasil lebih tinggi
  • C. tetap karena permintaan uang hanya bergantung pada pendapatan nasional
  • D. meningkat karena harga obligasi naik
Jawaban: B. Motif spekulasi berkaitan dengan pilihan antara memegang uang tunai dan obligasi. Saat suku bunga naik, obligasi menjadi lebih menarik sehingga masyarakat mengurangi saldo uang tunai untuk membeli obligasi. Permintaan uang spekulatif turun.

50. Pak Anton menerima gaji bulanan Rp15 juta dan rutin menyisihkan Rp3 juta dalam bentuk uang tunai untuk belanja harian, transportasi, dan tagihan rutin lainnya. Berdasarkan teori Keynes, motif permintaan uang yang mendasari tindakan Pak Anton adalah…

  • A. motif akumulasi
  • B. motif berjaga-jaga
  • C. motif spekulasi
  • D. motif transaksi
Jawaban: D. Motif transaksi adalah alasan memegang uang untuk memfasilitasi pembelian barang dan jasa sehari-hari. Menyisihkan uang tunai untuk belanja harian dan tagihan rutin mencerminkan kebutuhan akan alat tukar dalam transaksi reguler.

51. Bank Indonesia memutuskan menurunkan Giro Wajib Minimum dari 7,5% menjadi 5% untuk mendorong penyaluran kredit perbankan. Kebijakan ini ditempuh karena perekonomian sedang menghadapi risiko perlambatan pertumbuhan. Dampak paling langsung dari penurunan GWM terhadap jumlah uang beredar adalah…

  • A. jumlah uang beredar tetap karena penurunan GWM hanya bersifat administratif
  • B. jumlah uang beredar berkurang karena cadangan wajib bank umum di bank sentral bertambah
  • C. jumlah uang beredar bertambah karena kapasitas bank umum menyalurkan kredit meningkat
  • D. jumlah uang beredar berkurang karena suku bunga kredit naik secara otomatis
Jawaban: C. GWM adalah persentase simpanan yang wajib dicadangkan di bank sentral. Penurunan GWM berarti bank umum memiliki lebih banyak dana menganggur yang dapat disalurkan sebagai kredit, sehingga likuiditas dan jumlah uang beredar bertambah.

52. Selama pandemi, Bank Indonesia secara agresif membeli Surat Berharga Negara di pasar sekunder melalui operasi pasar terbuka. Tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan moneter ekspansif yang bertujuan…

  • A. mengurangi jumlah uang beredar untuk mengendalikan inflasi
  • B. menambah cadangan devisa dengan menjual obligasi pemerintah
  • C. menaikkan nilai tukar rupiah melalui aliran modal masuk
  • D. menambah likuiditas di sistem perbankan dan menurunkan suku bunga
Jawaban: D. Pembelian SBN oleh bank sentral dalam operasi pasar terbuka menyuntikkan likuiditas ke perbankan, meningkatkan jumlah uang beredar, dan menekan suku bunga turun. Ini adalah mekanisme standar kebijakan moneter ekspansif.

53. Seorang analis mengamati bahwa dalam dua kuartal terakhir jumlah uang beredar di negara X turun drastis. Sementara itu, inflasi tetap tinggi. Bank sentral menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga. Instrumen kebijakan moneter yang paling tepat untuk menurunkan inflasi tanpa menambah jumlah uang beredar adalah…

  • A. menjual obligasi pemerintah melalui operasi pasar terbuka
  • B. menurunkan giro wajib minimum untuk memperketat likuiditas
  • C. membeli obligasi pemerintah dari bank umum
  • D. menurunkan suku bunga acuan
Jawaban: A. Menjual obligasi pemerintah akan menyerap kelebihan likuiditas dari perbankan, mengurangi jumlah uang beredar, dan membantu menekan inflasi. Instrumen ini tidak menambah jumlah uang beredar, melainkan menguranginya.

54. Berbeda dengan kebijakan moneter ekspansif yang menambah jumlah uang beredar, kebijakan moneter kontraktif dilakukan bank sentral melalui…

  • A. peningkatan giro wajib minimum dan penjualan obligasi pemerintah
  • B. penurunan suku bunga acuan dan pembelian obligasi pemerintah
  • C. penurunan giro wajib minimum dan pembelian valuta asing
  • D. peningkatan belanja pemerintah dan pemotongan pajak
Jawaban: A. Kebijakan moneter kontraktif bertujuan mengurangi jumlah uang beredar, dilakukan dengan menaikkan GWM (memperketat likuiditas bank) dan menjual obligasi (menyerap uang dari masyarakat). Penurunan suku bunga dan pembelian obligasi adalah ciri kebijakan ekspansif.

55. Fungsi alokasi pemerintah mencakup penyediaan barang publik karena mekanisme pasar gagal menyediakannya secara efisien. Contoh penerapan fungsi alokasi adalah…

  • A. memberikan subsidi BBM agar harga terjangkau seluruh lapisan masyarakat
  • B. menaikkan tarif pajak penghasilan untuk kelompok berpendapatan tinggi
  • C. membangun jaringan jalan tol dan jembatan antarprovinsi
  • D. menurunkan suku bunga acuan untuk mendorong investasi swasta
Jawaban: C. Fungsi alokasi berkaitan dengan penyediaan barang publik yang tidak dapat disediakan swasta secara memadai. Pembangunan jalan tol dan jembatan merupakan contoh penyediaan infrastruktur publik yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

56. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana untuk program pelatihan keterampilan bagi masyarakat berpendapatan rendah agar dapat memasuki pasar kerja yang lebih produktif. Kebijakan ini paling tepat dikategorikan sebagai…

  • A. fungsi alokasi karena menyediakan barang publik
  • B. fungsi stabilisasi karena menjaga tingkat pengangguran
  • C. fungsi distribusi karena meredistribusikan kesempatan dan pendapatan
  • D. kebijakan fiskal kontraktif karena menggunakan dana subsidi
Jawaban: C. Fungsi distribusi bertujuan mengurangi ketimpangan melalui redistribusi pendapatan atau peningkatan akses. Program pelatihan bagi kelompok berpendapatan rendah merupakan upaya meningkatkan kapasitas mereka sehingga dapat memperoleh pendapatan lebih baik.

57. Perbedaan utama antara barang publik dan barang privat terletak pada karakteristik…

  • A. barang publik disediakan pemerintah, barang privat disediakan swasta
  • B. barang publik bersifat nontivalry dan nonekskludabel, barang privat bersifat rival dan ekskludabel
  • C. barang publik gratis, barang privat berbayar
  • D. barang publik hanya berupa infrastruktur, barang privat berupa kebutuhan pokok
Jawaban: B. Kriteria utama pembeda adalah rivalry (penggunaan mengurangi ketersediaan bagi orang lain) dan ekskludabilitas (dapat mencegah orang yang tidak membayar). Barang publik tidak rival dan tidak ekskludabel, sedangkan barang privat rival dan ekskludabel.

58. Fungsi stabilisasi pemerintah dalam ekonomi makro bertujuan untuk…

  • A. menyediakan barang dan jasa yang tidak disediakan pasar
  • B. menjaga kestabilan harga, kesempatan kerja, dan pertumbuhan ekonomi
  • C. mendistribusikan kembali pendapatan dari kelompok kaya ke miskin
  • D. menetapkan regulasi yang melindungi konsumen dari praktik monopoli
Jawaban: B. Fungsi stabilisasi berfokus pada pengelolaan variabel ekonomi makro agar tetap stabil: menjaga inflasi rendah, mendorong kesempatan kerja penuh, dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

59. Ketika perekonomian memasuki masa resesi dan tingkat pengangguran meningkat, kebijakan fiskal ekspansif yang dapat ditempuh pemerintah adalah…

  • A. meningkatkan belanja pemerintah dan menurunkan tarif pajak
  • B. menurunkan belanja pemerintah dan menaikkan giro wajib minimum
  • C. menaikkan tarif pajak dan mengurangi belanja infrastruktur
  • D. menjual obligasi pemerintah dan menaikkan suku bunga acuan
Jawaban: A. Kebijakan fiskal ekspansif merangsang permintaan agregat melalui peningkatan belanja pemerintah (injeksi langsung) dan penurunan pajak (meningkatkan pendapatan disposabel masyarakat) untuk melawan resesi.

60. Seorang ekonom menyarankan agar pemerintah menurunkan pengeluaran rutin dan menaikkan tarif PPN ketika inflasi sudah mencapai 8% dan melampaui target. Saran ini mencerminkan…

  • A. kebijakan fiskal ekspansif dengan kontraksi moneter
  • B. stabilisator otomatis melalui perubahan penerimaan pajak
  • C. kebijakan fiskal kontraktif untuk meredam tekanan permintaan agregat
  • D. kebijakan moneter kontraktif melalui pengendalian fiskal
Jawaban: C. Penurunan belanja dan peningkatan pajak adalah instrumen kebijakan fiskal kontraktif, bertujuan mengurangi tekanan permintaan agregat yang mendorong inflasi. Ini kebalikan dari kebijakan fiskal ekspansif yang digunakan saat resesi.

61. Stabilisator otomatis berbeda dari kebijakan fiskal diskresioner karena stabilisator otomatis…

  • A. memerlukan persetujuan DPR setiap kali akan diimplementasikan
  • B. terbangun dalam sistem pajak dan transfer sehingga merespons siklus bisnis tanpa tindakan baru
  • C. bekerja menambah defisit anggaran pada fase ekspansi ekonomi
  • D. hanya efektif dalam jangka panjang dan membutuhkan perubahan undang-undang
Jawaban: B. Stabilisator otomatis adalah mekanisme fiskal bawaan seperti pajak progresif dan tunjangan pengangguran yang secara otomatis menstabilkan perekonomian: penerimaan pajak turun saat resesi dan naik saat ekspansi, tanpa perlu kebijakan baru.

62. Pemerintah Negara X menetapkan kebijakan insentif pajak bagi industri manufaktur berorientasi ekspor untuk mendorong pertumbuhan sektor tersebut. Dalam kerangka kebijakan fiskal, langkah ini tergolong…

  • A. kebijakan fiskal ekspansif sisi penawaran melalui penurunan pajak sektoral
  • B. stabilisator otomatis karena merespons kinerja ekspor
  • C. kebijakan fiskal kontraktif karena mengurangi penerimaan negara
  • D. kebijakan moneter ekspansif yang dilakukan melalui jalur fiskal
Jawaban: A. Insentif pajak sektoral adalah bentuk kebijakan fiskal ekspansif yang bekerja dari sisi penawaran, bertujuan merangsang produksi dan investasi di sektor tertentu. Meskipun mengurangi penerimaan pajak jangka pendek, tujuannya mendorong pertumbuhan ekonomi.

63. Ketika total pengeluaran pemerintah dalam APBN mencapai Rp3.200 triliun sementara total penerimaan negara hanya Rp2.800 triliun, kondisi yang terjadi adalah…

  • A. surplus anggaran sebesar Rp400 triliun
  • B. keseimbangan primer negatif Rp400 triliun
  • C. utang pemerintah bertambah Rp400 triliun
  • D. defisit anggaran sebesar Rp400 triliun
Jawaban: D. Defisit anggaran terjadi ketika pengeluaran pemerintah melebihi penerimaan dalam satu periode anggaran. Dalam kasus ini, selisih Rp400 triliun menunjukkan besaran defisit. Utang pemerintah baru terbentuk dari akumulasi defisit yang dibiayai melalui pinjaman.

64. Perbedaan mendasar antara defisit anggaran dan utang pemerintah adalah…

  • A. defisit anggaran merupakan selisih tahun berjalan, sedangkan utang pemerintah adalah akumulasi defisit masa lalu yang belum dilunasi
  • B. defisit anggaran hanya terjadi di negara berkembang, utang pemerintah terjadi di semua negara
  • C. defisit anggaran selalu lebih besar nilainya dibandingkan utang pemerintah
  • D. defisit anggaran diukur dalam persentase PDB, utang pemerintah diukur dalam nilai nominal
Jawaban: A. Defisit adalah konsep aliran yang mengukur selisih negatif antara penerimaan dan pengeluaran dalam satu periode. Utang pemerintah adalah konsep stok yang merupakan akumulasi defisit-defisit sebelumnya yang belum dilunasi.

65. Pak Rahman, seorang PNS golongan III, mengamati bahwa gaji bulanannya dipotong pajak penghasilan. Ia juga menikmati jalan raya mulus dan penerangan jalan umum di kotanya. Keterkaitan antara potongan pajak Pak Rahman dan fasilitas publik yang dinikmatinya paling tepat dijelaskan oleh fungsi…

  • A. regulasi, karena pajak mengatur perilaku masyarakat
  • B. distribusi, karena pajak meredistribusikan pendapatan
  • C. stabilisasi, karena pajak menjaga stabilitas makro
  • D. alokasi, karena pajak digunakan menyediakan barang publik
Jawaban: D. Fungsi alokasi berkaitan dengan penggunaan sumber daya untuk menyediakan barang publik yang tidak disediakan pasar. Pajak yang dibayar warga menjadi sumber pembiayaan penyediaan infrastruktur publik seperti jalan dan penerangan.

66. APBN Indonesia mencatat penerimaan perpajakan yang lebih rendah dari target di tengah perlambatan ekonomi, sementara belanja untuk subsidi energi dan bantuan sosial justru meningkat. Kondisi ini menyebabkan defisit anggaran melebar. Penjelasan yang paling tepat atas fenomena tersebut adalah…

  • A. kegagalan kebijakan fiskal diskresioner dalam mengelola anggaran
  • B. stabilisator otomatis bekerja: penerimaan pajak turun dan belanja transfer naik saat ekonomi melambat
  • C. kebijakan moneter ekspansif yang menyebabkan penerimaan pajak turun
  • D. peningkatan utang pemerintah yang tidak terkendali
Jawaban: B. Dalam pelambatan ekonomi, stabilisator otomatis bekerja: basis pajak menyusut sehingga penerimaan turun, sementara kebutuhan belanja subsidi dan jaring pengaman sosial meningkat. Ini memperlebar defisit secara otomatis, bukan semata-mata akibat kebijakan diskresioner.

67. Penerintah berencana membiayai defisit APBN tahun depan melalui penerbitan obligasi negara di pasar domestik. Konsekuensi paling langsung dari pembiayaan defisit dengan cara ini terhadap posisi utang pemerintah adalah…

  • A. utang pemerintah berkurang karena obligasi merupakan aset negara
  • B. utang pemerintah beralih dari domestik menjadi luar negeri
  • C. utang pemerintah tetap karena obligasi adalah instrumen moneter, bukan fiskal
  • D. utang pemerintah bertambah karena obligasi menambah stok kewajiban yang harus dilunasi di masa depan
Jawaban: D. Penerbitan obligasi untuk menutup defisit berarti pemerintah meminjam dana dari masyarakat dengan janji pengembalian di masa depan. Setiap penerbitan obligasi baru menambah stok utang pemerintah, terlepas dari sumber pembiayaannya di pasar domestik atau internasional.

68. Kurva penawaran agregat jangka pendek memiliki kemiringan positif karena dalam jangka pendek terdapat kekakuan pada upah nominal atau harga input lainnya. Implikasi dari bentuk kurva ini adalah…

  • A. kenaikan tingkat harga akan menurunkan jumlah output yang ditawarkan
  • B. jumlah output yang ditawarkan meningkat ketika tingkat harga naik
  • C. perubahan tingkat harga tidak memengaruhi output jangka pendek
  • D. output selalu berada pada tingkat potensial tanpa terpengaruh harga
Jawaban: B. Kemiringan positif berarti hubungan searah antara tingkat harga dan output. Ketika harga naik sementara upah nominal kaku, laba per unit meningkat sehingga perusahaan memperbesar output.

69. Perekonomian sedang berada pada tingkat output potensial. Jika terjadi kemajuan teknologi yang signifikan secara tiba-tiba, pergeseran yang terjadi pada kurva penawaran agregat jangka pendek dan jangka panjang adalah…

  • A. hanya kurva jangka pendek yang bergeser ke kiri
  • B. kedua kurva bergeser ke kanan secara bersamaan
  • C. kurva jangka pendek bergeser ke kanan, jangka panjang tetap
  • D. kurva jangka panjang bergeser ke kanan, jangka pendek tetap
Jawaban: B. Kemajuan teknologi meningkatkan produktivitas dan kapasitas produksi. Penawaran agregat jangka pendek maupun jangka panjang sama-sama bergeser ke kanan karena output potensial meningkat dan biaya produksi per unit turun.

70. Pemerintah menaikkan subsidi energi yang menyebabkan biaya produksi di banyak sektor industri menurun secara signifikan. Dalam kerangka penawaran agregat, dampak kebijakan ini adalah…

  • A. kurva penawaran agregat jangka pendek bergeser ke kanan
  • B. terjadi pergerakan sepanjang kurva penawaran agregat jangka pendek
  • C. kurva penawaran agregat jangka pendek bergeser ke kiri
  • D. kurva penawaran agregat jangka panjang bergeser ke kiri
Jawaban: A. Penurunan biaya produksi termasuk determinan yang menggeser kurva penawaran agregat jangka pendek ke kanan karena laba per unit meningkat sehingga perusahaan bersedia menawarkan lebih banyak output pada setiap tingkat harga.

71. Perbedaan paling mendasar antara kurva penawaran agregat jangka pendek dan jangka panjang terletak pada asumsi tentang…

  • A. tingkat konsumsi rumah tangga dan investasi perusahaan
  • B. peran pemerintah dalam mengintervensi pasar barang
  • C. fleksibilitas harga dan upah dalam merespons perubahan ekonomi
  • D. jumlah uang beredar yang dikendalikan oleh bank sentral
Jawaban: C. Jangka pendek mengasumsikan harga dan upah bersifat kaku, sedangkan jangka panjang mengasumsikan harga dan upah sepenuhnya fleksibel. Perbedaan asumsi inilah yang menghasilkan kurva vertikal pada jangka panjang dan miring positif pada jangka pendek.

72. Suatu negara mencatat pertumbuhan PDB riil sebesar 6% selama tiga tahun berturut-turut tanpa disertai peningkatan signifikan pada jumlah tenaga kerja maupun stok modal. Sumber utama pertumbuhan ini kemungkinan besar berasal dari…

  • A. akumulasi modal melalui utang luar negeri
  • B. penambahan jam kerja dari tenaga kerja yang ada
  • C. peningkatan produktivitas total faktor produksi
  • D. peningkatan konsumsi rumah tangga secara besar-besaran
Jawaban: C. Jika jumlah input (tenaga kerja dan modal) relatif tetap namun output meningkat, pertumbuhan didorong oleh peningkatan produktivitas total faktor produksi yang mencerminkan kemajuan teknologi, efisiensi, atau perbaikan kualitas input.

73. Output potensial suatu perekonomian ditentukan terutama oleh…

  • A. tingkat permintaan agregat dalam jangka pendek
  • B. jumlah uang beredar dan kecepatan perputaran uang
  • C. besaran ekspor neto dan nilai tukar mata uang
  • D. stok faktor produksi dan tingkat teknologi yang tersedia
Jawaban: D. Output potensial mencerminkan kapasitas produksi maksimum perekonomian ketika semua sumber daya digunakan secara penuh. Determinannya adalah kuantitas dan kualitas faktor produksi serta teknologi yang tersedia.

74. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi merupakan dua konsep yang berbeda. Pertumbuhan ekonomi lebih menekankan pada…

  • A. perbaikan distribusi pendapatan dan pengentasan kemiskinan
  • B. transformasi struktural dari sektor pertanian ke industri jasa
  • C. peningkatan kapasitas produksi barang dan jasa secara kuantitatif
  • D. perubahan kelembagaan dan tata nilai dalam masyarakat
Jawaban: C. Pertumbuhan ekonomi berfokus pada peningkatan output dan kapasitas produksi secara kuantitatif, sedangkan pembangunan ekonomi mencakup dimensi yang lebih luas meliputi perubahan struktural, kelembagaan, dan kualitas hidup.

75. Negara X memiliki PDB riil tahun 2022 sebesar Rp8.000 triliun dan tahun 2023 sebesar Rp8.400 triliun. Sementara itu, PDB riil tahun 2021 adalah Rp7.500 triliun. Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 dan rata-rata pertumbuhan selama dua tahun terakhir secara berurutan adalah…

  • A. 5% dan 5,8%
  • B. 5% dan 6,0%
  • C. 5,3% dan 5,8%
  • D. 5,3% dan 6,0%
Jawaban: A. Pertumbuhan 2023 = (8.400 – 8.000)/8.000 × 100% = 5%. Rata-rata dua tahun: [(8.400/7.500)^(1/2) – 1] × 100% ≈ 5,8%. Konsep ini mengukur kecepatan peningkatan kapasitas produksi dari waktu ke waktu.

76. Indeks Harga Konsumen pada Januari 2023 tercatat 110 dan pada Januari 2024 tercatat 114,4. Seorang ekonom menyimpulkan bahwa inflasi tahunan sebesar 4% telah menggerus daya beli masyarakat. Keranjang barang yang digunakan dalam perhitungan IHK mencerminkan…

  • A. seluruh barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian
  • B. barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga tipikal
  • C. hanya barang modal dan bahan baku industri manufaktur
  • D. komoditas ekspor dan impor utama suatu negara
Jawaban: B. IHK mengukur perubahan harga dari sekelompok barang dan jasa yang secara tipikal dibeli oleh konsumen rumah tangga, berbeda dengan deflator PDB yang mencakup semua barang dan jasa yang diproduksi domestik.

77. Ketika perekonomian mengalami deflasi yang berkepanjangan, salah satu dampak negatif yang dikhawatirkan adalah…

  • A. harga aset meningkat tajam menciptakan gelembung spekulatif
  • B. konsumen menunda pembelian karena mengharapkan harga lebih rendah di masa depan
  • C. nilai riil utang menurun sehingga meringankan beban debitur
  • D. upah nominal naik lebih cepat daripada produktivitas tenaga kerja
Jawaban: B. Deflasi mendorong ekspektasi penurunan harga lebih lanjut sehingga konsumen menunda konsumsi dan perusahaan menunda investasi. Hal ini memperlemah permintaan agregat dan dapat memperdalam kontraksi ekonomi.

78. Perbedaan utama antara Indeks Harga Konsumen dan deflator PDB sebagai pengukur inflasi adalah…

  • A. IHK mencakup barang impor yang dikonsumsi sedangkan deflator PDB hanya mencakup barang domestik
  • B. IHK menggunakan tahun dasar tetap sedangkan deflator PDB menggunakan tahun dasar berubah
  • C. deflator PDB mengukur harga barang konsumsi sedangkan IHK mengukur harga semua barang
  • D. IHK dihitung secara bulanan sedangkan deflator PDB dihitung secara harian
Jawaban: A. IHK mencakup harga barang dan jasa yang dibeli konsumen termasuk barang impor, sedangkan deflator PDB hanya mencakup harga barang dan jasa yang diproduksi di dalam negeri. Perbedaan cakupan ini membuat keduanya dapat menunjukkan angka inflasi yang berbeda.

79. Bank Indonesia menetapkan target inflasi tahunan sebesar 3% plus minus 1% sebagai jangkar kebijakan moneter. Jika inflasi aktual melonjak menjadi 7%, daya beli masyarakat yang paling terpengaruh adalah kelompok…

  • A. pengusaha eksportir yang memperoleh pendapatan dalam valuta asing
  • B. debitur dengan pinjaman bersuku bunga mengambang
  • C. investor yang memiliki portofolio saham di pasar modal
  • D. pekerja dengan pendapatan tetap yang tidak disesuaikan terhadap inflasi
Jawaban: D. Inflasi yang tinggi menggerus nilai riil pendapatan. Kelompok dengan pendapatan tetap paling rentan karena pendapatan nominal mereka tidak meningkat seiring kenaikan harga, berbeda dengan pengusaha atau investor yang dapat menyesuaikan harga jual atau memperoleh imbal hasil yang mengikuti inflasi.

80. Di sebuah kota industri, ribuan pekerja kehilangan pekerjaan karena pabrik tempat mereka bekerja tutup akibat menurunnya pesanan ekspor selama resesi global. Karakteristik utama pengangguran yang mereka alami adalah…

  • A. bersifat jangka pendek karena pekerja menunggu pekerjaan baru yang sesuai keterampilannya
  • B. disebabkan oleh ketidakcocokan antara keterampilan pekerja dan kebutuhan pasar kerja
  • C. berkaitan langsung dengan siklus bisnis dan penurunan permintaan agregat
  • D. terjadi secara musiman mengikuti pola produksi industri tertentu
Jawaban: C. Pengangguran siklikal timbul karena fluktuasi siklus bisnis. Ketika permintaan agregat menurun selama resesi, perusahaan mengurangi produksi dan memberhentikan pekerja. Ini berbeda dengan pengangguran friksional atau struktural yang penyebabnya bukan dari siklus bisnis.

81. Tingkat pengangguran alamiah tidak sama dengan nol karena dalam perekonomian selalu terdapat…

  • A. pengangguran friksional dan struktural pada kondisi full employment
  • B. pekerja yang menganggur akibat resesi berkepanjangan
  • C. campur tangan pemerintah yang menciptakan kekakuan pasar tenaga kerja
  • D. kekurangan permintaan agregat secara sistematis dan permanen
Jawaban: A. Tingkat pengangguran alamiah terdiri dari pengangguran friksional (pekerja yang sedang berpindah pekerjaan atau baru masuk pasar kerja) dan pengangguran struktural (ketidakcocokan keterampilan). Keduanya tetap ada meskipun perekonomian berada pada kondisi full employment.

82. Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa angkatan kerja Negara X berjumlah 140 juta orang. Dari jumlah tersebut, 7 juta orang sedang mencari pekerjaan aktif namun belum memperolehnya. Tingkat pengangguran di Negara X adalah…

  • A. 3%
  • B. 10,5%
  • C. 7%
  • D. 5%
Jawaban: D. Tingkat pengangguran = (jumlah pengangguran / angkatan kerja) × 100% = (7 juta / 140 juta) × 100% = 5%. Perhatikan penyebutnya adalah angkatan kerja, bukan total penduduk atau penduduk usia kerja.

83. Seorang lulusan baru teknik mesin membutuhkan waktu tiga bulan untuk mendapatkan pekerjaan pertama yang sesuai dengan keahliannya. Sementara itu, seorang operator mesin tik kehilangan pekerjaan karena perusahaan beralih ke komputer dan ia belum memiliki keterampilan digital. Kedua kasus ini secara berurutan menggambarkan…

  • A. pengangguran struktural dan pengangguran siklikal
  • B. pengangguran alamiah dan pengangguran siklikal
  • C. pengangguran siklikal dan pengangguran friksional
  • D. pengangguran friksional dan pengangguran struktural
Jawaban: D. Lulusan baru yang membutuhkan waktu mencari pekerjaan pertama termasuk pengangguran friksional karena bersifat sementara dalam proses pencarian kerja. Operator mesin tik yang keterampilannya sudah tidak dibutuhkan pasar termasuk pengangguran struktural karena ada ketidakcocokan keterampilan dengan kebutuhan pasar kerja.

84. Selama dua kuartal berturut-turut, perekonomian mengalami penurunan output riil, pendapatan, dan kesempatan kerja yang signifikan dan menyebar ke berbagai sektor. Fase siklus bisnis yang sedang berlangsung adalah…

  • A. Ekspansi
  • B. Resesi
  • C. Puncak
  • D. Lembah
Jawaban: B. Resesi ditandai oleh penurunan signifikan aktivitas ekonomi yang tersebar luas dan berlangsung beberapa bulan, mencakup penurunan output, pendapatan, dan kesempatan kerja.

85. Badan Pusat Statistik merilis data yang menunjukkan bahwa setelah mengalami kontraksi selama tiga kuartal, perekonomian mulai mencatat pertumbuhan positif pada kuartal keempat. Fase yang baru saja berakhir dan fase yang baru dimulai secara berurutan adalah…

  • A. Resesi dan depresi
  • B. Puncak dan lembah
  • C. Kontraksi dan ekspansi
  • D. Ekspansi dan puncak
Jawaban: C. Kontraksi adalah fase penurunan aktivitas ekonomi, sedangkan ekspansi adalah fase peningkatan output, pendapatan, dan kesempatan kerja yang mengikutinya.

86. Perbedaan utama antara resesi dan depresi dalam konteks siklus bisnis terletak pada…

  • A. Durasi kontraksi yang terjadi
  • B. Jumlah sektor yang terkena dampak
  • C. Keparahan dan kedalaman penurunan ekonomi
  • D. Frekuensi terjadinya dalam satu dekade
Jawaban: C. Depresi merupakan resesi yang jauh lebih parah, dengan penurunan output yang lebih dalam dan berlangsung lebih lama, sehingga perbedaan utamanya adalah tingkat keparahan dan kedalaman penurunan ekonomi.

87. Sebuah negara mencatat PDB riil tumbuh positif selama 18 bulan berturut-turut, tingkat pengangguran menurun ke level terendah dalam satu dekade, dan kapasitas produksi hampir mencapai titik maksimumnya. Berdasarkan karakteristik siklus bisnis, perekonomian negara tersebut sedang berada pada fase…

  • A. Puncak
  • B. Lembah
  • C. Kontraksi
  • D. Resesi
Jawaban: A. Fase puncak menandai titik tertinggi aktivitas ekonomi sebelum mulai menurun, ditandai oleh output yang tinggi, pengangguran rendah, dan kapasitas produksi yang mendekati maksimum.

88. PT Global Indonesia mengekspor produk tekstil ke Amerika Serikat senilai USD 500.000 dengan perjanjian pembayaran tempo 90 hari. Apabila dalam periode tersebut rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar Amerika Serikat sebesar 4%, dampak yang dialami PT Global Indonesia adalah…

  • A. Nilai piutang dalam rupiah meningkat
  • B. Nilai piutang dalam rupiah menurun
  • C. Nilai piutang dalam dolar meningkat
  • D. Kuantitas ekspor meningkat
Jawaban: B. Apresiasi rupiah berarti nilai rupiah naik terhadap dolar, sehingga saat piutang USD 500.000 dikonversi ke rupiah, jumlah rupiah yang diterima menjadi lebih kecil dibandingkan saat transaksi awal.

89. Seorang importir Indonesia membeli mesin dari Jepang dengan pembayaran dalam yen. Untuk melindungi transaksi dari risiko fluktuasi mata uang, importir tersebut membeli yen pada kurs saat ini untuk pengiriman di masa depan. Mekanisme ini memanfaatkan fungsi pasar nilai tukar dalam menyediakan…

  • A. Nilai tukar nominal
  • B. Nilai tukar riil
  • C. Kurs spot
  • D. Kurs forward
Jawaban: D. Kurs forward adalah nilai tukar yang disepakati hari ini untuk transaksi di masa depan, memungkinkan pelaku bisnis melindungi diri dari risiko perubahan nilai tukar.

90. Perbedaan konseptual antara ekspor dan impor dalam perekonomian terbuka adalah…

  • A. Ekspor menambah devisa negara sedangkan impor mengurangi devisa
  • B. Ekspor merupakan barang dan jasa yang dijual ke luar negeri sedangkan impor merupakan barang dan jasa yang dibeli dari luar negeri
  • C. Ekspor selalu bernilai lebih besar daripada impor untuk neraca perdagangan sehat
  • D. Ekspor diproduksi oleh perusahaan multinasional sedangkan impor oleh perusahaan domestik
Jawaban: B. Secara definisi, ekspor adalah barang/jasa yang diproduksi di dalam negeri dan dijual ke luar negeri, sedangkan impor adalah barang/jasa yang diproduksi di luar negeri dan dibeli oleh penduduk dalam negeri.

91. Bank Indonesia mencatat bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak dari Rp15.000 per USD menjadi Rp15.600 per USD dalam waktu satu bulan. Berdasarkan pergerakan tersebut, yang terjadi pada rupiah adalah…

  • A. Apresiasi sebesar 4 persen
  • B. Depresiasi sebesar 4 persen
  • C. Apresiasi sebesar 3,85 persen
  • D. Depresiasi sebesar 3,85 persen
Jawaban: D. Kenaikan harga dolar dari Rp15.000 ke Rp15.600 berarti rupiah melemah. Persentase depresiasi dihitung sebagai (15600-15000)/15600 × 100% ≈ 3,85%, menunjukkan nilai rupiah turun terhadap dolar.

92. Suatu negara memiliki data sebagai berikut: tabungan nasional Rp800 triliun, investasi domestik Rp700 triliun, ekspor Rp500 triliun, dan impor Rp400 triliun. Berdasarkan identitas pendapatan nasional terbuka, negara tersebut mengalami…

  • A. Ekspor neto positif dan aliran modal neto negatif
  • B. Ekspor neto positif dan aliran modal neto positif
  • C. Ekspor neto negatif dan aliran modal neto positif
  • D. Ekspor neto negatif dan aliran modal neto negatif
Jawaban: A. Ekspor neto = 500 – 400 = +100 triliun (positif). Karena tabungan nasional (800) melebihi investasi domestik (700), kelebihan dana sebesar 100 triliun mengalir ke luar negeri sebagai pembelian aset luar negeri, yang berarti aliran modal neto negatif (arus keluar modal neto).

93. Jika ekspor neto suatu negara bernilai negatif, implikasinya terhadap komponen identitas pendapatan nasional Y = C + I + G + NX adalah…

  • A. Pengeluaran domestik melebihi output nasional
  • B. Output nasional melebihi pengeluaran domestik
  • C. Tabungan nasional melebihi investasi domestik
  • D. Pendapatan nasional sama dengan pengeluaran agregat
Jawaban: A. Ketika NX negatif, berarti impor lebih besar dari ekspor, sehingga pengeluaran total domestik (C+I+G) lebih besar daripada output nasional karena sebagian pengeluaran dipenuhi oleh produksi luar negeri.

94. Perbedaan antara perekonomian tertutup dan perekonomian terbuka dalam identitas pendapatan nasional terletak pada…

  • A. Keberadaan variabel investasi dalam persamaan pendapatan nasional
  • B. Keberadaan variabel ekspor neto yang menambahkan dimensi internasional
  • C. Penggunaan pendekatan pengeluaran versus pendekatan pendapatan
  • D. Asumsi tentang keseimbangan pasar barang dan pasar uang
Jawaban: B. Perekonomian terbuka menambahkan komponen ekspor neto (NX = X – M) dalam persamaan Y = C + I + G + NX, yang mencerminkan interaksi perdagangan internasional yang tidak ada dalam perekonomian tertutup.

95. Negara G mencatat investasi domestik sebesar Rp1.200 triliun dan tabungan nasional sebesar Rp950 triliun. Untuk menutup kesenjangan tersebut, aliran modal neto yang terjadi adalah…

  • A. Arus modal masuk neto sebesar Rp250 triliun
  • B. Arus modal keluar neto sebesar Rp250 triliun
  • C. Arus modal masuk neto sebesar Rp1.200 triliun
  • D. Arus modal keluar neto sebesar Rp950 triliun
Jawaban: A. Karena investasi domestik (Rp1.200 T) melebihi tabungan nasional (Rp950 T), negara membutuhkan dana dari luar negeri sebesar selisihnya, yaitu Rp250 triliun. Hal ini tercermin sebagai arus modal masuk neto (aliran modal neto positif).

96. Neraca pembayaran suatu negara selalu seimbang secara akuntansi karena…

  • A. Setiap transaksi dicatat dua kali yaitu sebagai debit dan kredit
  • B. Neraca transaksi berjalan selalu sama dengan neraca modal dan finansial
  • C. Bank sentral selalu melakukan intervensi untuk menyeimbangkan neraca
  • D. Semua negara menerapkan sistem nilai tukar mengambang
Jawaban: A. Secara akuntansi, neraca pembayaran selalu seimbang karena menggunakan sistem pencatatan ganda (double-entry), di mana setiap transaksi internasional dicatat sebagai debit di satu akun dan kredit di akun lainnya.

97. Sebuah perusahaan Indonesia menjual obligasi senilai Rp2 triliun kepada investor asing. Dalam neraca pembayaran Indonesia, transaksi ini dicatat dalam…

  • A. Neraca transaksi berjalan sebagai kredit
  • B. Neraca transaksi berjalan sebagai debit
  • C. Neraca modal dan finansial sebagai kredit
  • D. Neraca modal dan finansial sebagai debit
Jawaban: C. Pembelian obligasi domestik oleh investor asing merupakan aliran modal masuk (capital inflow), yang dicatat sebagai kredit di neraca modal dan finansial karena menambah kewajiban Indonesia terhadap pihak asing.

98. Pemerintah menaikkan tarif bea masuk terhadap produk elektronik impor untuk melindungi produsen dalam negeri. Dibandingkan dengan kuota impor, instrumen kebijakan perdagangan berupa tarif memiliki karakteristik…

  • A. Tarif membatasi jumlah fisik barang impor secara langsung
  • B. Tarif memberikan penerimaan bagi pemerintah sedangkan kuota tidak selalu
  • C. Kuota lebih fleksibel dibandingkan tarif dalam merespons perubahan pasar
  • D. Kuota lebih transparan dibandingkan tarif bagi konsumen
Jawaban: B. Tarif adalah pajak atas barang impor yang menghasilkan pendapatan bagi pemerintah, sementara kuota membatasi jumlah barang impor tanpa selalu memberikan penerimaan langsung kepada pemerintah kecuali jika izin kuota dilelang.

99. Bank Indonesia melaporkan bahwa neraca transaksi berjalan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 3 miliar, sementara neraca modal dan finansial mencatat surplus sebesar USD 4 miliar pada kuartal yang sama. Kesimpulan yang tepat atas kondisi tersebut adalah…

  • A. Neraca pembayaran mengalami defisit USD 1 miliar
  • B. Cadangan devisa Bank Indonesia bertambah USD 1 miliar
  • C. Indonesia mengalami surplus perdagangan barang
  • D. Neraca pembayaran mengalami surplus USD 7 miliar
Jawaban: B. Surplus neraca modal dan finansial (USD 4 M) yang lebih besar dari defisit neraca transaksi berjalan (USD 3 M) menghasilkan surplus neraca pembayaran sebesar USD 1 miliar, yang berarti terjadi penambahan cadangan devisa.

100. Dalam kerangka kurva penawaran agregat jangka panjang, apabila Bank Indonesia melonggarkan kebijakan moneter dengan menambah jumlah uang beredar secara permanen, dampak yang terjadi pada variabel riil dan nominal adalah…

  • A. Output nasional meningkat dan tingkat harga tetap, selama ekspektasi bersifat adaptif
  • B. Tingkat harga dan upah nominal naik secara proporsional, sementara output dan pengangguran kembali ke tingkat alamiahnya
  • C. Pengangguran turun secara permanen dan kapasitas produksi nasional bertambah seiring penurunan suku bunga
  • D. Tingkat harga dan output riil sama-sama meningkat dalam proporsi yang sebanding dengan tambahan uang beredar
Jawaban: B. Dalam analisis penawaran agregat jangka panjang, kurva berbentuk vertikal pada tingkat output potensial karena harga dan upah bersifat fleksibel sempurna. Klasifikasi dikotomis antara variabel nominal dan riil berlaku di sini. Kebijakan moneter yang menambah jumlah uang beredar hanya akan menyebabkan tingkat harga umum dan upah nominal naik secara proporsional tanpa mengubah variabel riil seperti output maupun tingkat pengangguran alamiah. Ini konsisten dengan prinsip netralitas uang dalam jangka panjang.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah ESPA4110 Pengantar Ekonomi Makro untuk mahasiswa program studi Manajemen Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: negara, triliun, tahun, sebesar, pemerintah, seorang, uang, pendapatan, kebijakan, ekonomi. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).