EPFA4329 — Akuntansi Organisasi Tidak Berorientasi Laba
1. Organisasi tidak berorientasi laba (nonprofit) memiliki ciri utama yang membedakannya dari organisasi berorientasi laba, yaitu…
- A. Tidak memiliki pendapatan dari kegiatan operasional
- B. Sumber daya diperoleh dari pemberi sumber daya yang tidak mengharapkan imbalan ekonomi
- C. Seluruh kegiatannya dibiayai oleh pemerintah
- D. Tidak wajib menyusun laporan keuangan secara berkala
2. Pemangku kepentingan utama yang menentukan arah kebijakan dan penggunaan dana pada organisasi tidak berorientasi laba adalah…
- A. Dewan pengurus dan pemberi dana
- B. Pemegang saham dan investor pasar modal
- C. Manajemen puncak dan distributor
- D. Kreditur dan lembaga perbankan
3. Peran utama organisasi tidak berorientasi laba dalam masyarakat adalah…
- A. Memaksimalkan laba bagi para pendirinya
- B. Menyediakan barang dan jasa eksklusif untuk kalangan tertentu
- C. Memberikan layanan sosial dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terpenuhi oleh sektor swasta
- D. Mengelola investasi jangka panjang untuk kepentingan pendiri
4. Berikut ini yang merupakan contoh organisasi tidak berorientasi laba adalah…
- A. Perseroan terbatas yang bergerak di bidang pendidikan
- B. Koperasi simpan pinjam yang membagi sisa hasil usaha
- C. Perusahaan asuransi jiwa milik swasta
- D. Yayasan sosial dan lembaga keagamaan
5. Isu terkini yang sering dihadapi oleh organisasi tidak berorientasi laba dalam pengelolaan operasionalnya adalah…
- A. Kelebihan modal yang tidak dapat diinvestasikan
- B. Tuntutan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana oleh publik
- C. Persaingan yang ketat dengan organisasi berorientasi laba
- D. Kesulitan dalam menetapkan harga jual produk dan jasa
6. Karakteristik yang membedakan organisasi tidak berorientasi laba dari organisasi pemerintah adalah…
- A. Organisasi nonprofit tidak memiliki kewajiban hukum apapun
- B. Organisasi nonprofit tidak perlu menyusun anggaran tahunan
- C. Organisasi nonprofit berdiri secara independen dari kekuasaan pemerintah
- D. Organisasi nonprofit memperoleh pendanaan hanya dari pajak
7. Fungsi manajemen yang paling kritis dalam organisasi tidak berorientasi laba untuk memastikan keberlangsungan program adalah…
- A. Perencanaan dan penganggaran berbasis misi organisasi
- B. Penetapan target laba bersih tahunan
- C. Ekspansi pasar ke segmen konsumen baru
- D. Pembagian dividen kepada anggota pengurus
8. Dalam manajemen organisasi tidak berorientasi laba, pengukuran kinerja yang paling relevan adalah berdasarkan…
- A. Besarnya return on equity yang dihasilkan
- B. Pertumbuhan aset yang diperoleh dalam satu periode
- C. Jumlah pendapatan operasional dibandingkan pesaing
- D. Efektivitas pencapaian misi dan dampak sosial yang dihasilkan
9. Akuntabilitas pada organisasi tidak berorientasi laba mencakup kewajiban untuk…
- A. Melaporkan laba kepada pemegang saham setiap kuartal
- B. Mempertanggungjawabkan penggunaan sumber daya kepada pemberi dana dan masyarakat
- C. Membayar pajak penghasilan atas seluruh penerimaan organisasi
- D. Mendistribusikan surplus kepada anggota secara proporsional
10. Kolaborasi antar organisasi tidak berorientasi laba paling sering dilakukan untuk tujuan…
- A. Mengurangi persaingan dalam memperoleh proyek pemerintah
- B. Meningkatkan keuntungan finansial masing-masing organisasi
- C. Memperluas jangkauan layanan dan memaksimalkan dampak sosial bersama
- D. Menghindari kewajiban pelaporan keuangan secara individual
11. Pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi tidak berorientasi laba memiliki tantangan khas berupa…
- A. Ketergantungan pada relawan yang tidak mendapat kompensasi finansial tetap
- B. Jumlah pegawai yang terlalu besar sehingga sulit dikendalikan
- C. Tingginya tuntutan gaji dari pegawai tetap dibandingkan sektor swasta
- D. Minimnya regulasi ketenagakerjaan yang berlaku untuk sektor nonprofit
12. Dalam konteks pengelolaan organisasi nonprofit, prinsip stewardship mengacu pada…
- A. Kewajiban manajemen untuk memaksimalkan pendapatan organisasi
- B. Hak pengurus untuk mengelola aset organisasi demi kepentingan pribadi
- C. Prosedur pengendalian internal yang ditetapkan dewan pengawas
- D. Tanggung jawab pengurus untuk menjaga dan menggunakan sumber daya sesuai tujuan yang diamanahkan
13. Tujuan utama pelaporan keuangan organisasi tidak berorientasi laba menurut standar akuntansi yang berlaku adalah…
- A. Menentukan besarnya laba yang akan dibagikan kepada pendiri
- B. Menyediakan informasi yang berguna bagi pengguna dalam menilai cara manajemen menggunakan sumber daya
- C. Menghitung pajak penghasilan yang terutang kepada pemerintah
- D. Membandingkan kinerja keuangan dengan perusahaan sejenis di pasar modal
14. Pernyataan standar akuntansi keuangan yang mengatur pelaporan keuangan entitas nirlaba di Indonesia adalah…
- A. PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan
- B. PSAK 57 tentang Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi
- C. PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba
- D. PSAK 16 tentang Aset Tetap
15. Dalam PSAK 45, aset bersih organisasi nirlaba diklasifikasikan berdasarkan…
- A. Ada tidaknya pembatasan oleh pemberi sumber daya
- B. Jenis aset yang dimiliki, yaitu lancar dan tidak lancar
- C. Periode perolehan aset, yaitu jangka pendek dan jangka panjang
- D. Sumber pendanaan, yaitu pemerintah dan swasta
16. Laporan keuangan yang menunjukkan perubahan aset bersih dalam suatu periode pada organisasi nirlaba disebut…
- A. Laporan neraca saldo
- B. Laporan posisi keuangan
- C. Laporan arus kas
- D. Laporan aktivitas
17. Akun-akun yang lazim terdapat dalam laporan posisi keuangan organisasi nirlaba pada sisi liabilitas meliputi…
- A. Sumbangan terikat permanen, kas, dan piutang usaha
- B. Utang usaha, pendapatan diterima dimuka, dan utang jangka panjang
- C. Aset bersih tidak terikat dan aset bersih terikat temporer
- D. Modal disetor, laba ditahan, dan cadangan umum
18. Sumbangan atau hibah yang diterima oleh organisasi nirlaba dicatat sebagai…
- A. Utang kepada pemberi sumbangan
- B. Modal disetor dari donatur
- C. Pendapatan dalam laporan aktivitas sesuai klasifikasi pembatasannya
- D. Pengurang beban operasional dalam periode berjalan
19. Pengertian sumbangan terikat temporer dalam akuntansi organisasi nirlaba adalah…
- A. Sumbangan dengan pembatasan penggunaan yang bersifat sementara dan akan berakhir setelah kondisi tertentu terpenuhi
- B. Sumbangan yang hanya dapat digunakan selama masa jabatan pengurus yang menerimanya
- C. Sumbangan yang diterima secara berkala setiap bulan dari donatur tetap
- D. Sumbangan yang langsung dicatat sebagai pengurang utang organisasi
20. Sebuah yayasan menerima hibah senilai Rp500.000.000 dari sebuah perusahaan dengan syarat harus digunakan untuk membangun perpustakaan dalam dua tahun. Hibah ini diklasifikasikan sebagai…
- A. Aset bersih tidak terikat karena sudah diterima secara tunai
- B. Liabilitas karena masih ada kewajiban yang harus dipenuhi
- C. Aset bersih terikat permanen karena berasal dari perusahaan
- D. Aset bersih terikat temporer karena ada pembatasan waktu dan tujuan penggunaan
21. Pencatatan sumbangan dalam satu siklus akuntansi mencakup tahapan…
- A. Identifikasi transaksi, pencatatan di buku besar pembantu, penyusunan anggaran
- B. Identifikasi transaksi, jurnal, posting ke buku besar, penyusunan laporan
- C. Penandatanganan perjanjian hibah, audit eksternal, penerbitan laporan publik
- D. Penerimaan dana, investasi sementara, penggunaan untuk program, penutupan rekening
22. Sebuah lembaga sosial menerima janji sumbangan (pledge) senilai Rp200.000.000 yang akan dibayarkan enam bulan kemudian. Perlakuan akuntansi yang tepat atas janji tersebut adalah…
- A. Tidak dicatat karena uang belum diterima secara tunai
- B. Dicatat sebagai pendapatan hanya pada saat uang diterima
- C. Diakui sebagai piutang sumbangan dan pendapatan saat janji dibuat, jika memenuhi syarat pengakuan
- D. Dicatat sebagai aset tetap karena bersifat jangka panjang
23. Laporan keuangan pokok yang wajib disajikan oleh organisasi nirlaba sesuai PSAK 45 adalah…
- A. Laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan
- B. Neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas
- C. Laporan realisasi anggaran, neraca, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan
- D. Laporan perubahan ekuitas, laporan aktivitas, dan laporan posisi keuangan
24. Analisis laporan keuangan organisasi nirlaba yang bertujuan menilai kemampuan organisasi membiayai operasional tanpa bergantung pada sumbangan eksternal disebut analisis…
- A. Analisis profitabilitas
- B. Analisis leverage keuangan
- C. Analisis nilai pasar
- D. Analisis kemandirian keuangan
25. Rasio yang digunakan untuk mengukur efisiensi pengeluaran program dibandingkan total pengeluaran pada organisasi nirlaba adalah…
- A. Rasio likuiditas lancar
- B. Rasio efisiensi program
- C. Rasio return on assets
- D. Rasio debt to equity
26. Tujuan dilaksanakannya audit internal pada organisasi tidak berorientasi laba adalah…
- A. Memperoleh opini atas kewajaran laporan keuangan untuk keperluan publik
- B. Memeriksa laporan pajak untuk disampaikan kepada otoritas perpajakan
- C. Menilai efektivitas pengendalian internal dan memberikan rekomendasi perbaikan kepada manajemen
- D. Memverifikasi kepatuhan terhadap hukum yang ditetapkan oleh regulator eksternal
27. Perbedaan mendasar antara audit internal dan audit eksternal pada organisasi nirlaba terletak pada…
- A. Independensi dan tujuan audit yang berbeda, serta pengguna laporan hasil audit
- B. Jumlah auditor yang terlibat dan besarnya biaya audit
- C. Jenis standar akuntansi yang digunakan sebagai acuan pemeriksaan
- D. Frekuensi pemeriksaan dan jenis dokumen yang diperiksa
28. Audit eksternal atas laporan keuangan organisasi nirlaba menghasilkan output berupa…
- A. Rekomendasi peningkatan efisiensi program sosial
- B. Laporan manajemen atas pengendalian internal
- C. Rencana strategis pengembangan organisasi lima tahun ke depan
- D. Laporan auditor independen yang memuat opini atas kewajaran laporan keuangan
29. Alasan utama organisasi nirlaba diwajibkan menjalani audit eksternal adalah…
- A. Kewajiban membayar pajak penghasilan kepada pemerintah
- B. Kebutuhan akuntabilitas kepada donatur dan publik atas pengelolaan dana yang dipercayakan
- C. Persyaratan pencatatan saham di bursa efek
- D. Kewajiban menerbitkan prospektus tahunan kepada investor
30. Komponen pengendalian internal yang memastikan setiap transaksi keuangan melibatkan lebih dari satu orang dalam prosesnya disebut…
- A. Pengendalian fisik aset
- B. Rekonsiliasi bank bulanan
- C. Pemisahan tugas
- D. Otorisasi manajemen puncak
31. Konsep dasar evaluasi organisasi tidak berorientasi laba bertujuan untuk…
- A. Menilai sejauh mana organisasi telah mencapai misi dan tujuannya secara efektif dan efisien
- B. Menentukan besarnya bonus yang diterima oleh pengurus organisasi
- C. Mengukur nilai pasar organisasi untuk kepentingan akuisisi
- D. Membandingkan kinerja keuangan dengan rata-rata industri
32. Indikator kinerja kunci (key performance indicator) yang tepat untuk mengukur dampak sosial sebuah lembaga pendidikan nirlaba adalah…
- A. Nilai total aset yang dimiliki lembaga pada akhir tahun
- B. Besarnya surplus dari penyelenggaraan kegiatan pendidikan
- C. Jumlah donatur baru yang bergabung setiap tahun
- D. Tingkat kelulusan dan peningkatan kompetensi peserta didik yang dilayani
33. Studi kasus penyusunan kerangka acuan kerja (terms of reference) pada organisasi nirlaba digunakan untuk…
- A. Menetapkan standar gaji bagi seluruh karyawan organisasi
- B. Mendefinisikan tujuan, ruang lingkup, metodologi, dan hasil yang diharapkan dari suatu kegiatan atau proyek
- C. Mengajukan perizinan operasional kepada instansi pemerintah terkait
- D. Menyusun laporan akhir tahun kepada pemberi hibah internasional
34. Kerangka logis (logical framework) dalam evaluasi program nirlaba menghubungkan antara…
- A. Struktur organisasi dengan hierarki pelaporan keuangan
- B. Jadwal pelaksanaan dengan besarnya anggaran yang tersedia
- C. Input, aktivitas, output, outcome, dan dampak program secara sistematis
- D. Jumlah tenaga relawan dengan target penerima manfaat yang dilayani
35. Lembaga Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) termasuk dalam kategori organisasi tidak berorientasi laba karena…
- A. Dana yang dihimpun didistribusikan kepada mustahiq sesuai ketentuan syariah, bukan untuk keuntungan pengelola
- B. Seluruh pengelolanya adalah relawan tanpa kompensasi finansial
- C. LAZIS hanya beroperasi di lingkungan masjid dan tidak memiliki badan hukum
- D. Dana zakat dikecualikan dari kewajiban pelaporan keuangan apapun
36. Delapan golongan yang berhak menerima zakat (asnaf) yang menjadi dasar penyaluran dana LAZIS adalah…
- A. Fakir, miskin, guru, santri, yatim, janda, dhuafa, dan mualaf
- B. Fakir, miskin, amil, gharim, mualaf, riqab, sabilillah, dan ibnussabil
- C. Fakir, miskin, yatim, janda, dhuafa, narapidana, pengungsi, dan penyandang disabilitas
- D. Fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fi sabilillah, dan ibnu sabil
37. Sistem akuntansi LAZIS menggunakan dana (fund accounting) karena…
- A. Peraturan perpajakan mewajibkan LAZIS menggunakan basis kas tunggal
- B. Setiap jenis dana (zakat, infak, sedekah) memiliki ketentuan penggunaan yang berbeda sehingga harus dicatat terpisah
- C. LAZIS beroperasi di bawah pengawasan Bank Indonesia sehingga wajib menggunakan sistem perbankan
- D. Sistem dana memudahkan perhitungan pajak penghasilan LAZIS
38. Siklus akuntansi LAZIS dimulai dari transaksi penerimaan dana muzakki. Jurnal yang dibuat saat menerima zakat tunai dari muzakki adalah…
- A. Debit Utang Zakat, Kredit Kas
- B. Debit Beban Zakat, Kredit Kas
- C. Debit Kas, Kredit Penerimaan Dana Zakat
- D. Debit Piutang Zakat, Kredit Pendapatan Zakat
39. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbeda dari LAZIS terutama dalam hal…
- A. Sumber pendanaan dan dasar hukum pengelolaan dana yang menjadi acuan
- B. Kewajiban menyusun laporan keuangan tahunan
- C. Keharusan memiliki kantor dan staf administratif tetap
- D. Larangan menerima pendanaan dari pihak asing
40. Standar akuntansi yang digunakan sebagai acuan pelaporan keuangan LAZIS di Indonesia adalah…
- A. PSAK 45 tentang Entitas Nirlaba
- B. PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan
- C. PSAK 50 tentang Instrumen Keuangan
- D. PSAK 109 tentang Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah
41. Akuntansi untuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menerima dana hibah dari lembaga donor internasional harus memperhatikan…
- A. Nilai tukar saham donor di bursa internasional
- B. Persyaratan pelaporan yang ditetapkan oleh donor, termasuk format dan periode pelaporan
- C. Kewajiban membayar bea masuk atas setiap transfer dana dari luar negeri
- D. Pembagian keuntungan dengan kantor perwakilan donor di Indonesia
42. Sebuah LSM menerima hibah Rp1.000.000.000 dari donor luar negeri untuk program pemberdayaan perempuan selama dua tahun. Perlakuan akuntansi yang tepat adalah…
- A. Diakui seluruhnya sebagai pendapatan pada saat dana diterima
- B. Dicatat sebagai utang kepada donor yang harus dikembalikan setelah program selesai
- C. Diakui secara bertahap sebagai pendapatan seiring dengan terpenuhinya kondisi dan penggunaan dana sesuai program
- D. Dibagi sama rata dan diakui sebagai pendapatan setiap bulan selama 24 bulan
43. Partai politik sebagai organisasi tidak berorientasi laba memiliki sumber pendanaan utama yang bersifat khas, yaitu…
- A. Iuran anggota, sumbangan yang sah, dan bantuan keuangan dari pemerintah
- B. Penjualan saham kepada masyarakat melalui bursa efek
- C. Pembagian laba dari perusahaan milik partai dan investasi portofolio
- D. Hibah dari lembaga asing dan sumbangan dari pemerintah asing
44. Kewajiban pelaporan keuangan partai politik kepada publik di Indonesia bertujuan untuk…
- A. Menghitung potensi pajak penghasilan yang harus dibayar partai
- B. Menentukan besarnya bantuan pemerintah yang diterima di periode berikutnya
- C. Membandingkan kekuatan finansial antar partai politik yang ada
- D. Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana partai kepada masyarakat dan KPU
45. Sebuah LSM bidang kesehatan menerima sumbangan berupa obat-obatan senilai Rp150.000.000. Perlakuan akuntansi yang tepat untuk sumbangan non-tunai ini adalah…
- A. Tidak dicatat karena bukan penerimaan uang tunai
- B. Dicatat sebagai pendapatan sumbangan non-tunai sebesar nilai wajar obat-obatan tersebut
- C. Dicatat hanya dalam catatan atas laporan keuangan tanpa mempengaruhi nilai aset
- D. Dicatat sebagai utang kepada donatur sampai obat disalurkan kepada penerima manfaat
46. Transparansi pengelolaan keuangan LAZIS kepada muzakki dapat diwujudkan melalui…
- A. Pemberian bonus kepada muzakki yang menyetor zakat dalam jumlah besar
- B. Penggabungan seluruh rekening dana ke dalam satu akun bank
- C. Publikasi laporan keuangan yang telah diaudit dan laporan penyaluran dana secara berkala
- D. Pembatasan akses informasi keuangan hanya untuk pengurus internal LAZIS
47. Pengelolaan dana abadi (endowment fund) yang diterima oleh yayasan nirlaba memiliki ketentuan bahwa…
- A. Pokok dana tidak boleh digunakan dan hanya hasil investasinya yang dimanfaatkan untuk program
- B. Seluruh dana dapat digunakan untuk keperluan operasional segera setelah diterima
- C. Dana hanya dapat diinvestasikan dalam deposito perbankan syariah
- D. Dana wajib didistribusikan habis dalam satu tahun anggaran
48. Organisasi nirlaba yang menerima dana dari berbagai sumber dengan pembatasan yang berbeda-beda sebaiknya menggunakan sistem…
- A. Sistem akuntansi tunggal tanpa pemisahan jenis dana
- B. Sistem akuntansi berbasis kas tanpa jurnal penyesuaian
- C. Sistem akuntansi yang hanya mencatat transaksi terbesar saja
- D. Sistem akuntansi dana (fund accounting) yang memisahkan pencatatan per jenis dana
49. Laporan pertanggungjawaban keuangan partai politik wajib disampaikan kepada…
- A. Komisi Pemberantasan Korupsi dan Mahkamah Konstitusi
- B. Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pemeriksa Keuangan
- C. Kementerian Dalam Negeri dan Dewan Perwakilan Rakyat
- D. Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
50. Tantangan terbesar dalam akuntansi untuk partai politik dibandingkan dengan organisasi nirlaba lainnya adalah…
- A. Kewajiban menyusun laporan keuangan konsolidasi seluruh cabang partai secara bersamaan
- B. Tidak tersedianya standar akuntansi yang khusus mengatur keuangan partai politik
- C. Kompleksitas sumber dana yang mencakup iuran, sumbangan, dan bantuan negara, dengan batasan dan kewajiban pelaporan yang berbeda untuk setiap sumber
- D. Kewajiban menerbitkan laporan keuangan dalam bahasa asing untuk kepentingan mitra internasional
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.