EPFA4111 — Pajak Pusat Dan Daerah
1. Definisi pajak menurut Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan menekankan bahwa pajak adalah iuran kepada negara yang bersifat…
- A. Sukarela dan dapat dipaksakan dengan imbalan langsung
- B. Wajib dan dapat dipaksakan tanpa imbalan langsung
- C. Wajib dan diberikan imbalan berupa pelayanan publik secara langsung
- D. Sukarela dan tidak dapat dipaksakan dengan imbalan tidak langsung
2. Fungsi pajak yang berkaitan dengan pengaturan kebijakan ekonomi dan sosial pemerintah disebut fungsi…
- A. Regulerend
- B. Budgetair
- C. Redistribusi
- D. Stabilisasi
3. Asas pemungutan pajak yang menyatakan bahwa pajak dipungut sesuai dengan kemampuan ekonomis wajib pajak disebut asas…
- A. Asas domisili
- B. Asas sumber
- C. Asas kebangsaan
- D. Asas daya pikul
4. Sistem pemungutan pajak di mana wajib pajak menghitung, memperhitungkan, membayar, dan melaporkan sendiri kewajiban pajaknya disebut…
- A. Official assessment system
- B. Withholding system
- C. Self assessment system
- D. Semi self assessment system
5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diberikan kepada wajib pajak dengan fungsi utama sebagai…
- A. Identitas kependudukan yang berlaku di seluruh instansi pemerintah
- B. Sarana administrasi perpajakan dan identitas wajib pajak
- C. Syarat untuk mendapatkan kredit perbankan
- D. Bukti ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak
6. Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi harus disampaikan paling lambat…
- A. 3 bulan setelah akhir tahun pajak
- B. 4 bulan setelah akhir tahun pajak
- C. 1 bulan setelah akhir tahun pajak
- D. 6 bulan setelah akhir tahun pajak
7. Pemeriksaan pajak yang dilakukan terhadap wajib pajak tertentu berdasarkan analisis risiko oleh Direktorat Jenderal Pajak merupakan jenis pemeriksaan…
- A. Pemeriksaan bukti permulaan
- B. Pemeriksaan khusus rutin
- C. Pemeriksaan lapangan wajib
- D. Pemeriksaan berbasis risiko
8. Penghasilan yang menjadi objek Pajak Penghasilan (PPh) berdasarkan Pasal 4 ayat (1) UU PPh mencakup setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima wajib pajak,kecuali…
- A. Gaji dan upah dari hubungan kerja
- B. Keuntungan dari penjualan aset
- C. Bantuan atau sumbangan yang memenuhi syarat tertentu
- D. Bunga deposito dari bank
9. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk wajib pajak orang pribadi yang belum menikah dan tidak memiliki tanggungan adalah sebesar…
- A. Rp 36.000.000 per tahun
- B. Rp 54.000.000 per tahun
- C. Rp 60.000.000 per tahun
- D. Rp 48.000.000 per tahun
10. PPh Pasal 21 dipotong oleh pemberi kerja atas penghasilan berupa gaji yang dibayarkan kepada karyawan. Dalam hal ini, pemberi kerja berperan sebagai…
- A. Pemotong pajak (withholding agent)
- B. Wajib pajak atas nama karyawan
- C. Penanggung jawab pajak final
- D. Kuasa hukum pajak karyawan
11. PPh Pasal 22 dikenakan atas kegiatan impor barang dan pembayaran atas pembelian barang oleh bendahara pemerintah. Tarif PPh Pasal 22 atas impor yang menggunakan Angka Pengenal Importir (API) umumnya sebesar…
- A. 7,5% dari nilai impor
- B. 1% dari nilai impor
- C. 2,5% dari nilai impor
- D. 5% dari nilai impor
12. PPh Pasal 24 mengatur tentang kredit pajak luar negeri. Tujuan utama dari mekanisme kredit pajak ini adalah untuk…
- A. Membebaskan wajib pajak dari kewajiban membayar pajak di Indonesia
- B. Mengenakan pajak atas penghasilan dari luar negeri dengan tarif yang lebih rendah
- C. Mengecualikan penghasilan luar negeri dari penghitungan pajak dalam negeri
- D. Menghindari pengenaan pajak berganda atas penghasilan dari luar negeri
13. PPh Pasal 25 mengatur tentang pembayaran angsuran pajak. Angsuran PPh Pasal 25 dihitung berdasarkan…
- A. Perkiraan penghasilan tahun berjalan yang ditetapkan DJP
- B. PPh terutang menurut SPT Tahunan tahun sebelumnya dikurangi kredit pajak
- C. Nilai kekayaan bersih wajib pajak pada awal tahun pajak
- D. Total peredaran bruto tahun sebelumnya dibagi dua belas
14. PPh Pasal 26 dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Luar Negeri dari Indonesia. Tarif umum PPh Pasal 26 adalah…
- A. 20% dari jumlah bruto penghasilan
- B. 15% dari jumlah bruto penghasilan
- C. 25% dari jumlah bruto penghasilan
- D. 10% dari jumlah bruto penghasilan
15. PPh Final Pasal 4 ayat (2) dikenakan atas penghasilan tertentu di mana pajak yang telah dipotong bersifat final, artinya…
- A. Penghasilan tersebut dijumlahkan dengan penghasilan lain dan dikenakan tarif progresif
- B. Pajak yang dipotong dapat dikreditkan terhadap PPh yang terutang di akhir tahun
- C. Penghasilan tersebut tidak digabungkan dengan penghasilan lain dan pajaknya tidak dapat dikreditkan
- D. Wajib pajak dibebaskan dari kewajiban melaporkan penghasilan tersebut dalam SPT
16. Penghasilan dari bunga deposito dan tabungan di bank dalam negeri dikenakan PPh Final dengan tarif…
- A. 5% dari jumlah bruto
- B. 10% dari jumlah bruto
- C. 25% dari jumlah bruto
- D. 20% dari jumlah bruto
17. Rekonsiliasi fiskal dilakukan oleh wajib pajak badan untuk menyesuaikan laba komersial dengan laba fiskal. Koreksi fiskal positif terjadi apabila…
- A. Biaya yang diakui secara komersial lebih kecil daripada biaya yang diakui secara fiskal
- B. Biaya yang diakui secara komersial tidak dapat dikurangkan secara fiskal
- C. Penghasilan yang diakui secara fiskal lebih kecil daripada penghasilan komersial
- D. Laba fiskal lebih kecil daripada laba komersial setelah penyesuaian
18. PT Maju Jaya mencatat biaya jamuan makan siang untuk relasi bisnis sebesar Rp 50.000.000 dalam laporan keuangan komersialnya. Secara fiskal, biaya ini…
- A. Tidak dapat dikurangkan sehingga dilakukan koreksi fiskal positif
- B. Dapat dikurangkan seluruhnya sebagai biaya operasional
- C. Dapat dikurangkan sebesar 50% dari jumlah yang dikeluarkan
- D. Merupakan biaya yang diakui fiskal dan tidak perlu koreksi
19. Tarif Pajak Penghasilan Badan yang berlaku secara umum di Indonesia berdasarkan UU PPh setelah perubahan adalah…
- A. 30% dari penghasilan kena pajak
- B. 25% dari penghasilan kena pajak
- C. 22% dari penghasilan kena pajak
- D. 20% dari penghasilan kena pajak
20. Seorang wajib pajak orang pribadi yang memiliki penghasilan kena pajak sebesar Rp 600.000.000 dalam satu tahun pajak. Berdasarkan tarif PPh Pasal 17, lapisan tarif tertinggi yang dikenakan adalah…
- A. 15% atas seluruh penghasilan kena pajak
- B. 25% atas seluruh penghasilan kena pajak
- C. 30% atas kelebihan di atas Rp 500.000.000
- D. 35% atas kelebihan di atas Rp 500.000.000
21. Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas wajib menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan. Kewajiban pembukuan berlaku bagi wajib pajak yang peredaran brutonya melebihi…
- A. Rp 4.800.000.000 per tahun
- B. Rp 2.400.000.000 per tahun
- C. Rp 1.000.000.000 per tahun
- D. Rp 600.000.000 per tahun
22. Dalam penghitungan PPh WPOP yang menggunakan norma penghitungan, penghasilan neto diperoleh dengan cara…
- A. Peredaran bruto dikurangi seluruh biaya yang dikeluarkan secara nyata
- B. Peredaran bruto dikalikan dengan persentase norma sesuai jenis usaha dan wilayah
- C. Total aset dikurangi total kewajiban pada akhir tahun pajak
- D. Peredaran bruto dikurangi PTKP yang berlaku bagi wajib pajak
23. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak tidak langsung. Yang dimaksud dengan “tidak langsung” dalam konteks ini adalah…
- A. Pajak tidak dipungut langsung oleh pemerintah pusat tetapi oleh pemerintah daerah
- B. Pajak hanya dikenakan pada rantai produksi tertentu, bukan pada semua tahap
- C. Beban pajak dapat dialihkan dari pemikul pajak kepada pihak lain (konsumen)
- D. Pajak tidak langsung berhubungan dengan penghasilan wajib pajak
24. Mekanisme pengkreditan Pajak Masukan terhadap Pajak Keluaran dalam sistem PPN bertujuan untuk…
- A. Memberikan insentif fiskal bagi pengusaha kecil dan menengah
- B. Memastikan PPN dipungut hanya pada tahap produksi pertama
- C. Mempermudah administrasi perpajakan bagi pengusaha kena pajak
- D. Menghindari pengenaan pajak berganda di setiap mata rantai produksi dan distribusi
25. Tarif PPN yang berlaku umum di Indonesia berdasarkan UU HPP adalah…
- A. 11% dari Dasar Pengenaan Pajak
- B. 10% dari Dasar Pengenaan Pajak
- C. 12% dari Dasar Pengenaan Pajak
- D. 15% dari Dasar Pengenaan Pajak
26. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dikenakan bersamaan dengan PPN pada saat penyerahan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah. Tujuan pengenaan PPnBM adalah…
- A. Menggantikan PPN untuk barang-barang tertentu yang nilainya tinggi
- B. Memberikan penerimaan tambahan untuk APBD daerah penghasil barang mewah
- C. Mengurangi konsumsi barang mewah dan menciptakan keseimbangan pembebanan pajak
- D. Melindungi produk dalam negeri dari persaingan barang mewah impor
27. Desentralisasi fiskal merupakan salah satu aspek penting dalam hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Yang dimaksud desentralisasi fiskal adalah…
- A. Pelimpahan kewenangan administrasi keuangan dari pusat ke daerah tanpa pemindahan dana
- B. Pengalihan sebagian kewenangan fiskal dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah
- C. Penghapusan seluruh kewenangan perpajakan pemerintah pusat di wilayah daerah otonom
- D. Pemberian wewenang kepada daerah untuk menetapkan tarif pajak pusat di wilayahnya
28. Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditransfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah bertujuan utama untuk…
- A. Membiayai program pembangunan infrastruktur daerah yang ditetapkan pusat
- B. Meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik
- C. Mendanai kegiatan khusus yang menjadi prioritas nasional di daerah
- D. Pemerataan kemampuan keuangan antardaerah untuk mendanai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan
29. Otonomi daerah dalam bidang perpajakan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk memungut pajak daerah. Prinsip yang membatasi kewenangan ini adalah…
- A. Objek pajak daerah tidak boleh tumpang tindih dengan objek pajak pusat
- B. Tarif pajak daerah ditetapkan sepenuhnya oleh pemerintah pusat
- C. Pemerintah daerah tidak dapat membuat peraturan daerah tentang pajak baru
- D. Seluruh penerimaan pajak daerah harus disetor ke rekening kas negara terlebih dahulu
30. Berdasarkan UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), pajak daerah kabupaten/kota yang dikenakan atas kepemilikan kendaraan bermotor adalah…
- A. Pajak Kendaraan Bermotor yang dikelola kabupaten/kota
- B. Retribusi jalan bermotor yang ditagih kepada pemilik kendaraan
- C. Pajak Kendaraan Bermotor yang dikelola oleh pemerintah provinsi
- D. Pajak Barang Mewah daerah atas kendaraan bermotor
31. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dikenakan atas…
- A. Pemilikan kendaraan bermotor setiap tahun oleh pemilik yang sama
- B. Penyerahan hak atas kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian atau perbuatan hukum
- C. Penggunaan kendaraan bermotor di jalan umum provinsi
- D. Pembuatan surat tanda nomor kendaraan (STNK) baru
32. Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) saat ini merupakan pajak yang dipungut oleh…
- A. Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak
- B. Pemerintah provinsi melalui Dinas Pendapatan Daerah Provinsi
- C. Pemerintah pusat yang hasilnya dibagi ke daerah
- D. Pemerintah kabupaten/kota berdasarkan pengalihan kewenangan dari pusat
33. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) dalam penghitungan BPHTB berfungsi sebagai…
- A. Pengurang dari nilai perolehan sebelum dikenakan tarif BPHTB
- B. Batas maksimum nilai tanah yang dapat dikenakan BPHTB
- C. Nilai minimum objek pajak yang harus dilaporkan kepada daerah
- D. Tarif efektif yang dikenakan atas seluruh nilai perolehan hak
34. Pajak daerah kabupaten/kota yang dikenakan atas setiap pelayanan di hotel, termasuk fasilitas penginapan dan fasilitas tinggal jangka pendek, adalah…
- A. Pajak Restoran
- B. Retribusi Tempat Penginapan
- C. Pajak Hotel
- D. Pajak Hiburan Wisata
35. Berdasarkan UU HKPD, Pajak Hiburan dengan tarif khusus yang lebih tinggi dikenakan pada jenis hiburan tertentu, salah satunya adalah…
- A. Pertunjukan musik tradisional dan seni daerah
- B. Diskotek, karaoke, kelab malam, dan spa
- C. Bioskop dan pertunjukan film
- D. Pameran seni dan pameran dagang
36. Retribusi daerah berbeda dari pajak daerah dalam hal yang paling mendasar, yaitu…
- A. Retribusi hanya dipungut oleh pemerintah provinsi, bukan kabupaten/kota
- B. Retribusi tidak memerlukan peraturan daerah sebagai dasar pemungutannya
- C. Retribusi disetorkan ke pemerintah pusat sebagai bagian dari penerimaan negara
- D. Retribusi memberikan imbalan langsung kepada pembayar atas jasa yang diterima dari pemerintah
37. Retribusi Jasa Umum adalah retribusi atas jasa yang disediakan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan umum. Salah satu contoh Retribusi Jasa Umum adalah…
- A. Retribusi pelayanan kesehatan di puskesmas milik pemerintah daerah
- B. Retribusi pemakaian kekayaan daerah berupa laboratorium komersial
- C. Retribusi izin mendirikan bangunan dari dinas terkait
- D. Retribusi terminal khusus yang dikelola secara komersial
38. Surat Paksa dalam proses penagihan pajak daerah diterbitkan apabila wajib pajak…
- A. Belum mendaftarkan diri sebagai wajib pajak daerah sesuai ketentuan
- B. Tidak menyampaikan SPTPD dalam jangka waktu yang ditentukan
- C. Tidak melunasi utang pajak setelah jatuh tempo pembayaran dalam Surat Teguran
- D. Melakukan keberatan atas penetapan pajak yang diterbitkan oleh dinas
39. Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana perpajakan. Penyidik dalam hal ini adalah…
- A. Jaksa yang ditugaskan oleh Kejaksaan Agung
- B. Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di lingkungan DJP atau dinas pajak daerah
- C. Pemeriksa pajak yang ditugaskan secara khusus oleh kepala kantor pajak
- D. Hakim pengadilan pajak yang berwenang atas sengketa perpajakan
40. SP2DK (Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan) merupakan instrumen yang digunakan DJP dalam tahap…
- A. Penagihan aktif atas tunggakan pajak wajib pajak
- B. Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan
- C. Pemeriksaan bukti permulaan sebelum penerbitan SKPKB
- D. Penelitian dan pengawasan kepatuhan wajib pajak sebelum pemeriksaan
41. Pajak Reklame merupakan salah satu pajak kabupaten/kota. Dasar pengenaan Pajak Reklame adalah…
- A. Nilai sewa reklame yang dihitung berdasarkan ukuran, jenis, dan lokasi pemasangan
- B. Laba yang diperoleh pengusaha dari kegiatan yang dipromosikan melalui reklame
- C. Biaya produksi pembuatan reklame yang dikeluarkan wajib pajak
- D. Jumlah pengunjung yang melihat reklame dalam satu periode pajak
42. Pajak Penerangan Jalan dikenakan atas penggunaan tenaga listrik yang disediakan oleh PLN maupun bukan PLN. Subjek pajak yang berkewajiban membayar Pajak Penerangan Jalan adalah…
- A. Perusahaan penyedia listrik (PLN) atas seluruh pelanggannya
- B. Pemerintah daerah yang memasang lampu penerangan jalan
- C. Orang pribadi atau badan yang menggunakan tenaga listrik
- D. Kontraktor yang membangun jaringan listrik di wilayah daerah
43. Pajak Air Tanah dikenakan atas pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah. Tujuan pengenaan pajak ini, selain sebagai sumber PAD, adalah untuk…
- A. Menambah pendapatan perusahaan air minum daerah (PDAM)
- B. Mendorong pengendalian dan pelestarian sumber daya air tanah
- C. Membatasi investasi industri yang menggunakan air dalam proses produksinya
- D. Membiayai pembangunan instalasi pengolahan air bersih di wilayah perkotaan
44. Retribusi Perizinan Tertentu adalah retribusi atas kegiatan tertentu pemerintah daerah dalam rangka pemberian izin kepada orang pribadi atau badan. Salah satu contoh Retribusi Perizinan Tertentu adalah…
- A. Retribusi pelayanan pasar tradisional yang dikelola pemerintah daerah
- B. Retribusi penggunaan gedung olahraga milik pemerintah daerah
- C. Retribusi pelayanan persampahan di kawasan permukiman
- D. Retribusi persetujuan bangunan gedung (pengganti IMB)
45. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) merupakan salah satu pajak kabupaten/kota. Yang menjadi objek pajak MBLB adalah…
- A. Kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan dari sumber alam
- B. Penjualan dan perdagangan mineral bukan logam dan batuan antardaerah
- C. Kepemilikan izin usaha pertambangan mineral di wilayah kabupaten/kota
- D. Ekspor mineral bukan logam dan batuan ke luar negeri
46. Penagihan pajak dengan Surat Paksa memiliki kekuatan hukum yang setara dengan…
- A. Putusan pengadilan niaga yang telah berkekuatan hukum tetap
- B. Penetapan dari Mahkamah Agung atas sengketa perpajakan
- C. Grosse akta yang berkekuatan hukum eksekutorial
- D. Surat keterangan tidak mempunyai tunggakan pajak (SKB)
47. Pemeriksaan dalam rangka penegakan hukum perpajakan dapat berupa pemeriksaan untuk menguji kepatuhan dan pemeriksaan untuk tujuan lain. Pemeriksaan untuk tujuan lain dapat dilakukan dalam rangka…
- A. Menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar atas SPT yang disampaikan
- B. Penghapusan NPWP atau pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak
- C. Menilai tingkat kepatuhan wajib pajak besar secara periodik
- D. Mengumpulkan bukti permulaan tindak pidana perpajakan
48. Pajak Sarang Burung Walet merupakan pajak yang dikenakan oleh pemerintah kabupaten/kota. Yang menjadi subjek Pajak Sarang Burung Walet adalah…
- A. Pemilik gedung atau bangunan tempat burung walet bersarang
- B. Eksportir yang menjual sarang burung walet ke luar negeri
- C. Pengecer yang menjual sarang burung walet di pasar dalam negeri
- D. Orang pribadi atau badan yang melakukan pengambilan sarang burung walet
49. Sanksi administrasi dalam perpajakan berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak didasarkan pada prinsip bahwa…
- A. Wajib pajak yang terlambat membayar telah menggunakan uang negara sehingga dikenakan kompensasi atas penggunaan tersebut
- B. Sanksi bunga bertujuan menghukum wajib pajak agar membayar lebih dari kewajiban pokoknya
- C. Pemerintah memerlukan pendapatan tambahan dari denda untuk membiayai penagihan
- D. Bunga merupakan bentuk kompensasi atas inflasi yang terjadi selama keterlambatan pembayaran
50. Seorang wajib pajak mengajukan keberatan atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) yang diterbitkan oleh DJP. Apabila keberatan ditolak oleh DJP, langkah selanjutnya yang dapat ditempuh wajib pajak adalah…
- A. Mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri setempat dalam waktu 30 hari
- B. Mengajukan peninjauan kembali ke Direktorat Jenderal Pajak
- C. Mengajukan banding ke Pengadilan Pajak dalam jangka waktu 3 bulan
- D. Melaporkan penolakan keberatan kepada Ombudsman Republik Indonesia
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.