EKSI4422 — Laboratorium Akuntansi Kecamatan Dan Desa

Akuntansi Keungan Pblk 50 soal

1. Dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah yang wajib disusun oleh pemerintah desa untuk periode enam tahun disebut…

  • A. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Desa (RPJPDes)
  • B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)
  • C. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes)
  • D. Rencana Strategis Desa (Renstrades)
Jawaban: B. RPJMDes adalah dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu enam tahun yang memuat arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan desa sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

2. Dokumen perencanaan tahunan desa yang merupakan penjabaran dari RPJMDes disebut…

  • A. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes)
  • B. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes)
  • C. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)
  • D. Daftar Usulan Rencana Kegiatan (DURK)
Jawaban: A. RKPDes merupakan penjabaran tahunan dari RPJMDes yang memuat prioritas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa dalam satu tahun anggaran.

3. Forum musyawarah yang digunakan sebagai wadah perencanaan pembangunan desa secara partisipatif disebut…

  • A. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam)
  • B. Rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
  • C. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes)
  • D. Rapat Koordinasi Desa (Rakordesa)
Jawaban: C. Musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan warga desa untuk menyepakati rencana kegiatan di tahun anggaran berikutnya, yang hasilnya menjadi bahan penyusunan RKPDes.

4. Asas perencanaan pembangunan yang mengutamakan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan perencanaan disebut asas…

  • A. Transparansi
  • B. Akuntabilitas
  • C. Efisiensi
  • D. Partisipasi
Jawaban: D. Asas partisipasi mengharuskan masyarakat dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses perencanaan pembangunan, mulai dari identifikasi masalah hingga penetapan prioritas kegiatan.

5. Pemerintah Desa Maju Sejahtera sedang menyusun RPJMDes periode 2024-2029. Dalam proses tersebut, kepala desa perlu merujuk pada dokumen perencanaan kabupaten agar perencanaan desa selaras dengan kebijakan yang lebih tinggi. Prinsip yang diterapkan dalam kasus ini adalah…

  • A. Prinsip kemandirian desa
  • B. Prinsip sinkronisasi dan integrasi perencanaan
  • C. Prinsip efektivitas anggaran desa
  • D. Prinsip desentralisasi fiskal
Jawaban: B. Prinsip sinkronisasi dan integrasi mengharuskan perencanaan desa selaras dengan dokumen perencanaan di atasnya, yaitu RPJMD kabupaten, RPJMD provinsi, hingga RPJMN, agar terjadi keselarasan program pembangunan antar tingkatan pemerintahan.

6. Lembaga yang bertugas membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa tentang APBDes bersama kepala desa adalah…

  • A. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
  • B. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD)
  • C. Tim Pengelola Kegiatan (TPK)
  • D. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
Jawaban: A. BPD merupakan lembaga yang mewakili warga desa dan memiliki fungsi legislasi, salah satunya membahas serta menyepakati rancangan Peraturan Desa tentang APBDes bersama kepala desa.

7. Pendekatan perencanaan pembangunan yang dimulai dari bawah, yaitu dari tingkat desa ke kecamatan hingga kabupaten, dikenal sebagai pendekatan…

  • A. Top-down planning
  • B. Centralized planning
  • C. Bottom-up planning
  • D. Integrated planning
Jawaban: C. Bottom-up planning adalah pendekatan perencanaan yang berasal dari tingkat pemerintahan paling bawah, yaitu desa, yang kemudian dijadikan masukan dalam Musrenbangcam, Musrenbangkab, hingga Musrenbangprov.

8. Tahapan awal dalam penyusunan RPJMDes yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan desa secara menyeluruh adalah…

  • A. Penyusunan rancangan RPJMDes
  • B. Penetapan peraturan desa tentang RPJMDes
  • C. Pembahasan rancangan RPJMDes oleh BPD
  • D. Pengkajian keadaan desa (PKD)
Jawaban: D. PKD merupakan tahapan pertama dalam penyusunan RPJMDes yang mencakup pengumpulan data dan informasi tentang kondisi, potensi, masalah, serta kebutuhan desa sebagai dasar perencanaan yang akurat.

9. Penggunaan lahan di wilayah kecamatan yang diperuntukkan bagi kegiatan pertanian, permukiman, industri, dan ruang terbuka hijau diatur dalam dokumen…

  • A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
  • B. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
  • C. Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
  • D. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)
Jawaban: B. RTRW adalah dokumen perencanaan yang mengatur alokasi ruang untuk berbagai peruntukan lahan, seperti kawasan pertanian, permukiman, industri, dan ruang terbuka hijau dalam suatu wilayah kabupaten atau kota.

10. Zona peruntukan lahan yang dikhususkan untuk kegiatan pertanian dan dilarang untuk dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman atau industri disebut…

  • A. Lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B)
  • B. Kawasan budidaya pertanian
  • C. Kawasan agropolitan
  • D. Zona hijau pertanian
Jawaban: A. LP2B adalah lahan pertanian yang ditetapkan untuk dilindungi dan dilarang dialihfungsikan guna menjaga ketahanan pangan nasional, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

11. Rencana tata ruang yang lebih rinci dari RTRW dan dijadikan dasar pemberian izin lokasi dan izin mendirikan bangunan di tingkat kecamatan adalah…

  • A. Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN)
  • B. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP)
  • C. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)
  • D. Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL)
Jawaban: C. RDTR adalah rencana tata ruang yang lebih detail dan operasional dari RTRW kabupaten, yang dijadikan dasar perizinan pemanfaatan ruang seperti izin lokasi dan izin mendirikan bangunan (IMB) di tingkat kecamatan.

12. Pemerintah kecamatan menemukan adanya bangunan toko yang berdiri di atas lahan yang ditetapkan sebagai zona hijau dalam RDTR. Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah…

  • A. Mengizinkan bangunan tersebut karena sudah terlanjur berdiri
  • B. Memindahkan penetapan zona hijau ke lokasi lain
  • C. Mengenakan retribusi tambahan kepada pemilik bangunan
  • D. Memberikan sanksi administratif dan memerintahkan pembongkaran bangunan
Jawaban: D. Pelanggaran pemanfaatan ruang yang tidak sesuai RDTR dikenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, penghentian kegiatan, pencabutan izin, dan pembongkaran bangunan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Penataan Ruang.

13. Kawasan yang berfungsi melindungi kelestarian lingkungan hidup, seperti hutan lindung, sempadan sungai, dan area konservasi, diklasifikasikan sebagai…

  • A. Kawasan budidaya
  • B. Kawasan lindung
  • C. Kawasan strategis
  • D. Kawasan penyangga
Jawaban: B. Kawasan lindung adalah wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup sumber daya alam, sumber daya buatan, dan nilai sejarah serta budaya bangsa, termasuk hutan lindung, sempadan sungai, dan kawasan konservasi.

14. Metode perencanaan tata ruang desa yang melibatkan pemetaan batas-batas lahan secara partisipatif bersama warga desa disebut…

  • A. Pemetaan partisipatif
  • B. Survei kadaster
  • C. Pemetaan topografi
  • D. Pemetaan geospasial
Jawaban: A. Pemetaan partisipatif adalah pendekatan pemetaan yang melibatkan langsung warga desa untuk mengidentifikasi dan menggambarkan batas-batas lahan, penggunaan lahan, dan potensi wilayah desa berdasarkan pengetahuan lokal masyarakat setempat.

15. Penganggaran berbasis kinerja (performance-based budgeting) berbeda dari penganggaran tradisional karena menekankan pada…

  • A. Besarnya jumlah anggaran yang dialokasikan untuk setiap unit kerja
  • B. Kesesuaian anggaran dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • C. Pencapaian hasil dan dampak dari setiap program yang dianggarkan
  • D. Kecepatan penyerapan anggaran oleh masing-masing satuan kerja
Jawaban: C. Penganggaran berbasis kinerja menitikberatkan pada output dan outcome dari setiap belanja, bukan sekadar kepatuhan proses, sehingga setiap anggaran yang dialokasikan harus dapat diukur hasilnya secara jelas dan terukur.

16. Dokumen anggaran desa yang memuat rencana penerimaan dan pengeluaran keuangan desa dalam satu tahun anggaran adalah…

  • A. Laporan Realisasi Anggaran (LRA)
  • B. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes)
  • C. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepala desa
  • D. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)
Jawaban: D. APBDes adalah rencana keuangan tahunan pemerintah desa yang ditetapkan dengan Peraturan Desa, memuat seluruh rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun anggaran.

17. Indikator kinerja yang mengukur jumlah barang atau jasa yang dihasilkan dari suatu kegiatan disebut indikator…

  • A. Input
  • B. Output
  • C. Outcome
  • D. Impact
Jawaban: B. Indikator output mengukur hasil langsung dari pelaksanaan kegiatan, seperti jumlah meter jalan yang dibangun atau jumlah peserta pelatihan yang mengikuti program, yang dapat dikuantifikasi secara langsung.

18. Sumber pendapatan desa yang berasal dari pembagian pajak daerah dan retribusi daerah dari kabupaten atau kota disebut…

  • A. Bagi hasil pajak dan retribusi daerah
  • B. Dana Desa (DD)
  • C. Alokasi Dana Desa (ADD)
  • D. Pendapatan Asli Desa (PADes)
Jawaban: A. Bagi hasil pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu komponen pendapatan transfer desa yang bersumber dari sebagian hasil pemungutan pajak dan retribusi daerah kabupaten yang dialokasikan kepada desa-desa di wilayahnya.

19. Desa Harapan Jaya menerima Dana Desa sebesar Rp 900.000.000 dan diwajibkan menggunakan minimal 70% untuk pemberdayaan masyarakat. Berapa jumlah minimal yang wajib dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat?

  • A. Rp 540.000.000
  • B. Rp 600.000.000
  • C. Rp 630.000.000
  • D. Rp 720.000.000
Jawaban: C. Perhitungan: 70% x Rp 900.000.000 = Rp 630.000.000. Ini adalah jumlah minimal yang wajib dialokasikan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat desa sesuai ketentuan penggunaan Dana Desa.

20. Komponen belanja desa yang digunakan untuk membayar gaji dan tunjangan kepala desa serta perangkat desa termasuk dalam kelompok belanja…

  • A. Belanja modal
  • B. Belanja barang dan jasa
  • C. Belanja transfer
  • D. Belanja pegawai
Jawaban: D. Belanja pegawai mencakup penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa, penghasilan tetap dan tunjangan perangkat desa, serta tunjangan dan operasional BPD yang dibayarkan secara rutin setiap bulan.

21. Dalam penganggaran berbasis kinerja, kegiatan pembangunan jalan desa sepanjang 2 km harus disertai indikator keberhasilan yang terukur. Indikator yang paling tepat untuk mengukur dampak jangka menengah dari kegiatan tersebut adalah…

  • A. Tersedianya jalan desa sepanjang 2 km dalam kondisi baik
  • B. Meningkatnya aksesibilitas dan mobilitas warga desa ke pusat layanan
  • C. Terserap anggaran sebesar 95% dari total rencana belanja
  • D. Terlaksananya pekerjaan fisik sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan
Jawaban: B. Indikator dampak jangka menengah (outcome) berfokus pada perubahan kondisi yang dialami masyarakat akibat kegiatan, yaitu peningkatan aksesibilitas, sedangkan pilihan A mengukur output dan pilihan C mengukur serapan anggaran semata.

22. Realisasi anggaran desa adalah perbandingan antara…

  • A. Anggaran yang telah ditetapkan dengan realisasi penerimaan dan pengeluaran actual
  • B. Pendapatan asli desa dengan total belanja desa yang dilaksanakan
  • C. Dana Desa yang diterima dengan anggaran yang direncanakan dalam RKPDes
  • D. Belanja pegawai dengan belanja modal dalam satu tahun anggaran
Jawaban: A. Realisasi anggaran adalah pelaksanaan aktual dari APBDes yang ditetapkan, membandingkan antara anggaran yang direncanakan dengan pendapatan dan belanja yang benar-benar terjadi dalam satu tahun anggaran.

23. Pejabat yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan desa dan bertugas sebagai koordinator pelaksanaan APBDes adalah…

  • A. Sekretaris desa
  • B. Bendahara desa
  • C. Kepala desa selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa (PKPKD)
  • D. Kaur Keuangan desa
Jawaban: C. Kepala desa adalah pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa yang bertanggung jawab atas seluruh pelaksanaan APBDes, termasuk menetapkan kebijakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan desa.

24. Dokumen yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi penerimaan dan pengeluaran kas desa secara kronologis disebut…

  • A. Buku Kas Pembantu Kegiatan
  • B. Buku Bank Desa
  • C. Buku Pembantu Pajak
  • D. Buku Kas Umum (BKU)
Jawaban: D. BKU adalah buku utama pencatatan keuangan desa yang memuat semua transaksi penerimaan dan pengeluaran kas secara berurutan sesuai tanggal terjadinya transaksi, yang dikelola oleh Kaur Keuangan desa.

25. Prosedur pencairan Dana Desa yang mengharuskan desa memenuhi persyaratan tertentu sebelum menerima setiap tahap pencairan disebut mekanisme…

  • A. Pencairan serentak
  • B. Pencairan bertahap
  • C. Pencairan blok
  • D. Pencairan langsung
Jawaban: B. Dana Desa dicairkan secara bertahap, umumnya dalam dua tahap, di mana tahap berikutnya baru dapat dicairkan setelah desa menyampaikan laporan realisasi penggunaan tahap sebelumnya kepada kabupaten sebagai syarat pencairan.

26. Penyimpangan dalam realisasi anggaran desa di mana pengeluaran aktual melebihi anggaran yang telah ditetapkan disebut…

  • A. Belanja melampaui anggaran (over budget)
  • B. Efisiensi anggaran
  • C. Silpa positif
  • D. Defisit anggaran
Jawaban: A. Over budget terjadi ketika realisasi belanja melebihi pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam APBDes, yang merupakan pelanggaran terhadap prinsip pengelolaan keuangan desa dan harus dipertanggungjawabkan oleh perangkat desa yang berwenang.

27. Kepala Desa Sejahtera Mandiri mendapati bahwa sisa anggaran kegiatan pembangunan posyandu sebesar Rp 15.000.000 tidak terserap hingga akhir tahun anggaran. Sisa dana tersebut seharusnya diperlakukan sebagai…

  • A. Pendapatan asli desa tahun berikutnya
  • B. Dana cadangan yang disimpan di luar rekening desa
  • C. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang dibukukan dalam laporan keuangan
  • D. Pengembalian dana kepada pemerintah kabupaten
Jawaban: C. SiLPA adalah selisih lebih antara realisasi penerimaan dengan realisasi pengeluaran APBDes yang dibukukan sebagai penerimaan pembiayaan tahun anggaran berikutnya dan dapat digunakan untuk menutup defisit atau mendanai kegiatan yang belum selesai.

28. Perubahan APBDes yang dilakukan dalam tahun anggaran berjalan karena adanya kebutuhan mendesak atau pergeseran anggaran antar kegiatan harus ditetapkan melalui…

  • A. Keputusan camat setempat
  • B. Surat edaran kepala desa
  • C. Keputusan bupati atau walikota
  • D. Peraturan desa tentang perubahan APBDes
Jawaban: D. Perubahan APBDes harus melalui mekanisme yang sama dengan penetapan APBDes, yaitu dibahas bersama BPD dan ditetapkan melalui Peraturan Desa tentang Perubahan APBDes, yang dilakukan paling banyak satu kali dalam satu tahun anggaran.

29. Laporan keuangan desa yang menyajikan informasi tentang seluruh penerimaan dan pengeluaran desa selama satu tahun anggaran adalah…

  • A. Neraca desa
  • B. Laporan Realisasi Anggaran (LRA) desa
  • C. Laporan kekayaan milik desa
  • D. Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) desa
Jawaban: B. LRA desa menyajikan informasi tentang realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun anggaran yang dibandingkan dengan anggarannya, sehingga dapat diketahui tingkat penyerapan anggaran desa.

30. Prinsip akuntansi yang mengharuskan pencatatan transaksi keuangan desa dilakukan pada saat terjadinya transaksi, bukan pada saat kas diterima atau dibayarkan, disebut basis…

  • A. Akrual
  • B. Kas
  • C. Modifikasi kas
  • D. Komitmen
Jawaban: A. Basis akrual adalah dasar pencatatan transaksi pada saat kejadian ekonomi berlangsung, terlepas dari kapan kas diterima atau dibayarkan, berbeda dengan basis kas yang mencatat transaksi hanya pada saat kas masuk atau keluar.

31. Komponen laporan keuangan desa yang menyajikan posisi keuangan berupa aset, kewajiban, dan ekuitas dana desa pada tanggal tertentu adalah…

  • A. Laporan Realisasi Anggaran
  • B. Laporan Arus Kas
  • C. Neraca
  • D. Catatan atas Laporan Keuangan
Jawaban: C. Neraca adalah laporan posisi keuangan yang menyajikan aset, kewajiban, dan ekuitas dana desa pada titik waktu tertentu (akhir periode pelaporan), memperlihatkan kondisi keuangan desa secara keseluruhan.

32. Laporan keuangan desa semester pertama yang memuat realisasi anggaran sampai dengan bulan Juni wajib disampaikan kepada bupati atau walikota paling lambat…

  • A. 31 Mei tahun berjalan
  • B. 30 Juni tahun berjalan
  • C. 31 Juli tahun berjalan
  • D. 31 Juli tahun berjalan
Jawaban: D. Laporan realisasi pelaksanaan APBDes semester pertama disampaikan kepada bupati atau walikota melalui camat paling lambat akhir bulan Juli tahun anggaran berjalan, sesuai ketentuan Permendagri tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

33. Kekayaan desa yang meliputi tanah kas desa, pasar desa, dan bangunan milik desa disebut…

  • A. Aset lancar desa
  • B. Aset tetap desa
  • C. Investasi jangka panjang desa
  • D. Dana cadangan desa
Jawaban: B. Tanah kas desa, pasar desa, bangunan desa, jalan desa, dan sarana prasarana lainnya yang dimiliki desa termasuk dalam kategori aset tetap desa karena memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun dan tidak dimaksudkan untuk dijual.

34. Aplikasi sistem informasi keuangan desa yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk membantu pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan secara digital disebut…

  • A. Sistem Keuangan Desa (Siskeudes)
  • B. Sistem Informasi Desa (SID)
  • C. Sistem Manajemen Pembangunan Desa (SMPD)
  • D. Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)
Jawaban: A. Siskeudes adalah aplikasi pengelolaan keuangan desa berbasis komputer yang dikembangkan oleh BPKP bersama Kemendagri, digunakan untuk membantu desa melaksanakan pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan.

35. Laporan keuangan desa yang memberikan informasi tambahan dan penjelasan rinci atas pos-pos yang disajikan dalam laporan keuangan utama disebut…

  • A. Lampiran APBDes
  • B. Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBDes
  • C. Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK)
  • D. Neraca desa
Jawaban: C. CaLK merupakan bagian integral dari laporan keuangan yang menyajikan penjelasan naratif atau rincian dari angka-angka yang tercantum dalam LRA, neraca, dan laporan arus kas sehingga pengguna laporan dapat memahami konteks dan kebijakan akuntansi yang diterapkan.

36. Pelaporan kinerja kecamatan dan desa bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemangku kepentingan tentang…

  • A. Jumlah anggaran yang berhasil diserap oleh setiap perangkat desa
  • B. Daftar nama pegawai dan jabatan dalam struktur pemerintahan desa
  • C. Rencana kegiatan desa yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya
  • D. Tingkat pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan
Jawaban: D. Pelaporan kinerja berfungsi sebagai wujud akuntabilitas pemerintah desa dalam menyampaikan informasi tentang seberapa jauh target dan sasaran pembangunan yang direncanakan dalam RPJMDes dan RKPDes telah tercapai.

37. Dokumen yang menyajikan pertanggungjawaban kinerja kepala desa kepada masyarakat atas pelaksanaan program dan kegiatan selama satu tahun adalah…

  • A. Laporan Realisasi Anggaran Desa (LRAD)
  • B. Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD)
  • C. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala desa
  • D. Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (IPPD)
Jawaban: B. LPPD disampaikan kepada bupati atau walikota melalui camat setiap akhir tahun anggaran, memuat informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

38. Laporan pertanggungjawaban kepala desa yang disampaikan langsung kepada masyarakat melalui musyawarah desa disebut…

  • A. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala desa kepada BPD
  • B. Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD)
  • C. Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (IPPD)
  • D. Laporan Realisasi APBDes
Jawaban: A. LKPJ disampaikan oleh kepala desa kepada BPD setiap akhir tahun anggaran, yang kemudian dibahas dalam musyawarah desa sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada warga atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan desa.

39. Kewajiban pemerintah desa untuk mempublikasikan informasi penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat luas melalui berbagai media merupakan perwujudan prinsip…

  • A. Akuntabilitas
  • B. Partisipasi
  • C. Transparansi
  • D. Efisiensi
Jawaban: C. Transparansi menuntut pemerintah desa membuka akses informasi pengelolaan keuangan dan pelaksanaan kegiatan kepada publik, misalnya melalui papan informasi desa, website, dan musyawarah desa, agar masyarakat dapat melakukan pengawasan secara aktif.

40. Indikator kinerja yang mengukur perbandingan antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan dalam pelaksanaan suatu kegiatan disebut indikator…

  • A. Efektivitas
  • B. Relevansi
  • C. Dampak
  • D. Efisiensi
Jawaban: D. Efisiensi mengukur rasio antara output yang dihasilkan dengan sumber daya (input) yang digunakan, sehingga kegiatan yang menghasilkan output maksimal dengan input minimal dinyatakan sebagai kegiatan yang efisien.

41. Desa Karya Bakti berhasil membangun 3 unit posyandu aktif dengan anggaran Rp 300.000.000 dan tingkat kehadiran ibu dan anak mencapai 85%. Tingkat kehadiran 85% merupakan ukuran…

  • A. Input kegiatan
  • B. Outcome kegiatan
  • C. Output kegiatan
  • D. Efisiensi anggaran
Jawaban: B. Tingkat kehadiran 85% adalah hasil yang dirasakan langsung oleh penerima manfaat (ibu dan anak) dari keberadaan posyandu, yang mengukur seberapa besar manfaat layanan kesehatan tersebut digunakan masyarakat, bukan sekadar keluaran fisik berupa jumlah bangunan.

42. Pengukuran kinerja pemerintah desa yang membandingkan realisasi capaian kinerja dengan target yang telah ditetapkan dalam RKPDes disebut…

  • A. Evaluasi kinerja
  • B. Audit kinerja
  • C. Reviu laporan kinerja
  • D. Inspeksi keuangan
Jawaban: A. Evaluasi kinerja adalah proses sistematis untuk membandingkan capaian aktual terhadap target yang telah ditetapkan, guna menilai keberhasilan program dan memberikan masukan perbaikan perencanaan periode berikutnya.

43. Pihak eksternal yang berwenang melakukan pemeriksaan atas pengelolaan keuangan desa untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan adalah…

  • A. Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri
  • B. Camat selaku atasan langsung kepala desa
  • C. Inspektorat kabupaten atau kota
  • D. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Jawaban: C. Inspektorat kabupaten atau kota adalah aparat pengawas intern pemerintah daerah yang berwenang melakukan pemeriksaan, pengawasan, dan audit atas pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah desa di wilayahnya.

44. Laporan yang disampaikan pemerintah desa kepada masyarakat secara tertulis dan melalui media informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan desa disebut…

  • A. Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD)
  • B. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
  • C. Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes
  • D. Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (IPPD)
Jawaban: D. IPPD adalah ringkasan informasi penyelenggaraan pemerintahan desa yang dipublikasikan kepada masyarakat luas melalui media seperti papan informasi desa, website, dan selebaran, sebagai bentuk transparansi yang lebih mudah diakses publik.

45. Kecamatan Makmur Sentosa menyusun laporan kinerja tahunannya yang mencakup hasil koordinasi pembinaan desa. Dokumen ini merupakan wujud pertanggungjawaban camat kepada…

  • A. Gubernur provinsi
  • B. Bupati atau walikota
  • C. Kepala desa di wilayahnya
  • D. DPRD kabupaten atau kota
Jawaban: B. Camat adalah perangkat daerah kabupaten atau kota yang bertanggung jawab langsung kepada bupati atau walikota, sehingga laporan kinerja kecamatan disampaikan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pembinaan dan pengawasan wilayah kepada bupati atau walikota.

46. Peran camat dalam pengelolaan keuangan desa yang berkaitan dengan pengawasan adalah…

  • A. Melakukan pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan desa di wilayahnya
  • B. Menyetujui dan menandatangani setiap bukti pengeluaran keuangan desa
  • C. Mengaudit laporan keuangan desa setiap akhir tahun anggaran
  • D. Menetapkan APBDes untuk desa-desa di wilayah kecamatan
Jawaban: A. Camat memiliki tugas pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa berdasarkan peraturan perundang-undangan, termasuk memfasilitasi laporan desa yang kemudian diteruskan ke kabupaten, namun camat tidak berwenang mengaudit atau menetapkan APBDes.

47. Konsep good governance dalam pemerintahan desa mensyaratkan adanya keterlibatan tiga pilar utama, yaitu pemerintah desa, masyarakat sipil, dan…

  • A. Lembaga adat desa
  • B. Partai politik lokal
  • C. Sektor swasta atau dunia usaha
  • D. Lembaga keagamaan desa
Jawaban: C. Good governance bertumpu pada tiga pilar utama yaitu pemerintah (government), masyarakat sipil (civil society), dan sektor swasta (private sector), yang masing-masing memiliki peran penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

48. Pelaporan kinerja yang membandingkan capaian kinerja desa dengan standar atau target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan digunakan untuk keperluan…

  • A. Penentuan besaran Dana Desa yang akan diterima tahun berikutnya
  • B. Penetapan besarnya penghasilan tetap kepala desa dan perangkat
  • C. Perencanaan tata ruang desa untuk periode lima tahun mendatang
  • D. Perbaikan dan pembelajaran (lesson learned) untuk perencanaan periode berikutnya
Jawaban: D. Hasil evaluasi kinerja menjadi umpan balik yang sangat berharga untuk mengidentifikasi kelemahan, hambatan, dan keberhasilan program, sehingga dapat dijadikan dasar penyempurnaan perencanaan dan penganggaran pada periode berikutnya.

49. Pemerintah Desa Mulia Abadi berhasil mencapai 90% dari target pembangunan yang ditetapkan dalam RKPDes dengan anggaran yang terserap 85% dari total APBDes. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan pembangunan desa tersebut bersifat…

  • A. Efektif tetapi tidak efisien
  • B. Efektif dan efisien
  • C. Tidak efektif tetapi efisien
  • D. Tidak efektif dan tidak efisien
Jawaban: B. Efektif ditunjukkan oleh capaian 90% target pembangunan yang berarti tujuan sebagian besar tercapai, sementara efisien ditunjukkan oleh penyerapan anggaran 85% yang menghasilkan capaian lebih tinggi dari proporsi anggaran yang digunakan, menandakan penggunaan sumber daya yang optimal.

50. Mekanisme pengawasan oleh masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah desa yang dilakukan secara langsung oleh warga desa disebut…

  • A. Pengawasan berbasis komunitas
  • B. Audit sosial
  • C. Inspeksi mendadak (sidak)
  • D. Pemeriksaan reguler
Jawaban: A. Pengawasan berbasis komunitas adalah mekanisme kontrol sosial dari bawah di mana warga desa secara aktif memantau, mengamati, dan mengevaluasi proses serta hasil pengelolaan pemerintahan desa berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh pemerintah desa.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah EKSI4422 Laboratorium Akuntansi Kecamatan Dan Desa untuk mahasiswa program studi Akuntansi Keungan Pblk Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: desa, disebut, keuangan, anggaran, kinerja, perencanaan, pemerintah, dokumen, masyarakat, kegiatan. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).