EKSA4401 — Manajemen Risiko Dan Asuransi Syariah
1. Suatu bank syariah memiliki risiko gagal bayar dari nasabah pembiayaan, risiko ini termasuk ke dalam kategori risiko apa?
- A. Risiko Kredit
- B. Risiko Pasar
- C. Risiko Likuiditas
- D. Risiko Operasional
2. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai proses manajemen risiko?
- A. Proses manajemen risiko bersifat dinamis dan berulang
- B. Identifikasi risiko hanya dilakukan sekali di awal
- C. Evaluasi risiko tidak memerlukan data historis
- D. Mitigasi risiko bertujuan menghilangkan semua risiko
3. Sistem keuangan Islam melarang praktik riba. Dalam konteks lembaga keuangan, larangan ini secara langsung berdampak pada…
- A. Larangan investasi pada sektor properti
- B. Larangan memberikan bonus kepada nasabah
- C. Larangan penerapan bunga pada transaksi pinjaman
- D. Larangan melakukan jual beli
4. Produk keuangan syariah yang menggunakan akad kerjasama antara pemilik modal dan pengelola usaha dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati disebut…
- A. Murabahah
- B. Ijarah
- C. Wakalah
- D. Mudharabah
5. Salah satu risiko unik yang melekat pada lembaga keuangan syariah dan tidak ditemukan pada lembaga keuangan konvensional adalah risiko…
- A. Risiko tingkat suku bunga
- B. Risiko nilai tukar
- C. Risiko reputasi
- D. Risiko kepatuhan syariah
6. Dalam regulasi lembaga keuangan syariah di Indonesia, lembaga yang memiliki wewenang untuk mengawasi kepatuhan terhadap prinsip syariah pada bank syariah adalah…
- A. Otoritas Jasa Keuangan
- B. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
- C. Bank Indonesia
- D. Lembaga Penjamin Simpanan
7. Tujuan utama dari asuransi adalah untuk…
- A. Menghilangkan risiko sepenuhnya
- B. Memberikan kepastian keuntungan bagi tertanggung
- C. Menghimpun dana dari masyarakat untuk investasi
- D. Mengalihkan risiko kerugian finansial dari tertanggung kepada penanggung
8. Suatu risiko yang dapat diasuransikan harus memenuhi karakteristik tertentu. Salah satu karakteristik tersebut adalah…
- A. Kerugian harus bersifat spekulatif
- B. Jumlah tertanggung harus sedikit
- C. Risiko harus terjadi secara pasti dan tidak acak
- D. Kerugian harus dapat diperkirakan dan diukur
9. Prinsip dasar dalam asuransi syariah yang membedakannya dari asuransi konvensional adalah adanya akad…
- A. Tolong menolong (at-ta'awun)
- B. Sewa menyewa (al-ijarah)
- C. Jual beli (al-bai)
- D. Pertanggungan (at-ta'min)
10. Dalam asuransi syariah, dana kontribusi peserta dikelola dengan akad tertentu. Jika akad yang digunakan adalah akad tijarah, maka dana tersebut dikelola secara…
- A. Sosial tanpa imbal hasil
- B. Mudharabah (bagi hasil)
- C. Pinjaman tanpa bunga
- D. Hibah
11. Landasan hukum utama asuransi syariah di Indonesia yang mengatur tentang prinsip dan operasional perusahaan asuransi syariah adalah…
- A. Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 21/DSN-MUI/X/2001
- B. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
- C. Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian
- D. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
12. Perusahaan asuransi syariah yang menjalankan usaha dengan menggabungkan fungsi asuransi dengan fungsi investasi, di mana peserta juga bertindak sebagai investor, disebut…
- A. Asuransi umum
- B. Asuransi jiwa
- C. Reasuransi
- D. Asuransi kerugian
13. Produk asuransi syariah yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan kendaraan bermotor adalah contoh dari…
- A. Asuransi umum syariah
- B. Asuransi kesehatan syariah
- C. Asuransi jiwa syariah
- D. Asuransi pendidikan syariah
14. Dalam mekanisme kerja asuransi syariah, kontrak antara peserta dengan perusahaan asuransi disebut sebagai akad…
- A. Ijarah
- B. Takaful
- C. Wakalah bil Ujrah
- D. Mudharabah
15. Proses underwriting dalam asuransi syariah bertujuan untuk…
- A. Menentukan besarnya komisi agen
- B. Menghitung laba perusahaan
- C. Menilai risiko calon peserta dan menetapkan kontribusi yang sesuai
- D. Memasarkan produk asuransi
16. Urgensi regulasi dalam industri asuransi syariah adalah untuk…
- A. Melindungi kepentingan pemegang polis dan menjaga stabilitas industri
- B. Membatasi jumlah perusahaan asuransi
- C. Menyeragamkan produk asuransi
- D. Menghilangkan persaingan antar perusahaan
17. Berdasarkan regulasi asuransi syariah di Indonesia, perusahaan asuransi syariah wajib memiliki…
- A. Dewan Komisaris
- B. Dewan Direksi
- C. Dewan Pengawas Syariah
- D. Dewan Audit
18. Manakah dari berikut ini yang merupakan definisi risiko dalam konteks lembaga keuangan?
- A. Kepastian akan kerugian
- B. Peluang untuk mendapatkan keuntungan
- C. Ketidakpastian yang menimbulkan kerugian finansial
- D. Variabilitas pendapatan
19. Apa yang membedakan sistem keuangan Islam dengan sistem konvensional?
- A. Bebas dari regulasi agama
- B. Penggunaan bunga sebagai instrumen utama
- C. Fokus pada keuntungan maksimal
- D. Larangan riba dan gharar
20. Risiko apa yang khas dihadapi oleh lembaga keuangan syariah terkait kepatuhan pada prinsip syariah?
- A. Risiko kepatuhan syariah
- B. Risiko likuiditas
- C. Risiko pasar
- D. Risiko kredit
21. Tujuan utama dari asuransi adalah untuk…
- A. Meningkatkan keuntungan perusahaan
- B. Menghilangkan semua risiko
- C. Mengalihkan risiko kepada pihak lain
- D. Menciptakan risiko baru
22. Dalam konteks asuransi syariah, konsep tolong-menolong diwujudkan melalui prinsip…
- A. Mudharabah
- B. Tabarru'
- C. Ijarah
- D. Wakalah
23. Landasan hukum asuransi syariah di Indonesia terutama bersumber dari…
- A. Fatwa DSN-MUI
- B. Undang-Undang Perbankan
- C. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
- D. Peraturan OJK tentang asuransi konvensional
24. Jenis usaha perasuransian yang menyediakan produk untuk melindungi jiwa disebut…
- A. Asuransi jiwa
- B. Asuransi kerugian
- C. Reasuransi
- D. Asuransi sosial
25. Salah satu produk asuransi syariah yang menggabungkan tabungan dan perlindungan adalah…
- A. Asuransi jiwa murni
- B. Asuransi pendidikan
- C. Asuransi mikro
- D. Asuransi dengan unsur investasi (link)
26. Dalam pengelolaan kontrak asuransi syariah, akad yang digunakan antara peserta dan perusahaan adalah…
- A. Akad ijarah
- B. Akad wakalah bil ujrah
- C. Akad mudharabah
- D. Akad musyarakah
27. Regulasi asuransi syariah di Indonesia diatur dalam…
- A. UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
- B. UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian
- C. PP No. 39 Tahun 2018 tentang Asuransi
- D. Fatwa DSN-MUI No. 21
28. Proses manajemen risiko yang pertama dalam suatu sistem adalah…
- A. Identifikasi risiko
- B. Evaluasi risiko
- C. Mitigasi risiko
- D. Monitoring risiko
29. Instrumen keuangan Islam yang paling mendasar adalah…
- A. Sukuk
- B. Obligasi
- C. Saham
- D. Derivatif
30. Salah satu risiko dalam asuransi konvensional yang juga ditemui pada asuransi syariah adalah…
- A. Risiko valuta asing
- B. Risiko suku bunga
- C. Risiko moral
- D. Risiko politik
31. Manfaat asuransi syariah bagi peserta antara lain…
- A. Bebas dari premi
- B. Menghindari semua risiko
- C. Jaminan keuntungan pasti
- D. Perlindungan risiko dan investasi halal
32. Dalam sejarah asuransi syariah di Indonesia, pendirian perusahaan asuransi syariah pertama dipelopori oleh…
- A. PT Asuransi Jiwasraya
- B. PT Asuransi Takaful Keluarga
- C. PT Asuransi Bumiputera
- D. PT Asuransi Prudential
33. Dana underwriting dalam asuransi syariah digunakan untuk…
- A. Operasional pemasaran
- B. Keuntungan perusahaan
- C. Investasi bebas risiko
- D. Membayar klaim peserta
34. Regulasi asuransi syariah bertujuan untuk…
- A. Mengurangi persaingan pasar
- B. Memaksimalkan keuntungan perusahaan
- C. Melindungi kepentingan peserta dan kepatuhan syariah
- D. Mempermudah investasi asing
35. Risiko yang timbul akibat ketidakmampuan debitur memenuhi kewajibannya disebut risiko apa?
- A. Risiko likuiditas
- B. Risiko kredit
- C. Risiko pasar
- D. Risiko operasional
36. Dalam proses manajemen risiko, tahap identifikasi risiko bertujuan untuk…
- A. Mengenali jenis dan sumber risiko
- B. Menentukan besaran kerugian
- C. Memilih teknik mitigasi risiko
- D. Mengevaluasi efektivitas pengendalian
37. Prinsip keuangan Islam yang melarang riba berarti…
- A. Larangan spekulasi
- B. Larangan ketidakpastian
- C. Larangan bunga
- D. Larangan investasi haram
38. Produk keuangan syariah yang menggunakan akad jual beli dengan margin keuntungan disebut…
- A. Mudharabah
- B. Murabahah
- C. Musyarakah
- D. Ijarah
39. Karakteristik risiko utama yang membedakan lembaga keuangan syariah dengan konvensional adalah…
- A. Risiko kredit lebih rendah
- B. Risiko kepatuhan syariah
- C. Risiko suku bunga
- D. Risiko likuiditas lebih tinggi
40. Regulasi yang mengatur operasional lembaga keuangan syariah di Indonesia dikeluarkan oleh…
- A. Majelis Ulama Indonesia
- B. Bank Indonesia
- C. Kementerian Keuangan
- D. Otoritas Jasa Keuangan
41. Tujuan utama asuransi adalah…
- A. Mengalihkan risiko kepada pihak lain
- B. Menghilangkan risiko
- C. Memperkecil risiko
- D. Mengelola risiko tanpa biaya
42. Syarat risiko yang dapat diasuransikan adalah…
- A. Risiko spekulatif
- B. Risiko yang pasti terjadi
- C. Kerugian yang dapat diukur secara finansial
- D. Risiko yang tidak terduga sama sekali
43. Asuransi syariah disebut juga sebagai…
- A. Mudharabah
- B. Tabarru
- C. Takaful
- D. Wakalah
44. Dalam asuransi syariah, dana kontribusi peserta yang digunakan untuk tolong-menolong disebut dana…
- A. Premi
- B. Cadangan
- C. Investasi
- D. Tabarru
45. Prinsip asuransi syariah yang melarang unsur maisir berarti…
- A. Larangan riba
- B. Larangan ketidakjelasan
- C. Larangan perjudian
- D. Larangan kezaliman
46. Landasan hukum utama asuransi syariah di Indonesia adalah…
- A. Fatwa DSN MUI
- B. UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
- C. UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian
- D. Peraturan OJK
47. Jenis usaha perasuransian syariah yang menanggung risiko jiwa disebut…
- A. Asuransi umum syariah
- B. Asuransi sosial
- C. Reasuransi syariah
- D. Asuransi jiwa syariah
48. Produk asuransi syariah yang memberikan perlindungan atas kerugian harta benda adalah…
- A. Asuransi kebakaran
- B. Asuransi kesehatan
- C. Asuransi jiwa kredit
- D. Asuransi perjalanan
49. Dalam mekanisme kerja asuransi syariah, kontrak antara peserta dan perusahaan menggunakan akad…
- A. Jual beli
- B. Wakalah atau mudharabah
- C. Sewa menyewa
- D. Pinjam meminjam
50. Regulasi khusus yang mengatur asuransi syariah di Indonesia diwujudkan dalam bentuk…
- A. Peraturan Pemerintah
- B. Undang-Undang Perbankan
- C. Keputusan Menteri Keuangan
- D. Peraturan OJK tentang Asuransi Syariah
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.