EKMA4265 — Manajemen Kualitas

Pend. Ekonomi 50 soal

1. Secara umum, kualitas dapat didefinisikan sebagai kemampuan suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Pendekatan definisi kualitas yang berfokus pada kepuasan pelanggan ini dikenal sebagai pendekatan…

  • A. Transcendent approach
  • B. Product-based approach
  • C. User-based approach
  • D. Manufacturing-based approach
Jawaban: C.

2. Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau cacat produk sebelum proses produksi selesai disebut…

  • A. Biaya kegagalan eksternal
  • B. Biaya pencegahan
  • C. Biaya penilaian
  • D. Biaya kegagalan internal
Jawaban: B.

3. Tokoh yang memperkenalkan konsep “Zero Defects” sebagai filosofi kualitas adalah…

  • A. W. Edwards Deming
  • B. Joseph M. Juran
  • C. Kaoru Ishikawa
  • D. Philip B. Crosby
Jawaban: D.

4. Dalam Total Quality Management, prinsip utama yang menjadi fondasi keberhasilan implementasi adalah…

  • A. Fokus pada efisiensi produksi semata
  • B. Orientasi pada pelanggan dan perbaikan berkelanjutan
  • C. Penekanan biaya operasional secara agresif
  • D. Peningkatan jumlah tenaga kerja terampil
Jawaban: B.

5. Berikut ini yang BUKAN merupakan hambatan dalam penerapan TQM di organisasi adalah…

  • A. Kurangnya komitmen manajemen puncak
  • B. Resistensi terhadap perubahan dari karyawan
  • C. Adanya sistem penghargaan berbasis kinerja kualitas
  • D. Budaya organisasi yang tidak mendukung kolaborasi
Jawaban: C.

6. Sertifikasi internasional yang menetapkan standar sistem manajemen kualitas untuk berbagai jenis organisasi adalah…

  • A. ISO 14001
  • B. ISO 45001
  • C. ISO 9000
  • D. ISO 31000
Jawaban: C.

7. Kepemimpinan yang efektif dalam manajemen kualitas ditandai dengan kemampuan pemimpin untuk…

  • A. Mendelegasikan seluruh tanggung jawab kualitas kepada tim QC
  • B. Membangun visi kualitas dan memotivasi seluruh anggota organisasi
  • C. Menetapkan target kualitas secara sepihak tanpa masukan bawahan
  • D. Mengutamakan hasil finansial di atas standar kualitas produk
Jawaban: B.

8. Konsep Just In Time (JIT) dalam manajemen kualitas bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan stok persediaan agar produksi tidak terganggu
  • B. Mempercepat proses rekrutmen tenaga kerja baru
  • C. Mengurangi pemborosan dengan menghasilkan barang sesuai permintaan tepat waktu
  • D. Memaksimalkan kapasitas mesin produksi secara terus-menerus
Jawaban: C.

9. Alat yang digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah kualitas secara sistematis berbentuk diagram tulang ikan disebut…

  • A. Histogram
  • B. Diagram Pareto
  • C. Control Chart
  • D. Diagram Ishikawa
Jawaban: D.

10. Dalam metode Six Sigma, tingkat kualitas tertinggi (6σ) mengizinkan maksimal berapa cacat per satu juta peluang (DPMO)?

  • A. 3,4
  • B. 6,2
  • C. 10,0
  • D. 66,8
Jawaban: A.

11. Keefektifan organisasi dalam konteks kepemimpinan kualitas diukur melalui kemampuan organisasi mencapai tujuannya. Faktor yang paling berpengaruh terhadap keefektifan organisasi adalah…

  • A. Jumlah modal yang dimiliki perusahaan
  • B. Lokasi geografis perusahaan
  • C. Keselarasan antara strategi, struktur, dan budaya organisasi
  • D. Banyaknya produk yang ditawarkan ke pasar
Jawaban: C.

12. Pendekatan manajemen kualitas jasa yang berfokus pada pemenuhan ekspektasi pelanggan secara konsisten dikenal sebagai…

  • A. Product Quality Management
  • B. Total Quality Service (TQS)
  • C. Statistical Quality Control
  • D. Lean Production System
Jawaban: B.

13. Pengendalian kualitas statistik menggunakan data variabel ketika data yang diukur bersifat…

  • A. Kategoris seperti “lulus” atau “gagal”
  • B. Kontinu dan dapat diukur secara numerik seperti berat atau panjang
  • C. Diskrit berupa jumlah cacatan per unit
  • D. Ordinal seperti skala kepuasan 1–5
Jawaban: B.

14. Implementasi ISO 9000 memberikan manfaat bagi organisasi antara lain…

  • A. Menjamin produk bebas cacat 100% secara otomatis
  • B. Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan konsistensi proses
  • C. Menghilangkan kebutuhan audit internal selamanya
  • D. Mengurangi jumlah karyawan yang dibutuhkan
Jawaban: B.

15. Konsep Lean Management berfokus pada…

  • A. Penambahan fitur produk sebanyak-banyaknya
  • B. Peningkatan kecepatan mesin produksi
  • C. Eliminasi segala bentuk pemborosan (waste) dalam proses
  • D. Pengurangan harga jual produk secara drastis
Jawaban: C.

16. Dalam siklus PDCA yang dikembangkan Deming, tahap “Check” bertujuan untuk…

  • A. Merencanakan tindakan perbaikan yang akan dilakukan
  • B. Melaksanakan rencana perbaikan dalam skala kecil
  • C. Memantau dan mengevaluasi hasil dari tindakan yang telah dilakukan
  • D. Menstandarkan proses yang telah berhasil diperbaiki
Jawaban: C.

17. Biaya kegagalan eksternal adalah biaya yang timbul akibat…

  • A. Inspeksi produk sebelum pengiriman ke pelanggan
  • B. Pelatihan karyawan di bidang kualitas
  • C. Cacat produk yang ditemukan setelah sampai ke tangan pelanggan
  • D. Pengujian bahan baku sebelum proses produksi
Jawaban: C.

18. Audit kualitas dilakukan untuk memastikan bahwa…

  • A. Seluruh karyawan mendapat kenaikan gaji secara berkala
  • B. Proses dan sistem kualitas berjalan sesuai standar yang ditetapkan
  • C. Produksi berjalan dengan kecepatan maksimum
  • D. Kompetitor tidak dapat meniru produk perusahaan
Jawaban: B.

19. Manakah yang merupakan dimensi kualitas produk menurut Garvin?

  • A. Profitabilitas, estetika, keandalan, kecepatan
  • B. Keandalan, daya tahan, kesesuaian, estetika
  • C. Harga, keindahan, kecepatan, kemudahan
  • D. Keamanan, popularitas, harga, kemasan
Jawaban: B.

20. Strategi implementasi Total Quality Service (TQS) yang tepat dalam industri jasa adalah…

  • A. Mengurangi interaksi langsung antara karyawan dan pelanggan
  • B. Mengutamakan kecepatan layanan meski mengorbankan akurasi
  • C. Membangun budaya pelayanan prima yang melibatkan seluruh karyawan
  • D. Menyerahkan penanganan keluhan hanya kepada manajer senior
Jawaban: C.

21. Teknik statistik yang digunakan untuk memisahkan “vital few” dari “trivial many” dalam analisis penyebab masalah kualitas adalah…

  • A. Scatter diagram
  • B. Diagram Pareto
  • C. Run chart
  • D. Flowchart
Jawaban: B.

22. Perkembangan konsep manajemen kualitas dari era inspeksi menuju era TQM menunjukkan pergeseran fokus dari…

  • A. Pelanggan ke proses
  • B. Deteksi cacat ke pencegahan cacat dan perbaikan sistem
  • C. Manajemen puncak ke karyawan lapangan
  • D. Pasar internasional ke pasar domestik
Jawaban: B.

23. Dalam pengendalian kualitas statistik data atribut, jenis cacat diukur menggunakan…

  • A. X-bar chart dan R chart
  • B. Scatter diagram dan histogram
  • C. P chart atau C chart
  • D. Capability index (Cp dan Cpk)
Jawaban: C.

24. Salah satu prinsip dasar Six Sigma yang membedakannya dari program kualitas konvensional adalah penggunaan data dan analisis statistik yang ketat untuk pengambilan keputusan. Metodologi yang digunakan adalah…

  • A. PDCA
  • B. 5S
  • C. Kaizen
  • D. DMAIC
Jawaban: D.

25. Pengukuran kinerja kualitas organisasi yang baik harus mencakup…

  • A. Hanya perspektif keuangan saja
  • B. Perspektif pelanggan saja karena kualitas diukur dari kepuasan pelanggan
  • C. Dimensi proses, pelanggan, keuangan, dan pembelajaran secara seimbang
  • D. Indikator yang hanya bisa diukur secara kualitatif
Jawaban: C.

26. Biaya penilaian (appraisal cost) dalam manajemen biaya kualitas mencakup kegiatan…

  • A. Pelatihan karyawan baru
  • B. Pemrosesan klaim garansi dari pelanggan
  • C. Inspeksi dan pengujian produk selama proses produksi
  • D. Redesain produk akibat keluhan pelanggan
Jawaban: C.

27. Hambatan budaya organisasi dalam implementasi TQM sering muncul ketika…

  • A. Perusahaan memiliki terlalu banyak sumber daya manusia berkualitas
  • B. Karyawan dan manajer menolak perubahan dan mempertahankan status quo
  • C. Teknologi produksi yang digunakan terlalu canggih
  • D. Standar kualitas ditetapkan terlalu rendah oleh manajemen
Jawaban: B.

28. Dalam Quality Assurance, tanggung jawab kualitas tidak hanya berada di departemen QC tetapi…

  • A. Dipindahkan sepenuhnya kepada pemasok bahan baku
  • B. Menjadi tanggung jawab CEO secara personal
  • C. Menjadi tanggung jawab bersama seluruh fungsi dalam organisasi
  • D. Diserahkan kepada lembaga sertifikasi eksternal
Jawaban: C.

29. Evaluasi kualitas layanan dalam Manajemen Kualitas Jasa menggunakan model SERVQUAL yang mengukur kesenjangan antara…

  • A. Biaya aktual dan biaya yang dianggarkan
  • B. Ekspektasi pelanggan dan persepsi pelanggan terhadap layanan yang diterima
  • C. Jumlah karyawan yang dibutuhkan dan yang tersedia
  • D. Target produksi dan realisasi produksi
Jawaban: B.

30. Alat perencanaan kualitas berupa matriks yang menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan karakteristik teknis produk disebut…

  • A. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
  • B. Statistical Process Control (SPC)
  • C. Benchmarking
  • D. Quality Function Deployment (QFD)
Jawaban: D.

31. Mengukur keberhasilan organisasi dalam perspektif manajemen kualitas dilakukan dengan melihat sejauh mana organisasi mampu…

  • A. Menekan biaya produksi seminimal mungkin tanpa memperhatikan kualitas
  • B. Memenuhi atau melampaui harapan pelanggan secara konsisten
  • C. Menghasilkan volume produksi tertinggi di industri
  • D. Menguasai pangsa pasar melalui strategi harga murah
Jawaban: B.

32. Konsep “kaizen” yang erat kaitannya dengan TQM berarti…

  • A. Perubahan radikal dan revolusioner dalam sekali langkah besar
  • B. Perbaikan berkelanjutan secara bertahap yang melibatkan semua orang
  • C. Eliminasi seluruh karyawan yang tidak produktif
  • D. Standardisasi proses untuk mencegah inovasi yang tidak perlu
Jawaban: B.

33. Dalam pengendalian kualitas statistik, fungsi batas kendali atas (UCL) dan batas kendali bawah (LCL) pada control chart adalah…

  • A. Menentukan harga jual produk yang kompetitif
  • B. Menetapkan target produksi harian karyawan
  • C. Mengukur tingkat kepuasan pelanggan secara statistik
  • D. Mengidentifikasi apakah variasi proses masih dalam batas yang dapat diterima
Jawaban: D.

34. Kepemimpinan transformasional dalam manajemen kualitas terutama berperan dalam…

  • A. Menginspirasi perubahan budaya menuju orientasi kualitas yang lebih tinggi
  • B. Mempertahankan cara kerja lama yang sudah terbukti efisien
  • C. Mengalihkan tanggung jawab kualitas kepada konsultan eksternal
  • D. Mengurangi keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan
Jawaban: A.

35. Salah satu tujuan utama implementasi sistem manajemen kualitas ISO 9001 adalah…

  • A. Mendapatkan subsidi pemerintah untuk perusahaan
  • B. Mengganti seluruh sistem operasi perusahaan dengan sistem baru
  • C. Memastikan konsistensi dan kemampuan organisasi memenuhi persyaratan pelanggan
  • D. Memenangkan penghargaan industri secara otomatis
Jawaban: C.

36. Strategi implementasi TQS yang efektif dalam bisnis jasa melibatkan…

  • A. Pengurangan jumlah titik kontak antara karyawan dan pelanggan
  • B. Sentralisasi keputusan pelayanan hanya pada manajemen puncak
  • C. Otomatisasi seluruh proses layanan untuk menghilangkan kesalahan manusia
  • D. Pemberdayaan karyawan garis depan untuk menyelesaikan masalah pelanggan secara mandiri
Jawaban: D.

37. Lean Management berfokus pada tujuh jenis pemborosan. Manakah yang BUKAN termasuk pemborosan (waste) dalam konsep Lean?

  • A. Kelebihan produksi (overproduction)
  • B. Waktu tunggu (waiting)
  • C. Pelatihan dan pengembangan karyawan
  • D. Transportasi yang tidak perlu
Jawaban: C.

38. Dalam implementasi TQM, peran tim lintas fungsional (cross-functional team) adalah…

  • A. Menggantikan struktur organisasi formal yang ada
  • B. Menyelesaikan masalah kualitas yang membutuhkan perspektif dari berbagai departemen
  • C. Memisahkan tanggung jawab kualitas antardepartemen secara tegas
  • D. Mengurangi komunikasi antara manajemen dan karyawan
Jawaban: B.

39. Indikator “first pass yield” dalam pengukuran kinerja kualitas bertujuan untuk mengetahui…

  • A. Seberapa cepat produk dapat diproduksi
  • B. Jumlah total unit yang diproduksi dalam satu periode
  • C. Tingkat kepuasan karyawan terhadap lingkungan kerja
  • D. Persentase produk yang lolos proses tanpa cacat atau pengerjaan ulang
Jawaban: D.

40. Alat pengendalian kualitas berupa grafik yang menampilkan distribusi frekuensi data untuk mengidentifikasi pola variasi disebut…

  • A. Check sheet
  • B. Scatter diagram
  • C. Histogram
  • D. Flowchart
Jawaban: C.

41. Perbedaan utama antara Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) adalah…

  • A. QC lebih mahal biayanya dibanding QA
  • B. QC bersifat reaktif mendeteksi cacat, QA bersifat proaktif mencegah cacat
  • C. QA hanya berlaku untuk industri manufaktur, QC untuk industri jasa
  • D. QC dilakukan oleh manajemen puncak, QA oleh karyawan operasional
Jawaban: B.

42. Metodologi Six Sigma menggunakan tahapan DMAIC. Urutan yang benar adalah…

  • A. Define, Measure, Analyze, Improve, Control
  • B. Design, Monitor, Assess, Implement, Check
  • C. Define, Manage, Allocate, Inspect, Certify
  • D. Detect, Measure, Analyze, Improve, Close
Jawaban: A.

43. Keberhasilan implementasi Just In Time (JIT) sangat bergantung pada…

  • A. Kemampuan perusahaan menyimpan stok cadangan sebesar mungkin
  • B. Hubungan yang kuat dan kepercayaan dengan pemasok yang andal
  • C. Penggunaan mesin produksi berkapasitas tinggi
  • D. Jumlah tenaga kerja yang banyak di lini produksi
Jawaban: B.

44. Dalam manajemen kualitas jasa, dimensi “reliability” (keandalan) mengacu pada…

  • A. Penampilan fisik fasilitas dan karyawan yang menarik
  • B. Kesediaan karyawan membantu pelanggan dengan cepat
  • C. Kemampuan memberikan layanan yang dijanjikan secara akurat dan konsisten
  • D. Pengetahuan dan kesopanan karyawan dalam melayani pelanggan
Jawaban: C.

45. Dalam proses audit kualitas, audit internal berbeda dari audit eksternal karena…

  • A. Audit internal lebih mahal dan memakan waktu lebih lama
  • B. Audit internal hanya dilakukan sekali saat pertama kali mendaftar sertifikasi
  • C. Audit internal selalu menghasilkan laporan yang lebih akurat
  • D. Audit internal dilakukan oleh auditor dari dalam organisasi sendiri untuk evaluasi mandiri
Jawaban: D.

46. Pengendalian kualitas statistik data atribut menggunakan P-chart digunakan untuk memantau…

  • A. Rata-rata dan rentang nilai pengukuran suatu proses
  • B. Jumlah cacat per unit produk yang diperiksa
  • C. Kemampuan proses dalam memenuhi spesifikasi teknis
  • D. Proporsi atau persentase produk cacat dalam sampel
Jawaban: D.

47. Manfaat utama penerapan benchmarking dalam manajemen kualitas adalah…

  • A. Meniru seluruh strategi kompetitor tanpa modifikasi
  • B. Mengidentifikasi praktik terbaik di industri sebagai referensi perbaikan internal
  • C. Membuktikan bahwa perusahaan sudah lebih baik dari kompetitor
  • D. Mengurangi biaya riset dan pengembangan produk baru
Jawaban: B.

48. Era Total Quality Management dalam perkembangan manajemen kualitas ditandai dengan…

  • A. Kualitas hanya menjadi tanggung jawab departemen inspeksi
  • B. Penekanan pada statistik proses produksi secara eksklusif
  • C. Fokus pada pemenuhan standar minimum yang ditetapkan pemerintah
  • D. Keterlibatan seluruh karyawan dan integrasi kualitas ke dalam strategi bisnis
Jawaban: D.

49. Alat teknik perencanaan kualitas yang menggunakan matriks risiko untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi kegagalan sebelum terjadi disebut…

  • A. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
  • B. Control chart
  • C. Pareto diagram
  • D. Cause and effect diagram
Jawaban: A.

50. Pengendalian kualitas statistik data variabel menggunakan X-bar chart dan R-chart bertujuan untuk…

  • A. Menghitung persentase produk yang tidak memenuhi standar
  • B. Mengidentifikasi jenis cacat terbanyak dalam proses produksi
  • C. Menentukan kapasitas produksi maksimum mesin
  • D. Memantau stabilitas rata-rata proses dan variasi rentang pengukuran
Jawaban: D.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah EKMA4265 Manajemen Kualitas untuk mahasiswa program studi Pend. Ekonomi Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: kualitas, manajemen, organisasi, implementasi, statistik, menggunakan, data, jasa, konsep, quality. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).