EKMA4158 — Perilaku Organisasi

Tekno Pendidikan 50 soal

1. Perilaku Keorganisasian (Organizational Behavior) adalah bidang studi yang mempelajari…

  • A. Cara menetapkan strategi bisnis perusahaan
  • B. Dampak individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi
  • C. Teknik akuntansi dan keuangan dalam perusahaan
  • D. Prosedur rekrutmen dan seleksi karyawan baru
Jawaban: B.

2. Manakah yang BUKAN merupakan tiga elemen utama dalam definisi organisasi?

  • A. Tujuan yang jelas
  • B. Orang-orang yang terlibat
  • C. Sistem koordinasi yang disengaja
  • D. Modal yang besar
Jawaban: D.

3. Dalam studi Perilaku Organisasi, tingkat analisis yang paling mendasar adalah…

  • A. Tingkat organisasi
  • B. Tingkat kelompok
  • C. Tingkat individu
  • D. Tingkat lingkungan
Jawaban: C.

4. Seorang manajer yang efektif menurut Mintzberg memiliki peran interpersonal, salah satunya adalah figurehead. Apa makna peran tersebut?

  • A. Manajer sebagai penghubung informasi internal dan eksternal
  • B. Manajer sebagai simbol dan kepala seremonial organisasi
  • C. Manajer sebagai pengambil keputusan strategis
  • D. Manajer sebagai pengalokasi sumber daya
Jawaban: B.

5. Ilmu yang menjadi dasar dari studi Perilaku Organisasi dalam memahami motivasi dan emosi individu adalah…

  • A. Sosiologi
  • B. Antropologi
  • C. Psikologi
  • D. Ilmu Politik
Jawaban: C.

6. Teori kepribadian Big Five mencakup lima dimensi. Dimensi yang mencerminkan tingkat kepercayaan, kerja sama, dan kebaikan hati seseorang disebut…

  • A. Conscientiousness
  • B. Extraversion
  • C. Agreeableness
  • D. Neuroticism
Jawaban: C.

7. Seseorang yang memiliki skor conscientiousness tinggi cenderung…

  • A. Mudah bergaul dan antusias dalam interaksi sosial
  • B. Disiplin, terorganisir, dan dapat diandalkan
  • C. Terbuka terhadap pengalaman baru dan kreativitas
  • D. Mudah cemas dan mengalami ketidakstabilan emosi
Jawaban: B.

8. Kemampuan mental yang berkaitan dengan kecepatan dan ketepatan aritmatika disebut…

  • A. Kemampuan verbal
  • B. Kemampuan spasial
  • C. Kemampuan numerik
  • D. Kemampuan perseptual
Jawaban: C.

9. Teori Hukum Perbedaan Individu menyatakan bahwa perbedaan antar individu dalam organisasi terjadi karena…

  • A. Kebijakan manajemen yang berbeda-beda
  • B. Kombinasi faktor bawaan (hereditas) dan pengalaman lingkungan
  • C. Perbedaan jabatan dan kompensasi yang diterima
  • D. Pengaruh budaya organisasi yang tidak konsisten
Jawaban: B.

10. Nilai terminal dalam teori Rokeach Value Survey merujuk pada…

  • A. Cara atau metode yang digunakan untuk mencapai tujuan
  • B. Tujuan akhir yang ingin dicapai seseorang dalam hidupnya
  • C. Norma perilaku yang berlaku dalam organisasi
  • D. Standar kinerja yang ditetapkan manajemen
Jawaban: B.

11. Sikap kerja yang menggambarkan sejauh mana seseorang merasa terlibat aktif dalam pekerjaannya dan menganggap kinerja sebagai hal penting disebut…

  • A. Komitmen organisasional
  • B. Kepuasan kerja
  • C. Keterlibatan kerja (job involvement)
  • D. Perceived organizational support
Jawaban: C.

12. Teori disonansi kognitif yang dikemukakan oleh Festinger menjelaskan bahwa…

  • A. Individu yang puas akan bekerja lebih produktif secara otomatis
  • B. Individu berusaha mengurangi ketidaksesuaian antara sikap dan perilaku
  • C. Sikap kerja selalu konsisten dengan nilai-nilai budaya organisasi
  • D. Perilaku karyawan dipengaruhi oleh imbalan ekstrinsik semata
Jawaban: B.

13. Proses di mana individu mengorganisasikan dan menginterpretasikan kesan sensoris untuk memberikan makna pada lingkungannya disebut…

  • A. Motivasi
  • B. Pembelajaran
  • C. Persepsi
  • D. Sikap
Jawaban: C.

14. Kecenderungan untuk menilai orang lain berdasarkan karakteristik kelompok di mana mereka termasuk disebut…

  • A. Halo effect
  • B. Stereotyping
  • C. Selective perception
  • D. Projection
Jawaban: B.

15. Teori Atribusi digunakan untuk menjelaskan…

  • A. Bagaimana individu merespons sistem penghargaan organisasi
  • B. Cara individu menilai apakah perilaku orang lain disebabkan faktor internal atau eksternal
  • C. Proses pembentukan tim kerja yang efektif
  • D. Pengaruh struktur organisasi terhadap kepuasan kerja
Jawaban: B.

16. Stres yang bersumber dari tuntutan peran yang saling bertentangan satu sama lain disebut…

  • A. Role overload
  • B. Role ambiguity
  • C. Role conflict
  • D. Role episode
Jawaban: C.

17. Konsekuensi fisiologis dari stres kerja yang berkepanjangan meliputi…

  • A. Penurunan produktivitas dan absensi tinggi
  • B. Penyakit jantung, hipertensi, dan sakit kepala kronis
  • C. Konflik interpersonal dan penurunan motivasi
  • D. Rotasi jabatan yang tidak direncanakan
Jawaban: B.

18. Pendekatan manajemen stres yang bersifat individual, seperti meditasi dan olahraga, termasuk dalam kategori…

  • A. Organizational stressor management
  • B. Problem-focused coping
  • C. Emotion-focused coping
  • D. Structural intervention
Jawaban: C.

19. Teori Hierarki Kebutuhan Maslow menyatakan bahwa kebutuhan yang harus dipenuhi paling pertama adalah…

  • A. Kebutuhan sosial
  • B. Kebutuhan keamanan
  • C. Kebutuhan fisiologis
  • D. Kebutuhan penghargaan
Jawaban: C.

20. Teori motivasi dua faktor Herzberg membedakan antara…

  • A. Motivasi intrinsik dan ekstrinsik
  • B. Faktor higiene (pemeliharaan) dan faktor motivator
  • C. Kebutuhan eksistensi dan kebutuhan pertumbuhan
  • D. Teori X dan teori Y
Jawaban: B.

21. Dalam teori ERG Alderfer, tiga kebutuhan dasar yang diidentifikasi adalah…

  • A. Existence, Relatedness, Growth
  • B. Esteem, Recognition, Growth
  • C. Energy, Resources, Goals
  • D. Equity, Reward, Gain
Jawaban: A.

22. Teori kebutuhan McClelland menyatakan bahwa manajer yang efektif umumnya memiliki kebutuhan dominan berupa…

  • A. Need for Affiliation (nAff) yang tinggi
  • B. Need for Achievement (nAch) yang sangat tinggi
  • C. Need for Power (nPow) yang tinggi dan terarah secara sosial
  • D. Kombinasi nAff dan nAch yang seimbang
Jawaban: C.

23. Teori Penetapan Tujuan (Goal Setting Theory) oleh Locke menyatakan bahwa kinerja terbaik dicapai jika tujuan bersifat…

  • A. Mudah dicapai agar tidak menimbulkan stres
  • B. Spesifik dan menantang disertai umpan balik
  • C. Fleksibel dan dapat berubah sesuai kondisi
  • D. Ditetapkan sepihak oleh manajemen
Jawaban: B.

24. Dalam sistem penilaian kinerja, umpan balik 360 derajat berarti penilaian kinerja diperoleh dari…

  • A. Atasan langsung saja
  • B. Rekan kerja, bawahan, atasan, dan pelanggan
  • C. Tim HR dan konsultan eksternal
  • D. Karyawan yang bersangkutan secara mandiri
Jawaban: B.

25. Dalam teori Keadilan (Equity Theory) Adams, kondisi yang mendorong karyawan meningkatkan kinerja terjadi saat…

  • A. Individu merasa mendapat imbalan lebih dari kontribusinya
  • B. Individu merasa kontribusi dan imbalannya setara dengan referensi perbandingan
  • C. Individu merasa kurang mendapat imbalan dibanding kontribusinya
  • D. Individu tidak memiliki perbandingan dengan orang lain
Jawaban: A.

26. Kelompok formal dalam organisasi yang terbentuk berdasarkan struktur resmi untuk menyelesaikan tugas tertentu disebut…

  • A. Kelompok informal
  • B. Kelompok kepentingan
  • C. Kelompok tugas (task group)
  • D. Kelompok persahabatan
Jawaban: C.

27. Fenomena “social loafing” dalam kelompok mengacu pada kecenderungan…

  • A. Anggota kelompok bersaing satu sama lain secara berlebihan
  • B. Individu mengurangi usaha saat bekerja dalam kelompok dibanding bekerja sendiri
  • C. Kelompok membuat keputusan yang terlalu berisiko
  • D. Munculnya konflik karena perbedaan tujuan antar anggota
Jawaban: B.

28. Norma kelompok yang mengatur seberapa keras anggota harus bekerja disebut…

  • A. Norma penampilan
  • B. Norma sosial
  • C. Norma pengaturan
  • D. Norma alokasi sumber daya
Jawaban: A.

29. Apa perbedaan utama antara kelompok kerja (work group) dan tim kerja (work team)?

  • A. Kelompok kerja memiliki tujuan kolektif, sedangkan tim tidak
  • B. Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui koordinasi terpadu, sedangkan kelompok kerja tidak harus demikian
  • C. Kelompok kerja lebih kecil ukurannya dibanding tim kerja
  • D. Tim kerja dikelola oleh manajemen puncak, sedangkan kelompok tidak
Jawaban: B.

30. Groupthink adalah fenomena dalam pengambilan keputusan kelompok yang ditandai dengan…

  • A. Terjadinya debat terbuka yang konstruktif antar anggota
  • B. Keputusan diambil berdasarkan analisis mendalam oleh satu pemimpin
  • C. Tekanan konformitas yang menekan pemikiran kritis dan perbedaan pendapat
  • D. Penggunaan voting rahasia untuk menghindari pengaruh sosial
Jawaban: C.

31. Teknik pengambilan keputusan kelompok yang memisahkan proses pembuatan ide dari evaluasi disebut…

  • A. Delphi technique
  • B. Nominal group technique
  • C. Brainstorming
  • D. Interacting groups
Jawaban: C.

32. Komunikasi yang mengalir dari bawahan ke atasan dalam hierarki organisasi disebut komunikasi…

  • A. Horizontal
  • B. Lateral
  • C. Diagonal
  • D. Ke atas (upward)
Jawaban: D.

33. Hambatan komunikasi yang terjadi akibat perbedaan pemahaman makna kata antara pengirim dan penerima disebut…

  • A. Filtering
  • B. Information overload
  • C. Semantics
  • D. Selective perception
Jawaban: C.

34. Jaringan komunikasi informal yang sering disebut “grapevine” memiliki karakteristik…

  • A. Selalu tidak akurat dan merugikan organisasi
  • B. Dikendalikan sepenuhnya oleh manajemen
  • C. Cepat menyebar dan tidak mengikuti rantai komando formal
  • D. Hanya terjadi pada level manajemen puncak
Jawaban: C.

35. Konflik yang bersumber dari perbedaan peran dan tanggung jawab antar departemen dalam organisasi disebut…

  • A. Konflik intrapersonal
  • B. Konflik interpersonal
  • C. Konflik intergroup
  • D. Konflik intragroup
Jawaban: C.

36. Strategi negosiasi distributif paling tepat digunakan dalam situasi…

  • A. Kedua pihak ingin membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan
  • B. Sumber daya yang diperebutkan bersifat tetap dan salah satu pihak harus mengalah
  • C. Konflik bersifat kompleks dengan banyak isu yang perlu diselesaikan bersama
  • D. Kedua pihak ingin menciptakan nilai tambah dari proses negosiasi
Jawaban: B.

37. Pendekatan kolaborasi dalam resolusi konflik bertujuan untuk…

  • A. Menghindari konflik dengan cara menarik diri dari situasi
  • B. Mencapai kemenangan satu pihak atas pihak lain
  • C. Menemukan solusi yang memuaskan semua pihak yang terlibat
  • D. Mencapai kompromi di mana semua pihak sedikit berkorban
Jawaban: C.

38. Kekuasaan yang bersumber dari posisi formal seseorang dalam struktur organisasi disebut…

  • A. Kekuasaan ahli (expert power)
  • B. Kekuasaan rujukan (referent power)
  • C. Kekuasaan legitimasi (legitimate power)
  • D. Kekuasaan koersif (coercive power)
Jawaban: C.

39. Pemimpin yang menginspirasi pengikutnya untuk melampaui kepentingan diri sendiri demi tujuan organisasi dan menghasilkan kinerja luar biasa disebut pemimpin…

  • A. Transaksional
  • B. Transformasional
  • C. Laissez-faire
  • D. Otoriter
Jawaban: B.

40. Teori Kontingensi Fiedler menyatakan bahwa efektivitas kepemimpinan ditentukan oleh…

  • A. Sifat bawaan pemimpin yang tidak dapat diubah
  • B. Perilaku pemimpin yang berorientasi tugas semata
  • C. Kesesuaian antara gaya kepemimpinan dan situasi yang dihadapi
  • D. Tingkat pendidikan dan pengalaman pemimpin
Jawaban: C.

41. Konsep “Least Preferred Coworker (LPC)” dalam teori Fiedler digunakan untuk…

  • A. Mengidentifikasi karyawan dengan kinerja terendah dalam tim
  • B. Mengukur orientasi gaya kepemimpinan seseorang
  • C. Menentukan tingkat konflik dalam kelompok kerja
  • D. Menilai kualitas hubungan pemimpin-anggota
Jawaban: B.

42. Struktur organisasi yang mengelompokkan pekerjaan berdasarkan fungsi utama, seperti pemasaran, keuangan, dan operasi, disebut struktur…

  • A. Divisional
  • B. Matriks
  • C. Fungsional
  • D. Tim
Jawaban: C.

43. Rentang kendali (span of control) yang lebar dalam struktur organisasi menghasilkan…

  • A. Hierarki yang tinggi dan banyak level manajemen
  • B. Struktur yang lebih datar dengan lebih sedikit level manajemen
  • C. Pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap karyawan
  • D. Sentralisasi pengambilan keputusan yang tinggi
Jawaban: B.

44. Budaya organisasi yang kuat ditandai dengan…

  • A. Nilai-nilai inti yang hanya dimiliki oleh manajemen puncak
  • B. Nilai-nilai yang dipegang secara intens dan dianut luas oleh seluruh anggota
  • C. Keberagaman nilai yang tinggi antar departemen
  • D. Aturan formal tertulis yang mendominasi perilaku karyawan
Jawaban: B.

45. Manakah yang merupakan fungsi budaya organisasi bagi para anggotanya?

  • A. Meningkatkan konflik demi mendorong kreativitas
  • B. Memberikan identitas, meningkatkan komitmen, dan sebagai mekanisme kontrol sosial
  • C. Mengurangi kebutuhan akan kepemimpinan formal
  • D. Menghilangkan perbedaan individu dalam organisasi
Jawaban: B.

46. Proses sosialisasi organisasi bertujuan untuk…

  • A. Menyeleksi karyawan berdasarkan kemampuan teknis
  • B. Mengadaptasikan karyawan baru agar memahami dan menerima nilai-nilai organisasi
  • C. Meningkatkan kompensasi karyawan sesuai kinerja
  • D. Menetapkan target kinerja tahunan bagi setiap karyawan
Jawaban: B.

47. Dimensi budaya nasional Hofstede yang mengukur tingkat kenyamanan suatu masyarakat terhadap ketidakpastian dan ambiguitas disebut…

  • A. Power Distance
  • B. Individualism-Collectivism
  • C. Uncertainty Avoidance
  • D. Long-term Orientation
Jawaban: C.

48. Dalam konteks perilaku organisasi lintas budaya, dimensi “Power Distance” yang tinggi menunjukkan…

  • A. Masyarakat yang menghargai kesetaraan dan menantang otoritas
  • B. Masyarakat yang menerima dan mengharapkan distribusi kekuasaan yang tidak merata
  • C. Preferensi tinggi terhadap kerja tim dibanding pencapaian individu
  • D. Toleransi tinggi terhadap ketidakpastian dalam lingkungan kerja
Jawaban: B.

49. Kemampuan manajer untuk bekerja secara efektif dalam lingkungan budaya yang berbeda, termasuk kepekaan dan adaptasi budaya, disebut…

  • A. Technical competency
  • B. Emotional intelligence
  • C. Cultural intelligence (CQ)
  • D. Social capital
Jawaban: C.

50. Praktik Perilaku Organisasi yang perlu disesuaikan ketika perusahaan beroperasi di negara dengan budaya kolektivis adalah…

  • A. Sistem penghargaan berbasis kinerja individu yang kuat
  • B. Penekanan pada kompetisi antar karyawan secara terbuka
  • C. Penghargaan berbasis kinerja tim dan penguatan harmoni kelompok
  • D. Pemberian otonomi kerja individual yang sangat tinggi
Jawaban: C.

Latihan Tambahan dengan AI

Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.

Kamu adalah dosen mata kuliah EKMA4158 Perilaku Organisasi untuk mahasiswa program studi Tekno Pendidikan Universitas Terbuka. Buatkan 50 soal latihan UAS baru dalam format multiple choice (A/B/C/D) yang mencakup topik-topik berikut: disebut, organisasi, teori, kelompok, budaya, kinerja, perilaku, kerja, perbedaan, menyatakan. Syarat soal: - Soal harus berbeda dari soal yang sudah ada, jangan mengulang soal yang sama - Setiap soal memiliki 4 pilihan jawaban (A, B, C, D) - Sertakan kunci jawaban dan penjelasan singkat setelah tiap soal - Tingkat kesulitan setara soal UAS Universitas Terbuka Format output: file HTML5 lengkap yang bisa langsung disimpan sebagai .html dan dibuka di browser. Gunakan struktur: nomor soal, teks soal, pilihan A-D, lalu jawaban + penjelasan dalam elemen yang bisa di-toggle (tombol Lihat Jawaban).