EKAP4419 — Akuntansi Kecamatan Dan Desa
1. Manajemen keuangan di tingkat kecamatan pada dasarnya merupakan bagian dari manajemen pemerintahan yang bertujuan untuk…
- A. Meningkatkan pendapatan asli daerah secara mandiri
- B. Mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien
- C. Mengalihkan fungsi anggaran dari kabupaten ke kecamatan
- D. Memberikan otonomi penuh kepada camat dalam pengelolaan dana
2. Regulasi utama yang mengatur pengelolaan keuangan desa di Indonesia adalah…
- A. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa
- B. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2016 tentang Dana Desa
- C. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
- D. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan PP Desa
3. Dalam regulasi keuangan publik di kecamatan, fungsi camat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berarti camat bertanggung jawab atas…
- A. Penetapan besaran anggaran kecamatan dalam APBD
- B. Penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa senilai berapapun
- C. Pelaksanaan anggaran dan pengendalian kegiatan di satuan kerja kecamatan
- D. Penetapan kebijakan fiskal daerah di wilayah kecamatan
4. Asas yang menyatakan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir pengelolaan keuangan daerah harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat disebut asas…
- A. Transparansi
- B. Efisiensi
- C. Efektivitas
- D. Akuntabilitas
5. Regulasi keuangan publik di kecamatan dan desa bagian II umumnya mencakup ketentuan mengenai…
- A. Tata cara pemilihan kepala desa dan perangkat desa
- B. Mekanisme pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan desa kepada bupati
- C. Prosedur pembentukan badan usaha milik desa baru
- D. Tata cara mutasi pegawai di lingkungan kecamatan
6. Kecamatan sebagai organisasi pemerintah wilayah memiliki posisi sebagai…
- A. Daerah otonom yang memiliki DPRD sendiri
- B. Lembaga vertikal yang bertanggung jawab langsung ke provinsi
- C. Perangkat daerah kabupaten/kota yang melaksanakan urusan pemerintahan umum
- D. Unit pelaksana teknis dinas yang bersifat sektoral
7. Konsep organisasi kecamatan yang membedakannya dari organisasi swasta adalah adanya prinsip…
- A. Hierarki komando dan pertanggungjawaban berbasis regulasi publik
- B. Profit motive dalam setiap pelaksanaan kegiatan
- C. Kompetisi antar unit kerja untuk mendapatkan anggaran terbesar
- D. Kebebasan penuh dalam penetapan struktur organisasi
8. Sinergi tata ruang dan tata wilayah antara lembaga pemerintah kecamatan dan desa bertujuan untuk memastikan bahwa…
- A. Kecamatan dapat menentukan batas wilayah desa secara sepihak
- B. Dana desa dialokasikan berdasarkan luas wilayah semata
- C. Pembangunan desa mengikuti standar kecamatan tanpa memperhatikan kondisi lokal
- D. Perencanaan pembangunan desa selaras dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten
9. Pendelegasian wewenang dari bupati kepada camat diatur dengan tujuan utama untuk…
- A. Mengurangi beban kerja bupati secara administratif semata
- B. Mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di tingkat kecamatan
- C. Memberikan otonomi penuh kepada camat dalam menetapkan pajak lokal
- D. Menggantikan fungsi dinas teknis di wilayah kecamatan
10. Infrastruktur kecamatan yang memadai dianggap penting karena berfungsi sebagai…
- A. Simbol status kekuasaan camat di wilayahnya
- B. Aset investasi yang dapat dijual untuk menutup defisit anggaran
- C. Penunjang efektivitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan
- D. Indikator utama keberhasilan program nasional pemerintah pusat
11. Teori perencanaan pembangunan yang menekankan partisipasi masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan dikenal sebagai pendekatan…
- A. Perencanaan dari bawah ke atas (bottom-up planning)
- B. Perencanaan sentralistik (top-down planning)
- C. Perencanaan berbasis output (output-based planning)
- D. Perencanaan indikatif jangka menengah
12. Sistem perencanaan pembangunan nasional yang menjadi acuan perencanaan kecamatan dan desa diatur dalam…
- A. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
- B. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
- C. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
- D. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
13. Dalam siklus perencanaan pembangunan kecamatan, Musrenbang Kecamatan berfungsi sebagai forum untuk…
- A. Penetapan final anggaran kecamatan oleh camat
- B. Penyelarasan usulan perencanaan dari desa dengan prioritas pembangunan kabupaten
- C. Pemilihan kontraktor pelaksana kegiatan pembangunan fisik
- D. Evaluasi kinerja kepala desa oleh camat secara formal
14. Teknik perencanaan pembangunan desa yang menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan warga dalam identifikasi masalah dan potensi desa disebut…
- A. Analisis SWOT sektoral
- B. Logical Framework Approach (LFA)
- C. Participatory Rural Appraisal (PRA)
- D. Critical Path Method (CPM)
15. Dokumen perencanaan pembangunan desa jangka menengah yang memuat visi, misi, dan arah kebijakan pembangunan desa selama 6 tahun disebut…
- A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa)
- B. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa)
- C. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Desa (RPJPDesa)
- D. Daftar Usulan Rencana Kegiatan (DURK)
16. Kajian teori dokumen perencanaan kecamatan dan desa menegaskan bahwa dokumen tersebut harus bersifat…
- A. Rahasia dan hanya dapat diakses oleh aparat kecamatan
- B. Fleksibel sehingga dapat diubah setiap saat tanpa prosedur
- C. Bersifat indikatif tanpa keterikatan terhadap program apapun
- D. Terbuka untuk diakses publik dan mengikat secara hukum bagi pelaksana
17. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) wajib disusun sebagai penjabaran dari RPJMDesa untuk jangka waktu…
- A. 5 tahun sesuai periode kepala desa
- B. 1 tahun anggaran
- C. 2 tahun sesuai periode evaluasi
- D. 3 tahun sebagai rencana jangka pendek
18. Siklus dokumen perencanaan kecamatan dimulai dari tahap identifikasi kebutuhan dan berakhir pada tahap…
- A. Penyusunan anggaran belanja kecamatan
- B. Pelaksanaan kegiatan oleh perangkat kecamatan
- C. Evaluasi dan umpan balik untuk perencanaan periode berikutnya
- D. Penandatanganan kontrak pembangunan infrastruktur
19. Teknik penyusunan dokumen perencanaan desa yang mengharuskan setiap usulan kegiatan dikaitkan dengan indikator kinerja yang terukur merupakan penerapan prinsip…
- A. Perencanaan berbasis kinerja (performance-based planning)
- B. Perencanaan berbasis input (input-based planning)
- C. Perencanaan berbasis wilayah (spatial planning)
- D. Perencanaan inkremental (incremental planning)
20. Teori dan sistem penganggaran kecamatan dan desa menekankan bahwa anggaran harus disusun berdasarkan…
- A. Kemampuan negosiasi kepala desa dengan bupati
- B. Realisasi anggaran tahun lalu tanpa mempertimbangkan perubahan kebutuhan
- C. Keinginan kepala desa tanpa mengacu pada dokumen perencanaan
- D. Prioritas kebutuhan masyarakat yang tertuang dalam RKPDesa
21. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) harus ditetapkan paling lambat berapa hari setelah APBDKabupaten ditetapkan?
- A. 7 hari kerja
- B. 30 hari kerja
- C. 14 hari kerja
- D. 60 hari kerja
22. Siklus penganggaran kecamatan dan desa secara berurutan yang benar adalah…
- A. Pelaksanaan, perencanaan, pengesahan, penatausahaan, pelaporan
- B. Pengesahan, perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, evaluasi
- C. Perencanaan, pengesahan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban
- D. Perencanaan, pelaksanaan, pengesahan, pertanggungjawaban, evaluasi
23. Teknik penganggaran yang membagi anggaran desa berdasarkan bidang-bidang prioritas seperti penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat menggunakan pendekatan…
- A. Penganggaran berbasis program dan kegiatan
- B. Penganggaran inkremental berbasis tahun lalu
- C. Zero Based Budgeting tanpa referensi historis
- D. Penganggaran sektoral berbasis dinas teknis
24. Sebuah desa menerima Dana Desa sebesar Rp 900 juta. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, minimal berapa persen dari Dana Desa tersebut harus dialokasikan untuk dana desa yang digunakan langsung untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa?
- A. 50 persen
- B. 60 persen
- C. 65 persen
- D. 70 persen
25. Teori realisasi program kecamatan dan desa menegaskan bahwa keberhasilan realisasi program sangat bergantung pada kualitas…
- A. Kemampuan negosiasi kepala desa dengan pihak ketiga
- B. Perencanaan yang matang dan kapasitas sumber daya manusia pelaksana
- C. Besarnya alokasi anggaran yang diterima dari pemerintah kabupaten
- D. Dukungan media massa dalam pemberitaan program desa
26. Sistem dan siklus realisasi program kecamatan dan desa pada tahap pelaksanaan kegiatan mengharuskan adanya…
- A. Laporan media sosial yang dipublikasikan setiap minggu
- B. Persetujuan tertulis dari seluruh warga desa sebelum kegiatan dimulai
- C. Pencatatan setiap transaksi keuangan dan dokumentasi bukti pelaksanaan kegiatan
- D. Audit independen oleh kantor akuntan publik setiap bulan
27. Dalam teknik realisasi program desa, pelaksanaan kegiatan fisik menggunakan pola swakelola berarti kegiatan dilaksanakan oleh…
- A. Tim pelaksana kegiatan yang dibentuk oleh desa dengan melibatkan masyarakat lokal
- B. Kontraktor swasta yang dipilih melalui tender terbuka
- C. Dinas pekerjaan umum kabupaten secara langsung
- D. Perusahaan BUMN yang ditunjuk langsung oleh bupati
28. Seorang kepala desa mendapati bahwa realisasi belanja desa pada bulan ketiga sudah mencapai 80% dari total APBDesa. Langkah yang paling tepat dilakukan adalah…
- A. Segera mengajukan penambahan dana desa ke bupati
- B. Menghentikan semua kegiatan pembangunan sampai akhir tahun
- C. Menarik kembali dana yang sudah dicairkan dari rekening kas desa
- D. Melakukan evaluasi penyerapan anggaran dan menyusun perubahan APBDesa jika diperlukan
29. Penatausahaan keuangan kecamatan dilakukan oleh pejabat yang disebut…
- A. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
- B. Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP)
- C. Inspektur Daerah Kabupaten
- D. Staf Ahli Bidang Keuangan Camat
30. Penatausahaan penerimaan desa mengharuskan setiap pendapatan yang diterima oleh bendahara desa harus…
- A. Disimpan terlebih dahulu di rumah kepala desa sebelum disetor
- B. Dilaporkan secara lisan kepada kepala desa tanpa dokumentasi
- C. Disetor ke rekening kas desa dan dicatat dalam Buku Kas Umum
- D. Dibagikan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk realisasi program
31. Laporan bendahara desa yang memuat semua penerimaan dan pengeluaran kas serta saldo kas pada periode tertentu disebut…
- A. Buku Kas Umum (BKU)
- B. Laporan Realisasi APBDesa Semesteran
- C. Laporan Kekayaan Milik Desa
- D. Buku Pembantu Pajak
32. Penatausahaan belanja desa yang menggunakan sistem pembantu pajak berfungsi untuk memisahkan antara uang yang menjadi hak desa dengan uang yang…
- A. Akan digunakan untuk pembayaran honor aparat desa
- B. Disisihkan untuk dana cadangan desa
- C. Dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa
- D. Dipungut sebagai pajak dan harus disetorkan ke kas negara
33. Kode rekening dalam penatausahaan keuangan desa berfungsi untuk…
- A. Mengidentifikasi nomor rekening bank tempat kas desa disimpan
- B. Mengklasifikasikan setiap transaksi keuangan sesuai jenis pendapatan atau belanjanya
- C. Menentukan urutan prioritas pembayaran kepada pihak ketiga
- D. Memberi identitas unik pada setiap anggota BPD
34. BUMDesa yang berbadan hukum diwajibkan mengelola keuangannya secara terpisah dari keuangan desa karena prinsip…
- A. Otonomi fiskal desa yang bersifat mutlak
- B. Sentralisasi akuntansi pada pemerintah kabupaten
- C. Pemisahan entitas bisnis dari entitas pemerintahan untuk akuntabilitas dan perlindungan aset
- D. Larangan penggunaan dana desa untuk kegiatan komersial
35. Teori pelaporan kecamatan dan desa menyebutkan bahwa tujuan utama laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi yang berguna bagi…
- A. Pengambilan keputusan dan penilaian akuntabilitas pengelolaan keuangan
- B. Kepentingan promosi jabatan aparat pemerintahan desa
- C. Keperluan internal kecamatan tanpa perlu dipublikasikan
- D. Penghitungan bonus kinerja seluruh aparatur desa
36. Laporan keuangan desa yang wajib disampaikan kepada bupati melalui camat paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun anggaran adalah…
- A. Laporan Realisasi APBDesa Semesteran
- B. Laporan Interim Triwulanan
- C. Laporan Kinerja Aparatur Desa Tahunan
- D. Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBDesa Akhir Tahun
37. Sistem pelaporan kecamatan yang terintegrasi dengan sistem informasi keuangan daerah bertujuan untuk…
- A. Menggantikan peran bendahara kecamatan dengan sistem otomatis
- B. Mempermudah konsolidasi data keuangan dan meningkatkan akurasi pelaporan
- C. Menghilangkan kebutuhan audit oleh inspektorat daerah
- D. Mengalihkan tanggung jawab pelaporan kepada vendor teknologi informasi
38. Siklus pelaporan desa yang benar mencakup laporan realisasi APBDesa yang wajib disampaikan kepada bupati sebanyak…
- A. Satu kali pada akhir tahun anggaran saja
- B. Empat kali setiap triwulan dalam satu tahun anggaran
- C. Dua kali, yaitu laporan semester pertama dan laporan akhir tahun
- D. Tiga kali setiap caturwulan dalam satu tahun anggaran
39. Teknik pelaporan keuangan desa yang baik mensyaratkan bahwa setiap laporan keuangan harus memenuhi karakteristik kualitatif berupa…
- A. Relevan, andal, dapat diperbandingkan, dan dapat dipahami
- B. Lengkap, panjang, terperinci, dan menggunakan bahasa teknis akuntansi
- C. Cepat, murah, mudah dibuat, dan tidak perlu diverifikasi
- D. Rahasia, hanya diserahkan kepada inspektorat, dan tidak dipublikasikan
40. Pengertian audit di kecamatan dan desa dalam konteks pengawasan keuangan publik adalah…
- A. Proses pemberian sanksi kepada kepala desa yang terbukti korupsi
- B. Proses pencairan dana desa yang dilakukan oleh bank pemerintah
- C. Proses penyusunan laporan keuangan tahunan oleh bendahara desa
- D. Proses pemeriksaan secara sistematis atas laporan dan bukti keuangan untuk menilai kewajaran dan kepatuhan
41. Teori audit di kecamatan dan desa menyebutkan bahwa audit keuangan desa pada umumnya dilakukan oleh…
- A. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara langsung setiap tahun
- B. Inspektorat Kabupaten sebagai aparat pengawasan internal pemerintah
- C. Kantor Akuntan Publik yang dipilih oleh kepala desa sendiri
- D. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setiap semester
42. Sistem audit kecamatan dan desa yang efektif harus didukung oleh adanya…
- A. Kesediaan kepala desa untuk membagi hasil usaha BUMDesa kepada auditor
- B. Pemberian insentif khusus kepada tim auditor dari dana desa
- C. Sistem pengendalian internal yang memadai dan pencatatan yang tertib
- D. Keterbatasan akses auditor terhadap dokumen sensitif desa
43. Siklus audit kecamatan dan desa diawali dengan tahap perencanaan audit yang bertujuan untuk…
- A. Memahami entitas yang diaudit dan menetapkan ruang lingkup serta program audit
- B. Langsung melakukan penghitungan fisik kas bendahara desa tanpa pemberitahuan
- C. Menetapkan sanksi yang akan diberikan kepada kepala desa
- D. Memilih metode sampling yang akan digunakan untuk menilai kinerja desa
44. Salah satu teknik audit yang paling umum digunakan dalam pemeriksaan keuangan desa adalah konfirmasi, yang bertujuan untuk…
- A. Menghitung ulang semua bukti pembayaran yang ada di arsip desa
- B. Mewawancarai masyarakat tentang kepuasan mereka terhadap pelayanan desa
- C. Mengamati langsung pelaksanaan kegiatan fisik di lapangan
- D. Memperoleh informasi dari pihak ketiga yang independen untuk memverifikasi data klien
45. Dalam konteks audit kecamatan dan desa, temuan audit yang menyebutkan bahwa pengeluaran tidak didukung bukti yang memadai termasuk dalam kategori temuan…
- A. Temuan ketidakefektifan program pembangunan
- B. Temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
- C. Temuan kelemahan sistem informasi manajemen desa
- D. Temuan ketidakefisienan penggunaan sumber daya manusia
46. Pemerintah desa wajib menindaklanjuti rekomendasi hasil audit dari inspektorat dalam jangka waktu…
- A. 7 hari kerja sejak laporan audit diterima
- B. 90 hari kalender sejak laporan audit dipublikasikan
- C. 60 hari sejak laporan hasil pemeriksaan diterima
- D. 1 tahun anggaran sejak audit dilaksanakan
47. Contoh penerapan audit berbasis risiko di tingkat desa adalah ketika auditor memfokuskan pemeriksaan lebih intensif pada…
- A. Program dengan alokasi anggaran terbesar dan riwayat penyimpangan tertinggi
- B. Program dengan realisasi anggaran terendah karena dianggap tidak berisiko
- C. Kegiatan yang paling sering diliput oleh media lokal
- D. Pengeluaran honor aparatur desa yang bersifat rutin
48. Peran camat dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa berdasarkan regulasi yang berlaku adalah sebagai…
- A. Auditor eksternal yang memberikan opini atas laporan keuangan desa
- B. Pengguna anggaran yang berwenang memblokir rekening kas desa
- C. Atasan langsung kepala desa yang menetapkan sanksi administratif
- D. Fasilitator pembinaan dan penerima laporan pertanggungjawaban desa sebelum diteruskan ke bupati
49. Contoh audit kecamatan dan desa yang bertujuan menilai apakah program pemberdayaan masyarakat telah mencapai tujuan yang ditetapkan termasuk jenis audit…
- A. Audit kepatuhan (compliance audit)
- B. Audit kinerja (performance audit)
- C. Audit investigasi (forensic audit)
- D. Audit laporan keuangan (financial statement audit)
50. Dalam teknik dan contoh audit kecamatan dan desa, prosedur audit untuk memverifikasi keberadaan fisik aset tetap desa yang tercatat dalam laporan keuangan dilakukan melalui…
- A. Analisis rasio keuangan desa secara menyeluruh
- B. Konfirmasi tertulis kepada vendor yang menjual aset tersebut
- C. Inspeksi fisik langsung ke lapangan untuk memastikan aset benar-benar ada dan dalam kondisi yang dilaporkan
- D. Penelaahan dokumen kontrak pengadaan tanpa perlu turun ke lapangan
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.