ASIP4429 — Pengelolaan Arsip Elektronik
1. Arsip elektronik didefinisikan sebagai arsip yang diciptakan, dikomunikasikan, dan dipelihara menggunakan media elektronik. Definisi ini menekankan bahwa perbedaan utama arsip elektronik dari arsip konvensional terletak pada…
- A. Isi informasi yang lebih lengkap dan terperinci dibandingkan arsip kertas
- B. Media dan teknologi yang digunakan dalam proses penciptaan serta pemeliharaannya
- C. Nilai guna arsip yang lebih tinggi karena dapat diakses secara bersamaan
- D. Kewenangan lembaga yang bertanggung jawab atas pengelolaannya
2. Salah satu karakteristik arsip elektronik yang membedakannya dari arsip kertas adalah arsip elektronik bersifat mudah dimanipulasi tanpa meninggalkan jejak yang terlihat secara fisik. Karakteristik ini menimbulkan tantangan utama berupa…
- A. Kerentanan terhadap pemalsuan dan kebutuhan mekanisme autentikasi yang kuat
- B. Keterbatasan ruang penyimpanan fisik yang diperlukan untuk server
- C. Sulitnya proses pencetakan arsip elektronik menjadi dokumen kertas
- D. Tingginya biaya pengadaan perangkat lunak untuk membaca arsip elektronik
3. Dalam konteks pengelolaan arsip elektronik, istilah “born digital” merujuk pada…
- A. Arsip kertas yang telah didigitalisasi melalui proses pemindaian
- B. Arsip yang dicetak dari dokumen elektronik kemudian disimpan secara fisik
- C. Arsip yang sejak awal diciptakan dalam format digital tanpa ada versi analognya
- D. Arsip elektronik yang dikonversi dari format lama ke format baru yang lebih modern
4. Keberadaan arsip elektronik membuka peluang besar bagi organisasi dalam hal efisiensi operasional. Peluang yang paling signifikan dari penerapan arsip elektronik dibandingkan arsip konvensional adalah…
- A. Berkurangnya kebutuhan staf arsip karena proses menjadi sepenuhnya otomatis
- B. Hilangnya risiko kehilangan arsip akibat bencana alam secara permanen
- C. Penghapusan seluruh prosedur kearsipan yang berlaku di organisasi
- D. Kemudahan akses, berbagi informasi, dan pengurangan penggunaan ruang penyimpanan fisik
5. Salah satu tantangan keberadaan arsip elektronik yang berkaitan dengan dimensi waktu adalah masalah keterbacaan jangka panjang. Tantangan ini timbul karena…
- A. Arsip elektronik memerlukan listrik sehingga tidak dapat diakses saat pemadaman
- B. Format file dan perangkat keras pembaca dapat menjadi usang sehingga arsip tidak dapat dibuka
- C. Ukuran file arsip elektronik terus membesar seiring bertambahnya usia arsip
- D. Pengguna tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk mengoperasikan perangkat lunak baru
6. Dalam kerangka kerja teknologi pengelolaan arsip elektronik, infrastruktur teknologi informasi memiliki peran penting. Komponen infrastruktur yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan arsip elektronik secara terpusat disebut…
- A. Repository
- B. Firewall
- C. Browser
- D. Protokol jaringan
7. Metadata dalam pengelolaan arsip elektronik didefinisikan sebagai data yang mendeskripsikan data lain. Dalam konteks kearsipan elektronik, fungsi utama metadata adalah…
- A. Mengenkripsi isi arsip agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang
- B. Memperbesar kapasitas penyimpanan arsip dalam server yang sama
- C. Mendukung temu balik, autentisitas, dan pengelolaan konteks arsip elektronik
- D. Mengonversi format arsip lama ke dalam format yang lebih mutakhir secara otomatis
8. Skema metadata Dublin Core dikenal sebagai standar metadata yang banyak digunakan dalam pengelolaan sumber daya digital. Keunggulan utama Dublin Core dibandingkan skema metadata lainnya adalah…
- A. Kemampuannya mengenkripsi data arsip secara otomatis tanpa konfigurasi tambahan
- B. Kelengkapan elemen yang mencakup lebih dari seratus bidang deskripsi arsip
- C. Kemampuannya untuk menggantikan sistem manajemen arsip yang sudah ada
- D. Kesederhanaan dan interoperabilitasnya dengan berbagai sistem pengelolaan informasi
9. Sebuah instansi pemerintah akan membangun sistem pengelolaan arsip elektronik. Salah satu instrumen yang wajib disiapkan sebelum sistem beroperasi adalah jadwal retensi arsip. Jadwal retensi arsip berfungsi untuk…
- A. Menentukan anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan perangkat lunak kearsipan
- B. Menetapkan jangka waktu penyimpanan dan nasib akhir setiap jenis arsip
- C. Mengatur hak akses pengguna terhadap setiap kategori arsip yang tersimpan
- D. Menyusun prosedur penciptaan arsip baru di lingkungan kerja elektronik
10. Dalam pengelolaan arsip elektronik, klasifikasi arsip berperan penting dalam mengorganisasi arsip secara sistematis. Manfaat utama sistem klasifikasi yang baik bagi pengguna arsip adalah…
- A. Memungkinkan arsip dicetak ulang dalam format yang berbeda sesuai kebutuhan
- B. Mengurangi jumlah staf yang diperlukan dalam unit kearsipan
- C. Mempercepat dan mempermudah proses temu balik arsip yang dibutuhkan
- D. Menghilangkan duplikasi arsip yang tersimpan dalam sistem secara otomatis
11. Proses pengelolaan arsip elektronik yang mencakup seluruh tahap mulai dari penciptaan hingga pemusnahan atau penyerahan ke lembaga arsip permanen dikenal dengan istilah…
- A. Manajemen rekod berkelanjutan
- B. Digitalisasi arsip konvensional
- C. Migrasi format arsip digital
- D. Akuisisi arsip statis elektronik
12. Suatu organisasi menerima dokumen perjanjian kerja sama dalam format PDF yang ditandatangani secara digital. Untuk memastikan dokumen tersebut merupakan arsip yang autentik, langkah verifikasi yang paling tepat dilakukan adalah…
- A. Mencetak dokumen dan membandingkan tanda tangan dengan spesimen tanda tangan fisik
- B. Menghitung ukuran file dan membandingkannya dengan ukuran dokumen asli
- C. Menyimpan dokumen dalam folder terpisah agar tidak tercampur dengan arsip lain
- D. Memverifikasi sertifikat digital dan nilai hash dokumen menggunakan perangkat lunak yang sesuai
13. Dalam proses pengelolaan arsip elektronik, tahap penggunaan arsip mencakup kegiatan yang memastikan arsip dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kegiatan yang termasuk dalam tahap penggunaan arsip elektronik adalah…
- A. Penyusunan jadwal retensi dan penetapan kategori arsip vital
- B. Pemberian akses, peminjaman, dan layanan temu balik arsip kepada pengguna
- C. Pemusnahan arsip yang telah melampaui masa retensinya
- D. Migrasi format arsip ke format yang lebih baru untuk keperluan preservasi
14. Kebijakan akses dalam lingkungan elektronik mengatur siapa yang berhak mengakses arsip tertentu. Prinsip yang mendasari penetapan kebijakan akses arsip elektronik adalah…
- A. Semua arsip elektronik harus dapat diakses oleh seluruh staf organisasi tanpa pengecualian
- B. Akses arsip ditentukan semata-mata oleh senioritas jabatan pengguna dalam organisasi
- C. Hak akses diberikan berdasarkan kebutuhan dan kewenangan yang relevan dengan tugas pengguna
- D. Arsip elektronik tidak memerlukan kebijakan akses karena sudah terlindungi oleh enkripsi
15. Dalam penyusunan kebijakan pengembangan akses arsip elektronik, organisasi perlu mempertimbangkan aspek keamanan informasi. Salah satu ancaman terhadap keamanan arsip elektronik yang berasal dari dalam organisasi sendiri adalah…
- A. Penyalahgunaan hak akses oleh staf yang memiliki otorisasi terhadap sistem
- B. Serangan siber dari peretas yang berada di luar jaringan organisasi
- C. Kegagalan perangkat keras server akibat fluktuasi tegangan listrik
- D. Bencana alam yang merusak infrastruktur fisik tempat server berada
16. Tahap perencanaan proyek pengelolaan arsip elektronik merupakan fondasi keberhasilan implementasi sistem. Dokumen yang dihasilkan pada tahap perencanaan yang berfungsi sebagai panduan teknis pelaksanaan proyek disebut…
- A. Laporan audit arsip yang memuat temuan kondisi arsip existing
- B. Notulensi rapat koordinasi antar unit pengelola arsip
- C. Formulir isian kebutuhan pengguna yang dikumpulkan melalui survei
- D. Rencana proyek yang memuat ruang lingkup, jadwal, anggaran, dan sumber daya
17. Analisis kebutuhan merupakan tahap awal yang krusial dalam perencanaan proyek pengelolaan arsip elektronik. Tujuan utama dari analisis kebutuhan adalah…
- A. Menentukan vendor perangkat lunak yang akan dipilih untuk pengadaan sistem
- B. Mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan teknis sistem yang akan dibangun
- C. Menyusun laporan kinerja unit kearsipan yang akan dilaporkan kepada pimpinan
- D. Merekrut staf baru yang akan menangani operasional sistem kearsipan elektronik
18. Dalam pemilihan aplikasi sistem pengelolaan arsip elektronik, organisasi perlu mengevaluasi beberapa kriteria teknis. Kriteria yang berkaitan dengan kemampuan sistem untuk berjalan bersama sistem lain yang sudah ada di organisasi disebut…
- A. Skalabilitas sistem
- B. Keamanan sistem
- C. Interoperabilitas sistem
- D. Portabilitas sistem
19. Sebuah instansi hendak mengimplementasikan sistem pengelolaan arsip elektronik dan mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi berbasis open source. Keunggulan utama aplikasi open source dibandingkan aplikasi komersial dalam konteks pengelolaan arsip adalah…
- A. Biaya lisensi yang lebih rendah dan fleksibilitas modifikasi kode sumber sesuai kebutuhan
- B. Jaminan dukungan teknis resmi yang lebih cepat dari pengembang perangkat lunak
- C. Tingkat keamanan yang secara otomatis lebih tinggi karena diawasi komunitas global
- D. Kemampuan memproses volume arsip yang lebih besar tanpa batas kapasitas
20. Advokasi dalam implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik bertujuan mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Strategi advokasi yang paling efektif untuk mendapatkan komitmen pimpinan organisasi adalah…
- A. Menyebarkan brosur tentang manfaat arsip elektronik kepada seluruh staf organisasi
- B. Menyelenggarakan pelatihan teknis penggunaan sistem bagi operator arsip
- C. Mengadakan pameran contoh arsip elektronik yang berhasil diterapkan di organisasi lain
- D. Menyajikan bukti manfaat nyata dan dampak finansial implementasi sistem bagi organisasi
21. Pemangku kepentingan (stakeholder) dalam implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik terdiri dari berbagai pihak. Pihak yang berperan sebagai pemangku kepentingan internal utama dalam proyek implementasi sistem kearsipan elektronik adalah…
- A. Lembaga arsip nasional yang menetapkan standar kearsipan nasional
- B. Pimpinan, staf pengelola arsip, dan unit teknologi informasi dalam organisasi
- C. Vendor perangkat lunak yang menyediakan aplikasi sistem kearsipan
- D. Konsultan independen yang ditunjuk untuk melakukan evaluasi sistem
22. Dalam implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik tanpa menggunakan aplikasi khusus, organisasi harus mengandalkan kemampuan bawaan sistem operasi dan perangkat lunak umum. Pendekatan ini memiliki kelemahan utama berupa…
- A. Tingginya biaya yang harus dibayarkan untuk lisensi sistem operasi yang digunakan
- B. Ketidakmampuan sistem operasi untuk menyimpan file dalam jumlah besar
- C. Keterbatasan fitur kearsipan seperti kontrol versi, audit trail, dan manajemen retensi otomatis
- D. Sulitnya melakukan pencarian file karena sistem operasi tidak memiliki mesin pencari
23. Penetapan aturan penamaan file merupakan salah satu elemen penting dalam pengelolaan arsip elektronik tanpa aplikasi khusus. Tujuan utama pembakuan konvensi penamaan file adalah…
- A. Memudahkan identifikasi, pengelompokan, dan temu balik arsip secara konsisten
- B. Memperkecil ukuran file sehingga menghemat kapasitas penyimpanan server
- C. Mencegah file terhapus secara tidak sengaja oleh pengguna yang tidak berwenang
- D. Mempercepat proses unggah file ke dalam sistem penyimpanan berbasis cloud
24. Kontrol akses dan penyusutan arsip elektronik merupakan dua kegiatan yang saling berkaitan dalam siklus hidup arsip. Kegiatan penyusutan arsip elektronik yang melibatkan penghapusan arsip secara permanen dari sistem harus dilakukan setelah…
- A. Pengguna melaporkan bahwa arsip tersebut tidak lagi sering diakses
- B. Kapasitas penyimpanan server mencapai batas yang ditetapkan administrator
- C. Pimpinan unit memberikan persetujuan lisan pada rapat koordinasi bulanan
- D. Masa retensi arsip berakhir dan prosedur persetujuan pemusnahan telah dilaksanakan
25. Manajemen surat elektronik (email) sebagai arsip dalam organisasi memerlukan pendekatan yang sistematis. Faktor utama yang menjadikan email sebagai tantangan tersendiri dalam pengelolaan arsip adalah…
- A. Email tidak dapat dicetak sehingga tidak bisa dijadikan arsip kertas sebagai cadangan
- B. Volume email yang sangat besar dan sulitnya menentukan email mana yang merupakan arsip
- C. Sistem email tidak mendukung fungsi pencarian sehingga temu balik menjadi sulit
- D. Email hanya dapat diakses oleh penerima sehingga sulit diintegrasikan dalam sistem arsip bersama
26. Dalam manajemen surat elektronik, pengguna disarankan untuk mengarsipkan email yang memenuhi kriteria tertentu. Email yang wajib diarsipkan sebagai rekod organisasi adalah email yang…
- A. Diterima dari alamat email eksternal di luar domain organisasi
- B. Memiliki lampiran berukuran lebih dari satu megabyte
- C. Memuat keputusan, kebijakan, perjanjian, atau bukti transaksi yang relevan dengan fungsi organisasi
- D. Dikirim oleh pejabat berwenang kepada lebih dari sepuluh penerima
27. Preservasi arsip elektronik mencakup serangkaian strategi untuk memastikan arsip tetap dapat diakses dalam jangka panjang. Konsep preservasi digital yang merujuk pada kemampuan arsip untuk tetap dapat dibaca dan diinterpretasikan setelah jangka waktu yang panjang disebut…
- A. Keterbacaan jangka panjang (long-term accessibility)
- B. Keamanan berlapis (defense in depth)
- C. Redundansi penyimpanan (storage redundancy)
- D. Normalisasi format (format normalization)
28. Migrasi adalah salah satu strategi preservasi arsip elektronik. Yang dimaksud dengan migrasi dalam konteks preservasi arsip elektronik adalah…
- A. Pemindahan server penyimpanan arsip dari satu lokasi fisik ke lokasi lain
- B. Pemindahan staf pengelola arsip dari satu unit ke unit lain dalam organisasi
- C. Penggandaan salinan arsip ke beberapa media penyimpanan yang berbeda
- D. Konversi arsip dari format lama yang usang ke format yang lebih baru agar tetap dapat dibaca
29. Emulasi merupakan salah satu strategi preservasi arsip elektronik yang berbeda dari migrasi. Strategi emulasi mempertahankan aksesibilitas arsip jangka panjang dengan cara…
- A. Mengubah format arsip agar kompatibel dengan perangkat lunak terkini
- B. Menjalankan perangkat lunak dan sistem lama pada perangkat keras baru melalui simulasi
- C. Mencetak arsip digital menjadi dokumen fisik sebagai cadangan jangka panjang
- D. Menyimpan arsip di beberapa lokasi geografis yang berbeda secara bersamaan
30. Dalam praktik dasar preservasi arsip elektronik, pembuatan checksum digunakan sebagai alat kendali integritas. Fungsi checksum dalam preservasi arsip elektronik adalah…
- A. Mengompres ukuran file arsip agar lebih efisien dalam penggunaan media penyimpanan
- B. Mengenkripsi isi arsip agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang
- C. Mendeteksi perubahan atau kerusakan pada arsip dengan membandingkan nilai hash
- D. Mengatur hak akses pengguna terhadap arsip yang disimpan dalam repository
31. Trusted Digital Repository (TDR) merupakan konsep penting dalam preservasi arsip elektronik jangka panjang. Karakteristik utama yang membedakan TDR dari repository digital biasa adalah…
- A. Pemenuhan standar dan persyaratan audit yang membuktikan keandalan dan keberlanjutannya
- B. Kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibandingkan repository biasa
- C. Aksesibilitas publik yang memungkinkan siapa saja mengunduh arsip tanpa autentikasi
- D. Penggunaan teknologi blockchain untuk setiap transaksi arsip yang terjadi
32. Standar OAIS (Open Archival Information System) merupakan kerangka referensi yang digunakan dalam preservasi arsip digital. Dalam model OAIS, paket informasi yang dikirimkan oleh produsen kepada sistem arsip disebut…
- A. Dissemination Information Package (DIP)
- B. Archival Information Package (AIP)
- C. Preservation Description Information (PDI)
- D. Submission Information Package (SIP)
33. Manajemen perubahan dalam konteks implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik didefinisikan sebagai pendekatan terstruktur untuk mengelola transisi individu, tim, dan organisasi. Tujuan utama manajemen perubahan dalam proyek kearsipan elektronik adalah…
- A. Memperbarui perangkat keras komputer agar kompatibel dengan sistem baru
- B. Memastikan adopsi sistem baru berjalan lancar dengan meminimalkan resistensi pengguna
- C. Mengganti seluruh staf lama dengan staf baru yang memiliki kompetensi digital
- D. Menyelesaikan seluruh tahap implementasi sistem dalam waktu yang lebih singkat
34. Model Kotter merupakan salah satu model manajemen perubahan yang sering digunakan dalam implementasi sistem informasi. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam model Kotter adalah…
- A. Membentuk tim inti yang akan memimpin proses perubahan dalam organisasi
- B. Menyusun visi dan strategi perubahan yang akan dikomunikasikan kepada seluruh staf
- C. Menciptakan rasa urgensi bahwa perubahan perlu segera dilakukan
- D. Mengkonsolidasikan keberhasilan awal untuk mendorong perubahan yang lebih besar
35. Resistensi terhadap perubahan merupakan fenomena umum dalam implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik. Penyebab resistensi yang paling sering muncul dari perspektif psikologi perubahan adalah…
- A. Ketidaksukaan staf terhadap pimpinan yang menginisiasi perubahan dalam organisasi
- B. Tingginya gaji yang harus dibayarkan kepada konsultan pendamping implementasi
- C. Kurangnya anggaran yang dialokasikan untuk program pelatihan pengguna sistem baru
- D. Ketakutan akan hal yang tidak diketahui dan kekhawatiran kehilangan kemampuan yang sudah dimiliki
36. Dalam membangun dasar bagi perubahan dan komitmen organisasi, komunikasi perubahan memegang peran vital. Prinsip komunikasi perubahan yang efektif mensyaratkan bahwa pesan perubahan harus disampaikan secara…
- A. Konsisten, berulang, dan melalui berbagai saluran komunikasi yang relevan
- B. Rahasia kepada pimpinan saja agar tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan staf
- C. Teknis dan terperinci agar staf memahami sepenuhnya seluk-beluk sistem baru
- D. Formal melalui surat resmi pimpinan yang disebarkan satu kali kepada seluruh staf
37. Komitmen organisasi merupakan faktor kunci keberhasilan manajemen perubahan dalam implementasi sistem arsip elektronik. Indikator yang paling jelas menunjukkan adanya komitmen pimpinan terhadap proyek implementasi adalah…
- A. Pimpinan menghadiri satu kali rapat peluncuran proyek sebagai formalitas
- B. Pimpinan mengalokasikan sumber daya, memprioritaskan proyek, dan aktif terlibat dalam prosesnya
- C. Pimpinan menandatangani surat keputusan pembentukan tim proyek implementasi
- D. Pimpinan menyetujui anggaran awal pengadaan perangkat keras dan lunak sistem
38. Manajemen perubahan dalam implementasi aplikasi sistem pengelolaan arsip elektronik perlu mempertimbangkan kesiapan organisasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kesiapan organisasi dalam menerima perubahan sistem disebut…
- A. Rencana migrasi data yang memuat tahapan pemindahan arsip ke sistem baru
- B. Laporan kinerja tahunan unit kearsipan yang mencerminkan produktivitas staf
- C. Penilaian kesiapan perubahan (change readiness assessment) yang mengukur kapasitas dan kemauan
- D. Dokumentasi teknis sistem lama yang menjadi dasar perbandingan dengan sistem baru
39. Pengelolaan arsip elektronik tanpa aplikasi sistem pengelolaan arsip elektronik khusus mengharuskan organisasi menerapkan disiplin prosedural yang tinggi. Komponen prosedural yang paling kritis untuk diterapkan dalam kondisi ini adalah…
- A. Pembelian perangkat penyimpanan berkapasitas tinggi seperti NAS atau SAN
- B. Pemasangan antivirus terbaru pada seluruh komputer yang digunakan staf
- C. Penggunaan format file proprietary untuk memastikan konsistensi dokumen
- D. Penerapan konvensi penamaan, struktur folder, dan prosedur backup yang konsisten
40. Sebuah organisasi menganalisis manfaat dan kelemahan dari dua strategi preservasi arsip elektronik, yaitu migrasi dan emulasi. Situasi yang paling tepat untuk menggunakan strategi emulasi daripada migrasi adalah ketika…
- A. Konten arsip sangat bergantung pada tampilan dan fungsi antarmuka aplikasi aslinya
- B. Organisasi memiliki anggaran yang sangat terbatas untuk kegiatan preservasi
- C. Arsip yang dikelola merupakan dokumen teks sederhana tanpa fitur interaktif
- D. Volume arsip yang perlu dipreservasi sangat kecil sehingga tidak memerlukan otomasi
41. Preservasi arsip elektronik pada Trusted Digital Repository mensyaratkan bahwa repository memiliki kebijakan preservasi yang terdokumentasi. Tujuan utama kebijakan preservasi dalam TDR adalah…
- A. Membatasi jumlah arsip yang dapat diterima oleh repository agar kapasitas terjaga
- B. Menentukan tarif layanan yang dikenakan kepada pengguna yang mengakses arsip
- C. Menyatakan komitmen, strategi, dan prosedur yang menjamin keberlangsungan akses arsip
- D. Mengatur prosedur rekrutmen staf yang akan mengelola sistem repository digital
42. Dalam konteks pengelolaan arsip elektronik, istilah “audit trail” merujuk pada rekaman yang mencatat semua aktivitas yang terjadi pada suatu arsip. Manfaat utama audit trail bagi pengelolaan arsip elektronik adalah…
- A. Meningkatkan kecepatan akses arsip karena sistem dapat memprediksi arsip yang akan dibutuhkan
- B. Membuktikan autentisitas dan integritas arsip serta mendeteksi akses atau modifikasi tidak sah
- C. Mengurangi ukuran file arsip dengan memadatkan riwayat aktivitas ke dalam format ringkas
- D. Memungkinkan pemulihan arsip yang terhapus secara tidak sengaja dari sistem penyimpanan
43. Sebuah pemerintah daerah akan memilih antara membangun sistem pengelolaan arsip elektronik secara mandiri (in-house development) atau membeli aplikasi yang sudah ada (off-the-shelf). Pertimbangan yang paling menentukan dalam memilih pengembangan mandiri adalah…
- A. Ketersediaan koneksi internet yang stabil di seluruh kantor pemerintah daerah
- B. Jumlah arsip yang saat ini tersimpan dalam sistem konvensional yang akan dialihkan
- C. Kemampuan vendor lokal dalam menyediakan dukungan teknis purna jual
- D. Keunikan kebutuhan organisasi yang tidak dapat dipenuhi oleh aplikasi standar yang tersedia
44. Dalam pengelolaan arsip elektronik, konsep “chain of custody” memiliki relevansi penting untuk membuktikan nilai hukum arsip. “Chain of custody” merujuk pada…
- A. Rekaman kronologis kepemilikan dan pengendalian arsip dari penciptaan hingga penyimpanan permanen
- B. Daftar nama staf yang memiliki kunci akses ke ruang server penyimpanan arsip
- C. Prosedur penghancuran arsip yang telah melampaui masa simpan yang ditetapkan
- D. Urutan hierarki jabatan yang berwenang menyetujui akses terhadap arsip rahasia
45. Dalam implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik, pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Testing/UAT) dilakukan pada tahap akhir sebelum sistem diluncurkan. Tujuan utama UAT adalah…
- A. Menguji kapasitas maksimum server dalam menangani beban arsip yang besar
- B. Mengidentifikasi kelemahan keamanan sistem sebelum terhubung ke jaringan publik
- C. Memverifikasi bahwa sistem memenuhi kebutuhan dan persyaratan pengguna akhir
- D. Mengukur kecepatan pemrosesan sistem dalam kondisi penggunaan normal
46. Kebijakan backup merupakan bagian penting dari pengelolaan arsip elektronik tanpa aplikasi khusus. Strategi backup yang mengikuti prinsip “3-2-1” mensyaratkan bahwa organisasi harus…
- A. Melakukan backup tiga kali sehari, dua hari berturut-turut, dengan satu administrator yang bertanggung jawab
- B. Menyimpan tiga salinan data di dua jenis media yang berbeda dengan satu salinan di lokasi terpisah
- C. Menggunakan tiga server, dua ruangan berbeda, dan satu sistem enkripsi yang sama
- D. Menjalankan tiga jenis backup berbeda dalam dua sistem operasi dengan satu format file tunggal
47. Dalam manajemen perubahan implementasi sistem arsip elektronik, pelatihan pengguna merupakan investasi kritis. Pendekatan pelatihan yang paling efektif untuk memastikan adopsi sistem oleh staf adalah…
- A. Membagikan manual pengguna tertulis kepada seluruh staf agar dipelajari secara mandiri
- B. Menunjuk satu staf sebagai super user dan membebankan pelatihan kepada staf yang bersangkutan
- C. Mewajibkan staf menonton video tutorial sistem selama dua jam sebelum peluncuran sistem
- D. Menyelenggarakan pelatihan praktik langsung yang berkelanjutan disertai pendampingan pasca pelatihan
48. Evaluasi pasca implementasi sistem pengelolaan arsip elektronik dilakukan untuk mengukur keberhasilan proyek. Indikator kinerja utama (KPI) yang paling relevan untuk mengukur keberhasilan sistem pengelolaan arsip elektronik dari perspektif pengguna adalah…
- A. Waktu rata-rata yang diperlukan untuk menemukan arsip yang dibutuhkan
- B. Jumlah total arsip yang berhasil diunggah ke dalam sistem selama periode tertentu
- C. Kapasitas penyimpanan yang masih tersisa dalam server setelah sistem beroperasi
- D. Jumlah perangkat keras yang berhasil dibeli dalam anggaran yang dialokasikan
49. Seorang arsiparis menganalisis perbedaan antara manajemen rekod konvensional dan manajemen rekod elektronik. Perbedaan mendasar yang membedakan keduanya dari sisi karakteristik fisik arsip adalah…
- A. Rekod konvensional memerlukan klasifikasi sedangkan rekod elektronik tidak memerlukan klasifikasi apapun
- B. Rekod konvensional dapat diakses lebih cepat karena tidak memerlukan perangkat teknologi
- C. Rekod elektronik terpisah antara konten informasi dan media penyimpanannya, berbeda dari rekod kertas
- D. Rekod konvensional memiliki nilai hukum yang lebih tinggi dibandingkan rekod elektronik
50. Dalam teori manajemen perubahan, model ADKAR menggambarkan lima elemen yang harus dimiliki individu agar perubahan berhasil. Urutan yang benar dari kelima elemen ADKAR adalah…
- A. Ability, Desire, Awareness, Knowledge, Reinforcement
- B. Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement
- C. Awareness, Knowledge, Desire, Reinforcement, Ability
- D. Desire, Awareness, Knowledge, Reinforcement, Ability
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.