ASIP4315 — Rekam Medis
1. Rekam medis pertama kali dikenal secara resmi dalam sistem pelayanan kesehatan modern pada era…
- A. Abad ke-20 setelah Perang Dunia II
- B. Abad ke-18 masa Revolusi Industri
- C. Abad ke-19 masa Florence Nightingale
- D. Abad ke-21 era digitalisasi
2. Paradigma baru rekam medis menekankan bahwa dokumen rekam medis bukan sekadar catatan administratif, melainkan juga berfungsi sebagai…
- A. Bukti pembayaran layanan kesehatan
- B. Sumber data klinis untuk pengambilan keputusan medis
- C. Arsip kepegawaian tenaga medis
- D. Laporan tahunan rumah sakit
3. Profesi perekam medis di Indonesia diatur secara resmi melalui…
- A. Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
- B. Permenkes No. 55 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis
- C. PP No. 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan
- D. Permenkes No. 269 Tahun 2008 tentang Rekam Medis
4. Pengertian rekam medis menurut Permenkes No. 269 Tahun 2008 adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang…
- A. Identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain kepada pasien
- B. Identitas pasien dan riwayat pembayaran biaya rumah sakit
- C. Data statistik rumah sakit dan laporan keuangan
- D. Riwayat penyakit keluarga pasien dan genetika
5. Salah satu ciri paradigma lama rekam medis adalah dokumen dipandang sebagai…
- A. Aset strategis institusi kesehatan
- B. Sumber informasi klinis multidisiplin
- C. Kewajiban administratif semata
- D. Instrumen peningkatan mutu pelayanan
6. Etika profesi perekam medis mengharuskan setiap petugas untuk menjaga kerahasiaan informasi pasien, hal ini sejalan dengan prinsip etika yang disebut…
- A. Beneficence
- B. Justice
- C. Confidentiality
- D. Autonomy
7. Aspek hukum penyelenggaraan rekam medis yang mengatur bahwa rekam medis adalah milik sarana pelayanan kesehatan, namun isinya adalah milik pasien, termuat dalam…
- A. UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
- B. Permenkes No. 269 Tahun 2008
- C. UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
- D. Kepmenkes No. 129 Tahun 2008
8. Dalam konteks etika profesi, seorang perekam medis yang membocorkan informasi rekam medis pasien kepada pihak yang tidak berwenang dapat dikenakan sanksi berdasarkan…
- A. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata pasal 1365
- B. UU ITE No. 11 Tahun 2008
- C. Pasal 322 KUHP tentang pelanggaran kerahasiaan
- D. Permenkes No. 55 Tahun 2013
9. Dalam pelayanan rekam medis di fasilitas kesehatan, fungsi rekam medis yang berkaitan dengan aspek pendidikan adalah…
- A. Sebagai bukti hukum dalam sengketa medis
- B. Sebagai sumber data penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan
- C. Sebagai dokumen penagihan asuransi
- D. Sebagai laporan kinerja tenaga medis
10. Sistem yang mengatur alur dokumen rekam medis mulai dari penerimaan pasien hingga penyimpanan berkas disebut…
- A. Sistem pengarsipan medis
- B. Sistem manajemen informasi kesehatan
- C. Sistem pengelolaan rekam medis
- D. Sistem klasifikasi diagnosis
11. Prosedur pelayanan rekam medis untuk pasien rawat inap dimulai dari…
- A. Penyimpanan berkas di ruang filing
- B. Pengisian formulir resume medis
- C. Pendaftaran pasien di bagian admisi
- D. Pengembalian berkas dari bangsal
12. Sensus pasien rawat inap harian berfungsi untuk mencatat…
- A. Jumlah tenaga medis yang bertugas setiap hari
- B. Mutasi pasien masuk, keluar, dan yang masih dirawat pada tengah malam
- C. Total pendapatan rumah sakit dari pasien rawat inap
- D. Daftar obat yang dikonsumsi pasien setiap hari
13. Terminologi statistik rumah sakit yang menggambarkan rata-rata lama hari seorang pasien dirawat disebut…
- A. BOR (Bed Occupancy Rate)
- B. TOI (Turn Over Interval)
- C. ALOS (Average Length of Stay)
- D. BTO (Bed Turn Over)
14. Nilai BOR (Bed Occupancy Rate) yang ideal menurut standar Depkes RI adalah…
- A. 45–55%
- B. 60–85%
- C. 85–100%
- D. 30–50%
15. Sistem klasifikasi dan kodifikasi diagnosis penyakit yang digunakan secara internasional dan wajib diterapkan di fasilitas kesehatan Indonesia adalah…
- A. DSM-5
- B. SNOMED CT
- C. ICD-10
- D. CPT-4
16. Dalam ICD-10, kode alfanumerik terdiri dari satu huruf diikuti dua digit angka dan satu desimal. Huruf pada kode tersebut menunjukkan…
- A. Tingkat keparahan penyakit
- B. Bab atau kategori penyakit
- C. Jenis tindakan medis
- D. Kode wilayah fasilitas kesehatan
17. Indeks dan register dalam manajemen rekam medis berfungsi sebagai…
- A. Alat pembayaran klaim asuransi
- B. Instrumen pencatatan identitas tenaga kesehatan
- C. Sarana temu balik informasi pasien dan penyakit
- D. Panduan pengisian formulir rekam medis
18. Jenis indeks dalam rekam medis yang mencatat data pasien berdasarkan nomor rekam medis disebut…
- A. Indeks penyakit
- B. Indeks operasi
- C. Indeks kematian
- D. Indeks utama pasien (Master Patient Index)
19. Sistem pelaporan rumah sakit yang bersifat rutin dan dikirimkan ke Dinas Kesehatan secara berkala disebut…
- A. SIRS (Sistem Informasi Rumah Sakit)
- B. SIK (Sistem Informasi Kesehatan)
- C. SIMRS
- D. SIMPUS
20. Data yang termasuk dalam laporan intern rumah sakit adalah…
- A. Data surveilans nasional penyakit menular
- B. Laporan kinerja pelayanan untuk manajemen rumah sakit
- C. Data kependudukan dari Badan Pusat Statistik
- D. Laporan kejadian luar biasa ke Kemenkes
21. Rekam kesehatan elektronik (Electronic Health Record/EHR) berbeda dari rekam medis berbasis kertas terutama dalam hal…
- A. Jenis formulir yang digunakan
- B. Kemampuan berbagi data antar fasilitas kesehatan secara real-time
- C. Jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk pengelolaan
- D. Biaya pengobatan pasien yang tercatat
22. Sistem informasi yang dirancang khusus untuk mendukung pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas disebut…
- A. SIMRS
- B. SIK Nasional
- C. SIMPUS
- D. e-Puskesmas
23. Keunggulan utama Rekam Medis Elektronik (RME) dibandingkan rekam medis manual dalam konteks pelayanan klinis adalah…
- A. Biaya implementasi yang lebih murah
- B. Tidak memerlukan tenaga IT
- C. Aksesibilitas data yang cepat dan akurat oleh tenaga kesehatan
- D. Bebas dari ancaman keamanan siber
24. Fitur Clinical Decision Support System (CDSS) dalam Rekam Medis Elektronik berfungsi untuk…
- A. Mencetak laporan keuangan rumah sakit
- B. Membantu klinisi dalam pengambilan keputusan berdasarkan data pasien
- C. Mengelola jadwal kunjungan pasien
- D. Mengenkripsi data pasien secara otomatis
25. Keamanan informasi dalam Rekam Medis Elektronik mencakup tiga aspek utama yang dikenal dengan istilah…
- A. Privacy, Security, Confidentiality
- B. Confidentiality, Integrity, Availability (CIA Triad)
- C. Authentication, Authorization, Accounting
- D. Encryption, Decryption, Firewall
26. Ancaman keamanan data dalam RME yang berasal dari dalam organisasi, misalnya akses tidak sah oleh karyawan, disebut…
- A. External threat
- B. Malware attack
- C. Insider threat
- D. Phishing attack
27. Penjaminan mutu informasi kesehatan bertujuan untuk memastikan bahwa data rekam medis memenuhi karakteristik…
- A. Akurat, lengkap, tepat waktu, dan dapat digunakan
- B. Rahasia, terenkripsi, dan terkunci
- C. Tercetak, tersimpan, dan terdistribusi
- D. Mahal, digital, dan terstandarisasi
28. Analisis kuantitatif dokumen rekam medis adalah proses review yang memeriksa…
- A. Ketepatan diagnosis yang ditegakkan dokter
- B. Kelengkapan komponen dokumen rekam medis secara formal
- C. Kesesuaian tindakan medis dengan prosedur klinis
- D. Kebenaran kode ICD-10 yang diberikan
29. Empat komponen utama dalam analisis kuantitatif rekam medis meliputi review identifikasi, review pelaporan, review autentikasi, dan…
- A. Review koding diagnosis
- B. Review pencatatan yang baik
- C. Review penyimpanan berkas
- D. Review lama rawat pasien
30. Analisis kualitatif dokumen rekam medis berfokus pada penilaian…
- A. Jumlah lembar formulir dalam berkas rekam medis
- B. Kelengkapan tanda tangan dan stempel dokter
- C. Konsistensi, relevansi, dan kelengkapan isi klinis rekam medis
- D. Kecepatan pengembalian berkas dari bangsal ke filing
31. Defisiensi rekam medis yang ditemukan saat analisis kualitatif dan bersifat tidak dapat diperbaiki karena telah melewati batas waktu yang ditentukan disebut…
- A. Defisiensi permanen
- B. Defisiensi tertunda
- C. Defisiensi sementara
- D. Defisiensi administratif
32. Dalam sejarah perkembangan rekam medis, tokoh yang pertama kali menekankan pentingnya pencatatan kondisi pasien secara sistematis adalah…
- A. William Osler
- B. Hippocrates
- C. Louis Pasteur
- D. Edward Jenner
33. Organisasi profesi yang menaungi perekam medis di Indonesia adalah…
- A. IDI (Ikatan Dokter Indonesia)
- B. PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)
- C. PORMIKI (Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia)
- D. IBI (Ikatan Bidan Indonesia)
34. Aspek hukum rekam medis yang berkaitan dengan pembuktian dalam kasus malpraktik medis menjadikan rekam medis sebagai…
- A. Dokumen rahasia yang tidak dapat dibuka di pengadilan
- B. Alat bukti tertulis yang sah sesuai hukum acara perdata
- C. Dokumen yang hanya dapat diakses oleh dokter yang merawat
- D. Arsip yang harus dimusnahkan setelah 5 tahun
35. Retensi rekam medis pasien dewasa di Indonesia menurut regulasi yang berlaku minimal disimpan selama…
- A. 5 tahun sejak tanggal terakhir berobat
- B. 10 tahun sejak tanggal kematian pasien
- C. 3 tahun sejak pasien dinyatakan sembuh
- D. 7 tahun sejak pertama kali berobat
36. Sistem penomoran rekam medis yang memberikan satu nomor permanen kepada setiap pasien selama seumur hidup berobat di fasilitas tersebut disebut…
- A. Serial Numbering System
- B. Unit Numbering System
- C. Serial Unit Numbering System
- D. Family Numbering System
37. Keunggulan Unit Numbering System dibandingkan Serial Numbering System adalah…
- A. Lebih murah dalam pengelolaan
- B. Semua rekam medis pasien terkumpul dalam satu nomor sehingga mudah ditelusuri
- C. Pasien mendapat nomor baru di setiap kunjungan
- D. Cocok untuk fasilitas kesehatan dengan kunjungan rendah
38. Dalam prosedur penyimpanan rekam medis, sistem penjajaran berkas menggunakan dua digit akhir nomor rekam medis disebut…
- A. Straight Numerical Filing
- B. Middle Digit Filing
- C. Terminal Digit Filing
- D. Alphabetical Filing
39. Aplikasi sistem informasi yang digunakan di apotek rumah sakit untuk mengelola distribusi obat dan terintegrasi dengan rekam medis pasien adalah bagian dari…
- A. SIMRS modul farmasi
- B. Sistem billing mandiri
- C. BPJS online
- D. SIK Nasional
40. Interoperabilitas dalam konteks sistem informasi kesehatan berarti…
- A. Kemampuan sistem untuk memproses data dalam jumlah besar
- B. Kemampuan berbagai sistem untuk saling bertukar dan menggunakan data secara efektif
- C. Keamanan sistem dari ancaman peretasan
- D. Kecepatan akses data oleh pengguna tunggal
41. TOI (Turn Over Interval) yang ideal menunjukkan rata-rata hari tempat tidur tidak ditempati antara satu pasien dan pasien berikutnya, dengan nilai ideal…
- A. 1–3 hari
- B. 5–7 hari
- C. 7–10 hari
- D. 0 hari
42. Kode ICD-10 yang diawali dengan huruf “C” merujuk pada kelompok penyakit…
- A. Penyakit infeksi dan parasit
- B. Penyakit sistem pernapasan
- C. Neoplasma ganas (kanker)
- D. Gangguan mental dan perilaku
43. Register operasi dalam rekam medis berfungsi untuk mencatat…
- A. Daftar pasien yang menolak tindakan operasi
- B. Semua tindakan bedah yang dilakukan beserta identitas pasien dan kode prosedur
- C. Jadwal jaga dokter bedah
- D. Stok peralatan operasi di kamar bedah
44. Dalam analisis kuantitatif, komponen “review autentikasi” bertujuan memastikan bahwa…
- A. Diagnosis yang ditulis sudah sesuai standar
- B. Setiap entri dalam rekam medis ditandatangani oleh tenaga kesehatan yang berwenang
- C. Formulir yang digunakan sudah sesuai SPO
- D. Berkas tersimpan di tempat yang benar
45. Karakteristik informasi yang baik dalam konteks rekam medis berarti data harus bebas dari kesalahan pencatatan, hal ini disebut sebagai…
- A. Completeness (kelengkapan)
- B. Timeliness (ketepatan waktu)
- C. Accuracy (akurasi)
- D. Relevancy (relevansi)
46. Dalam RME, fitur yang memungkinkan dokter melihat riwayat alergi obat pasien secara otomatis saat meresepkan obat merupakan contoh penerapan…
- A. Electronic Data Interchange
- B. Clinical Decision Support System
- C. Health Information Exchange
- D. Picture Archiving and Communication System
47. Standar enkripsi data yang umum digunakan untuk melindungi rekam medis elektronik saat transmisi data adalah…
- A. HTTP biasa
- B. FTP transfer
- C. SSL/TLS
- D. Bluetooth pairing
48. Analisis kualitatif rekam medis yang menilai apakah seluruh entri klinis mencerminkan kondisi pasien secara konsisten dari awal hingga akhir perawatan berkaitan dengan komponen…
- A. Kelengkapan identitas pasien
- B. Konsistensi diagnostik dan klinis
- C. Ketepatan waktu pengisian
- D. Jumlah formulir yang digunakan
49. Pemusnahan rekam medis yang telah melewati masa retensi harus dilakukan dengan cara…
- A. Dibuang ke tempat sampah umum
- B. Dikembalikan kepada pasien
- C. Dibakar atau dicacah dengan berita acara pemusnahan resmi
- D. Disimpan di gudang tanpa batas waktu
50. Penjaminan mutu informasi kesehatan di rumah sakit merupakan tanggung jawab yang melibatkan…
- A. Hanya petugas rekam medis
- B. Hanya dokter yang merawat pasien
- C. Komite rekam medis bersama seluruh tenaga kesehatan terkait
- D. Direktur rumah sakit secara pribadi
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.