ASIP4208 — Arsip Sejarah Lisan
1. Sejarah lisan pada dasarnya merupakan rekaman pengalaman pribadi seseorang yang disampaikan secara lisan. Metode ini tergolong unik karena bersumber dari…
- A. Dokumen tertulis yang disimpan di arsip nasional
- B. Ingatan dan kesaksian langsung pelaku atau saksi peristiwa
- C. Laporan resmi pemerintah yang dikumpulkan oleh sejarawan
- D. Catatan harian yang kemudian dibacakan oleh pemiliknya
2. Istilah “oral history” dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai sejarah lisan. Pengertian paling tepat dari sejarah lisan adalah…
- A. Rekaman wawancara yang berisi kenangan, pandangan, dan interpretasi narasumber tentang masa lalunya
- B. Tradisi tutur yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat adat
- C. Kumpulan cerita rakyat yang dikumpulkan oleh peneliti folklor
- D. Rekaman pidato tokoh-tokoh bersejarah yang disimpan dalam arsip
3. Dalam pemahaman sejarah lisan, terdapat perbedaan antara sejarah lisan dengan tradisi lisan. Perbedaan utama keduanya terletak pada…
- A. Bahasa yang digunakan dalam proses perekaman
- B. Jenis peralatan yang digunakan untuk merekam
- C. Sumber informasinya, yaitu pengalaman pribadi versus warisan kolektif masyarakat
- D. Waktu pelaksanaan pengumpulan informasi dari narasumber
4. Sejarah lisan memiliki nilai penting sebagai sumber sejarah karena mampu mengungkap hal-hal yang tidak tercatat dalam dokumen tertulis. Kemampuan ini disebut sebagai fungsi…
- A. Substitusi terhadap arsip konvensional
- B. Koreksi terhadap sumber primer tertulis
- C. Konfirmasi terhadap data statistik
- D. Pengisian kesenjangan dalam catatan sejarah tertulis
5. Salah satu karakteristik khas sejarah lisan adalah sifatnya yang subjektif. Dalam konteks ini, subjektivitas narasumber justru dianggap sebagai…
- A. Kelemahan yang harus diminimalisasi melalui proses editing
- B. Kekayaan data yang mencerminkan perspektif langsung pelaku sejarah
- C. Hambatan ilmiah yang mengurangi validitas sumber
- D. Faktor yang membuat sejarah lisan tidak dapat dijadikan sumber primer
6. Dalam konteks Modul 01, sejarah lisan dapat dimanfaatkan untuk keperluan apa saja? Salah satu manfaat utamanya adalah…
- A. Memperkaya khazanah sejarah dengan sudut pandang kelompok yang terpinggirkan
- B. Menggantikan seluruh sumber sejarah tertulis yang sudah ada
- C. Menyederhanakan proses penelitian sejarah agar lebih cepat selesai
- D. Mengotentikasi dokumen-dokumen yang tersimpan di lembaga arsip
7. Kegiatan Belajar 2 Modul 01 membahas fungsi sejarah lisan. Sejarah lisan dikatakan berfungsi sebagai sumber penelitian karena…
- A. Hasil wawancara langsung dapat dipublikasikan tanpa proses verifikasi
- B. Data yang diperoleh selalu lebih akurat dibandingkan data tertulis
- C. Memberikan informasi yang tidak tersedia dalam sumber-sumber dokumenter konvensional
- D. Proses pengumpulannya lebih murah dan efisien daripada penelitian arsip
8. Seorang peneliti ingin mendokumentasikan pengalaman para veteran perang kemerdekaan yang kini sudah sangat tua. Pendekatan sejarah lisan paling tepat digunakan dalam situasi ini karena…
- A. Peneliti dapat menghemat biaya perjalanan ke daerah-daerah
- B. Narasumber yang sudah tua lebih mudah diwawancarai daripada yang muda
- C. Wawancara lisan lebih mudah diolah daripada dokumen tertulis
- D. Kesaksian langsung pelaku peristiwa berpotensi hilang selamanya jika tidak segera direkam
9. Sejarah lisan modern dianggap berbeda dari tradisi bercerita lisan kuno. Perbedaan yang paling mendasar antara keduanya adalah…
- A. Sejarah lisan modern menggunakan bahasa yang lebih formal dan baku
- B. Sejarah lisan modern melibatkan proses perekaman yang sistematis dan terencana
- C. Tradisi lisan kuno tidak pernah memiliki nilai sejarah yang signifikan
- D. Sejarah lisan modern hanya dilakukan oleh lembaga pemerintah resmi
10. Sejarah lisan sebagai disiplin ilmu modern mulai berkembang pesat pada abad ke-20. Faktor teknologi yang paling mendukung perkembangan ini adalah…
- A. Berkembangnya mesin cetak yang memudahkan publikasi hasil wawancara
- B. Kemajuan transportasi yang memudahkan peneliti menjangkau narasumber
- C. Ditemukannya alat perekam suara yang memungkinkan dokumentasi wawancara secara akurat
- D. Perkembangan internet yang memudahkan distribusi hasil penelitian
11. Allan Nevins dari Universitas Columbia dianggap sebagai pelopor sejarah lisan modern. Kontribusinya yang paling berpengaruh adalah…
- A. Mendirikan program sejarah lisan pertama secara sistematis pada tahun 1948
- B. Menulis buku teks pertama tentang metodologi sejarah lisan
- C. Menciptakan alat perekam khusus untuk keperluan wawancara sejarah
- D. Mendirikan asosiasi sejarah lisan internasional pertama di dunia
12. Perkembangan sejarah lisan di dunia mengalami fase ekspansi pada tahun 1960-an dan 1970-an. Faktor sosial-politik yang mendorong perkembangan ini adalah…
- A. Meningkatnya anggaran penelitian sejarah dari pemerintah negara-negara Barat
- B. Berakhirnya Perang Dunia II yang mendorong rekonstruksi sejarah resmi
- C. Meningkatnya jumlah universitas yang membuka program studi sejarah
- D. Gerakan sosial yang mendorong pengakuan terhadap suara kelompok minoritas dan masyarakat biasa
13. Di Indonesia, sejarah lisan mulai mendapat perhatian ilmiah pada era tertentu. Lembaga yang berperan penting dalam pengembangan sejarah lisan di Indonesia adalah…
- A. Badan Intelijen Negara yang merekam kesaksian tokoh-tokoh politik
- B. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang mengembangkan program sejarah lisan
- C. Perpustakaan Nasional yang mengoleksi rekaman cerita rakyat dari seluruh nusantara
- D. Kementerian Pendidikan yang mewajibkan pengumpulan sejarah lisan di sekolah
14. Perkembangan sejarah lisan di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi sosial budaya masyarakat nusantara. Kondisi yang paling mendukung relevansi sejarah lisan di Indonesia adalah…
- A. Tingginya tingkat literasi masyarakat Indonesia yang memudahkan dokumentasi
- B. Banyaknya arsip kolonial Belanda yang tersimpan lengkap di berbagai daerah
- C. Kuatnya tradisi kelisanan dalam budaya masyarakat Indonesia yang kaya ragamnya
- D. Kemajuan teknologi digital yang memudahkan penyebaran hasil wawancara
15. Perbandingan antara perkembangan sejarah lisan di dunia Barat dan di Indonesia menunjukkan perbedaan dalam hal waktu mulainya. Kondisi ini dapat dijelaskan karena…
- A. Di negara Barat sejarah lisan berkembang lebih awal didorong oleh kemajuan teknologi rekam dan tradisi akademis yang lebih mapan
- B. Indonesia tidak memiliki tokoh-tokoh yang layak dijadikan narasumber sejarah lisan
- C. Sejarah lisan di Indonesia berkembang lebih awal karena tradisi lisan yang lebih kuat
- D. Pemerintah Indonesia melarang pengembangan sejarah lisan pada masa Orde Baru
16. Sebelum melakukan wawancara sejarah lisan, peneliti wajib melakukan persiapan yang matang. Tahap persiapan yang paling awal dan fundamental adalah…
- A. Memilih jenis alat perekam yang akan digunakan dalam wawancara
- B. Menentukan jadwal dan lokasi wawancara bersama narasumber
- C. Menyusun daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber
- D. Menentukan topik dan tujuan penelitian secara jelas dan spesifik
17. Penelitian pendahuluan (preliminary research) merupakan bagian penting dari persiapan wawancara sejarah lisan. Tujuan utama penelitian pendahuluan ini adalah…
- A. Mengumpulkan data statistik yang akan dibandingkan dengan hasil wawancara
- B. Membekali pewawancara dengan pengetahuan dasar tentang topik dan narasumber
- C. Menentukan berapa banyak sesi wawancara yang diperlukan
- D. Mendapatkan izin resmi dari lembaga yang berwenang atas narasumber
18. Dalam pemilihan narasumber untuk wawancara sejarah lisan, kriteria utama yang harus dipenuhi adalah…
- A. Narasumber harus merupakan tokoh terkenal yang namanya ada dalam buku sejarah
- B. Narasumber harus bersedia menerima honorarium sebagai kompensasi waktu
- C. Narasumber memiliki pengetahuan atau pengalaman langsung yang relevan dengan topik
- D. Narasumber harus berusia minimal 60 tahun agar memiliki memori yang panjang
19. Panduan wawancara (interview guide) dalam sejarah lisan berbeda dengan kuesioner penelitian survei. Perbedaan utamanya adalah bahwa panduan wawancara sejarah lisan bersifat…
- A. Fleksibel dan terbuka, memungkinkan pengembangan pertanyaan berdasarkan respons narasumber
- B. Tertutup dan terstruktur ketat sehingga semua narasumber mendapat pertanyaan yang persis sama
- C. Bersifat rahasia dan hanya boleh dilihat oleh pewawancara profesional
- D. Berisi pertanyaan dengan pilihan jawaban yang sudah ditentukan sebelumnya
20. Persiapan perlengkapan wawancara sejarah lisan mencakup berbagai aspek teknis. Hal yang paling krusial untuk diperiksa sebelum wawancara dimulai adalah…
- A. Ketersediaan minuman dan makanan untuk kenyamanan narasumber
- B. Pakaian yang akan dikenakan pewawancara saat wawancara berlangsung
- C. Jumlah pertanyaan yang telah disusun dalam panduan wawancara
- D. Kondisi dan kapasitas alat perekam serta ketersediaan media penyimpanan cadangan
21. Seorang peneliti baru saja menemukan narasumber potensial yang merupakan mantan pejabat penting. Langkah etis pertama yang harus dilakukan peneliti sebelum melakukan wawancara adalah…
- A. Segera datang menemui narasumber untuk melakukan wawancara tidak terstruktur
- B. Meminta izin dan mendapatkan persetujuan informed consent dari narasumber
- C. Mempublikasikan profil narasumber agar dapat menarik perhatian media
- D. Langsung menyusun daftar pertanyaan berdasarkan informasi dari sumber lain
22. Pemilihan lokasi wawancara sejarah lisan mempengaruhi kualitas rekaman dan kenyamanan narasumber. Lokasi yang paling ideal untuk wawancara sejarah lisan adalah…
- A. Ruang publik yang ramai agar suasana terasa lebih santai dan akrab
- B. Studio rekaman profesional untuk menghasilkan kualitas suara terbaik
- C. Tempat yang tenang dan nyaman bagi narasumber dengan gangguan suara minimal
- D. Kantor resmi lembaga penelitian untuk menunjukkan profesionalitas
23. Tahap pelaksanaan wawancara sejarah lisan dimulai dengan pembukaan yang baik. Tujuan utama dari fase pembukaan wawancara adalah…
- A. Membangun rapport dan kepercayaan sehingga narasumber merasa nyaman berbicara
- B. Segera menggali informasi inti yang menjadi fokus penelitian
- C. Menguji pengetahuan narasumber tentang topik yang akan dibahas
- D. Memastikan alat perekam berfungsi dengan baik sebelum wawancara inti
24. Selama proses wawancara sejarah lisan berlangsung, pewawancara yang baik harus menunjukkan sikap tertentu. Sikap yang TIDAK tepat dilakukan pewawancara adalah…
- A. Mendengarkan dengan penuh perhatian setiap penjelasan narasumber
- B. Memberikan waktu jeda yang cukup bagi narasumber untuk berpikir
- C. Mengajukan pertanyaan lanjutan berdasarkan informasi yang baru disampaikan
- D. Memotong pembicaraan narasumber jika dianggap tidak relevan dengan topik utama
25. Dalam wawancara sejarah lisan, jenis pertanyaan yang paling efektif untuk menggali informasi mendalam dari narasumber adalah pertanyaan…
- A. Tertutup yang jawabannya ya atau tidak untuk mengkonfirmasi fakta
- B. Terbuka yang mendorong narasumber menguraikan pengalaman dan perspektifnya
- C. Sugestif yang mengarahkan narasumber pada jawaban yang diharapkan peneliti
- D. Konfrontatif yang menantang narasumber untuk membuktikan pernyataannya
26. Pada akhir sesi wawancara sejarah lisan, pewawancara perlu melakukan sejumlah hal penting. Salah satu hal yang wajib dilakukan setelah wawancara selesai adalah…
- A. Langsung mempublikasikan hasil rekaman ke media sosial
- B. Menghapus bagian rekaman yang dianggap tidak penting
- C. Membuat catatan lapangan tentang konteks dan kondisi wawancara
- D. Meminta narasumber menandatangani persetujuan bahwa semua informasi boleh dipublikasikan
27. Seorang pewawancara mendapati narasumbernya tampak enggan membicarakan suatu peristiwa tertentu. Tindakan paling tepat yang harus dilakukan pewawancara adalah…
- A. Menghormati keengganan narasumber dan beralih ke topik lain yang lebih nyaman
- B. Terus mendesak dengan pertanyaan berbeda hingga narasumber bersedia menjawab
- C. Menyebutkan bahwa peneliti sudah mengetahui faktanya dari sumber lain
- D. Menghentikan wawancara dan mencari narasumber pengganti
28. Proses akhir wawancara sejarah lisan mencakup langkah-langkah pasca-wawancara. Yang dimaksud dengan “proses akhir wawancara” dalam Modul 04 meliputi…
- A. Pembayaran honorarium kepada narasumber dan penanda tanganan kontrak
- B. Penghapusan bagian rekaman yang bersifat pribadi atas permintaan narasumber
- C. Pengunggahan rekaman ke basis data publik secara langsung
- D. Pembuatan salinan cadangan rekaman, pelabelan, dan pengemasan material wawancara
29. Pengolahan arsip sejarah lisan dimulai dengan proses transkripsi. Yang dimaksud dengan transkripsi dalam konteks sejarah lisan adalah…
- A. Penerjemahan rekaman dari bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia baku
- B. Pengalihan rekaman suara ke dalam bentuk tulisan secara verbatim
- C. Proses penyuntingan rekaman untuk menghilangkan kesalahan dan pengulangan
- D. Pemindahan data dari media analog ke media digital
30. Dalam pengolahan arsip sejarah lisan, abstrak atau ringkasan dibuat sebagai bagian dari pengolahan intelektual. Fungsi utama abstrak dalam arsip sejarah lisan adalah…
- A. Menggantikan rekaman asli yang sudah tidak dapat diputar lagi
- B. Menyimpan semua informasi detail dari wawancara dalam format ringkas
- C. Memudahkan pengguna mengetahui isi rekaman sebelum memutuskan untuk mengaksesnya
- D. Menggantikan transkripsi bagi arsip yang tidak memiliki naskah tertulis
31. Indeksasi merupakan salah satu tahap penting dalam pengolahan arsip sejarah lisan. Tujuan utama pembuatan indeks arsip sejarah lisan adalah…
- A. Memfasilitasi temu kembali informasi secara cepat dan tepat oleh pengguna
- B. Mendeskripsikan kondisi fisik media rekaman untuk keperluan konservasi
- C. Menentukan nilai guna arsip untuk penetapan jadwal retensi
- D. Mengklasifikasikan rekaman berdasarkan format media penyimpanannya
32. Seorang arsiparis sedang mengolah rekaman wawancara sejarah lisan dengan seorang tokoh penting. Ia perlu menentukan elemen metadata apa saja yang harus dicatat. Elemen metadata yang paling mendasar untuk arsip sejarah lisan mencakup…
- A. Ukuran file digital dan resolusi rekaman audio
- B. Harga peralatan rekam yang digunakan saat wawancara
- C. Jumlah pendengar yang telah mengakses rekaman tersebut
- D. Identitas narasumber, pewawancara, tanggal, tempat, dan topik wawancara
33. Penyimpanan arsip sejarah lisan dalam format digital memerlukan strategi khusus. Strategi terpenting dalam penyimpanan digital arsip sejarah lisan adalah…
- A. Menyimpan hanya satu salinan digital untuk menghemat ruang penyimpanan
- B. Menggunakan format file proprietary agar lebih aman dari pembajakan
- C. Membuat beberapa salinan cadangan yang disimpan di lokasi berbeda
- D. Mengompres file seminimal mungkin untuk efisiensi penyimpanan
34. Format penyimpanan arsip sejarah lisan berpengaruh terhadap longevitas dan aksesibilitas arsip. Format yang paling direkomendasikan untuk penyimpanan jangka panjang rekaman audio sejarah lisan adalah…
- A. Format MP3 karena ukuran filenya kecil dan mudah dibagikan
- B. Format tidak terkompresi seperti WAV atau FLAC karena kualitasnya terjaga
- C. Format WMA karena dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkemuka
- D. Format AAC karena kompatibel dengan semua perangkat modern
35. Pemberian label pada media rekaman arsip sejarah lisan merupakan bagian dari sistem pengelolaan. Informasi yang paling penting untuk dicantumkan pada label media rekaman adalah…
- A. Nomor identifikasi unik, nama narasumber, tanggal wawancara, dan nomor sisi atau sesi
- B. Nama merek alat perekam yang digunakan dan harga pembeliannya
- C. Tanggal pembelian media, kapasitas penyimpanan, dan nomor seri pabrik
- D. Nama lembaga penyimpan, alamat lengkap, dan nomor telepon kontak
36. Dalam sistem penyimpanan arsip sejarah lisan, pemisahan antara master copy dan access copy memiliki tujuan tertentu. Perbedaan fungsi keduanya adalah…
- A. Master copy digunakan untuk keperluan publikasi sedangkan access copy disimpan di gudang
- B. Master copy dibuat dalam format MP3 sedangkan access copy dalam format WAV
- C. Master copy diberikan kepada narasumber sedangkan access copy disimpan lembaga
- D. Master copy disimpan sebagai arsip utama yang dilindungi sedangkan access copy digunakan untuk pelayanan pengguna
37. Perawatan arsip sejarah lisan berbasis media rekam analog seperti kaset pita memerlukan kondisi lingkungan khusus. Kondisi lingkungan yang paling ideal untuk penyimpanan kaset pita audio adalah…
- A. Suhu tinggi dan kelembaban rendah untuk mencegah pertumbuhan jamur
- B. Suhu sejuk, kelembaban terkontrol, dan bebas dari medan magnet
- C. Suhu ruangan normal dengan sirkulasi udara yang baik
- D. Suhu rendah ekstrem seperti dalam lemari es untuk memperlambat degradasi
38. Migrasi format merupakan salah satu strategi preservasi digital arsip sejarah lisan. Yang dimaksud dengan migrasi format adalah…
- A. Proses memindahkan arsip fisik dari satu gudang ke gudang lainnya
- B. Pemindahan koleksi arsip dari satu lembaga ke lembaga penyimpan lain
- C. Pengalihan file digital dari format yang sudah usang ke format yang lebih baru dan terbuka
- D. Penerjemahan isi rekaman dari bahasa asli ke bahasa lain
39. Perawatan arsip sejarah lisan berbasis kaset pita analog yang masih terawat baik harus diputar secara berkala. Alasan utama kaset pita perlu diputar secara periodik adalah…
- A. Untuk mencegah lapisan oksida pada pita menempel satu sama lain akibat penyimpanan lama
- B. Untuk memastikan isi rekaman masih sesuai dengan transkrip yang ada
- C. Untuk meningkatkan kualitas suara rekaman melalui proses pemanasan pita
- D. Untuk memungkinkan arsiparis memeriksa kondisi fisik pita secara visual
40. Pemanfaatan arsip sejarah lisan untuk keperluan pendidikan merupakan salah satu manfaat utamanya. Cara pemanfaatan yang paling efektif untuk keperluan pembelajaran di sekolah adalah…
- A. Mengharuskan siswa menyalin seluruh transkrip wawancara sebagai latihan
- B. Menjadikan rekaman sebagai pengganti sepenuhnya buku teks pelajaran
- C. Memutar rekaman tanpa konteks atau panduan untuk eksplorasi mandiri
- D. Mengintegrasikan cuplikan rekaman dengan materi pembelajaran untuk menghidupkan sejarah
41. Arsip sejarah lisan dapat dimanfaatkan oleh peneliti dari berbagai disiplin ilmu, tidak hanya sejarah. Disiplin ilmu lain yang paling banyak memanfaatkan arsip sejarah lisan adalah…
- A. Ilmu matematika dan statistik untuk analisis data kuantitatif
- B. Antropologi, sosiologi, dan ilmu komunikasi untuk kajian budaya dan sosial
- C. Ilmu fisika dan kimia untuk keperluan rekonstruksi peristiwa alam
- D. Ilmu hukum untuk pembuktian dalam proses peradilan formal
42. Akses terhadap arsip sejarah lisan diatur oleh berbagai pertimbangan etis dan hukum. Pembatasan akses pada arsip sejarah lisan dapat dilakukan apabila…
- A. Arsip tersebut baru saja selesai didigitalisasi dan belum selesai diindeks
- B. Lembaga penyimpan membutuhkan pendapatan dari biaya akses yang tinggi
- C. Narasumber menetapkan syarat tertentu saat memberikan persetujuan wawancara
- D. Arsip terlalu populer sehingga perlu dibatasi agar tidak cepat rusak
43. Perawatan preventif arsip sejarah lisan bertujuan mencegah kerusakan sebelum terjadi. Kegiatan yang termasuk dalam perawatan preventif arsip sejarah lisan adalah…
- A. Pengendalian suhu dan kelembaban ruang penyimpanan secara konsisten
- B. Perbaikan fisik media rekaman yang sudah mengalami kerusakan
- C. Pembuatan transkrip ulang dari rekaman yang sudah tidak jelas suaranya
- D. Penggantian media rekaman yang sudah rusak dengan rekaman baru
44. Pemanfaatan arsip sejarah lisan untuk keperluan dokumenter atau produksi media memerlukan prosedur khusus. Persyaratan utama yang harus dipenuhi sebelum rekaman sejarah lisan digunakan dalam produksi media adalah…
- A. Rekaman harus terlebih dahulu ditingkatkan kualitas suaranya di studio
- B. Rekaman harus ditranskripsi ulang oleh penerjemah profesional
- C. Peneliti harus menyertakan analisis kritis terhadap isi rekaman
- D. Izin penggunaan harus diperoleh dari narasumber atau ahli warisnya sesuai perjanjian
45. Arsip sejarah lisan memiliki nilai guna yang dapat dibedakan menjadi dua kategori utama. Kedua kategori nilai guna arsip sejarah lisan tersebut adalah…
- A. Nilai komersial dan nilai nonkomersial berdasarkan potensi monetisasinya
- B. Nilai primer (bagi lembaga pencipta) dan nilai sekunder (bagi pengguna lain)
- C. Nilai lokal dan nilai nasional berdasarkan lingkup geografis peristiwanya
- D. Nilai ilmiah dan nilai populer berdasarkan segmen penggunanya
46. Seorang peneliti membandingkan antara isi rekaman wawancara sejarah lisan dengan dokumen tertulis dari periode yang sama dan menemukan perbedaan signifikan. Langkah metodologis yang paling tepat adalah…
- A. Mengabaikan rekaman wawancara karena dokumen tertulis lebih dapat dipercaya
- B. Mengabaikan dokumen tertulis karena sejarah lisan lebih autentik
- C. Menganalisis perbedaan tersebut sebagai data yang bermakna tentang persepsi dan memori
- D. Mencari narasumber baru hingga ditemukan yang sesuai dengan dokumen tertulis
47. Digitalisasi arsip sejarah lisan analog merupakan langkah penting dalam perawatan modern. Tujuan utama digitalisasi arsip sejarah lisan adalah…
- A. Memperluas akses pengguna sekaligus mengurangi penggunaan media analog yang rentan rusak
- B. Menghapus media analog asli setelah digitalisasi selesai untuk menghemat tempat
- C. Meningkatkan kualitas suara rekaman agar lebih jelas dari rekaman aslinya
- D. Mengubah format isi wawancara agar sesuai dengan standar penulisan akademik
48. Pemanfaatan arsip sejarah lisan dalam konteks pembangunan komunitas (community building) memiliki nilai tersendiri. Manfaat sejarah lisan bagi komunitas lokal yang paling signifikan adalah…
- A. Menjadi alat promosi pariwisata daerah yang efektif dan murah
- B. Menghasilkan pendapatan bagi komunitas melalui penjualan rekaman
- C. Menggantikan peran pemimpin adat dalam penyampaian nilai tradisional
- D. Memperkuat identitas kolektif dan mentransmisikan memori budaya antargenerasi
49. Dalam konteks pelestarian budaya, arsip sejarah lisan berbeda fungsinya dari museum. Perbedaan utama antara fungsi arsip sejarah lisan dan museum dalam pelestarian budaya adalah…
- A. Museum lebih unggul karena menyimpan benda fisik yang dapat dilihat langsung
- B. Arsip sejarah lisan merekam dan melestarikan pengetahuan, pengalaman, serta perspektif yang tidak berwujud fisik
- C. Museum dan arsip sejarah lisan memiliki fungsi yang identik dalam pelestarian budaya
- D. Arsip sejarah lisan lebih murah biaya operasionalnya dibandingkan museum
50. Lembaga yang mengelola arsip sejarah lisan perlu memiliki kebijakan akses yang jelas. Prinsip yang paling penting dalam kebijakan akses arsip sejarah lisan adalah keseimbangan antara…
- A. Kepentingan komersial lembaga dan kebutuhan akademis peneliti
- B. Kecepatan layanan dan keakuratan informasi yang diberikan kepada pengguna
- C. Keterbukaan akses untuk kepentingan publik dan perlindungan privasi narasumber
- D. Kebutuhan pelestarian fisik media dan efisiensi biaya operasional lembaga
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.