ASIP4202 — Aspek Hukum Dalam Kearsipan
1. Istilah “arsip” dalam bahasa Belanda dikenal dengan sebutan…
- A. Archives
- B. Archief
- C. Archivio
- D. Archivum
2. Definisi arsip menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh…
- A. Lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan
- B. Lembaga negara, pemerintahan daerah, dan lembaga swasta yang menerima dana dari pemerintah
- C. Instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha milik negara saja
- D. Semua badan hukum yang terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
3. Arsip yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara dan badan pemerintahan dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan disebut…
- A. Arsip vital
- B. Arsip statis
- C. Arsip dinamis
- D. Arsip inaktif
4. Aspek hukum dalam kearsipan meliputi seluruh aturan dan norma yang mengatur pengelolaan arsip. Tujuan utama pengaturan hukum di bidang kearsipan adalah…
- A. Membatasi akses publik terhadap arsip pemerintah agar kerahasiaan negara terjaga
- B. Memudahkan pemusnahan arsip yang tidak lagi dibutuhkan oleh instansi pemerintah
- C. Menetapkan sanksi bagi pejabat yang lalai dalam penyimpanan dokumen negara
- D. Menjamin keselamatan, keamanan, dan ketersediaan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dan memori kolektif bangsa
5. Ruang lingkup aspek hukum dalam kearsipan mencakup pengaturan mengenai pengelolaan arsip dari tahap penciptaan hingga pemusnahan. Tahap siklus hidup arsip yang merupakan tahap terakhir sebelum pemusnahan atau pelimpahan ke lembaga kearsipan adalah…
- A. Penciptaan arsip
- B. Penyusutan arsip
- C. Penggunaan arsip
- D. Pemeliharaan arsip
6. Dalam konteks aspek hukum kearsipan, yang dimaksud dengan “arsip autentik” adalah arsip yang memiliki…
- A. Nilai sejarah tinggi dan disimpan di lembaga kearsipan nasional secara permanen
- B. Tanda tangan pejabat berwenang dan cap basah instansi yang bersangkutan
- C. Identitas yang jelas mengenai pembuatnya, waktu pembuatan, serta isi yang dapat dipercaya dan belum mengalami perubahan
- D. Format fisik asli berupa kertas dan belum pernah dialihkan ke media elektronik apapun
7. Sumber hukum kearsipan yang merupakan sumber hukum tertinggi dalam hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia adalah…
- A. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- B. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
- C. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Kearsipan
- D. Peraturan Presiden tentang Pengelolaan Arsip Nasional
8. Sumber hukum kearsipan dapat dibedakan menjadi sumber hukum tertulis dan tidak tertulis. Yang termasuk sumber hukum tidak tertulis dalam bidang kearsipan adalah…
- A. Peraturan Pemerintah tentang kearsipan
- B. Undang-undang khusus kearsipan
- C. Peraturan Menteri terkait pengelolaan arsip
- D. Kebiasaan dan praktik yang berlaku dalam pengelolaan arsip di suatu lembaga
9. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 merupakan peraturan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 200 Hubungan antara kedua regulasi ini dalam hierarki sumber hukum kearsipan menunjukkan bahwa…
- A. PP No. 28 Tahun 2012 dapat membatalkan ketentuan dalam UU No. 43 Tahun 2009 apabila terdapat pertentangan
- B. PP No. 28 Tahun 2012 harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan UU No. 43 Tahun 2009 sebagai peraturan yang lebih tinggi
- C. PP No. 28 Tahun 2012 dan UU No. 43 Tahun 2009 memiliki kedudukan yang setara dalam hierarki perundang-undangan
- D. PP No. 28 Tahun 2012 berlaku lebih khusus sehingga lebih diutamakan daripada UU No. 43 Tahun 2009 dalam penerapannya
10. Lembaga yang berwenang melaksanakan pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan secara nasional di Indonesia adalah…
- A. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
- B. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
- C. Arsip Nasional Republik Indonesia
- D. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
11. Teori penilaian arsip yang menekankan bahwa nilai arsip ditentukan berdasarkan kegunaannya bagi administrasi pencipta arsip disebut teori…
- A. Nilai guna primer
- B. Nilai guna sekunder
- C. Nilai guna intrinsik
- D. Nilai guna informatif
12. Dalam penilaian arsip yang beraspek hukum, nilai guna sekunder arsip terdiri dari nilai guna evidential dan nilai guna informatif. Yang dimaksud dengan nilai guna evidential adalah…
- A. Nilai arsip berdasarkan informasi yang terkandung di dalamnya tentang orang, tempat, dan kejadian
- B. Nilai arsip berdasarkan keunikan fisik dan usia dokumen yang dimilikinya
- C. Nilai arsip yang didasarkan pada kepentingan penelitian ilmiah dan akademik
- D. Nilai arsip yang mencerminkan asal-usul, organisasi, fungsi, kebijakan, keputusan, dan operasi lembaga pencipta arsip
13. Sebuah instansi pemerintah sedang melakukan penilaian terhadap arsip kontrak pengadaan barang yang telah berakhir masa berlakunya lima tahun lalu. Nilai guna arsip tersebut yang paling relevan dipertimbangkan dalam konteks hukum adalah nilai guna…
- A. Fiskal, karena berkaitan dengan anggaran dan keuangan negara
- B. Hukum, karena kontrak berpotensi digunakan sebagai alat bukti dalam sengketa
- C. Informatif, karena memuat informasi tentang spesifikasi barang yang dibeli
- D. Ilmiah, karena dapat digunakan sebagai bahan penelitian pengadaan pemerintah
14. Penilaian arsip yang beraspek hukum bertujuan untuk menentukan apakah suatu arsip layak disimpan dalam jangka waktu tertentu atau dapat dimusnahkan. Dasar pertimbangan utama dalam menentukan retensi arsip yang beraspek hukum adalah…
- A. Volume arsip yang tersimpan dan kapasitas ruang penyimpanan yang tersedia
- B. Usia arsip dan tahun anggaran pembuatannya oleh instansi yang bersangkutan
- C. Jangka waktu daluwarsa hak atau kewajiban yang terkandung dalam arsip tersebut
- D. Biaya penyimpanan dan nilai ekonomis arsip bagi instansi pencipta
15. Daluwarsa arsip dalam konteks hukum kearsipan berkaitan erat dengan konsep daluwarsa dalam hukum perdata. Pengertian daluwarsa arsip secara umum adalah…
- A. Berakhirnya nilai hukum atau kekuatan pembuktian suatu arsip setelah jangka waktu tertentu yang ditetapkan oleh peraturan
- B. Kondisi fisik arsip yang sudah rusak sehingga tidak dapat dibaca atau digunakan kembali
- C. Proses pengalihan arsip dari unit pengolah ke unit kearsipan di lingkungan pencipta arsip
- D. Penghapusan arsip dari daftar inventaris setelah mendapat persetujuan pimpinan lembaga
16. Jadwal Retensi Arsip (JRA) adalah daftar yang memuat sekurang-kurangnya jangka waktu penyimpanan dan nasib akhir arsip. Hubungan antara daluwarsa arsip dengan JRA adalah…
- A. JRA menggantikan konsep daluwarsa karena JRA lebih rinci dan komprehensif dalam mengatur nasib akhir arsip
- B. Daluwarsa arsip hanya berlaku untuk arsip perdata, sedangkan JRA berlaku untuk semua jenis arsip
- C. JRA tidak mempertimbangkan daluwarsa hukum karena retensi ditetapkan berdasarkan kebutuhan administrasi saja
- D. Masa daluwarsa hukum menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan jangka waktu retensi arsip dalam JRA
17. Dalam hukum perdata Indonesia, daluwarsa penuntutan untuk tindakan yang menimbulkan kerugian secara umum diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Pasal yang mengatur daluwarsa umum selama 30 tahun adalah Pasal…
- A. Pasal 1946 KUHPerdata
- B. Pasal 1967 KUHPerdata
- C. Pasal 1967 KUHPerdata yang menetapkan daluwarsa umum 30 tahun untuk semua tuntutan hukum
- D. Pasal 1963 KUHPerdata
18. Dasar hukum pelaksanaan penyusutan arsip di lingkungan lembaga negara dan pemerintahan daerah diatur dalam…
- A. Peraturan Kepala ANRI yang ditetapkan setiap tahun anggaran berjalan
- B. Jadwal Retensi Arsip yang telah mendapat persetujuan dari Kepala ANRI
- C. Keputusan pimpinan lembaga berdasarkan pertimbangan ketersediaan ruang penyimpanan
- D. Instruksi Presiden yang dikeluarkan secara berkala oleh pemerintah pusat
19. Penyusutan arsip melalui pemusnahan harus memenuhi persyaratan hukum tertentu. Salah satu persyaratan utama agar pemusnahan arsip dinyatakan sah secara hukum adalah…
- A. Dilakukan dengan disaksikan oleh pejabat berwenang dan dibuatkan berita acara pemusnahan
- B. Mendapat persetujuan tertulis dari Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia
- C. Dilaksanakan setelah arsip berusia minimal 10 tahun sejak tanggal pembuatannya
- D. Dilakukan di fasilitas pengolahan sampah yang telah mendapat sertifikasi dari pemerintah
20. Suatu instansi pemerintah hendak memusnahkan arsip surat keputusan pengangkatan pegawai yang sudah pensiun. Sebelum melakukan pemusnahan, langkah yang WAJIB dilakukan berdasarkan ketentuan kearsipan adalah…
- A. Memindahkan terlebih dahulu arsip tersebut ke ruang arsip inaktif selama minimal 5 tahun
- B. Mendapat persetujuan dari pegawai yang bersangkutan atau ahli warisnya
- C. Mengajukan izin pemusnahan ke Kementerian Dalam Negeri selaku pembina kepegawaian daerah
- D. Melakukan penilaian arsip untuk memastikan arsip tersebut tidak memiliki nilai guna yang mengharuskan penyimpanan permanen atau penyerahan ke lembaga kearsipan
21. Ketentuan tentang jangka waktu penyimpanan arsip yang berkaitan dengan hak atas tanah dipengaruhi oleh peraturan daluwarsa dalam hukum agraria. Undang-Undang Pokok Agraria yang menjadi dasar pengaturan hak atas tanah di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor…
- A. UU No. 5 Tahun 1960
- B. UU No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
- C. UU No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan
- D. UU No. 20 Tahun 2000 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
22. Kerahasiaan arsip merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan arsip. Pengertian arsip rahasia menurut klasifikasi keamanan arsip adalah arsip yang…
- A. Hanya boleh diakses oleh Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan tugasnya
- B. Disimpan dalam ruangan khusus yang hanya dapat diakses dengan kunci ganda
- C. Apabila diketahui oleh pihak yang tidak berhak dapat membahayakan keselamatan atau kepentingan negara secara serius
- D. Berisi informasi pribadi pejabat negara yang tidak boleh dipublikasikan kepada umum
23. Alasan utama mengapa kerahasiaan arsip perlu dijaga secara hukum adalah karena…
- A. Pengungkapan arsip rahasia tanpa izin dapat menimbulkan kerugian bagi negara, lembaga, atau individu yang terkait dengan isi arsip tersebut
- B. Arsip yang tidak dijaga kerahasiaannya akan cepat mengalami kerusakan fisik
- C. Ketentuan internasional mengharuskan semua negara menjaga kerahasiaan arsip pemerintah minimal 50 tahun
- D. Biaya pengelolaan arsip rahasia lebih tinggi sehingga perlu perlindungan hukum khusus
24. Klasifikasi keamanan arsip di Indonesia secara umum terdiri dari beberapa tingkatan. Arsip yang apabila diketahui pihak tidak berwenang hanya akan berdampak terbatas terhadap lembaga digolongkan sebagai arsip…
- A. Sangat rahasia
- B. Rahasia
- C. Terbatas
- D. Biasa atau terbuka
25. Ketentuan pengamanan arsip rahasia mencakup aspek fisik dan aspek prosedural. Yang termasuk pengamanan arsip rahasia secara prosedural adalah…
- A. Penggunaan lemari besi dan brankas untuk penyimpanan dokumen rahasia
- B. Penetapan sistem izin akses berdasarkan kebutuhan mengetahui (need to know principle)
- C. Pemasangan kamera pengawas di seluruh ruangan penyimpanan arsip
- D. Pengunaan kertas khusus anti-fotokopi untuk dokumen yang bersifat rahasia
26. Undang-Undang yang secara khusus mengatur tentang informasi yang dikecualikan dari keterbukaan informasi publik, termasuk arsip yang bersifat rahasia negara, adalah…
- A. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
- B. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
- C. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
- D. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara
27. Dasar hukum kerahasiaan arsip di Indonesia antara lain terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal dalam KUHP yang mengatur tentang membuka rahasia jabatan adalah Pasal…
- A. Pasal 322 KUHP
- B. Pasal 263 KUHP
- C. Pasal 335 KUHP
- D. Pasal 112 KUHP
28. Seorang pegawai kearsipan membocorkan isi arsip rahasia negara kepada pihak asing yang tidak berwenang. Berdasarkan aspek hukum kearsipan, tindakan tersebut dapat dikenai sanksi berdasarkan…
- A. Ketentuan hukum perdata tentang wanprestasi dalam perjanjian kerja
- B. Ketentuan disiplin pegawai negeri sipil saja tanpa sanksi pidana
- C. Ketentuan hukum administrasi negara tentang penyelenggaraan pemerintahan
- D. Ketentuan pidana dalam KUHP dan UU Kearsipan tentang pengungkapan rahasia negara secara tidak sah
29. Pembuktian yuridis arsip elektronik berkaitan dengan kemampuan arsip dalam format digital untuk digunakan sebagai alat bukti yang sah di pengadilan. Perkembangan pembuktian yuridis arsip elektronik di Indonesia dimulai secara signifikan dengan diundangkannya…
- A. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
- B. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik
- C. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
- D. Peraturan Bank Indonesia tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi Perbankan
30. Salah satu tantangan utama dalam pembuktian yuridis arsip elektronik adalah membuktikan keaslian dan integritas dokumen digital. Teknologi yang digunakan untuk menjamin keaslian dan integritas dokumen elektronik adalah…
- A. Pemindaian dokumen fisik menggunakan alat pemindai berteknologi tinggi
- B. Tanda tangan elektronik dan enkripsi data
- C. Penyimpanan arsip di server yang terletak di luar wilayah Indonesia
- D. Pencetakan dokumen elektronik ke dalam bentuk fisik berformat khusus
31. Dalam hukum pembuktian, alat bukti yang diakui dalam hukum acara perdata Indonesia berdasarkan HIR dan KUHPerdata mencakup berbagai jenis. Bukti tertulis berupa dokumen atau arsip termasuk dalam kategori alat bukti…
- A. Surat atau tulisan
- B. Keterangan saksi
- C. Persangkaan
- D. Pengakuan
32. Pengakuan media arsip modern di pengadilan Indonesia berkaitan dengan perluasan definisi alat bukti yang sah. Berdasarkan UU ITE, informasi elektronik dinyatakan sah sebagai alat bukti dengan syarat…
- A. Telah dicetak dalam kertas resmi dan diberi materai yang cukup sesuai ketentuan
- B. Disimpan dalam server milik pemerintah yang berlokasi di wilayah Indonesia
- C. Menggunakan sistem elektronik yang andal, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan
- D. Mendapat verifikasi dari notaris yang ditunjuk oleh Kementerian Hukum dan HAM
33. Suatu perusahaan dalam sengketa bisnis mengajukan bukti berupa salinan e-mail yang dicetak sebagai bukti perjanjian dengan mitra usahanya. Hakim perlu mempertimbangkan aspek berikut untuk menentukan kekuatan pembuktian dokumen tersebut, KECUALI…
- A. Keaslian dan integritas dokumen elektronik aslinya
- B. Keandalan sistem yang digunakan untuk membuat dan menyimpan e-mail tersebut
- C. Kemungkinan adanya perubahan pada isi dokumen sejak dibuat
- D. Merek dan model perangkat komputer yang digunakan untuk mencetak e-mail tersebut
34. Peraturan perundang-undangan yang mengatur secara khusus tentang tanda tangan elektronik dan sertifikat elektronik sebagai sarana pengamanan dokumen elektronik di Indonesia adalah…
- A. PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik
- B. PP No. 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik
- C. Peraturan Menkominfo tentang Tata Kelola Sistem Elektronik Pemerintah
- D. Peraturan ANRI tentang Pengelolaan Arsip Elektronik di Lingkungan Pemerintah
35. Dalam konteks pembuktian yuridis, perbedaan utama antara akta otentik dan akta di bawah tangan dalam kaitannya dengan arsip adalah…
- A. Akta otentik hanya berlaku untuk urusan kenegaraan, sedangkan akta di bawah tangan untuk urusan perdata
- B. Akta di bawah tangan memiliki kekuatan pembuktian lebih kuat karena ditandatangani langsung oleh para pihak
- C. Akta otentik memiliki kekuatan pembuktian sempurna, sedangkan akta di bawah tangan kekuatan pembuktiannya tergantung pengakuan para pihak
- D. Akta otentik tidak dapat digugat kebenarannya di pengadilan, sementara akta di bawah tangan dapat digugat setiap saat
36. Pengertian “arsip vital” dalam konteks hukum kearsipan adalah arsip yang…
- A. Keberadaannya merupakan persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional lembaga pencipta, tidak dapat diperbarui, dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang
- B. Berisi informasi sangat rahasia yang hanya boleh diketahui oleh pimpinan tertinggi lembaga
- C. Memiliki nilai sejarah tinggi dan harus disimpan secara permanen di ANRI
- D. Dibuat dalam rangka penyelenggaraan kegiatan administratif yang rutin setiap hari
37. Arsip statis adalah arsip yang telah habis retensinya dan tidak dipergunakan lagi secara langsung untuk kegiatan operasional pencipta arsip. Lembaga yang berwenang menyimpan arsip statis lembaga negara tingkat pusat adalah…
- A. Unit kearsipan masing-masing kementerian atau lembaga pencipta arsip
- B. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
- C. Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah LIPI
- D. Arsip Nasional Republik Indonesia
38. Ketentuan tentang kerahasiaan arsip di Indonesia juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Berdasarkan UU tersebut, badan publik wajib menyediakan informasi yang dapat diakses oleh publik, namun terdapat pengecualian. Informasi yang dikecualikan antara lain adalah informasi yang…
- A. Belum selesai proses verifikasinya oleh unit hukum lembaga yang bersangkutan
- B. Apabila dibuka dapat mengganggu kepentingan perlindungan dari persaingan usaha tidak sehat
- C. Dibuat sebelum tahun 2008 dan belum pernah dipublikasikan kepada masyarakat umum
- D. Berisi informasi teknis mengenai prosedur operasional standar lembaga pemerintah
39. Analisis perbandingan antara sistem hukum common law dan civil law menunjukkan perbedaan dalam pengakuan arsip elektronik sebagai alat bukti. Perbedaan yang paling fundamental antara kedua sistem tersebut dalam konteks pembuktian adalah…
- A. Sistem common law tidak mengakui arsip elektronik sebagai alat bukti yang sah sama sekali
- B. Sistem civil law hanya menerima alat bukti tertulis dalam format fisik dan menolak dokumen digital
- C. Sistem common law lebih fleksibel dalam penerimaan alat bukti berdasarkan kasus, sedangkan civil law mengandalkan kodifikasi yang lebih ketat
- D. Kedua sistem hukum memiliki ketentuan identik tentang pembuktian karena pengaruh hukum internasional yang seragam
40. Dalam UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, terdapat ketentuan pidana bagi pihak yang dengan sengaja memusnahkan arsip yang tidak sesuai prosedur. Ancaman pidana bagi perbuatan tersebut adalah…
- A. Pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000,00
- B. Pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp250.000.000,00
- C. Pidana penjara paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000,00
- D. Pidana denda saja tanpa ancaman pidana penjara sebesar Rp1.000.000.000,00
41. Ketentuan kerahasiaan arsip juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Keterkaitan UU Intelijen dengan hukum kearsipan terletak pada…
- A. Kewajiban ANRI untuk mengelola seluruh arsip yang dihasilkan oleh lembaga intelijen negara
- B. Hak publik untuk mengakses arsip intelijen setelah jangka waktu 25 tahun
- C. Larangan bagi pegawai kearsipan untuk mengelola arsip yang berkaitan dengan keamanan negara
- D. Pengaturan khusus tentang kerahasiaan arsip yang berkaitan dengan kegiatan intelijen dan ancaman sanksi bagi yang membocorkannya
42. Arsip aktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya masih tinggi dan secara langsung digunakan dalam kegiatan operasional. Berdasarkan ketentuan UU No. 43 Tahun 2009, pengelolaan arsip aktif menjadi tanggung jawab…
- A. Unit kearsipan pusat di bawah koordinasi langsung ANRI
- B. Unit pengolah pada masing-masing satuan kerja pencipta arsip
- C. Sekretariat jenderal atau sekretariat utama lembaga pencipta arsip
- D. Lembaga kearsipan daerah tempat lembaga pencipta berkedudukan
43. Lembaga A hendak menyerahkan arsip statis kepada ANRI. Syarat yang harus dipenuhi agar penyerahan arsip statis dinyatakan sah secara hukum adalah…
- A. Arsip harus telah berusia minimal 50 tahun sejak tanggal pembuatannya
- B. Mendapat persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat sebelum penyerahan dilakukan
- C. Dilakukan berdasarkan JRA yang berlaku dan disertai berita acara serta daftar arsip yang diserahkan
- D. Arsip telah didigitalisasi seluruhnya dan disimpan dalam server cadangan lembaga pencipta
44. Prinsip asal usul (principle of provenance) dalam pengelolaan arsip memiliki implikasi hukum yang penting. Implikasi hukum utama dari penerapan prinsip ini adalah…
- A. Arsip yang dicampur dengan arsip lembaga lain kehilangan nilai evidential-nya karena konteks asal-usulnya rusak
- B. Setiap arsip harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia agar dapat digunakan di pengadilan
- C. Lembaga yang menciptakan arsip tidak bertanggung jawab atas pengelolaan setelah penyerahan ke ANRI
- D. Arsip yang tidak diketahui penciptanya secara otomatis menjadi milik negara tanpa proses hukum apapun
45. Keterkaitan antara aspek hukum kearsipan dengan prinsip akuntabilitas pemerintahan (good governance) terletak pada fungsi arsip sebagai…
- A. Media komunikasi antar lembaga pemerintah yang perlu diatur secara hukum
- B. Sarana penghematan anggaran melalui pemusnahan arsip yang tidak diperlukan
- C. Instrumen teknis administrasi yang memperlancar koordinasi antar unit kerja
- D. Bukti pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan yang dapat diaudit dan dipertanggungjawabkan kepada publik
46. Seorang peneliti mengajukan permohonan akses terhadap arsip statis yang tersimpan di ANRI. Berdasarkan UU No. 43 Tahun 2009, ANRI berkewajiban memberikan akses arsip statis kepada publik dengan batasan bahwa arsip yang bersifat tertutup baru dapat dibuka setelah…
- A. 15 tahun sejak arsip diterima oleh ANRI dari lembaga pencipta
- B. 25 tahun sejak arsip tersebut diciptakan atau sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku
- C. 50 tahun sejak arsip diserahkan kepada ANRI oleh lembaga pencipta arsip
- D. 10 tahun sejak lembaga pencipta arsip yang bersangkutan dibubarkan atau berganti nama
47. Dalam kasus sengketa kepemilikan tanah, arsip berupa sertifikat hak milik atas tanah yang hilang dapat digantikan dengan alat bukti lain. Berdasarkan prinsip hukum pembuktian, kekuatan arsip sertifikat tanah sebagai alat bukti kepemilikan adalah…
- A. Lemah karena sertifikat tanah hanyalah dokumen administratif yang mudah dipalsukan
- B. Setara dengan keterangan saksi sehingga keduanya dapat saling menggantikan di pengadilan
- C. Kuat sebagai akta otentik yang memiliki kekuatan pembuktian sempurna karena dikeluarkan oleh pejabat berwenang
- D. Tidak berlaku sebagai alat bukti karena sertifikat tanah bukan termasuk arsip dalam pengertian hukum
48. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 mengatur tentang pengelolaan arsip secara komprehensif. Salah satu ketentuan penting dalam PP ini terkait sanksi administratif adalah bahwa pimpinan lembaga negara yang tidak melaksanakan pengelolaan arsip sesuai ketentuan dapat dikenai…
- A. Teguran tertulis, penghentian kegiatan, atau sanksi administratif lainnya sesuai peraturan perundang-undangan
- B. Pidana penjara minimal 2 tahun karena melanggar ketentuan peraturan pemerintah
- C. Denda langsung sebesar Rp1 miliar yang dibayarkan kepada kas negara
- D. Pembekuan anggaran lembaga secara otomatis oleh Kementerian Keuangan
49. Analisis terhadap ketentuan UU No. 43 Tahun 2009 menunjukkan bahwa tujuan pembentukan undang-undang tersebut antara lain adalah untuk menjamin ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya. Hal ini bermakna bahwa arsip harus memenuhi persyaratan…
- A. Diproduksi dalam jumlah banyak agar selalu tersedia apabila dibutuhkan oleh pengguna
- B. Disimpan dalam format digital untuk memudahkan akses dan penyebaran informasi
- C. Dapat diakses secara bebas oleh seluruh masyarakat tanpa pembatasan apapun
- D. Autentik berarti dapat dipercaya keabsahannya, sedangkan terpercaya berarti isi informasinya dapat diandalkan sebagai bukti yang akurat
50. Peraturan perundang-undangan terkait pembuktian arsip elektronik di pengadilan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Berdasarkan analisis perkembangan hukum di Indonesia, tantangan utama yang masih dihadapi dalam implementasi pengakuan arsip elektronik sebagai alat bukti adalah…
- A. Kurangnya perangkat keras komputer yang memadai di lingkungan pengadilan Indonesia
- B. Kesenjangan antara perkembangan teknologi yang sangat cepat dengan kemampuan regulasi dan aparat hukum dalam memverifikasi autentisitas arsip elektronik
- C. Penolakan masyarakat terhadap penggunaan dokumen elektronik dalam transaksi sehari-hari
- D. Tidak adanya regulasi sama sekali yang mengatur penggunaan dokumen elektronik di pengadilan Indonesia
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.