ASIP4102 — Sejarah Kearsipan
1. Arsip pada dasarnya merupakan rekaman kegiatan manusia yang memiliki nilai guna tertentu. Pengertian arsip dalam konteks yang paling mendasar merujuk pada…
- A. Kumpulan buku yang disimpan di perpustakaan untuk keperluan ilmu pengetahuan
- B. Informasi yang terekam dalam berbagai media sebagai bukti kegiatan organisasi atau perorangan
- C. Dokumen resmi yang hanya dihasilkan oleh lembaga pemerintah dan badan hukum
- D. Rekaman kegiatan yang hanya berbentuk tulisan tangan di atas kertas atau perkamen
2. Hubungan antara arsip dan sejarah sangat erat karena arsip berfungsi sebagai sumber utama penulisan sejarah. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan tersebut adalah…
- A. Arsip menjadi bukti otentik peristiwa masa lalu yang dapat digunakan sejarawan untuk merekonstruksi sejarah
- B. Sejarah hanya dapat ditulis apabila semua arsip yang berkaitan telah dikumpulkan secara lengkap
- C. Arsip dan sejarah merupakan dua disiplin ilmu yang terpisah dan tidak memiliki keterkaitan metodologis
- D. Sejarah berfungsi sebagai penjelas arsip, sementara arsip tidak memiliki nilai bagi ilmu sejarah
3. Dokumen berbeda dari arsip dalam hal tertentu. Perbedaan utama antara dokumen dan arsip yang paling tepat adalah…
- A. Dokumen selalu berbentuk digital, sedangkan arsip selalu berbentuk fisik dan tercetak
- B. Arsip hanya dihasilkan oleh instansi pemerintah, sedangkan dokumen dihasilkan oleh swasta
- C. Dokumen belum tentu memiliki nilai kebuktian, sedangkan arsip merupakan rekaman kegiatan yang memiliki nilai autentik dan nilai guna
- D. Arsip selalu bersifat rahasia, sedangkan dokumen dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara bebas
4. Dalam kajian kearsipan, istilah “rekod” (record) sering digunakan. Pengertian rekod yang paling tepat adalah…
- A. Bahan pustaka yang disimpan di perpustakaan untuk keperluan referensi ilmiah
- B. Arsip yang telah melewati masa retensi dan dipindahkan ke lembaga kearsipan pusat
- C. Dokumen yang dibuat khusus untuk keperluan publikasi dan disebarluaskan kepada masyarakat
- D. Informasi yang terekam, diciptakan, atau diterima dalam rangka pelaksanaan kegiatan organisasi
5. Sebuah kantor pemerintah menerima surat keputusan dari kementerian mengenai penetapan anggaran. Surat tersebut kemudian disimpan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaan program. Dalam konteks ini, surat keputusan tersebut dikategorikan sebagai…
- A. Bahan pustaka karena berisi informasi yang dapat dijadikan referensi
- B. Arsip dinamis karena masih digunakan secara langsung dalam kegiatan administrasi
- C. Arsip statis karena sudah diserahkan kepada lembaga kearsipan
- D. Dokumen biasa karena belum memiliki nilai kesejarahan
6. Munculnya arsip dalam peradaban manusia erat kaitannya dengan perkembangan tertentu. Faktor utama yang mendorong munculnya arsip dalam kehidupan manusia purba adalah…
- A. Kebutuhan manusia untuk menciptakan karya seni di atas batu dan dinding gua
- B. Perintah dari pemimpin suku untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan perburuan
- C. Kebutuhan untuk merekam transaksi, perjanjian, dan kegiatan administrasi dalam kehidupan bermasyarakat
- D. Perkembangan teknologi cetak yang memungkinkan reproduksi dokumen dalam jumlah besar
7. Pada peradaban Mesopotamia, arsip tertua yang ditemukan umumnya berupa tablet tanah liat dengan tulisan paku (cuneiform). Jenis kegiatan yang paling banyak terekam dalam arsip tersebut adalah…
- A. Transaksi perdagangan dan pembayaran pajak kepada pemerintahan setempat
- B. Catatan perjalanan ilmiah dan ekspedisi geografi ke berbagai penjuru dunia
- C. Rekaman upacara keagamaan dan ritual pemujaan dewa-dewa setempat
- D. Dokumentasi pembangunan infrastruktur fisik seperti irigasi dan jalan raya
8. Dalam perkembangan awal kearsipan, sistem penyimpanan arsip yang paling sederhana dilakukan dengan cara…
- A. Menyimpan seluruh arsip dalam satu wadah tanpa pembedaan jenis atau periode waktu
- B. Menggunakan sistem nomor urut berdasarkan tanggal penciptaan arsip secara ketat
- C. Mendistribusikan salinan arsip kepada seluruh pejabat yang terlibat dalam suatu kegiatan
- D. Mengelompokkan dan menyimpan arsip berdasarkan subjek atau pokok urusan tertentu
9. Seorang arsiparis sedang menganalisis apakah suatu kumpulan tablet tanah liat dari Mesir Kuno termasuk arsip atau bukan. Kriteria utama yang digunakan untuk menentukan bahwa benda tersebut adalah arsip adalah…
- A. Usia benda tersebut yang sudah melebihi seribu tahun sehingga memiliki nilai antik
- B. Benda tersebut merupakan rekaman kegiatan yang memiliki nilai kebuktian dan dibuat dalam konteks pelaksanaan tugas
- C. Benda tersebut disimpan di museum nasional dan telah diakui sebagai warisan budaya dunia
- D. Benda tersebut berisi tulisan yang dapat dibaca dan diterjemahkan oleh para ahli bahasa kuno
10. Penyimpanan arsip pada masa peradaban kuno dilakukan di tempat-tempat khusus yang berfungsi sebagai repository. Istilah yang digunakan untuk menyebut tempat penyimpanan arsip pada zaman Romawi Kuno adalah…
- A. Scriptorium
- B. Bibliotheca
- C. Tabularium
- D. Chancellery
11. Sebelum Revolusi Prancis, pengelolaan arsip di Eropa pada umumnya bersifat tertutup dan dikuasai oleh golongan tertentu. Karakteristik utama pengelolaan arsip sebelum Revolusi Prancis adalah…
- A. Arsip dikuasai oleh raja, gereja, dan bangsawan sebagai alat kekuasaan yang tidak dapat diakses publik
- B. Arsip dikelola secara terbuka oleh badan khusus yang dibentuk oleh parlemen setempat
- C. Arsip sudah dikelola secara sistematis dengan jadwal retensi yang ditetapkan oleh pemerintah
- D. Pengelolaan arsip sudah dilakukan secara profesional oleh arsiparis terlatih di setiap kerajaan
12. Lembaga kearsipan yang dibentuk setelah Revolusi Prancis memiliki prinsip fundamental yang berbeda dari era sebelumnya. Prinsip terpenting yang diperkenalkan pasca Revolusi Prancis dalam pengelolaan arsip adalah…
- A. Arsip hanya boleh disimpan di ibu kota negara dan tidak boleh didistribusikan ke daerah
- B. Pengelolaan arsip harus dilakukan oleh tenaga militer yang terlatih secara khusus
- C. Arsip negara wajib dimusnahkan setelah masa pemerintahan suatu rezim berakhir
- D. Arsip merupakan milik publik dan masyarakat berhak mengakses arsip negara
13. Archives Nationales de France didirikan sebagai dampak langsung dari Revolusi Prancis. Lembaga ini pertama kali didirikan pada tahun…
- A. 1784
- B. 1790
- C. 1804
- D. 1815
14. Setelah Revolusi Prancis, terjadi perubahan signifikan dalam pengelolaan arsip di Eropa. Perubahan mendasar yang terjadi pada lembaga kearsipan setelah Revolusi Prancis adalah…
- A. Seluruh arsip kerajaan dibakar sebagai simbol penolakan terhadap kekuasaan monarki
- B. Arsip hanya boleh disimpan dalam format digital untuk efisiensi pengelolaan
- C. Pengelolaan arsip mulai dilembagakan secara nasional dengan akses yang lebih terbuka bagi publik
- D. Semua arsip dipusatkan di gereja karena gereja dianggap paling mampu menjaga keamanannya
15. Lembaga kearsipan pada masa abad pertengahan di Eropa umumnya berada di bawah kendali gereja. Alasan utama gereja memegang kendali atas arsip pada masa tersebut adalah…
- A. Gereja memiliki kemampuan tulis-baca dan fasilitas penyimpanan yang lebih baik dibanding institusi lain
- B. Pemerintah kerajaan melarang siapapun selain gereja untuk menyimpan dokumen tertulis
- C. Gereja mendapatkan mandat langsung dari raja untuk mengelola seluruh arsip negara
- D. Arsip hanya berisi dokumen keagamaan sehingga paling tepat dikelola oleh gereja
16. Pada masa kerajaan-kerajaan di Indonesia, penyimpanan dokumen atau arsip dilakukan dengan cara yang disesuaikan dengan kondisi dan bahan yang tersedia. Media utama yang digunakan untuk menyimpan arsip pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah…
- A. Kertas berbahan serat kapas yang diimpor dari Tiongkok
- B. Perkamen dari kulit binatang yang disamak secara khusus
- C. Tablet tanah liat yang dibakar menggunakan teknik tembikar
- D. Daun lontar, kulit kayu, batu, dan logam sebagai media tulisan
17. Prasasti yang banyak ditemukan dari masa kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia merupakan salah satu bentuk arsip masa kerajaan. Jenis informasi yang paling sering termuat dalam prasasti tersebut adalah…
- A. Catatan ilmu pengetahuan dan filsafat yang dikembangkan oleh para pendeta
- B. Kisah perjalanan raja dalam melakukan ekspedisi militer ke berbagai daerah
- C. Penetapan hak atas tanah, penghargaan raja, dan aturan dari penguasa setempat
- D. Resep pengobatan tradisional dan ritual keagamaan yang bersifat rahasia
18. Pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, pengelolaan arsip mengalami perubahan signifikan. Lembaga yang pertama kali secara resmi mengelola arsip pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia adalah…
- A. Raad van Indie
- B. Landarchief
- C. Algemeen Rijksarchief
- D. Grote Raad
19. Arsip dari masa penjajahan memiliki fungsi ganda bagi Indonesia. Pernyataan yang paling tepat mengenai fungsi arsip masa penjajahan bagi Indonesia saat ini adalah…
- A. Sebagai bukti sejarah dan sumber data untuk klaim hak atas wilayah, perbatasan, dan identitas bangsa
- B. Sebagai koleksi museum yang tidak memiliki nilai hukum dan hanya bernilai estetika
- C. Sebagai dokumentasi yang harus dimusnahkan karena merupakan warisan penjajah
- D. Sebagai referensi ilmiah yang hanya boleh diakses oleh kalangan akademisi tertentu
20. Sistem pengelolaan kearsipan pada masa Hindia Belanda mengalami perkembangan seiring waktu. Tokoh yang dikenal sebagai arsitek utama sistem kearsipan kolonial di Hindia Belanda dan berperan besar dalam penataan arsip VOC adalah…
- A. Herman Willem Daendels
- B. Thomas Stamford Raffles
- C. Jacob Anne van der Chijs
- D. Johannes van den Bosch
21. Lembaga Kearsipan Nasional Republik Indonesia yang saat ini dikenal sebagai Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memiliki sejarah panjang. ANRI secara resmi terbentuk sebagai lembaga kearsipan nasional yang mandiri pada tahun…
- A. 1945
- B. 1950
- C. 1958
- D. 1971
22. Pada masa Orde Lama, lembaga yang bertanggung jawab mengelola arsip negara di Indonesia berada di bawah naungan kementerian tertentu. Kementerian yang menaungi lembaga kearsipan pada masa Orde Lama adalah…
- A. Kementerian Dalam Negeri
- B. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- C. Kementerian Komunikasi dan Informasi
- D. Kementerian Sekretariat Negara
23. Perkembangan kearsipan pada masa Orde Baru ditandai dengan berbagai perubahan kelembagaan dan regulasi. Undang-undang yang menjadi tonggak pertama pengaturan kearsipan secara nasional di Indonesia adalah…
- A. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kearsipan
- B. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
- C. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1979 tentang Penyusutan Arsip
- D. Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 1974 tentang ANRI
24. Lembaga Kearsipan pada Masa Orde Baru mengalami perubahan dalam hal cakupan tugas dan fungsinya. Perubahan terpenting yang terjadi pada ANRI selama masa Orde Baru adalah…
- A. ANRI dibubarkan dan fungsinya diserahkan kepada masing-masing kementerian
- B. ANRI hanya mengelola arsip yang berkaitan dengan kegiatan militer dan pertahanan negara
- C. ANRI berkembang menjadi lembaga pemerintah non-departemen dengan tugas dan fungsi yang lebih luas
- D. ANRI digabung dengan Perpustakaan Nasional menjadi satu lembaga yang terintegrasi
25. Era Reformasi membawa perubahan mendasar dalam pengelolaan kearsipan di Indonesia. Aspek yang paling mencirikan perubahan sistem kearsipan pada masa Reformasi adalah…
- A. Arsip seluruhnya didigitalisasi dan disimpan dalam cloud milik pemerintah
- B. Seluruh arsip negara dipindahkan ke luar negeri untuk keamanan penyimpanan
- C. Pengelolaan arsip sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah tanpa koordinasi pusat
- D. Keterbukaan informasi publik dan desentralisasi memengaruhi sistem pengelolaan arsip secara signifikan
26. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan diterbitkan pada masa Reformasi. Perubahan mendasar yang dibawa oleh UU No. 43 Tahun 2009 dibandingkan UU No. 7 Tahun 1971 adalah…
- A. Cakupan pengaturan yang lebih komprehensif, termasuk kearsipan daerah, perguruan tinggi, dan perusahaan
- B. Pembatasan akses arsip hanya bagi kalangan pejabat pemerintah tingkat eselon satu ke atas
- C. Penghapusan kewajiban penyerahan arsip statis kepada lembaga kearsipan nasional
- D. Pemusatan seluruh kewenangan kearsipan pada Kementerian Dalam Negeri
27. Lembaga Kearsipan Masa Reformasi mengalami penguatan fungsi dan wewenang. Salah satu perubahan kelembagaan yang terjadi pada ANRI di era Reformasi adalah…
- A. ANRI dilebur ke dalam Badan Intelijen Negara untuk keperluan keamanan
- B. ANRI dihapus dan digantikan oleh Dewan Kearsipan Nasional yang bersifat independen
- C. ANRI diperkuat perannya sebagai pembina kearsipan nasional yang mencakup lembaga daerah dan swasta
- D. ANRI dipindahkan ke bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika sesuai perkembangan teknologi
28. Sistem pengelolaan kearsipan masa Hindia Belanda meninggalkan warisan yang masih berpengaruh. Warisan sistem kearsipan Hindia Belanda yang paling signifikan bagi Indonesia modern adalah…
- A. Penggunaan bahasa Belanda sebagai bahasa resmi dalam penulisan arsip pemerintah
- B. Arsip masa kolonial yang menjadi sumber historis penting dan landasan sistem kearsipan modern
- C. Sistem sentralisasi arsip yang menempatkan seluruh arsip di ibu kota provinsi
- D. Kebijakan memusnahkan arsip yang dianggap membahayakan kepentingan penjajah
29. Dalam sistem pengelolaan kearsipan Hindia Belanda, terdapat pembagian jenis arsip berdasarkan usia dan penggunaannya. Arsip yang sudah tidak digunakan secara langsung dalam kegiatan administrasi sehari-hari namun masih disimpan untuk keperluan referensi disebut…
- A. Arsip aktif yang masih dalam siklus penggunaan rutin
- B. Arsip vital yang tidak dapat dimusnahkan dalam kondisi apapun
- C. Arsip duplikat yang dibuat untuk tujuan cadangan semata
- D. Arsip inaktif yang sudah berkurang frekuensi penggunaannya
30. Sistem pengelolaan kearsipan masa Republik Indonesia pasca kemerdekaan menghadapi berbagai tantangan. Tantangan utama yang dihadapi dalam pengelolaan kearsipan pada periode awal kemerdekaan adalah…
- A. Keterbatasan sumber daya manusia terlatih dan infrastruktur kearsipan yang belum memadai
- B. Terlalu banyak arsiparis yang menguasai sistem sehingga terjadi tumpang tindih kewenangan
- C. Koleksi arsip yang terlalu kecil sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan administrasi negara
- D. Tekanan internasional yang memaksa Indonesia untuk menyerahkan arsip kepada bekas penjajah
31. Lembaga kearsipan di berbagai negara umumnya menjalankan fungsi yang serupa. Fungsi utama lembaga kearsipan nasional yang berlaku secara universal adalah…
- A. Mencetak dan mempublikasikan buku-buku sejarah berdasarkan arsip yang dimiliki
- B. Memberikan sanksi pidana kepada instansi yang tidak mengelola arsip dengan benar
- C. Menyimpan, merawat, dan menyediakan akses terhadap arsip statis bernilai guna permanen
- D. Menghancurkan arsip yang dianggap membahayakan keamanan negara secara berkala
32. Seorang peneliti sejarah ingin mengakses arsip masa kolonial yang tersimpan di ANRI untuk keperluan penelitian akademisnya. Jenis arsip yang ia cari termasuk kategori…
- A. Arsip dinamis aktif karena masih dapat digunakan untuk penelitian ilmiah
- B. Arsip statis karena sudah tidak digunakan dalam kegiatan administrasi dan telah diserahkan kepada lembaga kearsipan
- C. Arsip vital karena mengandung informasi yang tidak dapat direproduksi
- D. Arsip duplikat karena yang asli masih tersimpan di Belanda
33. Lembaga kearsipan pada masa Orde Lama di Indonesia lebih difokuskan pada fungsi tertentu. Orientasi utama kearsipan pada masa Orde Lama di Indonesia adalah…
- A. Mengembangkan sistem kearsipan digital yang canggih untuk mendukung administrasi negara
- B. Memusnahkan seluruh arsip peninggalan kolonial yang dianggap tidak relevan
- C. Memberdayakan masyarakat untuk mengelola arsip pribadi dan komunitas secara mandiri
- D. Pelestarian dan penelitian arsip untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan
34. Kearsipan pada masa Orde Baru mengalami perkembangan dalam hal regulasi. Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1979 yang diterbitkan pada masa Orde Baru mengatur tentang…
- A. Penyusutan arsip, termasuk pemindahan, pemusnahan, dan penyerahan arsip
- B. Pembentukan arsip daerah di seluruh provinsi di Indonesia
- C. Standar kompetensi arsiparis dan jenjang karier tenaga kearsipan
- D. Tata cara pengadaan peralatan dan sarana prasarana kearsipan
35. Sistem pengelolaan kearsipan pada masa Hindia Belanda menerapkan prinsip-prinsip tertentu dalam penataan arsip. Prinsip kearsipan yang diterapkan dalam penataan arsip VOC adalah…
- A. Principle of pertinence, yaitu arsip ditata berdasarkan subjek tanpa memperhatikan asal-usulnya
- B. Principle of alphabetical order, yaitu arsip ditata secara alfabet berdasarkan nama pencipta
- C. Principle of provenance, yaitu arsip ditata berdasarkan lembaga atau organisasi yang menciptakannya
- D. Principle of chronological order, yaitu arsip ditata semata-mata berdasarkan urutan tanggal
36. Pada masa Orde Baru, Jadwal Retensi Arsip (JRA) mulai diterapkan secara lebih sistematis. Fungsi utama Jadwal Retensi Arsip dalam pengelolaan arsip adalah…
- A. Menentukan anggaran yang dibutuhkan untuk penyimpanan arsip setiap tahun fiskal
- B. Menetapkan jangka waktu penyimpanan dan nasib akhir setiap jenis arsip
- C. Mengklasifikasikan arsip berdasarkan tingkat kerahasiaan informasi yang dikandungnya
- D. Menentukan jumlah salinan yang harus dibuat untuk setiap jenis arsip penting
37. Sistem pengelolaan kearsipan pada masa Republik Indonesia mengalami perubahan seiring pergantian rezim. Perbandingan antara sistem kearsipan Orde Lama dan Orde Baru yang paling tepat adalah…
- A. Orde Lama lebih maju dalam hal regulasi, sementara Orde Baru lebih maju dalam hal pelestarian fisik arsip
- B. Orde Lama dan Orde Baru memiliki sistem yang identik tanpa perbedaan yang signifikan
- C. Orde Baru lebih mengedepankan keterbukaan akses arsip dibandingkan masa Orde Lama
- D. Orde Lama lebih berorientasi pada penelitian budaya, sementara Orde Baru lebih menekankan administrasi dan regulasi kearsipan
38. Dalam sistem kearsipan Republik Indonesia, terdapat pembagian antara arsip yang dikelola oleh pencipta arsip dan arsip yang dikelola oleh lembaga kearsipan. Pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan arsip dinamis adalah…
- A. Pencipta arsip, yaitu instansi pemerintah, lembaga, atau organisasi yang menghasilkan arsip tersebut
- B. ANRI sebagai lembaga kearsipan nasional yang berwenang atas semua jenis arsip
- C. Kementerian Sekretariat Negara untuk semua arsip milik instansi pemerintah pusat
- D. Badan Pemeriksa Keuangan sebagai lembaga pengawas yang memiliki otoritas atas arsip keuangan
39. Sistem pengelolaan arsip di Hindia Belanda pada abad ke-19 mulai menggunakan pendekatan yang lebih ilmiah. Pendekatan ilmiah yang mulai diterapkan dalam pengelolaan arsip Hindia Belanda pada abad ke-19 adalah…
- A. Penggunaan mesin fotografis untuk mereproduksi seluruh arsip penting sebagai cadangan
- B. Pemisahan arsip berdasarkan bahasa, yaitu arsip berbahasa Melayu dipisahkan dari arsip berbahasa Belanda
- C. Penerapan prinsip penataan berdasarkan asal-usul dan urutan asli arsip dalam pengelolaan koleksi
- D. Pembuatan katalog berdasarkan nilai ekonomis arsip yang disimpan
40. Seorang pegawai kearsipan diminta untuk memindahkan sejumlah berkas yang sudah tidak aktif dari unit pengolah ke unit kearsipan kantor. Kegiatan ini dalam terminologi kearsipan disebut…
- A. Akuisisi arsip, yaitu pengambilalihan arsip dari pihak luar
- B. Pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan
- C. Pemusnahan arsip, yaitu penghapusan arsip yang sudah habis masa retensinya
- D. Penyerahan arsip statis kepada lembaga kearsipan yang berwenang
41. Setelah Revolusi Prancis, konsep hak publik atas arsip mulai berkembang. Implikasi terpenting dari konsep hak publik atas arsip bagi perkembangan kearsipan modern adalah…
- A. Masyarakat dapat memiliki dan menjual arsip negara secara bebas di pasar terbuka
- B. Pemerintah tidak lagi memiliki kewenangan untuk merahasiakan dokumen negara
- C. Lembaga kearsipan wajib menerima semua arsip dari masyarakat tanpa seleksi
- D. Terbentuknya lembaga kearsipan nasional yang terbuka dan bertanggung jawab kepada publik
42. Kearsipan pada masa Orde Baru memiliki karakteristik yang dipengaruhi oleh sistem politik saat itu. Karakteristik pengelolaan arsip pada masa Orde Baru yang berkaitan langsung dengan sistem politiknya adalah…
- A. Akses terhadap arsip tertentu cenderung terbatas dan dikendalikan oleh pemerintah
- B. Sistem kearsipan sepenuhnya terdesentralisasi ke seluruh daerah tanpa kontrol pusat
- C. Pengelolaan arsip dilakukan secara transparan dan dapat diaudit oleh masyarakat sipil
- D. Arsip Orde Baru banyak yang diakses secara bebas oleh media massa nasional
43. Pengelolaan arsip yang baik memiliki dampak langsung terhadap akuntabilitas pemerintahan. Kaitan antara pengelolaan arsip yang baik dengan akuntabilitas pemerintah adalah…
- A. Arsip yang terkelola baik secara otomatis meningkatkan penerimaan pajak negara
- B. Arsip yang banyak jumlahnya mencerminkan produktivitas birokrasi yang tinggi
- C. Arsip yang dikelola dengan baik menjadi bukti pertanggungjawaban setiap keputusan dan kegiatan pemerintah
- D. Pengelolaan arsip yang baik cukup dilakukan oleh unit kearsipan tanpa perlu melibatkan pimpinan
44. Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia, pengelolaan arsip mengalami perubahan. Kondisi yang paling menggambarkan kearsipan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia adalah…
- A. Jepang membangun sistem kearsipan yang lebih maju dan terstruktur dari sistem Belanda
- B. Seluruh arsip Belanda diserahkan kepada Indonesia sebelum Jepang menguasai wilayah
- C. Jepang mengizinkan Indonesia mengelola arsip secara mandiri dan otonom
- D. Banyak arsip mengalami kerusakan atau hilang akibat situasi perang dan perubahan kekuasaan yang cepat
45. Dalam konsep manajemen arsip modern, daur hidup arsip (life cycle of records) terdiri dari beberapa tahap. Urutan yang benar dari daur hidup arsip adalah…
- A. Penyimpanan, penciptaan, penggunaan, pemindahan, penyusutan
- B. Penciptaan, penggunaan dan pemeliharaan, penyusutan atau pemusnahan
- C. Pemusnahan, penciptaan, penyimpanan, penggunaan, pemindahan
- D. Penggunaan, penciptaan, pemeliharaan, akuisisi, pemusnahan
46. Dalam konteks sejarah kearsipan Indonesia, naskah kuno dari berbagai kerajaan memiliki nilai yang sangat penting. Alasan utama mengapa naskah kuno dari masa kerajaan perlu dilestarikan sebagai arsip adalah…
- A. Naskah tersebut merupakan bukti otentik peradaban, hukum, dan sistem pemerintahan kerajaan yang tidak tergantikan
- B. Naskah kuno bernilai tinggi secara ekonomis sehingga dapat dijual untuk menambah devisa negara
- C. Pelestarian naskah kuno merupakan syarat wajib keanggotaan Indonesia dalam organisasi internasional
- D. Naskah kuno diperlukan semata-mata sebagai bahan pameran di museum nasional
47. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 mengatur tentang kewajiban penyerahan arsip statis. Instansi yang wajib menyerahkan arsip statis kepada ANRI berdasarkan ketentuan tersebut adalah…
- A. Hanya lembaga pemerintah pusat setingkat kementerian dan lembaga negara
- B. Seluruh warga negara yang memiliki dokumen berusia lebih dari 25 tahun
- C. Lembaga negara, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan perguruan tinggi negeri
- D. Hanya instansi yang mendapatkan anggaran dari APBN dan telah beroperasi lebih dari 50 tahun
48. Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak besar pada sistem kearsipan di era Reformasi. Tantangan utama yang dihadapi lembaga kearsipan di era digital adalah…
- A. Berkurangnya produksi arsip kertas sehingga lembaga kearsipan kekurangan bahan untuk dikelola
- B. Memastikan autentisitas, integritas, dan ketersediaan jangka panjang arsip yang lahir secara digital
- C. Menghapus seluruh arsip kertas dan menggantinya dengan format digital dalam waktu singkat
- D. Memilih perangkat lunak komersial yang paling murah untuk pengelolaan arsip digital
49. Hubungan antara sistem pengelolaan kearsipan Hindia Belanda dan sistem kearsipan Republik Indonesia pasca kemerdekaan dapat dianalisis dari berbagai aspek. Aspek kesinambungan yang paling jelas terlihat antara keduanya adalah…
- A. Penggunaan bahasa Belanda yang dipertahankan sebagai bahasa resmi dalam penulisan arsip negara
- B. Penempatkan seluruh arsip di gedung Landsarchief yang sama tanpa perubahan fisik
- C. Struktur organisasi kearsipan yang identik antara era kolonial dan era kemerdekaan
- D. Lembaga kearsipan nasional Indonesia mengambil alih koleksi dan infrastruktur Landsarchief sebagai titik awal
50. Seorang kepala dinas kearsipan provinsi diminta untuk membuat rekomendasi kebijakan pengelolaan arsip daerah yang mengacu pada sistem kearsipan nasional. Langkah pertama yang harus dilakukan berdasarkan prinsip kearsipan yang berlaku di Indonesia adalah…
- A. Mengadopsi sistem kearsipan dari negara lain yang dianggap lebih maju tanpa modifikasi
- B. Memusnahkan seluruh arsip lama yang belum terdata untuk menyederhanakan pengelolaan
- C. Mengacu pada regulasi kearsipan nasional dan menyesuaikannya dengan kondisi serta kebutuhan daerah
- D. Menunggu petunjuk teknis dari ANRI sebelum mengambil tindakan apapun dalam pengelolaan arsip
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.