ADPU4410 — Kebijakan Publik
1. Menurut Thomas R. Dye, kebijakan publik adalah apapun yang dipilih oleh pemerintah untuk dilakukan atau…
- A. direncanakan bersama masyarakat
- B. tidak dilakukan
- C. didelegasikan kepada swasta
- D. diputuskan oleh parlemen
2. Konsep kebijakan publik yang dikemukakan oleh David Easton menekankan bahwa kebijakan publik merupakan pengalokasian nilai-nilai secara…
- A. otoritatif untuk seluruh masyarakat
- B. demokratis melalui musyawarah
- C. proporsional berdasarkan kebutuhan individu
- D. sukarela oleh lembaga swadaya masyarakat
3. Perbedaan utama antara kebijakan publik dan kebijakan privat terletak pada…
- A. jumlah anggaran yang digunakan
- B. tingkat kerumitan permasalahan yang dihadapi
- C. kewenangan yang mendasari dan dampak yang bersifat publik
- D. jumlah aktor yang terlibat dalam pembuatannya
4. Kepentingan publik dalam konteks kebijakan publik mengacu pada…
- A. kepentingan kelompok mayoritas yang berkuasa
- B. aspirasi individu yang paling vokal dalam masyarakat
- C. keinginan partai politik yang memenangi pemilu
- D. kebutuhan dan nilai bersama yang dianut oleh warga masyarakat secara kolektif
5. Tipologi kebijakan publik yang dikemukakan oleh Theodore Lowi membedakan kebijakan berdasarkan…
- A. tingkat anggaran dan sumber pembiayaannya
- B. paksaan yang diterapkan dan dampak pada masyarakat
- C. aktor yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan
- D. jangka waktu implementasi kebijakan tersebut
6. Kebijakan yang bertujuan memberikan manfaat kepada kelompok atau wilayah tertentu tanpa menimbulkan konflik langsung antarpihak disebut kebijakan…
- A. distributif
- B. redistributif
- C. regulatif
- D. konstitutif
7. Model elit dalam analisis kebijakan publik berpandangan bahwa kebijakan publik pada dasarnya merupakan cerminan dari…
- A. kehendak mayoritas warga negara melalui pemilu
- B. kompromi antarkelompok kepentingan yang bersaing
- C. nilai dan preferensi kelompok kecil yang berkuasa
- D. hasil negosiasi antara legislatif dan eksekutif
8. Model kelompok (group model) dalam analisis kebijakan publik memandang proses pembuatan kebijakan sebagai…
- A. keputusan rasional berdasarkan analisis biaya manfaat
- B. refleksi nilai-nilai birokrasi yang dominan
- C. pelaksanaan mandat konstitusi oleh lembaga negara
- D. hasil pertarungan dan keseimbangan antarkelompok kepentingan
9. Pendekatan inkremental dalam pembuatan kebijakan publik menyarankan bahwa kebijakan baru sebaiknya…
- A. dirancang secara komprehensif dengan mempertimbangkan semua alternatif
- B. merupakan penyesuaian kecil dari kebijakan yang sudah ada
- C. mengikuti model negara maju yang telah berhasil
- D. ditentukan sepenuhnya oleh kalkulasi rasional pembuat kebijakan
10. Kajian kebijakan publik deliberatif menekankan pentingnya…
- A. dialog dan musyawarah publik yang inklusif dalam proses kebijakan
- B. efisiensi birokrasi dalam pelaksanaan program pemerintah
- C. kecepatan pengambilan keputusan oleh pejabat yang berwenang
- D. dominasi para ahli teknis dalam perumusan kebijakan
11. Dalam konteks proses kebijakan publik, makna kebijakan publik sebagai proses merujuk pada…
- A. produk akhir berupa peraturan perundangan yang ditetapkan
- B. anggaran yang dialokasikan untuk program pemerintah
- C. serangkaian tahapan yang saling berkaitan dari perumusan hingga evaluasi
- D. mekanisme formal pemungutan suara di lembaga legislatif
12. Proses teknokratis dalam pembuatan kebijakan publik dicirikan oleh…
- A. keterlibatan luas warga negara melalui referendum
- B. perdebatan terbuka di media massa dan ruang publik
- C. kompromi politik antara fraksi-fraksi di parlemen
- D. dominasi pertimbangan teknis dan keahlian para ahli dalam pengambilan keputusan
13. Karakteristik utama masalah kebijakan yang membedakannya dari masalah biasa adalah bahwa masalah kebijakan bersifat…
- A. teknis dan memerlukan solusi ilmiah yang pasti
- B. artifisial, saling bergantung, dan tidak memiliki solusi tunggal yang tepat
- C. sederhana dan dapat diselesaikan oleh satu instansi pemerintah
- D. ekonomis dan dapat diukur secara kuantitatif
14. Wilayah masalah kebijakan yang berkaitan dengan ketidakmerataan distribusi sumber daya antara kelompok kaya dan miskin termasuk dalam kategori masalah…
- A. sosial ekonomi
- B. keamanan nasional
- C. pemerintahan dan kelembagaan
- D. lingkungan hidup
15. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam proses perumusan masalah kebijakan adalah…
- A. merumuskan tujuan kebijakan yang ingin dicapai
- B. mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah
- C. pencarian masalah atau pengenalan situasi bermasalah
- D. penetapan kriteria untuk mengevaluasi kebijakan
16. Suatu isu publik dapat masuk ke dalam agenda kebijakan apabila memenuhi syarat, antara lain mendapat perhatian luas dari publik dan…
- A. telah dibahas di media massa selama lebih dari satu tahun
- B. didukung oleh lembaga internasional yang berpengaruh
- C. berasal dari usulan partai politik yang berkuasa
- D. dianggap layak untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah
17. Agenda sistemik dalam penyusunan agenda kebijakan merujuk pada…
- A. daftar masalah yang telah mendapat perhatian formal dari lembaga pemerintah
- B. kumpulan isu yang diakui oleh anggota komunitas politik sebagai layak mendapat perhatian publik
- C. prioritas program yang ditetapkan oleh presiden atau kepala daerah
- D. jadwal pembahasan rancangan undang-undang di parlemen
18. Agenda institusional berbeda dari agenda sistemik karena agenda institusional berisi masalah-masalah yang…
- A. secara resmi telah dipertimbangkan dan diterima oleh pejabat pemerintah
- B. sedang diperdebatkan oleh kelompok masyarakat sipil
- C. baru muncul di permukaan dan belum mendapat respons pemerintah
- D. hanya relevan bagi kelompok masyarakat tertentu
19. Pemerintah Kota X mendapat laporan bahwa angka kemacetan lalu lintas meningkat drastis setiap hari. Namun, pemerintah kota belum menjadikannya prioritas. Kondisi ini menggambarkan bahwa isu tersebut masih berada pada tingkat…
- A. agenda institusional
- B. formulasi kebijakan
- C. agenda sistemik
- D. implementasi kebijakan
20. Model perumusan kebijakan yang menganggap bahwa kebijakan terbaik dicapai melalui analisis menyeluruh terhadap semua alternatif dan konsekuensinya disebut model…
- A. inkremental
- B. kelompok
- C. institusional
- D. rasional komprehensif
21. Aktor-aktor dalam arena perumusan kebijakan yang berasal dari luar pemerintahan disebut aktor…
- A. formal
- B. informal atau nonformal
- C. dominan
- D. eksekutif
22. Desain kebijakan yang baik mencakup penetapan tujuan yang jelas serta…
- A. penentuan pejabat yang bertanggung jawab tanpa perlu mempertimbangkan sumber daya
- B. penyusunan anggaran yang melebihi kebutuhan aktual
- C. pemilihan instrumen kebijakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut
- D. pembatasan partisipasi publik agar kebijakan tidak terdistorsi
23. Legitimasi kebijakan diperoleh ketika kebijakan tersebut…
- A. dibuat sesuai prosedur hukum yang berlaku dan diterima oleh publik sebagai sesuatu yang sah
- B. memberikan manfaat ekonomi langsung kepada seluruh lapisan masyarakat
- C. mendapatkan dukungan dari lembaga internasional yang diakui
- D. dirumuskan secara rahasia untuk menghindari tekanan kelompok kepentingan
24. Model implementasi kebijakan top-down dicirikan oleh alur pelaksanaan yang berjalan dari…
- A. masyarakat ke pemerintah pusat
- B. daerah ke pusat melalui usulan bertahap
- C. pelaksana lapangan kepada pembuat kebijakan
- D. pembuat kebijakan di level atas kepada pelaksana di level bawah
25. Salah satu kelemahan utama model implementasi top-down adalah…
- A. terlalu banyak melibatkan partisipasi kelompok sasaran
- B. mengabaikan peran dan diskresi pelaksana di lapangan
- C. tidak memiliki mekanisme pengendalian yang jelas
- D. terlalu bergantung pada dinamika lokal yang tidak terprediksi
26. Aktor pelaksana kebijakan yang berada di garis terdepan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat disebut…
- A. policy maker
- B. policy analyst
- C. street-level bureaucrats
- D. policy entrepreneur
27. Instrumen kebijakan berupa regulasi digunakan ketika pemerintah bermaksud untuk…
- A. mengatur perilaku individu atau organisasi melalui aturan yang mengikat
- B. memberikan insentif finansial kepada kelompok sasaran
- C. menyampaikan informasi kepada publik agar mengubah perilaku secara sukarela
- D. menyediakan barang dan jasa secara langsung kepada masyarakat
28. Efektivitas implementasi kebijakan dipengaruhi oleh faktor komunikasi yang mencakup…
- A. kemampuan finansial daerah dalam membiayai program
- B. jumlah staf yang ditugaskan untuk melaksanakan kebijakan
- C. sikap dan komitmen para pelaksana terhadap tujuan kebijakan
- D. kejelasan, konsistensi, dan penyebaran informasi kepada pelaksana
29. Evaluasi kebijakan publik secara mendasar bertujuan untuk…
- A. membuktikan bahwa kebijakan pemerintah selalu berhasil
- B. menilai sejauh mana kebijakan mencapai tujuan yang ditetapkan
- C. mencari kesalahan para pelaksana kebijakan di lapangan
- D. menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah
30. Evaluasi yang dilakukan pada saat kebijakan sedang berjalan untuk memantau pelaksanaannya disebut evaluasi…
- A. formatif
- B. sumatif
- C. retrospektif
- D. komparatif
31. Kriteria efisiensi dalam evaluasi kebijakan mengukur…
- A. tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan
- B. keadilan distribusi manfaat kebijakan antarkelompok masyarakat
- C. perbandingan antara hasil yang dicapai dengan sumber daya yang digunakan
- D. ketepatan sasaran kebijakan kepada kelompok yang membutuhkan
32. Analisis dampak kebijakan bertujuan untuk mengidentifikasi…
- A. proses legislasi yang diperlukan untuk mengesahkan kebijakan
- B. aktor-aktor yang mendukung perumusan kebijakan
- C. anggaran yang diperlukan untuk melaksanakan kebijakan
- D. perubahan yang terjadi pada kondisi sosial akibat pelaksanaan kebijakan
33. Perubahan kebijakan yang terjadi secara bertahap dan hanya memodifikasi aspek tertentu dari kebijakan yang ada disebut perubahan…
- A. paradigmatik
- B. inkremental
- C. fundamental
- D. revolusioner
34. Arti penting perubahan kebijakan bagi suatu negara adalah bahwa perubahan tersebut memungkinkan kebijakan untuk…
- A. mempertahankan status quo agar stabilitas terjaga
- B. menghindari kritik dari kelompok oposisi
- C. menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan, kondisi, dan tuntutan masyarakat
- D. mengikuti perkembangan kebijakan di negara-negara maju
35. Implementasi perubahan kebijakan yang efektif memerlukan, antara lain, adanya dukungan dari…
- A. para pemangku kepentingan utama dan kapasitas kelembagaan yang memadai
- B. media massa yang bersedia mempublikasikan kebijakan secara positif
- C. negara donor yang bersedia membiayai program perubahan
- D. parlemen yang setuju untuk tidak mengkritisi kebijakan baru
36. Pemerintah menetapkan kebijakan tarif listrik bersubsidi hanya untuk rumah tangga berpenghasilan rendah, sementara rumah tangga mampu harus membayar tarif penuh. Jenis kebijakan ini termasuk kategori…
- A. distributif
- B. regulatif
- C. konstitutif
- D. redistributif
37. Pendekatan analisis kebijakan yang menganggap bahwa nilai-nilai dan pengetahuan bersifat sosially constructed dan tidak bebas nilai disebut pendekatan…
- A. positivis
- B. post-positivis atau interpretatif
- C. rasional komprehensif
- D. behavioralis
38. Seorang analis kebijakan menemukan bahwa program beasiswa pendidikan yang telah berjalan selama 5 tahun tidak berhasil meningkatkan angka kelulusan penerima manfaat. Langkah kebijakan yang paling tepat berdasarkan temuan ini adalah…
- A. melanjutkan program tanpa perubahan karena anggaran sudah disetujui
- B. menghentikan program secara sepihak tanpa konsultasi dengan pemangku kepentingan
- C. melakukan revisi kebijakan berdasarkan temuan evaluasi untuk meningkatkan efektivitasnya
- D. mengabaikan temuan evaluasi dan menunggu periode anggaran baru
39. Dalam proses implementasi kebijakan, faktor disposisi mengacu pada…
- A. sikap dan komitmen para pelaksana terhadap tujuan kebijakan yang harus dilaksanakan
- B. ketersediaan anggaran yang memadai untuk mendanai program
- C. struktur birokrasi dan prosedur operasi standar yang berlaku
- D. kejelasan tujuan kebijakan yang ditetapkan oleh pembuat kebijakan
40. Kriteria responsivitas dalam evaluasi kebijakan menilai sejauh mana kebijakan…
- A. mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien
- B. berhasil mencapai target yang ditetapkan dalam rencana
- C. memberikan manfaat yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat
- D. memuaskan kebutuhan dan preferensi kelompok sasaran yang dilayani
41. Pernyataan yang paling tepat tentang hubungan antara agenda sistemik dan agenda institusional adalah…
- A. agenda institusional selalu lebih luas cakupannya dibandingkan agenda sistemik
- B. tidak semua isu dalam agenda sistemik berhasil masuk ke dalam agenda institusional
- C. kedua agenda selalu berisi isu yang sama pada waktu yang bersamaan
- D. agenda sistemik hanya dibentuk oleh keputusan formal lembaga pemerintah
42. Model implementasi bottom-up berbeda dari model top-down karena model bottom-up menekankan pentingnya…
- A. kepatuhan pelaksana terhadap instruksi dari pejabat di tingkat pusat
- B. standardisasi prosedur agar implementasi seragam di seluruh daerah
- C. peran diskresi dan adaptasi pelaksana lapangan dalam merespons konteks lokal
- D. pengawasan ketat oleh atasan terhadap setiap langkah pelaksanaan
43. Jika seorang kepala daerah memiliki kewenangan untuk menafsirkan petunjuk teknis kebijakan pusat sesuai kondisi daerahnya, hal ini merupakan contoh dari konsep…
- A. diskresi dalam implementasi kebijakan
- B. insubordinasi terhadap kebijakan nasional
- C. delegitimasi kebijakan pusat oleh daerah
- D. fragmentasi agenda kebijakan
44. Dampak yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan dari suatu kebijakan publik disebut…
- A. dampak primer
- B. dampak simbolis
- C. dampak normatif
- D. dampak spillover atau eksternalitas negatif
45. Dua pendekatan dalam analisis kebijakan yang sering dibandingkan adalah analisis kebijakan yang bersifat deskriptif dan yang bersifat preskriptif. Perbedaan utamanya terletak pada…
- A. analisis deskriptif hanya dilakukan oleh akademisi, sedangkan preskriptif oleh praktisi
- B. analisis deskriptif menjelaskan kondisi kebijakan yang ada, sedangkan preskriptif memberikan rekomendasi kebijakan yang seharusnya
- C. analisis deskriptif menggunakan data kuantitatif, sedangkan preskriptif menggunakan data kualitatif
- D. analisis deskriptif lebih mahal biayanya dibandingkan analisis preskriptif
46. Suatu kebijakan lingkungan hidup yang berhasil mengurangi emisi karbon industri di suatu kota ternyata menyebabkan penutupan beberapa pabrik dan meningkatnya pengangguran. Kondisi ini menggambarkan terjadinya…
- A. kegagalan total implementasi kebijakan
- B. ketidaksesuaian antara agenda sistemik dan institusional
- C. trade-off antara tujuan kebijakan lingkungan dan dampak ekonomi
- D. resistensi kelompok elit terhadap reformasi kebijakan
47. Evaluasi sumatif berbeda dari evaluasi formatif karena evaluasi sumatif dilakukan…
- A. setelah kebijakan atau program selesai dilaksanakan untuk menilai keseluruhan hasilnya
- B. pada awal kebijakan untuk memprediksi kemungkinan keberhasilannya
- C. selama implementasi berlangsung untuk memperbaiki pelaksanaan
- D. oleh pihak eksternal yang tidak terlibat dalam proses perumusan
48. Proses kebijakan publik yang bersifat siklus mengandung makna bahwa…
- A. kebijakan publik selalu berakhir setelah tahap evaluasi dilakukan
- B. setiap tahap kebijakan dilaksanakan secara berurutan tanpa kemungkinan pengulangan
- C. hanya lembaga eksekutif yang berwenang memulai siklus kebijakan baru
- D. hasil evaluasi dapat memicu peninjauan kembali masalah dan perumusan kebijakan baru atau revisi kebijakan
49. Analisis yang membandingkan manfaat total suatu kebijakan dengan biaya total yang dikeluarkan untuk mengukur apakah kebijakan layak dilaksanakan disebut analisis…
- A. dampak kebijakan
- B. biaya manfaat
- C. risiko kebijakan
- D. kebutuhan kebijakan
50. Perbedaan antara proses demokratis dan proses teknokratis dalam pembuatan kebijakan dapat dilihat dari aspek keterlibatan publik. Proses demokratis menekankan keterlibatan publik yang luas, sedangkan proses teknokratis cenderung…
- A. mendorong referendum langsung untuk setiap kebijakan strategis
- B. mengandalkan tekanan dari kelompok kepentingan terorganisir
- C. membatasi keterlibatan publik dan mengandalkan keputusan para ahli
- D. mengutamakan negosiasi antarpartai politik di parlemen
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.