ADPU4338 — Manajemen Proyek
1. Manajemen proyek sektor publik berbeda dari sektor privat karena proyek sektor publik bertujuan untuk…
- A. Memaksimalkan keuntungan finansial bagi pemegang saham
- B. Memberikan pelayanan dan manfaat kepada masyarakat luas
- C. Meningkatkan efisiensi operasional internal organisasi
- D. Memperluas pangsa pasar dan daya saing organisasi
2. Definisi proyek menurut konsep manajemen proyek adalah suatu kegiatan yang bersifat…
- A. Sementara, unik, dan memiliki tujuan spesifik yang ingin dicapai
- B. Berulang, rutin, dan dilaksanakan secara terus-menerus tanpa batas waktu
- C. Permanen, terstruktur, dan menghasilkan produk yang sama setiap saat
- D. Fleksibel, berkesinambungan, dan tidak terikat pada anggaran tertentu
3. Karakteristik utama manajemen proyek sektor publik yang membedakannya dari manajemen operasional biasa adalah…
- A. Tidak memerlukan perencanaan yang sistematis dan terstruktur
- B. Dilaksanakan tanpa batasan sumber daya maupun waktu
- C. Memiliki lingkup, waktu, biaya, dan kualitas yang terdefinisi dengan jelas
- D. Hanya melibatkan satu unit organisasi tanpa koordinasi lintas fungsi
4. Barang publik (public goods) memiliki dua sifat utama yang membedakannya dari barang privat, yaitu…
- A. Eksklusivitas tinggi dan persaingan dalam konsumsi
- B. Harga pasar yang kompetitif dan dapat diperjualbelikan
- C. Keterpisahan manfaat dan kemudahan pengecualian konsumen
- D. Non-ekskludabilitas dan non-rivalitas dalam konsumsi
5. Kemitraan antara sektor publik dan sektor privat dalam pengelolaan proyek umumnya dikenal dengan istilah…
- A. Privatisasi penuh atas aset negara
- B. Public Private Partnership (PPP)
- C. Deregulasi layanan publik
- D. Desentralisasi fiskal pemerintah
6. Salah satu alasan utama keterlibatan sektor privat dalam proyek sektor publik adalah…
- A. Sektor privat memiliki kewajiban hukum untuk membantu pemerintah
- B. Sektor publik tidak memiliki kemampuan manajerial sama sekali
- C. Keterbatasan anggaran pemerintah dan kebutuhan efisiensi pengelolaan
- D. Sektor privat selalu menghasilkan kualitas yang lebih rendah dari publik
7. Proses manajemen proyek sektor publik yang pertama kali harus dilakukan sebelum proyek dilaksanakan adalah…
- A. Inisiasi proyek untuk menetapkan tujuan dan kelayakan proyek
- B. Penutupan proyek untuk mendokumentasikan hasil akhir
- C. Pengendalian proyek untuk mengidentifikasi penyimpangan
- D. Pelaksanaan proyek berdasarkan perintah atasan langsung
8. Integrasi proyek sektor publik merujuk pada kemampuan manajer proyek untuk…
- A. Memisahkan setiap tahapan proyek agar tidak saling memengaruhi
- B. Menjalankan proyek tanpa koordinasi dengan unit lain
- C. Menyerahkan seluruh pengelolaan kepada kontraktor independen
- D. Mengkoordinasikan seluruh elemen proyek secara terpadu agar mencapai tujuan
9. Dalam proses manajemen proyek sektor publik, dokumen yang berfungsi sebagai otorisasi formal dimulainya proyek disebut…
- A. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
- B. Project Charter atau piagam proyek
- C. Work Breakdown Structure (WBS)
- D. Laporan kemajuan proyek
10. Konsep perencanaan proyek mencakup penetapan sasaran yang harus memenuhi kriteria SMART. Huruf “M” dalam akronim SMART berarti…
- A. Motivating (memotivasi)
- B. Manageable (dapat dikelola)
- C. Measurable (dapat diukur)
- D. Meaningful (bermakna)
11. Work Breakdown Structure (WBS) dalam perencanaan proyek berfungsi untuk…
- A. Memecah lingkup pekerjaan proyek menjadi komponen yang lebih kecil dan terkelola
- B. Menentukan biaya total proyek tanpa mempertimbangkan jadwal
- C. Mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi selama pelaksanaan proyek
- D. Menetapkan struktur organisasi tim proyek secara hierarkis
12. Proses perencanaan proyek yang bertujuan untuk menentukan urutan logis pelaksanaan aktivitas disebut…
- A. Estimasi sumber daya aktivitas
- B. Penetapan baseline anggaran proyek
- C. Identifikasi risiko proyek
- D. Pengurutan atau sekuensing aktivitas proyek
13. Tahapan pertama dalam proses seleksi proyek sektor publik adalah…
- A. Penetapan anggaran yang tersedia untuk proyek
- B. Identifikasi dan pengumpulan usulan proyek yang akan dinilai
- C. Pelaksanaan tender dan pengadaan kontraktor
- D. Penyusunan laporan evaluasi proyek yang telah selesai
14. Metode Cost-Benefit Analysis (CBA) dalam seleksi proyek digunakan untuk…
- A. Mengidentifikasi risiko teknis dalam pelaksanaan proyek
- B. Menentukan struktur organisasi yang paling efektif untuk proyek
- C. Membandingkan manfaat total proyek dengan biaya total yang dikeluarkan
- D. Menjadwalkan aktivitas proyek berdasarkan ketersediaan sumber daya
15. Dalam pengadaan kontraktor proyek sektor publik, prinsip transparansi mengharuskan proses pengadaan dilakukan secara…
- A. Terbuka dan dapat diakses oleh seluruh calon peserta yang memenuhi syarat
- B. Tertutup dan hanya diketahui oleh pejabat pengadaan yang berwenang
- C. Selektif berdasarkan hubungan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya
- D. Fleksibel tanpa prosedur baku sesuai kebutuhan manajer proyek
16. Konsultan dalam proyek sektor publik berperan sebagai pihak yang memberikan…
- A. Tenaga kerja fisik untuk pelaksanaan konstruksi proyek
- B. Dana pembiayaan proyek sebagai investor utama
- C. Pengawasan administratif atas penggunaan anggaran pemerintah
- D. Keahlian profesional dan rekomendasi teknis kepada pengelola proyek
17. Struktur organisasi proyek yang menempatkan manajer proyek dengan wewenang penuh atas seluruh sumber daya proyek disebut…
- A. Struktur organisasi fungsional
- B. Struktur organisasi proyek murni (projectized)
- C. Struktur organisasi matriks lemah
- D. Struktur organisasi matriks seimbang
18. Kelemahan utama struktur organisasi fungsional dalam pengelolaan proyek adalah…
- A. Manajer proyek memiliki terlalu banyak kewenangan sehingga sulit diawasi
- B. Anggota tim proyek tidak memiliki keahlian teknis yang memadai
- C. Koordinasi lintas departemen sulit dilakukan dan orientasi proyek lemah
- D. Biaya operasional proyek menjadi sangat tinggi karena duplikasi fungsi
19. Sumber daya manusia dalam manajemen proyek yang bertanggung jawab memimpin dan mengarahkan seluruh aktivitas tim proyek adalah…
- A. Manajer proyek
- B. Sponsor proyek
- C. Komite pengarah proyek
- D. Auditor internal proyek
20. Kompetensi yang harus dimiliki seorang manajer proyek mencakup tiga dimensi utama, yaitu…
- A. Pengetahuan teknis, pengalaman kerja, dan tingkat pendidikan formal
- B. Sertifikasi profesi, jaringan relasi, dan kemampuan lobi
- C. Kepemimpinan, kewenangan formal, dan senioritas dalam organisasi
- D. Pengetahuan manajemen proyek, kinerja, dan kompetensi personal
21. Diagram Gantt dalam manajemen waktu proyek digunakan untuk…
- A. Menghitung total biaya yang diperlukan untuk setiap aktivitas proyek
- B. Menampilkan jadwal aktivitas proyek dalam bentuk batang horizontal terhadap waktu
- C. Mengidentifikasi risiko yang berpotensi mengganggu jadwal proyek
- D. Menentukan kualifikasi sumber daya manusia yang diperlukan proyek
22. Critical Path Method (CPM) dalam manajemen waktu proyek bertujuan untuk mengidentifikasi…
- A. Aktivitas yang memerlukan biaya terbesar dalam proyek
- B. Sumber daya manusia yang paling kompeten dalam tim proyek
- C. Rangkaian aktivitas terpanjang yang menentukan durasi minimum proyek
- D. Risiko terbesar yang mengancam keberhasilan proyek
23. Suatu proyek pembangunan jembatan mengalami keterlambatan pelaksanaan akibat curah hujan tinggi yang tidak terduga. Tindakan manajer proyek yang paling tepat adalah…
- A. Melakukan percepatan jadwal (crashing) pada aktivitas kritis dengan menambah sumber daya
- B. Mengabaikan keterlambatan karena disebabkan faktor alam yang tidak dapat dikontrol
- C. Langsung melaporkan kepada kontraktor bahwa proyek dinyatakan gagal
- D. Menunggu instruksi dari sponsor proyek sebelum mengambil tindakan apapun
24. Dalam manajemen biaya proyek sektor publik, anggaran dasar (baseline budget) berfungsi sebagai…
- A. Estimasi kasar biaya yang dapat berubah sewaktu-waktu tanpa persetujuan
- B. Daftar harga satuan material yang digunakan dalam proyek
- C. Laporan pengeluaran aktual yang telah terjadi selama proyek berlangsung
- D. Acuan resmi untuk mengukur dan mengendalikan kinerja biaya proyek
25. Earned Value Management (EVM) dalam manajemen biaya proyek digunakan untuk…
- A. Menentukan total keuntungan yang akan diperoleh dari investasi proyek
- B. Mengintegrasikan pengukuran lingkup, jadwal, dan biaya secara bersamaan
- C. Menghitung nilai aset fisik yang dihasilkan proyek setelah selesai
- D. Menetapkan standar gaji dan remunerasi bagi tim proyek
26. Sebuah proyek memiliki nilai Planned Value (PV) sebesar Rp500 juta dan Earned Value (EV) sebesar Rp400 juta. Kondisi ini menunjukkan bahwa proyek…
- A. Berada di atas jadwal yang telah direncanakan
- B. Mengalami kelebihan anggaran yang signifikan
- C. Mengalami keterlambatan dari jadwal yang direncanakan
- D. Berhasil diselesaikan lebih awal dari target waktu
27. Manajemen mutu proyek berfokus pada dua aspek utama, yaitu quality assurance dan quality control. Perbedaan keduanya adalah…
- A. Quality assurance bersifat proaktif pada proses, sedangkan quality control bersifat reaktif pada hasil
- B. Quality assurance dilakukan oleh kontraktor, sedangkan quality control dilakukan oleh konsultan
- C. Quality assurance hanya berlaku untuk proyek konstruksi, sedangkan quality control berlaku umum
- D. Quality assurance dilaksanakan di akhir proyek, sedangkan quality control di awal proyek
28. Standar kualitas dalam manajemen proyek sektor publik harus mengacu pada…
- A. Preferensi subjektif manajer proyek yang paling berpengalaman
- B. Anggaran yang tersedia tanpa mempertimbangkan spesifikasi teknis
- C. Pengalaman historis proyek serupa tanpa dokumen formal
- D. Persyaratan dan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam perencanaan proyek
29. Risiko proyek didefinisikan sebagai…
- A. Kejadian yang pasti terjadi dan sudah diketahui dampaknya secara pasti
- B. Kejadian yang tidak pasti yang jika terjadi dapat berdampak pada tujuan proyek
- C. Kegagalan proyek yang telah terjadi dan memerlukan tindakan korektif segera
- D. Perubahan lingkup proyek yang disetujui oleh sponsor proyek
30. Strategi mitigasi risiko dalam manajemen proyek bertujuan untuk…
- A. Mentransfer seluruh risiko kepada kontraktor pelaksana proyek
- B. Menghapus semua ketidakpastian dari lingkungan proyek
- C. Mengurangi kemungkinan terjadinya risiko atau dampak negatifnya
- D. Menerima semua risiko tanpa melakukan tindakan pencegahan apapun
31. Evaluasi proyek yang dilaksanakan pada saat proyek sedang berjalan disebut evaluasi…
- A. Formatif atau evaluasi pertengahan (mid-term evaluation)
- B. Sumatif atau evaluasi akhir proyek
- C. Ex-post atau evaluasi pasca proyek
- D. Ex-ante atau evaluasi sebelum proyek dimulai
32. Evaluasi ex-ante dalam manajemen proyek dilakukan pada tahap…
- A. Setelah proyek selesai dilaksanakan untuk menilai dampak jangka panjang
- B. Pertengahan pelaksanaan proyek untuk memeriksa efektivitas kegiatan
- C. Saat penutupan proyek untuk mendokumentasikan pembelajaran
- D. Sebelum proyek dimulai untuk menilai kelayakan dan relevansinya
33. Pengendalian proyek sektor publik dilakukan dengan membandingkan kinerja aktual proyek dengan…
- A. Kinerja proyek serupa yang dilaksanakan oleh negara lain
- B. Rencana dasar (baseline) yang telah ditetapkan sebelumnya
- C. Harapan subjektif pemangku kepentingan proyek
- D. Standar industri yang berlaku secara internasional
34. Tindakan korektif dalam pengendalian proyek diperlukan ketika…
- A. Proyek berjalan sesuai rencana tanpa penyimpangan yang berarti
- B. Manajer proyek ingin mencoba pendekatan baru yang lebih inovatif
- C. Terdapat penyimpangan antara kinerja aktual dan rencana yang signifikan
- D. Kontraktor meminta perpanjangan waktu pelaksanaan proyek
35. Environmental Impact Assessment (EIA) atau AMDAL dalam proyek sektor publik merupakan kajian yang bertujuan untuk…
- A. Mengidentifikasi dan mengevaluasi dampak proyek terhadap lingkungan hidup
- B. Menghitung biaya pembangunan infrastruktur ramah lingkungan
- C. Menetapkan standar teknis konstruksi bangunan berkelanjutan
- D. Mengaudit laporan keuangan proyek dari sisi dampak fiskal
36. Corporate Social Responsibility (CSR) dalam konteks proyek sektor publik merupakan tanggung jawab organisasi proyek untuk…
- A. Memaksimalkan pengembalian investasi bagi pemegang saham mayoritas
- B. Melaporkan seluruh kegiatan proyek kepada Badan Pemeriksa Keuangan
- C. Mematuhi seluruh regulasi teknis konstruksi yang berlaku
- D. Berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan memperhatikan dampak sosial serta lingkungan
37. Program Evaluation and Review Technique (PERT) berbeda dari CPM karena PERT mempertimbangkan…
- A. Biaya setiap aktivitas secara terperinci
- B. Ketidakpastian waktu dengan menggunakan tiga estimasi durasi
- C. Kualitas output setiap tahapan pelaksanaan proyek
- D. Kepuasan pemangku kepentingan dalam setiap fase proyek
38. Seorang manajer proyek menghadapi situasi di mana dua anggota tim memiliki konflik kepentingan yang menghambat kerja sama. Pendekatan resolusi konflik yang paling direkomendasikan dalam manajemen proyek adalah…
- A. Menghindari konflik dengan tidak membahas permasalahan tersebut
- B. Memaksakan keputusan manajer proyek tanpa mendengar kedua pihak
- C. Memfasilitasi kolaborasi untuk menemukan solusi yang menguntungkan semua pihak
- D. Memindahkan salah satu anggota ke proyek lain tanpa diskusi lebih lanjut
39. Analisis pemangku kepentingan (stakeholder analysis) dalam manajemen proyek bertujuan untuk…
- A. Mengidentifikasi pihak-pihak yang berpengaruh dan terpengaruh oleh proyek
- B. Menghitung total biaya yang harus ditanggung masing-masing pihak terkait
- C. Menentukan siapa yang akan mendapat keuntungan finansial terbesar dari proyek
- D. Menyusun laporan pertanggungjawaban kepada lembaga pengawas eksternal
40. Dalam konteks manajemen risiko proyek, peta risiko (risk matrix) digunakan untuk…
- A. Mendistribusikan anggaran risiko kepada masing-masing unit pelaksana
- B. Menyusun laporan tahunan risiko kepada dewan pengawas
- C. Mengukur biaya asuransi yang harus dibayarkan untuk setiap risiko
- D. Memetakan risiko berdasarkan probabilitas terjadinya dan besarnya dampak
41. Perbedaan mendasar antara proyek dan kegiatan operasional dalam organisasi publik adalah…
- A. Proyek memerlukan lebih banyak sumber daya daripada kegiatan operasional
- B. Proyek bersifat sementara dan menghasilkan output unik, sedangkan operasional bersifat berulang
- C. Proyek selalu lebih mahal dan berisiko dibandingkan kegiatan operasional rutin
- D. Proyek dikelola oleh pejabat senior, sedangkan operasional dikelola staf biasa
42. Sebuah pemerintah daerah berencana membangun rumah sakit dengan anggaran terbatas. Metode seleksi proyek yang paling tepat digunakan untuk memilih desain terbaik adalah…
- A. Memilih desain yang paling mahal karena dianggap berkualitas tertinggi
- B. Memilih desain yang diusulkan oleh kontraktor yang paling dikenal
- C. Menggunakan analisis multikriteria yang mempertimbangkan biaya, manfaat, dan kelayakan teknis
- D. Memilih desain berdasarkan preferensi kepala daerah semata
43. Dalam manajemen sumber daya manusia proyek, proses pengembangan tim proyek bertujuan untuk…
- A. Meningkatkan kompetensi anggota tim dan memperkuat kohesi kelompok kerja
- B. Menambah jumlah anggota tim untuk mempercepat pelaksanaan proyek
- C. Mengevaluasi kinerja masing-masing anggota untuk keperluan promosi jabatan
- D. Menetapkan remunerasi dan tunjangan yang sesuai bagi seluruh anggota tim
44. Dampak negatif proyek terhadap lingkungan sosial yang paling umum ditemukan pada proyek infrastruktur besar sektor publik adalah…
- A. Peningkatan pendapatan masyarakat sekitar proyek secara drastis
- B. Penguatan modal sosial dan kepercayaan antarwarga masyarakat
- C. Peningkatan aksesibilitas layanan publik bagi kelompok terpencil
- D. Relokasi paksa masyarakat dan terganggunya mata pencaharian penduduk lokal
45. Konsep “triple constraint” atau kendala tiga serangkai dalam manajemen proyek mengacu pada hubungan saling memengaruhi antara…
- A. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek
- B. Lingkup, jadwal, dan biaya proyek
- C. Kualitas, risiko, dan kepuasan pemangku kepentingan
- D. Sumber daya manusia, teknologi, dan anggaran
46. Salah satu perbedaan antara manajemen proyek sektor publik dan sektor privat ditinjau dari aspek akuntabilitas adalah…
- A. Sektor publik tidak memerlukan pertanggungjawaban karena sumber dananya dari pajak
- B. Sektor privat lebih ketat akuntabilitasnya karena diawasi langsung oleh negara
- C. Sektor publik bertanggung jawab kepada masyarakat dan lembaga legislatif atas penggunaan dana publik
- D. Sektor privat dan publik memiliki standar akuntabilitas yang identik tanpa perbedaan
47. Ruang lingkup strategis manajemen proyek sektor publik mencakup pertimbangan faktor lingkungan eksternal yang berpengaruh. Faktor politik yang paling signifikan dalam konteks ini adalah…
- A. Kebijakan pemerintah, stabilitas politik, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
- B. Tingkat inflasi dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing
- C. Ketersediaan tenaga kerja terampil di pasar kerja lokal
- D. Perkembangan teknologi informasi dan sistem manajemen digital
48. Sebuah proyek pembangunan bendungan telah selesai dilaksanakan. Evaluasi yang dilakukan dua tahun setelah proyek selesai untuk menilai dampak jangka panjangnya disebut evaluasi…
- A. Formatif yang dilakukan selama proyek berjalan
- B. Ex-ante yang dilakukan sebelum proyek dimulai
- C. Sumatif yang dilakukan segera saat proyek berakhir
- D. Ex-post yang dilakukan setelah proyek selesai untuk mengukur dampak nyata
49. Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) wajib disusun untuk proyek-proyek yang diperkirakan memiliki dampak…
- A. Positif bagi perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja
- B. Penting terhadap lingkungan hidup berdasarkan kriteria yang ditetapkan regulasi
- C. Minimal terhadap lingkungan sehingga tidak perlu kajian lebih lanjut
- D. Langsung terhadap pendapatan negara melalui pajak dan retribusi
50. Perbandingan antara manajemen proyek sektor publik dan sektor privat menunjukkan bahwa pengambilan keputusan di sektor publik cenderung lebih lambat karena…
- A. Pejabat publik memiliki kompetensi yang lebih rendah dari manajer swasta
- B. Proyek sektor publik selalu memiliki ruang lingkup yang sangat kompleks
- C. Harus melalui proses birokrasi, regulasi, dan persetujuan dari berbagai pemangku kepentingan
- D. Teknologi yang digunakan sektor publik lebih tertinggal dari sektor swasta
Latihan Tambahan dengan AI
Salin prompt di bawah ini, lalu tempelkan ke ChatGPT, Gemini, Claude, atau AI lainnya untuk mendapatkan 50 soal latihan baru dengan materi yang sama. Soal yang dihasilkan AI akan berbeda dari soal di halaman ini.